cover
Contact Name
Putu Doddy Heka Ardana
Contact Email
doddyhekaardana@unr.ac.id
Phone
+62361-467533
Journal Mail Official
gradien.ft@unr.ac.id
Editorial Address
Jalan Kampus Ngurah Rai - Padma, Penatih, Denpasar Timur
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Teknik Gradien
Published by Universitas Ngurah Rai
ISSN : 20852932     EISSN : 27970094     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Teknik Gradien adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai. Hal ini bertujuan untuk memediasi dan mempublikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang teknik sipil dan perancangan, dimana pembaca jurnal diharapkan dari peneliti / ilmuwan teknik sipil, peneliti / ilmuwan bidang perencanaan (Arsitektur), mahasiswa di bidang terkait, insinyur, dan praktisi di bidang ini. Jurnal Teknik Gradien menerbitkan jurnal dua kali dalam setahun, yaitu April dan dan Oktober. Ini memungkinkan proses publikasi yang lebih ketat dan memungkinkan dewan editorial memperbaiki kinerja jurnal. Jurnal Teknik Gradien menerbitkan artikel ilmiah di bidang teknik sipil dan perancangan, sebagai berikut. - Rekayasa Struktural, - Teknik Sumber Daya Air, - Teknik Transportasi, - Bidang Geoteknik, - Teknik & Manajemen Konstruksi, - Perencanaan Kota - Rekayasa Geospasial dan Geomatika, - Pelabuhan - Heritage Architecture - Building Technology - Urban Design - Architecture and Tourism Planning - Landscape Architecture. Semua makalah yang dikirimkan akan menjalani proses peninjauan Secara umum, Jurnal Teknil Gradien memprioritaskan makalah yang dapat menunjukkan orisinalitas, kebaruan, dan temuan penting yang dapat bermanfaat bagi minat pembaca. Pemeriksaan kesamaan untuk semua kertas yang dikirimkan akan diterapkan untuk memastikan kualitas kertas. Dalam hal ini, dewan redaksi Jurnal Teknik Gradien berkomitmen untuk memungkinkan makalah berkualitas serta berkontribusi di bidang teknik sipil dan perencanaan.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
HUMAN RELIABILITY ASSESSMENT PADA PENGEMUDI BUS PT. XYZ Rozi, Fatkhur; Hidayat, Dwi Wahyu; Pamungkas, Tri Hayatining
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1688

Abstract

Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tulungagung periode 2020–2024 menunjukkan tren peningkatan signifikan dengan puncak pada tahun 2023 sebanyak 1.485 kasus, termasuk kecelakaan bus yang mencapai 91 unit. Data PT. XYZ mencatat 16 kasus kecelakaan bus sepanjang Januari-Oktober 2024, dengan rute Surabaya-Tulungagung sebagai jalur dengan angka kecelakaan tertinggi. Kondisi ini menegaskan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan adalah human error, seperti kurang disiplin, kelelahan, serta gangguan konsentrasi pengemudi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan kesalahan pengemudi bus PT. XYZ dengan menggunakan pendekatan Human Reliability Assessment (HRA). Dua metode yang digunakan adalah Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) untuk mengetahui probabilitas terjadinya human error, serta Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) untuk mengevaluasi konsekuensi dan tingkat kekritisan kesalahan. Hasil analisis terhadap enam subtask menunjukkan bahwa subtask menaati peraturan lalu lintas memiliki nilai Human Error Probability (HEP) tertinggi sebesar 0,53. Faktor penyebab kesalahan tersebut antara lain rendahnya disiplin pengemudi, tingginya emosi dan stres, serta keterbatasan waktu dalam mendeteksi dan mengoreksi kesalahan. Temuan ini menegaskan perlunya strategi perbaikan yang terarah untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Rekomendasi perbaikan mencakup pelatihan dan sertifikasi pengemudi, pemasangan teknologi driver monitoring, dan mengganti sanksi denda dengan program pelatihan ulang wajib, atau meningkatkan denda, skorsing, atau pengurangan bonus. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menurunkan tingkat kecelakaan melalui intervensi yang tepat sasaran.
PENERAPAN TEORI OPTIMASI PENGGUNAAN TRUCK CONCRETE PUMP TERHADAP TRUCK MIXER PADA PEKERJAAN PENGECORAN Wijaya, I Made Harta; Wijayanti, Ida Ayu Rejaniti; Laintarawan, I Putu
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1689

