cover
Contact Name
Rahmi Fatimah
Contact Email
rahmifatimah@uniga.ac.id
Phone
+6281221392994
Journal Mail Official
jagros@uniga.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Samarang No. 52A Hampor- Tarogong Garut,Jawa Barat 44151 (0262) 544-214
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Published by Universitas Garut
ISSN : 25487752     EISSN : 27750485     DOI : http://dx.doi.org/10.52434/jagros.v5i1
JAGROS - Jurnal Agroteknologi dan Sains . Diterbitkan oleh Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Garut. Terbit dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Terbit perdana pada Desember 2016. Jurnal Agroteknologi dan Sains merupakan jurnal ilmiah yang dapat memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan penelitian dibidang agroteknologi yang mencakup bidang genetika, pemuliaan tanaman, teknologi benih, hama, gulma, dan penyakit, budidaya tanaman, serta ilmu dan kesuburan tanah. Artikel dikembangkan berdasarkan hasil pemikiran atau penelitian di bidang pertanian : 1. Budidaya pertanian 2. Hama dan penyakit tanaman 3. Pemuliaan 4. Ilmu tanah
Articles 111 Documents
PENGARUH BERBAGAI DOSIS BOKASHI DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR KIRINYUH (Chromolaena odorata)TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) KULTIVAR PIONEER Arrum Adhieman Ningrum; Jenal Mutakin; Kiki Zakiah
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 1, No 2 (2017): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v1i2.311

Abstract

Percobaan dilaksanakan di Kampung Panoongan Desa Cinunuk Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut, dengan ketinggian 672-730 meter di atas permukaan laut, dengan pH 5,7. Tipe curah hujan berdasarkan klasifikasi curah hujan Schmidt dan Ferguson (1951) termasuk tipe curah hujan C. Percobaan dilaksanakan pada Bulan Juni sampai September 2017. Tujuan penelitian adalah mempelajari sejauh mana pengaruh interaksi dosis bokashi dan konsentrasi pupuk organik cair kirinyuh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung kultivar pioneer. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 3 x 3 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama dosis bokashi (B) terdiri dari tiga taraf perlakuan, yaitu: b0 = 0 ton/ha setara dengan 0 kg/plot, b1 = 15 ton/ha setara dengan 6 kg/plot, b2 = 20 ton/ha setara dengan 8 kg/plot. Faktor kedua konsentrasi pupuk organik cair kirinyuh (K) terdiri dari tiga taraf perlakuan, yaitu: k0 = tanpa pupuk organik cair kirinyuh, k1 = 100 ml/liter air, k2 = 200 ml/liter air. Hasil penelitian menunjukan terjadi interaksi antara berbagai dosis bokashi dan konsentrasi pupuk organik cair kirinyuh terhadap tinggi tanaman 42 HST, dan bobot tongkol. Kombinasi terbaik ditunjukan pada perlakuan b2k2 yaitu 20 ton/ha setara dengan 8 kg/plot dan 200 ml/liter air. Secara mandiri, dosis bokashi 20 ton/ha setara dengan 8 kg/plot menunjukan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman 14 HST dan 28 HST, luas daun, bobot kering, diameter tongkol dan panjang tongkol. Sementara pada konsentrasi pupuk organik cair kirinyuh pada dosis 200 ml/liter air menunjukan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, luas daun, bobot kering, diameter tongkol, panjang tongkol. Kata kunci: Bokashi, Pupuk Organik Cair Kirinyuh, Jagung
Seleksi Kultivar Kentang (Solanum tuberosum L.) Berdasarkan Penampilan Karakter Agronomis di Dataran Medium Kabupaten Garut Jajang Supriatna; Resti Fajarfika; Asep Bagja; Juniarti P Sahat
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 3, No 1 (2018): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v3i1.445

