cover
Contact Name
Ebni Sholikhah
Contact Email
ebnisholikhah@uny.ac.id
Phone
+6282220388720
Journal Mail Official
kebijakan_pendidikan@uny.ac.id
Editorial Address
Prodi Kebijakan Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jln Colombo No 1, Karangmalang Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2746007X     DOI : https://doi.org/10.21831/sakp.v10i2
Spectrum Analisis Kebijakan Pendidikan is an open access, and peer-reviewed journal. This journal focuses on publishing articles on student research results for undergraduate, postgraduate, and doctoral students. This journal is published every three months. The theme of this journal covers the results of research in the field of education and education policy.
Articles 314 Documents
IMPLEMENTASI NILAI RELIGIUS DALAM PENDIDIKAN KARAKTER BAGI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR JUARA YOGYAKARTA Aulia, Listya Rani
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i3.5220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai religius dalam pendidikan karakter bagi peserta didik, faktor pendukung, dan faktor penghambat dalam proses implementasi pendidikan karakter di SD Juara Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada 3 tahap dalam pelaksanaan nilai religius dalam pendidikan karakter yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan,pendidikan karakter dilakukan dengan pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan dengan berbagai kegiatan dari sekolah. Faktor yang menghambat pelaksanaan pendidikan karakter adalah kurangnya pemahaman orang tua dengan kegiatan anaknya yang diberikan dari sekolah. Faktor pendukungnya adalah kematangan siswa dalam menjalankan kegiatan tanpa menunggu perintah dari orang lain. Selain itu juga karena ada sebagian orang tua yang support dan selalu memantau kegiatan siswa dirumah.Kata kunci: implementasi, Pendidikan Karakter, SD Juara Yogyakarta.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI SMA NEGERI 7 PURWOREJO Zakaria, Rindha Much
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v7i4.13129

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Kebijakan Pendidikan Kewirausahaan di SMA Negeri 7 Purworejo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian adalah guru dan siswa. Objek dalam penelitian ini adalah pendidikan kewirausahaan di SMA Negeri 7 Purworejo.Setting dalam penelitian ini di SMA Negeri 7 Purworejo. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian implementasi kebijakan pendidikan kewirausahaan di SMA Negeri 7 Purworejo meliputi : (1) Interpretasi, (a) Landasan pelaksanaan pendidikan kewirausahaan adalah kurikulum 2013, (b) Pemahaman guru pendidikan kewirausahaan di sekolah, (2) Organisasi, (a) Guru sebagai pelaksana menyampaikan materi kepada siswa, (b) Kurikulum 2013 menjadi pedoman dalam pelaksanaan pendidikan kewirausahaan, (c) Pengadaan anggaran dan peralatan dilakukan pada awal tahun pelajaran yang diambil dari dana BOS dan iuran SPP, (d) Koordinasi melibatkan banyak pihak sesuai dengan peran yang dimiliki, (e) Penyusunan jadwal dilakukan pada awal tahun pelajaran dengan mempertimbangkan rpp dan rencana kegiatan sekolah, (3) Aplikasi, Pelaksanaan kegiatan diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan pengelolaan dilakukan bersama-sama.Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Pendidikan Kewirausahaan, SMA Negeri 7 PurworejoAbstractThis study aims to describe policy implementation of entrepreneurship education in SMA Negeri 7 Purworejo. This research is descriptive research with qualitative approach. Subjects of this research are teacher and students. Object of this research is entrepreneurship education in SMA Negeri 7 Purworejo. Setting this research was conducted in SMA Negeri 7 Purworejo. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Data analys with using data collection, data reduction, and data presentation. Validity of this research using triangulation techniques and engineering resources. The results of this study show that: 1) Interpretation, (a) The implementation of entrepreneurship education based on 2013 curriculum. (b) Teachers understand how policy implementation in school. 2) Organisation, a) Teacher as implementor submit the matery to student, (b) 2013 Curriculum ben guidance in the implementation of entrepreneurship education, (c) Financial resources and equipment, procurement of budget and equipment at the beginning of the year taken from BOS funds. (d) Coordination involves many parties according to their role. (e) The shcedule done at the beginning of school year considering with rpp and school activity. (3) Aplication, Implementation of activities resident with management who held together.Keywords: policy implementation, policy sports class, classes in high school sports
KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN KEGIATAN SENI MUSIK ANGKLUNG DI SD ISLAM TERPADU AL – KHAIRAAT Fatmawati, Erna
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v9i1.17039