Abstract

Penggunaan alat berat dalam menunjang efektivitas dan efisiensi pekerjaan konstruksi berskala besar diantaranya pada proses pengecoran beton dengan volume 100 m³. Dalam pelaksanaannya, diperlukan perencanaan yang tepat terkait jumlah dan jenis alat yang digunakan agar produktivitas terjaga dan biaya proyek tetap optimal. Penelitian ini dilakukan pada proyek Beraban Luxury Loft yang menghadapi permasalahan antrian truck mixer saat dilayani oleh truck concrete pump. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan pekerjaan, peningkatan biaya, serta gangguan lalu lintas di sekitar proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan truck concrete pump terhadap truck mixer dengan menggunakan teori antrian. Metode yang digunakan meliputi pencatatan waktu siklus, perhitungan produktivitas, analisis tingkat kedatangan (λ), tingkat pelayanan (µ), serta simulasi berbagai konfigurasi jumlah unit pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem antrian yang terbentuk merupakan antrian tunggal dengan pelayanan ganda menggunakan disiplin First Come First Served (FCFS). Berdasarkan hasil analisis, penggunaan tiga unit truck concrete pump merupakan konfigurasi optimal dengan biaya total minimum sebesar Rp 943.371. Pada kondisi tersebut, rata -rata waktu tunggu dalam sistem hanya 2,85 menit per truck mixer dengan durasi pelayanan keseluruhan 46,67 menit. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan analisis antrian dapat menjadi pendekatan efektif dalam perencanaan penggunaan alat berat untuk meminimalisasi biaya serta meningkatkan efisiensi waktu pada pekerjaan pengecoran dengan volume 100 m³.
ANALISIS MONITORING LERENG PADA RUAS JALAN KM 18 KELURAHAN SABILAMBO KECAMATAN KOLAKA KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Salu, Sahrul Poalahi; Sugma, Andi Sulkifli
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1690

Abstract

Lereng pada kawasan ruas jalan KM 18 Kelurahan Sabilambo Kabupaten Kolaka merupakan daerah yang sangat rawan terjadinya longsoran, gerakan tanah dan batuan didaerah tersebut berdampak pada rusaknya kontur jalan, dan material lereng perlahan-lahan menjorok masuk ke badan jalan, berdasarkan kondisi tersebut penelitian dilakukan untuk dapat me-monitoring pergerakan lereng dan dapat menganalisa tren pergerakan lereng dalam kurun waktu tertentu. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengamatan langsung terhadap pin observasi pada lereng dengan menggunakan total station, monitoring dilakukan selama 30 hari berturut-turut dan dilakukan pengambilan data dua kali dalam sehari. Dari hasil pemantauan lapangan terhadap lereng yang diamati akan didapatkan data-data kondisi aktual lereng berupa koordinat pengamatan tiap titik pemantauan yang kemudian dianalisis untuk mengetahui laju pergerakan lereng. Pada patok 1 kecepatan gerak rata-rata massa tanah/batuan yaitu 18 mm/hari kearah X, 29 mm/hari pada arah Y dan 14 mm/hari pada arah Z dengan total deformasi pada arah X sebesar 550 mm, pada arah Y 867 mm dan pada arah Z 445 mm. Pada patok 2 kecepatan gerak rata-rata massa tanah/batuan yaitu 27 mm/hari kearah X, 31 mm/hari pada arah Y dan 19 mm/hari pada arah Z dengan total deformasi pada arah X sebesar 814 mm, pada arah Y 922 mm dan pada arah Z 559 mm. Dan pada patok 3 kecepatan gerak rata-rata massa tanah/batuan yaitu 24 mm/hari kearah X, 13 mm/hari pada arah Y dan 18 mm/hari pada arah Z dengan total deformasi pada arah X sebesar 731 mm, pada arah Y 382 mm dan pada arah Z 538 mm. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa pergerakan tanah termasuk dalam tipe rayapan dan laju deformasi rata-rata di setiap arah dan disetiap patok berkisar 19 mm/hari, yang berdasarkan klasifikasi Hansen (1984), kecepatan gerak ini termasuk dalam kategori lambat.
EVALUASI KAPASITAS SALURAN DRAINASE MENGGUNAKAN SIMULASI HEC-RAS Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa; Suryatmaja, Ida Bagus
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1702

