cover
Contact Name
Indra Setia Bakti
Contact Email
indrasetiabakti@unimal.ac.id
Phone
+6285261340228
Journal Mail Official
jspm@unimal.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh. Kampus Bukit Indah Jln. Sumatera No.8, Kec. Muara Satu Kota Lhokseumawe, Prov. Aceh, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM)
ISSN : -     EISSN : 27471292     DOI : 10.29103/jspm
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) is an open access, and peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: 1) inclusive education, 2) sustainable development, 3) conflict and peace building, 4) elite and social movement, 5) gender politics and identity, 6) digital society and disruption, 7) civil society, 8) e-commerce and new market, 9) community development, 10) politics, government, and public policy, 11) media and social transformation, 12) democracy, globalization, radicalism, and terrorism, 13) local culture, 14) lifestyle and consumerism, 15) revolution of industry 4.0
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023)" : 19 Documents clear
TERORISME KELUARGA: ANALISIS TENTANG PENGARUH ULAMA ORGANIK KEKERASAN TERHADAP KELUARGA BATIH DI INDONESIA Khairinnas Khairinnas
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.12956

Abstract

The world was shocked by the suicide bombing carried out by a family in Surabaya and Sidoarjo. The world was shocked by a strange phenomenon that could not be explained by any theory about the radical stance taken by a family, together committing suicide in a place that was perceived as a pagan place. The suicide bombing of a private family in Surabaya in 2018 was the first family suicide bombing in the world. This suicide bombing case is eschatological (religious), not motivated by economic and political factors. Why involve the family in this terrorist crime? How important is the influence of the family trend as a weapon in terrorist activities, so that it becomes a trend that is quite effective in committing terrorist crimes? The family is the closest person and even the person who most believes and supports what some of their family members are doing. That is proof of the strength of the family in defending other family members.Dunia dikejutkan oleh bom bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga di Surabaya dan Sidoarjo. Ledakan terjadi di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro 146 dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna. Dunia tersentak oleh fenomena aneh yang tak terjelaskan oleh teori manapun tentang sikap radikal yang diambil oleh sebuah keluarga, bersama-sama melakukan bunuh diri di tempat yang dipersepsikan sebagai tempat kafir. Pelaku adalah ayah, ibu yang membawa dua anak usia di bawah lima tahun (balita) dan anak-anak remaja mereka. Pemilihan target gereja menunjukkan betapa ideologi Wahabi tak menghargai nilai kemanusiaan. Kasus bom bunuh diri keluarga batih di Surabaya pada tahun 2018 merupakan kasus bom bunuh diri keluarga pertama di dunia. Kasus bom bunuh diri ini bersifat eskatologis (agama), bukan dimotivasi oleh faktor ekonomi dan politik. Para pelaku meyakini bahwa aksi terorisme dianggap sebagai cara terbaik untuk mati syahid. Mengapa melibatkan keluarga dalam kejahatan terorisme ini? Sebegitu kompak satu keluarga berbondong-bondong melakukan kejahatan? Bukankah ini sangat membahayakan masa depan mereka? Seberapa penting pengaruh tren keluarga sebagai senjata dalam kegiatan terorisme ini, sehingga menjadi tren yang cukup efektif dalam melakukan kejahatan terorisme? Keluarga merupakan orang yang paling dekat dan bahkan orang yang paling percaya dan mendukung apa yang dilakukan oleh sebagian dari anggota keluarganya. Meskipun salah, kadang ada keluarga yang masih membelanya. Begitulah bukti kekuatan keluarga dalam membela anggota keluarga yang lain.
Intellectual Triumph in The Islamic Scientific Exploration of Andalusia Zaldi Zaldi; M. Iqbal Irham; Sugeng Wanto
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.10132

