Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs)
Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAI Pangeran diponegoro Nganjuk. J-KIs berisi artikel hasil penelitian empiris & analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi baik di bidang komunikasi penyiaran Islam dalam perspektif yang luas; Retorika & Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah, Film Religi, dan Komunikasi Dakwah. Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember serta diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini di dedikasikan kepada akademisi, peneliti, pemerhati lintas ilmu.
Articles
177 Documents
Pengalaman Public Figure Dalam Memaknai Hijrah
Agung Tirta Wibawa;
Riyanda Utari;
Ulfa Yuniati
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2021): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2021
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v2i2.294
Manusia membutuhkan bimbingan ajaran agama dalam setiap langkahnya agar tidak terpengaruh kepada kemaksiatan. Pemenuhan bimbingan dalam ajaran agama salah satunya dengan mengikuti kajian, majelis taklim maupun mengikuti komunitas yang memiliki visi misi yang sama. Gerakan Pemuda Hijrah, Pemuda Istiqamah, juga dari kalangan artis/public figure membentuk komunitas Musawarah atau juga dikenal dengan The Squad Musawarah. Fenomena public figure yang berhijrah dengan menutupi tubuhnya menggunakan pakaian tertutup dan jilbab menjadi fenomena yang menarik untuk diteliti. Metode peneltianyang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tujuan penelitian ini melihat kepada pengalaman berhijrah public figure di komunitas Musawarah, motif dan konsep diri serta niat dalam memaknai hijrah. Hasil daripada penelitian ini adalah: 1) pengalaman yang terjadi dalam berhijrah pada public figure termasuk pada hijrah fikriyah yakni hijrah pemikiran dan perilaku untuk meninggalkan kesenangan dari pekerjaan agar mendapatkan ketenangan disana (ridho Allah). 2) motif yang terjadi dalam proses berhijrah yaitu motif masa akan datang (in order to motive) juga motif karena. Dimana in order to motive (motif harapan) yakni dipandang memiliki tujuan yang digambarkan sebagai maksud, rencana dan harapan ke depannya (akhirat), juga termasuk perasaan untuk menjadikan kehidupannya adalah milik Allah SWT menjadikannya berserah diri dan memilih untuk menurut pada apa yang seharusnya dijalankannya saat ini. Sedangkan because motive (motif merujuk pada masa lalu) berhubungan dengan masa lalunya sebagai public figure yang dekat dengan kehidupan ajaran agama Islam sehingga, memiliki tujuan untuk menjadikan keluarga yang sakinah bersama dengan suami. 3) Niat berhijrah untuk menjadi lebih baik dalam iman, tulus serta ikhlas dalam memaknai setiap kejadian dalam hidupnya sebagai teguran dan petunjuk dari Allah SWT. Niat tulus untuk mencapai ridho-Nya bukan karena manusia.
Women, Journalism, and Discrimination in Indonesia Digital Media
Asnaura;
Nisrina Zahrani;
Sarah Alifia Suryadi
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2021): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2021
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v2i2.304
Permasalahan kesetaraan gender dalam kehidupan jurnalistik masih perlu diperhatikan, diskriminasi gender bahkan pelecehan yang dialami oleh jurnalis perempuan dilakukan ketika sedang melaksanakan peliputan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui diskriminasi yang dihadapi oleh jurnalis perempuan dan cara untuk menghadapi diskriminasi dalam pekerjaan mereka. Jenis metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Objek atau sumber pada kajian penelitian ini adalah data sekunder berupa berita-berita terkait diskriminasi yang diterima oleh jurnalis perempuan serta penelitian terdahulu. Penelitian ini merupakan studi pustaka, observasi, dan analisis wacana secara kritis. Peneliti menggunakan instrumen checklist untuk membantu dalam menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian diskriminasi terhadap perempuan masih banyak terjadi, khususnya di kalangan jurnalis. Diskriminasi gender yang dialami oleh jurnalis perempuan berupa pembedaan pemberian upah, penempatan posisi, fasilitas yang kurang memadai untuk kebutuhan jurnalis perempuan serta pelecehan yang dialami ketika sedang melakukan peliputan. Dalam hal ini jurnalis perempuan melakukan upaya untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan diskriminasi yang dialami dengan mengangkat isu-isu terkait perjuangan terhadap kesetaraan gender untuk perempuan terutama dalam bidang jurnalistik.
