cover
Contact Name
Nurul Rochmah
Contact Email
nurul-rochmah@untag-sby.ac.id
Phone
+6285964020699
Journal Mail Official
jurnalextrapolasi@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Extrapolasi
ISSN : 16938259     EISSN : 2721978X     DOI : https://doi.org/10.30996/ep.v20i02
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Extrapolasi is published by Department of Civil Engineering Faculty of Technology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. The Extrapolasi editorial is very open in accepting articles related to : Building Materials and Structures Constructions Technology Constructions Management, Road and Bridge Engineering Earthquake Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic Structures and Drainage Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering Transportation Engineering.
Articles 147 Documents
ANALISA FAKTOR KETERLAMBATAN PROYEK PEMBANGUNAN JALAN MERR-IIC TAHUN 2010 DI KOTA SURABAYA Reboono, Sapril
EXTRAPOLASI Vol 7 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i02.966

Abstract

Kota Surabaya sebagai Ibukota Propinsi Jawa Timur memerlukan jaringan jalan dalam kota yang baik seiring dengan pertumbuhan lalu lintas yang makin pesat, sehingga dapat memberikan pelayanan transportasi yang baik. Dalam upaya pengembangan kawasan-kawasan yang strategis dalam Kota Surabaya Salah satu rencana pembangunan jaringan jalan di Kota Surabaya guna mengurangi dan mengalihkan arus lalu lintas di pusat kota adalah rencana Jalan Lingkar Timur  Dalam Kota Surabaya yang lebih dikenal dengan sebutan jalan MERR (Middle Eastern Ring Road). Dalam pembangunan MERR-IIC tahun 2010 terjadi keterlambatan dalam pelaksanaannya yang mengakibatkan waktu pelaksanaan menjadi mundur. Cara yang paling efektif untuk mengatasi keterlambatan adalah dengan mengetahui faktor penyebab terjadinya keterlambatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor penyebab keterlambatan Pembangunan MERR-IIC tahun 2010. Data yang dipakai adalah data primer berupa Kuesioner  dari beberapa orang yang terlibat langsung dalam pelaksanaannya dan data sekunder berupa data laporan pelaksanaan dari SNVT Preservasi dan Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Surabaya. Dari data primer diperoleh faktor penyebab terjadinya keterlambatan adalah ; mobilisasi bahan ; tenaga kerja ; peralatan; cash flow kontraktor dan harga satuan penawaran yang rendah. Hal ini dapat dibuktikan juga melalui data sekunder yaitu pada saat diadakan rapat pembuktian (Show Cause Meeting/SCM ) yang diadakan sampai SCM2  dimana kontraktor diberikan uji target fisik sebesar 23,030 % dalam waktu 14 hari hanya tercapai 5,293 %. Demikian juga pada SCM2  diberikan uji target fisik sebesar 15,589 % dalam waktu 14 hari hanya tercapai 11,611 %.   Dalam SCM tersebut kontraktor tidak mampu menambah bahan, tenaga dan peralatan karena cash flow kontraktor tidak lancar atau modal kerja kurang. Dari analisa data primer dan data sekunder menunjukan bahwa faktor penyebab yang utama dari keterlambatan pelaksanaan adalah mobilisasi bahan ; tenaga kerja ; peralatan yang mana hal ini disebabkan karena harga satuan penawaran yang rendah dan modal kerja yang kurang.  Karena pembangunan Jalan MERR-IIC ini akan berkelanjutan sampai dengan tahun 2013 maka cara yang paling efektif untuk mengurangi keterlambatan pelaksanaannya ditekankan pada saat proses pengadaan/pelelangan agar panitia tidak memilih calon pemenang hanya berdasarkan penawaran terendah saja namun  lebih selektif lagi dan perlunya klarifikasi terhadap kesiapan mobilisasi bahan, alat dan tenaga kerja yang dimilikinya termasuk terhadap kepada subkontrak maupun perusahaan penyuplai lainnya.Kata kunci : Transportasi, mobilisasi bahan
FAKTOR PENANGULANGAN TERJADINYA WASTE PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Beatrix, Michella; Rochmah, Nurul; Sarya, Gede; Dwijayanto, Pebru
EXTRAPOLASI Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i2.4427