Abstract

This article delves into the period of Islamic magnificence in Andalusia, spanning from 913 to 961 CE, under the rule of Khalifah Abdurrahman An-Nashir. It sheds light on the epoch's remarkable strides in scientific exploration, notably through the prominence of influential scholars and scientists like Ibn Rushd and Ibn Athiyyah, whose enduring contributions continue to resonate within the Islamic world. Methodologically, this research adopts a historical approach, meticulously examining pertinent books and journals to unearth the narrative of this transformative era. This study showed that central to this era's intellectual ascendance was the establishment of comprehensive educational institutions, ranging from foundational to advanced levels. A striking exemplar is the University of Cordoba, a revered seat of learning that exemplifies an integrated educational approach. Additionally, the era's scientific vitality found material expression in the creation of opulent libraries, housing collections exceeding a million scholarly volumes. The outcome of this exploration underscores the palpable intellectual dynamism that characterized the Islamic golden age in Andalusia under Khalifah Abdurrahman An-Nashir's leadership.
PENGARUH KOMPETENSI PUSTAKAWAN DAN SARANA PRASARANA PERPUSTAKAAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PERPUSTAKAAN DI MTs NEGERI 1 POLEWALI MANDAR Zakiah Al Munawarah; Muh Wayong; Mardhiah Mardhiah; Musdalifah Musdalifah
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.12351

Abstract

The library is a place that used to develop and explore the world of education, so librarian competencies are needed and supported by adequate library infrastructure. The purpose of this study was to analyse the effect of the competence of librarians and library facilities on the quality of service at MTsN Polewali Mandar. This study uses quantitative methods and a management approach. The date collection techniques used are questionnaires and documentation. Then, data analysis used descripctive statistical analysis and inferential statistical analysis (classical assumption test, multiple reference analysis, and hypothesis testing). The results of the research on testing the variable competence of librarians and library facilities show that there is a significant influence on the quality of service at MTsN Polewali Mandar by 0,547, or 54,7%.Perpustakaan merupakan tempat yang digunakan untuk mengembangkan dan menelusuri dunia pendidikan sehingga diperlukan adanya kompetensi pustakawan dan didukung oleh sarana prasarana perpustakaan yang memadai. Tujuan penelitian ini digunakan untuk menganalisis pengaruh kompetensi pustakawan dan sarana prasarana perpustakaan terhadap kualitas pelayanan di MTsN Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif serta menggunakan pendekatan manajemen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Kemudian, analisis data menggunakan analisis statistik deksriptif dan analisis statistik inferensial (uji asumsi klasik, analisis refresi berganda dan uji hipotesis). Hasil penelitian pada pengujian variabel kompetensi pustakawan dan sarana prasarana perpustakaan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan di MTsN Polewali Mandar sebesar 0,547 atau 54,7%.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS LOKAL DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA Ligar Abdillah; Devi Intan Chadijah; Lilis Sariyanti; Yeni Sri Lestari
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.10227

Abstract

This research aims to analyze empowerment in the rural tourism sector which relies on local communities who do not have experience in the tourism sector. The concept used in this research is empowering local communities that rely on local knowledge and culture. The method used in this research is a qualitative case study, thus prioritizing the novelty of the case and in-depth interviews with several informants. Several previous studies in Indonesia show that rural communities have not been able to take advantage of local potential, so there is still little research that shows the success of independent villages. The results of this study describe the success of rural communities in empowering local-based communities in the tourism sector. This research is useful as a reference for the success of local community empowerment. The Pantai Indah Peunaga Pasi rural tourism development began at the end of 2018 and continues to this day. Rural tourism development is in accordance with the concept of empowering local communities, which prioritizes the independent learning process. The local community involved in it relies heavily on local potential, knowledge, and culture. As a result, local communities can improve welfare without trying to preserve the environment.Riset ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan pada sektor desa wisata yang bertumpu pada komunitas lokal yang tidak memiliki pengalaman di bidang kepariwisataan. Konsep yang digunakan dalam riset ini adalah pemberdayaan komunitas lokal yang mengandalkan pengetahuan dan kebudayaan lokal. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah kualitatif studi kasus, sehingga mengutamakan kebaruan kasus dan wawancara mendalam terhadap beberapa informan. Beberapa riset terdahulu di Indonesia menunjukkan bahwa masyarakat desa belum bisa memanfaatkan potensi lokal, sehingga masih sedikit riset yang menunjukkan keberhasilan desa mandiri. Hasil penelitian ini menguraikan tentang keberhasilan masyarakat pedesaan dalam pemberdayaan berbasis komunitas lokal pada sektor kepariwisataan. Penelitian ini bermanfaat untuk memperkaya referensi tentang keberhasilan penberdayaan komunitas lokal. Pengembangan desa wisata Pantai Indah Peunaga Pasi dimulai pada akhir 2018 dan masih berlangsung sampai saat ini. Pengembangan desa wisata tersebut sangat sesuai dengan konsep pemberdayaan komunitas lokal yang mengutamakan proses belajar secara mandiri. Komunitas lokal yang terlibat di dalamnya sangat mengandalkan potensi, pengetahuan, dan kebudayaan lokal. Komunitas lokal sebagai penyelenggara desa wisata mampu meningkatkan kesejahteraan tanpa mengesampingkan upaya pelestarian lingkungan.
STRATEGI HARIAN SERAMBI INDONESIA DALAM MEMPERTAHANKAN EDISI CETAK DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Opelia Ika Sahara. Mt; Muzakkir Muzakkir; Samwil Samwil
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.12489

