cover
Contact Name
Akhmad Yanuar
Contact Email
yanuarfahmi20@gmail.com
Phone
+6282143172001
Journal Mail Official
yanuarfahmi20@gmail.com
Editorial Address
JL Letkol Istiqlah 109 penataban Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 27156249     DOI : -
Core Subject : Health,
Professional health journal is an open access journal with a wide range (Scope) of fields of nursing including basic research in nursing, management nursing, emergencies, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, maternity nursing, child nursing, nursing care , community nursing, family nursing education nursing, complementary, alternative medicine (CAM) in nursing, midwifery, medicine, and pharmacist
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2022)" : 20 Documents clear
Pola Tidur Anak Usia 10-12 Tahun dengan Riwayat Penggunaan Smartphone Ninis Indriani; Ukhtul Izzah; Ni Made Dwi Mega Anggraeni
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.339

Abstract

Smartphone merupakan salah satu perangkat yang dapat mengakses berbagai informasi dengan berbagai fitur yang menarik dengan kecanggihan yang luar biasa. Penggunaan smarthphone yang berlebihan terutama pada anak usia sekolah dapat menimbulkan dampak negatif diantaranya adalah adanya gangguan tidur yang dapat menurunkan produktifitas anak. Desain penelitian menggunakan Cross Sectional dengan sampel berjumlah 79 siswa. Instrumen yang di gunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner penggunaan smartphone dan instrument gangguan tidur (SDSC). Uji statistik menggunakan Rank Spearmen dengan α = 0,05. Hasil penelitian menujukkan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden menggunakan smartphone dengan durasi lama sebanyak 64,6% serta mengalami gangguan tidur sebanyak 35,4% dengan hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara durasi penggunaan smartphone dengan adanya gangguan tidur pada anak usia sekolah. Paparan smartphone lebih dari 7 jam/hari secara signifikan dapat meningkatkan latensi tidur seorang anak sehingga dapat mengurangi waktu tidur anak. Dalam hal ini kontrol orang tua memegang peranan penting dalam upaya mengatasi permasalahan ini. Smartphone hendaknya tidak dimiliki anak secara pribadi, sehingga kontrol dari orang tua lebih mudah. Kata kunci: Gangguan tidur, smartphone, anak usia sekolah
Factors Affecting the Incidence of Hypertension in Menopause Using Literature Studies Gregorius Katanna; Wiwik Agustina; Afrihal Afiif
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.273

Abstract

ABSTRACT Introduction : Non Communicable Diseases (NCD) has become a health problem community both globally, nationally, regionally and even locally. World Health Organization (WHO) in 2015 reported that NCD killed 40 million people every year or equivalent of 70% of deaths worldwide. One of disease classified as non communicable which is dangerous namely hypertension. Hypertension is an important factor as a trigger for Non Communicable Diseases (NCD) such as heart disease, stoke, and others which is currently the number one cause of death scourge in the world. Menopause is one of the triggers for hypertension. Method : This study aims to analyze the factors that affected the incidence of hypertension in menopause. The study uses 4 databases namely E-resources, EBSCO, DOAJ, and Google Scholar using criteria inclusion and exclusion. Data analysis used descriptive method by summarizing research journals. There are 13 journals used. Results : From 13 articles, it was found several factors that cause hypertension in menopause such as age, physical activity, food / beverage intake, stress, and obesity. Conclusion : At menopause, there is a decrease in estrogen secretion resulting in constriction of blood vessels (vasoconstriction) which can cause blood pressure to rise. Henceforth, it is hoped that the community, especially families and respondents, will be able to know more about their health conditions, especially blood pressure so that they can check more frequently and also be able to maintain their lifestyle
Hubungan antara Pemberian ASI dengan Kejadian ISPA mustaufik; Feriana Ira Handian; Diana Noor Fatmawati
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.274