Abstract

Alih fungsi lahan yang masif di kawasan perkotaan Denpasar, khususnya di wilayah Denpasar Utara, telah memicu penurunan drastis pada luasan daerah resapan air serta peningkatan koefisien limpasan permukaan secara signifikan. Fenomena ini berdampak langsung pada Jalan Ahmad Yani Utara, Desa Peguyangan Kaja, yang kerap mengalami permasalahan genangan air akibat beban limpasan yang melampaui kapasitas sistem drainase. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja hidraulis saluran drainase eksisting dengan bantuan simulasi model numerik HEC-RAS guna merumuskan rekomendasi penanganan teknis yang komprehensif. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data curah hujan harian maksimum jangka panjang yang diuji melalui metode kesesuaian distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil pengujian statistik, metode Log Pearson III terpilih sebagai metode yang paling representatif untuk karakteristik hidrologi di lokasi studi. Intensitas curah hujan dihitung menggunakan metode Mononobe dengan penetapan waktu konsentrasi (tc) selama 10 menit, yang menghasilkan nilai intensitas sebesar 124,39 mm/jam untuk periode ulang 2 tahun, 154,16 mm/jam untuk 5 tahun, dan 176,57 mm/jam untuk 10 tahun. Dengan membatasi luas daerah pengaliran efektif sebesar 3 Ha dan koefisien pengaliran 0,7, diperoleh debit banjir rencana sebesar 0,726 m³/detik, 0,900 m³/detik, dan 1,031 m³/detik. Hasil evaluasi kapasitas hidraulis pada saluran eksisting berdimensi 0,9 m x 0,9 m dengan koefisien Manning 0,024 dan kemiringan 0,005 menunjukkan kapasitas maksimal sebesar 1,07 m³/detik. Meskipun saluran masih mampu menampung debit banjir hingga periode ulang 10 tahun, ketersediaan tinggi jagaan sangat terbatas sehingga risiko luapan tetap tinggi. Diperlukan upaya pemeliharaan berkala terhadap sedimen dan sampah untuk menjaga efisiensi pengaliran menuju outlet Tukad Ayung.
OPTIMIZING ROAD SAFETY THROUGH GEOSPATIAL ANALYSIS OF ACCIDENT HOTSPOT CHARACTERISTICS AND VULNERABILITY LEVELS IN KARANGASEM REGENCY: GIS-Based Mapping and Analysis for Road Accident Prevention in Karangasem Regency Nugraha, I Dewa Made Ari Praja; Suthanaya, Putu Alit; Kardita, Putu Cinthya Pratiwi; Ariawan, Made Agus; Kusuma, I Made Juwan; Juliani, Ni Kadek
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1656

Abstract

 According to data published by the World Health Organization (WHO, 2018), approximately 1.35 million people die annually due to road traffic accidents. This equates to one life lost every 25 seconds. In addition to the loss of life, road traffic accidents also cause profound psychological trauma for victims and families who lose loved ones. This research aims to identify road vulnerabilities and characterize traffic accident incidents in Karangasem Regency while addressing the research gap through a geospatial-based accident hotspot analysis using QGIS. This approach has not been comprehensively conducted in previous studies to support the development of more targeted and effective road safety policies in line with SDG 9. The primary data for this research involved geospatial analysis of high-risk locations, including the Tebola, Budakeling, and Tulamben highways, as well as other road sections. Furthermore, geoinformatics analysis using a quantum geographic information system (QGIS) was conducted to map the distribution of incidents and identify accident-prone areas as secondary data. The evaluation showed that the severity of road accidents is closely related to driver behavior and the physical condition of the road. From 2018 to 2022, 1,613 traffic accidents were recorded, with motorcycles accounting for the largest proportion, at 80.47%. Side-impact collisions were the most common type, with 384 reported. Mondays saw the highest number of accidents, with 222 incidents. In total, there were 1,648 injuries and 168 deaths. Evaluations show that the severity of traffic accidents is closely related to driver behavior and road conditions.
ANALISIS PENGARUH INFILL FRAME WITH CONFINED OPENINGS (IFcO) PADA GAYA AKSIAL KOLOM Priyatna, Putu Ryan; Rusmana, I Putu Pandu; Krismayanti, I Gusti Agung Arie; Suryadinata, Putu Ogi; Devi, Sagung Istri Pramitari Wima
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1704