Abstract

The use of technology in the digital era is currently growing. The movement of newspaper news print media has now shifted to packaging news online through mass media platforms. The current digital era is very influential on the dissemination of information via offline and online which can be accessed quickly anytime and anywhere. This study aims to determine the media strategy used by Harian Serambi Indonesia in maintaining the print edition in the digital era. This study uses a qualitative descriptive analysis research method with data collection techniques through observation and interviews. The author found the results of this study regarding the strategy undertaken by Harain Serambi Indonesia to maintain the print edition in the digital era, namely by increasing the quality of the layout or appearance of the newspaper so that it looks more attractive with the accuracy of the news compared to online news. The choice of interesting content has also made the Serambi Indonesia Daily exist today by publishing accurate and reliable news, so that Aceh's readers' interest remains the greatest. Even though the Serambi Indonesia daily print media is now considered extinct by some groups, the Serambi newspaper is still needed by many people and continues to exist in the current era of technological development.Penggunaan teknologi di era digital saat ini semakin berkembang. Perpindahan media cetak berita     koran saat ini sudah beralih kepada pengemasan berita secara online melalui platform media massa. Era serba digital saat ini sangat berpengaruh terhadap penyebaran informasi melalui offline dan online secara cepat dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi media yang digunakan Harian Serambi Indonesia dalam mempertahankan edisi cetak di era digital.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Penulis menemukan hasil dari penelitian ini mengenai strategi      yang dilakukan oleh Harain Serambi Indonesia untuk mempertahakan edisi cetak di era digital yaitu dengan  meningkatkan kualitas Lay-out atau perwajahan koran agar terlihat lebih menarik dengan keakuratan berita dibandingkan dengan berita online. Pemilihan konten yang menarik juga menjadikan Harian Serambi Indonesia tetap eksis dimasa sekarang dengan memuat berita akurat dan terpercaya, sehingga minat pembaca tetap terbanyak di Aceh. Meskipun media cetak Harian Serambi Indonesia sekarang telah dianggap punah oleh sebagian kalangan, akan tetapi koran serambi tetap masih dibutuhkan oleh banyak orang dan tetap eksis di era perkembangan teknologi saat ini.
DINAMIKA PERKEMBANGAN KOLEKSI MUSEUM KOTA LANGSA Syafira Elvina; Yusra Dewi Siregar
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.10929

