cover
Contact Name
zain sarnoto
Contact Email
jurnalstatement2021@gmail.com
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
jurnalstatement2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Jakasampurna Bekasi barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Statement : Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
ISSN : 20892640     EISSN : 2797071X     DOI : https://doi.org/10.56745/js.v11i2.238
Core Subject : Religion, Education,
jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan yang bernaung dibwah Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan (PMPP), menerima naskah hasil penelitian dalam bidang ilmu sosial diantaranya pendidikan, agama dan kajian ilmu sosial lainnya
Articles 158 Documents
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TAHFIZH DAN MOTIVASI SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR TAHFIZH AL-QUR’AN SISWA MTS HAMALATUL QUR’AN KARAWANG Ahmad Zain Sarnoto; Waluyo Waluyo
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.758 KB) | DOI: 10.56745/js.v8i1.192

Abstract

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MATERI HOW TO OFFER HELP TO SOMEONE DENGAN IMPLEMENTASI METODE CERAMAH PADA SISWA KELAS XI-IBB-1 SMA NEGERI 72 JAKARTA UTARA Eva Tiurma Simatupang
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.724 KB) | DOI: 10.56745/js.v8i2.193

Abstract

Berdasarkan rumusan masalah Apakah metode ceramah dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas XI-IBB-1 SMA Negeri 72 Jakarta Utara terhadap mata pelajaran Bahasa Inggris?. Serta tujuan penelitian untuk mengetahui apakah metode ceramah dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas XI-IBB-1 SMA Negeri 72 Jakarta Utara terhadap mata pelajaran Bahasa Inggris?. Dapat disimpulkan dari hasil siklus I memiliki rata-rata 63,93 meningkat pada siklus II menjadi 68,36. Perbaikan pembelajaran yang semula dari siklus II meningkat pada siklus III menjadi 71,25. Setelah menjalani pada tahap siklus IV terjadi peningkatan menjadi 76,79. Dan hasil akhir pada siklus V, rata-rata menjadi 82,14. Maka efektifitas penerapan metode ceramah bagi siswa kelas XI-IBB-1 SMA Negeri 72 Jakarta Utara dapat meningkatkan pendalaman pemahaman materi teks lisan dan tulis untuk menawarkan jasa serta responnya. Dalam penerapan metode ceramah ini guru bukan hanya membuat para siswa pasif, melainkan guru membimbing siswa untuk selalu aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan. Karena dalam penerapan metode ceramah ini di selingi juga dengan metode Tanya jawab dan penugasan. Penerapan metode ceramah dalam menarik perhatian siswa dan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi Sejarah Indonesia ternyata cukup efektif dan efisien dan dapat juga di ketahui dari hasil, yaitu: Siklus I=63,93: Siklus II=68,36: Siklus III=71,25: Siklus IV=76,79: Siklus V=82,14
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DALAM KETERAMPILAN GERAK KEBUGARAN JASMANI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI SISWA KELAS XII-IPS-1 SMA NEGERI 72 JAKARTA UTARA Indrianto
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.739 KB) | DOI: 10.56745/js.v8i2.194

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dimulai dari peningkatan kredibilitas tenaga pendidik, hal ini merujuk dari pemahaman bahwa mutu pendidikan akan ditentukan oleh sumber (guru), sehingga diperlukan perubahan cara berfikir guru yang creadible untuk memahami arti pendidikan. Hal ini, senada dengan pemahaman tentang tujuan pendidikan nasional yang membentuk organisasi pendidikan yang bersifat otonom sehingga mampu melakukan inovasi dalam pendidikan untuk menuju suatu lembaga yang beretika, selalu menggunakan nalar, berkemampuan komunikasi sosial yang positif dan memiliki sumber daya manusia yang sehat dan tangguh.. Selama ini proses belajar mengajar senantiasa terfokus pada guru, sehingga yang lebih aktif adalah guru, sedangkan siswa tidak diberi kesempatan untuk berkreatifitas dan mandiri. Penerapan perencanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dengan metode demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas proses belajar mengajar. Dari hasil observasi memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa yang pada siklus 1 hanya rata-rata 6.04% menjadi 7.10% pada siklus kedua. Pembelajaran dengan metode demonstrasi relevan dengan pembelajaran kontekstual. Dengan pembelajaran metode demonstrasi pada materi keterampilan gerak diharapkan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan lebih menyenangkan dan menignkatkan motivasi siswa. Kemampuan dalam diskusi kelompok juga mengalami kemajuan yang sangat berarti. Hal ini bisa dilihat dari sudah mulai terbiasa dengan belajar dalam kelompok. Aktivitas siswa dalam kelompok mencermati kesempurnaan setelah siklus kedua. Ini dapat dilihat dari peningkatan aktivitas siswa mencermati 97.05%. Penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran menunjukkan peningkatan. Hal ini dapat ditunjukan dengan rata-rata hasil ulangan harian (rata-rata ulangan harian 1 tdengan metode demonstrasi 6.04 menjadi 7.10 (ulangan harian II) setelah menggunakan metode demonstrasi
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKn MATERI ORGANISASI DALAM MASYARAKAT MELALUI METODE KONTEKSTUAL DENGAN BIMBINGAN PADA SISWA KELAS VII-3 SMP NEGERI 238 JAKARTA SELATAN Mustafa
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.756 KB) | DOI: 10.56745/js.v8i2.195