Abstract

AbstractLarge and small scale construction projects have waste that cannot be predicted in advance, even the amount cannot be predicted directly, whether it is in large or small amounts. The existence of waste can have a significant impact that can affect construction costs. Waste can have both negative and positive impacts. Good waste management will have a positive impact on the company in terms of cost, even time, and quality, but if the waste that occurs cannot be handled or managed properly it will harm the company in terms of cost, time, and even in terms of quality. In this case, the party that always gets the impact of the waste is the contractor.This study focuses on mitigating the occurrence of waste that is how to minimize it. Thisstudy uses the distribution of questionnaires to the contractor in Surabaya. The results of this study are 5 item indicators on how to minimize the highest ranking. The 5 items are Updating material requirements, Mixing, transporting, and placing concrete at the right time, Increasing the competence and expertise of labor, Provision of good and adequate material/warehouse storage facilities, and accurate material measurement.  Abstrak Proyek konstruksi dalam skala besar maupun kecil, memiliki waste yang tidak dapat diprediksi sebelumnya, bahkan jumlahnya pun tidak dapat diprediksi secara langsung, apakah itu dalam jumlah besar ataupun jumlah yang kecil. Adanya waste dapat memberikan dampak yang signifikan yang dapat mempengaruhi biaya konstruksi. Pada dasarnya waste dapat memberikan dampak negatif maupun positif. Pengelolaan waste yang baik akan memberikan dampak positif bagi perusahaan dalam segi biaya, bahkan waktu dan mutu, namun apabila waste yang terjadi tidak dapat diatasi atau dikelola dengan baik maka akan memberikan dampak negatif bagi perusahaan dalam segi biaya, waktu bahkan dalam hal mutu. Dalam hal ini pihak yang selalu mendapatkan dampak dari adanya waste adalah pihak kontraktorPenelitian ini memfokuskan pada faktor penanggulangan terjadinya waste yaitu cara meminimalisirnya. Penelitian ini menggunakan penyebaran kuisioner kepada pihak kontraktor di Surabaya. Hasil dari penelitian ini adalah 5 item indicator cara meminimalisir yang memiliki ranking tertinggi. 5 item tersebut adalah Updating kebutuhan material, Mencampur, mengangkut dan menempatkan beton pada waktu yang tepat, Meningkatkan kompetensi dan keahlian tenaga kerja, Penyediaan fasilitas penyimpanan material/gudang yang baik dan memadai, dan Pengukuran bahan yang akurat.
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH SEDERHANA (Studi Kasus : Perumahan Graha Arya Wiraraja, Perumahan Satelit Permai, Perumahan Griya Mapan, Perumahan Batu Kencana di Kabupaten Oetomo, Wateno; Lestari, Agustin Dwi
EXTRAPOLASI Vol 5 No 02 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v5i02.815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor harga, fisik bangunan, fasilitas, desain,lokasi terhadap keputusan pembelian rumah sederhana di Kabupaten Sumenep. Di samping ini penelitian inijuga bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor mana yang mempunyai pengaruh dominan terhadapkeputusan pembelian rumah sederhana di Kabupaten Sumenep.Jumlah sampel yang digunakan analisis inisebanyak 170 orang yang menyebar di empat lokasi perumahan yaitu 17 responden dari Perumahan GrahaArya Wiraraja, 66 responden dari Perumahan Satelit Permai, 29 responden dari Perumahan Griya Mapan,58 responden dari Perumahan Batu Kencana. Penarikan sampel dilakukan dengan metode Sampel RandomSampling (sederhana). Untuk mengetahui pengaruh faktor harga, fisik bangunan, fasilitas, desain, lokasiterhadap keputusan pembelian rumah sederhana di empat perumahan tersebut, digunakan SEM melaluiProgram Amos 20.0. Teknik analisis SEM untuk menguji 9 ( Sembilan ) hipotesis dengan α = 0,05.NilaiLoading Factor P (Regression Weights) pengujian hipotesis dari 9 hipotesis hanya 4 hipotesis yangberpengaruh signifikan bila dibandingkan dengan taraf nyata α = 0,05 yaitu Harga terhadap Lokasi, Hargaterhadap Keputusan Pembelian, Fasilitas terhadap Keputusan Pembelian, Lokasi terhadap KeputusanPembelian.Koefisien determinasi hasil Amos adalah sebesar 0,759. Hal ini menunjukkan variasi variabelvariabelbebas (eksogen) dapat menjelaskan 75,9% terhadap variabel terikat (endogen) atau variabelkeputusan pembelian. Sedangkan sisanya 24,1% dijelaskan variabel-variabel eksogen lain yang tidak diteliti.Kata kunci : keputusan membeli, harga, fisik bangunan, fasilitas, desain, lokasi
PENETAPAN ALTERNATIF PELAKSANAAN PROYEK BERDASARKAN KRITERIA BIAYA PADA PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA KOMPLEK ISLAMIC CENTER DI SAMPIT Ratri, Ika Wahyuninng
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.956