Abstract

Dalam perencanaan struktur, dinding non-struktural umumnya dianggap hanya berperan sebagai beban mati. Namun, saat terjadi gempa, dinding dapat berinteraksi dengan portal sehingga meningkatkan kekakuan bangunan. Bukaan pada dinding merupakan elemen yang umum diterapkan dalam perancangan bangunan. Sistem Infill Frame with Confined Openings (IFcO), yang menggunakan balok dan kolom beton bertulang sebagai elemen pembatas bukaan, berfungsi sebagai mekanisme pengekang untuk meningkatkan kinerja dan keandalan struktur, terutama pada wilayah yang memiliki tingkat kerawanan gempa tinggi. Dengan adanya pengekangan, kolom dapat bekerja lebih optimal dan risiko terjadinya overstress selama guncangan kuat dapat dikurangi. Analisis yang dilakukan bertujuan untuk memperkuat bukti keberadaan IFcO dapat memperkecil gaya aksial pada kolom. Sehingga analisis secara Open Frame dinilai memberikan faktor keamanan yang lebih tinggi. Keberadaan IFcO memperpendek periode getar (T) dinamik dibandingkan T statis maksimum, sehingga struktur menjadi lebih kaku. Peningkatan kekakuan menyebabkan peningkatan nilai base shear yang harus dievaluasi agar memenuhi SNI 1726:2019, dan mungkin memerlukan pembesaran dimensi elemen atau penambahan tulangan. IFcO juga meningkatkan kinerja lateral secara signifikan dimana drift antar lantai menurun hingga 75%. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh strut penahan gempa tidak retak karena tegangan masih berada dalam batas yang diizinkan. Distribusi beban gempa yang lebih merata meningkatkan kekakuan portal dan mengurangi beban aksial pada kolom melalui penyaluran beban lebih besar ke dinding. Dengan kontribusi IFcO, penurunan beban aksial ini mungkin menjadikan model Open Frame sebagai opsi lebih baik untuk desain pondasi, selama faktor lain seperti gaya geser dan momen pondasi tetap diperhitungkan.
ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR TOWER TELEKOMUNIKASI TERHADAP RENCANA PENAMBAHAN KETINGGIAN Anton Arianto; Subekti, Purwo; Bambang Edison; Taufik Kurniawan; Tengku Muhammad Ary
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1705

