cover
Contact Name
zain sarnoto
Contact Email
jurnalstatement2021@gmail.com
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
jurnalstatement2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Jakasampurna Bekasi barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Statement : Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
ISSN : 20892640     EISSN : 2797071X     DOI : https://doi.org/10.56745/js.v11i2.238
Core Subject : Religion, Education,
jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan yang bernaung dibwah Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan (PMPP), menerima naskah hasil penelitian dalam bidang ilmu sosial diantaranya pendidikan, agama dan kajian ilmu sosial lainnya
Articles 158 Documents
IMPLEMENTASI METODE ISLAMIC MONTESSORI DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI TK ISLAMIC MONTESSORI AL HAMIDIYAH DEPOK Susanto; Muhammad Adlan Nawawi; Anik Abidah
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.722 KB) | DOI: 10.56745/js.v11i1.122

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui tentang penerapan metode pembelajaran di sekolah TK Islamic Montessori Al Hamidiyah Depok. fokus dari tulisan ini adalah menelisik efektivitas metode pembelajaran Islamic Montessori yang digunakan dalam pembelajaran. Metode pembelajaran Islamic Montessori ini merupakan upaya dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah yang yang mengarahkan pada proses pembelajaran yang aktif, efekti, dan menyenangkan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan data. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa peningkatan mutu pembelajaran dengan metode Islamic Montessori di sekolah TK Islamic Montessori Al Hamidiyah Depok dapat meningkatkan mutu pembelajaran. Dalam meningkatkan mutu pembelajaran, sekolah tersebut berfokus pada pada tiga hal yaitu kurikulum yang terintegrasi antara metode Montessori dengan kurikulum 2013 dan muatan lokal agama, tenaga pendidik dan kependidikan yang professional, dan sarana dan prasarana yang baik dan memadai. Dengan demikian mutu pembelajaran di TK Islamic Montessori Al Hamidiyah Depok mengarah pada proses pembelajaran yang aktif, efektif, dan menyenangkan
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KARAKTERISTIK DIRI SENDIRI MELALUI METODE KONTEKSTUAL BAGI SISWA KELAS VIII-7 SMP NEGERI 215 JAKARTA BARAT Iin Sofia
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.736 KB) | DOI: 10.56745/js.v5i2.173

Abstract

Perkembangan anak manusia merupakan sesuatu yang kompleks. Artinya banyak faktor yang turut berpengaruh dan saling terjalin dalam berlangsungnya proses perkembangan anak. Baik unsur-unsur bawaan maupun unsur-unsur pengalaman yang diperoleh dalam berinteraksi dengan lingkungan sama-sama memberikan kontribusi tertentu terhadap arah dan laju perkembangan anak tersebut. Dengan memperhatikan tingkat perkembangan remaja SMP, guru dituntut untuk dapat menelola pembelajaran yang menyenangkan dan memberikan hasil yang maksimal. Namun, pada kenyataan yang ada, hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 215 Jakarta Barat masih banyak yang belum mencapai standar ketuntasan, khususnya peserta didik kelas 8-7 pada mata pelajaran pelayanan BK secara klasikal. Hal tersebut dikarenakan kurang fokusnya peserta didik dalam belajar di kelas serta dominannya keinginan peserta didik untuk bermain dengan temannya karena guru hanya menggunakan metode ceramah dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru sebagai fasilitator harus mampu memfasilitasi pembelajaran yang menyenangkan. Melihat kenyataan yang ada, peneliti yang saat ini sebagai guru kelas 8-7 SMP ini tertantang untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Perbaikan yang peneliti coba mencakup penerapan berbagai teknik dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Adapun hasil penelitian ini adalah Penggunaan pendekatan Contekstual Teaching and Learning berperan aktif dalam memotivasi siswa untuk belajar khususnya dalam mata pelajaran pelayanan BK secara klasikal. Hal ini terlihat dari kenaikkan hasil belajar peserta didik yang semakin meningkat dan persentase ketuntasannya adalah 25% (pemb. awal) menjadi 48% (siklus I) dan meningkat lagi menjadi 75% (siklus II).
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN PEMAKAIAN METODE SAARD (SECURITY, ATTENTION, AGGRESSION, REFLECTION, AND DISCRIMINATION) SISWA KELAS VII-3 SMP NEGERI 29 JAKARTA SELATAN Kordia Habsah
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.742 KB) | DOI: 10.56745/js.v5i2.174

