cover
Contact Name
Nurul Rochmah
Contact Email
nurul-rochmah@untag-sby.ac.id
Phone
+6285964020699
Journal Mail Official
jurnalextrapolasi@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Extrapolasi
ISSN : 16938259     EISSN : 2721978X     DOI : https://doi.org/10.30996/ep.v20i02
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Extrapolasi is published by Department of Civil Engineering Faculty of Technology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. The Extrapolasi editorial is very open in accepting articles related to : Building Materials and Structures Constructions Technology Constructions Management, Road and Bridge Engineering Earthquake Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic Structures and Drainage Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering Transportation Engineering.
Articles 147 Documents
PERENCANAAN PENGGUNAAN ALAT BERAT DAN BIAYA (Studi Kasus Kegiatan Pembangunan Sekolah Terpadu Samarinda) Oetomo, Wateno; ., Rudiansyah
EXTRAPOLASI Vol 7 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i02.964

Abstract

Sekolah merupakan tempat belajar, agar memenuhi kriteria bertaraf internasional atau disebut sekolah terpadu haruslah dilengkapi ruangan belajar yang sangat memadai serta fasilitas-fasilitas pendukung baik diarahkan untuk turut mendukung dalam pengembangan pendidikan di provinsi Kalimantan Timur, untuk itu Pemerintah Kota Samarinda menyusun langkah strategis melakukan pengembangan dan meningkatkan status sekolah tersebut yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat (konsumen) di wilayahnya. Waktu pelaksanaan proyek yang semula direncanakan dalam 430 hari kalender (Mei 2008-Juli 2009) pada akhirnya mengalami re-schedule (Mei 2010). Pelaksanaan pekerjaan pematangan lahan (land clearing) pada Kegiatan Pembangunan Sekolah Terpadu Samarinda didominasi oleh penggunaan alat berat. Pemilihan dan penentuan komposisi setiap peralatan tergantung pada karakteristik penggunaan, pemilihan dan penentuan jumlah alat yang tepat agar peralatan dapat beroperasi secara efektif, biaya alat berat dapat ditekan seminimal mungkin sehingga tidak berakibat kesalahan dan kerugian.  Penyusunan penelitian ini menggunakan teori produktifitas alat berat, penentuan jenis dan jumlah alat sesuai dengan medan, lokasi dan jenis tanah yang digali. Komposisi alat yang dipakai akan mempengaruhi waktu dan biaya yang dibutuhkan dengan tujuan mencari hubungan antara biaya dan waktu yang optimum pada pelaksanaan pekerjaan galian dan timbunan pada pematangan lahan Pembangunan Sekolah Terpadu Samarinda pada jam kerja normal yaitu 8 jam.   Hasil perolehan waktu optimum yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan galian dan timbunan tanah pada Kegiatan Pembangunan Sekolah Terpadu Samarinda didapatkan hasil perhitungan yaitu 1.360 jam (170 hari) dengan jam kerja normal. Biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 3.276.810.025,00 (Tiga milyar dua ratus tujuh puluh enam juta delapan ratus sepuluh ribu dua puluh lima rupiah).Kata kunci : Alat Berat, Optimalisasi
MODIFIKASI PERENCANAAN GEDUNG APARTEMEN GUNAWANGSA GRESIK DENGAN STRUKTUR BAJA TAHAN GEMPA Fambudi, Ivan Oky Febry; Sutriono, Bantot; Trimurtiningrum, Retno; Rochmah, Nurul
EXTRAPOLASI Vol 17 No 1 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i1.3616

Abstract

AbstractThis paper presents the alternative design of Gunawangsa Gresik Apartment using Earthquake Resistance Steel Structure. The existing structure of Gunawangsa Gresik is concrete. Steel structure is being considered as the alternative design because steel material has better ductility and lower weight than concrete which is good for earthquake resistant buildings.Gunawangsa Apartement would be designed with moment resisting frames structure system in accordance with the provisions of SNI 1726:2012 concerning earthquake-resistant structure planning and SNI 1729:2015 concerning the building steel structures..From the results of the design, the steel cross-section profile dimensions used as beams are WF 400.200, WF 350.175, WF 300.150, WF 250.125, WF 200.100, and WF 175.90. Whereas for cross-section profiles are King cross K800.300, K700.300, K588.300, K600.200, and K500.200. Furthermore, in the substructure/lower structure, the foundation were designed with 8 meters deep, and diameter of 60 cm. AbstrakArtikel ini membahas tentang desain alternatif Apartemen Gunawangsa Gresik menggunakan struktur baja tahan gempa. Desain eksisting Apartemen Gunawangsa Gresik berupa struktur beton. Struktur baja dipertimbangkan sebagai alternatif desain karena material baja memiliki daktilitas yang lebih baik dan bobot yang lebih rendah daripada beton, dimana hal tersebut baik untuk bangunan tahan gempa.Apartemen Gunawangsa akan dirancang dengan sistem struktur rangka penahan momen sesuai dengan ketentuan SNI 1726: 2012 tentang perencanaan struktur tahan gempa dan SNI 1729: 2015 tentang struktur baja bangunan.Dari hasil desain, dimensi profil penampang baja yang digunakan sebagai balok adalah WF 400.200, WF 350.175, WF 300.150, WF 250.125, WF 200.100, dan WF 175.90. Sedangkan untuk profil penampang adalah King cross K800.300, K700.300, K588.300, K600.200, dan K500.200. Selanjutnya, pada substruktur / struktur bawah, pondasi dirancang dengan kedalaman 8 meter, dan diameter 60 cm.
ANALISIS BIAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DENGAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PROYEK SALURAN KWARTER SELATAN TAMAN SIDOARJO Widhiarto, Herry; Setiadi, Basuki
EXTRAPOLASI Vol 5 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v5i01.813

Abstract

Perusahaan kontraktor berupaya menyelesaikan kontrak kerjanya sesuai bestek (gambar danperhitungan bangunan rencana) selalu dengan melibatkan banyak pekerja bangunan. Pekerja bangunan yangsedang melakukan kegiatan pembangunan tidak terlepas dari berbagai resiko seperti terjadi kecelakaankerja. Banyak pekerja bangunan yang mengalami kecelakaan yang diakibatkan kelalaian kerja,dan beberapa diantaranya diakibatkan kurangnya pengetahuan serta tidak memakai alat pelindung diri dalam bekerja.Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mencegah kecelakaankerja pada pekerja Saluran Kwarter Selatan oleh PT. Gemahripah Lohjinawi serta mengetahui biaya yangdikeluarkan dalam usaha pencegahan kecelakaan kerja pada pekerja Saluran Kwarter Selatan olehPT.Gemahripah Lohjinawi. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif (descriptive research) yaitupenelitian yang memberi gambaran dan penjelasan atas keadaan usaha pencegahan kecelakaan kerja padapekerja kontruksi PT. Gemahripah Lohjinawi. Berdasarkan hasil analisa yang ditemukan dapat diambilkesimpulan bahwa Upaya-upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja di perusahaan PT. Gemahripah Lohjinawi adalah menerapkan kebijakan SMK3 dengan membentuk P2K3 sedangkan upaya pencegahan kecelakaan dilapangan adalah dengan memasang rambu-rambu kecelakaan kerja, perlengkapan pemadam kebakaran,pemakaian alat pelindung diri (APD), dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan pada pekerjabangunan proyek Saluran Kwarter Selatan. Kendala pemakaian alat pelindung diri yang umum dijumpai padapekerja bangunan PT. Gemahripah Lohjinawi antara lain: tidak leluasa pada waktu bekerja 12 responden atau25,00%, memberatkan 10 responden atau 20,8% menambah pengeluaran 15 responden atau 31,3%, statuspekerja yang belum berpengalaman 8 responden atau 16,7% serta lokasi kerja yang yang jauh sehinggaenggan membawa APD sebayak 3 responden atau 6,25%. Kemudian untuk pembiayaan upaya pencegahankecelakaan kerja ini pihak PT. Gemahripah Lohjinawi juga membayar panitia P2KP dan serta membeliatribut-atribut K3 guna mencgah kecelakan kerja seperti sarung tangan, sepatu booth, kacamata hitam,pakaian kerja dan lain-lain menghabiskan biaya total sebesar Rp. 84.641.250. dan mengikutsertakan pekerjapada jamsostek dengan biaya jaminan sebesar Rp. 2.189.356.Kata kunci : : Kecelakaan kerja, pencegahan, biaya
PENGARUH PENUTUPAN PINTU PERLINTASAN KERETA API TERHADAP TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN KENDARAAN PADA JALAN BUNG TOMO SURABAY Djaelani, Mohamad
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.954

Abstract

Congestion and delays in urban areas is a critical problem faced by many large cities, especially in the region of East Java, especially in Surabaya has resulted in an increased mobility of people and goods where the rate of vehicle ownership and traffic congestion often occurs highway traffic, the purpose of this study is to find a model suitable to describe the relationship between the length of delay due to the closure of railroad crossings and traffic volume, the degree of saturation of traffic conditions, and queue length variation due to the closure of the old railroad crossings and traffic volume. To obtain sufficient data variation, the data collection for 4 days that is Monday, Tuesday, Wednesday and Thursday with a time of observation for approximately 11 hours starting from 06:00 pm until 18:00 pm. In addition to the data variable traffic volume, long crossings closures, delays and queue length measurements done anyway EMP (passenger car equivalent)During 4 (four) days of observation group the data obtained at the same time closing the crossings with a total sample of 203 groups of data. Old variable closing crossings are used to determine how much influence the closure of crossings to the long delay (delay) and the length of the queue (queue). Variations long closure while crossing tabulated in the appendix to the maximum value, minimum and average length of the closure of crossings is the maximum value of 183.75 seconds, the minimum value of 26.28 seconds, 71.68 seconds average.  Observation of traffic volume made every fifteen-min during the observation period. During the four days of observation obtained maximum value of traffic volume 2,221.60 smp / hour / lane, the minimum value 964.00 smp / hour / lane, average 1,620.47 smp / hour / lane Observations stopped time delay is performed to determine how the average delay experienced by the vehicle during the crossing closed doors. During the 4 days of observation obtained maximum value of stopped time delay 6,832.60 sec vehicle / lane minimum value 81.33 sec vehicle/lane, average 1,197.99 sec vehicle / laneKeyword : Delay Time
PENILAIAN KELAYAKAN INVESTASI ALAT BERAT PELABUHAN PETI KEMAS TANJUNG EMAS SEMARANG Nadjib, Mochamad
EXTRAPOLASI Vol 8 No 02 (2015)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v8i02.987

Abstract

Keputusan untuk melakukan investasi alat berat pada pelabuhan peti kemas tanjung emas semarang, memerlukan analisis dan kajian-kajianyang mendalam, karena banyak melibatkan alat berat baik dari jenis, type maupun jumlahnya sehingga memerlukan modal awal yang cukup besar dan  membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pengembalian modal investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai investasi dan waktu pengembalian modal masing-masing alat berat pada pelabuhan peti kemas tanjung emas semarang. Studi kelayakan atau feasibility study merupakan suatu gagasan atau usulan diwujudkan menjadi kenyataan. Sebagai bahan pengambilan keputusan maka studi kelayakan harus mencakup beberapa aspek yang terkait sesuai lingkup usaha dan tujuannya. Aspek-aspek proyek atau investasi yang dikaji meliputi aspek teknis, aspek ekonomi dan keuangan.  Untuk menentukan nilai investasi dan waktu pengembalian modal pada pelabuhan peti kemas tanjung emas semarang digunakan rumus net present value (NPV), internal rate of return (IRR) dan discounted payback period (DPP).    Hasil analisis investasi alat berat pada pelabuhan peti kemas ini di dapat dari Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), dan Discounted Payback Period (DPP) layak investasi.Kata kunci : Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), dan Discounted Payback Period (DPP)
OPTIMASI PENJADWALAN PROYEK MENGGUNAKAN CPM DENGAN ALGORITMA GENETIKA PADA STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN LABORATORIUM EKONOMI UBHARA SURABAYA Yulianto, Ahmad
EXTRAPOLASI Vol 6 No 02 (2013)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v6i02.836

Abstract

Jaringan kerja merupakan suatu metode yang dianggap mampu memberikan teknik dasar dalammenentukan urutan dan durasi kegiatan unsur proyek sehingga dapat digunakan untuk memperkirakan waktupenyelesaian proyek secara keseluruhan. Algoritma Genetika adalah salah satu teknik untuk menyelesaikanmasalah matematis yang kompleks sehingga dapat memberikan solusi secara evolusioner. Denganmengkombinasikan kedua metode tersebut diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih baik. Penelitianini dilakukan untuk mengetahui durasi optimal suatu proyek dan biaya yang timbul akibat optimalisasi. Datayang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diolah menjadi data alternatif durasi setiapkegiatan beserta biaya yang timbul untuk tiap-tiap durasi. Pembuatan jaringan kerja awal sebanyak 16jaringan kerja. Setiap jaringan kerja memiliki 100 kegiatan dan setiap kegiatan memiliki informasi durasi danpredecessor kegiatan tersebut. Enam belas jaringan kerja tersebut dievaluasi durasi dan biayanya, dan apabiladurasi optimal belum tercapai maka proses dilanjutkan sampai optimasi tercapai. Evaluasi durasi proyekmenggunakan metode CPM. Hasil dari perhitungan diperoleh bahwa durasi yang paling optimal adalah 133hari dengan biaya sebesar Rp 760.100.093,82. Hal ini menunjukkan ada percepatan durasi sebanyak tujuhhari (5 %) dan penurunan biaya sebesar Rp 51.777.906,17 (6,38 %). Kata kunci : Optimasi penjadwalan proyek, CPM, Algoritma Genetika
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI KOMPLEK PERTOKOAN DI JALAN RAYA PETITENGET KEROBOKAN KUTA-BALI Sumayasa, I Dewa Made
EXTRAPOLASI Vol 8 No 01 (2015)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v8i01.978

Abstract

Permasalahan yang terjadi ialah  izin-izin pendirian toko dari aspek hukum, yang begitu kompleks, sehingga penulis mengharapkan terpenuhi semua aspek studi kelayakan dalam pendirian kompleks pertokoan di Jalan Raya Patitenget Kerobokan Kuta-Bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembangunan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dari aspek finansial dan berapa besar biaya investasi Komplek Pertokoan Dijalan Raya Patitenget Kerobokan Kuta – Bali. Metode yang  digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian survey dan interview. Metode analisis data menggunakan langkah – langkah analisis keuangan meliputi Payback Period, Profitability Index, Net Present Value, dan Internal Rate of Return. Hasil kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah : a) Pembangunan komplek pertokoan di jalan patitenget sangat tepat karena berada di lokasi yang strategis untuk berpromosi dan mengembangan pemasaran; b) Dilaksanakan dengan dana investasi sebesar Rp. 530.000.000,-, pada saat tingkat suku bunga mencapai 12% dan laju inflasi 4,014; dan c) Hasil analisa kelayakan menunjukkan bahwa pembangunan komplek pertokoan layak untuk dijalankan dengan indikator yaitu mempunyai NPV positif sebesar Rp. 6.565.234.357,-, memiliki IRR 17,67% lebih tinggi dari tingkat suku bunga, PP terjadi pada tahun ke 9 bulan ke 9 serta PI sebesar 10,3%.Kata Kunci : Studi Kelayakan, Investasi 
ANALISIS INVESTASI PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT UNISDA MEDIKA DI KAMPUS UNIVERSITAS DARUL ULUM KECAMATAN SUKODADI KABUPATEN LAMONGAN Sugianto, Didik
EXTRAPOLASI Vol 6 No 01 (2013)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v6i01.827

Abstract

Masalah kesehatan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas. Meskipun tidak jarang peran penting tersebut banyak yang mengabaikannya.Oleh karena itu melalui pembangunan di bidang kesehatan pada umumnya sehingga diharapkan akansemakin meningkatkan `tingkat kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan dapat dirasakan oleh semualapisan masyarakat secara memadai dan terpenuhi. Kesehatan sebagai investasi sangat berkaitan denganIndeks Pembangunan Manusia (IPM). Pencapaian IPM tidak terlepas dari peranan kesehatan serta peranlainnya seperti kemampuan daya beli, pendidikan merupakan hal penting pula. Masalah lain yangmempengaruhi IPM adalah faktor kemiskinan. Menurut UNDP nilai Indeks Kemiskinan Manusia (IKM)Indonesia dewasa ini adalah 17,9 yang menduduki peringkat ke-33 dari 99 negara yang dinilai (Dinkes2008). Kabupaten Lamongan sebagai daerah yang mulai berkembang dilihat dari indeks pembangunanmanusia (IPM) sebesar 69,03 dibandingkan dengan capaian indeks pembangunan manusia provinsi jawatimur sebesar 71,06 % menunjukkan bahwa secara ekonomis, investasi di bidang kesehatan masih sangatterbuka lebar. Masih tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi menunjukkan urgensinyalayanan kesehatan yang berkualitas dalam bentuk rumah sakit.Kata kunci: Kesehatan, investasi, indeks pembangunan manusia.
ANALISIS RESIKO KONSTRUKSI SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM UMBULAN Dewi Kurnia Sari, Firta Riyanti
EXTRAPOLASI Vol 7 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i02.969

