cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 529 Documents
Pelatihan Pengelolaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Pada Kader Di Wilayah Kerja Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya Sariestya Rismawati; Lulu Afina Nafsah; Dinda Hermalia Putri
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.707

Abstract

Status gizi pada balita dan ibu hamil masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Masih tingginya angka kejadian gizi stunting dan gizi kurang pada balita serta ibu hamil KEK memerlukan perhatian dari pemerintah terutama dalam menentukan kebijakan perbaikan gizi salah satunya melalui program pemberian makana tambahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keteraSarimpilan kader kesehatan dalam pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal. Kegiatan dilakukan dengan melalui pelatihan kader yang dilaksanakan selama 2 hari di Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya. Peserta kegiatan adalah kader perwakilan dari setiap posyandu yang berjumlah 39 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap tentang pemberian makanan tambahan berbahan pangan local. Kader kesehatan dapat mengolah berbagai bahan pangan lokal menjadi makanan tambahan untuk balita dan ibu hamil KEK. Kegiatan pelatihan kader perlu dilakukan secara berkala dan perlu adanya pelibatan keluarga serta masyarakat dalam memantau gizi balita dan ibu hamil.
Pelatihan Menanam Aneka Tabulampot Bagi Siswa SD Pedagogia Yogyakarta Betti Yuniasih; Githa Noviana; Fani Ardiani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.708

Abstract

Kegiatan menanam (berkebun) merupakan alternatif kegiatan belajar di luar kelas karena siswa mendapatkan pengalaman secara langsung. Selain itu, edukasi kegiatan berkebun merupakan salah satu media pembelajaran dalam pembentukan karakter serta rasa peduli dan cinta lingkungan pada anak usia dini. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan siswa tentang sistem budidaya tabulampot, jenis-jenis tanaman buah yang bisa ditanam dalam pot, dan praktek menanam serta merawat tabulampot. Kegiatan ini dilakukan di SD Pedagogia Yogyakarta yang diikuti oleh 41 orang siswa kelas 1 yang memiliki rentang usia 5-7 tahun. Tahapan kegiatan ini meliputi survey, persiapan, pelaksanaan, dan monitoring. Kegiatan ini diawali dengan pemberian pengetahuan kepada siswa tentang tanaman buah yang dapat ditanam di pot melalui ceramah dan diskusi. Kemudian siswa diajak untuk mempersiapkan pot dengan cara menghias pot sesuai kesenangan masing-masing menggunakan cat. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan media tanam, mengisi media tanam ke dalam pot, lalu dilakukan penanaman. Selanjutnya setelah penanaman dilakukan penyiraman lalu dan menambahkan informasi kepada siswa untuk proses merawat tanaman selanjutnya. Melalui kegiatan ini maka terjadi peningkatan pengetahuan siswa tentang tanaman buah dan proses penanaman tanaman buah dalam pot.
Pemberdayaan Siswi SMKN 1 Darul Kamal (Aceh Besar) dengan Penguasaan Teknologi Ecoprint dalam Menghasilkan Produk Tekstil Novita Novita; Muhammad Bahi; Muhammad Shabri Abd. Madjid; Ira Devi Sara; Irma Anggraini; Alfizar Alfizar; Syaukani Syaukani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.710

Abstract

Ecoprint merupakan salah satu produk tekstil yang sedang diminati konsumen secara global. Material yang mudah didapatkan di alam berupa tumbuhan, proses pembuatan yang praktis, dan mempunyai harga jual yang sangat kompetitif di pasar menjadikan keahlian memproduksi ecoprint sangat diminati oleh masyarakat dan siswi di sekolah. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahap, yaitu observasi dan koordinasi, persiapan, implementasi kegiatan, evaluasi produk, serta pemasaran. Dalam kegiatan pengabdian ini dihasilkan sejumlah produk ecoprint berupa batik ecoprint dengan pewarna alami dan dihiasi dengan berbagai motif tumbuhan yang terdapat di sekitar masyarakat. Siswi dan guru di SMKN 1 Darul Kamal telah mengusai teknologi ecoprint dan mampu menghasilkan produk dengan kualitas baik dan harga yang kompetitif. Para peserta diharapkan dapat mentransfer keahliannya kepada pihak lain sehingga kemapuan memproduksi ecoprint dapat lebih menyebar ke masyarakat.
Peran Fisioterapi Dalam Upaya Pencegahan Kecemasan Dan Penurunan Kualitas Tidur Pada Lansia Dengan Resiko Hipertensi Di Posyandu Cemerlang Nungki Marlian Yuliadarwati; Kurnia Putri Utami; Anni Afifatus Shalihah; Vivi Andika Sari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.711

