cover
Contact Name
Anwar
Contact Email
anwar@unram.ac.id
Phone
+6281907801569
Journal Mail Official
agrimansion@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No.62, Gomong, Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83125,
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agrimansion: Agribusiness Management & Extension
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14118262     EISSN : 27985385     DOI : 10.29303
Jurnal Agrimansion adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan berupa hasil penelitian yang terkait dengan pemikiran/gagasan atau telaahan konseptual/teoritis yang mengkaji aspek-aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian secara luas seperti manajemen produksi dan pemasaran produk pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, kebijakan pembangunan pertanian, perencanaan wilayah, analisis gender, gizi masyarakat dan sosiologi pedesaan. Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah diterbitkan atau dalam proses penerbitan pada publikasi apapun, baik dalam maupun luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 486 Documents
NILAI TUKAR DAN KESEJAHTERAAN RUMAHTANGGA PETANI DI KECAMATAN PRINGGASELA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Wuryantoro Wuryantoro; Candra Ayu
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1349

Abstract

Pembangunan pertanian suatu daerah tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi, namun juga mengarah pada peningkatan pendapatan masyarakat, perluasan lapangan kerja, peningkatan taraf hidup petani serta peningkatan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui struktur pendapatan rumahtangga petani; (2) Mengetahui struktur pengeluaran rumah tangga petani; (3) Mengetahui nilai tukar dan kesejahteraan rumah tangga petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pringgasela dengan mewawancarai 30 responden. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa struktur pendapatan rumah tangga petani di Kecamatan Pringgasela di dominasi pendapatan yang diperoleh dari luar sektor pertanian (off farm), yang berkontribusi sebesar 63%, sedangkan sektor pertanian (on farm) berkontribusi sebesar 37%. Sementara itu struktur pengeluaran rumah tangga petani, selain pengeluaran untuk biaya usahatani, terdiri dari pengeluaran untuk pangan dan non pangan, dimana besarnya pengeluaran rumah tangga untuk pangan sebesar 57 % sedangkan non pangan adalah 43%. Dengan NTRP 1,17 menunjukkan bahwa rumah tangga petani telah cukup sejahtera dan mampu memenuhi kebutuhan hidup hidupnya sehari-hari. Namun jika dilihat dari NTP, maka sumber pendapatan yang diperoleh dari sektor pertanian belum mampu mensejahterakan keluarga petani.
ANALISIS FINANSIAL DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI ABON DAGING DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Ahsanul Kholikin; Nurtaji Wathoni; M. Yusuf
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1382

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: (1) Menganalisis besarnya biaya, keuntungan, dan kelayakan dari agroindustri abon daging di Kabupaten Lombok Barat. (2) Menganalisis besarnya nilai tambah agroindustri abon daging di Kabupaten Lombok Barat. (3) Menganalisis kendala-kendala yang dihadapi pelaku usaha agroindustri abon daging di Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan survei. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan skunder. Data dianalisis secara deskriptif. Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Struktur biaya produksi agroindustri abon daging Rp 1.862.099,-/pp yang meliputi biaya variabel sebesar Rp 1.839.873,- (98,8%)/pp dan biaya tetap sebesar Rp 22.226,- (1,2%)/pp. Keuntungan agroindustri abon daging sebesar sebesar Rp 1.000.787,-/pp atau Rp 10.153.302,-/bulan. Tingkat kelayakan usaha produksi agroindustri abon daging berdasarkan rasio B/C lebih tinggi dari suku bunga bank yang berlaku saat penelitian dengan rasio B/C sebesar 0,54 lebih besar dari suku bunga bank 0,0575, sehingga agroindustri abon daging dapat dikatakan layak untuk diusahakan. (2) Nilai tambah agroindustri abon daging adalah Rp 50.699,-/Kg bahan baku, sementara abon dengan bahan baku daging ayam adalah Rp 53.329,-/Kg bahan baku, agroindustri abon dengan bahan baku daging ikan Rp 38.074,-/Kg bahan baku, dan agroindustri abon dengan bahan baku daging sapi Rp 60.693,-/Kg bahan baku. (3) Kendala utama yang dihadapi oleh pengusaha agroindustri abon adalah pemasaran, tingginya harga bahan baku, keterbatasan alat, keterbatasan tenaga kerja, keterbatasan modal, waktu, ketersediaan bahan baku, dan cuaca buruk.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI GULA AREN DI DESA KEKAIT KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT Risa Nurul Aini; Taslim Sjah; Ibrahim Ibrahim
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi gula aren di Desa Kekait Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula aren di Desa Kekait Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat, mengidentifikasi kendala yang dihadapi pengusaha dalam usaha gula aren di Desa Kekait Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah pengusaha gula aren di Desa Kekait Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini dilakukan di Desa Kekait Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Dari tujuh dusun, dipilih tiga dusun secara sengaja (Purposive Sampling) yang terdiri dari Kekait Thaibah, Kekait I dan Kekait II. Penentuan jumlah responden ditentukan secara “Quota Sampling” sebanyak 30 responden. Pengambilan responden pada penelitian ini dilakukan secara “Accidental Sampling”. Jenis data dalam penelitian ini meliputi data kuantitatif dan data kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam pengolahan hasil penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan produksi gula aren di Desa Kekait Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat yaitu 8 kg/responden. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula aren yaitu jumlah nira. Kendala-kendala yang dihadapi pengusaha dalam usaha gula aren diantaranya cuaca tidak menentu sebanyak 21 pengusaha (70%) dan kurangnya tenaga kerja sebanyak 9 pengusaha (30%).
THE STUDY OF ECONOMIC FEASIBILITY OF WATERMELON FARMING IN CENTRAL LOMBOK REGENCY Aeko Fria Utama FR; Dudi Septiadi
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1389

Abstract

This study aims to analyze the income and economic feasibility of watermelon farming in Central Lombok Regency. Watermelon is one of the agricultural commodities that has a promising economic potential in the area. Analysis of income and economic feasibility is a key factor in determining the success of farming and development of the agricultural sector. The research method used was a direct survey of watermelon farmers in West Praya District, Central Lombok Regency. Primary data on production costs, selling prices, production volumes, and other factors affecting the income of watermelon farming were collected and analyzed descriptively. It was determined that 30 respondents came from the 4 highest watermelon-producing villages in the region. Then the proportions of the four villages are proportional sampling. The results of this study indicate that watermelon farming in the research location has a fairly high income potential. Based on the value of the R/C ratio, watermelon farming is categorized as a feasible or profitable farming business. The level of profitability of watermelon farming in the study area is high or the profit level is high. The main constraints faced by the respondent farmers include, among others, constraints with erratic weather and pest and disease attacks
ANALISIS EFISIENSI USAHATANI JAGUNG DI KECAMATAN MADAPANGGA KABUPATEN BIMA efendy efendy; addinul yakin; wanda widianti
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.876

Abstract

The aims of this study were to: (1) examine the effect of the use of production factors on maize production in Madapangga sub-district, Bima district; (2) Analyzing the efficiency of the use of production factors in corn farming in Madapangga Subdistrict, Bima Regency; (3) Knowing the advantages of corn farming in Madapangga Subdistrict, Bima Regency. The method used in this research is descriptive method. This research is located in Madapangga Subdistrict, Woro Village and Tonda Village and determined by purposive sampling on the basis that these two villages have the most corn farmers and the area of ​​corn farming land. The number of respondents was determined as many as 30 respondents and selected by proportional random sampling. Sources of data used are primary data and secondary data. The results of the research are: (1) Production factors (production inputs) that affect the production of corn farming are production factors: seeds (X2), urea (X3) and the use of labor (X7), while other production factors are phoska fertilizer (X4 ), Pelangi fertilizer (X5) and pesticides (X6) had no significant effect on corn farming production. (2) Based on the results of the analysis of the efficiency of input use in corn farming in the District of Madapangga, Bima Regency, it is known that the use of seed input (X2), urea fertilizer (X3), phoska fertilizer (X4) and the use of labor (X7) is not efficient because the value of the efficiency ratio NMP/BKM > 1 then it is necessary to add input, while for inputs Production of rainbow fertilizers (X5) and pesticides (X6) is not efficient because the value of the efficiency ratio of NMP/BKM is < 1 and it is necessary to reduce the amount of use of production inputs. (3) The profit earned on corn farming in Madapangga Subdistrict, Bima Regency in 2022 is Rp. 40,003,234 per arable area or 25,808,538 per hectare.
PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI PADA COFFEE CAMPUS BANDAR LAMPUNG Annisa Fitri; Kusmaria Kusmaria
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1272

Abstract

Industri kopi di Bandar Lampung mengalami peningkatan, hal tersebut berakibat pada pengusaha Coffee shopharus berorientasi pada produk kopi yang diinginkan konsumen.Penelitian inibertujuan mengetahui karakteristik dan proses keputusan pemebelian konsumen kopi di Coffee Campus. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode accidental sampling sebanyak 33 orang. Analisis yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif berdasarkan identifikasi kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif,keputusan pembelian, dan evaluasi pasca pembelian. Karakterisik konsumen sebagai pengunjung Coffee Campus paling banyak adalah laki-laki dengan usia berkisar 21-25 tahun, pendidikan Diploma, belum menikah,dan berprofesi sebagai mahsiswa. Pada tahap pengenalan kebutuhan, kosumen lebih mengenal manfaat kopi di Coffee Campus adalah sebagai penghilang rasa haus dan alasan mengonsumsinya dikarenakan cita rasanya yang enak. Tahap pencarian informasi diperoleh konsumen dalam memilih produk Coffee Campus yaitu berasal dari orang terdekat yang memberitahu produk kopi Coffee Campus. Tahap evaluasi alternatif dengan pertimbangan paling besar mengenai cita rasa secara terencana adalah tahapan yang paling sering dilakukan oleh konsumen. Keputusan pembelian Coffee Campus dilakukan konsumenpaling banyak yaitu satu kali dengan rasa cappucino ice. Perilaku pasca pembelian yaitu konsumen yang menyukai Coffee Campus paling banyak dengan alasan karena rasanya yang enak, konsumen merasa puas, dan konsumen akan merekomendasikan produk Coffee Campus kepada orang lainnya.
PEMODELAN NILAI TUKAR PETANI SUBSEKTOR HORTIKULTURA DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT MENGGUNAKAN TIME SERIES BOX JENKINS Baiq Rika Ayu Febrilia; Rifani Nur Sindy Setiawan
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1346

Abstract

Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan indikator penting yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan petani. Oleh karena itu, pemodelan terhadap NTP perlu dilakukan untuk mengamati pergerakannya dari waktu ke waktu dalam rangka mengantisipasi kemungkinan yang terjadi. Pemodelan NTP dapat dilakukan dengan menggunakan time series Box-Jenkins. Data yang digunakan adalah data bulanan NTP subsektor hortikultura di Provinsi Nusa Tenggara Barat dari bulan Januari 2017 hingga Desember 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik yang diperoleh adalah model ARIMA (0,2,1). Berdasarkan hasil peramalan, diperoleh informasi bahwa NTP subsektor hortikultura mengalami peningkatan untuk satu tahun ke depan
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK BLACK GARLIC INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KECAMATAN SEMBALUN (STUDI KASUS UD RINJANI SEJAHTERA DESA SEMBALUN BUMBUNG) Idiatul Fitri Danasari; Rini Endang Prasetyowati; Novita Isnaini; Siska Ita Selvia
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1368

Abstract

Black Garlic merupakan salah satu produk turunan dari bawang putih yang memiliki nilai jual tinggi. Kecamatan Sembalun yang diketahui sebagai sentra produksi bawang putih memiliki peluang dalam melakukan usaha dalam bidang pengolahan produk mentah hasil pertanian. Diketahui terdapat beberapa industri rumah tangga di Kecamatan Sembalun yang melakukan usaha pengolahan bawang putih seperti menjadi black garlic, minyak astiri, bawang goreng, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah produk turunan bawang putih yaitu, black garlic. Penelitian dilakukan pada salah satu rumah industri yang memproduksi black garlic yaitu UD. Rinjani di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Metode analisis yang digunakan adalah metode Hayami. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa usaha industri rumah tangga black garlic pada UD. Rinjani Sejahtera menghasilkan 100 kg bawang putih biasa menjadi black garlic biasa menghasilkan nilai tambah sebesar Rp. 29.412.584 dengan rasio nilai tambah 84% dan tingkat keuntungan sebesar 90%. Sedangkan 100 kg bawang putih nunggal menjadi black garlic nunggal menghasilkan nilai tambah sebesar Rp. 74.017.584 atau 85% dengan ingkat keuntungan sebesar 95%.
ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA DAGANG SAYUR KELILING DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI PELAKU USAHANYA DI KOTA MATARAM Asri Hidayati; Candra Ayu; Luthfiana Safhira Avanda
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1409