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penggunaan Metode SAARD (Security, Attention, Aggression, Reflection, and Discrimination) dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa (Penelitian Tindakan Kelas terhadap Siswa Kelas VII-3 SMP Negeri 29 Jakarta Selatan) penelitian dilakukan karena di SMP tersebut ditemukan permasalahan dalam pembelajaran berbicara sehingga keterampilan berbicara siswa dan motivasi siswa dalam berbicara masih kurang. Penelitian ini berawal dari permasalahan-permasalahan sebagai berikut: siswa tidak menyukai pembelajaran berbicara karena siswa merasa grogi, tidak percaya diri, takut diejek, serta takut dinilai/dihakimi. Oleh karena itu, penggunaan metode SAARD dinilai mampu untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan alasan bahwa penelitian ini membahas masalah praktik pembelajaran di kelas. Permasalahan tersebut menyangkut perbaikan, peningkatan, dan pengelolaan kelas. sumber data dari penelitian ini adalah siswa kelas VII-3 SMP Negeri 29 Jakarta Selatan yang berjumlah 36 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, diketahui bahwa pembelajaran menggunakan metode SAARD (Security, Attention, Aggression, Reflection, and Discrimination) cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Dalam pelaksanaan pembelajaran berbicara menggunakan metode SAARD, siswa terlihat aktif dan antusias mengikutinya, mereka juga merasa lebih nyaman selama pembelajaran berbicara. Hal ini dapat dilihat dari persentase siswa yang naik secara signifikan setiap siklusnya. Pada siklus kesatu siswa yang terampil berbicara sebanyak 20% dan yang cukup terampil berbicara sebanyak 55% dan yang kurang terampil sebanyak 25%. Sedangkan pada siklus kedua, siswa yang terampil berbicara sebanyak 65% atau meningkat sebesar 40% dan siswa yang cukup terampil berbicara menjadi 35% atau meningkat 20% di siklus kedua ini. Rata-rata keterampilan berbicara siswa di siklus I sebesar 53,7% sedangkan di siklus II sebesar 72,1 % atau meningkat sebesar 18,4%
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SENI BUDAYA MELALUI METODE PROYEK PADA SISWA KELAS VII-4 SMP NEGERI 215 JAKARTA BARAT Muzaenah
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.741 KB) | DOI: 10.56745/js.v5i2.175

Abstract

Pelajaran seni budaya dalam standar isi KTSP termasuk kelompok mata pelajaran Estetika kelompok mata pelaajran estetika diajarkan agar peseta didik memiliki kemampuan memahami konsep dan pentingnya seni budaya, menampilkan sikap apreasiasi terhadap seni budaya, menempilkan kreativitas regional, maupun global serta mengolah dan mengembangkan rasa humanistis. Peneliti berharap melalui implementasi meotode proyek dalam pembelajaran seni budaya, siswa mampu meningkatkan kreativitas dan ketrampilan melalui kerja bersama (team work) dalam membuat produk sehingga hasil dari pembelajaran semakin bermakna dan mermanfaat bagi siswa dan lingkungan sekitar, siswa memahami hubungan antara beebrapa materi pelajaran secara holistik dan terpadu disamping itu guru dapat mnenyiasati keterbatasan waktu pelajaran seni budaya di kelas. Metode penelitian pembelajaran seni rupa berbasis proyek dengan pendekatan contextual teaching and learning terhadap siswa kelas VII SMP 139 Jakarta Siswa dapat berinteraksi secara aktif, kreatif, produktif dan kooperatif dalam pembelajaran seni budaya berbasis proyek yang mengembangkan kompetensi apresiasi dan kreasi. Keberhasilan pembelajaran dapat dirasakan secara langsung karena bersifat konstektual dan holistik
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI DAMPAK GLOBALISASI DENGAN GABUNGAN METODE CERAMAH DAN KERJA KOLOMPOK PADA SISWA KELAS VII-4 SMP NEGERI 29 JAKARTA SELATAN Rasminah
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.761 KB) | DOI: 10.56745/js.v5i2.176

