cover
Contact Name
Anwar
Contact Email
anwar@unram.ac.id
Phone
+6281907801569
Journal Mail Official
agrimansion@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No.62, Gomong, Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. 83125,
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Agrimansion: Agribusiness Management & Extension
Published by Universitas Mataram
ISSN : 14118262     EISSN : 27985385     DOI : 10.29303
Jurnal Agrimansion adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan berupa hasil penelitian yang terkait dengan pemikiran/gagasan atau telaahan konseptual/teoritis yang mengkaji aspek-aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian secara luas seperti manajemen produksi dan pemasaran produk pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, kebijakan pembangunan pertanian, perencanaan wilayah, analisis gender, gizi masyarakat dan sosiologi pedesaan. Naskah yang diterima adalah naskah asli yang belum pernah diterbitkan atau dalam proses penerbitan pada publikasi apapun, baik dalam maupun luar negeri.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 507 Documents
PENGARUH MITRA USAHA MELALUI KAPABILITAS PETANI TERHADAP PEMBERDAYAAN PETANI KOPI DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Alpin Risyad Ritonga; Zulkarnain Lubis; Endang Sari Simanullang
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2062

Abstract

Koperasi pertanian berperan dalam menyediakan kebutuhan, mendukung produksi, dan membantu pemasaran hasil panen, sekaligus mendorong pemberdayaan dan peningkatan kapabilitas petani. Namun, petani kopi arabika di Sipirok dan Saipar Dolok Hole masih menghadapi kendala seperti ketergantungan pada tengkulak dan rendahnya tingkat pendidikan. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh mitra usaha terhadap pemberdayaan petani dan pengaruh tidak langsung mitra usaha terhadap pemberdayaan petani melalui kapabilitas petani. Penelitian dilaksanakan di Koperasi Berkah Bersama Darul Mursyid, Kecamatan Saipar Dolok Hole, dan Syariah Maju Bersama, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode analisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS SEM). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 69 petani. Hasil penelitian ini adalah bahwa mitra usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan petani kopi dan terdapat pengaruh tidak langsung mitra usaha melalui kapabilitas petani secara signifikan dengan tanda positif terhadap pemberdayaan petani kopi di Kabupaten Tapanuli Selatan.
EFISIENSI TEKNIS USAHATANI TEBU DAN KAITANNYA DENGAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN PETANI: STUDI KASUS DI KABUPATEN KEDIRI Arief Joko Saputro; Dina Kartika Sari
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.1880

Abstract

Efisiensi teknis, yang mencerminkan kemampuan petani untuk mengubah masukan menjadi keluaran, merupakan indikator kunci dalam mengevaluasi kinerja pertanian. Studi ini mengintegrasikan analisis efisiensi teknis dengan faktor-faktor psikologis, khususnya sikap kewirausahaan, yang masih kurang dieksplorasi dalam konteks pertanian tebu. Tujuannya adalah untuk (1) menganalisis tingkat efisiensi teknis, (2) menilai sikap kewirausahaan petani tebu, dan (3) memeriksa korelasi antara sikap kewirausahaan dan efisiensi teknis. Metode Data Envelopment Analysis (DEA) digunakan untuk mengukur efisiensi teknis, menggunakan asumsi Constant Returns to Scale (CRS) dan Variable Returns to Scale (VRS). Sikap kewirausahaan dinilai melalui enam indikator: motivasi, pengambilan risiko, efikasi diri, pengenalan peluang, inovasi, dan orientasi pertumbuhan, yang diukur menggunakan skala Likert. Analisis korelasi Pearson digunakan untuk memeriksa hubungan antara efisiensi teknis dan sikap kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani tebu di Kabupaten Kediri umumnya tidak efisien secara teknis maupun skala, dengan nilai rata-rata CRS, VRS, dan efisiensi skala masing-masing sebesar 0,751, 0,868, dan 0,870. Inovasi memperoleh skor rata-rata tertinggi (4,04), sementara pengenalan peluang memperoleh skor terendah (2,44). Korelasi positif yang kuat (r = 0,775) ditemukan antara skor sikap kewirausahaan dan efisiensi teknis, yang menunjukkan bahwa petani dengan sifat kewirausahaan yang lebih kuat cenderung beroperasi lebih efisien. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi untuk meningkatkan efisiensi usahatani sebaiknya tidak hanya bergantung pada input fisik atau teknologi, tetapi juga mencakup program-program yang mendorong kapasitas kewirausahaan di kalangan petani tebu.
STRATEGI MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN BENIH PADI DI INDONESIA Indri Arrafi Juliannisa; Khusnul Khatimah; Sarah Ghania; Viyolanda Azrimultiya; Fadhli Suko Wiryanto
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.1998

