cover
Contact Name
Anwar
Contact Email
anwar@unram.ac.id
Phone
+6281907801569
Journal Mail Official
agrimansion@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No.62, Gomong, Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83125,
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agrimansion: Agribusiness Management & Extension
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14118262     EISSN : 27985385     DOI : 10.29303
Jurnal Agrimansion adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan berupa hasil penelitian yang terkait dengan pemikiran/gagasan atau telaahan konseptual/teoritis yang mengkaji aspek-aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian secara luas seperti manajemen produksi dan pemasaran produk pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, kebijakan pembangunan pertanian, perencanaan wilayah, analisis gender, gizi masyarakat dan sosiologi pedesaan. Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah diterbitkan atau dalam proses penerbitan pada publikasi apapun, baik dalam maupun luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 486 Documents
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN KAIN TENUN RUMAH PRODUKSI MEKAR SARI DI KECAMATAN RABA KOTA BIMA Mardiah, Ainun; Sjah, Taslim; Sahidu, Arifuddin
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i2.1380

Abstract

This research aims to analyze the marketing strategies of Mekar Sari's Handwoven Fabric. The method used in this research is descriptive. The unit of analysis in this research is the Mekar Sari production house. The research area was determined using purposive sampling considering that Mekar Sari's fabric consumers are spread across the Raba District. The types of data used are qualitative and quantitative. The data sources used in this research are primary and secondary data. The variables in this research are place, price, product, and promotion. The data analysis techniques used are SWOT analysis, IE analysis, and QSPM analysis. The research results indicate that there are 3 priority strategies to be implemented, namely building brand identity, offering discounts to recruit agents in strategic locations, and expanding the market.
ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN USAHA PENJUALAN RUJAK KELILING DI KOTA MATARAM Erdianti, Utari; Fernandez, F.X. Edy; Wathoni, Nurtaji
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1391

