Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi"
:
9 Documents
clear
Kontrol Diri Terhadap Kenakalan Remaja
Lita Jayanti;
Waode Suarni;
Ida Sriwaty Sunarjo
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.12921
Kenakalan remaja adalah gejala patologis sosial yang merujuk pada berbagai perilaku, mulai dari perilkau yang tidak diterima secara sosial (seperti berbuat onar disekolah), pelangggaran status (melarikan diri dari rumah) hingga tindakan kriminal (seperti pencurian). Jika dilakukan orang dewasa maka perbuatan itu merupakan kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan efektif peran kontrol diri terhadap kenakalan remaja kelas XI-XII IPS pada SMA Swasta DDI Kendari. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 145 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 95 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria sampel adalah siswa-siswi yang pernah melakukan pelanggaran tata tertib sekolah dan siswa-siswi yang pernah masuk ruang BK. Instrumen pengumpulan datanya menggunakan dua skala, yaitu skala kontrol diri dan skala kenakalan remaja. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa kontrol diri berperan terhadap kenakalan remaja. Kontrol diri memberikan sumbangan efektif terhadap kenakalan remaja sebesar 34,4% sehingga hipotesis penelitian diterima.
Dukungan Sosial Terhadap Stres Kerja
Annisa Maulidya Akib;
Sinarwaty Sunarjo;
Sitti Mikarna Kaimuddin
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.21762
Stres kerja merupakan suatu kondisi ketegangan dan respon negatif lainnya pada tubuh seseorang akibat adanya tekanan dan tuntutan pekerjaan yang berpengaruh terhadap kemampuan dan kinerja seseorang. Dukungan sosial dapat menurunkan tingkat stres kerja dan merupakan suatu bentuk interaksi yang dibutuhkan dalam mengkoordinasi seseorang dalam lingkungan pekerjaan. Adanya dukungan sosial dapat meredam bentuk-bentuk stres kerja yang ada pada lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peran dukungan sosial terhadap stres kerja pegawai Kejaksaan Negeri Konawe dan seberapa besar sumbangan efektif peran dukungan sosial terhadap stres kerja pegawai Kejaksaan Negeri Konawe. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 60 orang pegawai Kejaksaan Negeri Konawe. Subjek diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria sampel yaitu pegawai aparatur sipil negara (ASN), masa kerja minimal 1 tahun dan pegawai yang menangani perkara. Instrumen penelitian menggunakan skala dukungan sosial dan skala stres kerja. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian ex-post facto. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian dengan taraf signifikansi sebesar 0,015 menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan sangat signifikan terhadap stres kerja. Nilai R square sebesar 0,195, artinya sumbangan efektif dukungan sosial terhadap stres kerja sebesar 19,5%. Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat peran dukungan sosial terhadap stres kerja pegawai Kejaksaan Negeri Konawe.
Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pada Anggota Kepolisian Satreskrim
Abdullah Mohammad Analalaki;
Muhammad Abas;
Yuliastri Ambar Pambudhi
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.25512
Dalam menjalankan profesinya, anggota personil Satreskrim sangat banyak mengalami tekanan dari luar maupun dalam seperti dari atasan, rekan kerja, tugas yang menumpuk, serta laporan dari masyarakat, maka tidak bisa dipungkiri mereka sangat rentan terhadap stres, yang disebabkan oleh beban kerja fisik, beban mental, dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada anggota kepolisian Satreskrim Polres Kendari. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Satreskrim Polres Kendari berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala beban kerja dan skala stres kerja. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dalam kategori kuat dan signifikan antara variabel beban kerja dengan stres kerja pada anggota kepolisian Satreskrim Polres Kendari. Hal ini berdasarkan hasil perhitungan korelasi r product moment dengan nilai korelasi pearson sebesar 0.600 dan signifikansi korelasi (ρ) sebesar 0.000, dengan begitu maka hipotesis yang diajukan diterima.
Self-Esteem dengan Kecenderungan Gaya Hidup Hedonisme
Noer Fadilah Rohma N;
Muhammad Abas;
Nani Restati Siregar
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.21984
Pada masa sekarang banyak mahasiswa yang berorientasi pada kecenderungan gaya hidup hedonisme, sudah tercermin dari perilaku mahasiswa sehari-hari, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, diharapkan tidak terlibat dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan self-esteem dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme pada mahasiswa perempuan Universitas Halu Oleo. Subjek penelitian berjumlah 94 mahasiswa perempuan angkatan 2019 di Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self-esteem dan skala kecenderungan gaya hidup hedonisme, penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asusmsi yaitu meliputi uji normalitas dan uji linearitas, dan uji hipotesis. Hasil koefisien korelasi -0,368 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self-esteem dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme pada mahasiswi, tanda negatif pada skor korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-esteem dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme pada mahasiswi di Universitas Halu Oleo. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan self-esteem dengan kecenderungan gaya hidup hedonisme pada mahasiwi.
