cover
Contact Name
Muhammad Zaeni
Contact Email
Muhammadzaeni1@gmail.com
Phone
+62331-412351
Journal Mail Official
stikes.bhaktialqodiri.jember@gmail.com
Editorial Address
Jl. Manggar 139 A. kel. Gebang kec. Patrang kab. Jember Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Medical Journal of Al-Qodiri : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan
Core Subject : Health,
Medical Journal Of Al-Qodiri adalah jurnal yang di kelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan diterbitkan oleh STIKES Bhakti Al-Qodiri. Jurnal ini memuat tulisan bersifat ilmiah dalam bentuk hasil penelitian maupun pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh dosen yang mencakup semua bidang keilmuan.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024): Maret" : 19 Documents clear
Pengaruh Guided Imagery Terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Menjelang Objective Structured Clinical Examination (OSCE) Abdul Aziz Azari; Ishana Balaputra; Superzeki Zaidatul Fadilah; Dwi Indah Lestari
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.332

Abstract

Pendahuluan: Objective Structured Clinical Examination (OSCE) adalah tes kompetensi yang diperlukan oleh mahasiswa untuk menilai kemampuan mereka dalam melakukan keahlian perawatan keperawatan. Namun, implementasi OSCE sering kali memunculkan kecemasan pada mahasiswa, sehingga intervensi non-farmakologis diperlukan untuk mengatasi kecemasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh teknik guided imagery dalam mengurangi kecemasan mahasiswa sebelum menghadapi ujian OSCE. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi dengan uji pra dan pasca tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 50 peserta diambil sebagai sampel menggunakan metode pengambilan sampel acak sederhana. Analisis statistik yang digunakan adalah uji t sampel berpasangan. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terapi guided imagery memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kecemasan mahasiswa menjelang OSCE, dengan nilai p sebesar 0,001 pada tingkat signifikansi α = 0,05. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa intervensi guided imagery efektif dalam mengurangi kecemasan mahasiswa sebelum menghadapi OSCE. Oleh karena itu, teknik ini dapat dianggap sebagai alternatif terapi yang bermanfaat dalam membantu mahasiswa mengatasi kecemasan menjelang OSCE. Rekomendasi: Meskipun terapi guided imagery terbukti efektif, kombinasi dengan terapi lain dapat meningkatkan hasil yang lebih optimal.
Perbedaan Terapi Musik dan Napas Dalam Terhadap Nyeri Persalinan Kala I pada Ibu Bersalin di Wilayah Puger Jember Siti Romlah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.333

Abstract

Pendahuluan: Nyeri adalah pengalaman tidak menyenangkan yang dapat mengganggu kenyamanan seseorang. Pada ibu bersalin, nyeri kala I memiliki tingkatan yang berbeda setiap individu sehingga perlu adanya penanganan untuk mengatasi nyeri tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan nyeri persalinan kala 1 ibu bersalin dengan menggunakan terapi music dan napas dalam. Metode: Penelitian ini menggunakan eksperimen kuasi dengan uji pra dan pasca tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 20 peserta (10 peserta dalam kelompok terapi musik dan 10 peserta dalam kelompok napas dalam) diambil sebagai sampel menggunakan metode sampel probabilitas (pengambilan sampel acak sederhana). Analisis statistik yang diterapkan dalam penelitian ini adalah uji t sampel berpasangan. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terapi musik dan napas dalam menghasilkan perbedaan yang signifikan dalam penurunan tingkat nyeri, dengan nilai p sebesar 0,001 pada tingkat signifikansi α = 0,05. Kesimpulan: dapat disimpulkan bahwa kedua jenis intervensi ini memiliki dampak yang serupa terhadap penurunan nyeri persalinan kala 1. Dengan demikian, penelitian ini dapat dianggap sebagai salah satu alternatif terapi yang dapat digunakan untuk membantu ibu bersalin untuk mengurangi nyeri yang timbul saat persalinan sedang berlangsung.Rekomendasi: Adanya nyeri saat persalinan dapat mengganggu kenyamanan ibu bersalin sehingga perlu dilakukan terapi dalam menangani hal tersebut dan peneliti menyarankan untuk menggunakan kombinasi terapi musik dan napas dalam.
Manfaat Yoga Dalam Perkembangan Anak: Literature Review Lia Dian Ayuningrum; Sulistiawati; Fatimah; Anafrin Yugistyowati
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.334