Abstract

Usaha dagang rujak keliling merupakan salah satu jenis kegiatan perdagangan di bidang informal yang memproduksi dan mendistribusikan buah-buahan yang sudah dipotong-potong dan disajikan dengan bumbu khas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis biaya yang dikeluarkan dan pendapatan yang diperoleh unit usaha penjualan rujak keliling di Kota Mataram. (2) Menganalisis kelayakan usaha penjualan rujak keliling di Kota Mataram. (3) Mengidentifikasi dan menganalisis masalah yang dihadapi oleh pedagang rujak keliling di Kota Mataram.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah usaha penjualan rujak keliling di Kota Mataram. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara Purposive Sampling di 6 (enam) kecamatan di Kota Mataram. Jumlah responden dalam penelitian ini ditentukan secara Quota Sampling, yaitu sebanyak 30 orang yang diambil masing-masing 5 orang dari setiap kecamatan yang ada di Kota Mataram. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Total biaya produksi yang diperoleh sebesar Rp 318.428 per hari atau sebesar Rp 8.279.119 per bulan, pendapatan yang sebesar Rp 162.906 per hari atau Rp 4.235.548 per bulan. Pendapatan usaha penjualan rujak keliling lebih tinggi dari rata-rata upah minimum regional Kota Mataram Tahun 2022 yaitu Rp. 2.416.953. (2) Nilai R/C yang diperoleh sebesar 1,5 yang berarti setiap Rp 1 pengeluaran biaya dapat memberikan penerimaan sebesar Rp 1,5. (3) Kendala yang dihadapi usaha penjualan rujak keliling yaitu sifat bahan baku buah-buahan yang bersifat musiman harga bahan baku relative lebih mahal dan keadaan cuaca yang tidak menentu.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAGING AYAM OLEH RUMAH MAKAN TALIWANG DI KOTA MATARAM Fairuz, Nadirah; Ibrahim, Ibrahim; Maryati, Sri
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi jenis daging ayam yang digunakan sebagai bahan baku olahan ayam Taliwang oleh Rumah Makan Taliwang di Kota Mataram; (2) Menganalisis jumlah permintaan daging ayam yang digunakan sebagai bahan baku olahan ayam Taliwang oleh Rumah Makan Taliwang di Kota Mataram; (3) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam yang digunakan sebagai bahan baku olahan ayam Taliwang oleh Rumah Makan Taliwang di Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Dalam menentukan lokasi sampel digunakan metode purposive sampling dan dipilih 5 kecamatan yang ada di Kota Mataram, yakni Kecamatan Ampenan, Selaparang, Mataram, Sekarbela dan Cakranegara. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dan diambil sampel sebanyak 30 orang Pemilik Rumah Makan Taliwang di Kota Mataram. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Cara pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jenis daging ayam yang digunakan sebagai bahan baku olahan ayam Taliwang oleh Rumah Makan Taliwang di Kota Mataram adalah daging Ayam Buras, daging Ayam Pejantan dan daging Ayam Ras Pedaging; (2) Rata-rata permintaan dari daging ayam yang digunakan sebagai bahan baku olahan ayam Taliwang oleh Rumah Makan Taliwang di Kota Mataram setiap bulannya adalah sebanyak 348,70 kg. Rata-rata permintaan daging Ayam Buras setiap bulannya adalah sebanyak 395,76 kg (1.649 ekor); rata-rata permintaan daging Ayam Pejantan setiap bulannya sebanyak 269,64 kg (1.284 ekor); dan rata-rata permintaan daging Ayam Ras Pedaging setiap bulannya sebanyak 380,70 kg (810 ekor); (3) Faktor yang secara signifikan mempengaruhi permintaan daging ayam yang digunakan sebagai bahan baku olahan ayam Taliwang oleh Rumah Makan Taliwang di Kota Mataram adalah Harga Daging Ayam (X1) dan Jumlah Konsumen Rumah Makan (X3). Kemudian, koefisien elastisitas Harga Daging Ayam (X1) dan Pendapatan Pemilik Rumah Makan (X2) seluruhnya < 1 atau tergolong inelastis yang artinya perubahan pada variabel Harga Daging Ayam (X1) dan Pendapatan Pemilik Rumah Makan (X2) sebesar 1% menyebabkan perubahan pada Permintaan Daging Ayam (Y) kurang dari 1%.
ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN AGROINDUSTRI TELUR ASIN DI KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM Rahmadani, Annisa; Usman, Abdullah; Yakin, Addinul
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen usaha agroindustri telur asin di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram, mengetahui pendapatan pengusaha agroindustri telur asin di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram, mengetahui besar margin pemasaran agroindustri telur asin di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram dan menginventarisir alasan pengusaha telur asin di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram pasif beroperasi. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah agroindustri telur asin di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Penentuan daerah sampel menggunakan purposive sampling yaitu Kecamatan Sandubaya Kota Mataram dengan pertimbangan bahwa kecamatan tersebut merupakan kecamatan dengan populasi pengusaha agroindustry tertinggi di Kota Mataram. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 8 responden yang ditentukan secara sensus. Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis manajemen usaha, pendapatan, efisiensi pemasaran, dan menginventarisir alasan pengusaha pasif beroperasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Manajemen pada produksi agroindustri telur asin tidak menerapkan unsur-unsur manajemen mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengawasan dan evaluasi pada hari-hari biasa; (2) Pendapatan pada agroindustri telur asin sebesar Rp. 213.208 per proses atau Rp 1.921.383 per bulan.; (3) Pemasaran telur asin di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram termasuk efisien, pada saluran pemasaran I memiliki margin pemasaran sebesar Rp. 636 ditingkat pedagang pengumpul, Rp. 483 ditingkat pedagang pengecer, dengan share harga sebesar 74 % dengan distribusi keuntungan 0,6 yaitu adil atau merata, pada saluran pemasaran II memiliki margin pemasaran sebesar Rp. 483, share harga sebesar 77 % dan pada saluran pemasaran III memiliki share harga sebesar 100 %; (4) Alasan yang membuat beberapa pengusaha agroindustri telur asin di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram pasif dan memiliki tingkat produksi rendah terdiri dari kelangkaan bahan baku yang menyebabkan pendapatan rendah, persaingan produk serupa, dan gagap teknologi yang berimbas pada cakupan pemasaran yang sempit. Sedangkan margin pemasaran tidak berpengaruh terhadap pasifnya usaha agroindustri telur asin dikarenakan margin pemasaran rendah dan rantai pemasaran yang pendek.
ANALISIS INTEGRASI PASAR DAN TRANSMISI HARGA CABAI MERAH BESAR DI KOTA MATARAM (KASUS: PASAR MANDALIKA DAN PASAR KEBON ROEK) Aprilianti, Aprilianti; Sahidu, Arifuddin; Miharja, Dian Lestari
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1423

Abstract

This study aims to determine the price transmission that occurs in the main market (Mandalika market) to the retail market (Kebon Roek market) and to determine the level of market integration that occurs between the main market (Mandalika market) and the retail market (Kebon Roek market). The method used namely descriptive method. The unit of analysis in this study was the price of large red chilies in the city of Mataram, with two comparative markets, namely the Mandalika main market and the Kebon roek retail market. The type of data used is quantitative data. The data source used is secondary data. The data analysis used is ET and IMC analysis. The results of this study indicate that: (1) The price transmission that occurs between the Mandalika main market and the Kebon Roek retail market is running inefficiently. This can be seen from the ET value < 1, which is 0. 734, indicating that if there is a change in the price of large red chilies at the wholesale market level by 1%, the price at the retail market level will change by 734%. It can be stated that price changes at the retail market level are not well transmitted to prices at the main market level. This shows that there is an imperfect competition market in the marketing of large red chilies in both markets. (2) Market integration in the marketing of Large Red Chili at the Mandalika Main Market with the Kebon Roek Retail Market in Mataram City, namely IMC = 1. 710 means that IMC > 1 means that market integration is low. This shows that the prices at the Mandalika Main Market are not fully transformed to the market level Kebon Roek retailer.
ANALISIS KELAYAKAN DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI JAGUNG DI KECAMATAN TERARA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Rahayu, Baiq Rika Wanu; Sjah, Taslim; Dipokusumo, Bambang
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1426

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kelayakan usahatani jagung di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur; (2) mengkaji distribusi penyerapan tenaga kerja pada kegiatan usahatani jagung di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur; dan (3) mengidentifikasi hambatan usahatani jagung di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik survey. Unit analisis dalam penelitian ini adalah usahatani jagung di Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kualitatif dan kuantitatif, dengan sumber data berasal dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kelayakan usahatani, analisis biaya, pendapatan, penerimaan, analisis penyerapan tenaga kerja, dan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Usahatani jagung diketiga daerah strata layak untuk diusahakan, dengan nilai R/C ratio sebesar 1,48 untuk usahatani jagung daerah strata I, dan R/C ratio sebesar 1,66 untuk usahatani jagung di daerah strata II, serta 1,80 untuk usahatani jagung di daerah strata III. (2) Distribusi penyerapan tenaga kerja pada berbagai kegiatan usahatani jagung di Kecamatan Terara yaitu pada penyiapan lahan sebesar 22,93 HKO/Ha, penanaman sebesar 54,50 HKO/Ha, pengairan sebesar 0,58 HKO/Ha, penyiangan sebesar 1,50 HKO/Ha, pemupukan sebesar 4,25 HKO/Ha, penyemprotan sebesar 2,36 HKO/Ha, pemanenan sebesar 74,38 HKO/Ha, pemipilan sebesar 1,11 HKO/Ha, penjemuran sebesar 6,93 HKO/Ha, dan kegiatan pengangkutan sebesar 7,39 HKO/Ha. (3) Hambatan-hambatan yang dihadapi petani jagung dalam berusahatani yaitu adanya gangguan hama, harga jagung yang berfluktuasi, harga saprodi yang mahal, kelangkaan pupuk, dan kurangnya modal. Kata Kunci: Kelayakan, Tenaga kerja, Usahatani Jagung, Lombok Timur ABSTRACT This studi aims to: (1) analyze the feasibility of corn farming in the Terara District, East Lombok Regency; (2) examine the distribution of employment absorption in corn farming activities in the Terara District, East Lombok Regency; (3) study the obstacles in corn farming in the Terara District, East Lombok Regency. The research method used in this study is descriptive method, while data collection techniques were conducted through surveys. The unit of analysis in this research is corn farm in Terara District, East Lombok Regency. Data used in this study includes qualitative and quantitative data, obtained from primary and secondary sources. Data analysis includes feasibility analysis, income analysis, revenue analysis, employment absorption analysis, and descriptive analysis. The results showed that: (1) Corn farming is feasible in all three strata areas, with an R/C ratio of 1.48 for corn farming in stratum I, and an R/C ratio of 1.66 for corn farming in stratum II, and 1.80 for corn farming in stratum III. (2) The distribution of employment absorption per hectare in various corn farming activities in Terara District is as follows: land preparation 22.93 mandays, planting 54.50 mandays, irrigation 0.58 mandays, weeding 1.50 mandays, fertilization 4.25 mandays, spraying 2.36 mandays, harvesting 74.38 mandays, shelling 1.11 mandays, driying 6.93 mandays, and transportation mandays. (3) The obstacles faced by corn farmers in agricultural business are pest disturbances, fluctuating corn prices, expensive production costs, scarcity of fertilizers, and insufficient capital. Keywords: Feasibility, Employment, Corn Farming, East Lombok
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI JAGUNG HIBRIDA DI KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT Unnida, Diya'; Dipokusumo, Bambang; Sa'diyah, Halimatus
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis biaya dan pendapatan usahatani jagung hibrida di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat; (2) Menganalisis faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap hasil produksi usahatani jagung hibrida di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat; (3) Menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi usahatani jagung hibrida di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat; (4) Menganalisis kendala-kendala yang dihadapi petani dalam usahatani jagung hibrida di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan unit analisis yaitu petani yang bekerja pada usahatani jagung di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Penentuan daerah sampel dilakukan secara Purposive Sampling dengan penentuan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pemilihan jumlah responden dalam penelitian ini menggunakan metode “Slovin” yang jumahnya harus representative agar hasil penelitian bisa digeneralisasikan dan perhitungannya tidak memerlukan tabel jumlah sampel. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Cara pengumpulan data dilakukan dengan wawancara disertai dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Hasil Penelitian menunjukan bahwa: 1) Biaya produksi yang dikelaurkan petani jagung hibrida di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat adalah sebesar Rp. 6.680/Ha dan pendapatan petani yang diperoleh dalam adalah sebesar Rp.11.767.491/Ha. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung hibrida di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat luas lahan (X1), benih (X2), dan pupuk NPK (X4), sedangkan faktor-faktor yang tidak berpengaruh adalah pupuk Urea (X3), pestisida (X5), dan tenaga kerja (X6). 3) Faktor-faktor produksi yang belum efisien pada produksi usahatani jagung hibrida di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat adalah luas lahan (X1) dan pestisida (X5), sedangkan faktor-faktor produksi yang tidak efisien adalah benih (X2), pupuk Urea (X3), pupuk NPK (X4), dan tenaga kerja (X6). 4) Kendala-kendala yang dihadapi oleh petani responden pada usahatani jagung hibrida adalah penggunaan pupuk, hama dan penyakit pada tanaman, kurang tersedianya modal, dan pada proses pemasaran.
STRATEGI PEMASARAN USAHA ANYAMAN KETAK DI KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Selung, Clougia Charolin; Anwar, Anwar; Sa'diyah, Halimatus
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1440