Konsep Diri Dengan Penerimaan Diri Pada Mahasiswa
Lilis Astiza;
Nana Sumarna;
Eva Herik
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.25513
Mahasiswa akhir sering memiliki masalah dalam kehidupan sehari-hari khususnya karena tuntutan menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. Salah satu masalah yang dihadapi mahasiswa yang berkaitan dengan penyusunan skripsi adalah masalah konsep diri. Penerimaan diri merupakan salah satu variable yang diduga dapat membantu mahasiswa akhir dalam menyelesaikan masalah yang ditemui sehari-hari, sehingga dapat membantu mahasiswa dalam meningkatkan konsep diri. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan penerimaan diri pada mahasiswa akhir yang sedang menyusun skripsi.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel sebesar 100 orang dari 2638 populasi mahasiswa akhir yang sedang menyusun skripsi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Metode pengumpulan data menggunakan skala konsep diri dan skala penerimaan diri. Teknik analisis data menggunakan metode korelasi Pearson’s Product Moment. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan terdapat hubungan positif signifikan antara konsep diri dengan penerimaan diri pada mahasiswa akhir yang sedang menyusun skripsi.
Manajemen Waktu Dengan Self-Regulated Learning
Nani Andryani;
Aspin Aspin;
Dodi Priyatmo Silondae
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.23309
Manajemen waktu adalah kemampuan dalam mengatur waktu dimana mahasiswa yang kuliah sambil bekerja, harus menetapkan tujuan dan prioritas utamanya dalam menjalankan suatu kegiatan sedangkan self-regulated learning adalah usaha yang dilakukan oleh mahasiswa secara mandiri dengan melakukan sebuah perencanaan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen waktu dengan self-regulated learning pada mahasiswa yang bekerja. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 127 mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 52 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria sampel yaitu mahasiswa yang aktif dan terdaftar sebagai karyawan tetap disebuah perusahaan, mahasiswa yang awalnya kuliah kemudian bekerja, mahasiswa yang memiliki 8 jam pekerjaan. Instrumen penelitian ini menggunakan skala manajemen waktu dan self-regulated learning. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungn positif antara manajemen waktu dengan self-regulated learning pada mahasiswa yang bekerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian juga menunjukkan angka koefisien korelasi sebesar 0,519.
Avoidant Attachment dan Self Disclosure pada Mahasiswa
Citra Marhan;
Shinta Adelya;
Aris Badara
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.25400
Pada masa sekarang ini banyak kegiatan ataupun wadah untuk mahasiswa melakukan self disclosure, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Self disclosure yang baik dikatakan mampu meringankan stres yang dialami mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara avoidant attachment dengan self disclosure pada mahasiswa Psikologi Universitas Halu Oleo. Populasi penelitian ini sebanyak 357 mahasiswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 49 mahasiswa, dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa Psikologi Universitas Halu Oleo, berusia 18-25 tahun serta memiliki avoidant attachment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala avoidant attachment dan skala self disclosure, penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi yaitu uji normalitas dan uji linearitas, serta uji hipotesis. Hasil koefisien korelasi -460 dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan avoidant attachment dengan self disclosure pada mahasiswa, tanda negatif pada skor korelasi menunjukkan terdapat hubungan negatif avoidant attachment dengan self disclosure pada mahasiswa Psikologi Universitas Halu Oleo. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif avoidant attachment dengan self disclosure pada mahasiswa.
Konsep Diri dan Kecemasan dalam Menghadapi Dunia Kerja
Andi Asniar;
Nana Sumarna;
Sitti Mikarna Kaimuddin
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i2.22520
Tingginya tingkat pengangguran pada siswa lulusan SMK secara tidak langsung akan berdampak pada kecemasan menghadapi dunia kerja. Kecemasan menghadapi dunia kerja adalah respon negatif yang meliputi perasaan ketakutan dan kekhawatiran terhadap ketersediaan lapangan kerja. Hal ini dapat menghambat terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan yang bertujuan untuk mengubah keadaan hidup yang lebih baik. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecemasan adalah konsep diri. Konsep diri yang ada pada diri seseorang akan menentukan bagaimana individu tersebut memandang dan menilai dirinya sendiri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan seberapa besar pengaruh konsep diri terhadap kecemasan dalam menghadapi dunia kerja pada siswa kelas XII SMK Negeri 1 Bombana. Dengan menggunakan teknik total sampling, diperoleh sampel penelitian sejumlah 74 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan dua jenis skala, yaitu skala konsep diri dan skala kecemasan menghadapi dunia kerja. Metode analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 (ρ< 0,05); dan hasil koefisien determinasi (R square) sebesar 0,296. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh konsep diri terhadap kecemasan dalam menghadapi dunia kerja pada siswa Kelas XII SMK Negeri 1 Bombana, dengan sumbangan efektif konsep diri terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja sebesar 29,6%.