Abstract

In addition to allowing you to learn by looking, listening, and perhaps touching, museums also encourage critical thought and questioning. Collection management is a sequence of tasks that includes many different tasks, starting with collection acquisition, registration and inventory, care, and research, and ending with the presentation of the collection in the showroom or storage room. The data for this study were gathered by observation, documentation, and interviews utilizing descriptive qualitative research methods. In order to better understand how the Langsa City Museum has developed, researchers will speak with museum directors and experts. A public museum called Langsa City Museum was founded in 2016. This museum has a wide variety of historical artifact collections, from household items to royal items like antique ceramics, saladon plates, guro saladon, and so on. The Balai Juang Building in Langsa City is home to the public museum known as Langsa City Museum, which opened its doors in 2016. A bon kontan, or office for printing money, with a value of Rp. 100, was previously housed in this structure. Ethnografika, Historika, Keramologika, and other sorts of collections are now on display in the museum. Has a total collection of 217 collections in 2023Selain memungkinkan Anda belajar dengan melihat, mendengarkan, dan mungkin menyentuh, museum juga mendorong pemikiran dan pertanyaan kritis. Manajemen koleksi adalah urutan tugas yang mencakup banyak tugas berbeda, dimulai dengan perolehan koleksi, pendaftaran dan inventarisasi, perawatan, dan penelitian, dan diakhiri dengan presentasi koleksi di ruang pamer atau ruang penyimpanan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Untuk lebih memahami bagaimana Museum Kota Langsa berkembang, peneliti akan berbicara dengan direktur museum dan pakar. Sebuah museum umum bernama Museum Kota Langsa didirikan pada tahun 2016. Museum ini memiliki berbagai macam koleksi artefak sejarah, mulai dari barang-barang rumah tangga hingga barang-barang kerajaan seperti keramik antik, piring saladon, saladon guro, dan lain sebagainya. Gedung Balai Juang di Kota Langsa merupakan tempat museum umum yang dikenal dengan Museum Kota Langsa, yang dibuka pada tahun 2016. Sebuah bon kontan, atau kantor untuk mencetak uang, dengan nilai Rp. 100, sebelumnya ditempatkan di struktur ini. Ethnografika, Historika, Keramologika, dan koleksi lainnya kini dipamerkan di museum ini. Memiliki total koleksi 217 koleksi pada tahun 2023.
PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH CUT MEUTIA LHOKSEUMAWE Mukhlisin Mukhlisin; Risna Dewi
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.10788

Abstract

Pelayanan Penelitian di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara. Badan Layanan Umum adalah instansi pemerintah yang dibentuk untuk memberikan bantuan kepada masyarakat melalui penyediaan barang dan jasa yang dijual tanpa memperhatikan keuntungan, dan dalam melaksanakan tugasnya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas. Penilaian kinerja berperan penting dalam mengembangkan karyawan yang berkinerja tinggi dan rendah dalam mencapai hal-hal yang efektif dan efisien. Penilaian kinerja dapat menjadi sumber informasi penting bagi karyawan atau organisasi dalam berbagai perkembangan kinerja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya peran Badan Layanan Umum dalam meningkatkan kualitas tenaga kesehatan belum berjalan dengan baik. Hal ini dijelaskan dengan penggunaan obat di Rumah Sakit Cut Meutia oleh tim medis spesialis yang terkadang menghasilkan pengobatan yang kurang ideal. Hal ini dikarenakan jumlah dokter spesialis yang sangat sedikit, juga harus membantu dalam membimbing perawatan pasien gawat darurat yang banyak terdapat di rumah sakit swasta yang beroperasi di wilayah Lhokseumawe serta rendahnya sarana dan prasarana di RSU yang bersangkutan serta tingkat minimum disiplin yang diperlukan pada semua karyawan.Research Services at Cut Meutia General Hospital, North Aceh District. The Public Service Agency is a government agency established to provide assistance to the community through the provision of goods and services that are sold without regard to profits, and in carrying out their duties is based on the principles of efficiency and productivity. Performance appraisal plays an important role in developing high and low performing employees in achieving things that are effective and efficient. Performance appraisal can be an important source of information for employees or organizations in various performance developments. This research was conducted using a qualitative approach with a descriptive analysis type. The results of this study indicate that efforts to play the role of the Public Service Agency in improving the quality of health workers have not gone well. This is explained by the use of General Cut Meutia by Lack's specialist medical team which sometimes results in less than ideal treatment. This is because the number of specialist doctors is very small, they also have to assist in guiding the care of Emergency Patients, which are widely available in private hospitals operating in the Lhokseumawe area and the lack of facilities and infrastructure at the RSU concerned. and the minimum level of discipline required. exist for all employees
PERAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MENANGANI PEMILIH TAMBAHAN PADA PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2019 DI KELURAHAN CENGKARENG BARAT Uswatun Hasanah; Zainul Djumadin
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.12620

