cover
Contact Name
Achluddin Ibnu Rochim
Contact Email
corelsurabaya@gmail.com
Phone
+6281249846916
Journal Mail Official
jurnalabdimas1@gmail.com
Editorial Address
Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional
ISSN : -     EISSN : 27970493     DOI : -
Jurnal Pengabdian Nasional ABDI MASSA ber e-ISSN 2797-0493 ini adalah Jurnal Pengabdian Nasional, memuat artikel ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada bidang teknologi tepat guna dan kewirausahaan. Hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan dan pendampingan kepada masyarakat di berbagai bidang ilmu, diantaranya: Teknologi Rekayasa Pendidikan, Hukum, Psikologi, Pertanian, Manajemen, Teknologi Informasi, Sosial Humaniora, dan Bidang Ilmu Lainnya. Dengan hasil-hasil pengabdian sebagai berikut: People, Local Food Security, Training, Marketing, Appropriate Technology, Design Community Empowerment, Social Access; Community Services Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 246 Documents
PENINGKATAN DAYA SAING UMKM MELALUI PELATIHAN PERSONAL BRANDING DAN DIGITAL MARKETING DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Nekky Rahmiyati; Endang Indartuti; Tri Hutomo Yogiantoro; Diah Ayu Susiloningtias
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.2969

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Namun, perkembangan teknologi digital menuntut pelaku UMKM untuk memiliki identitas usaha yang kuat dan mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Pelaku UMKM di Desa Sukorejo, Kabupaten Gresik masih menghadapi berbagai kendala, antara lain belum memiliki personal branding yang jelas, identitas visual yang menarik, serta belum mengoptimalkan media sosial untuk kegiatan promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam membangun personal branding dan menerapkan digital marketing guna meningkatkan daya saing usaha. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukorejo, Kabupaten Gresik dengan melibatkan 15 pelaku UMKM melalui metode Participatory Learning and Action (PLA) yang meliputi identifikasi kebutuhan, ceramah interaktif, diskusi, praktik penyusunan identitas usaha, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya personal branding, kemampuan menyusun nama usaha, logo, slogan, menentukan target konsumen, serta memanfaatkan Instagram, Facebook, TikTok, WhatsApp Business, dan YouTube sebagai media promosi. Kegiatan ini berimplikasi pada meningkatnya kapasitas pelaku UMKM dalam membangun citra usaha yang profesional, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan daya saing produk di era digital.
PENTINGNYA ASPEK KEBERSIHAN PRODUKSI DAN KEHALALAN DI USAHA MIKRO RAHAYU KOTA SUBAYA Mataji; Sigit Santoso
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.2986

Abstract

Usaha Mikro Rahayu dengan merek Pelita Hati, yang berlokasi di Jalan Pandugo VI/7 Surabaya dan dimiliki oleh Ibu Titik Sulastri, merupakan usaha di bidang produksi aneka kue yang telah berdiri sejak tahun 2001. Produk yang dihasilkan meliputi nastar, kue semprit, kue kacang, kue keju, kue cokelat, kue mangkok, aneka roti tart, serta berbagai jenis puding. Meskipun telah berkembang, usaha ini masih menghadapi berbagai kendala, antara lain kapasitas produksi yang belum mampu memenuhi permintaan pasar, keterbatasan kemampuan dalam pembukuan usaha, keterbatasan modal, belum optimalnya pemasaran secara daring beserta administrasi usaha, serta perlunya perencanaan bisnis yang lebih efisien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan motivasi pelaku usaha dalam menerapkan produksi yang bersih dan halal, serta meningkatkan kinerja Usaha Mikro Rahayu. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan yang mencakup materi mengenai prinsip kebersihan produksi, kebersihan produksi berbasis syariah, penerapan prinsip manajemen Jepang dalam kebersihan produksi, etos kerja, serta penguatan nilai-nilai religius dalam berbisnis. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test sebelum penyuluhan dan post-test setelah penyuluhan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman pelaku usaha mengenai aspek kebersihan produksi yang meliputi kebersihan kerja, kebersihan peralatan, dan kebersihan lingkungan kerja, serta meningkatnya pemahaman mengenai aspek kehalalan dalam penggunaan bahan baku, penggunaan peralatan produksi, dan praktik produksi yang ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pengelolaan usaha mikro secara berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA UNTUK KADER KAMPUNG KB DI KECAMATAN TENGGELIS MEJOYO KOTA SURABAYA Fitri Nuraini; Luluk Latifah
ABDIMAS Vol 6 No 02 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i02.2471

Abstract

Pembukuan sederhana adalah sistem pencatatan keuangan bisnis secara mudah dan praktis yang mencakup semua transaksi pemasukan, pengeluaran, dan aktivitas keuangan lainnya. Pembukuan sederhana merupakan proses pencatatan yang dilakukan secara teratur yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan data yang berkaitan dengan laporan keuangan. Tujuan pelatihan pembukuan sederhana untuk para kader kampung KB di kecamatan Tenggilis Mejoyo ini adalah untuk mengenalkan dan mempraktekkan cara membuat pembukuan sederhana. Metode yang digunakan adalah dengan pemberian ceramah mengenai bagaimana cara membuat pembukuan sederhana, yang mudah dan tidak merepotkan. Hasil pengabdian menunujukkan bahwa antusiasme yang tinggi dari para kader kampung KB dalam menngikuti pelatihan mengenai pembukuan sederhana, hal ini bisa dilihat dari banyaknya para peserta yang mengajukan pertanyaan kepada pemateri.
DESAIN PROMOSI KONVENSIONAL MELALUI BANNER USAHA BAGI UMKM KULINER BU PAINI DI SURABAYA Rahmawati Erika Febianti; Iriani Kirana Putri Santoso; Cut Kilau Dara; Mevalia Cahya Pratiwi; Falisha Haifa Azzahra; Permata Indah Lestari; Siti Aisah
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.2908

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat, namun pelaku usaha berskala mikro umumnya masih menghadapi kendala dalam aspek promosi, termasuk usaha kuliner milik Bu Paini yang menjajakan nasi pecel, nasi campur, nasi bali, lontong mie, dan aneka minuman di Jalan Gubeng Kertajaya VIII C, Surabaya. Sebelum kegiatan pengabdian ini dilaksanakan, gerobak usaha Bu Paini belum memiliki identitas visual maupun media informasi yang memuat jam operasional usaha, sehingga konsumen harus bertanya secara langsung untuk mengetahui pilihan yang tersedia. Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas usaha dan meningkatkan visibilitas UMKM melalui desain promosi konvensional berupa banner usaha, dengan mempertimbangkan kondisi mitra yang sudah berusia lanjut dan tidak terbiasa mengoperasikan ponsel pintar, sehingga pendekatan promosi berbasis digital seperti media sosial maupun QRIS tidak relevan untuk diterapkan. Metode yang digunakan adalah komunikasi partisipatif dengan tahapan survei lapangan, penggalian masalah, internalisasi masalah bersama mitra, penyusunan program, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa banner usaha yang memuat nama usaha dan jam operasional berhasil dirancang dan diserahkan kepada mitra, dengan respons yang positif. Secara visual, kondisi gerobak usaha berubah dari yang sebelumnya tanpa media informasi sama sekali menjadi lebih informatif, menarik, dan mudah dikenali, sehingga mempermudah calon konsumen memperoleh informasi tanpa harus bertanya langsung kepada penjual.
DESAIN PROMOSI KONVENSIONAL MELALUI BANNER USAHA UMKM KUE KERING DAN SINOM BU TIAH SURABAYA Moh. Dey Prayogo; Rahmawati Erika Febianti; Iriani Kirana Putri Santoso; Cut Kilau Dara; Mevalia Cahya Pratiwi; Falisha Haifa Azzahra; Permata Indah Lestari; Siti Aisah
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.2918

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran besar dalam menopang perekonomian masyarakat, namun pelaku usaha berskala mikro kerap menghadapi kendala dalam aspek promosi dan identitas usaha. Program pengabdian ini dilaksanakan pada UMKM milik Bu Tiah yang menjual kue kering dan minuman sinom di Jl. Gubeng Kertajaya VIII C, Surabaya. Sebelum program berjalan, usaha ini belum memiliki banner maupun identitas visual apa pun, informasi produk tidak tersampaikan secara optimal, dan promosi sepenuhnya mengandalkan komunikasi dari mulut ke mulut sehingga usaha kurang terlihat oleh masyarakat yang melintas. Kondisi ini diperumit oleh fakta bahwa Bu Tiah tidak memiliki ponsel sendiri dan tidak bisa mengoperasikan ponsel perangkat yang ada di rumah adalah milik anaknya, dan Bu Tiah pun tidak bersedia nomor tersebut dicantumkan untuk keperluan promosi maupun dibuatkan QRIS, sehingga pendekatan promosi digital tidak relevan diterapkan pada kasus ini. Program ini menggunakan pendekatan komunikasi partisipatif dengan tahapan survei lapangan, penggalian masalah, internalisasi masalah bersama mitra, penyusunan program, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Luaran yang dihasilkan berupa banner usaha yang memuat nama usaha, visual produk (kue kering dan sinom), jam operasional, dan keterangan bahwa usaha menerima pesanan khusus secara langsung. Banner telah dicetak dan diserahkan kepada mitra dengan respons yang positif. Secara visual, kondisi usaha berubah dari yang semula tanpa media promosi sama sekali menjadi lebih informatif dan mudah dikenali, sehingga mendukung penguatan identitas dan peningkatan visibilitas usaha mikro berbasis rumahan.
PENINGKATAN KOMPETENSI KOMUNIKASI BAHASA INGGRIS MELALUI PROGRAM ENGLISH SPEAKING TRAINING DI MADRASAH ALIYAH SABILURRAHMAN Ubaidillah; Hayati Nupus; Meida Fitriana
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.3059

Abstract

Kemampuan komunikasi bahasa Inggris, khususnya keterampilan berbicara (speaking), merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki peserta didik dalam menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja. Namun, hasil identifikasi kebutuhan di Madrasah Aliyah Sabilurrahman menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kendala dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, seperti rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, serta minimnya kesempatan praktik berbicara. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi bahasa Inggris siswa melalui program English Speaking Training berbasis Communicative Language Teaching (CLT). Kegiatan dilaksanakan pada 29 April 2026 dengan melibatkan 46 siswa kelas XII melalui tahapan pre-test, penyampaian materi, praktik komunikasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan keberanian dalam berbicara, penguasaan kosakata, partisipasi dalam diskusi dan presentasi, serta motivasi belajar bahasa Inggris. Temuan kegiatan menunjukkan bahwa aktivitas komunikasi yang bersifat autentik, didukung umpan balik secara langsung dan pendampingan intensif, mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris. Pembahasan menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CLT tidak hanya meningkatkan aspek linguistik, seperti kelancaran berbicara, pengucapan, dan penguasaan kosakata, tetapi juga mengembangkan kompetensi komunikatif melalui praktik penggunaan bahasa dalam konteks nyata. Dengan demikian, program English Speaking Training berbasis CLT efektif mendukung peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris siswa sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris.