cover
Contact Name
Nurul Rochmah
Contact Email
nurul-rochmah@untag-sby.ac.id
Phone
+6285964020699
Journal Mail Official
jurnalextrapolasi@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Extrapolasi
ISSN : 16938259     EISSN : 2721978X     DOI : https://doi.org/10.30996/ep.v20i02
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Extrapolasi is published by Department of Civil Engineering Faculty of Technology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. The Extrapolasi editorial is very open in accepting articles related to : Building Materials and Structures Constructions Technology Constructions Management, Road and Bridge Engineering Earthquake Engineering, Geotechnical Engineering, Hydraulic Structures and Drainage Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering Transportation Engineering.
Articles 147 Documents
VALUE ENGINEERING PEKERJAAN PONDASI PADA PROYEK PABRIK SEMEN BOSOWA BANYUWANGI Wicaksana, Budi; Zakaria, Rayandra Nusdjalin
EXTRAPOLASI Vol 5 No 02 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v5i02.820

Abstract

Pada era globalisasi sekarang ini semuanya makin kompetitif, peserta tender makin banyak apalagidengan globalisasi maka kontraktor dari luar negri mulai masuk ke Indonesia bersaing dengan kontraktorlokal. Mereka tentunya masuk ke negeri orang berbekal dengan pengalaman dan teknologi tinggi sertaperalatan yang modern. Hal ini mau tidak mau kontraktor lokal harus bisa meningkatkan kemampuannyauntuk bersaing dengan kontraktor internasional, tentunya ini tidak lepas dari kemampuan Sumber DayaManusia, penguasaan teknologi yang berkembang dengan cepat maupun peralatan-peralatan canggih jugamaterial-material modern yang dapat meningkatkan kecepatan penyelesaian proyek dimana pada akhirnyadapat mengurangi biaya overhead dan meningkatkan mutu yang dihasilkan karena penggunaan alat yangpresisi serta mudah dioperasikan. Tingkat kompetitif yang tinggi maka setiap kontraktor dituntut untukmelakukan inovasi dan harus kreatif mencari alternatif yang dapat menurunkan biaya tanpa mengurangi mutuserta fungsi konstruksi yang dikerjakan. Sehingga untuk mengikuti tender bebas diharapkan harga yangditawarkan bisa bersaing dengan kontraktor lainnya dimana tujuan akhir adalah menjadi pemenang tender,meningkatkan omzet produksi perusahaan sesuai target yang ditentukan. Pada Proyek Semen BosowaBanyuwangi penggunaan tiang bor pile dikombinasi dengan mini pile 20 x 20 adalah yang palingmenguntungkan dibanding dengan menggunakan pondasi tiang pancang spoon pile atau pondasi bor pileuntuk seluruh bangunan dengan pertimbangan : aspek biaya, aspek kualitas, waktu pelaksanaan relatif lebihlambat, metode bor pile sudah teruji, peralatan kerja yang digunakan, penempatan material yang tidakmemerlukan tempat luas, bentuk konstruksi fleksibel.Kata kunci: Value engineering, Pondasi
EVALUASI KINERJA PROYEK DAN FAKTOR RESIKO TERHADAP PEMBIAYAAN DAN PROFIT PADA PROYEK PERUMAHAN (Studi Kasus Proyek Perumahan “Sukodono Dian Regency” Di Sukodono Sidoarjo Jawa Timur) ., Riyanto
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.961

