cover
Contact Name
Brury Eko Saputra
Contact Email
brury@sttaletheia.ac.id
Phone
+62341-426617
Journal Mail Official
brury@sttaletheia.ac.id
Editorial Address
Jl. Argopuro No.28-34, Lawang, Kec. Lawang, Malang, Jawa Timur 65211
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika
ISSN : 27232786     EISSN : 27232794     DOI : https://doi.org/10.47596/sg.v1i2
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi di bidang Teologi Biblika dan Praktika. Focus dan Scope penelitian SOLA GRATIA adalah: 1. Teologi Biblikal 2. Teologi Pastoral 3. Teologi Kontemporer
Articles 161 Documents
DI ANTARA YANG DUNIAWI DAN YANG ROHANI : PENDETA/PENGINJIL DAN PANGGILANNYA AMOS WINARTO OEI
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 2, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v2i1.18

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mencermati sebuah pekerjaan yang oleh banyak orang diidentikan dengan sebuah panggilan. Dengan membedakan dua macam panggilan yang dimiliki oleh seorang pengikut Yesus, kita akan menemukan juga dua macam tantangan yang seseorang harus hadapi ketika memutuskan untuk menjadi pendeta atau penginjil. Kegagalan dalam menghadapi dan menaklukkan kedua macam tantangan itu akan menghasilkan juga dua macam ekstrem dalam kehidupan seseorang yang menjadi pendeta atau penginjil. Dua macam ekstrem itu bisa disebut sebagai “ekstrem rohani” dan “ekstrem duniawi.”  Kata kunci : panggilan, pekerjaan, karir, rohani, duniawi
HUMOR DALAM PERUMPAMAAN TENTANG PENGAMPUNAN (MATIUS 18:21-35) STEFANUS KRISTIANTO
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 7, No 1 (2019): MARET 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v7i1.85

Abstract

Abstrak: Disadari atau tidak, untuk rentang waktu yang lama, sebenarnya ada tendensi anti-humor yang kuat dalam Kekristenan. Hal ini tidak mengejutkan sebab tradisi Kristen memang telah mewariskan semacam sentimen negatif terhadap humor. Dalam studi ini, penulis akan mencoba meresponi salah satu dampak negatif dari tradisi ini, yaitu pengabaian atau penolakan terhadap eksistensi humor dalam Alkitab. Lebih spesifiknya, penulis akan mencoba menunjukkan potensi humor dalam sebuah teks, yakni perumpamaan tentang pengampunan (Matius 18:21-35). Untuk mencapai hal tersebut, penulis akan lebih dulu berusaha memberikan definisi provisional tentang humor. Setelah itu, penulis akan membahas konteks dan konten dari perikop tersebut, sebelum pada akhirnya memaparkan beberapa usulan mengenai humor dalam teks tersebut.  Kata-kata kunci: Humor, Injil Matius, Perumpamaan, Pengampunan, Keganjilan, Hyperbola
PARTISIPASI DAN KEADILAN: STUDI TEOLOGIS DALAM HUBUNGAN MANUSIA DAN TANAH Radius Aditya Jonar
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 1, No 1 (2020): SOLA GRATIA
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v1i1.104

Abstract

The issue of land is an important part in the history of human life. In its development, the land was exploited to meet the growing human needs. This is evident from two cases of land use that existed among Aboriginal communities in Australia and Dayak communities in Ketapang, West Kalimantan. One understanding that can be used in this assistance process is that the process of excessive and arbitrary exploitation of land will have a bad influence on human life itself. Christian theology itself places land as part of nature that is inseparable from human life. The church needs to establish itself as part of this awareness process because if it does not, the church will face its responsibilities before God as the Creator. Persoalan tanah adalah bagian penting dalam sejarah kehidupan manusia. Dalam perkembangannya tanah diesksploitasi demi memenuhi kebutuhan manusia yang semakin bertambah. Hal ini tampak jelas dari dua kasus pemanfaatan tanah yang ada di tengah masyarakat Aborigin di Australia dan masyarakat Dayak yang ada di Ketapang, Kalimantan Barat. Satu pemahaman yang dapat dipakai dalam proses pendampingan ini adalah proses eksploitasi yang berlebihan dan semena-mena terhadap tanah akan memiliki pengaruh buruk bagi kehidupan manusia itu sendiri. Teologi Kristen sendiri menempatkan tanah sebagai bagian dari alam yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Gereja perlu membangun dirinya sebagai bagian dari proses penyadaran ini sebab jika tidak, maka gereja akan berhadapan dengan tanggung-jawabnya di hadapan Tuhan sebagai Sang Pencipta.
PEMURIDAN DAN KEDEWASAAN ROHANI AGUNG GUNAWAN
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 5, No 1 (2017): MARET 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v5i1.52