Abstract

Program kemandirian benih padi merupakan salah satu upaya strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional Indonesia. Inisiatif ini bertujuan memberdayakan petani lokal dalam memproduksi, mengelola, dan menggunakan benih padi unggul secara mandiri tanpa sepenuhnya bergantung pada pasokan benih dari luar. Melalui program ini, petani diharapkan mampu memenuhi kebutuhan benih sendiri, meningkatkan kualitas hasil pertanian, sekaligus mengurangi beban biaya produksi. Mendukung kemandirian benih juga berarti memperpendek rantai distribusi benih sehingga risiko keterlambatan maupun kelangkaan dapat diminimalkan. Pelaksanaan program kemandirian benih padi penting untuk dikaji dan dievaluasi secara komprehensif. Evaluasi yang dilakukan dapat mengidentifikasi kendala di lapangan, potensi inovasi, serta rekomendasi pengembangan program agar lebih efektif dan berkelanjutan yang dilakukan di tiga Provinsi, yaitu Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan model strategi dalam menciptakan kemandirian benih padi di Indonesia agar dapat mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah MULTIPOL (Multicriteria Policy) yang menggunakan prinsip integrated participatory approach dan Metode Multi Criteria Decision Making (MCDM). Hasil scenario, policy, dan action terpilih untuk mendukung Model SiPEKA BENIH adalah saat scenario penguatan supply benih padi terlaksana maka policy yang dapat mendukung yakni kerjasama offtaker, proteksi lumbung benih padi, dan menguatkan cadangan benih padi nasional, adapun action yang mensupportnya adalah pendampingan mentor lapangan, dan kolaborasi dengan dunia pendidikan, badan usaha milik negara maupun milik daerah, mitigasi bencana, memperkuat perjanjian dengan offtaker, dan pengembangan varietas (termasuk dalam difersivikasi varietas).
PERTUMBUHAN, DAYA SAING, DAN RISIKO EKSPOR CRUDE PALM OIL INDONESIA SELAMA IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BIODISEL Ravitro Bagus Ersa Wardana; Teguh Soedarto; Nisa Hafi Idhoh Fitriana
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2034

Abstract

Indonesia merupakan negara produsen dan eksportir utama minyak kelapa sawit mentah atau “CPO” dunia. Pemerintah Indonesia berinovasi untuk mengembangkan Bahan Bakar Nabati (BBN), yakni biodiesel dengan bahan baku yang berasal dari campuran solar dan CPO melalui kebijakan biodiesel. Pemakaian CPO sebagai bahan baku biodiesel tentunya akan menambah beban kebutuhan CPO di pasar domestik dan menimbulkan kekhawatiran akan stabilisasi besaran alokasi CPO antara komoditas ekspor dan kebutuhan dalam negeri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, daya saing, dan risiko ekspor CPO Indonesia selama implementasi kebijakan biodiesel. Metode penelitian menggunakan perhitungan pertumbuhan standar, revealed comparative advantage (RCA), indeks spesialisasi perdagangan (ISP), dan koefisien variasi (CV). Hasil penelitian menunjukkan ekspor CPO Indonesia selama implementasi kebijakan biodiesel mulai dari tahun 2008 sampai tahun 2023 mengalami peningkatan pertumbuhan volume ekspor sebesar 82,8% dengan daya saing yang tinggi di pasar internasional dan memiliki tingkat risiko rendah. Upaya untuk meningkatkan pertumbuhan, memperkuat daya saing, dan mempertahankan tingkat risiko rendah ekspor CPO Indonesia dapat dilakukan dengan menjaga keberlanjutan ekosistem tanaman kelapa sawit yang berkualitas, menjaga keberlanjutan alam dan lingkungan sosial masyarakat yang terdampak, serta memastikan kepatuhan terhadap kebijakan atau regulasi yang berlaku.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DIGITAL PANGAN LOKAL ENBAL DI KOTA TUAL Martha Cyclop Putry Reimialy; Natelda R Timisela; Tienni M Simanjorang
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2047

