cover
Contact Name
Alfredo Tutuhatunewa
Contact Email
alfredo.tutuhatunewa@fatek.unpatti.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ale2021@fatek.unpatti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena Kampus Poka Ambon - 97233
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Archipelago Engineering
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 26203995     EISSN : 27987310     DOI : https://doi.org/10.30598/ale
Core Subject : Engineering,
Prosiding “Archipelago Engineering” adalah prosiding yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Pattimura, sebagai sarana publikasi hasil Seminar Nasional "Archipelago Engineering (ALE)", yang merupakan dari hasil penelitian, studi kepustakaan dan sharing dalam bidang teknik mesin, teknik industri dan teknik kelautan serta teknik sipil dan perencanaan wilayah. Prosiding ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan teknologi. Informasi tentang pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui “peer-review process”. Artikel dipublikasikan pada Prosiding, setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel dan telah dipresentasikan pada Seminar Nasional ALE. Prosiding ini diterbitkan dalam setahun sekali.
Articles 182 Documents
PLTS DI PULAU OSI DAN PERMASALAHANNYA Antoni Simanjuntak; Johanis Lekalette
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.87-94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem dan permasalahan PLTS di Pulau Osi kaitannya dengan faktor lingkungan sebagai acuan untuk pembangunan PLTS di pulau-pulau kecil lainnya. Pulau Osi terletak di Kabupaten Seram Bagian Barat dengan luas 7,34 ha, yang dihuni oleh 927 jiwa yang sebagian besar adalah nelayan. Pulau Osi memiliki potensi kekayaan laut yang tinggi, dengan adanya ekosistem mangrove, padang lamun dan terumbu karang yang luas untuk kehidupan biota laut ekonomis. Kelangkaan air bersih masih menjadi masalah utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pariwisata, karena faktor biofisik Pulau Osi yang mempunyai tangkapan air rendah dan sumber daya air tawar tidak tersedia. Pemerintah pada tahun 2012 telah berupaya mengatasi masalah ini dengan membangun sistem pengolahan air bersih teknologi RO (reverse osmosis), menggunakan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) berkapasitas 2,628 KW, namun sistem ini hanya efektif selama dua tahun karena belum adanya peran kelembagaan yang bertanggung jawab untuk keberlanjutan sumber daya PLTS tersebut. PLTS Pulau Osi terdiri dari modul PV array, SCC (Solar Charge Controller), baterai, dan inverter ke 220VAC dengan konverter DC-AC sinyal SPWM (sine pulse with modulation) gelombang penuh. Hasil investigasi terdapat keretakan pada sebagian besar baterai karena unit SCC tidak bekerja optimal dalam mengatur pengisian, dan laju korosi yang tinggi terlihat pada bahan logam yang digunakan untuk rak baterai dan pada sebagian besar komponen pengolah air bersih. Faktor yang mempengaruhi adalah; kadar garam dengan salinitas yang tinggi (34,1 ppt) dan suhu udara mencapai 34oC menaikan uap air, disebabkan karena konstruksi rumah pembangkit tidak sesuai standar untuk melindungi sistem.
STUDI EKSPERIMENTAL SIFAT MEKANIS TARIK DAN BENDING KOMPOSIT SERAT EMPULUR SAGU Benjamin Golfin Tentua; Arthhur Yanny Leiwakabessy
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.95-101

Abstract

Serat ampas sagu merupakan sissa dari pengolahan sagu yang biasa dipergunakan sebagai bahan pakan ternak olehmasyarakat setempat. Dalam penelitian ini serat empulur sagu akan dikembangkan menjadi bahan komposit yang dapatdipergunakan sebagai material dalam bidang teknik.Penelitian dilakukan secara eksperimental untuk mengetahui pengaruh fraksi volume antara serat empelur sagu danresin polyester terhadap nilai kekuatan tarik dan kekuatan bending material komposit dengan variable pengujian fraksivolume serat empelur sagu 10%, 20%, 30 % dan 40 %.Hasil pengujian menunjukan bahwa nilai kekuatan tarik dan bending komposit mengalami peningkatan sesuai denganperubahan fraksi volume serat serat empelur sagu. Dimana nilai tertinggi untuk kekuatan tarik yaitu 10,4 MPa padafraksi volume 40 % dan terendah pada fraksi volume 10 % yaitu 6,03 MPa.Untuk hasil pengujian bending nilai tertinggi berada pada fraksi volume 40 % sebesar 2,86 MPa dan nilai terendahberada pada fraksi volume 10 %, sebesar 2,02 MPa. Peningkatan kekuatan tarik dan bending secara umumdipengaruhi oleh daya ikat antara serat dengan matriks yang sempurna serta penambahan volume fraksi serat EmpelurSagu pada komposit.
INDEXING PADA SISTEM PENALARAN BERBASIS KASUS MENGGUNAKAN METODE COMPLETE-LINKAGE CLUSTERING Elvery B Johannes
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.121-127