Abstract

Peningkatan kebutuhan layanan telekomunikasi yang terus berkembang mendorong optimalisasi infrastruktur jaringan, salah satunya melalui penambahan ketinggian tower telekomunikasi eksisting untuk memperluas jangkauan sinyal dan meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan dan kinerja struktur tower telekomunikasi dalam rangka persiapan penambahan ketinggian berdasarkan standar perencanaan yang berlaku. Objek penelitian adalah self supporting tower (SST) dengan tinggi awal 42 m yang direncanakan diperpanjang menjadi 52 m. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pemodelan dan analisis struktur menggunakan perangkat lunak analisis tower, dengan mempertimbangkan kombinasi beban mati, beban peralatan (antenna dan perangkat pendukung), serta beban angin sesuai standar ANSI/TIA-222-G (2009), Permen Kominfo No. 02 Tahun 2008, dan Permen Perhubungan No. 90 Tahun 2018. Parameter yang dianalisis meliputi rasio tegangan elemen struktur (member stress ratio), simpangan puncak (top displacement), rotasi puntir (twist), simpangan lateral (sway), serta kapasitas angkur dan base plate terhadap gaya tarik dan geser. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan ketinggian tower secara signifikan meningkatkan respons struktur, terutama pada gaya aksial tekan/tarik, momen lentur akibat beban angin, serta simpangan lateral di bagian puncak tower. Pada kondisi struktur extended tanpa perkuatan, beberapa parameter kinerja melampaui batas izin yang ditetapkan standar, khususnya pada elemen kaki bagian bawah dan sistem bracing kritis. Setelah dilakukan perkuatan struktural pada elemen-elemen tersebut, seluruh parameter utama kembali berada dalam batas aman sesuai ketentuan standar, sehingga rencana penambahan ketinggian dinyatakan layak secara teknis dan struktural.
SIGNIFIKANSI PERBEDAAN RESPON TIANG FONDASI ANTARA MODEL TERPISAH DAN SIMULTAN DALAM ANALISIS INTERAKSI STRUKTUR-TANAH: STUDI NUMERIK PADA GEDUNG C-D ITERA Aprilia, Ayu Sinta; Rahmat Kurniawan; Septian Hidayat; Ahmad Auliadi Y
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1706

Abstract

Fondasi tiang pada bangunan bertingkat berperan kritis dalam mentransfer beban struktur ke lapisan tanah yang lebih dalam dan kompeten. Analisis interaksi struktur-tanah (Soil-Structure Interaction/SSI) merupakan aspek fundamental dalam desain fondasi, terutama di Indonesia yang merupakan kawasan rawan gempa dengan karakteristik tanah yang beragam, mulai dari lempung lunak hingga lempung kaku. Dalam praktik rekayasa geoteknik, terdapat dua pendekatan analisis yang umum digunakan, yaitu model terpisah (decoupled) dan model simultan (coupled). Meskipun keduanya telah banyak diterapkan, signifikansi praktis dari perbedaan respon yang dihasilkan kedua pendekatan tersebut belum banyak dikaji dalam konteks desain berbasis standar SNI. Penelitian ini menganalisis signifikansi perbedaan respon sistem fondasi tiang antara pendekatan model terpisah dan model simultan dalam analisis interaksi struktur-tanah. Studi numerik dilakukan pada Gedung C-D Institut Teknologi Sumatera yang merupakan bangunan 3 lantai dengan sistem fondasi tiang bor pada tanah lempung kaku. Analisis model terpisah menggunakan kombinasi software ETABS dan GROUP, sedangkan model simultan menggunakan ETABS terintegrasi dengan pemodelan soil spring nonlinear (p-y, t-z, dan q-z). Evaluasi dilakukan terhadap 10 konfigurasi pilecap dengan tiga kondisi pembebanan (statik, gempa nominal, gempa kuat) berdasarkan empat parameter utama: gaya aksial, momen lentur, gaya geser, dan defleksi lateral. Berbeda dengan studi sebelumnya yang hanya melaporkan selisih relatif, penelitian ini mengevaluasi signifikansi praktis menggunakan rasio pemanfaatan (utilization ratio). Hasil menunjukkan bahwa meskipun selisih relatif dapat mencapai ratusan persen pada parameter tertentu, perbedaan rasio pemanfaatan (ΔUR) umumnya berkisar 2-7% untuk konfigurasi pilecap sederhana dan 12-14% untuk pilecap multi-kolom. Kedua pendekatan menghasilkan desain yang memenuhi kriteria keamanan SNI 2847:2019 dan SNI 8460:2017. Pendekatan berbasis utilization ratio memberikan perspektif yang lebih bermakna dalam menilai signifikansi perbedaan metode analisis fondasi.
IDENTIFIKASI DAN PENILAIAN RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN: Studi Kasus : Peningkatan Ruas Jalan Uluwatu-Langui Kabupaten Badung Istri Lestari, I Gusti Agung Ayu; I Gst. Ag. Gde Suryadarmawan; Ni Luh Priscilia Wulandari
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1759