Abstract

Adanya pandemi covid-19 menyebabkan terjadinya penurunan jumlah penjualan anyaman ketak sehinnga perlu strategi pemasaran yang tepat untuk menaikkan kembali jumlah penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: biaya dan pendapatan usaha anyaman ketak di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, faktor-faktor internal dan eksternal usaha anyaman ketak di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, dan strategi pemasaran usaha anyaman di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan, metode SWOT dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan biaya yang dikeluarkan per bulan sebesar Rp 16.194.446 dengan penerimaan sebesar Rp 23.675.000 sehingga pendapatan sebesar Rp 7.480.554. Faktor internal: kualitas produk yang tinggi, variasi produk yang beragam, dan penggunaan sosial media sebagai tempat promosi. Faktor eksternal: kepercayaan konsumen terhadap usaha anyaman ketak, minat konsumen dalam dan luar negeri yang tinggi, dan adanya event pameran.Terdapat tiga strategi prioritas yaitu: meningkatkan dan mempertahankan kualitas, kuantitas produk agar dapat menarik semakin banyak minat konsumen dalam & luar negeri agar memperoleh pendapatan yang tinggi, meningkatkan promosi melalui sosial media dan terlibat dalam event pameran untuk menarik semakin banyak minat konsumen dalam & luar negeri, dan meningkatkan kepercayaan kepada konsumen dalam & luar negeri dengan produk yang selalu mengikuti perkembanganAnyaman ketak
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN DAN EFISIENSI USAHA JAMUR TIRAM DI DESA TAMANSARI KECAMATAN GUNUNG SARI LOMBOK BARAT Utami, Ida Ayu Agung Premari Isti; Budastra, I Ketut; Partatanaya, I Gusti Lanang
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1443

