cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 253 Documents
Peran Guru Dalam Menumbuhkembangkan Kemandirian Siswa Melalui Pembelajaran Inkuiri Hany Lusia Damayanti; Aurel Anastasia Anando
Jurnal Sinestesia Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27219283.59

Abstract

Tujuan dari artikel ini untuk mengetahui kemandirian siswa melalui pembelajaran inkuiri secara daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menganalisis artikel yang telah diterbitkan secara online oleh peneliti sebelumnya. Berdasarkan hasil analisis artikel dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar siswa merupakan hal penting dimana siswa harus berperan aktif dalam proses pembelajaran. Dalam menumbuhkembangkan kemandirian siswa, siswa dapat mengubah tingkah laku dalam hal mengamati, membaca, meniru, menyimak, berpikir kritis dan menggunakan gaya belajar untuk menggali minat dan kemampuannya. Untuk mengembangkan kemandirian siswa dalam model pembelajaran inkuiri yang diterapkan oleh guru ke siswa sesuai dengan sintak yaitu: a). Siswa dianjurkan dalam mengamati fenomena kejadian yang memberikan pengalaman belajar; b). Pendidik memberikan pertanyaan kepada siswa mengenai fenomena yang di hadapi dari berbagai sumber; c). Pendidik mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk melatih berfikir dalam melakukan penalaran mengenai pertanyaan yang diberikan oleh pendidik; d). Mengumpulkan pertanyaan–pertanyaan yang diajukan oleh pendidik; e). Membuat kesimpulan berdasarkan pertanyaan yang di berikan oleh pendidik yang telah diolah.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Internet Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII SMP Frater Palopo Ayu Sekar Sari
Jurnal Sinestesia Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media sosial internet terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian korelasional. Variabel yang diamati dalam penelitian ini variabel X adalah media sosial internet sebagai variabel bebas, sedangkan variabel Y adalah prestasi belajar bahasa Indonesia siswa sebagai variabel terikat, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi yang berjumlah 70 orang siswa. Penarikan sampel dilakukan dengan purposive sampling (sampel secara sengaja) dengan pertimbangan jumlah yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan analisis. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, desain penelitian yang digunakan adalah teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif jenis korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan media sosial internet terhadap prestasi belajar siswa yang diperoleh berdasarkan angket yang diisi oleh siswa SMP Frater Palopo. Diketahui bahwa nilai r hitung adalah 0,059 sedangkan r tabel adalah 0,235 dengan batas signifikan 5%. Artinya bahwa nilai r hitung lebih kecil dari r tabel, yakni < 0,235. Dengan demikian, penelitian tentang pengaruh penggunaan media sosial internet terhadap prestasi belajar siswa ditolak. Artinya bahwa tidak ada pengaruh media sosial internet dengan prestasi belajar siswa di SMP Frater Palopo.
Kemampuan Membaca Cepat melalui Penerapan Model SQ3R Siswa Kelas X SMK Kristen Sehe Madeamin
Jurnal Sinestesia Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kecepatan membaca terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas X Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen palopo. Desain penelitian yang digunakan peneliti yaitu termasuk penelitian one group pre-test dan post-test. Penelitian deskriptif kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian kuantitatif adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang saat penelitian berlangsung apa yang sebenarnaya terjadi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Kristen palopo yang berjumlah 81 siswa tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari lima kelas. sampel penelitian ini terdiri dari satu kelas yaitu kelas X Adm. Perkantoran maka penentuan jumlah sampel untuk kelas dilakukan secara proporsional sesuai dengan jumlah siswa di kelas tersebut. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Kristen. Dari hasil penelitian dengan menggunakan analisa statistik korelasi dengan tingkat signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkan model SQ3R siswa belum mampu membaca cepat (63,16). Setelah diterapkan model SQ3R menunjukkan bahwa (94,73) sudah mampu membaca cepat siswa kelas X SMK Kristen Palopo, kesimpulannya penerapan model SQ3R sangat pengaruh positif terhadap siswa dalam proses membaca cepat khususnya pada matapelajaran bahasa Indonesia.
Keefektifan Model Contextual Teaching and Learning dalam Menulis Karangan Argumentasi Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Palopo Eka Bato Sakke
Jurnal Sinestesia Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat eksperimen yang bertujuan untuk mendeskripsikan efektif tidaknya penggunaan model Contextual Teaching and Learning dalam menulis karangan argumentasi siswa kelas X SMA Negeri 4 Palopo. Sampel penelitian ini dikelompokkan ke dalam dua kelompok yaitu siswa kelas X.9 sebanyak 23 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X.5 sebanyak 23 orang sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Contextual Teaching and Learning (CTL) efektif digunakan dalam pembelajaran menulis karangan argumentasi siswa kelas X. Hasilnya menunjukkan nilai kelompok siswa pada kelas eksperimen pada tahap pretest mampu meningkat setelah diberi perlakuan pada tahap posttest. Berdasarkan hasil analisis data, pada taraf signifikan p = 0,713, karena p < a = 0,05. yang artinya hipotesis nol (H0) ditolak  dan hipotesis satu (H1) diterima. Teknik ini merupakan salah satu teknik pembelajaran yang dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu, guru hendaknya menerapkan model Contextual Teaching and Learning dalam mengajarkan materi pelajaran karena melalui metode ini siswa senang mengikuti pelajaran karena mereka merasa mempelajari sesuatu secara santai dan membuat siswa lebih memiliki motivasi dalam belajar.
Kemampuan Membaca Nyaring melalui Model Pembelajaran Pair Check Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Palopo Suparman Suparman; Nurfisani Nurfisani
Jurnal Sinestesia Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27219283.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan membaca nyaring melalui model pembelajaran pair check siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang melibatkan satu kelompok. Penelitian ini didesain secara deskriptif. Sampel pada penelitian ini, yaitu siswa kelas VIII.C yang ditentukan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh siswa kelas VIII.C SMP Negeri 10 Kota Palopo dalam membaca nyaring melalui model pembelajaran pair check, yaitu 66,67. Nilai rata-rata tersebut diperoleh dari sampel yang mendapat nilai 89 berjumlah 1 (6,7%); sampel yang mendapat nilai 72 berjumlah 4 (26,7%); sampel yang mendapat nilai 67 berjumlah 4 (26,7%); sampel yang mendapat nilai 61 berjumlah 5 (33,3%); sampel yang mendapat nilai 61 berjumlah 1 (6,7%). Apabila dikonfirmasikan dengan KKM, maka kemampuan membaca nyaring melalui model pembelajaran pair check siswa kelas VIII.C SMP Negeri 10 Kota Palopo, yaitu yang mendapat nilai 77 ke atas sebanyak 1 sampel (6,7%), sedangkan yang mendapat nilai di bawah 77 sebanyak 14 sampel (93,3%). Dilihat dari tolok ukur kemampuan, siswa dapat dikatakan tidak mampu karena siswa yang memperoleh nilai di bawah 77 mencapai lebih dari 85%.
Youtube Sebagai Sumber Informasi Bagi Peserta Didik di Masa Pandemi Covid-19 Fitroh Tri Utami; Miefthaul Zanah
Jurnal Sinestesia Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27219283.64