Abstract

Permasalah Kesehatan lansia sangatlah komplek seperti halnya penyakit mental, musculoskeletal, neuromuskuler, kardiopulmonal dan integument. Penyakit yang kerap diderita lansia adalah dr system kardiovaskuler berupa hipertensi. Metode pelksanaan pengabdian Masyarakat yaitu dengan pendekatan berupa penyuluhan berkaitan dengan teori yg mnyebakan permaslahan utama hipertensi salah satunya adalah penyebab, factor-faktor yang memperparah dr kurangnya aktivitas fisik adalah kecemasan akan Kesehatan, perekonomian dan masadepan, sehingga mempengaruhi kualitas tidur lansia. Dari hasil pendekatan peran fisioterapi pada lansia terdapat bahwa 70% lansia mengalami kecemasan dan hipertensi 40%. 50% lansia mengalami penurunan kualitas tidur serta 30% lansia mengalami penurunan aktivitas fisik dengan rata-rata usia 77 tahun. Kegiatan pengabdian Masyarakat yang telah berhasil dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan Kesehatan dan kemandirian lansia. Lansia dapat meningkatkan eshatanya dengan tetap beraktivitas untuk meningkatakan kesehatanya dan terhidar dari berbagai penyakit.
Penyuluhan dan Simulasi Penggunaan Kondom Pada Lady Companion (LC) untuk Mencegah Infeksi Menular Seksual (IMS) Rika Yuanita Pratama; Wagiran Wagiran; Nensi Nensi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.712

Abstract

Infeksi Menular Seksual sering juga disebut penyakit kelamin merupakan penyakit yang sebagian besar ditularkan melaluihubungan seks atau hubungan kelamin. Kegiatan Penyuluhan dan simulasi penggunaan kondom kepada kelompok berisiko seperti Lady Companion (LC) diharapkan dapat menekan jumlah kasus dan penularan Infeksi Menular Seksual. Hasil yang didapatkan bahwa Lady Companion (LC) dapat menjelaskan kembali cara penggunaan kondom sebelum melakukan hubungan seksual dengan pelanggan untuk mencegah terjadinya Infeksi Menular Seksual Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya Kegiatan penyuluhan dan simulasi ini dapat meningkatkan kesadaran Lady Companion (LC) dalam menggunakan kondom dengan benar saat melakukan hubungan seksual serta dapat memberikanedukasi baik teman/rekan kerja lainnya maupun pelanggan secara langsung tentang pencegahan Infeksi Menular Seksual.
Pengendalian Terpadu Parasit Filariasis Di Desa Bobo Dan Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Hasanudin Hasanudin; Djunaedil Syukur; Novarianti Novarianti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.713

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang Filariasis, serta memberantas penyakit Filariasis di Desa Bobo dan Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan cross-sectional yang meliputi: Sosialisasi tentang Filariasis kepada penderita, kader kesehatan desa, dan masyarakat sekitar. Pengukuran parameter indeks vektor (MBR) untuk mengetahui tingkat kepadatan nyamuk vektor Filariasis. Kegiatan penyemprotan dalam/luar rumah dan lingkungan (IRS) di rumah penderita dan radius 50meter rumah tetangga penderita. Hasil dan Temuan: PKM ini menghasilkan sosialisasi tentang Filariasis kepada 8 penderita Filariasis, 7 kader kesehatan desa, dan 208 masyarakat sekitar di Desa Bobo dan Desa Pesaku. Cakupan IRS mencapai 100% untuk rumah penderita, 47 rumah tetangga, dan 2.750 M2 lingkungan habitat/resting place vektor. Terjadi peningkatan pengetahuan tentang Filariasis pada masyarakat respondent Desa Bobo dari 63,2% (pre-test) menjadi 84,2% (post-test), dan di Desa Pesaku dari 66,7% menjadi 86,7%. Parameter indeks vektor (MBR) menurun dari 5,437 menjadi 2,142, namun masih di atas ambang batas (0,025). PKM ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang Filariasis, serta membantu memberantas penyakit Filariasis di Desa Bobo dan Desa Pesaku. Kegiatan IRS yang dilakukan terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kepadatan nyamuk vektor Filariasis. PKM ini juga memberikan pengalaman berharga bagi 32 mahasiswa aktif Jurusan Kesehatan Lingkungan dalam menerapkan ilmu pengetahuan di lapangan.
Produktivitas Publikasi Karya Tulis Ilmiah Guru-Guru Se-Kecamatan Batang Natal Marwah Marwah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.714