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui kebijakan sekolah dalam pendidikan karakter dengan kegiatan seni musik angklung di SD Islam Terpadu Al–Khairaat, yang meliputi 1) kebijakan sekolah dalam pendidikan karakter dengan kegiatan seni musik angklung 2) nilai-nilai karakter yang dihasilkan dalam kegiatan seni musik angklung 3) dampak kebijakan sekolah dalam pendidikan karakter dengan kegiatan seni musik angklung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu dengan langkah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. (1) Kebijakan sekolah dalam pendidikan karakter dengan kegiatan seni musik angklung diimplementasikan merujuk empat aspek yaitu: komunikasi, sumberdaya, sikap dan struktur birokrasi, (2) Nilai – nilai karakter yang dihasilkan dalam kegiatan seni musik  angklung ada lima nilai yaitu disiplin, bersahabat, tanggungjawab, peduli sosial, dan cinta tanah air (3) Dampak kebijakan sekolah dalam pendidikan karakter dengan kegiatan seni musik angklung yaitu berdampak pada perubahan perilaku positif pada siswa. Kata kunci: kebijakan sekolah, pendidikan karakter, seni musik, dan angklung AbstractThis research aims to describe and understand the school's policy in character education with angklung music art in the SD Islam Terpadu Al – Khairaat, which includes 1) school policies in character education with art activities angklung music 2) character values are produced in the activity of angklung music art 3) The impact of school policy in character education with angklung music art activities. This research is a qualitative study with a case study approach. Data analysis techniques using the Miles and Huberman models are data reduction steps, data presentation, verification and conclusion confirmation. Test the legality of data on this study using triangulation techniques and triangulation resources. The results showed that. (1) The policy of school in character education with the activities of Angklung music is implemented to refer to four aspects namely: communication, resources, attitudes and bureaucracy structure, (2) value-the value of the character produced in the art of music activities  angklung There are five values that are discipline, friendly, responsibility, social care, and love of Homeland (3) Impact of school policy in character education with the activities of Angklung music art that affects the change of positive behaviour in students.Keywords: school policy, character education, music art, and angklung
KONSEP DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS ALAM DI SANGGAR ANAK ALAM (SALAM) NITIPRAYAN KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA Nidyawati, Dian Eka
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i4.9257

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dan implementasi pendidikan berbasis alam diSanggar Anak Alam (SALAM) Nitiprayan Kasihan Bantul Yogyakarta.Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Pendiri,Kepala PKBM, Kepala Pendidikan Tingkat Dasar (SD), fasilitator Pendidikan Dasar, dan peserta didikPendidikan Tingkat Dasar Sanggar Anak Alam (SALAM). Teknik pengumpulan data menggunakanobservasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data Miles danHubberman yang meliputi, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknikkeabsahan data mengunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Hasil penelitian menyimpulkan, (1) Pendidikan berbasis alam yaitu proses belajar manusia secarakodrat dan alamiah melalui kehidupan dan lingkungan alam sekitarnya; (2) Tujuan dari pendidikan berbasisalam yaitu agar anak menjadi dirinya sendiri dan berkembang sesuai dengan potensinya masing-masingdisesuaikan dengan capaian setiap kelas; (3) Karakteristik peserta didik yaitu anak bebas mengembangkanminat dan potensinya masing-masing, anak-anak tidak dipaksa oleh para orang tuanya sehingga anak-anakdengan senang hati belajar di Sanggar Anak Alam (SALAM); (4) Karakteristik pendidik yaitu bertanggungjawab terhadap pelaksanaan pendidikan berbasis alam dengan memfasilitasi seluruh kebutuhan peserta didikdalam pembelajaran dan ada keinginan untuk belajar bersama-sama dengan anak maupun fasilitator yang lain;(5) Kurikulum yang digunakan dalam pengimplementasian pendidikan berbasis alam adalah kurikulumberbasis minat masing-masing peserta didik melalui daur belajar; (6) Metode pembelajaran yang digunakanyaitu menggunakan metode riset yang temanya ditentukan oleh peserta didik mulai dari perencanaan sampaidengan persentasi; (7) Media yang digunakan peserta didik berbeda-beda dan disiapkan bersama orang tuanyasesuai dengan kebutuhan serta tema masing-masing peserta didik; (8) evaluasi dalam pelaksanaan pendidikanberbasis alam dilakukan dengan review oleh fasilitator serta dalam proses pembelajaran melalui tahap-tahapdaur belajar.Kata kunci: Konsep pendidikan, Pendidikan berbasis alam, Sanggar Anak Alam (SALAM)
BUDAYA BELAJAR MASYARAKAT TRANSISI DI DUSUN TAJEM, MAGUWOHARJO, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA Ummah, Kunnashihatul Umma