Abstract

Pada dunia pendidikan khususnya proses belajar mengajar sebenarnya mempunyai banyak sarana dan materi yang secara representatif dapat membantu tercapainya tujuan belajar dalam setiap bidang studi. Media pengajaran pada dasarnya dapat dipergunakan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas untuk setiap tingkatan di setiap jenjang pendidikan, antara lain yaitu usaha pemanfaatan gambar metode Ceramah dan Kerja Kelompok untuk meningkatkan prestasi belajar pada bidang studi IPS Geografi. Melalui pelajaran geografi dimaksudkan untuk memberikan bekal kemampuan dan sikap rasional dan bertanggung jawab dalam menghadapi gejala alam dengan kehidupan di muka bumi serta permasalahan yang timbul akibat interaksi antara manusia dan lingkungan. Pembelajaran dengan pengajaran berbasis Ceramah dan Kerja Kelompok untuk materi IPS materi proses alam endogen dan eksogen memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (62,50%), siklus II (85,00%), siklus III (100%). Penerapan pengajaran berbasis Ceramah dan Kerja Kelompok untuk materi IPS materi proses alam endogen dan eksogen mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa untuk mempelajari pelajaran tematik yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pengajaran berbasis Ceramah dan Kerja Kelompok untuk materi IPS
PEMIKIRAN FILOSOFIS MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Ahmad Zain Sarnoto
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.734 KB) | DOI: 10.56745/js.v5i2.177

Abstract

Tulisan ini ingin mengetahui pemikiran filosofi manajemen Pendidikan Islam. Tujuan pendidikan dalam Islam adalah untuk mengembalikan fitrah kemanusiaan untuk selalu tunduk dan beribadah hanya kepada Allah, maka orientasi praktek pendidikan dalam Islam mengharapkan manjadi manusia-manusia yang tidak hanya cerdas dalam mengguganak akalnya, namun juga cerdas memamfaatkan momentum kehidupannya untuk selalu beribadah kepada Allah SWT. Pendidikan dalam Islam sudah semestinya dikelola dan di manage dengan sebaik-baiknya. Manajemen pendidikan Islam merupakan salah satu cara untuk meningktkan kualitas kehidupan umat dari keterbelakangan baik secra moral., materi, dan spiritual.Dalam Islam, manajemen adalah hal yang sangat penting. Hal ini tampak dalam ungkapan bijak’: “sesuatu yang haq yang tidak di organisir terkadang dikalahkan oleh sesuatu yang batil yang terorganisir”
PENGARUH KEPEMIMPINAN KETUA PRODI DAN KINERJA DOSEN TERHADAP MUTU PENDIDIKAN PROGRAM STUDI MANAJAMAN PENDIDIKAN ISLAM DI STAI DARUNNAJAH JAKARTA Ahmad Zain Sarnoto; Khrisma Wijayanti; Rachmat Hidayat
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.792 KB) | DOI: 10.56745/js.v9i1.178

Abstract

UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING TINDAK LANJUT PADA SISWA KELAS VIII-5 SMP NEGERI 17 JAKARTA Dedi Hermayadi
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.733 KB) | DOI: 10.56745/js.v9i1.179

Abstract

Penelitian tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui manfaat layanan Bimbingan dan Konseling Tindak Lanjut pada siswa kelas VIII-5 SMP Negeri 17 Jakarta pada semester ganjil tahun pelajaran 2017-2018. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskripsi melalui Bimbingan Konseling. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII-5 SMP Negeri 17 Jakarta. Hasil motivasi belajar siswa pada Siklus I sebesar 63,9%, di siklus II naik menjadi 66,7%. Perbandingan hasil belajar pada siklus I adalah 63,9 di siklus II di siklus II naik mejadi 66,7 berarti hasil belajar siswa naik 2,8 poin. Selain hasil belajar, aspek keaktifan siswa dalam kegiatan pelayanan, juga mengalami prosentase kenaikan angka dari siklus ke satu dengan siklus ke dua, seperti sikap aktif siklus I 69% di siklus II naik menjadi 100%, antusias 79% disiklus I dan 97% di siklus II, siswa yang bertanya di siklus I 32% sedangkan di siklus II mengalami penurunan menjadi 16%, siswa yang mengobrol dengan teman siklus I 72%, dan disiklus II menurun menjadi 10%, sedangkan siswa yang bekerja sama mengalami kenaikan dari 22% disiklus I menjadi 88% disiklus II. Sehingga pelayanan bimbingan konseling tentang motivasi belajar ini dapat digunakan dalam pelayanan berikutnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar matematika kelas VIII-5 SMP Negeri 17 Jakarta dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan konseling tindak lanjut di SMP Negeri 17 Jakarta.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI MATERI KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DAN PELESTARIANNYA, DENGAN PENERAPAN TEKNIK PERMAINAN 'JIGSAW' PADA SISWA KELAS IX-4 SMP NEGERI 238 JAKARTA SELATAN Elly Sukarsih
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.73 KB) | DOI: 10.56745/js.v9i1.180

