cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 211 Documents
Analisis faktor yang berhubungan dengan capaian program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga Setiyanto, Setiyanto; Mamlukah, Mamlukah; Suparman, Rossi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ka4mxg93

Abstract

Latar Belakang: Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan inisiatif pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis keluarga. Namun, pelaksanaan PIS-PK di Kabupaten Majalengka hingga 2024 belum mencapai target optimal, dengan capaian saat ini hanya 0,588 (Pra Sehat), sementara target nasional adalah 0,81 (Sehat). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan capaian PIS-PK di Puskesmas Kabupaten Majalengka.Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain penelitian korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 32 responden yang merupakan pengelola PIS-PK di Puskesmas, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis Chi-Square serta regresi logistik.Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara supervisi pimpinan (p=0,006), sarana prasarana (p=0,001), dan beban kerja (p=0,000) dengan capaian PIS-PK. Namun, tidak ada hubungan antara kompensasi (p=0,387), pendidikan (p=0,254), dan pelatihan (p=0,168) dengan capaian PIS-PK. Variabel yang paling dominan adalah beban kerja.Kesimpulan: Variabel yang paling dominan adalah beban kerja. Pembagian tugas dan beban kerja yang jelas diharapkan dapat meningkatkan capaian PIS-PK di Puskesmas Kabupaten Majalengka.
Analisis faktor risiko penyebab stunting pada balita usia 6-59 bulan Regiawan, Agi Kresna; Febriani, Esty; Mamlukah, Mamlukah
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/gxwb7w04

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, baik di tingkat global maupun nasional. Berdasarkan data WHO (2022), sebanyak 148,1 juta balita mengalami stunting (22,3%). Di Indonesia, prevalensi stunting tahun 2022 sebesar 21,6%, dan di Jawa Barat mencapai 21,7%. Di Kota Tasikmalaya, angka stunting meningkat menjadi 27% pada 2023. Di Puskesmas Cigeureung, kasus stunting naik dari 192 menjadi 214 balita.Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional dan melibatkan 150 ibu balita yang dipilih secara simple random sampling. Analisis dilakukan dengan uji Chi Square dan regresi logistik.Hasil: Hasil menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara usia ibu, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sikap ibu dengan kejadian stunting (p < 0,05). Pengetahuan ibu memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai OR = 52,855.Kesimpulan: Pengetahuan ibu memiliki pengaruh paling dominan dengan nilai OR = 52,855.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan dukungan ibu dalam pencegahan karies gigi pada siswa Nurahmi, Sri; Suparman, Rossi; Wahyuniar, Lely
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/8gjtdm63

Abstract

Latar Belakang: Secara global, sekitar 514 juta anak menderita karies gigi susu. Di Indonesia, prevalensinya mencapai 63,8%, di Jawa Barat 62%, dan di Kabupaten Majalengka sebesar 47,1%. Di SD Al-Hidayah sendiri, tercatat 162 siswa mengalami karies gigi. Salah satu penyebab utama adalah kurangnya dukungan orang tua, khususnya ibu, dalam pencegahan karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan karies gigi pada siswa SD Al-Hidayah Kecamatan Dawuan, Majalengka.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional dengan 115 responden melalui simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan Uji Chi Square dan Regresi Logistik.Hasil: Hasil uji menunjukkan hubungan signifikan antara umur (p=0,000), pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,000), pengetahuan (p=0,000), dan akses pelayanan kesehatan (p=0,019) terhadap dukungan ibu. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa pengetahuan ibu merupakan faktor dominan dengan nilai Exp(B)/Odds Ratio sebesar 95,178.Kesimpulan: pengetahuan ibu merupakan variabel paling dominan yang memengaruhi dukungan.
Determinan keberhasilan pengobatan pada pasien tuberkulosis paru Komalasakti, Indah; Febriani, Esty; Heriana, Cecep
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/81g4gx79