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan salah satu alasan paling sering yang ditemukan untuk kunjungan ke rumah sakit. Di Indonesia prevalensi ISPA mencapai angka 25%, dan lima provinsi dengan ISPA tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur (41,7%), Papua (31,1%), Aceh (30,0%), Nusa Tenggara Barat (28,3%), dan Jawa Timur (28,3%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian ISPA. Desain yang digunakan adalah literature review, jurnal dikumpulkan dengan menggunakan beberapa databased yaitu Google Scholar, dan Science Direct terbitan tahun 2015-2020 dengan menggunakan kata kunci yaitu pemberian ASI, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Berdasarkan penelusuran di Google Schoolar dan Science Direct dengan menggunakan kata kunci pemberian ASI, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), didapatkan sebanyak 14 jurnal, dari databased Google Scholar Sebanyak 8 jurnal dan dari databased Science Direct sebanyak 6 jurnal. Analisis literature review ini di sintesis menggunakan metode naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian ASI efektif mengurangi angka kejadian ISPA karena di dalam ASI mengandung zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat terhindar dari berbagai macam penyakit infeksi dan salah satunya terhindar dari ISPA. Saran untuk penelitian ini diharapkan peneliti selanjutnya melakukan penelitian secara langsung tentang hubungan antara pemberian ASI dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), sehingga bisa mendapatkan data yang pasti.
Hubungan Status Gizi dengan kemampuan Mobilisasi pada Lansia (study literature) Erwin FakhrirArsyad; Susilaningsih; Achmad Dafir Firdaus
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.276

Abstract

Proses menua merupakan proses sepanjang hidup, tidak hanya dimulai dari suatu waktu tertentu, tetapi dimulai sejak permulaan kehidupan, salah satu hasil kesehatan di Indonesia adalah meningkatnya Usia Harapan Hidup (UHH). Tingginya UHH merupakan salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan nasional terutama di bidang kesehatan. Bertambahnya usia seseorang, mengakibatkan kecepatan metabolisme tubuh lansia sedikit menurun. Masalah gizi yang biasanya terjadi pada lansia yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Ditemukan persentasi lansia yang tinggal di daerah perkotaan yang mengalami gizikurang adalah 3,4%, berat badan kurang 28,3% , berat badan lebih 6,7%, obesitas 3,4% dan berat badan ideal 42,4%. Bertambahnya usia tetap berpengaruh terhadap kemampuan beraktifitas. Penelitian ini merupakan studi pustaka (literature) yang ditinjau dari jurnal/artikel yang diteliti sebelumnya dan didapatkan 15 jurnal terbitan terbaru mulai tahun tahun 2014 – 2020 yang sesuai dengan topik penelitian yaitu tentang hubungan status gizi dengan kemampuan mobilisasi pada pasien lansia. Berdasarkan beberapa jurnal/artikel yang ditinjau, hasil dalam penelitian studi pustaka yaitu ada hubungan yang bermakna antara tingkat status gizi dengan kemampuan mobilisasi pada lansia, dimana status gizi yang baik akan memberikan kesehatan fisik pada lansia untuk melakukan aktivitas sehingga mobilisasi akan meningkat. Lansia yang memiliki status gizi kurang mengalami penurunan mobilitas fisik sehingga menyebabkan lansia sulit dalam melakukan aktivitas sehari-hari
Hubungan Antara Persepsi Ibu dengan Tindakan Pencegahan Diare Pada Anak Usia Balita di Wilayah Posyandu Merjosari Rw 01, Kota Malang Tomi Umbu Kora Iki; Feriana Ira Handian; Sih Ageng Lumadi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.277

Abstract

ABSTRAK Persepsi adalah cara pandang Ibu tetang tindakan pencegahan diare pada anak balita. Tindakan pencegahan diare tidak terlepas dari Persepsi Ibu dalam memandang penyakit diare sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan diare yang tepat pada anak usia balita. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross sectional yang bertujuan untuk melihat persepsi Ibu dengan tindakan pencegahan diare pada anak usia balita di wilayah kerja posyandu Merjosari RW 01, kota Malang. Penelitian ini adalah seluruh balita yang terdaftar di wilayar kerja posyandu Merjosari RW 01, Kota Malang sebanyak 227. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling sebanyak 46 responden dan pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi sebagian besar ibu yang berada di wilayah kerja Merjosari RW 01 kota Malang termasuk dalam kategori kurang sehingga menyebabkan tindakan pencegahan diare yang kurang pada anak usia balita. Persepsi kurang tentang diare menyebabkan penurunan sikap dan tindakan ibu dalam melakukan pencegahan diare pada anak usia balita sehingga terdapat hubungan persepsi Ibu dengan tindakan pencegahan diare pada anak usia balita di Wilayah Kerja Posyandu Merjosari RW 1 Kota Malang, didapatkan nilai p = (0,006) < (0,050). Saran peniliti ini adalah agar orang tua dapat melakukan tindakan pencegahan diare seperti selalu memperhatikan air yang bersih untuk di konsumsi, menjaga kebersihan lantai jamban atau kamar mandi, selalu mencuci tanga sebelum memberikan makanan pada anak dan sesudah BAB dan membuang tinja bayi atau popok bayi sesui pada tempatnya. Kata kunci : Persepsi Ibu, Tindakan Pencegahan Diare, Usia Balita.
Kualitas Hidup Anak Disabilitas Intelektual Pasca Pandemic COVID-19 Di Kabupaten Tulungagung Shulhan Arief Hidayat; Wiwid Yuliastuti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.334

Abstract

COVID-19 telah menyebabkan pembatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang secara signifikan memengaruhi kelompok paling rentan dalam masyarakat, seperti penyandang disabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki efek pembatasan lockdown COVID-19 terhadap kualitas hidup anak-anak penyandang disabilitas intelektual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif (explanatory research). Data diperoleh melalui kuesioner yang dijawab oleh responden (anak intelektual). Data diolah dan dianalisis berdasarkan analisis univariat. Melihat gambaran kualitas hidup dan mengedintifikasi berdasarkan domain kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial dan lingkungan. Hasil: Dari total 54 responden, didapatkan hasil bahwa mayoritas memiliki kualitas hidup buruk yaitu 38 responden (64,9 %) dan kualitas hidup baik yaitu 16 responden (35,1%). Kesimpulan: Peneliti menemukan pada siswa-siswi yang memiliki keterbatasan fisik seperti intelektual akan berpengaruh terhadap kualitas hidup mereka dan mayoritas mengalami kualitas hidup yang buruk.
Hubungan Pemberdayaan Keluarga Dengan Kemampuan Keluarga Merawat Ibu Nifas : Hubungan Pemberdayaan Keluarga Dengan Kemampuan Keluarga Merawat Ibu Nifas Amita Audilla; Nurhidayati; Manggar Purwacaraka; Rio Ady Erwansyah
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.340

Abstract

Pemberdayaan keluarga merupakan intervensi keperawatan yang dirancang dengan tujuan untuk mengoptimalkan kemampuan keluarga sehingga anggota keluarga memiliki kemampuan secara efektif merawat anggota keluarga dan mempertahankan kehidupan mereka. Masa nifas adalah masa yang dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil yang berlangsung sampai 42 hari. Perawatan diri pada masa nifas diperlukan karena pada masa nifas wanita akan banyak mengalami perubahan pada dirinya, baik fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberdayaan keluarga dengan kemampuan keluarga merawat ibu nifas, selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan, perilaku, dan sikap keluarga dalam memberikan pemberdayaan untuk merawat ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional, jumlah sampel 40 ibu nifas. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proposional sampling dengan menggunakan rumus besar sampel. Instrument yang digunakan dalam peneitian ini yaitu dengan menggunakan lembar kuesioner untuk mengukur pemberdayaan keluarga dan kemampuan keluarga merawat ibu nifas yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hubungan pemberdayaan keluarga dengan kemampuan keluarga merawat ibu nifas setelah diuji menggunakan independent T-Test didapatkan hasil p value 0,000. P value 0,000 < (α = 0,05), maka H0 ditolak yang artinya ada hubungan pemberdayaan keluarga dengan kemampuan keluarga merawat ibu nifas di Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Penanganan Disminorea Secara Swamedikasi (Self Care) : Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Penanganan Disminorea Secara Swamedikasi (Self Care) Neny Yuli Susanti
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.352