Abstract

Busines perumahan kelas menengah adalah merupakan peluang yang menjanjikan, karena rumah merupakan kebutuhan primer yang akan selalu menjadi prioritas utama.  Begitu pentingnya arti sebuah rumah bagi keluarga, maka setiap orang akan selalu berupaya untuk memperoleh rumah dengan berbagai cara yang telah banyak ditawarkan oleh para Pengembang. Harga jual dan daya beli masya rakat adalah merupakan kendala pemasaran yang perlu dipertimbangkan bagi para Pengembang dalam memperebutkan segemen pasar. Salah satu faktor penting adalah menentukan harga jual yang realistis dan  kompetitif, atas dasar upaya merencanakan biaya produksi atau pembangunan yang berbasis kinerja secara tepat guna. Asumsi pos biaya lain-lain harus dipersempit dengan memperhitu ngan faktor resiko berdampak dalam kerangka manajemen resiko yang bersifat kuantitatif. Harga jual menjadi tidak kompetitif dan kurang realistik ketika kinerja proyek dalam proses pembangunan tidak dapat dikendalikan dengan baik, karena akan berdampak pada biaya tinggi, sebelum pebebanan target profit sebagai tujuan akhir keberhasilan proyek. Kinerja pekerjaan dan Faktor resiko berpengaruh terhadap Kinerja biaya dan Profit. Hal ini yang harus dikendalikan selama dalam proses pembangunan. Intinya adalah pengendalian biaya pembangunan adalah sangat penting untuk dipahami dengan segala keterkaitannya dalam rangka untuk mencapai pembiayaan yang efisien dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang bagaimana keterkaitan antara kinerja proyek, faktor resiko yang terkait secara langsung terhadap pembiayaan proyek dan pengendalian target profit dalam perencanaan proyek perumahan.Pembiayaan proyek adalah faktor penentu dalam membuat kebijakan harga jual bangunan, sebab biaya pembangunan yang tinggi sudah dipastikan akan menentukan harga jual yang mahal, demikian juga dengan harga rumah yang  murah bukan menjadi jaminan terhadap kualitas yang kadang dipertaruhkan dalam penjualan. Pada dasarnya tingkat pengendalian pekerjaan dan Faktor resiko adalah penting dilakukan karena berpengaruh terha dap pembiayaan tinggi, waktu pelaksanaan proyek. Pemahaman secara detail sangat penting untuk diketahui dalam penelitian ini,sehingga hasilnya dapat diper gunakan sebagai proses pembelajaran manajemen atau untuk dikembangkan lebih baik lagi.Kata kunci: Kinerja pekerjaan, faktor resiko dan kinerja biaya, profit actual
ANALISIS DEBIT AIR ANDALAN PDAM DI DAERAH ZONA 5 WILAYAH SURABAYA BARAT PERTUMBUHAN PENDUDUK TAHUN 2028 Saves, Faradlillah; Rochmah, Nurul; Putra, R. Firdaus Alamsyah
EXTRAPOLASI Vol 17 No 1 (2020)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v17i1.3614

Abstract

AbstractPDAM Surya Sembada Surabaya City is a regional company authorized to produce and distribute water to customers. Utilization is not only limited to household needs, but also for public facilities. Along with the growth of clean water, of course, it will increase as well. This Final Project will explain the calculation of the reliable discharge of PDAM Surya Sembada Surabaya City in the Zone 5 area of West Surabaya Region. It also analyzes population growth projections using the Arithmetic and Geometric methods and calculates water needs, so that the water needs of PDAMs in Zone 5 can be identified. West Surabaya Region in the next 10 years, namely in 2028. After knowing the reliable discharge and water needs of PDAMs in the Zone 5 area of West Surabaya Region, the water balance can be known. PDAM water demand in the Zone 5 region of West Surabaya Region in the next 10 years, namely in 2028, is 3,914.59 liters / second smaller than the current mainstay discharge based on data from PDAM Surya Sembada of Surabaya, which is 3,955.99 liters / second. This means that the mainstay discharge of PDAM water for customers in the Zone 5 region of West Surabaya Region is able to meet water needs until 2028. AbstrakPDAM Surya Sembada Kota Surabaya adalah perusahaan daerah yang berwenang untuk memproduksi dan mendistribusikan air kepada pelanggan. Pemanfaatannya tidak hanya terbatas untuk keperluan rumah tangga, tetapi untuk fasilitas umum juga. Seiring dengan pertumbuhan air bersih tentu saja akan semakin meningkat pula. Tugas Akhir ini akan menjelaskan perhitungan debit andalan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya di daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat. Selain itu juga menganalisa proyeksi pertumbuhan penduduk dengan menggunakan metode Aritmatik dan Geometrik serta menghitung kebutuhan air, sehingga dapat diketahui kebutuhan air PDAM di daerah Zona 5. Wilayah Surabaya Barat 10 tahun kedepan yaitu pada tahun 2028. Setelah diketahui debit andalan dan kebutuhan air PDAM di daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat, maka dapat diketahui keseimbangan airnya. Kebutuhan air PDAM di daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat 10 tahun kedepan yaitu pada tahun 2028 adalah 3.914,59 liter/detik lebih kecil dari debit andalan saat ini yang didasarkan dari data PDAM Surya Sembada Kota Surabaya yaitu sebesar 3.955,99 liter/detik. Artinya debit andalan air PDAM untuk pelanggan di daerah Zona 5 Wilayah Surabaya Barat mampu memenuhi kebutuhan air sampai tahun 2028.
ANALISIS PERPANJANGAN LANDAS PACU (RUNWAY) DAN KOMPARASI BIAYA TEBAL PERKERASAN (Studi Kasus pada Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang) Moetriono, Hary; ., Suharno
EXTRAPOLASI Vol 5 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v5i01.811