Abstract

Pendahuluan: Pelatihan yoga menjadi semakin menarik karena dapat memperbaiki masalah kesehatan pada orang-orang dari segala usia, terutama yang berkaitan dengan pertumbuhan pada anak-anak. Terdapat kekurangan penelitian yang kuat dan dirancang dengan baik terhadap anak-anak usia prasekolah, meskipun faktanya yoga telah dipelajari secara ekstensif pada orang dewasa dan siswa yang lebih tua. Metode: Dengan menggunakan kata kunci “yoga”, “anak-anak”, “perkembangan”, “efek” 117 penelitian diidentifikasi dari tiga database. Untuk diskusi, 8 penelitian dimasukkan dalam review. Hasil: Berdasarkan analisis beberapa literatur yang diperoleh, berikut manfaat yang dapat dijadikan bahan referensi antara lain: Perkembangan dan Ketahanan Sosial-Emosional; Kemampuan Motorik dan Kognitif; Ciri Morfologi dan Keterampilan Motorik dan Kognitif; Perhatian Visual, Ketepatan Motorik Visual dan Mengurangi Perilaku Kurang Perhatian dan Hiperaktif; dan kekuatan, fleksibilitas, dan keseimbangan statis. Kesimpulan: Literature review ini menunjukkan bahwa yoga memiliki efek positif yang bermanfaat dan peningkatan signifikan dalam aspek perkembangan. Rekomendasi: perlunya intervensi yoga di lingkungan sekolah sebagai stimulasi perkembangan anak.
Hubungan Antara Koping Stres Dengan Psychological Well-Being Pada Tahanan Pria Di Polres Probolinggo Riske Yunis Cloudia; Ainul Yaqin Salam; Nafolion Nur Rahmat
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.335

Abstract

Kehidupan didalam penjara membuat para tahanan dihadapkan dengan berbagai macam masalah psikologis yang menyebabkan stres. Masalah ini harus ditangani karena akan berpengaruh bagi kehidupan tahanan setelah keluar dari penjara. Studi ini memiliki tujuan guna mengkaji hubungan antara koping stres dengan psychological well being tahanan pria di Polres Probolinggo. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analitik koleratif melalui pendekatan cross sectional, dengan tujuannya guna mengungkapkan hubungan korelatif antar variabel. Data di analisis menggunakan SPSS for Windows dengan uji Spearman Rank. Tingkat psychological well being tahanan pria di Polres Probolinggo sedang sebanyak 2 orang (10%), dan tingkat psychological well-being rendah sebanyak 18 orang (90%). Tingkat stres tahanan pria di Polres Probolinggo sedang sebanyak 3 orang (15%) dan koping stres rendah sebanyak 17 orang (85%). Koping stress cenderung kearah emotion focused coping. Hasil studi ini menunjukan ada korelasi signifikan antara koping stres dengan psychological well being tahanan pria di Polres Probolinggo yang ditunjukkan oleh nilai rxy sebesar 0,225 dan nilai sig 0,017 < 0,05. Dari penelitian ini diharapkan responden penelitian mampu belajar menggunakan strategi koping guna mengoptimalkan psychological well being.
Tingkat Stres Dan Kejadian Flour Albus Pada Remaja Ma Al-Qodiri Saat Menghadapi Ujian Aldi Febrian Wieminaty; Rifzi Devi Nurvitasari; Andriya Syahriyatul Masrifah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.336

Abstract

Pendahuluan: Remaja merupkan seseorang yang berada pada rentang umur10 hingga 18 tahun remaja memiliki peranan yang cukup penting dalam keberlangsungan masa depan bangsanya karena kedepannya remaja akan dipersiapakan secara mental maupun intelektual dalam menambah kecukupan SDM, oleh karenanya diperlukan sesuatu yang mendukung dalam mencapai hal tersebut, mencakup pendidikan maupun keterampilan tambahan. Kegiatan remaja yang padatnya akan memberikan dampak masalah kesehatan. Keputihan merupakan salah satu dari sekian banyaknya masalah kesehatan terutama pada perempuan, keputihan sering dialami oleh remaja, meskipun tak sedikit juga dialami oleh ibu hamil maupun ibu pasca persalinan. Pada studi pendahuluan peneliti mendapatkan 7 dari 10 siswa kelas 3 MA mengalami keputihan, dari 7 yang mengalami keputihan 5 diantaranya dikarnakan stress saat menghadapi ujian. Metode: Desain pada penelitian menggunakan analitik korelasi pendekatan cross sectional. Populasi penelitian semua remaja putri kelas 3 MA Al-Qodiri yang berjumlah 86, sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas 3 MA Al-Qodiri yaitu sebanyak 75 orang. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Hasil: Pada Output uji SPSS dengan uji chi square dilihat nilai P Value (0,000) yakni lebih kecil dari tingkat signifikasnsi 0,005 sehingga H0 ditolak, dadisimpulkan bahwa ada hubungan tingkat stress remaja terhadap kejadian flour albus saat menghadapi ujian.
Efektifitas Terapi Komplementer terhadap Stress dan Ansietas Perawat: Literatur Review Nurul Arifah
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.337

