cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 211 Documents
Hubungan antara pengetahuan migitasi bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi Saprudin, Ade; Nurislami, Gina Fauziah; Hermansyah, Heri
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/yyqjgr45

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara dengan kerentanan bencana tinggi dengan skor World Risk Index 43,5% (World Risk Report 2023). Hal ini menegaskan pentingnya pengetahuan mitigasi bencana dalam kesiapsiagaan gempa bumi. Data BPBD tahun 2024 mencatat gempa 4,1 magnitudo di Kabupaten Kuningan yang berdampak di Kecamatan Darma. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan gempa bumi pada siswa SMAN 1 Darma tahun 2025.Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Total populasi adalah 420 siswa, dan sampel yang digunakan sebanyak 81 siswa, yang diambil melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan secara bivariat dengan uji Rank Spearman.Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan mitigasi dalam kategori cukup (70,4%) dan kesiapsiagaan dalam kategori sedang (59,3%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,434.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan mitigasi bencana dengan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi gempa bumi di SMAN 1 Darma tahun 2025.
Pengaruh edukasi emo-demo makanan pendamping air susu ibu terhadap pengetahuan dan perilaku ibu balita gizi kurang Ramandhani, Rika; Setyarini, Didien Ika
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/2vvt5m16

Abstract

Latar Belakang: Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak tepat meningkatkan risiko malnutrisi pada balita hingga 7,6 kali lipat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Emo-Demo dalam pemberian MP-ASI terhadap pengetahuan dan perilaku ibu balita malnutrisi usia 6-24 bulan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pra-eksperimen dengan desain one-group pre-test post-test. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling dengan jumlah sampel 14 ibu balita gizi buruk usia 6-24 bulan di Kelurahan Kota Lama. Analisis yang digunakan adalah uji wilcoxon.Hasil: Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p signifikan sebesar 0,001 (<0,05) yang berarti terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan EmoDemo dalam pemberian MPASI terhadap pengetahuan dan perilaku ibu balita malnutrisi usia 6-24 bulan.Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Emo-Demo efektif dalam membawa perubahan aspek pengetahuan dan perilaku dalam pemberian makanan pendamping ASI.
Efektifitas edukasi dengan media booklet pop-up terhadap pengetahuan dan keterampilan menyusui ibu nifas Mansur, Hermawati; Marcelina, Sheilla Tania; Adelia, Selly
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/b76zna84

Abstract

Latar Belakang: Kegagalan menyusui diseblablkan karena timblulnya bleblerapa masalah, pada iblu maupun blayi. Faktor yang mempengaruhi kegagalan iblu dalam memblerikan ASI eksklusif, salah satunya faktor pengetahuan dan keterampilan teknik menyusui. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas edukasi dengan media blooklet pop-up terhadap pengetahuan dan keterampilan iblu nifas tentang teknik menyusui di wilayah kerja puskesmas BLululawang Kablupaten Malang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Dengan jumlah sampel 38 responden. Analisis yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test.Hasil: Analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank test, didapatkan nilai p value 0,000 < 0,05.Kesimpulan: dapat disimpulkan blahwa edukasi menggunakan media blooklet pop-up efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan iblu nifas tentang teknik menyusui di wilayah kerja Puskesmas BLululawang Kablupaten Malang.
Pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode emo-demo terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil Dastin, Miladiah Ricka; Setyarini, Didien Ika; Marcelina, Sheilla Tania; Rosmalawati, Ni Wayan Dwi; Dastin, Miladiah
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/332np185

