cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ale2021@fatek.unpatti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena Kampus Poka Ambon - 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Archipelago Engineering
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 26203995     EISSN : 27987310     DOI : https://doi.org/10.30598/ale
Core Subject : Engineering,
Prosiding “Archipelago Engineering” adalah prosiding yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Pattimura, sebagai sarana publikasi hasil Seminar Nasional "Archipelago Engineering (ALE)", yang merupakan dari hasil penelitian, studi kepustakaan dan sharing dalam bidang teknik mesin, teknik industri dan teknik kelautan serta teknik sipil dan perencanaan wilayah. Prosiding ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan teknologi. Informasi tentang pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui “peer-review process”. Artikel dipublikasikan pada Prosiding, setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel dan telah dipresentasikan pada Seminar Nasional ALE. Prosiding ini diterbitkan dalam setahun sekali.
Articles 182 Documents
EKSPERIMENTAL STUDI VARIASI PUTARAN SPINDEL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL BAJA ST-42 Benjamin G Tentua; Cendy S.E Tupamahu; Frans Silooy
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.15-19

Abstract

Kualitas permukaan hasil pembubutan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kecepatan putaran spindel dan pemilihan sudut sisi potong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar tingkat kekasaran permukaan pada proses bubut material ST 42. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan mesin bubut konvensional Huvema Model HU 460 X 2000 VAC. Material benda kerja adalah ST-42 dengan diameter 25 mm, panjang 80 mm, pahat HSS ¾ x 6. Variasi putaran spindel 275 rpm, 400 rpm, 605 rpm dan sudut sisi potong 75o. Data yang dihasilkan dari proses penelitian dianalisis menggunakan Desain eksperimental. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada putaran spindel 605 Rpm menghasilkan nilai rata-rata kekasaran permukaan ( RaTotal) = 4,200 μm, putaran 400 rpm menghasilkan nilai rata-rata ( RaTotal) = 4.471μm dan untuk putaran spindel 273 rpm, menghasilkan nilai rata-rata kekasaran permukaan tertinggi RaTotal) = 6.752 μm. Tingkat kekasaran permukaan yang dicapai putaran 605 rpm dan putaran 400 rpm adalah N8, putaran 275 rpm adalah N10, yang mana masih diizinkan sesuai ISO Roughness Number.
STUDI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS BERBAGAI MODEL TUBE PENUKAR KALOR SEBAGAI SISTEM PEMULIHAN LIMBAH PANAS Nicolas Titahelu; Jandri Louhenapessy; Samy Junus Litiloly; Arson Arson
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.20-31

Abstract

Fokus utama penelitian ini adalah memodifikasi tube pipa lurus menggunakan berbagai model (serpentin, paralel dan helikal) tube penukar kalor sebagai sistem pemulihan limbah panas yang berasal dari generator listrik 5 kVa, Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kecepatan udara sisi shell yang efektif, dimana efektivitas berbagai model (serpentin, paralel dan helikal) tube penukar kalor yang maksimal. Kecepatan udara sisi shell bervariasi dari 0.5 hingga 2.5 m/s pada panjang shell penukar kalor konstan. Pencatatan data berupa suhu, kecepatan udara sisi shell, dan laju aliran massa fluida panas (gas bekas) setelah tercapai kondisi tunak. Metode penelitian ini menggunakan kajian simulasi berdasarkan data eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas menurun dengan peningkatan kecepatan udara sisi shell, dimana efektivitas maksimum pada kecepatan udara minimum untuk ketiga model (serpentin, paralel dan helikal) tube penukar kalor masing-masing sebesar 50.2%, 57.1% dan 84.7%. Dapat disimpulkan bahwa model tube helikal paling efektif dimana efektivitas penukar kalor maksimum pada kecepatan udara sisi shell 0.5 m/s dan dapat digunakan selanjutnya dalam aplikasi.
MODEL PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI LAUT UNTUK PERJALANAN ANTAR-PULAU PADA RUTE TULEHU – AMAHAI Firda M Sanaky; Stevianus Titaley; Hanok Mandaku
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.62-67

Abstract

Ketidakseimbangan proporsi pilihan moda transportasi laut dapat berdampak baik pada kelancaran pergerakan, kelangsungan usaha maupun resiko kecelakaan akibat muatan lebih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proporsi pilihan moda transportasi laut oleh pelaku perjalanan pada rute Tulehu-Amahai di Provinsi Maluku. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk mendapatkan model utilitas dan metode regresi logistik binomial untuk mendapatkan angka proporsi. Variabel yang dimodelkan, adalah: (1) pilihan moda (Y); (2) tarif kapal (X1); (3) waktu perjalanan (X2); dan (3) tingkat kenyamanan (X3). Data diperoleh menggunakan kuesioner dengan teknik stated preference dari 100 responden dan selanjutnya diolah dengan perangkat SPSS. Hasil penelitian menunjukan ketiga faktor tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan moda transportasi laut pada rute Tulehu-Amahai. Sedangkan model persamaan utilitas yang dihasilkan adalah, Y = 0.336 + 6,658x10-5X1+ 0.315X2 + 0.181X3 dengan angka proporsi adalah 88,8% untuk moda kapal cepat dan 11,3% untuk kapal ferry. Hasil ini mengindikasikan bahwa moda kapal cepat masih menjadi favorit pilihan oleh pelaku perjalanan karena memiliki keunggulan pada faktor waktu perjalanan dan tingkat kenyamanan. Untuk itu, pengembangan angkutan penyeberangan penting dilakukan guna meningkatkan aspek waktu perjalanan dan kenyamanan sehingga dapat menjamin proporsi pilihan moda secara berimbang pada rute tersebut.
PERENCANAAN FASILITAS PELABUHAN KAMARIAN UNTUK MENUNJANG PELAYARAN RAKYAT ANTAR-PULAU DI PROVINSI MALUKU Izak R Kakerisa; Pieter Th Berhitu; Hanok Mandaku
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.68-75

Abstract

Pengembangan Pelabuhan Kamarian di Provinsi Maluku sangat penting guna menunjang eksistensi pelayaran rakyat antar-pulau. Namun, pengembangannya membutuhkan investasi dan dukungan informasi tentang arahan pengembangan dan kapasitas setiap fasilitas agar sesuai dengan kebutuhan. Oleh sebab itu, perencanaan yang komprehensif sangat penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pertumbuhan muatan dan kebutuhan fasilitas serta mendesain lay-out Pelabuhan Kamarian. Metode yang digunakan adalah regresi linear untuk peramalan pertumbuhan muatan, standart pelayanan pelabuhan untuk analisis kebutuhan fasilitas dan activity relationship chart (ARC) untuk mendesain tata letak pelabuhan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa untuk 5 tahun mendatang tingkat pertumbuhan muatan mencapai 5,5%/tahun untuk penumpang, 1,2%/tahun untuk kendaraan R-2 dan 1,3%/tahun untuk barang. Berdasarkan data tersebut, dengan beroperasinya 2 unit kapal, maka diperkirakan pada tahun 2026 masing-masing kapal akan mengangkut 47 orang penumpang pergi (LF = 1,56), 38 orang penumpang datang (LF = 1,26), 1 unit motor (LF = 0,33), dan 3,8 ton barang (LF = 7,59). Kondisi tersebut membutuhkan adanya fasilitas dermaga berukuran 32,5 x 1,5 meter; gedung terminal seluas 206 m2; dan areal parkir seluas 96,0 m2. Sedangkan lay-out pelabuhan didesain dengan pendekatan activity relationship chart. Pengembangan Pelabuhan Kamarian diharapkan dapat menunjang pelayaran rakyat antar-pulau di Provinsi Maluku.
ESTIMASI UMUR DAN PREDIKSI PERILAKU KELELAHAN POROS BALING-BALING KAPAL LCT ANDROS Nuraini Nuraini; Novitha Leonora T. Thenu
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.51-61

Abstract

Poros baling-baling kapal LCT Andros telah direkondisi setelah mengalami keausan. Teknik untuk merekondisi poros melalui tahapan pengelasan dan pembubutan pada area yang mengalami keausan. Teknik pengelasan MMA (Manual Metal Arc) dapat menimbulkan konsentrasi energi spasial yang menghasilkan input panas yang cukup besar dapat menyebabkan distorsi, pengenceran yang signifikan pada zona yang terkena panas dan secara umum terjadi degradasi bahan dasar. Dengan mempertimbangkan risiko dari teknik pengelasan, maka pihak kapal harus memikirkan risiko kegagalan kelelahan pada poros baling-baling yang sudah direkondisi. Dengan demikian kondisi poros harus dapat diprediksi setelah direkondisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi umur dan prediksi perilaku kelelahan poros baling-baling kapal LCT Andros dimana estimasi umur poros diperoleh dari perhitungan teoritis dan prediksi kelelahan melalui simulasi numerik.
DESAIN STRATEGI BISNIS UD. ARSITA: PENERAPAN INVIVO DALAM COMPETITIVE FIVE FORCE (C5F) Nyong Faturachman Laisi; Victor O Lawalata; Wilma Latuny
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.42-50

Abstract

Tantangan yang dihadapi UD. Arsita mencakup lingkup pasar yang terbatas di Kecamatan Teluk Ambon, adanya produk-produk sejenis di pasar dan kecenderungan dari konsumen membeli produk pesaing baru di pasar. Inisiatif perusahaan membuka 2 pabrik roti baru untuk perluasan pasar, belum dapat memaksimalkan keuntungan yang ditargetkan. Penelitian ini dilakukan untuk menyajikan rancangan strategi bisnis baru yang kompetitif menggunakan pendekatan C5F. Data hasil wawancara terhadap pimpinan dan seluruh karyawan diolah menggunakan metode Nvivo untuk mengidentifikasi strategi menurut komponen C5F. Hasil penelitian berupa 20 strategi bisnis kompetitif mencakup 9 strategi ancaman pendatang baru, 3 strategi ancaman produk atau jasa pengganti, 2 strategi kekuatan penawaran pemasok, 4 strategi kekuatan penawaran pembeli, dan 2 strategi persaingan industri.
EVALUASI UMUR PAKAI SPROKET RODA BELAKANG SEPEDA MOTOR JUPITER Z1 Benjamin G Tentua; Cendy S.E Tupamahu
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.98-101

Abstract

Sproket adalah salah satu komponen dari sepeda motor yang berpasangan dengan rantai. Fungsi sproket untuk mentransmisikan gaya putar dari engine ke roda belakang. Sepeda motor Jupiter Z1 merupakan motor 2 tak dimana hasil dari pembakaran mesin digunakan untuk menghasilkan daya pada motor. Daya mesin kemudian ditransmisikan oleh kopling melalui poros penggerak ke poros penerus yang dihubungkan dengan sprocket depan dari sepeda motor. Putaran dari Sproket depan kemudian diteruskan ke sprocket belakang melalui rantai untuk menggerakan roda belakang. Dalam pengoperasiannya sprocket dan rantai selalu bergesekan sehingga sproket maupun rantai akan mengalami keausan. Keausan Komponen-komponen transmisi itu, mengakibatkan putaran yang dihasilkan menjadi kurang optimal dan mengurangi umur pakai dari sprocket maupun rantai. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan nilai keausan dan umur pakai dari sproket. Hasil penelitian menunjukan bahwa sproket akan mengalami kehilangan berat sebesar 8 gram, untuk pemakaian selama 1350 hari atau 3.9 tahun atau 98.672,85 siklus. Untuk umur sproket sampai kondisi harus diganti mengalami kehilangan berat sebesar 17,2 gram, untuk pemakaian selama 2109.3 hari atau 5.8 tahun atau 154.170.8 siklus.
APLIKASI MIKROKONTROLER BERBASIS SENSOR RADIO FREQUENSI IDENTIFICATION (RFID) SEBAGAI SISTEM PENGAMAN OTOMATIS Latuhorte Wattimury; Fany Laamena; Charlos Mozes Tehubijuluw
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.102-109

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan system pengaman otomatis menggunakan mikrokontroler NodeMCU dengan memanfaatkan RFID tag dan keypad sebagai kunci utama berbasis Web server secara real time. Kunci pintu mekanik konvensional memiliki beberapa type pengunci secara teknis yakni; grendel, tuas, dan silinder, semua jenis kunci ini bekerja secara manual, dengan system yang bisa membuka dan menutup secara manual melalui komponen system tertentu . Model penguncian manual ini bisa dimodifikasi secara otomatis melalui system remote PIN (Personal Identification Number), Sidik Jari, serta RFID (Radio Frequency Identification) berbasis arduino UNO. Sistem yang dimodifikasi dalam penelitian ini dibuat menggunakan mikrokontroler (NodeMCU) dan sensor serta perangkat lunak berupa kode program yang ditanamkan ke memory mikrokontroler dalam menjalankan fungsinya sebagai pengunci, dan menggunakan E-KTP sebagai media pengunci yang terkoneksi dengan system yang dibuat. Keuntungan sistem pengunci pintu berbasis mikrokontroler (NodeMCU) dengan module wifi seperti ini, lebih praktis dalam pengunaannya, mudah dalam mengontrol akses masuk dan keluar sebuah ruangan tertentu secara lebih aman berbasis online secara realtime.
ANALISIS PENGGUNAAN FLAP BURITAN SPEED BOAT UNTUK MENDAPATKAN TRIM YANG EVEN KEEL Eliza R. de Fretes
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.110-114

Abstract

Pengoperasian Speed boat merupakan hal penting untuk diperhatikan karena apabila kapal memiliki trim pada forude number (Fn) yang besar, maka kapal tersebut mengalami trim buritan sehingga menghalangi pandagan nahkoda, ini merupakan suatu kondisi yang sangat kritis atau mudah megalami kecelakaan. Penelitian yang dilakukan oleh de Fretes (2020) dan Ari (2021) menempatkan Fin atau winglet buritan di bagian belakang kapal, sedangkan posisi tersebut sangat berpengaruh pada pengoperasian mesin dimana olah gerak mesin dibatasi oleh kedudukan Fin tersebut. Salah satu solusi adalah menggantikan Fin oleh Flap yang letaknya di depan mesin outboard dari speed boat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengtahui berapa besar pengaruh pemasangan Flap buritan speed boat di depan mesin terhadap sudut trim yang ideal pasca pemasangan Flap pada buritan kapal dengan kecepatan kapal yang berbeda. Untuk menganalisis melakukan pengujian model kapal di laboratorium towing tank dengan cara membandingkan model kapal sebelum menggunakan Flap dan sesudah penggunaan Flap di mana variasi sudut Flap 0°-16°. Hasil yang diperoleh dari sembilan variasi sudut yaitu (0, 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, dan 16) terhadap 5 variasi fn kapal menampilkan bahwa ketika Fn <0.6 trim yang terjadi pada kapal tidak terlalu besar dan pada sudut 12 derajat adalah sudut yang mampu membuat kapal berada diposisi even kell, sebaliknya di Fn >0.5 sudut trim buritan yang menentukan posisi even kell berada di 8 derajat.
PENGARUH MODIFIKASI KEMUDI PLAT MENJADI KEMUDI NACA 0010 PADA KM. HARAPAN MUJUR 04 La Ode Ruju; Eliza R. de Fretes; G. R. Latuhihin
ALE Proceeding Vol 6 (2023): Archipelago Engineering
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.6.2023.115-120

Abstract

KM. Harapan Mujur 04 dalam pengoperasiannya memiliki tactical diameter yang sangat besar yang menimbulkan kesulitan olah gerak pada daerah yang padat transportasinya, sehingga pemilik ingin memodifikasi kemudi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan kemampuan olah gerak kapal dengan berpatokan pada Turning Circle Test. Melalu uji coba di Towing tank Fakultas Teknik Universitas Pattimura dengan memvariasi bentuk kemudi plat dan kemudi NACA 0010. Hasil yamg diperoleh yaitu turning circle kemudi plat start kanan memperoleh nilai advance 198,99 m tactical diameter 181,08 m dan transfer 90,54 m untuk start kiri memperoleh nilai advance 198,99 m tactical diameter 181,08 m dan transfer 90,54 m. Sedangkan uji turning circle kemudi NACA 0010 memperoleh start kanan advance 151,33 m atau lebih efektif 31% dari kemudi plat, tactical diameter 107,15 m atau lebih efektif 60% dari kemudi plat dan transfer 45,08 m atau lebih efektif 50% dari kemudi plat. Sedangkan hasil uji dengan start kiri advance = 151,71 m atau lebih efektif 31%, dari kemudi plat tactical diameter = 107,36 m atau lebih efektif 60% dari kemudi plat dan transfer = 45.30 m atau lebih efektif 50% dari kemudi plat, sehingga demikian kemudi NACA 0010 lebih efisien dari kemudi plat.