Abstract

Penanaman kentang pada kawasan dataran medium akan dihadapkan dengan masalah cekaman lingkungan terutama suhu tinggi (heat stress) yang menyebabkan adanya perubahan penampilan sebagai respons terhadap cekaman. Adanya perbedaan respons diantara kultivar menunjukkan tingkat adaptasi yang beragam. Sebuah penelitian yang bertujuan untuk menyeleksi kultivar kentang berdasarkan penampilan karakter agronomis di dataran medium Kabupaten Garut sebagai langkah awal seleksi dan evaluasi materi genetik potensial dalam pengembangan kultivar kentang adaptif dataran medium Kabupaten Garut. Percobaan telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober 2018 di Tarogong Kaler Kabupaten Garut dengan ketinggian 732 meter di atas permukaan laut (m dpl). Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan menggunakan 15 kultivar kentang sebagai perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Kultivar-kultivar yang digunakan terdiri dari 14 kultivar uji yaitu 1) Andina, 2) Sangkuriang, 3) Cipanas, 4) AR-08, 5) Amabile, 6) Atlantik Malang, 7) Dayang Sumbi, 8) GM-05, 9) Merbabu-17, 10) Vernei, 11) Tedzo MZ, 12) Median, 13) Erika, dan 14) Granola, serta 1 kultivar pembanding yaitu Olimpus. Hasil penelitian menunjukkan terseleksi sejumlah kultivar kentang yang memiliki penampilan agronomis lebih baik dibandingkan dengan kultivar pembanding diantaranya 2 kultivar berdasarkan tinggi tanaman, 2 kultivar berdasarkan luas daun, 5 kultivar berdasarkan jumlah umbi per tanaman dan 10 kultivar berdasarkan diameter umbi. Kultivar GM-05 dan Vernei memiliki kemampuan adaptasi yang baik pada kawasan dataran medium Kabupaten Garut berdasarkan karakter tinggi tanaman, luas daun dan jumlah umbi per tanaman. Kata Kunci: Solanum tuberosum L.; karakter agronomis; heat stress; dataran medium
Pengaruh Dosis Limbah Cair dan Abu Boiler Pabrik Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis jacq.) di Pre Nurser Ade dinas; dadi nurdiana; Hanny Hidayati Narfiah
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 4, No 1 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v4i1.871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis limbah cair dan abu boiler pabrik kelapa sawit manakah yang memberikan nilai tertinggi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian dilaksanakan di Kampung Sukaraja Desa Jatisari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, dengan ketinggian tempat 715 mdpl dan dilaksanakan pada Bulan September - Desember 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial 4 x 4 diulang dua kali. Faktor perlakuan pertama adalah Dosis Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (P) dengan empat taraf, yaitu : p0 = Kontrol, p1 = 2000 ml/ tanaman, p2 = 3000 ml/ tanaman, dan p3 = 4000 ml/ tanaman. Faktor perlakuan kedua adalah Dosis Abu Boiler Pabrik Kelapa sawit (K) dengan empat taraf yaitu : k0 = Kontrol, k1 = 10 g/ tanaman, k2= 20 g/ tanaman, dan k3 = 30 g/ tanaman. Hasil penelitian menunujukkan tidak terjadi interaksi antara berbagai dosis limbah cair dan abu boiler pabrik kelapa sawit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Pengaruh mandiri dosis limbah cair pabrik kelapa sawit 4000 ml/tanaman dapat memberikan rata-rata tertinggi pada parameter pengamatan luas daun dan bobot kering tajuk. Perlakuan dosis abu boiler kelapa sawit 30 gram/tanaman memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada tinggi tanaman umur 90 HST, luas daun, bobot kering tajuk.
KELIMPAHAN SERANGGA YANG BERPOTENSI SEBAGAI HAMA DAN MUSUH ALAMI PADA AGROEKOSISTEM WORTEL DI CIKAJANG KABUPATEN GARUT Siti Syarah Maesyaroh
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 1, No 1 (2016): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v1i1.306

Abstract

Serangga pada dasarnya ada yang bersifat sebagai hama (OPT) dan musuh alami. Pada tanaman wortel produktivitasnya dipengaruhi oleh serangan OPT. Dalam penanggulangannya petani masih menggunakan pestisida sintetik dibandingkan menggunakan musuh alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan serangga yang berpotensi sebagai hama dan musuh alami pada pertanaman wortel di Cikajang Kabupaten Garut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 12 famili. Serangga yang berpotensi sebagai hama ada 5 famili yaitu acrididae, cicadellidae, gryllotalpidae, gryllidae, dan crysomellidae. Serangga yang berpotensi sebagai musuh alami ada 7 famili yaitu formicidae, lycosidae, braconidae, entromobidae, carabidae, dan chelisochidae. Nilai Indeks keragaman serangga yang berpotensi sebagai hama adalah 1,23 dan indeks keragaman serangga yang berpotensi sebagai musuh alami adalah 0,24. Kata Kunci: kelimpahan serangga, hama, musuh alami, agroekosistem wortel
PENGARUH TERAK BAJA DAN BOKASHI SEKAM PADI TERHADAP KEMANTAPAN AGREGAT, BIOMASSA TANAMAN SERTA KORELASINYA PADA TANAMAN BROKOLI DI TANAH ANDISOL LEMBANG Henly Yulina; Rina Devnita; Rachmat Harryanto
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 2, No 2 (2018): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Sciences)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v2i2.436