Abstract

Peningkatan Ruas Jalan Uluwatu – Langui Kabupaten Badung merupakan suatu kegiatan yang dilakukan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang terjadi pada pelaksanaan proyek dan menilai tingkat risiko yang dihadapi selama pelaksanaan proyek. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif kualitatif yang dikuantitatifkan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada responden. Responden dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 40 responden, yang terdiri dari pemilik proyek, konsultan perencana, konsultan pengawas, kontraktor, pekerja, tokoh masyarakat dan masyarakat yang terkena dampak dari proyek.  Hasil identifikasi risiko adalah 34 risiko yang bersumber dari 9 sumber risiko seperti: risiko lingkungan 2 (5,88%), keuangan 3 (8,82%), proyek 3 (8,82%), alami 2 (5,88%), manusia 6 (17,65%), kriminal 3 (8,82%), teknis 7 (20,59%), keselamatan 5 (14,71%), dan perencanaan 3 (8,82%). Dari hasil identifikasi risiko dari sumber manusia, teknis dan keselamatan memiliki prosentase terbanyak. Penilaian risiko merupakan hasil dari perkalian modus kemungkinan (likelihood) dengan modus dampak (consequences) risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 34 risiko yang teridentifikasi 12 (35,29%) risiko yang tergolong unacceptable dan 22 (64,71%) risiko yang termasuk kategori undesirable. Risiko dengan kategori unacceptable paling dominan bersumber dari keselamatan 5 (14,7%), lingkungan, manusia dan teknis masing-masing 2 risiko (5,88%) dan dari sumber risiko alami 1 (2,94%). Risiko dengan kategori undesirable paling dominan bersumber dari teknis 5 (14,7%), manusia 4 (11,76%), keuangan, proyek, krimanal dan perencanaan 3 (8,82%), dan alami 1 (2,94%). Hasil analisis risiko ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada para pemangku kepentingan untuk meminimalisir segala kemungkinan yang terjadi dengan menyiapkan langkah pencegahan dan mitigasi jika risiko terjadi.
EVALUASI TEKNIS DAN EFISIENSI MATERIAL PONDASI DANGKAL DAN DALAM PADA TANAH LEMPUNG LUNAK DI KAWASAN PARIWISATA BALI Dharmayasa, I Gusti Ngurah Putu; Mustajib, M. Alif Dzikri; Tapa, I Gede Fery Surya; Indrashwara, Decky Cipta
Jurnal Teknik Gradien Vol 18 No 01 (2026): JURNAL TEKNIK GRADIEN (On progress)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknikgradien.v18i01.1764

Abstract

Pembangunan villa di kawasan Pangkung Tibah, Tabanan, Bali menghadapi tantangan geoteknik berupa tanah lempung lunak bekas sawah dengan daya dukung rendah dan kompresibilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan membandingkan efisiensi teknis pondasi dangkal (telapak) dan pondasi dalam (bored pile) pada kondisi tersebut. Gap penelitian terletak pada belum adanya studi yang mengintegrasikan analisis beban aktual dari pemodelan struktural dengan efisiensi material beton untuk lokasi dengan tanah keras pada kedalaman dangkal (5 m). Data sekunder berupa beban aksial (16.236 kg) dan momen (4.793,5 kg·m) dari dokumen perencana serta uji sondir (CPT) dianalisis menggunakan metode Meyerhoff untuk pondasi dangkal dan pondasi bored pile. Hasil menunjukkan seluruh variasi pondasi dangkal (1,6–2,0 m) tidak aman karena qall (4,96–5,29 ton/m²) < qmax (7,65–13,36 ton/m²) serta e > B/6 pada B < 1,8 m. Sebaliknya, bored pile diameter 20–35 cm dengan panjang 5 m aman secara teknis (Pall 18,32–52,00 ton > 16,236 ton). Meskipun volume beton bored pile 24,19–32,94% lebih besar akibat pile cap, keamanan teknis menjadi prioritas. Kesimpulannya, bored pile direkomendasikan untuk menjamin stabilitas struktur pada lahan bekas sawah dengan tanah keras pada kedalaman 5 m.