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i1.1421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya belajar masyarakat transisi di Dusun Tajem dan usaha masyarakat dalam menyesuaikan kehidupan  di daerah transisi. Metode  penelitian  ini  adalah  dengan  menggunakan  metode  deskriptif  kualitatif.  Lokasi  penelitian  di Dusun Tajem, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta. Subjek penelitian meliputi kepala Dusun (Ketua RW) Dusun Tajem, Pengurus Seni Sholawat Badui dan Hadroh, Ketua Pemuda, Ketua RT dan masyarakat. Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan  yaitu  observasi,  wawancara,  dan  kajian  dokumentasi.  Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik analisis dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi  data,  penyajian  data,  penarikan  kesimpulan  dan  verifikasi  data.  Untuk  melakukan  keabsahan  data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  1)  budaya  belajar  masyarakat  transisi  dalam  upaya  pemenuhan syarat  dasar  kebutuhan  hidup  adalah  dengan  pola  kebiasaan,  pewarisan  dan  pendidikan  sosial  melalui keluarga,  lingkungan  dan  masyarakat.  Masyarakat    belajar  dengan  model  pembelajaran  learning  by  doing yaitu  belajar  dengan  melakukan  pada  setiap  aktifitas  kehidupan  masyarakat  sehari-hari  baik  di  bidang kejiwaan  dan  sosial.  Budaya  belajar  membentuk  suatu  kebudayaan  yang  berlaku  di  masyarakat;  2)  Usaha masyarakat dalam menyesuaikan kehidupan  di daerah transisi adalah dengan cara mengikuti perkembangan zaman namun tetap melestarikan budaya belajar yang ada sejak dahulu, belajar agama dan regenerasi. Kata Kunci: Budaya belajar masyarakat transisi, pola kebiasaan, adaptasi 
IMPLEMENTASI PROGRAM MITIGASI BENCANA MELALUI SEKOLAH SIAGA BENCANA DI SD NEGERI BALUWARTI, KOTAGEDE, YOGYAKARTA Apriyanti, Warda
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v8i2.15852

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Implementasi program mitigasi bencana melalui sekolah siaga bencana di SD N Baluwarti. (2) Faktor pendukung dan faktor penghambat program mitigasi bencana melalui sekolah siaga bencana di SD N Baluwarti. Jenis dan pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini antara lain Kepala Sekolah, Guru, dan Siswa. Data diperoleh dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen utama dalam penelitian ini yaitu peneliti dengan dibantu pedoman wawancara dan pedoman observasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1)Implementasi program mitigasi bencana melalui sekolah siaga bencana di SD N Baluwarti telah memenuhi empat parameter SSB, ialah parameter sikap dan tindakan, parameter perencanaan dan kesiapsiagaan, parameter kebijakan sekolah, dan parameter mobilisasi sumberdaya; (2)Faktor pendukung dalam implementasi program mitigasi bencana melalui sekolah siaga bencana adalah kemampuan menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga (BPBD, PMI, Puskesmas, TNI dan Polri), struktur bangunan yang tahan gempa, memiliki perangkat pendukung untuk mengimplementasikan program mitigasi bencana.; Sedangkan faktor penghambat dalam implementasi program mitigasi bencana melalui sekolah siaga bencana adalah tidak semua guru mendukung kebijakan mitigasi bencana, kekurangan dana dalam melaksanakan kegiatan mitigasi bencana, tidak semua materi dapat diintegrasikan dengan SSB, kurangnya komunikasi dengan lembaga terkait.Kata kunci: Program mitigasi bencana, Sekolah Siaga BencanaAbstract This research aims to describe: (1) the implementation of disaster mitigation programme through disaster preparedness school in Baluwarti Elementary School. (2) supporting factors and inhibitors of disaster mitigation programme through disaster preparedness school in Baluwarti Elementary School. This research was a descriptive research with qualitative approach. Subjects in this research were Principal, Teachers, and Students. Data was obtained by inerview, observation, and documentation. The main instrument in this research was researcher with assisted by interview guides and observation guidelines. Techniques used in data analysis were data collection, data reduction, data display, and conclusion. Validity used source triangulation and technique triangulation. The results of this research was show that: (1)Implementation of disaster mitigation programme through disaster preparedness school in Baluwarti Elementary School meet the four parameters of the SSB, is the parameter of the attitude and action, planning and preparedness, parameter parameter parameter, and the school policy on mobilization of resources; (2)Supporting factors in the implementation of disaster mitigation programs through the school disaster preparedness is the ability to establish cooperation with the institutions (BPBD, PMI, clinics, TNI and Polri), earthquake resistant structures, have a device to support implementing disaster mitigation programmes.; While the barrier factors in the implementation of disaster mitigation programs through this disaster preparedness school not all teachers support disaster mitigation policies, the lack of funds in the implementation of disaster mitigation activities, not all material can be integrated with SSB, the lack of communication with relevant agencies.Keywords: Disaster mitigation program, Disaster Preparedness School
PENDIDIKAN KARAKTER DI TK KUNCUP KUSUMA III CANDIBINANGUN PAKEM SLEMAN Aryana, Irka