Abstract

Penelitia ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) Untuk menganalisis efisiensi usaha jamur turam di Desa Tamansari Kecamatan Gunungsari, (2) Untuk menganalisis efisiensi pemasaran usaha jamur tiram di Desa Tamansari Kecamatan Gunungsari. Penentuan responden dilakukan secara “Quota Sampling” yaitu menetapkan sebanyak 22 orang responden dari total 64 orang yang melakukan budidaya Jamur Tiram di kedua dusun. Berdasarkan jenisnya, data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif, sedangkan berdasarkan sumbernya ada dua, yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data pada penelitian ini yaitu: (1) Analisis Efisiensi Usaha; (2) Analisis Efisiensi Pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Usaha jamur tiram di Desa Tamansari secara ekonomi termasuk efisien atau layak diusahakan. Karena memperoleh hasil R/C ratio sebesar 1,5. (2) Saluran pemasaran pada usaha jamur tiram yang paling efisien adalah saluran pemasaran I yakni dari produsen langsung ke konsumen akhir. Dengan memperoleh farmer share sebesar 100%. Usaha jamur tiram di desa Tamansari layak untuk diusahakan dan dikembangkan, oleh karena itu petani perlu melakukan upaya agar penggunaan input produksinya lebih efisien sehingga meningkatkan produksi dan keuntungan serta meminimalisir biaya
TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN OBJEK WISATA ALAM DI DESA WISATA TETEBATU KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR Listiawati, Wiwin; Bachry, Johan; Sayuti, Rosyiadi Husaenie
JURNAL AGRIMANSION Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v24i3.1455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan objek wisata alam di Desa Wisata Tetebatu; (2) untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan objek wisata alam di Desa Wisata Tetebatu. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitaif. Unit analisis adalah anggota POKDARWIS, pengelola objek wisata, pengelola penginapan, dan para pelaku UMKM yang ada di Desa Tetebatu. Penelitian dilaksanakan di Desa Tetebatu yang dipilih secara purposive sampling, dengan pertimbangan Desa Tetebatu merupakan Desa sentral yang berada pada kawasan Desa Wisata Tetebatu. Penentuan jumlah responden dilakukan secara quota sampling sebanyak 40 responden. Data yang terkumpul kemudian di analisis menggunakan system skoring dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan objek wisata alam di Desa Wisata Tetebatu termasuk pada kategori sedang dikarenakan keterlibatan masyarakat pada setiap tahapan menunjukkan tingkat partisipasi yang variatif, pada tahap perencanaan tingkat partisipasi masyarakat rendah, tahap pengorganisasian tingkat partisipasi masyarakat tinggi, tahap pelaksanaan tingkat partisipasi masyarakat tinggi, dan pada tahap pengawasan tingkat partisipasi masyarakat rendah. Bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan objek wisata alam di Desa Wisata Tetebatu yaitu terbagi menjadi 2 jenis, yaitu partisipasi fisik dan partisipasi non fisik

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025 Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Agrimansion Agustus 2025 Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025 Vol 25 No 3 (2024): Jurnal Agrimansion Desember 2024 Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024 Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024 Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023 Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023 Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023 Vol 23 No 3 (2022): Jurnal Agrimansion Desember 2022 Vol 23 No 2 (2022): Jurnal Agrimansion Agustus 2022 Vol 23 No 1 (2022): Jurnal Agrimansion April 2022 Vol 22 No 3 (2021): Jurnal Agrimansion Desember 2021 Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021 Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021 Vol 21 No 3 (2020): Jurnal Agrimansion Desember 2020 Vol 21 No 2 (2020): Jurnal Agrimansion Agustus 2020 Vol 21 No 1 (2020): Jurnal Agrimansion April 2020 Vol 20 No 3 (2019): Jurnal Agrimansion Desember 2019 Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019 Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Agrimansion April 2019 Vol 19 No 3 (2018): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2018 Vol 19 No 2 (2018): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2018 Vol 19 No 1 (2018): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2018 Vol 18 No 1 (2017): Jurnal Imiah Agrimansion Vol 16 No 1 (2015): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2015 Vol 16 No 3 (2015): Jurnal Imiah AGRIMANSION Vol 15 No 1 (2014): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2014 Vol 11 No 2 (2010): Jurnal Ilmiah Agribisnis Agustus 2010 Vol 10 No 1 (2009): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2009 Vol 9 No 3 (2008): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2008 Vol 9 No 2 (2008): Jurnal AGROMINSION AGUSTUS 2008 Vol 9 No 1 (2008): Jurnal AGROMINSION APRIL 2008 Vol 8 No 3 (2007): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2007 Vol 8 No 2 (2007): JURNAL AGROMINSION Agustus 2007 Vol 8 No 1 (2007): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2007 Vol 7 No 3 (2006): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2006 Vol 7 No 2 (2006): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2006 Vol 7 No 1 (2006): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2006 Vol 5 No 1 (2004): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2004 Vol 4 No 2 (2004): JURNAL AGRIMANSION MEI 2004 Vol 4 No 1 (2003): JURNAL AGRIMANSION November 2003 Vol 3 No 2 (2003): JURNAL AGRIMANSION MEI 2003 Vol 3 No 1 (2002): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2002 Vol 2 No 2 (2002): JURNAL AGRIMANSION MEI Vol 2 No 1 (2001): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2001 Vol 1 No 2 (2001): JURNAL AGRIMANSION MEI 2001 Vol 1 No 2 (2001): Jurnal AGRIMANSION (AGRIBUSINESS MANAGEMENT & EXTENSION) MEI More Issue