Abstract

Pendahuluan: Tinginya tingkat stress pada perawat akan menimbulkan penurunan kinerja perawat di rumah sakit. Buruknya dampak yang ditimbulkan oleh stress kerja dan ansietas pada perawat, maka diperlukan adanya sebuah upaya yang harus dilakukan untuk mengurangi tingkat stress dan ansietas perawat. Tujuan studi literatur ini untuk mengetahui terapi komplementer yang efektif untuk mengurangi tingkat stress dan ansietas perawat Metode: Literatur review dengan sumber data diambil dari 4 database elektronik yaitu Pubmed, SAGE, Google Scholar, dan Science Direct yang termasuk didalamnya adalah artikel penelitian yang terbit dari Januari 2020 sampai dnegan Februari 2024. Pencarian menggunakan Boolean operator AND dan OR. Analisis menggunakan panduan dari Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analyze (PRISMA) Hasil: Terdapat 7 studi yang menjelaskan tentang beberapa terapi komplementer yang dapat menurunkan tiglkat stress dan ansietas perawat yaitu Yoga tertawa, Aroma Terapi Rose Damascena, Comprehensive Ayurveda dan mindfullness-based Yoga (CAY), Emotion Freedom Tecniques (EFT), Hypno EFT, Yoga Pranayama, dan relaksasi otot progresif. Kesimpulan Terapi yang paling efektif dalam mengurangi tingkat stress dan ansietas perawat adalah terapi komplementer Emotional Freedom Tcnique (EFT). Rekomendasi: Perawat harus mampu menerapkan terapi yang dapat dilakukan secara mandiri agar stress kerja dapat diatasi secara mandiri oleh perawat.
Efektivitas Terapi Komplementer Akupresur terhadap Intensitas Dismenore Primer pada Remaja di MA Al-Qodiri Jember Rifzi Devi Nurvitasari; Andriya Syahriyatul Masrifah; Merissa Pramudita; Aldi Febrian Wieminaty
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.338

Abstract

Pendahuluan: Nyeri haid, juga dikenal sebagai dismenore, adalah masalah kesehatan wanita yang paling umum terjadi selama menstruasi. Untuk mengurangi nyeri dismenore, dapat menggunakan akupresur, terapi komplementer tradisional Tiongkok, dengan menekan jari pada titik meridian tertentu, juga dikenal sebagai titik akupunktur. Tujuan: mengetahui seberapa efektif terapi akupresur terhadap intensitas dismenore yang dialami remaja perempuan. Metode: Purposive sampling digunakan dan didapatkan 45 sampel yang memenuhi kriteria. Data dikumpulkan melalui kuesioner intensitas nyeri numerik VAS, yang memiliki skala intensitas 0-10. Saat mentruasi, terapi akupresur dilakukan sebanyak tiga puluh kali yang berada titikopenekanan LIp4 dan l ST36 secara l bilateral. Uji Wilcoxon digunakan untuk menganalisis data. Hasil:uji wilcoxon menunjukkan bahwa terapi lxakupresurupada l titik LI4 l dan ST36 l bilateral memberikan hasil yang efektif untuk mengurangi dismenore ltpadatremaja. l Intensitas dismenore l 0,24 pada menstuari hari pertama, 0,43 pada hari kedua, dan 0,87 pada hari ketiga, keduanya p-value <0,05.
Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Merissa Pramudita; Putri Rizkiyah Salam; Rifzi Devi Nurvitasari
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.339