Abstract

Menstruation is one of the early characteristic changes in adolescents. Menstruation is a physiological condition, but it can cause complaints during menstruation, complaints often arise such as lower abdominal pain, irregular menstruation, low back pain which is commonly called dysmenorrhea. One of the actions that can be taken to treat dysmenorrhea is to increase adolescent knowledge about dysmenorrhea and its non-pharmacological and pharmacological treatment. This study aims to measure the knowledge of young women about dysmenorrhea treatment. This study used a descriptive method with a cross approach. This research was conducted by collecting data through a research questionnaire. The sample of this study were 96 young women aged 12 to 17 years. Sampling used purposive sampling. The results of the research based on descriptive analysis found that the highest level of respondents' knowledge about the definition of menstrual pain was 100%, while the lowest level of knowledge was about therapy for menstrual pain both pharmacologically and non-pharmacologically, namely the statement Herbal medicine by drinking herbs can reduce menstrual pain.
THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDES REGARDING THE USE OF PPE IN THE COVID-19 PANDEMIC PERIOD OF NERS PROFESSIONAL STUDENTS IN SLEMAN DISTRICT Jennifa; Dwi Agustiana Sari; Livia Nurlatu
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.372

Abstract

COVID-19 was officially declared a global pandemic case by WHO. Based on WHO data in May 2020, there were 989 health workers who died from COVID-19 worldwide. The increase in positive cases for health workers is caused by comorbid or congenital diseases and also inadequate PPE. PPE is very important for the protection of the health workers themselves and the patients they treat. Research purpose to find out the relationship between knowledge and attitudes about the use of PPE during the COVID-19 pandemic among Nursing Professional students in Sleman Regency. This research is a type of descriptive correlation research, and uses a quantitative method with a cross sectional approach. The number of samples in this study were 109 people with the sampling method used was purposive sampling. The instrument used in this study was a knowledge and attitude questionnaire about the use of PPE, with the analysis used, namely univariate and bivariate. Research result there is a relationship between knowledge and attitudes about the use of PPE during the COVID-19 pandemic among Nursing Professional students in Sleman Regency. The majority of the level of knowledge possessed by Nursing Profession students in Sleman Regency is high and the majority of attitudes possessed by Nursing Profession students in Sleman Regency are good. There is a relationship between the level of knowledge and attitudes about using PPE during the COVID-19 pandemic. It is hoped that this will increase knowledge and understanding of the use of PPE during the COVID-19 pandemic for Nursing Profession students in Sleman Regency. Keywords: Attitudes, COVID-19, Knowledge
Pengaruh Gymball dan Herbal Compress Terhadap Penurunan Kepala Dan Intensitas Nyeri Kala 1 Persalinan Fase Aktif Setiana Andarwulan; Annah Hubaedah; Miftahul Hakiki
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i1.380

Abstract

Childbirth in a woman begins when the uterus contracts with an increasingly frequent intensity. Labor that occurs in women who will give birth causes changes in the cervical area and affects the discharge of blood and mucus. Gymball is physical therapy or simple exercises using a ball. This exercise is applied to mothers who are pregnant, giving birth and postpartum. The ball used during labor in the active phase 1 has a big role in advancing labor, lowering the head or lowest fetal position, and reducing pain. The method used is a quantitative study, using a one group approach research design with a posttest only control design. In this design one group performs an assessment before and after being given treatment for a certain period of time. The population of mothers who gave birth was 40 respondents, with a sample of 34 respondents. With the sampling technique that is simple random sampling. Furthermore, prerequisite tests were carried out in the form of data normality tests and data linearity tests. If the prerequisite test is met, it can be continued with the T test. The results of the study obtained a pre-test normality test of 0.244 and a post-test of 0.200. The significance value is greater than 0.05 so that the data is normally distributed. The linearity test shows that the calculated value is greater than 0.05, namely p = 0.429. So that the prerequisite test is fulfilled. For the value of the T. test results of 0.000, p value <0.05, so there is an effect of gymball and herbal compresses on pain intensity. It is hoped that midwives and other health workers can apply non-pharmacological treatments, namely gymballs and herbal compresses to provide comfort to mothers who are giving birth.

Page 2 of 2 | Total Record : 20