Abstract

Abstrak Sistem penalaranan berbasis kasus atau Case-Based Reasoning (CBR) merupakan bagian dari artificial intelligent yang telah banyak diimplementasikan sebagai sistem untuk mendiagnosa penyakit, mendeteksi kerusakan bangunan, mesin, komputer, dan lain sebagainya. Cara kerjanya yaitu dengan membandingkan kasus baru terhadap kasus lama yangdisimpan sebagai pengetahuan (knowledge) pada basis kasus. Kasus lama dicek tingkat similaritasnya satu per satu terhadap kasus baru. Kasus lama yang memiliki kemiripan tertinggi, diberikan kepada user sebagai kandidat solusi untuk menyelesaikan kasus baru. Permasalahannya adalah jika kasus lama pada basis kasus sangat banyak, maka waktu retrieve akan menjadi relatif semakin lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan model sistem CBR yang memiliki kinerja optimal dengan memanfaatkan clustering untuk indexing. Metode clustering yang digunakan yaitu complete-linkage. Clustering dilakukan terhadap kasus lama yang dibuat dengan variasi 3, 4, 5, dan 6 jumlah cluster. Pengujian sistem selanjutnya diimplementasikan terhadap kasus penyakit jantung dengan 25 data uji. Hasil pengujian menunjukkan, dengan menggunakan CBR cluster-indexing terjadi peningkatan kecepatan waktu retrieve sebesar 34.18%, yaitu pada variasi 4 jumlah cluster. Akurasi sistem CBR cluster-indexing sama dengan sistem non-ndexing yaitu sebesar 96% pada variasi 4, 5, dan 6 jumlah cluster. Pada variasi 3 jumlah cluster, akurasi CBR non-indexing sebesar 96%sedangkan CBR cluster-indexing sebesar 92%.
LASER SEMIKONDUKTOR GaAs JENIS DOUBLE HETEROJUNCTION SEBAGAI SUMBER CAHAYA DALAM KOMUNIKASI OPTIK Samy J Litiloly; Nicolas Titahelu
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.128-134

Abstract

Abstrak Telah diteliti suatu sistem junction yang tepat sebagai gelombang carrier dalam komunikasi optik. Mula-mula disampaikan asal muasal munculnya Laser Semikonduktor GaAs, kemudian struktur homojunction, khususnya uraian tentang rapat arus ambang dan daya output saat forward-bias; yang memberikan λoutput dengan profil yang tidak tajam (pelebaran 2 μm) dan daya dibawah 10 mW. Setelah itu, pencampuran III-V terhadap GaAs murni, diciptakan untuk mempertajam profil laser output dan memperbesar dayanya. Struktur yang terbaik untuk keperluan ini adalah double heterojunction (DH) dengan salah satu bahan unggulannya adalah Ga1-xInxAs1-yPy. Kemudian ditunjukkan bahwa bahan ini memberikan λoutput ≈ 1,55 μm dan daya output diatas 10 mW dengan efisiensi operasi 70 %.
MODEL AGILE SUPPLY CHAIN INDUSTRI PERIKANAN DI KOTA AMBON Alfredo Tutuhatunewa
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.135-140

Abstract

Abstrak Provinsi Maluku sebagai provinsi yang memiliki luas lautan yang begitu besar, dengan sendirinya memiliki kekayaan sumber daya laut yang beraneka ragam dan potensial untuk dikelola. Kekayaan sumber daya laut tersebut berupa sumber daya ikan maupun non ikan. Penelitian ini merupakan kombinasi dari penelitian deskriptif, penelitian pengembangan dan penelitian verifikasi.Survei lapangan dilakukan untuk mendapat gambaran awal mengenai permasalahan yang dikaji, yaitu kondisi SC industri perikanan di Kota Ambon. Studi literatur digunakan untuk mengumpulkan dan mendapat gambaran utuh mengenai permasalahan SC industri perikanan dan Agile Supply Chain (ASC). Berdasarkan survei lapangan dan studi literatur, dikembangkan dan diformulasikan kerangka konsep ASC Industri Perikanan di Kota Ambon. Pada penelitian ini, obyek penelitian adalah seluruh pelaku SC industri perikanan di Kota Ambon. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Non Probability Sampling.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL DAN FISIK KARYAWAN PADA LANTAI PRODUKSI DENGAN METODE NASA-TLX DAN CARDIOVASCULARLOAD Aminah Soleman
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.141-146