Abstract

Pendahuluan: Persalinan menjadi moment penantian seorang ibu hamil. Proses persalinan memiliki ketidaknyamanan yang mungkin terjadi saat pembukaan serviks. Tenaga kesehatan khususnya bidan berperan penting dalam pengurangan nyeri persalinan. Pemberian kompres hangat efektif menurunkan tingkat nyeri persalinan dengan memberikan efek vasodilatasi pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri persalinan. Metode: penelitian dengan kuantitatif menggunakan teknik random sampling. Sampel sebanyak 17 orang responden. Pengamatan intensitas nyeri sebelum dan setelah kompres air hangat menggunakan verbal descriptive scale(VDS). Uji analisis statistik menggunakan SPSS 20 dengan uji wilcoxon. Hasil: sebelum pemberian kompres hangat hasil skala nyeri pada kategori nyeri berat terkontrol(46,05%) dan setelah pemberian kompres hangat pada kategori nyeri sedang (58,83%). Kesimpulan: penelitian ini terdapat pengaruh pemberian kompres hangat terhadap pengurangan nyeri persalinan. Rekomendasi: sebagai terapi kompres hangat perlu diberikan bagi semua ibu bersalin sebagai salah satu intervensi penanganan secara nonfarmakologis.
Tingkat Pengetahuan dan Penerimaan Terapi Komplementer Berbasis Kearifan Lokal pada Ibu Postpartum Putri Rizkiyah Salam; Erisa Yuniardiningsih; Merissa Pramudita
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.340

Abstract

Pendahuluan: Saat ini, layanan asuhan kebidanan menggabungkan layanan tambahan dan konvensional, yang merupakan komponen penting dari praktik kebidanan [1]. Pengobatan yang dapat dimanfaatkan selain pengobatan tradisional dikenal dengan terapi komplementer [2]. Indonesia adalah negara dengan populasi sosiokultural yang beragam dan sejarah panjang dalam mendukung kesehatan, khususnya bagi ibu baru. Selain menawarkan layanan kebidanan berbasis bukti, ibu pascapersalinan juga menggunakan pengobatan alternatif untuk mengatasi kekhawatiran mereka sendiri. Misalnya saja penggunaan obat herbal untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat luka perinatal atau untuk meningkatkan produksi ASI. Selain itu, ada beberapa teknik penggunaan tapel, pilis, parem, atau bengkung untuk mempercepat pemulihan kesehatan ibu nifas. Metode: Penelitian jenis ini menggunakan strategi purposive sampling dan bersifat kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Kuesioner digunakan dalam proses pengumpulan data. Hasil: 52,8% ibu pasca melahirkan memiliki sedikit atau bahkan tidak memiliki pemahaman tentang pengobatan alternatif. Masyarakat kerap menawarkan pilis, tapel, parem, terapi herbal uyup-uyup, bengkung, atau gurita sebagai pengobatan pelengkap. Parem memiliki tingkat penerimaan terendah terhadap terapi tambahan sebesar 1,9%, sedangkan obat herbal uyup uyup memiliki tingkat penerimaan terbesar sebesar 71,7%. Kesimpulan: Pengobatan komplementer memiliki banyak manfaat untuk dapat digunakan, namun pemanfaatannya di masyarakat belum optimal karena belum banyak masyarakat yang menyadari manfaatnya. Selain itu, terapi komplementer belum dapat diakses secara luas dalam bentuk yang lebih praktis.
Penerapan Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Kolestrol Dan Asam Urat Pada Lansia Di Di Desa Mrawan Kecamatan Mayang Jember Achmad Afifil Afton; Yuly Abdi Zainurridha
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v9i1.342

Abstract

Pendahuluan: Penyakit asam urat dan kolestrol merupakan penyakit yang tergolong familiar dan cukup banyak diderita oleh golongan lansia. Bila tidak di tangani secara dini akan menggaggu aktifitas sehari hari dan bila berlanjut akan mengakibatkan komplikasi penyumbatan pembuluh darah dan gangguan sendi juga dapat mngakibatkan gangguan kesehatan lainya terutama ginjal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penerapan terapi bekam basah terhadap penurunan kolestrol dan asam urat pada lansia di desa mrawan kecamatan mayang jember. Metode: Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian menggunakan Pra Eksperimen, dengan One- group pre-post test design. Sempeldalam penelitian ini adalah pasien dengan kondisi kadar kolesterol tinggi dan asam urat tinggi yang berjumlah 40 responden yang diambil dengan cara accidental sampling. Hasil penelitian yang sudah di dapat menunjukan bahwa nilai setelah dilakukan terapi bekam pada penderitakolesterol berjumlah 198,97 mg/dl dan adanya perubahan pada nilai kadar asam urat 95% terjadi penurunan setelah diberikan terapi bekam.Dengan demikian dalam hal ini penerapkan terapi bekam tersebut membutuhkan waktu yang signifikan untuk pemulihan yang cukup efektif. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian bekam terhadap penurunan kolesterol dan asam urat didesa mrawan kecamatan mayang jember dengan ρ = 0,000< α = 0,05.

Page 1 of 2 | Total Record : 19