Pola Komunikasi Interpersonal dalam Membentuk Kemandirian Anak Berkebutuhan Khusus
Rahma Fitri Dayana;
Bunyamin
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2021): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2021
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v2i2.333
Anak Berkebutuhan Khusus yang di besarkan di lembaga sosial memiliki hak yang sama seperti anak yang tumbuh kembangnya dalam lingkungan keluarga. Salah satu bentuk komunikasi yang terjadi antara pengasuh kepada anak berkebutuhan khsus untuk memberikan motivasi serta nasihat dalam hal membentuk kemandirian adalah komunikasi interpersonal. tujuan penelitian ini adalah untuk membahas bagaiamana tahapan komunikasi interpersonal serta pola komunikasi interpersonal pengasuh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Villa Do’a Yatim Sejahtera terhadap anak berkebutuhan khusus dalam membentuk kemandirian. Untuk menjawab rumusan masalah diatas penelitian ini menggunakan penelitian berjenis kualitatif yang bersifat deskriptif serta menggunaka teori penetrasi sosial. Adapun hasil penelitian ini adalalah terdapat empat tahapan komunikasi interpersonal yakni tahap orientasi, tahap pertukaran eksplorasi, tahap pertukaran afektif, dan tahap pertukaran stabil yang digunakan oleh pengasuh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Villa Do’a Yatim Sejahtera kepada anak berkebutuhan khusus serta pola komunikasi roda dan pola komunikasi bintang dapat membentuk kemandirian anak
Media Komunikasi Guru Terhadap Penyandang Tunarungu Selama Pandemi
Trika Fitria;
Sutamaji;
Muhammad Amrillah
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2021): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2021
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v2i2.335
Komunikasi merupakan suatu proses sosial yang mendasar dalam kehidupan manusia. Dalam berkomunikasi sering kali menemukan hambatan dalam proses penyampaian pesan. Khususnya berkomunikasi dengan seorang penyandang tunarungu yang mengalami gangguan pada pendengaran. Mengajar anak tunarungu diperlukan strategi tersendiri dalam penggunaan media pembelajaran. Apalagi selama pandemi Covid-19 dibutuhkan media pembelajaran yang efektif dari seorang guru kepada siswa tunarungu dalam mengajar dan memberikan intruksi pengetahuan sesuai dengan kurikulum yang ada disekolah. Salah satunya yaitu penggunaan media komunikasi nonverbal baik dilakukan dalam jaringan ataupun luar jaringan selama pandemi. Metode penelitian ini menggunakan pola penelitian deskriptif dan studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bawah media komunikasi guru dalam proses belajar mengajar terhadap siswa penyandang tunarungu selama pandemi di SDLB Shanti Kosala Mas Trip adalah berbentuk buku LKS yang telah dimodifikasi oleh guru sesuai tingkat ketunaan siswa dan Handphone sebagai alat dan sarana guru dengan siswa dan wali murid dalam proses pembelajaran selama pandemi agar tetap terjalin secara efektif. Sedangkan media yang digunakan yaitu internet dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp, Zoom Meeting dan Google Classroom.
Knowing Communication Strategy for Better Communication
Rona Merita;
Sony Eko Adisaputro
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2021): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2021
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v2i2.336
Nowadays, the importance of communication is undeniable. In oral communication, the learners employ speaking skills which requires the mastery of communication strategies in order to solve the communication problems which they found during oral communication and to get across the communicative goals to the interlocutors. Unfortunately, speaking is still considered one of the most difficult skills to be acquired by English language learners. English learners need more practices and also strategies in communication. In addition, communication ability also influenced by some factors such as target language proficiency, learning and communicating contexts, task types, gender differences and learners’ personality. Driven by this condition, this paper is aimed to discuss theoretical framework about communication strategies and its development since firstly proposed by Tarone (1977). This paper is beneficial for English language practitioner and English language learners, ELT researcher as well.