Abstract

During the 2019 elections, both the legislative and presidential, a significant number of workers in Jakarta were unable to travel back to their hometowns to exercise their voting rights. Consequently, through this research, the author aims to elucidate the measures undertaken by the Election Commission (KPU), the body responsible for organizing elections, to address the issue of additional voters in the western Cengkareng region. The research methodology employed for this study is qualitative-descriptive. Employing the qualitative-descriptive approach, the research gathered primary data through in-depth interview techniques. Additionally, as supplementary or secondary data, this study acquired information through a literature review, involving the compilation and analysis of books, journals, and articles available on websites. The results of this research expound that through the innovative A5 online system, the West Jakarta KPU endeavored to preemptively tackle the substantial demand for voter relocation. This demand was notably prevalent among citizens possessing electronic IDs (e-KTP) issued from locations outside the city. By implementing the A5 online system, the West Jakarta KPU efficiently managed the inclusion of additional voters during the simultaneous presidential and vice-presidential elections held in 2019.Pada pemilu tahun 2019 baik pemilu legislatif maupun presiden banyak diantara para pekerja di Jakarta yang tidak dapat pulang ke kampung halamannya untuk ikut dalam hak memilih. maka dari itu melalui penelitian ini penulis akan menjelaskan bagaimana upaya yang di lakukan KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu untuk menangani pemilih tambahan di daerah cengka- reng barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dengan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mendapatkan data primer me- lalui teknik wawancara mendalam. Kemudian, sebagai data pendukung atau data sekunder, peneletian ini memperoleh data melalui kajian pustaka seperti mem- gumpulkan dan membaca buku, jurnal, dan artikel yang terdapat pada website.dari hasil penelitian ini dapat di jelaskan bahwasannya melalui inovasi A5 online KPU Jakarta barat mengupayakan agar mengantisipasi per- mintaan pindah memilih yang massif karena di ketahui masyarakat pindah memilih ini lebih dominan yang memiliki e-ktp dari luar kota.melalui system A5 online KPU Jakarta barat mampu menangani pemilih tanbahan pada pemilihan umum presiden dan wakil presiden pa- da pemilu serentak tahun 2019.
AI dan Agama: Tantangan dan Peluang dalam Era Digital Sehat Ihsan Shadiqin; Tuti Marjan Fuadi; Siti Ikramatoun
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : FISIP Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jspm.v4i2.12408

Abstract

This article addresses the challenges and opportunities arising from the interaction between Artificial Intelligence (AI) and religion in the digital era. Concurrently with the advancement of technology, AI has demonstrated its capability to access and analyze an extensive array of data, encompassing religious texts among others. This phenomenon introduces new prospects for the interpretation and comprehension of religious texts, previously confined to the purview of theologians and scholars but now rendered accessible to a broader spectrum of individuals. Nevertheless, this development also engenders a constellation of challenges. The present article endeavors to elucidate the manner in which religion can acclimate itself to the progressively augmenting role of AI within our society. The foremost challenges that confront religion in this digital epoch shall be expounded upon. Moreover, an examination of how religion can harness this technology for its own purposes will be undertaken. Furthermore, an inquiry into the ethical boundaries governing the role of technology within the realm of religion will be conducted. With a focal point on these inquiries, the article seeks to furnish a comprehensive delineation of the role of AI in the religiosity of the future.Artikel ini membahas tantangan dan peluang yang muncul dari interaksi antara kecerdasan buatan (AI) dan agama dalam era digital. Seiring dengan semakin canggihnya teknologi, AI telah mampu mengakses dan menganalisis data yang sangat luas, termasuk teks-teks keagamaan. Hal ini di satu sisi memberikan kemungkinan baru untuk interpretasi dan pemahaman teks agama, yang sebelumnya menjadi wilayah eksklusif para teolog dan ulama, sekarang dapat dilakukan oleh siapa saja. Meskipun demikian, hal ini juga menimbulkan sejumlah tantangan. Artikel ini akan menjelaskan bagaimana agama dapat beradaptasi dengan peran AI yang semakin meningkat dalam masyarakat kita. Apa tantangan terbesar yang dihadapi oleh agama di era digital ini? Bagaimana agama bisa memanfaatkan teknologi ini untuk tujuan mereka sendiri? Dan apakah ada batas etika bagi peran teknologi dalam agama? Dengan berfokus pada pertanyaan-pertanyaan ini, artikel ini berusaha untuk memberikan gambaran komprehensif tentang peran AI dalam agama masa depan. 

Page 2 of 2 | Total Record : 19