Abstract

Proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Umbulan merupakan proyek prioritas  Pemerintah  yang terdapat dalam MP3EI dengan  masa konsesi berlangsung selama 25 tahun. Jangka waktu yang panjang ini akan menimbulkan banyak resiko, karena kondisi yang “uncertainty”.  Masing-masing resiko tersebut spesifik dan kompleks. Resiko dalam bidang konstruksi itu sendiri sangat beragam dan kompleks dan diperlukan analisa resiko secara detail. Resiko dalam bidang konstruksi sangat berpengaruh terhadap kesuksesan kerjasama. Penelitian ini bertujuan untuk mencari urutan tingkat resiko, serta menentukan metode konstruksi yang tepat untuk pemasangan pipa transmisi SPAM Umbulan.  Penelitian dilakukan dengan analisa kuantitatif dengan menggunakan purposive sampling yaitu pada personil yang terlibat langsung pada pemasangan SPAM. Berdasarkan model yang dikembangkan dari teori yang relevan dengan melakukan pengujian atas model dengan menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA) berbasis AMOS. Analisa kualitatif digunakan untuk menentukan metode pemasangan pipa sesuai dengan kondisi lebar jalan yang ada. Metode pemasangan pipa dibedakan menjadi 3 metode sesuai dengan konsisi lahan, yaitu  metode open trench, metode microtunnel dan metode pipe bridge.  Dengan menggunakan analisa Confirmatory Factor Analysis pada metode open trench diperoleh bahwa resiko tertinggi terdapat pada variabel kondisi lahan dengan loading factor 0.937, pada metode microtunnel  diperoleh bahwa resiko tertinggi terdapat pada variabel teknik dan konstruksi dengan loading factor 0,963, sedangkan pada metode pipe bridge  diperoleh resiko tertinggi terdapat pada variabel peralatan  dengan loading factor 0,926. Pada penggalian Tipe A dan Tipe B dilakukan dengan menggunakan alat berat sehingga pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan dengan biaya yang lebih rendah. Sedangkan pada penggalian Tipe C dengan cara manual membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan alat, dan karena lamanya proses tersebut mengakibatkan biaya yang lebih besar.Kata kunci: Resiko konstruksi, metode konstruksi.
PERSEPSI MASYARAKAT DESA PINGGIRPAPAS KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP TERHADAP PENGGUNAAN MCK Rahmanto, Ach.Desmantri; Suyuti, Suyuti
EXTRAPOLASI Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i2.4430

Abstract

AbstractThe low level of community welfare and poor environmental quality are almost the same problems for all settlements in rural areas. A bad environment can be identified by looking at the aspects that affect the quality of the shelter, such as clean water networks, drainage, solid waste, sanitary facilities, density and poverty levels. The purpose of this research is to find out people's perceptions and attitudes towards healthy lifestyles related to the use of good toilets. The data analysis technique was used to determine the relationship between variables using Chi-Square Test Analysis. It can be seen that from some of the question items used as variables in this study, there are no variables that have Asymp values. Sig. (2-tailed) <0.05 and it can be concluded that based on the answers from a number of respondents more variables are acceptable and it can be concluded that the respondents' answers relate to several aspects of the later use of the MCK. So from these answers it can be concluded that the respondents prefer the answer "yes" with an overall percentage of 85%, which means that each question variable in the questionnaire is correct, so the characteristics of the Pinggirpapas Village community have met the standard in the category of understanding, being aware and able to change. improper behavior.  AbstrakRendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat serta kualitas lingkungan yang buruk merupakan permasalahan yang hampir sama bagi seluruh permukiman daerah pedesaan. Lingkungan yang buruk dapat diidentifikasi dengan melihat aspek-aspek yang yang berpengaruh pada kualitas hunian tersebut seperti jaringan air bersih, drainase, persampahan, fasilitas MCK, tingkat kepadatan dan kemiskinan. Tujuan penelitian ini mengetahui persepsi serta prilaku masyarakat terhadap pola hidup sehat terkait dengan penggunaan MCK yang baik. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui adanya hubungan antara variabel dengan menggunakan Analisis Chi-SquareTest. Dapat diketahui bahwa dari beberapa item pertanyaan yang dijadikan variabel dalam penelitian ini tidak terdapat variabel yang memiliki nilai Asymp. Sig. (2-tailed) < 0.05 dan dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pada jawaban dari sejumlah responden lebih banyak variabel yang dapat diterima dan dapat disimpulkan bahwa jawaban responden berkaitan dengan beberapa aspek dalam pennggunaan MCK nantinya. Sehingga dari jawaban tersebut dapat disimpulkan bahwa responden lebih banyak memilih jawaban “ya” dengan persentase keseluruhan sebesar 85 % yang berarti masing-masing variabel pertanyaan pada kuesioner tersebut benar, jadi Karakteristik masyarakat Desa Pinggirpapas sudah memenuhi standart dalam kategori mengerti, sadar dan sanggup untuk merubah prilaku yang tidak benar.

Page 4 of 15 | Total Record : 147