Abstract

Abstrak Pekerjaan yang dilakukan pada bagian devisi proses produksi PT. Fajar Utama Intermedia (FUI) cabang Ambon tergolong pada jenis pekerjaan yang memiliki intensitas kerja yang sangat tinggi karena adanya tekanan dan tegangan dalam menyelesaikan pekerjaan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan cara kerja karyawan dituntut bekerja di malam hari dalam posisi berdiri dan harus berkonsentrasi dengan durasi waktu yang lama. Karyawan juga melakukan pergerakan tubuh secara terus menerus untuk mengoperasikan mesin cetak dan merapikan hasil cetakan koran. Responden di ambil dari karyawan yang bekerja pada lantai produksi yang berjumlah 5 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat beban kerja yang diterima pekerja baik secara mental dan fisik, keluhan yang dialami pekerja serta memberikan usulan waktu istirahat yang efektif. Penelitian diawali dengan penyebaran kuisioner NASA-TLX kepada pekerja dibagian lantai produksi, selanjutnya metode CVL digunakan untuk mengetahui denyut nadi pekerja saat bekerja dan memberikan usulan waktu istirahat dengan menggunakan persamaan Murrel (Pullat, 1992). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kepada pekerja di bagian lantai produksi didapatkan nilai skor NASA-TLX sebesar 92,52 yang menunjukkan beban kerja yang diterima pekerja termasuk dalam ketegori beban kerja yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil dari Pengukuran denyut nadi dengan metode CVL dengan hasil rata-rata untuk pekerja dibagian lantai produksi adalah sebesar 30,51%, hasil tersebut menunjukkan pekerja harus melakukan perbaikan atas pekerjaannya. Hasil perhitungan dengan menggunakan persamaan Murrel (Pullat, 1992) diusulkan 21 jam waktu istirahat dan 3 jam untuk waktu kerja.
PENERAPAN ALGORITMA DIFFERENTIAL EVOLUTION UNTUK PENYELESAIAN PERMASALAHAN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM (CVRP) (Studi Kasus: PT. Paris Jaya Mandiri) Daniel B Paillin
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.147-153

Abstract

Abstrak PT. Paris Jaya Mandiri adalah salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang distributor produk Nestle di Indonesia. Sebagai perusahaan distributor, aktivitas distribusi harus diberi perhatian khusus sehingga dapat mengatasi adanya keterlambatan atau ketidaktepatan waktu pengiriman produk yang disebabkan karena ketidakpastian rute pengiriman produk. Masalah routing kendaraan (VRP) adalah optimasi kombinatorial dan masalah pemrograman integer yang menanyakan "Berapa rute yang optimal untuk armada kendaraan untuk dilalui agar bisa dikirim ke satu set pelanggan?". Ini menjelaskan masalah salesman keliling yang terkenal (TSP) yang akan dikembangkan dengan penyelesaian menggunakan Algorithm Differential Evolution dengan masalah yang diambil yakni Capacitated Vehicle Routing Problem CVRP). Tolak ukur yang digunakan pada metode ini adalah jarak antaroutlet dimulai dari mengukur masing – masing jarak dari gudang menuju oulet dan kembali ke gudang. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan untuk mengukur jarak terpendek dari 67 lokasi outlet yang tersebar pada wilayah distribusi Sirimau dan serta wilayah distribusi Nusaniwe. Hasil olahan data metode Branch and Bound menunjukkan bahwa dari 3 wilayah distribusi dapat diperoleh 5 rute optimal yang hasilnya dibandingkan dengan hasil olahan data menggunakan Algorithm Differential Evolution dengan wilayah distribusi keseluruhan diperoleh 4 rute optimal yaitu 1 didapat jarak sebesar 9.93 Km dengan total waktu 37.24 menit, rute 2 sebesar 12,66 Km dengan total waktu 39,99 menit, rute 3 sebesar 24,74 Km dengan total waktu 49,48 menit, rute 4 sebesar 9.5 Km dengan total waktu 21.59 menit.
DESAIN PEMASARAN ONLINE BERBASIS WEB UNTUK PEMASARAN PRODUK KERAJINAN KERANG MUTIARA DI KOTA AMBON (STUDI KASUS: PONDOK MUTIARA) J M Tupan
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.158-166