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i5.5314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan materi, metode, pendidik dan evaluasi pendidikan karakter di TK Kuncup Kusuma III Candibinangun Pakem Sleman. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah Kepala Sekolah dan Guru. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik  observasi, wawancara dan studi dokumen. Uji keabsahan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan kegiatan analisis data dalam   penelitian ini meliputi reduksi, penyajian dan verifikasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa; 1) Materi pendidikan karakter di TK Kuncup Kusuma III meliputi nilai utama yang dikembangkan berupa nilai kreatif, mandiri dan ketuhanan, disertai dengan pengembangan nilai lain yang berkaitan dengan nilai ketuhanan meliputi kesabaran, ketangkasan, toleransi, tolong-menolong, tanggungjawab, kejujuran dan kerendahan hati 2) Metode pendidikan karakter di TK Kuncup Kusuma III menggunakan metode keteladanan, inkulkasi nilai, fasilitasi nilai dan keterampilan 3) Pendidik karakter di TK Kuncup Kusuma III adalah guru kelas dan kepala sekolah, tidak ada warga sekolah lain yang menjadi pendidik karakter 4) Evaluasi pendidikan karakter di TK Kuncup Kusuma III dilakukan dengan menggunakan evaluasi perilaku.Kata kunci: pendidikan, karakter, nilai, TK Kuncup Kusuma III
PENANAMAN NASIONALISME PADA PASKIBRAKA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2015 Rohminingsih, Wahyu
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i7.5340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan bagaimana penanaman nasionalisme pada Paskibraka  Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2015, 2) mengetahui hasil penanaman nasionalisme pada Paskibraka Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2015, dan 3) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam penanaman nasionalisme pada Paskibraka Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2015Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitiannya yaitu Paskibraka Daerah Istimewa Yogyakarta. Objek penelitian ini mengenai penanaman nasionalisme pada Paskibraka Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2015. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles and Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data menggunakan triangulasi teknik, sumber dan waktu.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) penanaman nasionalisme pada Paskibraka Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2015 diwujudkan dalam dua kegiatan utama yaitu latihan fisik dan pembinaan mental dengan menggunakan pendekatan Desa Bahagia; 2) Nasionalisme tertanam dengan baik pada diri siswa baik selama kegiatan ataupun sesudah menjadi Paskibraka; dan 3) Faktor pendukung dalam penanaman nasionalisme pada Paskibraka meliputi: kerjasama dengan instansi terkait, materi personil yang sudah baik dan adanya pembinaan lanjutan. Sedangkan faktor penghambatnya meliputi: a) perbedaan persepsi antar pihak, b) kondisi mental dan fisik siswa belum stabil, c) sulitnya mencari SDM yang ideal, dan d) kurangnya sarana duplikasi tempat pengibaran bendera.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN FULL DAY SCHOOL DI SD MUHAMMADIYAH BODON KOTAGEDE Marjoko P, Nur Eko
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v7i5.13154

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk memperoleh informasi mendalam tentang implementasi kebijakan fullday school di SD Muhammadiyah Bodon Kotagede. (2) Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi kebijakan fullday school yang berada di SD Muhammadiyah Bodon Kotagede. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa, guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman . Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tujuan kebijakan full day school yaitu untuk mengembangkan pendidikan karakter siswa baik dari segi sains maupun religiusnya, (2) Sumberdaya yang dimiliki yaitu memiliki luas tanah 4320m2, guru yang berkompeten serta siap dan mampu melaksanakan full day school. Sekolah mempunyai gedung sekolah dan fasilitas yang memadai dan mendukung untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. (3) Komunikasi yang dijalin antar agen pelaksana kebijakan full day school, yaitu dibentuk paguyuban dengan tujuan untuk menjaga komunikasi dan silaturahmi antar anggota kelas dan wali murid (4) Kegiatan belajar mengajar di sekolah dari hari Senin sampai hari Jumat, dimulai dari pukul 06.45-15.15. (5) Faktor penghambat dalam implementasi kebijakan full day school meliputi kurangnya komitmen guru/karyawan dalam bekerja dan pembagian jadwal. Faktor pendukungnya yaitu adanya dukungan dari orang tua siswa dan adanya fasilitas yang cukup memadai. (6) Upaya yang dilakukan pihak sekolah untuk mengatasi faktor penghambat dalam implementasi kebijakan full day school adalah meminta komitmen atau kesungguhan dari guru dan karyawan dalam bekerja sesuai prosedur.Kata kunci: implementasi, kebijakan full day schoolAbstractThis research aimed to (1) gain deeper information about full day school policy implementation in Muhammadiyah Bodon Kotagede Elementary