cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 222 Documents
Analisis korelasi antara faktor determinan dengan manifestasi tuberkulosis paru dan tuberkulosis ekstra paru pada masyarakat Erna Wati; Dewi Laelatul Badriah; Mamlukah Mamlukah; Lely Wahyuniar
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ty966980

Abstract

Latar Belakang: Indonesia menempati peringkat kedua dunia dengan 1,06 juta kasus tuberkulosis pada 2024. Puskesmas Cikakak, Kabupaten Brebes, mengalami lonjakan kasus unik dengan variasi manifestasi klinis yang tinggi antara Tuberkulosis Paru dan Ekstra Paru di wilayah semi-urban yang homogen. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi faktor determinan (individu, lingkungan, perilaku, dan dukungan keluarga) dengan kasus tuberkulosis di Puskesmas Cikakak tahun 2023–2025Metode: Penelitian analitik observasional ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan total sampling (116 pasien TB). Data sekunder dari Sistem Informasi Tuberkulosis dan laporan kesling dianalisis secara univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p=0,003) dan kebiasaan merokok (p=0,006) dengan tuberkulosis, sedangkan usia (p=0,845), pekerjaan (p=0,876), kepadatan hunian (1,00), kondisi rumah (1,00), serta dukungan keluarga (p=0,496) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Kesimpulan: Variabel paling dominan yang berhubungan dengan tuberkulosis yaitu jenis kelamin dengan nilai p= 0,002 dan nilai Exp(B)= 4,282
Pelaksanaan program pos upaya kesehatan kerja pada nelayan pesisir Indah Gustari; Elly Trisnawati; Andri Dwi Hernawan
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/947pfs35

Abstract

Latar Belakang: Nelayan merupakan pekerja sektor informal yang berisiko tinggi mengalami kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan akibat kerja. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pelaksanaan Program Pos Upaya Kesehatan Kerja pada nelayan pesisirMetode: Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan 6 informan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan penelaahan dokumen.Hasil: Program Pos Upaya Kesehatan Kerja pada kelompok nelayan telah berjalan dengan melibatkan 5 kader aktif dan 35–50 nelayan binaan. Meskipun pelayanan promotif, preventif, dan kuratif sederhana telah dilaksanakan, program masih terkendala keterbatasan frekuensi, APD, sarana prasarana, pembinaan kader, serta belum terlaksananya pelayanan rehabilitatif.Kesimpulan: Pelaksanaan Program Pos Upaya Kesehatan Kerja pada nelayan pesisir masih memerlukan penguatan pada aspek pelayanan kesehatan kerja, penggunaan alat pelindung diri, pembinaan kader, serta penyediaan sarana dan prasarana agar program dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan