Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Articles
1,919 Documents
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SISWA TUNA RUNGGU DI SLBN KARANGREJO
Darmadi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.530
Pandemi Covid-19 berdampak pada dunia pendidikan. Belajar dari rumah menjadi satu alternative untuk mencegah penyebaran covid-19. Pembelajaran jarak jauh digunakan untuk belajar dari rumah. Beberapa masalah muncul dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Makalah ini membahas hasil pengembangan video pembelajaran matematika untuk siswa tuna rungu sebagai bagian hasil pengabdian kepada masyarakat Pemberdayaan Siswa Berkebutuhan Khusus di SLBN Karangrejo Kabupaten Madiun. Metode pengembangan yang digunakan adalah R&D (Riset and Development). Hasil pengembangan menunjukan bahwa video pembelajaran matematika yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Dengan kata lain, video pembelajaran yang dikembangkan di SLBN Karangrejo memenuhi kriteria layak dan dapat digunakan untuk siswa.
PEMANFAATAN LMS MOODLE DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING E-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN PADA GURU SMKN 3 SINJAI
Nahlah;
Syahrir
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.531
pandemic covid 19 telah mengakibatkan beberapa sekolah terpaksa menggunakan pembelajaran system daring atau online. Peralihan system pembelajaran ini dari system tatap muka di kelas ke system tatap muka secara virtual, menuntut pihak sekolah, baik siswa maupun guru memiliki kemampuan teknologi yang diperlukan bagi pembelajaran online ini. SMKN 3 Sinjai adalah salah satu sekolah terdampak pengaruh pandemic 19 ini. Ketidaksiapan melangsungkan beberapa proses pembelajaran secara online mengakibatkan tidak efektifnya hasil yang dicapai. Sistem pembelajaran yang hanya mengandalkan WhatsApp tentunya memiliki beberapa kekurangan. Materi pelajaran yang dikirim bisa terhapus atau tidak terlihat oleh siswa bila sudah banyak chat di belakangnya. Absensi siswa yang tidak bisa dimonitor dengan baik, dan masih banyak lagi kekurangan lainnya. Hadirnya program pengabdian ke sekolah ini dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan membuat aplikasi pembelajaran daring e-learning diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa dan guru di bidang teknologi pembelajaran daring sehingga tujuan proses pembelajaran dapat tercapai dengan baik sesuai target yang telah ditetapkan.
PEMULIHAN PEREKONOMIAN UMKM KUE FIORFIORE MELALUI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DI KELURAHAN KEDAMAIAN, BANDAR LAMPUNG
Halimah;
Arman Suryadi Karim
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.532
Indonesia adalah salah satu negara yang sangat terdampak oleh pandemi, pandemi ini merubah berbagai kegiatan dan kebiasaan masyarakat Indonesia. Perubahan ini terjadi di berbagai bidang seperti bidang ekonomi, sosial, pendidikan. Pemerintah Indonesia telah berupaya untuk mengurangi penularan dan penyebaran dengan memberlakukan berbagai peraturan seperti PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang berarti mengurangi kegiatan masyarakat Indonesia dalam segala hal. Dikarenakan adanya peraturan seperti PPKM menyebabkan banyak usaha atau UMKM yang kehilangan pelanggan dikarenakan tidak adanya pengunjung yang datang membeli produk atau jasa yang mereka sediakan, banyak pelaku UMKM yang akhirnya tutup usaha dikarenakan tidak mampu membayar pengeluarannya. Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu bentuk kegiatan secara interdisipliner, institusional, dan kemitraan sebagai salah satu bentuk dari tridharma perguruan tinggi, dengan tujuan yang ingin dicapai adalah untuk memulihkan perekonomian bagi pemilik UMKM yang terdampak situasi COVID-19 dengan memanfaatkan digital Marketing sehingga dapat mempermudah pemasaran serta membantu meningkatkan penjualan UMKM pada masa COVID-19.
PENERAPAN DIGITAL MARKETING DAN STRATEGI BRANDING GUNA MENINGKATKAN PENJUALAN UMKM MADU GEGALA(klanceng) DI DESA PENENGAHAN PESISIR BARAT
Zuriana;
Betty Magdalena
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.533
UMKM Madu Gegala berada di Pekon Penengahan yang berdiri sejak tahun 2019 lalu, diketuai oleh bapak burdian. Berawal dari ketertarikan pemilik dalam melihat peluang karena banyaknya sarang gegala yang bersarang pada pohon damar hingga akhirnya dia mulai mencoba mengelolanya dengan baik sehingga bisa menghasilkan produk madu yang bermanfaat. Pandemi Covid-19 mengakibatkan UMKM ini belum bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal. Letak UMKM yang sedikit berada di dalam gang dan bukan berada ditengah keramaian membuat UMKM sedikit kesulitan dalam mempromosikan dagangannya. Adanya Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan inovasi kepada pemilik UMKM Madu Gegala agar lebih diminati dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas yaitu dengan pembuatan Digital Marketing agar konsumen dapat melihat informasi seputar produk UMKM tersebut, meningkatkan penjualan, membantu pemilik UMKM madu gegala dalam melakukan inovasi terhadap kemasan produk.