Abstract

For contractors, profit is one of the goals in an project activities. Therefore, planning the implementation of activities by considering the concept of time value of money in financial analysis is very important and very useful to keep the cash flow that will be generated in order for project to succeed as a expected. This study aims to assess the feasibility of an investment decision and predict future profits are adjusted to the prevailing bank interest aplly within the time frame specified net present value  method.  The result of this study indicate that the value of the maximum profit that can be generated from the optimization of the cost and time that has been implemented exclude taxs is for  26.87 % or Rp. 15.158.527.000,- (fifteen billion worth of one hundred fifty-eight million five hundred twenty seven thousand rupiah)Key words : time value of money, net present value, project management.
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PEMBANGUNAN GEDUNG PARKIR PONPES AMANATUL UMMAH DESA KEMBANG BELOR KECAMATAN PACET MOJOKERTO Lisan, M. Fashikhul
EXTRAPOLASI Vol 8 No 02 (2015)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v8i02.989

Abstract

Ponpes Amanatul Ummah di Desa Kembangbelor Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto memiliki luas ± 50.423 m2. Dengan kian meningkatnya jumlah murid, guru dan pegawai, salah satu permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya ruang parkir. Kurangnya tempat parkir menyebabkan parkir kendaraan menjadi semrawut dan banyak yang parkir di-pinggir jalan sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas. Saat ini direncanakan untuk membangun gedung parkir bertingkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik parkir, kebutuhan ruang parkir dan kelayakan finansial pembangunan gedung parkir tersebut. Data sekunder yang dikumpulkan meliputi data jumlah guru, pegawai murid, gambar rencana dan estimasi biaya pembangunan gedung parkir. Data primer yang dikumpulkan meliputi data pencatatan nomor plat kendaraan yang parkir dan inventarisasi fasilitas parkir. Kemudian dilakukan analisis karakteristik parkir sehingga didapat kebutuhan parkir dan selanjutnya dianalisis kelayakan finansialnya (dengan indikator NPV, BCR dan IRR). Dari hasil analisis diperoleh karakteristik parkir sepeda motor dan kendaraan roda empat meliputi volume parkir kendaraan (kendaraan/jam) dan rata-rata lamanya parkir (jam/kendaraan).  Kemudian dibuat analisis kelayakan finansial untuk alternatif I (seluruh kendaraan ringan dikenakan biaya). Untuk alternatif II (seluruh kendaraan ringan dan sepeda motor dikenakan biaya). Kedua alternatif tersebut dianalisa dan apabila  masih belum layak secara finansial, selanjutnya dicoba alternatif III (dengan menaikkan tarif parkir).Kata kunci : gedung parkir, karakteristik parkir, kelayakan finansial
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA KONSTRUKSI DAN PERAWATAN ANTARA PERKERASAN JALAN LENTUR DAN PERKERASAN JALAN KAKU PADA PROYEK FRONTAGE ROAD (Studi Kasus pada Frontage Road Sisi Timur Jl. A. Yani Ruas BRI – Siwalankerto Kota Surabaya) Oetomo, Wateno; Sugiharto, Arif
EXTRAPOLASI Vol 6 No 02 (2013)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v6i02.838

