cover
Contact Name
Zulkfili Arifin
Contact Email
jurnal97@gmail.com
Phone
+6281342000654
Journal Mail Official
iccunkarifin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Teuku Umar No. 8 Kel. Biringer Kec. Sinjai Utara
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Administrasita'
ISSN : 23017058     EISSN : 27981843     DOI : https://doi.org/10.47030/administrasita
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Administrasita berfokus pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu administrasi publik yang ruang lingkupnya dikhususnya pada Pengembangan Administrasi, Manajemen dan Kebijakan Publik, Perencanaan Pembangunan, , Manajemen Pelayanan, Organisasi Publik, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Kepemimpinan, Inovasi Sektor Publik, otonomi daerah, dan birokrasi Pemerintahan, aparatur negara, desentralisasi dan E-Government.
Articles 182 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN JENEPONTO Hijrah Lail; Hasrat Arief Saleh; Atta Irene Allorante
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 11 No. 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v11i1.64

Abstract

The Implementation of Spatial Planning policy is one of the producst of the local government in city planning field. The research aims to analyze the implementation of the spatial planning policy in Jeneponto Regency. This research used qualitative approach and the data were collected through observation, interview, and documen tation. Data analysis technique consisted of processing the data, buiding general sense, and coding the data. The research result indicate that the implementation of spatial planning has not been optimumdue to: problems in communication, human resources, disposition, and bureacratic structure. Since Jeneponto Regency is still in developing stage, it is still easier to implement the policy and this becomes the supporting factor. Whereas, the inhibiting factor is the lack of similar vision among the stakeholders about the importance of spatial plan, including the SKPD in the local government that has been actively participated in implementing the spatial planning.
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT PLN UPT SULSELRABAR Aam Azatil Isma; Otto Randa Payangan; Dian Anggraece Sigit Parawansa
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 11 No. 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v11i1.65

Abstract

Career development is a necessity which should continue to be developed within an employee so that it is able to motivate employees to improve performance. This study aims to determine and analyze the influence of career development on employee performance. Data were analyzed by PLS method. Results of the analysis showed that the career development testing positive and significant impact on performance, so that the research hypothesis is accepted.
PERENCANAAN PENGEMBANGAN DESA EKOWISATA BERKELANJUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL (STUDY KASUS DESA TONGKE – TONGKE) Amiruddin Amiruddin; Zulkifli Arifin
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 11 No. 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v11i1.66

Abstract

Ekowisata merupakan bentuk berkelanjutan dari pariwisata berbasis alam, dengan dimensi sosial dan budayanya. Potensi sektor dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di tingkat lokal, desa wisata berbasis kearifan lokal merupakah salah satu upaya untuk mensinergikan antara pemerintah desa dan warga masyarakatnya untuk peduli dan berpartisipasi dalam mengelola sumberdaya wisata. Tujuan penelitian ini adalah menggali setiap potensi dan merencanakan ekowisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Penguatan metode dengan pendekatan deskriptif kualitatif dalam menginterpretasikan perspektif subjek, penguatan observasi, literatur review dan interpretasi analisis potensi. Perencanaan pengembangan desa ekowisata yang berbasis kearifan lokal diharapkan dapat meminimalisir hambatan pengembangan wisata dengan tetap mempertahankan dan menjunjung tinggi budaya lokal, sehingga memiliki penciri sesuai dengan keasliannya. Pendalamannya mengambil locus kawasan wisata Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen penting dalam perencanaan pengembangan ekowisata berbasis kearifan lokal adalah sumber daya dari pemerintah, tokoh masyarakat, kemudian partisipasi dan keterbukaan masyarakat yang sadar akan pentingnya pengetahuan untuk perencanaan pengembangan ekowisata berkelanjutan.
KAJIAN ANALITIK KEBUDAYAAN, PENDIDIKAN, DAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA M JAFAR B
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 4 No. 1 (2014): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v4i1.68

