cover
Contact Name
Zulkfili Arifin
Contact Email
jurnal97@gmail.com
Phone
+6281342000654
Journal Mail Official
iccunkarifin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Teuku Umar No. 8 Kel. Biringer Kec. Sinjai Utara
Location
Kab. sinjai,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Administrasita'
ISSN : 23017058     EISSN : 27981843     DOI : https://doi.org/10.47030/administrasita
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Administrasita berfokus pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu administrasi publik yang ruang lingkupnya dikhususnya pada Pengembangan Administrasi, Manajemen dan Kebijakan Publik, Perencanaan Pembangunan, , Manajemen Pelayanan, Organisasi Publik, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Kepemimpinan, Inovasi Sektor Publik, otonomi daerah, dan birokrasi Pemerintahan, aparatur negara, desentralisasi dan E-Government.
Articles 182 Documents
PENINGKATAN KINERJA PEMERINTAHAN KELURAHAN TAMALANREA DALAM RANGKA PELAYANAN MASYARAKAT Muh Natsir Tompo
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 6 No. 2 (2015): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v6i2.182

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kinerja Aparat Pemerintah di Kelurahan Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar, dan untuk mengetahui Faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap peningkatan kinerja Aparat Pemerintah di Kelurahan Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan dengan penelitian deskriptif kualitatif, fokus penelitiannya adalah di Kantor Kelurahan Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan ada peningkatan Kinerja Aparat Pemerintah di Kelurahan Tamalanrea secara signifikan.
PERAN APARATUR DINAS PERTAMBANGAN, ENERGI DAN MINERAL KABUPATEN MAROS Nurkaidah
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 6 No. 2 (2015): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v6i2.183

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran responsivitas dan peran inovatif aparatur Dinas Pertambangan Energi dan Mineral Kabupaten Maros serta Menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peran responsivitas dan peran inovatif aparat Dinas Pertambangan Energi dan Mineral Kabupaten Maros. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan observasi lapangan, metode analisisnya adalah penulis menggunakan pandangan fenomenologis, yaitu berusaha memahami arti suatu peristiwa dalam kaitanya dengan pengalaman subyektif dari seseorang dalam memaknai suatu persoalan.Peran responsifitas dan peran inovasi aparatur di Dinas Pertambangan Energi dan Mineral Kabupaten Maros, secara umum dapat dikatakan masih rendah, yang dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu visi organisasi, misi organisasi, tujuan organisasi, kepemimpinan dan penghargaan. Hal-hal tersebut perlu mendapatkan perhatian serius untuk menentukan pencapaian tujuan organisasi.
MANAGEMENT COMPLAINT SYSTEM PADA RSUD SINJAI DALAM MEMBERIKAN JAMINAN CLINICAL GOVERNANCE Umar Congge; Andi Syaifuddin M
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 6 No. 2 (2015): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v6i2.184

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian tentang Efektifitas Pelaksanaan Management Complaint System pada Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai dalam memberikan jaminan Clinical Governance dapat disimpulkan bahwa dapat berjalan dengan baik, terutama dalam hal peningkatan mutu pelayanan, hal ini terlihat dari hasil tindak lanjut Tim Unit Layanan Pengaduan dalam mengelola keluhan dan pengaduan masyarakat yang mana hasilnya langsung dirasakan pasien dan keluarga pasien maupun juga bagi RSUD Sinjai sendiri sebagai pihak penyedia layanan sedangkan Layanan Pengaduan melalui SMS masih kurang optimal, karena keterbatasan sebuah pesan singkat dalam memberikan jawaban maupun penjelasan keluhan sehingga dapat menimbulkan rasa kurang puas.
EFEKTIFITAS PELAKSANAAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM KEPEMIMPINAN PADA KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN PINRANG Syamsuddin Maldun
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 6 No. 2 (2015): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v6i2.185

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk; (i) menganalisis efektifitas pelaksanaan fungsi manajemen dalam kaitannya dengan kepemimpinan pada KPU Kabupaten Pinrang (ii) mengetahui faktor-faktor yang menjadi kendala dalam mewujudkan efektifitas pelaksanaan fungsi menajemen dalam kepemimpinan pada KPU Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan berlokasi pada KPU Kabupaten Pinrang. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 26 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran koesioner/angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi-fungsi manajemen yang diteliti dalam penelitian ini yakni (a) fungsi perencanaan, (b) fungsi pengorganisasi, (c) fungsi pengarahan, dan (d) fungsi pengendalian pada Sekretariat KPU Kabupaten Pinrang telah terlaksana dengan efektif. Sehubungan dengan pelaksanaan fungsi manajemen tersebut, nampaknya fungsi pengarahan paling tinggi tingkat efektifitas pelaksanannya.
EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN CAMAT TERHADAP PELAYANAN MASYARAKAT DI KECAMATAN TANRALILI KABUPATEN MAROS Sulfianna
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 6 No. 2 (2015): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v6i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui dan menganalisa efektivitas kepemimpinan dalam fungsi pelayanan di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros (2) Untuk mengetahui dan mengamati pelayanan masyarakat di Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Metode penelitian kualitatif yaitu menganalisis dengan deskripsi yang bertujuan memberikan gambaran terhadap fokus penelitian antara efektivitas kepemimpinan camat terhadap pelayanan masyarakat. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data secara wawancara, dan pengamatan dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada responden di lapangan. Hasil penilaian bahwa efektivitas kepemimpinan camat terhadap pelayanan masyarakat belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan, penilaian ini menggunakan indikator yaitu (1) pengawasan (2) pembuatan keputusan (3) kemampuan memberikan pelayanan. Dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas terhadap pelayanan dengan penilaian menggunakan indikator yaitu (1) perencanaan (2) program pendidikan dan pelatihan (3) situasi atau tindakan.
INTERNAL DETERMINANT OF COMMERCIAL BANKS LENDING BEHAVIOR TO MICRO BUSINESS (A CASE STUDY OF SOUTH AND WEST SULAWESI PROVINCE IN INDONESIA) Andi Aswan; Bintang Balele
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 6 No. 2 (2015): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v6i2.187