Abstract

This research aims to analyze the digital marketing strategy for enbal local food in Tual City by reviewing obstacles, formulating strategies, and determining the main strategies that can be applied by home industry players (IRT). The research approach uses a descriptive qualitative method utilizing SWOT analysis to identify strengths, weaknesses, opportunities, and threats in enbal digital marketing. The results show that the main strengths of enbal products lie in the uniqueness of raw materials, distinctive taste, and cultural value, while weaknesses include low digital literacy of business actors, limited packaging, and production capacity. In terms of opportunities, the increasing trend of local food consumption, high use of social media, and government support for digitalization of MSMEs are driving factors. The threats come from competition with modern food products, high distribution costs in the archipelago, and low interest of young generation in traditional food. Based on SWOT mapping, the recommended main strategies are strengthening digital branding, improving packaging quality, developing creative promotion content, and enhancing digital capabilities of business actors. This research is expected to be a reference for MSME players in optimizing digital marketing to expand market access and increase the competitiveness of enbal products in Tual City. Keywords: digital marketing, enbal, marketing strategy, SWOT, MSME
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHA AGROWISATA BELIMBING MOYOKETEN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG MELALUI ANALISIS MULTIDIMENSIONAL SCALING Azki Nur Halimah; Mubarokah Mubarokah; Taufik Setyadi
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2060

Abstract

Meningkatnya tren nasional agrowisata memunculkan persaingan yang semakin ketat antar destinasi. Agrowisata Belimbing Moyoketen juga masih menghadapi kendala berupa lemahnya integrasi antar pelaku usaha serta terdapat potensi ketidaksesuaian antara praktik lapangan dengan konsep Community Based Tourism (CBT) yang seharusnya inklusif dan adaptif. Kondisi ini dalam jangka panjang tentu dapat mengancam keberlanjutan agrowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi keberlanjutan usaha ditinjau dari 5 dimensi keberlanjutan, meliputi ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan, dan infrastruktur serta menganalisis atribut penilaian paling berpengaruh terhadap keberlanjutan agrowisata. Sampel pada penelitian ini berjumlah 47 orang yang terdiri dari pihak internal dan eksternal menggunakan teknik purposive dan accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis keberlanjutan Multidimensional Scaling (MDS) Rapfish. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 41 atribut yang dikelompokkan ke dalam 5 dimensi keberlanjutan. Hasil penilaian MDS Rapfish didapatkan 21 atribut sensitif yang dibagi menjadi 2 atribut sensitif pada dimensi ekologi, 4 atribut sensitif pada dimensi ekonomi, 5 atribut sensitif pada dimensi sosial, 6 atribut sensitif pada dimensi kelembagaan, dan 4 atribut sensitif pada dimensi infrastruktur. Secara multidimensi, Agrowisata Belimbing Moyoketen memiliki nilai indeks sebesar 51,26% dengan status cukup berkelanjutan.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMASARAN DIGITAL PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN LOKAL ENBAL DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA Claris Fransiska Lali Neka; Natelda R Timisela; Maisie T F Tuhumury
JURNAL AGRIMANSION Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v27i1.2052

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pemasaran digital pada industri rumah tangga (IRT) pangan lokal enbal di Kabupaten Maluku Tenggara. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kei Kecil dan Manyeuw pada Oktober–November dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sebanyak 40 pelaku IRT dipilih melalui metode sensus sebagai responden. Kajian ini menelaah pemanfaatan media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform e-commerce dalam promosi, pemasaran, serta peningkatan pendapatan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui distribusi frekuensi, persentase, dan tabulasi untuk menggambarkan tingkat pemahaman, penggunaan, dan efektivitas pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pelaku IRT telah mengenal media digital, tetapi implementasinya masih rendah akibat keterbatasan keterampilan, akses teknologi, dan persepsi bahwa pemasaran digital membutuhkan biaya besar. Kompleksitas e-commerce dan tingginya biaya pengiriman juga menjadi hambatan utama. Namun, Facebook dan WhatsApp cukup efektif memperluas promosi secara sederhana dan berbiaya rendah. Kesimpulannya, pemasaran digital berpotensi meningkatkan visibilitas dan pendapatan industri enbal, tetapi memerlukan pendampingan, literasi digital, dan dukungan infrastruktur agar optimal. Implikasinya, pemerintah daerah, lembaga pendamping, dan pelaku IRT perlu bersinergi menyediakan pelatihan pemasaran digital, memperluas akses teknologi, serta meningkatkan infrastruktur digital guna mendorong daya saing dan keberlanjutan usaha pangan lokal enbal di Kabupaten Maluku Tenggara secara berkelanjutan melalui program pendampingan yang terarah, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan pelaku usaha

Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2026): Jurnal Agrimansion April 2026 Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025 Vol 26 No 2 (2025): Jurnal Agrimansion Agustus 2025 Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025 Vol 25 No 3 (2024): Jurnal Agrimansion Desember 2024 Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024 Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024 Vol 24 No 3 (2023): Jurnal Agrimansion Desember 2023 Vol 24 No 2 (2023): Jurnal Agrimansion Agustus 2023 Vol 24 No 1 (2023): Jurnal Agrimansion April 2023 Vol 23 No 3 (2022): Jurnal Agrimansion Desember 2022 Vol 23 No 2 (2022): Jurnal Agrimansion Agustus 2022 Vol 23 No 1 (2022): Jurnal Agrimansion April 2022 Vol 22 No 3 (2021): Jurnal Agrimansion Desember 2021 Vol 22 No 2 (2021): Jurnal Agrimansion Agustus 2021 Vol 22 No 1 (2021): Jurnal Agrimansion April 2021 Vol 21 No 3 (2020): Jurnal Agrimansion Desember 2020 Vol 21 No 2 (2020): Jurnal Agrimansion Agustus 2020 Vol 21 No 1 (2020): Jurnal Agrimansion April 2020 Vol 20 No 3 (2019): Jurnal Agrimansion Desember 2019 Vol 20 No 2 (2019): Jurnal Agrimansion Agustus 2019 Vol 20 No 1 (2019): Jurnal Agrimansion April 2019 Vol 19 No 3 (2018): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2018 Vol 19 No 2 (2018): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2018 Vol 19 No 1 (2018): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2018 Vol 18 No 1 (2017): Jurnal Imiah Agrimansion Vol 16 No 1 (2015): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2015 Vol 16 No 3 (2015): Jurnal Imiah AGRIMANSION Vol 15 No 1 (2014): JURNAL ILMIAH AGRIIMANSION APRIL 2014 Vol 11 No 2 (2010): Jurnal Ilmiah Agribisnis Agustus 2010 Vol 10 No 1 (2009): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2009 Vol 9 No 3 (2008): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2008 Vol 9 No 2 (2008): Jurnal AGROMINSION AGUSTUS 2008 Vol 9 No 1 (2008): Jurnal AGROMINSION APRIL 2008 Vol 8 No 3 (2007): JURNAL AGROMINSION DESEMBER 2007 Vol 8 No 2 (2007): JURNAL AGROMINSION Agustus 2007 Vol 8 No 1 (2007): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2007 Vol 7 No 3 (2006): JURNAL AGRIMANSION DESEMBER 2006 Vol 7 No 2 (2006): JURNAL AGRIMANSION AGUSTUS 2006 Vol 7 No 1 (2006): JURNAL AGRIMANSION APRIL 2006 Vol 5 No 1 (2004): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2004 Vol 4 No 2 (2004): JURNAL AGRIMANSION MEI 2004 Vol 4 No 1 (2003): JURNAL AGRIMANSION November 2003 Vol 3 No 2 (2003): JURNAL AGRIMANSION MEI 2003 Vol 3 No 1 (2002): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2002 Vol 2 No 2 (2002): JURNAL AGRIMANSION MEI Vol 2 No 1 (2001): JURNAL AGRIMANSION NOVEMBER 2001 Vol 1 No 2 (2001): JURNAL AGRIMANSION MEI 2001 Vol 1 No 2 (2001): Jurnal AGRIMANSION (AGRIBUSINESS MANAGEMENT & EXTENSION) MEI More Issue