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran mengenai organisasi dalam masyarakat Kelas VII-3 SMP Negeri 238 Jakarta Selatan pada semester-1 tahun pelajaran 2014-2015 masih ditemui bahwa kegiatan pembelajaran masih banyak didominaasi oleh guru, sehingga siswa kurang aktif dalam belajar, hal ini ditandai dengan banyak siswa yang tidak berani bertanya, dan aktivitas siswa hanya mengenal dan mencatat. Metode yang digunakan dalam pembelajaran mengenai organisasi dalam masyarakat hanya menggunakan metode ceramah saja.Dalam proses pembelajaran guru kurang memberikan semangat/ dorongan kepada siswa. Proses pembelajaran menitik beratkan pada pengerjaan lembar kerja siswa saja (LKS). Sehingga peneliti mencoba menggunakan metode kontekstual dengan bimbingan untuk dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran mengenai organisasi dalam masyarakat pada siswa Kelas VII-3 SMP Negeri 238 Jakarta Selatan pada semester-1 Tahun Pelajaran 2014-2015. Simpulan dalam penelitian ini adalah Hasil pengamatan kinerja guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada siklus I menunjukkan (77,50%) dengan kategori baik, pada siklus II meningkat menjadi (80,00%) dengan kategori baik, pada siklus III menjadi (85,00%) dengan kategori sangat baik. Kinerja guru dalam pemberian motivasi pada siklus I menunjukkan (65,00%) dengan kategori baik pada siklus II meningkat menjadi (73,33%) dengan kategori baik, pada siklus III menjadi (80,00%) dengan kategori baik. Aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pada siklus I menunjukkan (68,42%) dengan kategori baik. Pada sssiklus II meningkat menjadi (76,31%) dengan kategori baik, pada siklus II meningkat menjadi (81, 58%) dengan kategori baik. Hasil kegiatan belajar siswa pada siklus I menunjukkan (65,79%0) dengan kategori baik, pada siklus II meningkat menjadi (78,94%), dengan kategori baik pada siklus III meningkat menjadi (81,38%) dengan kategori baik
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MATERI MEMAHAMI TEKS NARATIVE MELALUI METODE 3S DAN U (SEDOT, SERAP, SARIKAN, DAN UCAP) PADA SISWA KELAS VIII-4 SMP NEGERI 76 JAKARTA PUSAT Vivi Resmiyati
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.721 KB) | DOI: 10.56745/js.v8i2.196