Abstract

Pemerintah Kota Surabaya berupaya menanggulangi kemacetan lalu lintas kota terutama di pusat kotaJl. Ahmad Yani dengan jalan pembuatan Frontage Road. Pada saat pelaksanaan konstruksi ditemukan kondisidaya dukung tanah yang kurang memadai sehingga harus dilakukan upaya untuk melakukan stabilisasi tanahdalam pelaksanaan pembuatan lapis pondasi yang pada akhirnya akan menyebabkan pertambahan biayapelaksanaan pekerjaaan dari anggaran yang telah ditentukan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukanbertujuan untuk melakukan pengkajian apakah konstruksi jalan Frontage Road Jl A Yani ruas BRI –Siwalankerto yang semula menggunakan konstruksi perkerasan lentur apabila digantikan dengan konstruksiperkerasan jalan kaku akan memberikan keuntungan dari segi biaya pelaksanaan maupun aspek biayaperawatan operasional jalan tersebut sesuai umur rencana yang telah ditetapkan. Obyek pada penelitian iniadalah perkerasan jalan kaku dan lentur pada proyek frontage road Jl. A Yani ruas BRI – Siwalankerto KotaSurabaya. Instrumen dalam penelitian ini adalah efisiensi biaya antara jalan perkerasan kaku (Rigid) denganjalan perkerasan lentur (ATB) pada frontage road Jl. A Yani ruas BRI – Siwalankerto Kota Surabaya,meliputi penentuan kelas jalan, analisis desain tebal perkerasan, dan penentuan biaya-biaya. Metodepengumpulan data yang digunakan adalah Library study dan Field Research. Hasil penelitian didapatkanbiaya perkerasan dengan umur rencana 20 tahun maka pilihan alternatif yang menguntungkan adalahperkerasan jalan kaku. Untuk biaya konstruksi dan perawatan perkerasan lentur adalah = Rp.4.349.025.189,00. Biaya konstruksi dan perawatan perkerasan kaku adalah = 2.977.338.623,00.Kata kunci : Perkerasan Jalan Lentur, Perkerasan Jalan Kaku, Proyek Frontage Road, Biaya Kontruksi.
KAJIAN TERHADAP RESIKO KUALITAS HUBUNGAN KONTRAKTUAL ANTARA KONTRAKTOR DAN SUBKONTRAKTOR BERKAITAN DENGAN PEKERJAAN SPESIALIS PADA PROYEK KONSTRUKSI Oetomo, Wateno
EXTRAPOLASI Vol 8 No 01 (2015)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v8i01.980

Abstract

Pekerjaan spesialis yang tidak dilaksanakan sendiri oleh kontraktor pada proyek konstruksi merupakan keniscayaan. Salah satu kebutuhan kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan spesialis tersebut dibutuhkan subkontraktor, keberadaan subkontraktor untuk suatu kerjasama yang saling menguntungkan kedua belah pihak berkaitan dengan biaya, mutu dan waktu sangat diperlukan. Untuk dapat melaksanakan kegiatan tersebut harus didukung oleh suatu kerjasama yang diikat dengan subkontrak meskipun pada kenyataannya masih belum dapat dilaksanakan dengan seadil-adilnya, utamanya menyangkut ketentuan dalam subkontrak yang berkaitan dengan resiko kualitas. Dalam penelitian ini akan mengkaji kaitannya dengan ketentuan terhadap isi yang ada dalam pasal-pasal subkontrak antara kontraktor dengan subkontraktor yang ada di Jawa Timur. Metode penelitian adalah mengkaji dari berbagai kasus (case study) terhadap isi dokumen terhadap 20 (duapuluh) subkontrak yang diambil secara acak (random sampling), dengan cara accidental sampling yang ditetapkan dari penelitian ini dari pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan subkontrak. Temuan dari penelitian ini menunjukkan pasal-pasal terhadap adanya penghindaran resiko kualitas dari hasil pekerjaan yang tidak memnuhi persyaratan, dan yang terjadi adalah lebih banyak mengatur tentang kewajiban-kewajiban subkontraktor, dan kurang dapat menjelaskan dampak hasil kualitas. Hal ini menunjukkan bahwa kurang mencerminkan adanya kerjasama yang baik diantara kontraktor dan subkontraktor. Saran dari penelitian ini adalah supaya dalam menentukan pasal-pasal subkontrak dapat ditetapkan seadil-adilnya terhadap resiko kualitas untuk menghindari terjadinya ketidak sesuaian kualitas yang tidak diharapkan.Kata Kunci : Kontrak, Kontraktor, Subkontraktor.
ANALISIS PERBEDAAN BIAYA KONSTRUKSI JALAN BETON DAN JALAN ASPAL DENGAN METODE BINA MARGA DAN AASHTO 1993 SELAMA UMUR RENCANA 20 TAHUN (STUDI KASUS PADA PROYEK JALAN TOL MOJOKERTO KERTOSONO) STA. 0+000 - STA 5+000 Farid, Abdulloh
EXTRAPOLASI Vol 6 No 01 (2013)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v6i01.829