PELATIHAN PEMBUATAN HANDWASH GEL EKSTRAK DAUN KEMANGI (OCIMUM SANCTUM L) SECARA MANDIRI UNTUK PENANGGULANGAN PEMUTUSAN RANTAI PENYEBARAN CORONA VIRUSE DISEASE -19 DI WILAYAH PATRANG TENGAH
Nafisah Isnawati;
Kustin
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.534
Coronavirus is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus.Where that can be infect the respiratory system which causes the death of thousands people and becomes a big problem for many countries including Indonesia. Precaution the spread of virus is by washing hands, wearing masks, and keeping a distance. Handwash gel has an important role when we was washing hands. The purpose of the activity is to increase a skills and knowledge of making handwash gel in the Central Patrang area. Community dedication activities are using methods of increasing knowledge, training and practicing the manufacture and packaging of handwash preparations. The implementation of the activities is began with licensing in the local area, opening, pretest, material presentation, implementation of the manufacture and packaging of handwash gel. The output target of the activities is to be achieved that able to provide understanding and increase community productivity in the manufacture of handwash gel. The results of observations during the activity obtained positive results, the participants showed good attention to the material and implementation of making. therefore, the community dedication in Patrang area is running well.
PELATIHAN PEMANDU EKOWISATA DAN PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PADA KUPS. BUKIT LONA KOTA TIDORE KEPULAUAN
Asiah Salatalohy;
Aqshan Shadikin Nurdin
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.535
This activity aims to provide training for ecotourism guides and the use of non-timber forest products at the Bukit Lona Social Forestry Group (KUPS), Lada Ake Environment, Jaya Village, North Tidore District, Tidore Islands City with 10 participants. The method of implementing the activity is (1) direct face-to-face/lecture (2) a demonstration of making souvenirs using the method of directing instructions to partners. The success of this activity was shown by the enthusiasm of partners in providing positive responses to understanding the material provided. Likewise in the manufacture of souvenir products. All materials used are materials that are widely available around the training location, so they will provide better results in the utilization of potential non-timber forest products in the local area. The result of this training is an increase in participants' knowledge in ecotourism guide activities as well as souvenir products from non-timber forest products in the form of doll statues and brooches.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN OLAHRAGA PETANQUE DI SLBN SUKOHARJO
Nurhidayat Nurhidayat;
Eko Sudarmanto;
Rispratama Rispratama;
Giaz Fathoni
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.536
Olahraga Petanque termasuk olahraga prestasi yang memiliki ketangkasan dalam melempar bola yang bentuk permainan bola besi (BOSI) yang tujuannya melempar bosi sedekat mungkin dengan jack atau bisa dinamakan dengan bola kayu. Olahraga petanque dapat dimainkan diberbagai kalangan umur dan olahraga ini relatif murah karena olahraga ini dapat dimainkan dimana saja dan kapan saja asal dataran yang digunakan padat/keras. “Hanya membutuhkan 4 x 15 meter luasnya dan membutuhkan bola besi (bosi) dan bola kayu (boka)”. “Petanque dimainkan menggunakan bola dengan diameter 70-90 mm dan berat 650-850 gram. Metode yang dilaksanakan pada kegiatan ini adalah berdasarkan hasil diskusi antara pengusul dan mitra. Selanjutnya dijustifikasikan bahwa prioritas masalah yang disepakati untuk diselesaikan selama pelaksanaan program PKM-PID adalah memberikan pendampingan dan pelatihan olahraga petanque di SLBN Sukoharjo yang akan memudahkan para pelatih dan guru pada anak berkebutuhan khusus serta akan diperhatikan tingkat daya tarik, efektifitas dan efisiensi proses pelatihan yang dikembangkan/dimodifikasi oleh tim pengabdi, agar para anak berkebutuhan khusus tertarik untuk melakukan latihan olahraga petanque. Selain mengembangkan/memodifikasi model latihan petanque yang dimodifikasi sehingga masalah keterbatasan pemahaman tentang olahraga petanque dapat dipecahkan permasalahan secara bersama-sama. Yang perlu diperhatikan dalam kegiatan ini adalah bagaimana pesan pembaharuan dapat disampaikan secara efektif dan efisien. Untuk itu dibutuhkan proses komunikasi, pelaksanaan penyuluhan dilakukan pula dengan menggunakan metode diskusi/dialog dan wawancara.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN GARAM KROSOK MENJADI PRODUK GARAM SPA