Abstract

Usaha dagang sayur keliling merupakan salah satu kegiatan perdagangan di sektor informal yang berkembang pesat di wilayah Kota Mataram. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya dan keuntungan usaha dagang sayur keliling di Kota Mataram, serta menganalisis tingkat kesejahteraan ekonomi pelaku usaha tersebut. Metode penelitian ini yaitu deskriptif, unit analisis yaitu usaha dagang sayur keliling di tiga kecamatan terpadat penduduknyadi Kota Mataram, yakni Kecamatan Ampenan, Sandubaya dan Kecamatan Mataram. Total responden 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: biaya usaha dagang sayur keliling sebesar Rp 1.369.710,91/hari dan 93,30 %-nya untuk barang dagangan, dan keuntungannya sebesar Rp 132.108,69/hari atau Rp 41.217.911,28/tahun. Keluarga pelaku usaha dagang sayur keliling tergolong sejahtera berdasarkan Kriteria Kemiskinan Sajogyo dan Kriteria Bank Dunia dengan pendapatan per kapita setara beras 1.489,39 kg/kapita/tahun dan setara $2,73 USD/kapita/hari.
PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE FULL COSTING SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL PADA UMKM TAHU DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH sharfina Nabilah; Tajidan Tajidan; F.X. Edy Fernandez; Halil Halil
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023
Publisher : Department of Agricultural Social Economics Faculty of Agriculture University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i1.1411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga pokok produksi yang digunakan sebagai dasar dalam menentukan harga jual produk tahu di Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilakukan di tiga kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah yaitu Kecamatan Praya, Kecamatan Jonggat, serta kecamatan Batukliang. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mix method) yakni pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif dan pendekatan kuantitatif dengan perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing dan perhitungan penetapan harga jual menggunakan metode cost plus pricing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat selisih perhitungan harga pokok produksi sebesar Rp 2,72 berdasarkan metode perhitungan yang digunakan oleh pelaku usaha dengan metode full costing. Harga jual produk tahu per unit berdasarkan perhitungan cost plus pricing adalah sebesar Rp 643,47 dengan perhitungan yang digunakan oleh pelaku usaha, sedangkan harga jual tahu per unit dengan pendekatan full costing adalah sebesar Rp 646,78. Ada selisih sebesar Rp 3,39 dengan tingkat Bunga yang sama yaitu sebesar 25%.

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025 Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Agrimansion Agustus 2025 Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025 Vol 25 No 3 (2024): Jurnal Agrimansion Desember 2024 Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024 Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024 Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023 Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023 Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023 Vol 23 No 3 (2022): Jurnal Agrimansion Desember 2022 Vol 23 No 2 (2022): Jurnal Agrimansion Agustus 2022 Vol 23 No 1 (2022): Jurnal Agrimansion April 2022 Vol 22 No 3 (2021): Jurnal Agrimansion Desember 2021 Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021 Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021 Vol 21 No 3 (2020): Jurnal Agrimansion Desember 2020 Vol 21 No 2 (2020): Jurnal Agrimansion Agustus 2020 Vol 21 No 1 (2020): Jurnal Agrimansion April 2020 Vol 20 No 3 (2019): Jurnal Agrimansion Desember 2019 Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019 Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Agrimansion April 2019 Vol 19 No 3 (2018): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2018 Vol 19 No 2 (2018): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2018 Vol 19 No 1 (2018): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2018 Vol 18 No 1 (2017): Jurnal Imiah Agrimansion Vol 16 No 1 (2015): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2015 Vol 16 No 3 (2015): Jurnal Imiah AGRIMANSION Vol 15 No 1 (2014): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2014 Vol 11 No 2 (2010): Jurnal Ilmiah Agribisnis Agustus 2010 Vol 10 No 1 (2009): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2009 Vol 9 No 3 (2008): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2008 Vol 9 No 2 (2008): Jurnal AGROMINSION AGUSTUS 2008 Vol 9 No 1 (2008): Jurnal AGROMINSION APRIL 2008 Vol 8 No 3 (2007): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2007 Vol 8 No 2 (2007): JURNAL AGROMINSION Agustus 2007 Vol 8 No 1 (2007): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2007 Vol 7 No 3 (2006): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2006 Vol 7 No 2 (2006): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2006 Vol 7 No 1 (2006): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2006 Vol 5 No 1 (2004): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2004 Vol 4 No 2 (2004): JURNAL AGRIMANSION MEI 2004 Vol 4 No 1 (2003): JURNAL AGRIMANSION November 2003 Vol 3 No 2 (2003): JURNAL AGRIMANSION MEI 2003 Vol 3 No 1 (2002): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2002 Vol 2 No 2 (2002): JURNAL AGRIMANSION MEI Vol 2 No 1 (2001): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2001 Vol 1 No 2 (2001): JURNAL AGRIMANSION MEI 2001 Vol 1 No 2 (2001): Jurnal AGRIMANSION (AGRIBUSINESS MANAGEMENT & EXTENSION) MEI More Issue