Abstract

Runway merupakan elemen kunci infrastruktur bandar udara. Oleh karena itu perlu dilakukanperencanaan yang matang untuk mempertahankan fungsi dari fasilitas bandara tersebut selama umur rencana. Beberapa metode perencanaan perkerasan struktural yang paling banyak digunakan meliputi metode USCorporation Of Engineer yang lebih dikenal dengan metode CBR, metode FAA (Federal AviationAdministration), metode LCN dari Inggris, metode Asphalt Institute dan metode Canadian Departement OfTransportation. Akan tetapi tidak semua metode yang ada layak digunakan untuk setiap kondisi, karena ituperlu dilakukan analisa dan kajian yang seksama mengenai biaya yang berpengaruh pada keuntungan dankerugian atau akurasi dari masing-masing metode tersebut sesuai dengan kondisi Indonesia. tujuan daripenelitian ini adalah sebagai berikut: 1) mengetahui panjang runway optimal yang dibutuhkan padaperencanaan Bandara Abdulrachman Saleh Malang .2) mengetahui tebal perkerasan perpanjangan runwayyang dibutuhkan dengan menggunakan metode CBR,FAA dan LCN 3) mengetahui biaya yang dibutuhkanuntuk membangun perpanjangan runway. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsianalisis. Dari penelitian ini diperoleh beberapa kesimpulan 1) Panjang runway pesawat kritis Air Bus A319setelah dikoreksi terhadap elevasi, suhu, dan slope berdasarkan Aeroplane Reference Field Length (ARFL)adalah 2528 m, 2) Tebal perkerasan struktural total runway yang dihasilkan dari metode CBR adalah 68 cm,metode FAA adalah 68 cm sedangkan metode LCN adalah 73 cm karena perbedaan dari metode CBR, FAAdan LCN adalah tebal perkerasan yang berbeda karena dari segi parameter yang digunakan dimana metodeCBR, dan LCN hanya berdasarkan pesawat rencana saja sedangkan metode FAA berdasarkan lalu lintaspesawat campuran. 3) Estimasi biaya pembangunan perpanjangan runway dari hasil perhitungan perkerasanlentur dengan metode CBR, FAA dan LCN diperoleh biaya terendah memakai metode perkerasan lenturFAA yaitu Rp. 4.212.004.400 rupiahKata kunci : Runway, Perkerasan, Biaya
ESTIMASI BIAYA DENGAN MENGUNAKAN “COST SIGNIFICANT MODEL” PADA PEKERJAAN JEMBATAN RANGKA BAJA DI PROYEK PEMBANGUNAN JALAN LINTAS SELATAN PROVINSI JAWA TIMUR Bakar, Abu
EXTRAPOLASI Vol 7 No 01 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i01.951

Abstract

Pada tahap awal perencanaan proyek pembangunan jembatan, seperti pada saat penyusunan anggaran proyek, jelas estimasi tidak mungkin didasarkan pada perhitungan kuantitas (volume) pekerjaan karena uraian dan spesifikasi pekerjaan belum tersusun. Metode yang paling sering digunakan adalah dengan estimasi parameter panjang jembatan, yaitu dengan menghitung biaya pembangunan jembatan untuk setiap 1 m panjang jembatan berdasarkan data proyek sebelumnya. Sehingga dengan anggaran yang tersedia pemilik proyek (owner) dapat memberikan informasi panjang jembatan yang akan mendapatkan kegiatan pembangunan jembatan. Seiring dengan kebutuhan akan efisiensi, perlu dikembangkannya teknik pembuatan suatu model estimasi biaya yang sederhana. Hal yang penting dalam model estimasi biaya pada tahap awal perencanaan proyek adalah harus cepat, mudah dalam penggunaannya, akurat dan menghasilkan estimasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Metode Cost Significant Model yang akan dikembangkan dalam penelitian ini diharapkan memberi jawaban terhadap tuntutan akan tersedianya estimasi biaya awal proyek pembangunan jembatan rangka baja. Hasil penelitian menunjukkan Pengadaan bangunan atas dan pemasangan, pekerjaan tulangan, pekerjaan tanah, pekerjaan pondasi dan pekerjaan beton berpengaruh secara signifikan terhadap biaya pembangunan jembatan rangka baja, dimana 85,39 % biaya pembangunan jembatan, sedangkan sisanya 14,61% dipengaruhi oleh sebab-sebab lain. Model estimasi biaya pembangunan Jembatan  Lintas Selatan Jawa Timur dengan “Cost Significant Model” adalah : y = Y = 75.709.920,922+ 0,709 X7  + 0,573 X5   + 0,917 X3. Akurasi model estimasi biaya pembangunan jembatan dengan metode “Cost Significant Model” adalah berkisar antara -3,47% sampai dengan +27,26%, dengan rata-rata +1,17%.Kata kunci : Significant Cost Model, jembatan rangka baja
ANALISIS PEKERJAAN BASEMENT (PEKERJAAN GALIAN DAN DIAPHRAGM WALL) PADA METODE TOP - DOWN DENGAN ALAT BERAT DITINJAU DARI ASPEK TEKNIK, WAKTU, DAN BIAYA Choiriyah, Siti
EXTRAPOLASI Vol 8 No 02 (2015)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v8i02.985