Abstract

Latar Belakang: Kejadian anemia pada ibu hamil merupakan dampak dari pola konsumsi yang tidak adekuat. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya pengetahuan dan perilaku ibu hamil mengenai pencegahan anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Metode Emo-Demo terhadap Pengetahun dan Perilaku Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling 15 ibu hamil.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan uji statistic Wilcoxon Signed Rank Test pada masing-masing variabel pengetahuan diperoleh p value 0,001 dan perilaku p value 0,001 yang menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode Emo-Demo terhadap pengetahuan dan perilaku ibu hamil.Kesimpulan: Disimpulkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode Emo-Demo ATIKA terhadap pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam pencegahan anemia
Hubungan riwayat pernikahan dini dan kunjungan antenatal care terhadap kejadian stunting pada anak balita Nivatusania, Virda; Fajar, Ibnu; Rahayu, Sri; Setyarini, Didien Ika
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/9cwr4p20

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada kesehatan dan perkembangan anak dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara riwayat pernikahan dini dan kunjungan ANC dengan kejadian stunting pada anak balita usia 24–59 bulan di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten MalangMetode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan crosssectional. Sebanyak 38 ibu balita dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengukuran tinggi badan anak, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square, fisher exact, dan regresi logistik biner.Hasil: Hasil uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara riwayat pernikahan dini (p = 0,019) dan kunjungan ANC (p = 0,006) dengan kejadian stunting. Analisis multivariat menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 45,8% variasi stunting, dengan kunjungan ANC sebagai faktor dominan (OR = 11,810), sedangkan pernikahan sangat dini dan dini memiliki OR masing-masing 0,091 dan 0,104.Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa stunting tidak hanya dipengaruhi faktor gizi, tetapi juga aspek sosial dan perilaku ibu sejak kehamilan.
Hubungan pengetahuan dan sikap tentang kawasan tanpa rokok terhadap perilaku merokok mahasiswa Ropii, Ahmad; Nurfalah, Anisya; Khaerudin, Muhammad Wildan
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/cncwp776

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data tahun 2023, persentase perokok di Jawa Barat untuk penduduk berumur ≥ 15 tahun mencapai 32,78%, sementara di Kabupaten Kuningan persentase perokok usia 15-25 tahun pada tahun 2022 adalah 12,69%. Dampak merokok dapat menciptakan lingkungan kampus yang tidak sehat. Penerapan Kawasan Tanpa Rokok merupakan strategi untuk menekan kebiasaan merokok di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang kawasan tanpa rokok terhadap perilaku merokok mahasiswa.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 87 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bhakti Husada Indonesia dengan accidental sampling sebagai metode pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan analisis korelasi uji Rank Spearman.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang Kawasan tanpa rokok (p=0,000) dan sikap tentang Kawasan tanpa rokok (p=0,000) terhadap perilaku merokok mahasiswa.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang Kawasan Tanpa Rokok dengan perilaku merokok mahasiswa.
Sistem intervensi terpadu mahasiswa berbasis kesehatan mental untuk menurunkan stres mahasiswa keperawatan Bahroen, Siti Um-um Andriyani; Mendrofa, Fery Agusman Motuho
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/h7r0ea93

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kesehatan mental pada mahasiswa keperawatan semakin meningkat, dengan stres sebagai faktor utama yang menghambat prestasi akademik. Penelitian ini menganalisa keberhasilan program SITI (Sistem Intervensi Terpadu Mahasiswa), metode holistik berbasis evidence-based practice yang disesuaikan dengan tingkat keparahan stres mahasiswa keperawatan S1.Metode: Penelitian quasi-eksperimental dengan desain pretest–posttest control group dilakukan di Universitas Muhammadiyah Sukabumi pada 67 mahasiswa keperawatan menggunakan purposive sampling. Kelompok eksperimen menerima program SITI sesuai tingkat stres, dan pengukuran menggunakan PSS-10 serta DASS-21.Hasil: Kelompok eksperimen mengalami penurunan bermakna rerata skor stres dari 20,97 ke 16,56 (p < 0,05), sedangkan kelompok pembanding meningkat dari 21,27 ke 23,24. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan bermakna antarkelompok (F = 14,353, p = 0,000).Kesimpulan: Program SITI efektif menurunkan tingkat stres mahasiswa keperawatan melalui pendekatan menyeluruh dan terindividualisasi, menyediakan landasan implementasi intervensi kesehatan mental terintegrasi dalam kurikulum keperawatan
Analis faktor individu dan lingkungan kerja dengan stres kerja karyawan Marini, Ice; Dewi, Rini Puspita; Sari, Kiki Puspa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/pyyj7f05