Abstract

Kebudayaan merupakan nilai-nilai yang menjadi filter terhadap pemikiran dan gagasan baru yang tidak sejalan dengan norma-norma yang melekat bagi masyarakat, bangsa dan negara. Terutama yang menjadi hambatan bagi pemberdayaan, pemikiran, perasaan dan sikap masyarakat. Kegiatan pendidikan mencakup produksi dan distribusi pengetahuan yang terjadi, baik dalam struktur kelembagaan maupun pada proses sosial pada umumnya. Ilmu pendidikan terdiri dari dua ranah (domain), yaitu ilmu pendidikan teoritis dan ilmu pendidikan praktis. Obyek studi ilmu pendidikan adalah berbagai aspek interaksi psikologi, sosial, budaya antara peserta didik dan pendidik. Pembudayaan sumber daya manusia secara individual, kelompok, organisasi dan masyarakat, mendasari terbinanya budaya organisasi atau budaya perusahaan (corporate culture). Ilmu kebudayaan (Culturology) merupakan cabang ilmu pengetahuan kemasyarakatan (sosial sciences), yang mempelajari hal ihwal kebudayaan sebagai gejala mandiri.
PENGARUH TRY OUT TERHADAP PENINGKATAN NILAI HASIL UJIAN NASIONAL HASMIAH HASMIAH
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 4 No. 1 (2014): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah nilai hasil try out Ujian Nasional (UN) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan, dan apakah nilai hasil try out UN berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil UN. Sedangkan tujuan yang hendak dicapai dalam tesis ini adalah bahwa nilai hasil try out UN berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan, dan nilai hasil try out UN berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil UN. Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwanilai hasil UN setelah diadakannya try out mengalami peningkatan yang positif dan signifikan dan pengaruh pelaksanaan try out dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Enrekang khususnya 4 (empat) sekolah yang diambil sebagai sampel.
ANALISIS KINERJA KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI DASAR PERENCANAN PEMBANGUNAN DAERAH SUKARMAN SUKARMAN
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 4 No. 1 (2014): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v4i1.70

Abstract

Karekteristik jasa merupakan faktor komplemen dalam perencanaan program pembangunan daerah. Karekteristik utama yang berpengaruh dalam pembangunan adalah (1) Intangibility (tidak berwujud), (2) Inseparability (tidak dapat dipisahkan), (3) Variability (berubah-ubah/ keanekaragam), (4) Perishability (tidak tahan lama). Dimensi utama kualitas jasa sesuai urutan tingkat kepentingan relatifnya, yaitu (1) Reliabilitas (rebility), (2) Daya tanggap (responssiveness), (3) Jaminan (assurance), (4) Empati (empathy), dan (5) Bukti fisik (tangibles). Teknik pelayanan terhadap pemasaran eksternal, dikenal dengan 7 P (product, price, place, promotion, process, personil, and physical facility). Sedangkan strategi pemasaran internal mendukung penerapan pemasaran eksternal melalui peningkatan kualitas atau keterampilan para personil yang ada dalam perusahaan. Bahkan pemasaran interaktif (Interaktif Marketing) berfokus pada kepuasan konsumen melalui pendekatan persuasif.
KOMUNIKASI ORGANISASI PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN SINJAI Sukarno Hatta; USNIDA UMAR
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 11 No. 1 (2020): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v11i1.71

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini, untuk menjelaskan penerapan Komunikasi Organisasi yang diterapkan pada Dinas Kesehatan kabupaten Sinjai. Selain itu penelitian ini bertujuan khusus untuk mengetahui bentuk komunikasi organisasi secara internal dan komunikasi organisasi secara eksternal yang diterapkan oleh pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yakni metode penelitian secara kualitatif dengan wawancara langsung terhadap koresponden yang terkait langsung. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa bentuk komunikasi organisasi yang diterapkan pada Dinas Kesehatan kabupaten Sinjai secara umum meliputi bentuk komunikasi organisasi interaksional dan transaksional. Komunikasi yang diterapkan oleh pegawai Dinas kesehatan dengan jalan melakukan interaksi berupa hubungan yang terjalin antara dua atau beberapa orang dalam rangka mencapai tujuan organisasi begitupun dengan persoalan atau kendala yang ada dalam organisasi atau instansi yang menuntut adanya pembenahan terhadap komunikasi yang terjadi. Ada dua bentuk komunikasi pada Dinas kesehatan kabupaten Sinjai, yakni Komunikasi Organisasi secara Internal dan Komunikasi organisasi secara Eksternal. Komunikasi Organisasi secara Internal Yaitu Komunikasi yang terjadi dan berlangsung dalam ruang lingkup organisasi Dinas kesehatan kabupaten Sinjai berupa komunikasi vertikal, Komunikasi Horisontal dan komunikasi Diagonal. Adapun bentuk komunikasi organisasi secara Eksternal berupa pemberian pelayanan tentang kesehatan, kegiatan-kegiatan penyuluhan bidang kesehatan serta kegiatan penyaluran bantuan obat-obatan atau fasilitas medis kepada masyarakat.
DISIPLIN KERJA DAN PRODUKTIVITAS KERJA Andi Mulawangsa Mappakalu
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 3 No. 2 (2013): Edisi April
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v3i2.72