Abstract

Pembangunan basement yang dilakukan dewasa ini dengan mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi dibidang konstruksi untuk mendapatkan alternatif metode konstruksi dari yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja. Metode yang dapat diterapkan yaitu metode top – down dengan pekerjaan basement dimulai dari basement yang teratas dan dilanjutkan lapis demi lapis sampai kedalam basement yang diinginkan bersamaan dengan pekerjaan galian, didasari luas lahan yang terbatas dan mencegah pencemaran lingkungan. Pekerjaan basement ada beberapa diantaranya pekerjaan galian dan diaphragm wall dengan dibantu alat berat untuk memudahkan pekerjaan tersebut. Pekerjaan galian alat berat yang digunakan excavator dan dump truck untuk alat angkut ,sedangkan pekerjaan diaphragm wall alat berat yang digunakan Clamshell, Crawler Crane, Pipa Tremi yang bisa dianalisa produktivitas dari alat berat tersebut berikut biaya yang dibutuhkan serta aspek teknik yang harus dikerjakan dilapangan. Penelitian ini dilakukan di salah satu mall yang terletak di Surabaya timur, dengan luasan 5.625 m², basement 2 lantai, dengan kedalaman galian 1 sebesar 1,85 m dan kedalaman galian 2 sebesar 5,35 m. Volume galian 40.500 m³. Biaya yang diperlukan untuk pekerjaan galian dengan volume diatas memerlukan biaya sebesar Rp. 393.688.014 dengan waktu 210 hari. Sedangkan pekerjaan pemasangan diaphragm wall dengan ketebalan panel 0,5 m dan tinggi 22 m untuk pekerjaan galian, pekerjaan pembuangan, biaya mobilisasi, sewa mesin concrete, pembesian, penyediaan beton K-300, CWS, dan upah pekerja menghabiskan total biaya Rp. 13.184.745.940 dengan kebutuhan waktu selama 75 hari. Sumber daya manusia yang dibutuhkan dari 6 grup yang setiap grupnya memerlukan 1 mandor, 4 tukang, 2 kenek untuk group penggalian dan 1 mandor, 10 tukang, 1 kenek untuk group pengecoran.Kata kunci : basement, top – down, diaphragm wall
ANALISIS KOMPARASI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA BORONGAN DAN HARIAN (Studi Kasus pada Pembangunan Proyek Hotel Ciputra World Surabaya-Jawa Timur) Witjaksana, Budi; Hepiyanto, Rasio
EXTRAPOLASI Vol 6 No 02 (2013)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v6i02.834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbedaan produktivitas tenaga kerja pasangan dindingbata yang dibayar borongan dengan yang dibayar harian di Proyek Hotel Ciputra World Surabaya. Disamping itu diteliti pula faktor yang paling berpengaruh terhadap produktivitas dari 5 variabel: pendidikan,pengalaman, usia , disiplin kerja dan motivasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengadakan observasilapangan, wawancara dan kuesioner. Data yang diperoleh dari kuesioner diolah dengan memberikan skorterlebih dahulu dan setelah itu digunakan untuk pengujian validitas dan reliabilitas instrumen. Selanjutnyahubungan antara produktivitas dengan keempat variabel dinyatakan melalui pengujian regresi berganda yangdiuji dengan menggunakan uji F, uji t, uji normalitas, uji non-multikolinieritas, uji homoskedatisitas dan ujinon-autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem upah borongan memberikan produktivitaslebih besar dari produktivitas upah harian tetapi dengan perbedaan upah borongan sebesar 49,8% lebih besardari harian, perbedaan produktivitas pekerja borongan hanya lebih besar 33,9% dari pada produktivitaspekerja harian. Dari hasil analisa regresi linier berganda dapat disimpulkan bahwa variabel yang palingdominan terhadap produktivitas tenaga kerja harian dan borongan adalah motivasi kerja. Kata kunci : Produktivitas, Tenaga Kerja, Sistem Upah.
ANALISIS INVESTASI ALAT BERAT PADA PEKERJAAN PENGASPALAN JALAN LAPIS PENETRASI MACADAM DI KABUPATEN BUTON UTARA SULAWESI TENGGARA Bahar, Syamsul Bahri
EXTRAPOLASI Vol 8 No 01 (2015)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v8i01.976

Abstract

Keputusan untuk melakukan investasi alat berat pada pekerjaan pengaspalan jalan lapis penetrasi makadam di kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara, memerlukan analisis dan kajian-kajian yang mendalam, karena banyak melibatkan alat berat baik dari jenis, type maupun jumlahnya sehingga memerlukan modal awal yang cukup besar dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pengembalian modal investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai investasi dan waktu pengembalian modal masing-masing alat berat pada pelaksanaan pekerjaan pengaspalan jalan lapis penetrasi makadam asbutonlawele.  Studi kelayakan atau feasibility study merupakan suatu gagasan atau usulan diwujudkan menjadi kenyataan. Sebagai bahan pengambilan keputusan maka studi kelayakan harus mencakup beberapa aspek yang terkait sesuai lingkup usaha dan tujuannya. Aspek-aspek proyek atau investasi yang dikaji pada umumnya meliputi aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis, aspek ekonomi dan keuangan, aspek manajemen dan organisasi, aspek hukum.  Untuk menentukan nilai investasi dan waktu penaan jalan lapen gembalian modal pada pekerjaan pengaspalan jalan lapis penetrasi makadam di kabupaten Buton Utara Sulawesi Tenggara digunakan rumus net present value (NPV), internal rate of return (IRR), discounted payback period (DPP) dan break event point (BEP).  Hasil analisis biaya langsung Rp. Rp. 857.502.243,59,- dan biaya tidak langsung Rp.85.750.224,36,-. Biaya pekerjaan jalan Rp.9.933.810.000.00,- investasi asphalt sprayer Rp. 95.000.000, NPV Rp. 2.889.594,19, BEP 1.866 jam, concrete mixer Rp. 14.000.000, NPV Rp. 2.020.727,92, BEP 315 jam, dump truck Rp. 1.859.000.000, NPV Rp. 55.565.838,33, BEP 1.284 jam, excavator Rp. 1.450.000.000, NPV Rp. 4.282.331,62, BEP 2.816 jam, motor greder Rp. 1.300.000.000, NPV Rp. 24.332.632,25, BEP 2.536 jam, whell loader Rp. 650.000.000, NPV Rp. 9.973.600,83, BEP 1.894 jam, pneumatic tire roller Rp. 475.000.000,NPV Rp. 6.419.431,42, BEP 1.660 jam, vibrator roller Rp. 710.000.000, NPV Rp. 8.809.999,98, BEP 2.374 jam, stone crusher Rp. 1.125.000.000,NPV Rp. 1.179.847,79, BEP 1.861 jam, watertank truck Rp. 360.000.000,NPV Rp. 2.640.748,73, BEP 1.253 Jam.Kata kunci : Studi kelayakan investasi 
QUALITY ANALYSIS AND RESTRAINT OF PROCESS PNPM-MPd INFRASTRUCTURE AREA OF JALAN RABAT BETON CASE STUDY: IN THE VILLAGE KEBALANPELANG SUB DISTRIK BABAT REGENCY LAMONGAN ESTI Abidin, Zainul
EXTRAPOLASI Vol 6 No 01 (2013)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v6i01.825