Abstract

Guru harus tahu kebutuhan dan kemauan siswa, yang memiliki rakteristik dan potensi-potensi yang perlu mendapat perhatian sehingga dapat berkembang secara optimal. Pembelajaran Bahasa Inggris perlu dikembangkan oleh guru dengan menggunakan konsep pakem yaitu pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan dan menggunakan metode yang tepat. Perkembangakan bahasa siswa sangat mempengaruhi pada keterampilan siswa memahami teks narative dan recount, dengan semakin banyak kosakata yang mereka miliki dan pengalaman yang mereka dapat akan semakin mudah siswa menyesuaikan diri dengan bahan simakan yang terdiri atas teks narative dan recount. Kegiatan memahami teks narative dan recount juga menyita waktu yang paling banyak dalam melakukan setiap kegiatan berkomunikasi.Berdasarkan permasalahan yang peneliti hadapi, peneliti mencoba menggunakan metode sedot, serap, sarikan, dan ucap (3S dan U) dalam meningkatkan keterampilan memahami teks narative dan recount siswa kelas VIII-4 SMP Negeri 76 Jakarta Pusat. Hasil temuan menunjukkan pembelajaran dengan menerapkan metode 3S dan U di kelas VIII-4 menunjukkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan kegiatan pembelajaran lebih berfokus kepada siswa dibandingkan dengan pembelajaran yang konvensional. Kurang lebih 80% siswa sudah tampak aktif. Kondisi seperti inilah yang diharapkan guru sebagai bahan untuk merencanakan tindakan berikutnya. Kegiatan ini juga mengaktifkan siswa melalui menjawab pertanyaan, membuat peta pikiran, dan menceritakan kembali teks narative yang didengarnya. Berdasarkan analisis data dan temuan penelitian, pembelajaran dengan metode 3S dan U dapat meningkatkan kemampuan siswa memahami teks narative dan recount. Hal ini dikarenakan, pembelajaran dengan metode 3S dan U membuat siswa terbiasa berfikir sistematis dan terarah, sehingga siswa dapat mengungkapkan ide-ide dan gagasannya secara runtut
PENGARUH PEMBERDAYAAN GURU OLEH KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI PAEDAGOGIK GURU TERHADAP PRODUKTIVITAS MENGAJAR PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOMISARIAT PARUNG KABUPATEN BOGOR Ahmad Zain Sarnoto; EE Junaedi Sastradiharja; Kidam
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.779 KB) | DOI: 10.56745/js.v8i2.197

Abstract

MELALUI PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MANAJEMEN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAPAT MENINGKATKAN KINERJA GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SMP NEGERI 254 JAKARTA SELATAN Afrisaf
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.736 KB) | DOI: 10.56745/js.v7i1.198

Abstract

Seiring penerapan kurikulum berbasis kompetensi , dimana mutu pendidikan yang tidak hanya ditengarahi dengan nilai ebtanas atau nilai ujian akhir atau nilai cawu saja, tetapi juga lingkungan sekolah yang kondusif, dan juga berdasarkan kepada nilai-nilai, kecerdasan, dan life skiils siswa. Sekolah adalah pelaksana pendidikan untuk meningkatkan kualitas SMP Indonesia di dalam proses pembelajarannya. Sekolah harus mempunyai mutu, baik pada input dan proses pendidikan itu sendiri. kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi sudah mulai memfokuskan pada teknik individual, teknik individual merupakan teknik supervisi yang melibatkan guru sejak tahap perencanaaan yang memungkinkan guru mengetahui manfaat supervisi bagi dirinya. Dalam jenis penelitian berdasarkan metode ini dibagi menjadi 8 bagian yaitu: 1) penelitian survey, 2) penelitian ex post facto, 3) penelitian eksperimen, 4) penelitian naturalistik/ kualitatif, 5) penelitian kebijakan, 6) penelitian tindakan 7) penelitian evaluasi, 8) penelitian sejarah. Sedngkan penelitian berdasar tingkat eksplanasi dibagi menjadi 3 yaitu: 1) penelitian deskriptif, 2) penelitian komparatif, 3) penelitian asosiatif / hubungan. Dan berdasarkan jenis data dan analisis dibagi menjadi 3 yaitu: 1) penelitian kuantitatif, 2) penelitian kualitatif, 3) penelitian gabungan. Telah disinggung pada bagian terdahulu bahwa dalam analisis ini menggunakan dua teknik statistik, yaitu uji t dan uji F. Uji t digunakan untuk menguji mean (rata-rata) antara dua kelompok, dan uji F digunakan untuk menguji varians antar kelompok dan juga digunakan untuk menguji empat kelompok sekaligus. bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan varian kemampuan guru antara kelompok A, B, C dan D. Atau dengan kata lain, prestasi pengajaran bidang studi di maisng-masing kelompok dari ke empat kelompok tersebut seimbang.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DENGAN METODE PROBLEM SOLVING PADA SISWA KELAS VII-1 SMP NEGERI 254 JAKARTA SELATAN Budi Mulyono
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.732 KB) | DOI: 10.56745/js.v7i1.199