Abstract

Andisol mempunyai sifat fisika tanah yang baik, namun bermasalah dengan retensi P. Pemberian amelioran untuk mengurangi retensi P, diharapkan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan parameter fisika tanah tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi terak baja dengan bokashi sekam padi terhadap kemantapan agregat, biomassa tanaman, serta hubungan kemantapan agregat dan biomassa tanaman brokoli pada Andisol Lembang. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Pola Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama terak baja dan faktor kedua bokashi sekam padi masing- masing 4 taraf : 0%, 2,5%, 5,0%, dan 7,5%, diulang dua kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara terak baja dengan bokashi sekam padi terhadap kemantapan agregat tanah dan biomassa tanaman, namun terdapat hubungan antara kemantapan agregat dan biomassa tanaman brokoli. Kata kunci : terak baja, bokashi sekam padi, kemantapan agregat, biomassa tanaman brokoli, Andisol
Pengaruh Berbagai Jenis Pupuk Organik dan Fungi Mikoriza Arbuskula Terhadap C-Organik Tanah, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Semi (Zea mays L.) Neng Fika Nurhakiki; Kiki Zakiah; Atak Tauhid
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 3, No 2 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v3i2.866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis pupuk organik dan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) terhadap C-organik pertumbuhan dan hasil tanaman jagung semi. Percobaan dilakukan di Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dari Bulan Februari sampai Bulan April 2018. Ketinggian tempat 1500 meter di atas permukaan laut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) berpola faktorial 3 x 3 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk organik (o) terdiri atas tiga taraf, yaitu o1 = pupuk kandang ayam 210 g/tanaman, o2 = pupuk kandang sapi 210 g/tanaman, o3 = pupuk kandang domba 210 g/tanaman. faktor kedua dosis (FMA) (m) terdiri atas tiga taraf, yaitu m1 = 2 g/tanaman, m2 = 4 g/tanaman, m3 = 8 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukan tidak terjadi interaksi antara berbagai jenis pupuk organik dan (FMA) terhadap C-organik, pertumbuhan dan hasil jagung semi. Pengaruh dosis pupuk kandang sapi 210 g/tanaman dan mikoriza 8 g/tanaman memberikan nilai yang paling tinggi terhadap tinggi tanaman, luas daun, bobot tongkol pertanaman
SURVEI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN MENGGUNAKAN METODE UNIT LAHAN DI KECAMATAN CIBATU, KABUPATEN GARUT, JAWA BARAT Ardli Swardana; Rama Januar; Arifin Mansyur; Fauzi Ismail; Resta Ginanjar
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 5, No 1 (2020): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v5i1.1107

Abstract

Perubahan penggunaan lahan merupakan fenomena yang banyak terjadi di berbagai tempat. Salah satu faktor pemicunya adalah adanya kebutuhan lahan. Kecamatan Cibatu merupakan bagian dari Kabupaten Garut dimana diduga terdapat kondisi perubahan penggunaan lahan. Penelitian dilakukan pada Bulan  September – November 2020 yang berlokasi di seluruh area Kecamatan Cibatu. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode analisis spasial dan metode survey. Metode analisis spasial yang digunakan adalah tumpang susun data spasial, sedangkan metode survey yang digunakan adalah groundcheck. Metode analisis spasial digunakan untuk menyusun unit-unit lahan untuk memudahkan pengambilan sampel. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 21 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan penggunaan lahan sawah di Kecamatan Cibatu dari sawah menjadi permukiman. Dari 21 sampel lokasi yang disurvey, hanya 1 sampel yang teridentifikasi telah terjadi perubahan penggunaan lahan. Hal ini dapat dikatakan bahwa laju perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Cibatu tidak signifikan. Selain itu, metode unit lahan mampu digunakan untuk mempermudah penentuan sampel untuk identifikasi perubahan penggunaan lahan. Kata Kunci : Perubahan Penggunaan Lahan, Survei, Unit Lahan
PENGARUH PEMBERIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DAN PGPR TERHADAP BINTIL AKAR TANAMAN KEDELAI HITAM Rama Adi Pratama; Kiki Zakiah
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 2, No 1 (2017): JAGROS: Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Sciences)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v2i1.317