Ratih Yuniastri;
Rika Diananing Putri
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.537
Koperasi Garam (KUGAR) Muara Hasil terletak di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. KUGAR ini merupakan kelompok ekonomi produktif, berdiri sejak tahun 2011, bergerak di bidang tambak garam sebagai penyangga hasil garam rakyat. Hasil garam dijual dalam bentuk garam krosok sehingga pendapatan petani garam minim. Kendala mitra yaitu belum adanya inovasi produk olahan garam dan minimnya keterampilan SDM yang dimiliki mitra. Melalui kegiatan PKM akan dilakukan pelatihan dan pendampingan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu aspek pengolahan dan pengembangan softskill. Hasil pelatihan berupa pemberian bekal keterampilan dalam memanfaatkan dan mengolah garam krosok menjadi produk garam spa yang bernilai ekonomis secara optimal, proses pengemasan, dan pemasaran serta menyediakan bahan baku tambahan yang dibutuhkan untuk membuat garam spa. Respon mitra sangat baik dan senang dengan kegiatan ini, serta keterampilan mitra dalam mengolah garam meningkat.
PENINGKATAN SOFTSKILL BERBASIS ENTREPRENEURSHIP PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN HIDAYAHTULLAH PONTIANAK
Utin Nina Hermina;
Heriyanto;
Desvira Zain;
Sunarsih;
Syariefah Novieyana;
Haris Mirza
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.538
Pondok Pesantren mengharapkan adanya ketrampilan yang diperlukan untuk meningkatkan softskill para santriwati. Mereka yang selama ini melakukan kegiatan yang rutinitas dan yang utama ada belajar Tafiz Quran, masih diperlukan ketrampilan lainnya dengan kondisi dan permasalahan yang terjadi saat ini, segi perkonomian secara financial sangatlah diperlukan untuk masa depan kehidupan lulusan santriwati di tahun kedepannya. Para santriwati ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mereka dan keluarga mereka dengan adanya ketrampilan berwirausaha dengan ketrampilan merajut dasar yang dapat mereka manfaatkan. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah Pelatihan dengan cara memberikan pelatihan softskil berbasis entrepreneurship dengan memberikan pelatihan ketrampilan dasar yaitu kegiatan belajar merajut bagi para santriwati.. Sebagai narasumber dalam pelatihan ketrampilan dasar menjahit ini bekerjasama dengan dosen pengampuh mata kuliah kewirausahaan dan kelompok ibu-ibu perajut di kota Pontianak. Manfaat kegiatan PPM di Pondok Pesantren Hidayatullah ini memberikan bekal pengetahuan praktis mengenai ketrampilan dasar merajut bagi para santriwati , sehingga diharapkan setelah pelatihan ini para santri mampu mengembangkan potensi dan skill nya dalam bidang merajut yang dapat menjadi bekal ketrampilan mereka dalam membuat usaha
PELATIHAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) STUNTING DI KALURAHAN ARGODADI KAPANEWON SEDAYU KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA
Sigid Sudaryanto;
Naris Dyah Prasetyawati;
Hanung Prasetya;
Tri Siswati;
Agus Sarwo Prayogi;
Anita Rahmawati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6: Nopember 2021
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v1i6.539
Community-Based Total Sanitation is an approach and paradigm of sanitation development in Indonesia that emphasizes maximizing community empowerment through triggering to increase behavior change, especially behavior change in terms of sanitation. In addition to nutritional conditions, poor environmental factors related to drinking water and sanitation can also increase the risk of stunting. There is a very close relationship between poverty, access to drinking water, and sanitation and the incidence of stunting. One of the efforts to integrate the acceleration of nutrition improvement through stunting prevention, since 2017 various pieces of training involving nutrition and environmental health officers have begun to be provided. The addition of an output indicator of 3 stunting pillars so that currently there are 8 STBM-Stunting pillars. The material was delivered using the principles of adult learning, followed by simulation and practice of triggering the STBM pillar. Participants were health cadres and the stunting prevention team of Argodadi Village. Through practical simulations in training, then health cadres are expected to be able to trigger STBM-stunting. In the final session as a follow-up plan, the cadres agreed on a commitment to conduct similar training in their respective hamlet areas