Abstract

Wabah Covid-19 yang masih mengalami fluktuatif membuat dunia pendidikan di Indonesia masih memberlakukan pembelajaran daring. Efek dari pembelajaran daring tersebut menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan materi kepada peserta didik. Guru harus mampu memilih media pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan kepada peserta didik. Salah satu media yang sedang viral yaitu Youtube, sehingga artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi Youtube sebagai sumber belajar bagi peserta didik pada masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu kajian literatur. Berdasarkan hasil kajian literatur bahwa Youtube dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi peserta didik untuk belajar memahami materi. Penggunaan Youtube sebagai sumber informasi juga dapat mengurangi kebosanan dan rasa jenuh peserta didik dalam proses pembelajaran. Youtube dapat menjadi media alternatif yang dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan tugas dan sekaligus dapat menjadi sarana hiburan ketika lelah dengan berbagai tugas sekolah.
Meningkatkan Hasil Belajar Tema Organ Gerak Hewan dan Manusia Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas V SD Inpres Ampiri Kabupaten Barru Ihade Ihade
Jurnal Sinestesia Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27219283.65

Abstract

Tes diagnosis pada pembelajaran tema satu organ gerak hewan semester satu tahun pelajaran 2019-2020, menunjukkan hanya 67,64% kategori rendah, dengan tuntas belajar 6 orang dengan persentase 54,5% dari jumlah peserta didik 11 orang, tidak mencapai kualitas rerata minimal 70 atau minimal cukup dengan tuntas belajar klasikal minimal 80% yang mencapai nilai KKM 70. Kemampuan guru hanya mencapai 58,33% dan aktivitas belajar peserta didik hanya mencapai 54,55%, tidak mencapai standar keberhasilan tindakan lebih besar 62,5% atau minimal baik. Solusi penyelesaian masalah, melaksanakan model pembelajaran Discovery Learning pada pembelajaran tema organ gerak hewan dan manusia. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model dari Kemmis & Taggart (dalam Sugiarti, 1997: 6), yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Subyek penelitian ini adalah 12, lima orang laki-laki, tujuh orang berjenis perempuan. Data kualitatif dikumpul melalui lembar observasi aktivitas peserta didik dan kemampuan guru, sedang data kuantitatif dikumpul melalui tes hasil tindakan tiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar peserta didik meningkat skor rata-rata siklus tiga adalah 80,45 kategori baik dengan tuntas belajar 9 orang dengan 81,8% dari total 11 orang peserta didik, dibandingkan rerata skor siklus dua 68,73 kategori kurang, meningkat secara positif selisih 11,72% dan kategori baik siklus tiga dari kurang siklus dua. (2) Kemampuan guru meningkat skor persentase selisih 19,44% dan kategori baik siklus tiga dari cukup siklus dua. (3) Aktivitas peserta didik meningkat skor persentase selisih 20,45% dan kategori baik siklus tiga dari cukup siklus dua.
Meningkatkan Hasil Belajar Tema Sumber Energi Melalui Model Pembelajaran Make A Match Siswa Kelas IV SD Inpres Pancana Kabupaten Barru Hasnah Hasnah
Jurnal Sinestesia Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27219283.66