Abstract

Kedelai (Glycine max (L.) Merril) merupakan tanaman pangan yang penting sebagai sumber protein nabati. Penelitian ini akan dilakukan di Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian FMA dan PGPR terhadap jumlah bintil total dan persentase bintil efektif. Lokasi penelitian berada pada ketinggian tempat 650 meter. Rancangan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu empat taraf konsentrasi PGPR dan empat taraf inokulan FMA. Tiap perlakuan diulang sebanyak dua kali, maka jumlah keseluruhan : 4 x 4 x 2 = 32. Hasil menunjukkan bahwa pengaruh pemberian FMA dan PGPR memberikan pengaruh yang nonsignifikan terhadap jumlah bintil total dan persentase bintil efektif.
Respon Jamur Merang (volvariella volvacea) terhadap Ketebalan Media Tanam dan Konsentrasi Molase Tetes Tebu Rama Adi Pratama
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 3, No 2 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v3i2.861

Abstract

Tingginya permintaan konsumen di Indonesia terhadap komoditas jamur merang belum dapat diimbangi oleh tingkat produksinya. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh ketebalan media tanam dan konsentrasi molase tetes tebu terhadap pertumbuhan dan hasil jamur merang (Volvariella volvacea). Percobaan dilaksanakan di Kampung Babakan jambe Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut dari bulan Februari sampai Maret 2019. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 4, faktor pertama adalah ketebalan media tanam (M) yaitu: m0 = ketebalan 5 cm, m1 = ketebalan 15 cm m2 = ketebalan 25 cm, m3 = ketebalan 35 cm. Faktor kedua adalah Konsentrasi Molase (K) yaitu: k0 = 0 ml/l air, k1 = 5 ml/l air, k2= 15 ml/l air, k3 = 25 ml/l air. Hasil Penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara ketebalan media tanam dan konsentrasi molase tetes tebu terhadap waktu keluar pinhead. Nilai interaksi tertinggi terdapat pada kombinasi perlakuan ketebalan media tanam15 cm (m1) dan konsentrasi molase tetes tebu 5 ml/l (k1).Secara mandiri ketebalan media tanam dan konsentrasi ketebalan molase tetes tebu ketebalan media tanam 25 cm (m2) menuunjukan pengaruh nyata terhadap karakter jumlah tubuh buah periode 1, grade 1, II, III dan bobot panen periode 1. Kombinasi terbaik selanjutnya pada konsentrasi molase 5 ml/l (k1) ditunjukan dengan hasil tertinggi pada seluruh karakter pengamatan.
Pengaruh Media Tanam pada Hidroponik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kailan (Brassica Oleracea L.) Gemah Nurifah; Resti Fajarfika
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 4, No 2 (2020): JAGROS: JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY SCIENCE)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v4i2.925

Abstract

Peningkatan produksi sayuran dapat dilakukan dengan hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil kailan pada hidroponik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 6 perlakuan (arang sekam, cocopeat, kapas, kerikil, rockwool, dan serbuk gergaji) dengan 4 ulangaan. Hidroponik menggunakan sistem nutrient film technique dengan sumbu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beda nyata antara perlakuan media arang sekam, cocopeat, kerikil, rockwool, dan serbuk gergaji terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar, dan bobot kering tanaman dibandingkan perlakuan kapas

Page 4 of 12 | Total Record : 111


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 9 No 1 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 2 (2024): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 8, No 1 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 2 (2023): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 7, No 1 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 6, No 2 (2022): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 6, No 1 (2021): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 5, No 2 (2021): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 5, No 1 (2020): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 4, No 2 (2020): JAGROS: JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY SCIENCE) Vol 4, No 1 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 3, No 2 (2019): JAGROS : JURNAL AGROTEKNOLOGI DAN SAINS (JOURNAL OF AGROTECHNOLOGY AND SCIENCE) Vol 3, No 1 (2018): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) Vol 2, No 2 (2018): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Sciences) Vol 2, No 1 (2017): JAGROS: Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Sciences) Vol 1, No 2 (2017): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) Vol 1, No 1 (2016): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science) More Issue