School. (2) Identify supporting and inhibiting factors of the policy implementation. This research was a descriptive qualitative research. The subjects were students, teachers, and principal. Data collection technique used observation, interview, and documentation. Data analysis technique using model Miles and Huberman. Data validity used source triangulation technique and triangulation technique. The research showed that: (1) the purpose of full day school implementation is to develop student’s character education both from scientific and religious side. (2) Resources owned by this school are having a land area of 4320m2, teachers who are competent, ready, and able to implement full day school. Besides, this school has school building and adequate facilities to support teaching and learning activities. (3) Communication built among full day school policy implementing agencies is formed group having a purpose to keep communication and hospitality between members of class and parents. (4) Activities in school from Monday up to Friday, started from 06.45 to 15.15 am. (5) The inhibiting factors are the lack of support from societies and of teachers and staff commitment in their working and division of the schedule. Meanwhile, the supporting factor comes from parents support and facilities which are adequate enough. (6) The efforts taken by school to cope with the inhibiting factors are asking commitment from teachers and staffs on working which bases on the procedure.Key words: implementation, full day school implementation.
TREN ANGKA PUTUS SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) SELAMA 10 TAHUN KE DEPAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hati, Malisa Bunga
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v9i3.17205

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui tren angka putus sekolah jenjang SMK selama 10 tahun ke depan di DIY; 2. Mengetahui kebijakan dan program yang diupayakan pemerintah untuk mengurangi angka putus sekolah di DIY. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis data sekunder dan wawancara. Data sekunder berasal dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY. Analisis data menggunakan Analisis Tren dengan persamaan Ẏ = 𝑎 + 𝑏𝑥. Hasil penelitian adalah: 1. Tren APtS jenjang SMK selama 10 tahun ke depan di DIY pada anak laki-laki mengalami kecenderungan menurun dengan persentase mencapai 0,92% dan telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan, sedangkan pada anak perempuan mengalami kecenderungan meningkat dengan persentase mencapai 2,12% dan belum mampu memenuhi Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan; dan 2. Kebijakan dan program untuk mengurangi APtS jenjang SMK di DIY yaitu kebijakan pembiayaan pendidikan melalui program BOS dan kebijakan serta program dengan inovasi di masing-masing daerah. Kata Kunci: Tren, Angka Putus Sekolah, Sekolah Menengah Kejuruan, DIY. AbstractThis study aims to: 1. Determine the trend of vocational school dropout rates for the next 10 years in DIY; 2. Knowing the policies and programs being pursued by the government to reduce the number of dropouts in DIY. This research uses a descriptive quantitative approach with secondary data analysis and interview methods. Secondary data came from the Department of Youth Education and Sports DIY. Data analysis uses Trend Analysis with the equation Ẏ = 𝑎 + 𝑏𝑥. The results of the study are: 1. The trend of APtS Vocational School for the next 10 years in DIY in boys has a downward trend with a percentage reaching 0,92% and has met the Minimum Service Standards in Education, while girls have a tendency to increase with a percentage reached 2,12% and have not been able to meet the Minimum Service Standards in Education; and 2. Policies and programs to reduce the APtS of SMK levels in DIY, namely the education financing policy through the BOS program and policies and programs with innovation in the region. Keywords: Trends, Dropout Rates, Vocational High Schools, DIY.

Page 11 of 32 | Total Record : 314


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 4 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 3 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 4 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 3 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 1 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 4 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 3 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 4 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 4 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 4 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 3 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 1 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 6 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 3 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 2 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 1 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 7 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 6 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 2 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan More Issue