Abstract

Penelitian ini megidentifikasi faktor-faktor internal yang dapat membuat bank cabang komersil di Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat tidak dapat atau enggan melakukan ekspansi kredit pada sektor usaha mikro. Berdasarkan hasil kajian dari berbagai literatur dan data yang diperoleh dari Bank Indonesia diketahui bahwa usaha mikro pada umum mengalami kesulitan untuk mendapatkan fasilitas kredit dari bank komersil sehingga sejumlah usaha mikro secara terpaksa mengambil pinjaman pada rentenir atau lembaga pinjaman lain yang terdaftar maupun tidak terdaftar. Akibatnya, mereka harus menanggung tingkat bunga pinjaman yang sangat besar hingga dapat mencapai 5% perbulan. Hal ini tentu sangat berdampak pada pengembangan dan kelanjutan usaha mereka. Penelitian ini menggunakan metode Stuctural Equation Modelling (SEM) untuk menguji hubungan laten variabel dan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) untuk menguji realibilitas dan validitas latent variabel sekaligus menganalisa indikator-indikator yang dimiliki oleh kedua variabel tersebut. AlatLatent Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laten variabel faktor internal yang didefinisikan oleh ketersediaan dana pada bank cabang, peran manajer bank cabang, kebijakan kredit bank cabang, dan tingkat bunga pinjaman. Kinerja kredit dijelaskan oleh indikator profitabilitas, kredit macet, dan volume kredit pada usaha mikro. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 197 petugas kredit (Loan officers) mikro pada tingkat bank cabang pemerintah, swasta, bank asing dan campuran, serta bank daerah di 25 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan pengujian reliabilitas dan validitas terhadap konstrak variabel, hasil statistik menunjukan bahwa kedua variabel tersebut valid dan handal. Pengujian terhadap indikator variabel juga menujukkan hasil signifikan. Artinya, setiap indikator yang diteliti dapat digunakan untuk menjelaskan variabel latennya. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan SEM, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara kemampuan internal bank dengan kinerja penyaluran kredit pada usaha mikro. Hal ini berarti bahwa faktor internal yang dijelaskan oleh ketersediaan dana, peran manajer, kebijakan pinjaman bank cabang, dan tingkat bunga mempengaruhi keputusan bank cabang dalam menyalurkan kredik usaha mikro. Faktor internal tersebut dapat membuat bank enggan atau tidak mampu untuk menyalurkan kredit pada usaha mikro, dan berdampak pada tingkat profitabilitas, volume kredit dan kredit macet yang dimiliki oleh bank cabang.
STRATEGI ENTERPRENEURIAL GOVERNMENT (PEMERINTAHAN BERGAYA WIRAUSAHA) POKOK PIKIRAN DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN DESA DI KABUPATEN SINJAI Asriadi AR; Mochamat Nurdin
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 7 No. 2 (2016): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v7i2.188

Abstract

Pemerintahan Desa sesuai pasal 1 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2014 adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada pasal 26 ayat 2 Kepala Desa memiliki wewenang membina dan meningkatkan perekonomian Desa serta mengintegrasikannya agar mencapai perekonomian skala produktif untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat Desa. Selain itu, tertuang juga pada pasal 72 pendapatan asli Desa terdiri atas hasil usaha, hasil aset, swadaya dan partisipasi, gotong royong, dan lain-lain pendapatan asli Desa. Potensi desa dan regulasi tentang desa merupakan kekuatan pengembangan wirausaha desa tetapi harus diawali pembentukan jiwa wirausaha bagi pemerintah desa maupun masyarakat desa. Ide strategi dalam pengembangan jiwa wirausaha dilakukan dengan pendidikan dan latihan Enterpreneurial Government (Pemerintahan bergaya Wirausaha). Strategi pengembangan wirausaha, diawali dengan pembentukan jiwa wirausaha bagi pemerintah desa dan masyarakat Desa. Out came kegiatan ini adalah perubahan pola pikir dan munculnya usaha-usaha desa. Adanya usaha-usaha berbasis kearifan lokal dilanjutkan dengan pengembangan pemasaran dan produksi. Melaui strategi pengembangan jiwa wirausaha ini diharapkan dapat membangkitkan semangat wirausaha di Desa sehingga mampu memberikan stimulus munculnya usaha-usaha berbasis kearifan lokal menuju masyarakat desa yang sejahtera dan mandiri.
PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASA DAN KINERJA PEGAWAI PEMERINTAH KABUPATEN SINJAI Abd Karim
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 7 No. 2 (2016): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v7i2.189