Abstract

Salah satu teknik atau jalan keluar yang dilakukan untuk menangani masalah tersebut di atas yaitu dengan mengaktifkan siswa melalui teknik permainan 'JIGSAW'. Teknik permainan 'Jigsaw' yaitu teknik pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan permainan serupa dengan pertukaran kelompok dengan kelompok, dimana setiap siswa mengajarkan sesuatu. Dalam penelitian Tindakan Kelas ini, peneliti ingin mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan penerapan metode permaian Jigsaw terhadap keaktifan siswa dalam pembelajaran Biologi. Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: "Apakah penerapan teknik Permainan 'Jigsaw' dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Biologi. ?tujuan penelitian ingin meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa melalui penerapan teknik Permainan Jigsaw dalam pembelajaran Biologi. Manfaat Penelitian sebagai sarana untuk mengantisipasi hambatan/kelemahan penyelenggaraan pembelajaran serta sebagai upaya untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi sehingga menemukan cara yang tepat untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa melalui teknik Permainan Jigsaw, dan bagi Siswa Sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran Biologi dan melatih siswa untuk berfikir kreatif dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.sedangkan bagi Sekolah Hasil penelitian ini dapat memberikan bahan informasi yang penting pada pihak sekolah dalam penyelenggaraan program pendidikan dan pengajaran dan sebagai alternatif teknik pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran Biologi.
PENDIDIKAN PESANTREN PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID (GUSDUR) Muhammad Hariyadi; M. Husni
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.779 KB) | DOI: 10.56745/js.v9i1.181

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif studi tokoh, yaitu KH. Abdurrahman Wahid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali ide-ide /pemikiran KH. Abdurrahman Wahid tentang pendidikan pesantren, baik melalui buku-buku yang ditulis langsung oleh beliau maupun oleh pihak lain, dan khususnya aktifitas pesantren Luhur Ciganjur yang merupakan implementasi ide-ide KH. Abdurrahman Wahid tentang pendidikan pesantren. KH. Abdurrahman Wahid adalah tokoh yang lahir dan dibesarkan di pesantren, memiliki pandangan yang luar dalam berbagai bidang misalnya demokrasi, kebangsaan, toleransi, hak asasi manusia, pendidikan, dan lain-lain. Fokus penelitian ini adalah tentang pandangan KH. Abdurrahman Wahid terhadap pendidikan pesantren. Dari analisa hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk memberdayakan pondok pesantren dalam menghadapi era globalisasi menurut KH. Abdurrahman Wahid dapat dilakukan melalui tiga langkah pemberdayaan, yaitu : (1) Membangun kesadaran masyarakat melalui gerakan intelektual. Pengaruh dari gerakan intelektual ini tampak misalnya dalam hal diterimanya ‘tajdid’ (pembaharuan) sebagai suatu jalan yang dimungkinkan di dalam NU yang sebelumnya telah dicap tradisional dan anti-tajdid. (2) Meningkatkan modalitas sosial masyarakat melalui pengembangan sumber daya manusia. Dalam usaha meningkatkan modalitas masyarakat Gusdur menggalakkan program keterampilan masyarakat. Gus Dur menyatakan jangan sampai pesantren mengajarkan keterampilan saja ataupun sebaliknya, yakni mengajarkan agama saja, tetapi keduanya harus dalam porsi yang seimbang. (3) Menciptakan usaha ekonomi yang berorientasi pada masyarakat kecil. Dalam hal ekonomi, salah satu usaha Gus Dur adalah mendirikan Bank Penkreditan Rakyat Nusumma yang merupakan hasil kerjasama PBNU yang diketuai Gus Dur dengan Bank Summa milik Edward Soeryadjaya.

Page 6 of 16 | Total Record : 158


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 15 No 1 (2025): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 2 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 1 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 2 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 1 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2020): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2020): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2013): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2013): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2011): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2011): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan More Issue