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 10,8 juta kasus TBC baru terjadi di dunia, dengan angka keberhasilan pengobatan global 86%. Di Indonesia, keberhasilan mencapai 85–90% seiring komitmen eliminasi TBC tahun 2030. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan TBC paru di Kabupaten Majalengka tahun 2024.Metode: Penelitian ini kuantitatif dengan desain kasus-kontrol retrospektif. Sampel sebanyak 100 pasien TBC diperoleh melalui total sampling. Data dikumpulkan dengan observasi dan checklist, dianalisis secara univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: menunjukkan pendidikan (p=0,007; OR=3,167), pekerjaan (p=0,045; OR=2,263), riwayat merokok (p=0,027; OR=2,471), dan kepatuhan obat (p=0,001; OR=6,000) berhubungan signifikan. Analisis multivariat menunjukkan kepatuhan sebagai faktor paling dominan (Exp(B)=6,138; CI 95%=1,823–20,673).Kesimpulan: Kepatuhan pengobatan merupakan faktor paling dominan keberhasilan pengobatan TBC paru.
Determinan hipertensi pada calon jamaah haji Setiawangsih, Siti Romlah; Mamlukah, Mamlukah; Herman, Rustika
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/0mxce150

Abstract

Latar Belakang: Jawa Barat memiliki prevalensi hipertensi yang tinggi, mencapai 39,6% pada tahun 2018 berdasarkan data Riskesdas. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling umum menyebabkan kesulitan saat menjalankan ibadah haji, sehingga memerlukan perhatian khusus, terutama bagi calon jemaah haji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian hipertensi pada calon jemaah haji di Kabupaten Majalengka tahun 2024.Metode: Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi adalah seluruh calon jemaah haji sebanyak 1.192 orang, dengan sampel sebanyak 110 orang melalui teknik purposive sampling. Data sekunder dari rekam medis dalam aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Haji (SISKOHATKES). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square, dan multivariat dengan regresi logistik.Hasil: Hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan jenis kelamin (p=0,796), umur (p=0,568), indeks massa tubuh (p=0,318), dan obesitas (p=0,358). Namun, terdapat hubungan signifikan dengan riwayat keluarga diabetes mellitus (p=0,015) dan riwayat keluarga hipertensi (p=0,007).Kesimpulan: Riwayat keluarga hipertensi merupakan variabel paling dominan yang berhubungan dengan kejadian hipertensi (p = 0,008; OR = 2,926)
Pengaruh karakteristik responden terhadap kecemasan pada pasien penyakit jantung Arsyi, Dila Nurul; Dewi, Rosliana; Melinda, Fera; Yulianti, Maria
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bmt2cf75

Abstract

Latar Belakang: Penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian global yang tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga memicu kecemasan yang dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pekerjaan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik responden terhadap kecemasan.Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional, yang berlokasi di RS Sayang Cianjur. Sampel dalam penelitian ini adalah 45 pasien jantung dengan teknik purposive sampling, penelitian ini menggunakan instrumen Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS), dengan analisis data meliputi chi-square dan logistic regression.Hasil: Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa variabel usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan memiliki hubungan yang signifikan dengan kecemasan ($p < 0,05$). Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa usia, pendidikan, dan pekerjaan secara bersamaan berpengaruh pada kecemasan, dengan pendidikan sebagai faktor yang paling dominan ($OR = 10,61$).Kesimpulan: Disimpulkan bahwa usia, pendidikan, dan pekerjaan memiliki efek yang signifikan pada tingkat kecemasan pada pasien penyakit jantung. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut adalah untuk mengeksplorasi efektivitas intervensi Terapi Perilaku Kognitif (CBT) sebagai upaya mengurangi kecemasan pada pasien jantung
Faktor yang berhubungan dengan produktivitas kerja pada pekerja home industry kerupuk kulit Roebidin, Rachmat; Difiana, Febitya Valent; Farida, Bunga
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/49t7tw75

