ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) was published by the Center for Research and Development Indonesia (CERED Indonesia) in February, June and October this year. ABDI SABHA aims to disseminate information on scientific papers related to community service activities by academics and practitioners. ABDI SABHA accepts submissions of articles written in Indonesian and English. Determination of articles to be published is carried out through a blind review process by the editorial team by paying attention to aspects such as: meeting the requirements of scientific journal publication standards and contributing articles for professional development. The editor is responsible for providing a constructive review of the articles to be published and (if deemed necessary) as well as submitting the evaluation results of the article to the author. Articles that are proposed to be published in the journal are recommended to follow the guidelines for writing articles made by the Editor.
Articles
13 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober"
:
13 Documents
clear
PkM Membangun Bisnis Online Melalui Media Sosial Dengan Pemanfaatan Potensi Urban Farming Untuk Menambah Pendapatan Rumah Tangga
Rini Astuti;
Hasrudy Tanjung;
Firza Alpy;
Delyana Rahmawany Pulungan
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.444
This activity aims to provide direct education and training to housewives in the Medan Estate District about increasing productivity and the economy through food security programs through the use of a limited home environment, namely the urban farming program. Then partners will help manage their commodity products that can be sold to help increase household income. Media and promotion of farming results can use social media by creating business accounts, even the results can first meet the needs of vegetables and food ingredients for their own household and for local residents. Activities are carried out through education and training with direct practice on urban farming, business planning to marketing using social media accounts so as to generate maximum profits and help the family economy. This PKM activity will be based on scientific journals and will be carried out through mass media, so that it can be known by the wider community that housewives also have great opportunities to become successful entrepreneurs with the use of a limited home environment by combining technology as a digital business medium.
Pemanfaatan Arus Air untuk Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro
Jandri Fan HT Saragi;
Jhon Sufriadi Purba
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.466
One of the problems being faced in several regions in Indonesia is the source of electrical energy. The demand for electricity from year to year has increased. The development of free energy technology needs to be developed to cover the rapidly increasing demand for electricity. One that can be developed is micro-hydro power plant technology that utilizes water flow as a source of electricity. To make a micro hydro power plant, it is necessary to do research on the available discharge and how much energy and power is generated at that location. The purpose of this community service activity is to help the community find out the potential of river flows in Toba Village, South Siantar District, Pematangsiantar City in its utilization for micro hydro power plants. The method of implementing the activity is Head observation (falling height), river flow velocity, river width, and river flow depth. From the results of observations and measurements of discharge at the service location, it is known that the head (fall height) is 0.5 meters, the river flow speed is 0.74 m/s, the river width is 6.5 meters and the river flow depth is 0.3 meters so that an empirical calculation of the generator discharge is obtained at 1.433 m3/sec., and the power that can be generated is 7.08 kW.
Kajian Saluran Sungai Akibat Gesekan Limbah pada Aliran Sungai di Bantaran Sungai Kelurahan Toba, Kec. Siantar Selatan
Jhon Sufriadi Purba;
Jandri Fan HT Saragi
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.473
River pollution is the entry of various substances and non-biodegradable objects that result in contaminated water and loss of function. Besides being a source of various diseases, water pollution also causes flooding. Protecting the river is the same as maintaining survival in the future. Rivers have been the most important part of human life since ancient times. In human evolution, rivers and lakes played an unimaginable role. Rivers are not only important for animals and birds to live, but are also a major source of drinking water. And their environmental value, economic value, and spiritual value touch everyone in the world. In India, people at one time even worshiped rivers as life-giving gods and goddesses. The reason is that every time we search for life, we look for a drop of water first. Rivers carry water and nutrients to areas around the earth. They play a very important role in the water cycle, acting as drainage channels for surface water. Rivers flow almost 75% of the earth's land surface.
Pencemaran Sungai Akibat Aktivitas Masyarakat Dan Kendaraan Bermotor
Winfrontstein Naibaho;
Tambos Sianturi
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.481
Pengetahuan masyarakat akan diperkenalkan pencemaran sungai akibat aktivitas masyarakat dan kendaraan bermotor pada Kelurahan Toba, tepatnya di Kecamatan Siantar Selatan, yang mana merupakan salah satu kecamatan di Kota Pematangsiantar. Sehingga Kelurahan Toba Kota Pematangsiantar sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi Kecamatan Go-Green dan Environmental Energy Friendly. Metode yang digunakan pada program ini adalah pengenalan materi melalui ceramah dan diskusi. Materi yang disampaikan adalah aktivitas masyarakat dan kendaraan bermotor penyebab pencemaran sungai. Metode evaluasi untuk mengetahui persentase tingkat pemahaman masyarakat dilakukan melalui kuesioner yang dilakukan sebelum dan sesudah penyuluhan dengan menggunakan skala likert. Secara keseluruhan, pelaksanaan berjalan lancar, seluruh masyarakat sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan tersebut. Berdasarkan evaluasi tingkat pemahaman masyarakat, program ini dinilai berhasil, terbukti dengan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap semua jenis pencemaran yang disampaikan. Peningkatan pemahaman masyarakat yang tertinggi adalah pada pencemaran kendaraan bermotor yaitu 43.20%, diikuti oleh pencemaran akibat aktivitas masyarakat sebesar 40%.
Sosialisasi Pengelolahan Bank Sampah Terbaik di Kelurahan Toba Kecamatan Siantar Selatan
Tambos sianturi;
Winfrontstein Naibaho
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.483
Perubahan paradigma masyarakat mengenai sampah perlu dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi kesadaraan dan keterampilan warga untuk pengelolaan sampah dengan penerapan prinsip reduce, reuse, recycle dan replant (4R) penting dalam penyelesaian masalah sampah melalui pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Pemberdayaan warga melalui kegiatan penyuluhan, edukasi, pelatihan (interaksi dan komunikasi), serta dialog dengan warga di komunitas. Selain itu diperlukan dukungan kemitraan dengan membangun jejaring dan mekanisme kerja sama kelembagaan antara warga pengelola bank sampah dengan stakeholder terkait. Bank Sampah di Kelurahan Toba Kecamatan Siantar Selatan Kota Pematangsiantar ini telah memberikan manfaat kepada warga, terutama manfaat langsung dengan berkurangnya timbulan sampah di komunitas, lingkungan menjadi lebih bersih dan asri, serta kemandirian warga secara ekonomi. Selain manfaat secara ekonomi, dimana dari tabungan sampah memperoleh uang untuk membayar listrik dan membeli sembako, juga terwujudnya kesehatan lingkungan, dengan kondisi komunitas yang lebih bersih, hijau, nyaman, dan sehat.
PKM Pendampingan Mendesain Proposal Kegiatan dalam Bahasa Indonesia Kepada Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat Kota Medan
Tengku Winona Emelia;
Ambar Wulan Sari;
Sri Listiana Izar
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.499
Tim pelaksana program kemitraan masyarakat internal UMSU menjalin kemitraan dalam pendampingan mendesain proposal kegiatan acara kepada anggota lembaga forum komunikasi antar lembaga adat (FORKALA) kota Medan sebagai mitra PKM UMSU. Proposal merupakan suatu rancangan yang berbentuk tulisan secara sistematis dan terperinci untuk kegiatan acara yang akan diselenggarakan. Tujuan dari pembuatan proposal kegiatan dalam sebuah acara adalah guna mendapatkan persetujuan dari pihak yang berkepentingan terhadap penyelenggaraan acara untuk dapat diajak bekerjasama dalam melancarkan kegiatan. Proposal kegiatan acara dirancang apabila ingin mengajukan suatu permohonan seperti permohonan dana atau sponsor saat hendak menyelenggarakan suatu kegiatan. Pendampingan terhadap mitra PKM UMSU diberikan agar staf dan anggota forum komunikasi antar lembaga adat kota Medan mendapatkan tambahan pengetahuan berkenaan dengan desain proposal yang baik. Bagian penting dalam membuat proposal kegiatan acara yakni membuat rancangan proposal kegiatan dengan desain yang menarik sesuai pedoman umum ejaan bahasa indonesia. Berdasarkan serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, hasil kegiatan telah memberikan solusi permasalahan terhadap anggota Forkala kota Medan antara lain adalah : 1. membuat contoh proposal kegiatan lembaga 2. desain proposal kegiatan 3. buku panduan penggugunaan bahasa indonesia sesuai pedoman umum ejaan bahasa indonesia. Hasil ini diharapkan dapat dikembangkan bagi lembaga adat yang ada di bawah naungan forum komunikasi antar lembaga adat kota Medan. Tema dan konsep yang diangkat melalui proposal kegiatan yang menarik dapat memperlihatkan secara nyata kegiatan – kegiatan yang diselenggarakan, sesuai visi dan tujuan Forkala.
Edukasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Usia Dini dan Pelatihan Pembuatan Media Tanam dari Limbah Dapur Yang Sudah Tidak Terpakai Serta Rak Vertikulture di Desa Perkebunan Gunung Melayu
Aflahun Fadhly Siregar;
Riza Kurniawan;
Sefni Rama Putri
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.514
Desa Gunung melayu terletak di kecamatan rahuning kabupaten asaha provinsi sumatera utara masyarakat yang tinggal didesa tersebut memiliki jiwa social yang tinggi hal ini dibuktikan dengan masih tetap terlestarikannya jiwa kekeluargaan dan gotong royong yang tinggi masyarakat penduduk desa gunung melayu mayoritas bergerak dibidang pertanian dan peternakan. Namun saat ini didesa tersebut mengalami permasalahan seperti masyrakat didesa lainnya akibat dari pandemic covid-19 dampak dari hal tersebut yakni Masih banyak masyarakat yang tidak menaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dipekarangan rumah, kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan, masih banyak masyarakat yang mengalami buta huruf terutama dewasa. Solusi yang dilakukan pada permasalahan desa gunung melayu yaitu dengan dilakukannya penyuluhan dan edukasi tentang pentingnya menaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk meminimalisir penggunaan obat-obatan kimia dan lebih mengutamakan tanaman herbal, selanjutkan saya menanam tumbuhan seperti serai, kunyit, kencur dan lain-lain. Dalam pelaksanaan mengharapkan hasil, masyarakat dapat mengetahui manfaat tanaman obat keluarga untuk kehidupan sehari-hari dan pembuatan obat tradisional dari Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
PKM PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PETANI PADI DESA PEMATANG JOHAR KEC. LABUAHAN DELI KAB. DELI SERDANG
Muhammad Alqamari;
Nana Trisna Mei Br Kabeakan;
Chandra Amirsyah Putra Siregar
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.544
Mitra pada rencana kegiatan PKM ini adalah Kelompok Usaha dibidang pertanian. Kelompok ini berlokasi di Dusun VI Desa Pematang johor Kecamatan Labuahan Deli Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Berdasarkan hasil observasi dan wawancara ditemukan Permasalahan pada mitra meliputi : 1) Kurangnya permodalan dalam menjalankan usaha taninya 2) masih rendahnya produksi padi 3) Terbatasnya pengetahuan petani tentang budidaya padi , Solusi yaitu 1). Melaksanakan pelatihan dan pendampingan kepetani untuk meningkatkan produksi padi sehingga meningkatkan produksi, 2) Pemberian pendidikan dan pelatihan serta pendampingan manajemen usaha dengan mengoptimalkan fungsi Kelompok Tani Mitra, meliputi pembuatan bisnis plan dan penyusunan laporan keuangan. 3). Memberikan modul dan pelatihan pendampingan pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupuk. Metode yang dilakukan dalam mewujudkan hal tersebut diatas tim menyusun program dalam bentuk transfer ilmu dan pendampingan yang berkelanjutan. target Pertama di targetkan dalam program yaitu: praktik, pelatihan dan pendampingan peningkatan produksi padi dan pendampingan permodalan usaha tani. Luaran dari program antara lain : 1). Panduan Metode pembuatan budidaya tanaman padai 2). Medapatkan permodalan usaha tani.
Memperbaiki Ekonomi Desa Pangarungan Pasca Pandemi Covid-10 Melalui Usaha Kecil Menengah (UKM)
Nadia Ika Purnama;
Fauzan Habibi
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.565
Pangarungan village is one of the sub-districts located in Torgamba sub-district, Labuhan Batu district, south of North Sumatra Province with an area of 12,393Ha. Village potential is all natural resources and human resources owned by the village as the basic capital that needs to be managed and developed for the survival of the village. The needs contained in the potential for education in the village of Pangarungan are the lack of mastery of the use of technology in the learning process and facilities are also still minimal, the need for industrial potential, namely, the lack of marketing capabilities for industrial products (SMEs) so that the distribution of products outside the region is still minimal and results in no increase in production in the field industry. The need for agricultural potential is normal soil nutrients, but micro nutrients are still very lacking. Therefore, PkM implementers can assist the community to be motivated to optimize agricultural products. The community can develop local potential and community creativity. People can be innovated to live clean, healthy and have a high spirit of cooperation
PkM Meningkatkan Nilai Jual Gula Aren Melalui Kemasan Yang Menarik
Irma Christiana;
Linzzy Pratami Putri;
Riska Ramadani
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53695/jas.v2i3.567
Terbatasnya pengetahuan pemilik usaha tentang pemasaran produk menyebabkan nilai jual produk gula aren yang diproduksi masyaralat Desa Pematang Guntung menjadi rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan kemasan yang menarik yang dapat memikat minat pembeli sehingga nilai jual dari produk tersebut menjadi tinggi. Dengan nilai jual yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pemilik usaha gula aren. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah metode ceramah dan demonstrasi. Setelah dikemas dengan baik dan diberi brand, gula aren tampak menarik dan bersih