Abstract

Abstrak: Metode pemuridan saat ini sedang marak diperbincangkan dan dilakukan oleh gereja-gereja di Indonesia. Ada banyak gereja yang telah merasakan manfaat dari proses pemuridan. Salah satunya manfaat yang dapat dilihat adalah bahwa seseorang yang telah mengikuti proses pemuridan mengalami pertumbuhan dalam kehidupan rohaninya menuju kepada kedewasaan rohani. Kedewasaan rohani sangat dibutuhkan oleh orang Kristen agar kehidupan mereka sungguh mendemonstrasikan karakter Kristus. Orang percaya yang dewasa rohani akan memiliki iman yang kokoh di tengah gencarnya serangan pengaruh pengajaran yang menyesatkan dan di tengah berbagai hantaman badai kehidupan. Orang percaya yang mengalami kedewasaan rohani akan memiliki kerinduan untuk melayani Tuhan dengan setia sehingga banyak jiwa-jiwa yang dibawa kepada Kristus. Oleh sebab itu, pemuridan merupakan salah satu jawaban bagi kebutuhan gereja hari ini yang merindukan agar jemaatnya mengalami kedewasaan rohani.  Kata-kata Kunci: Pemuridan, kedewasaan rohani, karakter Kristus, setia, melayani Tuhan.
DESIRAN ANAK PNAH ILAHI DI ATARA GEMURUH AIR : ANALISA TEKS PROSA DAN PUISI HAKIM-HAKIM 4-5 GUMULYA DJUHARTO
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 6, No 2 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v6i2.76

Abstract

Abstrak: Hakim-hakim 4 dan 5 berbicara tentang peristiwa yang sama, yaitu kemenangan bangsa Israel terhadap Yabin, raja Kanaan dan Sisera, panglimanya. Berbicara dari sudut pandang literatur, adalah penting untuk menggarisbawahi bahwa Hakim-hakim 5 disusun terlebih dahulu, dan segera setelah itu, Hakim-hakim 4 dalam bentuk tulisan. Pendekatan seperti itu dapat menolong sinkronisasi Hakim-hakim 4 dengan Hakim-hakim 5. Bahkan, itu akan menolong pengembangan pemahaman teks terkait peran dan keterlibatan bangsa Israel dalam peperangan melawan Sisera, Panglima Perang Kanaan. Hasil sinkronisasi teks tersebut akan meningkatkan pentingnya peran pemimpin untuk menyadarkan umat tentang dukungan ilahi, yang bukan hanya memperkuat mereka di saat lemah, tetapi juga memperlengkapi dan mempertajam “senjata-senjata” mereka untuk meraih kemenangan. Kunci utamanya terletak pada kerinduan diri untuk terlibat dan bekerjasama dalam agenda Allah dengan cara bekerja bersama dan bergandengan tangan untuk menyelesaikan tujuan dan rencana Allah dalam generasi kita.  Kata kunci: Teks Lisan, Teks Tertulis, Sinkronisasi, Keterlibatan Diri, Dukungan Ilahi, “Senjata-Senjata” yang Dipertajam, Agenda Allah
HIDUP SEBAGAI ORANG ASING BERDASARKAN KITAB RUT SIA KOK SIN
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 7, No 2 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v7i2.92

Abstract

Abstraksi: Hidup sebagai orang asing atau pendatang merupakan masalah yang umum dan kompleks termasuk dalam dunia Perjanjian Lama. Kitab Rut merupakan salah satu kitab Perjanjian Lama yang mengungkapkan suka dan duka kehidupan sebagai orang asing. Baik ketika keluarga Elimelekh hidup sebagai orang asing di Moab dan kemudian Rut yang meninggalkan Moab untuk mengikuti Naomi kembali ke tanah Yehuda. Rut, seorang perempuan Moab yang bertahan hidup melalui hukum sisa panen, dan dapat mempunyai suami (Boas) melalui penerapan hukum penebusan oleh kaum keluarga dan pernikahan ipar, akhirnya menjadi leluhur dari raja Daud.  Kata-kata Kunci: Moab, Yehuda, Orang Asing, Rut dan Boas
MYTHICIST : SEBUAH MITOS TENTANG "MITOS" STEFANUS KRISTIANTO
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 17, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v3i2.43