Abstract

Tes diagnosis akhir pertemuan awal pembelajaran semester 1 tahun pelajaran 2017-2018, hasil belajar yang dicapai belum mencapai standar kualitas rerata minimal 70 atau kategori cukup, dengan tuntas belajar 71,0% klasikal yang mencapai nilai KKM 70, rata-rata hasil belajar yang dicapai siswa 64,57 tuntas belajar 42,86% dari frekeunsi siswa yang tuntas belajar 3 orang dari total jumlah siswa 7 orang. Kemampuan guru dan aktivitas belajar siswa dalam melaksanakan pembelajaran tidak mencapai standar lebih besar 62,5% atau minimal baik, skor persentase kemampuan guru yang dicapai hanya 50,93% kategori cukup, aktivitas belajar siswa hanya 52,78% kategori cukup. (Hasnah, 2017). Sulusi penyelesaian masalah tersebut, mengambil inisiatif dengan melaksanakan model pembelajaran Make A Match pada pembelajaran tema sumber energi. Penelitian tindakan kelas ini berdaur ulang tahapan siklus. Setiap siklus diilaksanakan empat tahap, yaitu 1) Perencanaan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Setiap siklus terdiri tiga kali pertemuan pemberian tindakan kemudian diberikan tes akhir siklus. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas IV SD Inpres Pancana yang berjumlah 7 orang siswa, yaitu 4 orang perempuan dan 3 orang laki-laki. Data kuantitatif dikumpul melalui lembar tes hasil belajar tema organ gerak hewan tiap akhir siklus. Data kualitatif dikumpul melalui lembar observasi aktivitas belajar siswa dan kemampuan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar peserta didik meningkat skor rerata selisih 11,43%, meningkat kategori kurang menjadi cukup siklus 3 dari siklus 2, dengan tuntas belajar 5 orang total siswa 7 orang dengan persentase 71,4%, menunjukkan minimal 70 atau minimal kategori cukup. (2) Kemampuan guru meningkat skor persentase selisih 23,15% dan kategori baik siklus 3 dari cukup siklus 2. (3) Aktivitas peserta didik meningkat skor persentase selisih 17,72% dan kategori baik siklus 3 dari cukup siklus 2.
Marginalisasi terhadap Perempuan dalam Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado Besse Syukroni Baso
Jurnal Sinestesia Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27219283.67

Abstract

Karya sastra lahir di tengah-tengah masyarakat sebagai hasil imajinasi pengarang serta refleksi terhadap gejala-gejala sosial di sekitarnya. Oleh karena itu, dunia sastra tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial dan budaya yang melingkupinya, mengingat kehadiran karya sastra merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Penelitian ini berbentuk studi kasus yang difokuskan pada analisis dokumen. Jenis penelitian ini secara keseluruhan memanfaatkan analisis terhadap isi dokumen yang berbentuk karya sastra (novel) secara deskriptif, yaitu memberikan perhatian terhadap data alamiah, data dalam hubungannya dengan konteks keberadaan data itu sendiri. Prosedur dan teknik analisis data yang digunakan adalah memanfaatkan teknik analisis data yang relevan dengan metode kualitatif yaitu perpaduan antara metode analisis isi (content analysis) "positivistik kualitatif" dan model analisis interaktif, sehingga data yang tersusun secara sistematis dan memudahkan peneliti dalam mengamati serta menafsirkannya. Kesimpulan dalam penelitian ini berupa ketidakadilan gender dengan membatasi peran serta perempuan pada sektor publik untuk mengakses pekerjaan, bagaimana perempuan menjadi korban kekuasaan patriarkhi, bagaimana konstruksi gender dibangun di lingkungan keluarga, serta acuan norma tentang apa yang boleh dikerjakan oleh laki-laki dan perempuan di luar kodratnya.
Analisis Motivasi Belajar Siswa Pada Masa Pandemi COVID-19 di SDN 273 Anabanua Kabupaten Wajo Muhammad Asrul Sultan; Rusmawati Ruslan
Jurnal Sinestesia Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27219283.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada masa pandemi COVID-19 di SDN 273 Anabanua Kabupaten Wajo. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SDN 273 Anabanua yang berjumlahkan 123 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI yang berjumlahkan 60 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket model Skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif data kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif data yang diperoleh menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada masa pandemic COVID-19 berada pada kategori tinggi dengan persentase 55.00%. Dari 60 siswa terdapat 33 siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase (55.00%), 23 siswa berada pada kategori sedang dengan persentase (38,33%), 4 siswa berada pada kategori kurang dengan persentase (6,67%), dan 0 siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase (0%). Berdasarkan hasil analisis statistic deskriptif diperoleh nilai rata-rata motivasi belajar 76,88.

Page 3 of 26 | Total Record : 253