Abstract

Latar Belakang: ILO mengungkapkan stres kerja merupakah hal yang paling beresiko bagi keselamatan dan kesehatan pekerja. Laporan HSE tahun 2023 terdapat 875 ribu kasus stres, depresi dan kecemasan. Stres yang dialami pekerja berasal dari berbagai faktor dan stres jiwa kronis akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individu dan lingkungan kerja dengan stres kerja.Metode: menggunakan desain cross sectionaldengan jumlah sampel 35 responden di CV X. pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis univariat dan bivariat.Hasil: sebagian besar responden (57,1%) berstatus menikah, hampir seluruh responden (91,4%) jarang olahraga, sebagian besar responden (54,3%) berusia dewasa akhir, sebagian besar responden (51,4%) memiliki masa kerja ≥ 12 tahun, sebagian besar responden (54,3%) pola makan baik. Nilai koefisien korelasi yang lemah antara usia (ρ= -0,059), status pernikahan (ρ=0,139), olahraga (ρ=0,221), masa kerja (ρ= -0,220), pola makan (ρ= 0,183), lingkungan kerja (ρ= 0,226) dengan stres kerja.Kesimpulan: faktor individu pada penelitian ini faktor individu (Usia, status, kebiasaan olahraga, masa kerja, pola makan) dan faktor lingkungan kerja berkolerasi lemah dengan stres kerja.
Faktor risiko demam berdarah dengue: peran lingkungan dan perilaku pencegahan Yuniati, Faiza; Elfa Aprilia, Riska
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/776ab378

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue masih menjadi masalah kesehatan utama di daerah tropis seperti Indonesia, dengan angka kasus yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Sabokingking, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kasus-kontrol dengan 123 responden (41 kasus dan 82 kontrol) dari wilayah yang sama. Variabel yang diteliti mencakup karakteristik individu, perilaku pencegahan, kondisi rumah, dan peran petugas sanitasi, dengan analisis data menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik biner.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia <41 tahun, Pendidikan rendah, kondisi rumah yang tidak sehat, perilaku pencegahan yang kurang baik dan keberadaan jentik adalah faktor risiko kejadian Demam Berdarah Dengue (P-value ≤ 0,05) dan ditemukan bahwa keberadaan jentik merupakan faktor risiko utama (OR = 32,538; CI = 9,477–111,715).Kesimpulan: Penelitian ini menemukan faktor risiko penyakit Demam Berdarah Dengue yaitu usia, pendidikan, keberadaan jentik nyamuk, kondisi rumah dan perilaku pencegahan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengendalian vektor yang lebih efektif dan perbaikan sanitasi lingkungan rumah sebagai langkah utama dalam mengurangi risiko penularan Demam Berdarah Dengue.
Analisis kepuasan pasien rawat jalan berdasarkan aspek pelayanan Akhfal, Akhfal; Aramico, Basri; Hanifah Hasnur
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/n0q1yv89

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan indikator mutu pelayanan kesehatan, khususnya pada pelayanan rawat jalan di Puskesmas. Penurunan kunjungan pasien dalam tiga bulan terakhir mendorong penelitian ini untuk menganalisis kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Lampulo Kota Banda Aceh Tahun 2025.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 92 pasien rawat jalan yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan SPSS versi 24.0.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa signifikanntara ketepatan waktu pelayanan (p = 0,026), kejelasan informasi dari petugas (p = 0,031), sikap tenaga kesehatan (p = 0,029), kenyamanan fasilitas (p = 0,005), dan kemudahan prosedur administrasi (p = 0,011) dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan Puskesmas Lampulo Kota Banda Aceh Tahun 2025.Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan aspek pelayanan tersebut diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pasien di Puskesmas Lampulo.