Abstract

Abstrak: Meskipun secara umum eksistensi historis figur Yesus merupakan kebenaran yang dianggap aksiomatis,sejarah mencatat adanya beberapa orang dari abad-abad lampau, yang menyangsikan bahwa Pribadi ini benar-benar pernah ada. Hanya saja, ide ini tidak mendapat sambutan yang serius pada masa itu. Meski demikian, ini tidak menyurutkan beberapa pemikir kontemporer yang menyebut diri mereka Mythicist, untuk menggemakan kembali ide ini. Dalam tulisan ini, pertama-tama penulis akan memaparkan sketsa sejarah kemunculan ide ini. Setelah itu, penulis akan memaparkan dan merangkumkan garis besar argumen beberapa pemikir utama kelompok Mythicist, sebelum pada akhirnya, penulis akan mengevaluasi tiap-tiap argumen mereka untuk menunjukkan bahwa pada dasarnya para Mythicist hanya menampilkan sebuah mitos tentang ―mitos.‖  Kata-kata Kunci: Mythicist, Kristus, Mitos, Injil, Genre
REPOSISI HATI : MEMAHAMI PANGGILAN DAN DINAMIKA SPIRITUALITAS HAMBA TUHAN ALFIUS ARENG MUTAK
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 2, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v2i1.17

Abstract

Seorang hamba Tuhan harus mengerti panggilan dan dinamika spiritualitasnya, mengapa demikian? Karena panggilan adalah bagian yang penting dari seorang hamba Tuhan, maka  sebagai seorang pelayan Tuhan ia harus yakin seyakin-yakinnya bahwa ia dipilih dan di panggil serta ditetapkan oleh Tuhan  kedalam tanggung jawab pelayanan. Seiring dengan berjalannya waktu, kadangkala hamba Tuhan mulai kabur terhadap panggilannya sebagai seorang hamba Tuhan. Tulisan ini mengulas kembali tentang pentingnya memahami panggilan diri sebagai hamba Tuhan dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pelayan Tuhan.   Memahami panggilan itu tidaklah cukup bagi seorang hamba Tuhan, sebagai pemimpin rohani, ia juga harus tahu bahwa seorang pemimpin rohani, ia harus menunjukkan kehidupan kerohanian yang terus bertumbuh, sehingga ia dapat menjadi teladan bagi jemaat yang dilayaninya. Tetapi dalam perjalanan pelayanan hamba Tuhan sering menghadapi kelelahan dan kekeringan rohani, keadaan ini tentu tidak baik bagi seorang hamba Tuhan. Dalam menghadapi dinamika spiritualitasnya, seorang hamba Tuhan harus menyadari kedaannya, serta mengambil langkah-langkah yang tepat dalam membangun kembali spiritualitasnya, dengan membangun disiplin rohani yang baik dan teratur, serta lectio divina yaitu pembacaan Firman Tuhan yang lebih mendalam.       Kata kunci:  Formasi spiritual, panggilan hamba Tuhan, kekeringan rohani, disiplin rohani, lectio divina.
PENDEKATAN TOPIKAL DALAM MENAFSIRKAN KITAB AMSAL SIA KOK SIN
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 6, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v6i1.66

Abstract

Abstrak: Kitab Amsal terdiri dari pelbagai perkataan bijak atau amsal dengan pelbagai topik yang nampaknya tidak saling terkait, oleh karena itu pendekatan topikal sering diusulkan oleh para ahli untuk menafsirkan kitab ini. Dalam proses penafsiran, karakter kitab Amsal sebagai kitab puisi dan hikmat perlu diperhatikan, seperti paralelisme, sifat sastra, kebenaran umum, dan kebenaran tak bersyarat. Untuk penerapan pendekatan topikal ini diberikan contoh penafsiran topik orang miskin dan kemiskinan.  Kata-kata Kunci: Kitab Amsal, pendekatan topikal, kemiskinan
RESENSI BUKU : CENTER CHURCH. DOING BALANCED, GOSPEL-CENTERED MINISTRY IN YOUR CITY SIA KOK SIN
SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Vol 3, No 1 (2015): MARET 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Aletheia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47596/solagratia.v3i1.36

Abstract

Buku ini merupakan buku penting bagi para pelayan Tuhan yang berupaya menata dan mengembangkan pelayanan gerejawi, karena buku ini bukan sekedar merupakan buku yang hanya memberikan kiat-kiat penataan dan pengembangan pelayanan gerejawi, tetapi memberikan uraian teologis yang mendalam, namun mudah dipahami tentang pelayanan  gerejawi di perkotaan.

Page 10 of 17 | Total Record : 161