Abstract

Latar belakang penulisan " Analisa biaya ekonomis sistem perkerasan jalan kaku dengan perkerasanjalan lentur ( ATB ) ditinjau dari umur rencana 20 tahun, ( Study kasus pada jalan Tol Mojokerto -Kertosono )", berangkat dari sebuah kajian untuk lebih meminimalisasikan anggaran biaya untuk penggunaan struktur perkerasan jalan, dimana selama ini penggunaan jalan perkerasan lentur ATB lebih dominandigunakan dibandingkan dengan perkerasan kaku yang menggunakan beton bertulang, sedangkan kajiantentang efesiensi penggunaan biaya dari kedua struktur perkerasan jalan tersebut masih kurang. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui desain dari masing - masing tipe perkerasan jalan baik perkerasankaku maupun perkerasan lentur, serta biaya yang dibutuhkan untuk jenis perkerasan kaku maupunperkerasan lentur dan untuk mengetahui perbandunan biaya antara konstruksi perekerasan kaku dengan perkerasan lentur. Perencanaan tebal perkerasan menggunakan analisis komponendari metode Bina Margauntuk lapis pondasi agregat serta ketebalan perkerasan lentur dan perkerasan kakudigunakan metodeAASHTO 1993 untuk menentukan ketebalan dan tulangan dari konstruksi jalan beton tersebut. Data yangdigunakan adalah rincian volume pekerjaan, daftar harga satuan, analisa harga satuan, analisa alat berat dangambar pekerjaan. dari hasil analisis tebal perkerasan baik perekerasan lentur dengan menggunakan metodeBina Marga dan perkerasan kaku dengan menggunkan metode AASHTO 1993 menghasilkan tebalperkerasan untuk perkerasan lentur (ATB ) LPA tebal 20 cmdan Asphal Concrete tebal 5 cm, sedangkan untuk perkerasan kaku LPB tebal 30 cm, Beton Bo 10 cm dan perkerasan beton kaku tebal 20 cm dan biaya untuk Perkerasan Lentur membutuhkan biaya sebesar Rp. 78.739.070.829,65 dan Perkerasan Kakumembutuhkan biaya sebesar Rp. 73.489.752.324,39 dengan pengehematan biaya sebesar Rp.5.249.318.505,26 terhadap biaya perkerasan lentur yang ditinjau dengan umur rencana 20 tahun.Kata kunci : Perkerasan Lentur ( ATB ), Perkerasan kaku, umur rencana 20 tahun, efesiensi biaya.
ANALISIS PENGARUH BIAYA MATERIAL DAN PERALATAN TERHADAP PENAMBAHAN BIAYA PROYEK PERBAIKAN RUAS JALAN DI KABUPATEN HALMAHERA TIMUR (Studi Kasus Proyek Peningkatan Jalan Tanah ke Sirtu/Lapen Ruas Gotowase-Peteley Lebar 4,5M) Mashari, Agus Luqman
EXTRAPOLASI Vol 7 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i02.971