Abstract

Dewasa ini perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu teknologi begitu cepat meningkat. Cara kerja di setiap organisasi senantiasa mengalami perubahan dan perkembangan semakin canggih. Bagi para pemimpin harus dapat mencari solusi dalam menghadapi berbagai hambatan dan masalah yang pastinya akan muncul seiring dengan perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi tersebut. Ada banyak faktor yang membuat suatu instansi dapat terus menjalankan operasinya, yaitu alam, modal, tenaga kerja dan keahlian. Keempat faktor tersebut daling terkait dan tidak berdiri sendiri, melainkan harus saling mendukung demi tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Tetapi dari keempat faktor tersebut, faktor tenaga kerja atau manusialah yang terpenting karena manusia merupakan penggerak segala aktivitas yang ada pada organisasi. Titik berat pengelolaan sebuah organisasi adalah sumber daya manusianya yaitu karyawan/pegawai. Manusia selalu berperan aktif dan dominan dalam setiap kegiatan organisasi. Suatu perusahaan/instansi akan tersendat dalam beroperasi tanpa peran serta yang aktif dari pegawai meskipun alat-alat yang dimiliki oleh perusahaan/instansi tersebut sangat canggih.
HUBUNGAN PERENCANAAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KEBERHASILAN PEMBANGUNAN DI KELURAHAN PASIR PUTIH KECAMATAN SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI Kiki Rasmala Sani
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 3 No. 2 (2013): Edisi April
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v3i2.73

Abstract

Sebuah pembangunan yang dilaksanakan perlu dipersiapkan dengan matang.Hal ini disebabkan karena pembangunan merupakan hal yang sangat urgen dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Pembangunan yang dilaksanakan sudah selayaknya memiliki perencanaan yang matang agar dapat memberikan batasan dan koridor yang jelas tentang apa yang akan dituju dan bagaimana tujuan itu dicapai. Hal yang tidak kalah penting dalam pencapaian keberhasilan pembangunan adalah adanya partisipasi masyarakat. Keberhasilan pembangunan dapat dilihat dari kemanfaatan pembangunan itu sendiri bagi masyarakat. Sehingga, sudah selayaknya masyarakat dilibatkan dalam proses pelaksanaan pembangunan dari perencanaannya hingga pemanfaatan dari hasil pembangunan itu. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara perencanaan dan partisipasi masyarakat terhadap keberhasilan pembangunan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tentang faktor-faktor yang mempengaruhi adanya keterlibatan masyarakat dalam proses pelaksanaan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pertisipasi masyarakat memiliki kaitan yang erat dalam menunjang keberhasilan pembangunan. Keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Selain didukung oleh berbagai faktor, pembangunan yang terencana ternyata dapat dihambat oleh kendala-kendala yang turut muncul.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN DAERAH DI KABUPATEN SINJAI Muhlis Hajar Adiputra
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 3 No. 2 (2013): Edisi April
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v3i2.74

Abstract

Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Dalam kerangka mencapai tujuan tersebut, pembangunan kesehatan dilaksanakan secara terarah, berkesinambungan dan realistis sesuai tahapannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan Jaminan Kesehatan Daerah di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif.. Penelitian kualitatif digunakan dengan maksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian secara holistic, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat terhadap program tersebut, tetapi tingkat penerimaan masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Jumlah pegawai yang kurang sehingga pelaksanaan pelayanan pada masyarakat tidak maksimal. Kurangnya pegawai pelaksana program tersebut berdampak pada kerjasama yang tidak baik pada pemberi layanan kesehatan dalam hal ini Puskesmas dan Rumah Sakit. Tidak disiplinnya peserta Jamkesda membayar premi menyebabkan banyaknya anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk menanggulangi dana klaim. Sarana dan prasarana yang belum memadai yang menyebabkan kinerja pengelola tidak maksimal untuk melaksanakan program tersebut. Disimpulkan, jalannya suatu implementasi harus didukung oleh masyarakat. Pengelola yang cukup untuk memaksimalkan kerjasama dengan pihak lain, serta anggaran tersedia dengan prasarana yang memadai untuk mendukung kebijakan tersebut.

Page 2 of 19 | Total Record : 182