Fungsi Komunikasi Massa dalam Pemberitaan Pengamen Badut Cilik Cantik Oleh Akun Instagram @say.viideo Terhadap Perilaku Warganet
Muhamad Bisri Mustofa;
Jeanika Elma Putri;
Kristi Sabela;
Luthfia Nur Maharani;
Maytufi Az-Zahra Yasha
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2022): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2022
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v3i1.417
Teknologi di era smart society 5.0, telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari semua aspek kehidupan manusia. Komunikasi massa berfungsi sebagai informasi yang melengkapi kebutuhan masyarakat. Selain itu, informasi yang disampaikan memberikan dampak terhadap perilaku khalayak. Informasi yang beredar dapat menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji fungsi komunikasi massa sebagai informasi dalam memberitakan Pengamen Badut Cilik Cantik pada Akun media sosial Instagram serta untuk mengetahui respon atau dampak dari pemberitaan tersebut terhadap perilaku warganet. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode kualitatif, teknik yang digunakan sebagai teknik observasi non-partisipan. Hasil dan pembahasan yaitu media social menginformasikan berita yang aktual dan terpercaya. Selain itu, berita yang disajikan oleh media social (instagram) berhasil menuai banyak respon dari warganet. Hasilnya pemberitaan pengamen badut cilik cantik menjadi pro dan kontra di kalangan warganet. Warganet merespon secara reflektif pemberitaan tersebut.
Komunikator Utama dalam Politik, Komunikator Politik dan Kepemimpinan Politik
Winda Kustiawan;
Tifani Liusnimun;
Nurul Hidayat;
Jaman Wahidin
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2022): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2022
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v3i1.421
Komunikator utama dalam politik, komunikator politik dan kepemimpinan politik merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dalam komunikasi politik. Untuk menyampaikan suatu informasi atau pesan didalam komunikasi politik tentu memerlukan komunikator politik. Komunikator politik tidak disandang hanya pada mereka yang memiliki nama besar, namun semua orang termasuk komunikator hanya saja masing-masing punya wilayahnya sendiri. Dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif, peneliti ingin mengakses data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang terkumpul yang terkait dengan komunikator politik dan kepemimpinan politik. Peneliti menemukan bahwa sekalipun kita semua merupakan komunikator politik, namun ada porsi dan wilayahnya masing-masing untuk berkomunikasi politik. Oleh sebab itu, sekalipun semua termasuk komunikator politik yang melakukan secara tetap relatif sedikit.
Komunikasi Interpersonal dan Pendekatan Asesmen Portofolio Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Marlina
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2022): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2022
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v3i1.422
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Agama di MTsN 2 Mandailing Natal ini menggunakan pendekatan komunikasi interpersonal dan asesmen portofolio. Penelitian ini adalah merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 2 siklus. Dimana masing masing siklus akan menlalui 4 tahapan yaitu: perencanaa, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian yang melibatkan 33 siswa sebagai subjek dalam penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dan observasi. Data hasil belajar pada mata pelajaran agama dikumpulkan untuk dilakukan tindakan analisis dengan deskriptif kualitatif, kemudian nilai akhir yang diperoleh akan dijumlahkan pada setiap pertemuan, nilai tes akhir pada setiap siklus sudah diberi nlai bobot. Adapun hasil yang didapatkan pertama: Komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh guru khususnya guru agama memiliki dampak positif dalam peningkatan hasil belajar siswa kelas VII. Kedua; dari 33 siswa yang menjadi pasrtisipan adalah meningkatnya efektifitas pembelajaran pada mata pelajaran agama dengan hasil dari siklus I hingga siklus II adanya peningkatan, rincian hasilnya adalah pada awal ada 10 siswa yang tuntas dengan persentase 26%, anak yang belum tuntas dengan persentase 74% yaitu 23 siswa. Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 20 orang dengan persentase 48% kemudian sebanyak 13 anak dengan persentase 52%. Pada siklus II ada 28 anak yang tuntas dengan persentase 90% dan 5 anak yang belum tuntas dengan persentase 10%, hasil siklus I rata-rata nilai 6,50; sedang pada siklus II rata- rata nilai 7,72.
Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Rri Palembang
Muhammad Randicha Hamandia
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2022): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2022
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v3i1.423
Latar belakang pada penelitian ini adalah ketertarikan peneliti melihat adanya masalah di RRI Palembang Terlihat dari masih ada karyawan tidak betanggung jawab pada pekerjaan yaitu keluar dan masuk pada saat jam kantor. Hal ini dapat mempengaruhi produktivitas kantor sehingga membuat peneliti tertarik untuk mengetahui strategi komunikasi organisasi RRI Palembang dalam meningkatkan motivasi kerja.Teori yang digunakan pada skripsi ini adalah teori perencanaan strategi komunikasi Wilson dan Ogden dan Teori X dan Y dari Douglas McGregor.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualiatif. Sumber data peneliti ini berjumlah 6 orang. Data didapatkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis data yang dikemukanan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi komunikasi organisasi yang digunakan oleh pimpinan dalam memotivasi karyawan RRI Palembang dengan teori perenancaan strategi komunikasi yang dikemukan oleh Wilson dan Ogden di antaranya yaitu Risert (Research) pimpinan memahami situasi yang terjadi dengan mengontrol laporan rapat kinerja karyawan. Kedua, Perencanaan Aksi yaitu memahami karakter karyawan dengan pendekatan komunikasi. Untuk memotivasi karyawan maka pimpinan RRI Palembang melakukan pendekatan komunikasi dengan karyawan untuk melihat karakter karyawannya. Sebagaimana dalam teori X dan Y yang dikemukan oleh Douglas Mc Gregor bahwa karyawan RRI Palembang memiliki sifat dasar teori Y yaitu bertanggung jawab, memiliki prestasi kerja, peluang untuk maju, pengakuan atas kinerja, dan menyukai perkerjaannya. Ketiga, Komunikasi yaitu memberikan penghargaan (reward) kepada karyawan dengan menggunakan komunikasi ke bawah (dawnward communication). Keempat, melakukan evaluasi strategi yang digunakan setiap bulannya. Pimpinan RRI Palembang melakukan evaluasi untuk melihat ke efektifan strategi komunikasi dalam memotivasi karyawan menggunakan komunikasi keatas (upward communnication) .
Pengemasan Konten Ceramah Kiai di New Media
Mansur Hidayat
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2022): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2022
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53429/j-kis.v3i1.427
Kajian ini menjelaskan mengenai pengemasan konten ceramah kiai di new media: Studi Kasus pada Youtuber Milenial Gus Baha pada channel El-Yeka Kudus. Adapun tujuan daripada penelitian yakni untuk mengetahui bagaimana pengemasan konten ceramah kiai di new media: studi kasus pada youtuber milenial Gus Baha di Kudus. Selain itu, studi juga berguna dalam memahami peranan media sosial dalam kegiatan dakwah kiai. Hasil menunjukkan bahwa pengemasan konten ceramah kiai di new media: studi kasus pada youtuber milenial Gus Baha pada channel El-Yeka Kudus bertumpu pada: pertama, pengemasan judul yang dibuat menarik dan penyertaan thumbnail yang relevan pada video ceramah yang diunggah sebelum ditayangkan. Kedua, setelah video ditayangkan, hal-hal yang dilakukan antara lain: admin secara teratur dan aktif menyematkan respon dari para audiens yang berkomentar. Selanjutnya, penyebaran konten dilakukan melalui fanspage, grup-grup Facebook dan status WhatsApp dengan menyertakan rujukannya.