Abstract

These research aims to analysis the direct effect of transformational leadership, transactional leadership and compensation toward satisfaction, to analysis the direct effect of transformational leadership, transactional leadership and compensation toward performance, to analysis the satisfaction toward performance in direct effect, and to analysis the indirect effect of transformational leadership, transactional leadership and compensation toward performance through satisfaction. The research applied in Regional Government Sinjai Regency with total sample as amount 200 respondent based on Slovin formulation. Data from questioner to analysis with Structural Equation Model used of AMOS 18 computer programs. The result of research to found the transformational leadership in direct have positive and insignificant affected toward satisfaction. That mean the transformational leadership which oriented on vision, mision, expect, intelegence and attention have applied, unless insignificant to sufficient of satisfaction by employee. The transformational leadership in direct have positive and insignificant toward performance. The transformation leadership which applied cannot achieve of performance in maximal as well as through input, process, output and outcome. The transformational leadership indirect have positive and insignificant toward performance through satisfaction. That mean the transformational leadership cannot sufficient of satisfaction and increasing of performance, so insignificant indirect it. Compensation in direct have positive and significant toward performance. That mean the compensation it by employee as the esteem which get contribution in increasing of performance suitable of input, proses, output and outcome.
ANTISIPATIF MODEL PECAH KONGSI KEPALA DAERAH Umar Congge; Kiki Rasala Sani
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 7 No. 2 (2016): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v7i2.190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan terhadap adanya fenomena pecah kongsi antara Kepala Daerah dengan wakilnya di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sinjai dengan jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (Case study). Alasan menggunakan pendekatan studi kasus karena peneliti menyadari bahwa kasus pecah kongsi antara Bupati dan Wakil Bupati bukanlah hal yang berlaku secara umum atau sifatnya kasuistik, sehingga pendekatan ini dianggap lebih sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata dalam proses pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sinjai telah terjadi fenomena pecah kongsi, meskipun sifatnya pecah kongsi tertutup, karena tidak sampai pada proses terjadinya pengunduran diri salah satu dari mereka. Upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pecah kongsi Kepala Daerah adalah, antara lain: pertama, Jabatan wakil Kepala Daerah sebaiknya ditiadakan; kedua Seorang Kepala Daerah sebaiknya dipilih atau ditunjuk oleh Kepala Daerah setelah pemilihan Kepala Daerah setelah mendapatkan persetujuan DPRD, atau sebaliknya; ketiga perlu ada aturan yang jelas tentang pembagian tugas antara Bupati dengan Wakil Bupati yang diatur secara teknis sepanjang tidak bertentangan dengan aturan perundang-undangan, dan keempat adalah perlu adanya aturan yang jelas dan tegas yang melarang seorang Kepala Daerah atau wakil Kepala Daerah mengundurkan diri sebelum berakhir masa jabatannya.
STRATEGI PROGRAM KERJA PEMERINTAH DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT MANDIRI DI DESA PULAU HARAPAN KECAMATAN PULAU SEMBILAN Asriadi AR; Baharuddin
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 7 No. 2 (2016): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/administrasita.v7i2.191

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini berdasarkan Undang-undang Desa Nomor 06 Tahun 2014. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan di Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode Kwalitatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi program kerja desa dalam membangun masyarakat mandiri. Pemerintah merupakan sebuah lembaga yang memiliki kewenangan mengurus masalah yang ada dalam masyarkat, demi terciptanya suatau kehidupan yang adil dan makmur. Peran serta dari masyarakat dalam proses perancangan program kerja pembangunan tidak lepas dari tugas dan fungsi yang diamanatkan oleh Undang-undang. Sehingga peran serta dari masyarakat tidak bisa dianggap sebelah mata saja, maka dalam rangka memaksimalkan peran pemerintah Desa dalam proses pembangunan harus melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan program pembangunan suatu desa. Keikutsertaan masyarakat merupakan faktor penentu suatu pembangunan. Dalam proses ini pemerintah desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan harus memiliki langkah-langkah atau cara-cara yang dianggap ampuh untuk mempengaruhi keikutsertaan masyarakat berpartisipasi dalam proses pembangunan desa. Dari hasil penelitian bahwa strategi yang di buat oleh pemerintah desa Pulua Harapan dalam pelibatan masyarakat merancang program kerja pembangunan dianggap belum maksimal karena masih bayaknya program kerja yang diusulkan masyarakat yang bukan merupakan program kerja desa di Pulau Harapan.

Page 9 of 19 | Total Record : 182