Abstract

Poor is one of social problems that can’t be resolved fill reght now. The care accures through allcountries in the world and has difficull resolving, till this case still accure in many country. The dividing ofthis case is not only the responsibility of each goverment, but also the responsibility of it’s own society. Howover theer effort is in order to be able to fill the wellfere. One of the efforts is to develope the activiteis ofcountermeasuves of poor cases and opening the work field which is in PNPM lounched by goverment in2007 held in every fields specially in infrastructure basic praperation need by village sociaty. The step ofprocess of developing of facilities and infrastructures, basickly includes submiting activities planing,praperation and doing it the control of PNPM Mandiri Perdesaan held through monitoring, supervition,evaluation and reporting toword activities and the follow-up. The control toword the proces and activities ofPNPM Mandiri Perdesaan held be society propoused to empower all of inplementation. Based on the resultof analyzing of implementation process of monitoring helld be monitoring team a the activities andmeasuring the result of test helld in the field reach 225 kg/cm2 minimally and 306 kg/cm2 maximally morethan what lecanced by goverment 175 kg/cm2 ( PBI’71) in implementations fo PNPM-MPd program showfilling the program technic based on anlizing and measuring of test result which held in the field with PTO.Keywords : Restraint, Efektif, PNPM-MPd
KAJIAN STUDY KELEMBAGAAN KEBIJAKAN SERTA OPERASIONAL PENGOLAHAN IPAL (INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH) JALAN JELAWAT KOTA SAMARINDA Sugiyono, Sentot
EXTRAPOLASI Vol 7 No 02 (2014)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/exp.v7i02.967

Abstract

Pekerjaan pembangunan Interseptor Air Limbah dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) Jalan Jelawat. Kota Samarinda merupakan salah satu paket pekerjaan yang termasuk dalam program jangka menengah (PJM) Kalimantan Urban Development Program (KUDP) tahun ke II s/d V. Pelaksanaan oleh Pemerintah Kota Samarinda melalui KUDP sector Sanitasi Samarinda. Program ini merupakan implementasi dari rencana garis besar (outline plan) system pembuangan air limbah domestic untuk Kota Samarinda yang disusun Direktorat Jendral Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum pada tahun anggaran 1991/1992, dan tindak lanjutnya berupa perencanaan detail system pembuangan air limbah domestik Kota Samarinda dengan system terpusat meliput perencanaan pipa pengumpul air limbah dan instalasi pengolahannya. Sesuai perencanaan tersebut pada tahun anggaran 1993/1994. Ditjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum melalui Proyek Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Kalimantan Timur telah melaksanakan pemasangan konstruksi  jaringan pipa induk di lokasi jalan Jelawat sepanjang 700 m.Kata kunci: Konstruksi, limbah

Page 9 of 15 | Total Record : 147