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk mengambarkan produktivitas publikasi karya ilmiah guru-guru sekolah dasar di kecamatan batang natal dimana hasil survei terhadap 44 guru ASN dari 36 sekolah dasar diwilayah kecamatan batang natal, kabupaten mandailing natal. Hasil menunjukkan bahwa produktivitas publikasi karya ilmiah masih rendah. Kegiatan dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner terhadap 30 dari 44 guru yang menghadiri forum diskusi. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya produktivitas termasuk keterbatasan waktu karena kegiatan ladang dan pekerjaan tambahan, kesulitan dalam mengembangkan ide, kurangnya pemahaman tentang sistematika penulisan karya ilmiah, dan minimnya informasi mengenai tempat publikasi karya ilmiah.
Pelatihan Investigasi Kontak Bagi Relawan Surveilans Sebagai Kader TBC (Tuberkulosis) Di Kecamatan Sintang Wagiran Wagiran; Aditya Sardi; Sohibun Sohibun; Rudiansyah Rudiansyah; Ria Damayanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.718

Abstract

Peran relawan/kader dalam penanggulangan TBC sangat berperan penting untuk menemukan kasus baru TBC, kegiatan skrining, deteksi maupun investigasi kontak TBC yang dilaksanakan secara mandiri oleh kader. Oleh karena itu Kader perlu dibekali secara khusus tentang cara melakukan investigasi kontak. Investigasi kontak penting dilakukan untuk menemukan sedini mungkin terduga TBC dan mendapatkan pengobatan. Kegiatan pendampingan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan investigasi kontak sehingga berperan aktif dalam menemukan terduga melalui investigasi kontak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 2 hari, pelaksanaan dibagi 3 tahap yaitu: (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan dan (3) tahap evaluasi. Pelaksanaan kegiatan di ikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa kesehatan yang berasa; dari 2 kampus di sekitar. Peserta mendapatkan pelatihan tentang investigasi kontak dan melakukan praktek langsung dilapangan yang didampingi oelh tenaga kesehatan dari puskesmas. Setelah pelatihan ini relawan akan melakukan invetsigasi kontak pada penderita TB sesuai dengan wilayah intervensi. Pelakasanan Pelatihan Rewalan Surveylans TBC berjalan dengan lancar dengan target pelatihan yang diberikan kepada relawan mampu untuk menemukan kasus TBC dengan cara mendeteksi secara dini dan sistematis terhadap orang yang kontak dengan sumber infeksi TBC sehingga meningkatkan capaian program.
Pendampingan Guru Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Peserta Didik Di SDN Kebon 1 Wasilatul Murtafiah; Cerianing Putri Pratiwi; Iva Yuni Listiani; Ika Krisdiana; Reza Kusuma Setyansah; Titin Masfingatin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.726

Abstract

Literasi dan numerasi adalah dua kemampuan esensial yang sangat berguna bagi peserta didik yang harus diajarkan sejak di sekolah dasar yang juga sebagai generasi penerus bangsa. Namun, hasil dari survei PISA menunjukkan bahwa skor kemampuan literasi dan numerasi terutama peserta didik sekolah dasar (SD) di Indonesia masih rendah yaitu berada jauh di bawah rata-rata. Oleh karena itu, perlu adanya pendampingan guru SD untuk mengembangkan literasi dan numerasi melalui kegiatan kolaboratif. Pendampingan ini dilakukan oleh Dosen Universitas PGRI Madiun dan Mahapeserta didik dari program Kampus Mengajar. Mitra pengabdian kepada masyarakat ini adalah SDN Kebon 1 Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Indonesia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan menjadi 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dimulai dengan melakukan pengamatan dan wawancara dan dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan melalui Forum komunikasi dan koordinasi pendampingan dengan kepala sekolah dan guru. Selanjutnya, implementasi berbagai kegiatan kolaboratif untuk mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi baik di dalam maupun luar kelas. Tahap evaluasi dengan melakukan refleksi dan pelaporan secara berkala sehingga kegiatan pendampingan ini dapat mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi pada peserta didik SDN Kebon 1.
Sosialisasi Urgensi Kemampuan Berpikir Kritis Masyarakat Dalam Upaya Menangkal Hoax Ach Nurhamid Awalluddin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.728

Abstract

Relatif tidak terkontrolnya infomasi yang beredar pada khalayak ramai, yang membuat suburnya berita bohong yang beredar. Maka kemudian, perlu adanya tindak prefentif untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masyarakat yang begitu mudahnya dihasut hoax, salah satunya adalah dengan pendidikan. Dimana pendidikan berperan dalam mengembangkan literasi media melalui kegiatan yang menekankan aspek sosialisasi, cara mendapatkan, dan memilih program yang bermanfaat dan sesuai kebutuhan dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, yang pada akhirnya akan menumbuhkan kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah menyebarkan berita bohong. Adapun metode yang digunakan adalah dengan format ceramah bervariasi, dan demonstrasi. Dari sosialisasi tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan Berpikir Kritis sangat diperlukan dalam upayah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, selain itu dalam jangka Panjang akan berkontribusi pada peningkatan demokrasi yang sedang kita bangun bersama.