cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 763 Documents
Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pengembangan Profesional sebagai Prediktor Keterikatan Kerja Guru: Studi pada Sekolah Mitra Eduversal di Indonesia Ridho Anwar Tumbuan; Sedarmayanti Sedarmayanti; Yuyun Yuniarsih
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026): September-December 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i3.5888

Abstract

Keterikatan kerja guru merupakan aspek penting dalam organisasi pendidikan yang tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik individu, tetapi juga oleh kepemimpinan dan kesempatan pengembangan profesional yang tersedia di sekolah. Pemahaman mengenai hubungan sumber daya organisasi tersebut dengan keterikatan kerja menjadi penting untuk memperkuat dukungan terhadap guru dalam beragam konteks sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepemimpinan kepala sekolah dan pengembangan profesional dengan keterikatan kerja guru pada sekolah mitra Eduversal di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional), berdasarkan data sekunder Staff School Satisfaction Survey tahun ajaran 2025-2026. Data mencakup 250 guru dari 13 sekolah yang tersebar di tujuh provinsi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, serta regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang kuat antara kepemimpinan kepala sekolah dan keterikatan kerja (r = 0,806; p < 0,001), serta antara pengembangan profesional dan keterikatan kerja (r = 0,777; p < 0,001). Dalam model regresi, kepemimpinan (β = 0,513; p < 0,001) dan pengembangan profesional (β = 0,370; p < 0,001) merupakan prediktor positif dan signifikan. Kedua variabel secara bersama-sama menjelaskan 70,1% variasi keterikatan kerja guru (R² = 0,701). Penelitian ini memberikan bukti empiris kontekstual dengan menguji kepemimpinan dan pengembangan profesional secara simultan sebagai sumber daya organisasi yang saling melengkapi. Temuan ini menegaskan pentingnya menyelaraskan kepemimpinan sekolah yang suportif dengan kesempatan belajar profesional yang bermakna. Namun, desain potong lintang tidak memungkinkan penarikan kesimpulan kausal, dan generalisasi temuan perlu dibatasi pada konteks sekolah yang diteliti.
PISA Indonesia 2001–2025: Perluasan Akses, Pembiayaan, dan Dinamika Capaian Belajar Maila D.H. Rahiem
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026): September-December 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i3.5905

Abstract

Perluasan akses dan pembiayaan pendidikan perlu ditelaah bersama perkembangan kompetensi serta perubahan populasi yang dinilai. Penelitian ini mengkaji keterkaitan tersebut dalam perjalanan Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia pada 2001–2025. Analisis dokumen komparatif longitudinal dipadukan dengan kajian literatur integratif atas laporan asesmen, dokumen anggaran, dan penelitian pembelajaran. Seri membaca digunakan sejak pelaksanaan awal, matematika sejak 2003, dan sains sejak 2006 sesuai titik acuan keterbandingannya. Hasil memperlihatkan perbaikan pada beberapa periode, penurunan pada periode berikutnya, dan perubahan yang tidak signifikan pada 2022–2025. Cakupan populasi meningkat dari sekitar 46% pada 2003 menjadi 90% pada 2025. Perubahan keterwakilan dan moda asesmen menjadi konteks penafsiran tren, sedangkan pandemi mengganggu kesinambungan belajar. Pembiayaan mencakup berbagai jenjang, tujuan, penerima, dan rentang waktu hasil. Komposisi alokasi nasional memberikan konteks penyediaan layanan, tetapi tidak mengestimasi dampak pembiayaan terhadap skor pada tahun yang sama. Sintesis mengidentifikasi keterhubungan sumber daya, layanan pendidikan, penguasaan prasyarat, dan kegiatan belajar sebagai jalur yang perlu diperiksa. Keingintahuan murid dan dukungan guru menyediakan dasar bagi pengembangan pembelajaran. Kajian menyimpulkan bahwa akses, pembiayaan, dan capaian perlu dibaca melalui indikator yang sesuai dengan tujuan serta jangkauan masing-masing, disertai pengujian lebih lanjut atas mekanisme pembelajaran.
A Descriptive Analysis of Sentence Construction Across English Exposure Profiles Among Elementary EFL Learners Rahma Amalia Insyra
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026): September-December 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i3.5911

Abstract

Research on out-of-school English among young learners has concentrated largely on vocabulary and broad proficiency, leaving limited evidence on how reported exposure profiles appear in micro-level sentence production among Indonesian elementary EFL learners. This study describes sentence construction across three reported exposure profiles and identifies recurrent grammatical difficulties. A descriptive qualitative design with frequency tabulation was used with 15 sixth-grade students at SDN 22 Mesuji Timur. Exposure labels were retained from the original classroom tabulation and treated as descriptive profiles because validated cut-off scores could not be reconstructed from the available dataset. Four English sentence-production prompts were coded as complete and accurate, complete with grammatical error, fragment or lexical response, irrelevant or non-target response, or missing. One translation prompt was analyzed separately. Each learner had four production opportunities. The high-profile group had 12 observed responses, while the moderate and limited groups had 11 of 12 and 35 of 36 observed responses because one response was missing in each group. Complete responses accounted for 7/12, 2/11, and 1/35 observed responses, respectively. Recurrent difficulties involved verb form after modal will, subject-verb agreement, unnecessary copula insertion, and article omission. Translation yielded seven accurate, five partial, and three inaccurate or irrelevant responses. Within this small, uneven sample, the archived profiles displayed different proportions of complete sentence production, but no causal or correlational inference is made. The study contributes a micro-level coding approach for distinguishing lexical knowledge, structural completeness, and grammatical accuracy in elementary EFL writing.