Abstract

Salah satu konsekwensi dari pemberlakuan Undang-Undang Otonomi Daerah adalah dituntutnya kemandirian pemerintah daerah untuk dapat mengelola dan melaksanakan proses pembangunan di wilayahnya. Penyelenggaraan jalan yang sebelumnya sebagian besar dibiayai oleh pemerintah  pusat, kini harus dibiayai sendiri dengan sumberdana yang kemampuannya terbatas.  Agar alokasi dana yang terbatas tersebut dapat memberikan manfaat sesuai tujuan penyelenggaraan jalan, maka perlu dipertimbangkan prioritas program peningkatan jalan pada ruas-ruas jalan yang ada, paling tidak ketersediaan alokasi dana yang ada dapat digunakan untuk pembangunan ruas yang nilai kemanfaatannya lebih besar dibanding pembangunan ruas lainnya serta berkesinambungan.  Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar biaya material dan pealatan berpengaruh terhadap Penambahan Biaya Proyek Perbaikan Ruas Jalan pada Kabupaten Halmahera Timur.  Populasi pada penelitian ini adalah Seluruh biaya material dan peralatan sesuai dengan RAB proyek PENINGKATAN JALAN  TANAH KE ASPAL/LAPEN RUAS GOTOWASE - PETELEY Lebar 4.5 m yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bidang Bina Marga Kabupaten Halmahera Timur dan segenap SKPD yang terlibat dalam pelaksanaan proyek serta pihak ketiga yang melaksanakan proyek Tahun anggaran 2009.  Variabel bebas dalam penelitian ini adalah variabel material dan peralatan, sementara variabel bebas adalah penambahan biaya proyek. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda.  Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah besar kontribusi biaya material terhadap penambahan biaya proyek perbaikan ruas jalan pada Kabupaten Halmahera Timur adalah sebesar 54,8% dan besar kontribusi biaya peralatan terhadap penambahan biaya proyek perbaikan ruas jalan pada Kabupaten Halmahera Timur adalah sebesar 63,4%.Kata kunci: Material, Peralatan dan Penambahan Biaya Proyek. 
PERENCANAAN ULANG GEDUNG UNIVERSITAS KATOLIK DARMA CENDIKA (UKDC) SURABAYA Sutriono, Bantot; Rizkiardi, Aditya; Ramdani, Moh. Khafidz Amrulloh
EXTRAPOLASI Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v18i1.5208

Abstract

AbstractIn the era of globalization various innovations are needed to meet human needs, in the civil engineering world various innovations are also needed to realize a variety of modern designs that continue to grow. The development starts from the function of the building, the shape of the building, the aesthetics of the building and the strength of the building to accept the burden to be received.This research discusses the structural planning of reinforced concrete covering plates, beams and columns with method of Special Moment Resisting Frame System (SRPMK). Planning is done based on the Procedure of Calculation of Concrete Structure for Building Building (SNI 2847-2013). Minimum load regulations for the design of buildings and other structures (SNI 1727-2013). Regulation of earthquake resistance planning procedures for building structures (SNI 1726-2012). Earthquake calculations are based on seismic map 2017 which is the basis of consideration to determine the degree of structural ductality that depends on the moment frame system bearer. The result of this research is to know the dimension of primary structure (beam, column) and secondary structure (floor plate, roof plate) and to know the dimension of steel reinforcement on primary structure (beam, column) and secondary structure (floor plate, roof plate).AbstrakDi era globalisasi berbagai inovasi dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia, dalam dunia teknik sipil juga dibutuhkan berbagai inovasi untuk mewujudkan berbagai desain modern yang terus berkembang. Pembangunan dimulai dari fungsi bangunan, bentuk bangunan, nilai estetika bangunan dan kekuatan bangunan untuk menerima beban yang akan diterima. Penelitian ini membahas tentang perencanaan struktur beton bertulang yang meliputi pelat, balok dan kolom dengan metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Perencanaan dilakukan berdasarkan Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Bangunan Gedung (SNI 2847-2013). Peraturan beban minimum untuk desain gedung dan struktur lainnya (SNI 1727-2013). Pengaturan tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung (SNI 1726-2012). Perhitungan gempa didasarkan pada peta seismik 2017 yang menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan derajat daktalitas struktur yang bergantung pada pemikul sistem kerangka momen. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi struktur primer (balok, kolom) dan struktur sekunder (pelat lantai, pelat atap) serta mengetahui dimensi tulangan baja pada struktur primer (balok, kolom) dan struktur sekunder (pelat lantai) dan dimensi tulangan baja pada struktur primer (balok, kolom) dan struktur sekunder (pelat lantai) , pelat atap). Kata kunci: Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus, SNI 1726-2012, SNI 1727-2013, SNI 2847-2013, Peta Seismik 2017.

Page 8 of 15 | Total Record : 147