Abstract

Latar Belakang: Produktivitas merupakan indikator yang penting dalam menilai kinerja pekerja, karena mencerminkan kualitas dan kuantitas hasil kerja yang dihasilkan. Peningkatan produktivitas sangat dipengaruhi oleh faktor individu maupun faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan produktivitas kerja pada pekerja home industry kerupuk kulit di Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon.Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 37 responden yang diperoleh melalui total sampling. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Rank Spearman.Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja (p value 0,007 dengan nilai R= 0,439), disiplin kerja (p value 0,005 dengan nilai R= 0,454), pencahayaan (p value 0,004 dengan nilai R= 0,463), suhu (p value 0,003 dengan nilai R= 0,478), kelelahan (p value 0,000 dengan nilai R= 0,551).Kesimpulan: Motivasi kerja, disiplin kerja, pencahayaan, suhu, dan kelelahan memiliki hubungan denga produktivitas kerja.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kehadiran ibu balita ke posyandu Fatkurochman, Fatkurochman; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Suparman, Rossi; Heriana, Cecep
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/y1mgy039

Abstract

Latar Belakang: Hasil observasi di Puskesmas Lebaksiu menunjukkan bahwa kunjungan balita ke posyandu masih rendah dan belum mencapai target SPM Kabupaten Tegal sebesar 90%, sehingga menunjukkan adanya ketimpangan cakupan antarwilayah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kehadiran ibu balita ke posyandu di Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal Tahun 2025.Metode: Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu balita di Kecamatan Lebaksiu sebanyak 106 orang, dengan teknik total sampling, selanjutnya data di analisis univariat, bivariat, serta analisis multivariat.Hasil: Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan kualitas pelayanan (ρ = 0,001), ketersediaan fasilitas (ρ = 0,003), keramahan dan kompetensi kader (ρ = 0,014), serta waktu pelaksanaan kegiatan (ρ = 0,045) dengan kehadiran ibu balita.Kesimpulan: Ketersediaan fasilitas merupakan faktor dominan secara praktis guna meningkatkan kehadiran ibu balita ke posyandu (Exp(B) = 153,346).
Pengaruh pemberian makanan tambahan lokal dan edukasi gizi terhadap berat badan dan lingkar lengan atas ibu hamil kurang energi kronik Arifatulfahmi, Arifatulfahmi; Tseng, Susianto; Febriani, Esty
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/sh8rq195

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia sebesar 189 per 100.000 kelahiran hidup, salah satunya disebabkan oleh Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil. KEK berisiko bagi ibu dan janin. Pemerintah menangani KEK melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal dan edukasi gizi.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimental pre-post test tanpa kontrol. Sampel terdiri dari 89 ibu hamil KEK di bulan Juni 2024, dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Paired T-test dan Wilcoxon.Hasil: Terdapat peningkatan berat badan dari rerata 44,46 kg menjadi 50,84 kg (p=0,000). Rerata LiLA meningkat dari 21,98 cm menjadi 23,62 cm (p=0,000), menunjukkan hasil signifikan.Kesimpulan: PMT lokal dan edukasi gizi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan berat badan dan LiLA ibu hamil KEK
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja kayu Assagaf, Hafidz Hilal; Roebidin, Rachmat; Difiana, Febitya Valent
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ww8cyx36

Abstract

Latar Belakang: International Labour Organization (ILO) melaporkan bahwa sekitar 2,78 juta pekerja meninggal setiap tahun akibat kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Pada tahun 2017, jumlah kematian akibat kecelakaan kerja mencapai 2,7 juta pekerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kondisi peralatan, unsafe action, dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja kayu di PT Kaliaren Jaya Plywood Kabupaten Kuningan tahun 2025.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 160 pekerja dengan sampel sebanyak 68 responden yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling.Hasil: Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kondisi peralatan dengan kecelakaan kerja (p = 0,777; r = 0,035), sedangkan unsafe action (p = 0,001; r = 0,392) dan penggunaan APD (p = 0,000; r = 0,642) memiliki hubungan dengan kecelakaan kerja.Kesimpulan: unsafe action dan penggunaan APD berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja, sementara kondisi peralatan tidak terdapat hubungan.