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika rendah. Menurut pengamatan, hal ini disebabkan kemampuan siswa yang rendah dalam memecahkan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Aritmetika Sosial Melalui metode Problem Solving Pada Siswa Kelas VII-1 SMP Negeri 254 Jakarta Selatan . Jenis penelitian ini termasuk action research. Subyek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-1 SMP Negeri 254 Jakarta Selatan . Hasil analisis deskripsi mengungkapkan, bahwa dengan data sebagai berikut : Siklus I Rata – rata hasil belajar Matematika adalah 56 ketuntasan 26 % dan Daya Serap 56 %.dan pada Siklus II Rata –rata 64, Ketuntasan 28 % dan Daya Serap 64 %. Sedangkan keaktifan siswa pada Siklus I Rata – rata dari 4 aspek adalah 61 % dan Pada Siklus II adalah 67 %.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Aritmetika Sosial dapat ditingkatkan Melalui Metode Problem Solving Pada Siswa Kelas VII-1 SMP Negeri 254 Jakarta Selatan
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS DALAM KEMAMPUAN MEMBUAT ESSAI PENDEK DENGAN MEDIA PERMAINAN KARTU KATA PADA SISWA KELAS IX-3 SMP NEGERI 220 JAKARTA BARAT Gandaria Simanjuntak
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.734 KB) | DOI: 10.56745/js.v7i1.200

Abstract

Dalam penelitian ini terlihat bahwa kemampuan membuat essai pendek siswa kelas IX-3 SMP Negeri 220 Jakarta Barat sebagian besar masih pasif, hanya beberapa peserta didik yang aktif. kemampuan membuat essai pendek Inggris, dari 36 peserta didik anak yang tuntas hanya 20% (12 dari 36 siswa). Dengan demikian siswa yang mengalami kegagalan membutuhkan perbaikan agar dapat mencapai prestasi yang diharapkan. Dalam hal ini penulis menggunakan kartu kata sebagai penunjang untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik untuk menyampaikan dan mengeksplorasi kemampuan membuat essai pendeknya. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, yang mana menghasilkan nilai rata-rata kelas yang meningkatb pada siklus 1 sebesar 6,75 dari indikator keberhasilan sebesar 6,5. Terdapat 38,89% siswa yang tuntas atau memiliki nilai di atas 7,00. Sedangkan di siklus 2 telah terjadi peningkatan rata-rata nilai kelas keseluruhan menjadi 7,76 dan 100% siswa memiliki nilai sama dengan atau lebih besar dari 7,0. Hal tersebut menunjukkan bahwa diketahui metode penggunaan kartu kata dapat meningkatkan kemampuan kebahasaan siswa kelas IX-3 SMP Negeri 220 Jakarta Barat dengan esai sederhana berbentuk procedure
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI MATERI IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH PENDIDIKAN DENGAN PENERAPAN METODE TANYA JAWAB DAN DISKUSI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 58 JAKARTA TIMUR H. Usmin
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.728 KB) | DOI: 10.56745/js.v7i1.201

Abstract

Dalam dunia proses belajar mengajar, yang disingkat menjadi PBM kita kenal sebagai: " metode jauh lebih penting dari materi". Betapa pentingnya metode dalam proses pendidikan dan pengajaran, dan sebuah proses belajar mengajar bisa dikatakan tidak berhasil bila dalam proses tersebut tidak menggunakan metode. Karena metode menempati posisi ke dua terpenting setelah tujuan dari sederetan komponen pembelajaran yaitu meliputi: tujuan, metode, materi dan evaluasi. Untuk itu seorang guru bukan hanya dituntut untuk bisa menguasai bebarapa metode dan pendekatan emosional yang akan di tetapkan saja, tetapi guru juga harus bisa menguasai teknik pengelolaan kelas, terampil mengajar, pemanfaatan sumber belajar, menguasai emosional siswa, penguasaan kondisi kelas dan sebagainya. Teknik pengelolaan kelas dan penguasaan emosional siswa, biasanya sangat tergantung pada metode pengajaran guru di saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Jika guru kurang jeli dalam memilih metode mengajar, maka akan menimbulkan kondisi yang jenuh, membosankan, monoton, dan kurang direspon oleh siswa. Dalam penerapan metode ceramah, guru bukan hanya membuat para siswa pasif, melainkan guru membeimbing siswa untuk selalu aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan. Karena dalam penerapan metode Tanya jawab ini di selingi juga dengan metode diskusi. Melalui hasil peneilitian ini menunjukkan bahwa metode pemberian tugas belajar dan resitasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari sklus I, II, dan II) yaitu masing-masing 68,18%, 77,27%, dan 86,36%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai

Page 8 of 16 | Total Record : 158


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 15 No 1 (2025): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 2 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 1 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 2 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 1 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2020): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2020): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2013): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2013): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2011): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2011): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan More Issue