Abstract

Abstrak Website adalah sebuah kumpulan dari halaman web yang saling berhubungan dan dapat diakses melalui halaman depan (home page) menggunakan sebuah browser. Sekarang ini sudah banyak perusahaan yang memanfaatkan jaringan internet dan menggunakan website sebagai media promosi dan toko online untuk menjual produk perusahaan tersebut. Website toko online biasanya memanfaatkan sistem e-commerce. Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet. E-commerce dapat mempermudah pemasaran produk yang ingin dijual. Dengan adanya e-commerce, Pembayaran dapat dilakukan secara online dan pastinya memudahkan para pembeli. Sistem e-commerce yang digunakan adalah Wordpess dengan mengandalkan plugin WooCommerce yang menyediakan fitur-fitur sebuah web e-commerce. Penelitian yang dilakukan adalah untuk meendesain sebuah website toko online yang juga menyediakan sistem e-commerce di dalamnya.
PENGEMBANGAN KOMUNITAS PESISIR DI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN DENGAN MEMANFAATKAN KEARIFAN LOKAL Richard A de Fretes
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.172-178

Abstract

Abstrak Kecamatan Leitisel merupakan wilayah yang potensi sumber daya pesisir yang belum dioptimalkan dengan baik. Masyarakat didaerah ini sebagaian besar merupakan masyarakat yang homogen (masyarakat asli) dengan ciri yang multikultur, dengan keanekaragaman social budaya yang tinggi. Analisis data yang digunakan dalam analisis kualitatif adalah pengujian statistic dengan : Uji Chi-Square, Uji korelasi Rank Spearman, Analisis Varian dan analisis Jalur. Setelah persyaratan normalitas data maka dilakukan analisis linear berganda (Path analysis). Guna menganalisis model pengembangan masyarakat pesisir maka dilakukan analisa SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang nyata antara keragaan individu dengan perilaku dalam mengelola SDP. Implementasi pengembangan masyarakat pesisir Leitisel menuju masyarakat yang sejahtera melalui pengelolaan SDP secara optimal dapat akselerasi dengan dibangunnya visi, dilaksanakannya misi, ditetapkannya tujuan yang jelas serta strategi penyuluhan yang tepat tentang pengelolaan SDP. Perilaku masyarakat pesisir Leitisel dalam mengelola SDP secara optimal dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan. Visi, misi, tujuan dan target penyuluhan dalam kaitannya dengan pengelolaan SDP sangat penting dipahami, dijadikan motivator dalam bertindak, dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab oleh segenap pemanfaat SDP, yaitu nelyan, atau komunitas pesisir lain, pemerintah, dan swasta. Komunitas local menjalankankegiatan perikanan yang tidak merusak lingkungan, secara ekonomi menguntungkan dan secara social mampu meningkatkan kualitas kehidupan berkeluarga, berkelompok dan bermasyarakat. Nelayan hendaknya mampu melakukan perencanaan usaha, memperkirakan hasil, menjamin terserapnya produk dipasar, dan mengawasi jalannya usaha.
APLIKASI PENDEKATAN N-STAGE UNTUK MASALAH PENGRUTEAN DAN PENJADWALAN TRUK-TUNGGAL DI DAERAH KEPULAUAN (STUDI KASUS PADA KOPERASI UNIT BERSAMA NEGERI BOOI, SAPARUA) Mohammad Thezar Afifudin; Ariviani Lientje Kakerissa
ALE Proceeding Vol 2 (2019): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.2.2019.179-185

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah pengrutean dan penjadwalan kendaraan yang dihadapi oleh Koperasi Unit Bersama Negeri Booi (KUB Booi) sebagai salah satu industri startup di Saparua, Maluku Tengah. Sebagai industri startup, distribusi direncanakan menggunakan truk-tunggal. Distribusi produk dihadapkan pada karakteristik kepulauan yang mengharuskan KUB Booi untuk memanfaatkan jasa transportasi publik feri. Saat ini, KUB Booi memiliki sejumlah pelanggan yang tersebar di dua pasar, yaitu Kota Ambon dan Kota Masohi. Selain itu, terdapat satu supplier dan satu mitra ekspedisi yang berlokasi di Kota Ambon. Untuk menentukan waktu perjalanan atau makespan yang minimum, maka kami menggunakan pendekatan n-stage untuk mengoptimisasi rute dan jadwal truk dan feri di setiap pelabuhan di setiap pulau. Pendekatan ini mengintegrasikan dua metode, yaitu pemrograman integer dan algoritma heuristik. Dengan pendekatan ini, minimum total waktu perjalanan yang diharapkan dapat ditentukan.

Page 4 of 19 | Total Record : 182