cover
Contact Name
Husnul Hadi
Contact Email
ajohusnul@gmail.com
Phone
+6283120033028
Journal Mail Official
ylpkmahardhika1@gmail.com
Editorial Address
JL. PAJAJARAN TIMUR 2, NO.24, SUMBER
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS)
Published by YLPK Mahardhika
ISSN : -     EISSN : 27754324     DOI : https://doi.org/10.53869/jpas
Journal of Physical Activity and Sports, is a national scientific journal that is open to all learning and sports studies for innovation, creativity, and renewal. The purpose of this journal is to facilitate scientific publications which are the results of research conducted by students, teachers, academics and researchers. The fields of Sports Education & Recreation, Sports Management, and Sports Science.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 146 Documents
Pengaruh Penggunaan Google Classroom dan Zoom Meeting Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Daring Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas xi di SMK Wisudha Karya Kudus Andre Febriansyah Putra Nugraha
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 1 No. 1 (2020): December 2020
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v1i1.19

Abstract

Andre Febriansyah Putra Nugraha, "The effect of using google classrooms and zoom meetings in online physical education learning on learning interest of class XI students at SMK Wisudha Karya Kudus", Health and Recreation Physical Education Study Program, Faculty of Social Sciences and Sports Education, PGRI University Semarang , 2020. The background of this study is the results of the daily test scores of physical education subjects for class XI students at SMK Wisudha Karya Kudus, there are two XI classes who get daily test scores below the minimum completeness criteria of 75, namely XI TITL 1 and XI TITL 2. The formulation of the research problem is which is better between the use of google classroom and zoom meeting in online physical education learning to increase student interest in class XI at SMK Wisudha Karya Kudus. The purpose of this study was to determine the comparison of the use of google classroom and zoom meeting in online physical education learning on the learning interest of class XI students at SMK Wisudha Karya Kudus. This research method uses quantitative research methods. This type of research used in this study is a quasi experimental design (quasi-experimental). In this study using a two group research design pre-test post-test design with purposive sampling technique. The use of google classroom learning media in online Physical Education lessons can increase the learning interest of class XI TITL 1 students an increase in learning interest by 14.26%, while in class XI TITL 2 students there is an increase in learning interest by 6.49%. While the use of zoom meeting learning media in online physical education lessons can increase student interest in learning class XI TITL 1, there is an increase in learning interest by 1.02%, while in class XI TITL 2 students there is an increase in interest in learning by 1.27%. The conclusion is that the increase in the results of interest in learning when using google classroom learning media is higher than the zoom meeting. Hopefully it will be able to increase student interest in learning and be useful for student motivation in learning physical education online during the Covid-19 pandemic.   Keywords: Google Classroom, Zoom Meeting, Student Interests. Andre Febriansyah Putra Nugraha, “Pengaruh penggunaan google classroom dan zoom meeting dalam pembelajaran pendidikan jasmani daring terhadap minat belajar siswa kelas XI di SMK Wisudha Karya Kudus”, Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2020. Latar belakang dari penelitian ini adalah hasil ulangan harian nilai mata pelajaran penjas siswa kelas XI di SMK Wisudha Karya Kudus ada dua kelas XI yang mendapatkan nilai ulangan harian dibawah kriteria ketuntasan minimal 75, yaitu XI TITL 1 dan XI TITL 2. Rumusan masalah penelitian ini yaitu manakah yang lebih baik antara penggunaan google classroom dan zoom meeting dalam pembelajaran penjas daring untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas XI di SMK Wisudha Karya Kudus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan penggunaan google classroom dan zoom meeting dalam pembelajaran penjas daring terhadap minat belajar siswa kelas XI di SMK Wisudha Karya Kudus. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimental design (eksperimen semu). Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian two group pre-test post-test design dengan teknik sampling purposive. Penggunaan media pembelajaran google classroom pada pelajaran penjas secara daring dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas XI TITL 1 terjadi peningkatan minat belajar sebesar 14,26%, sedangkan pada siswa kelas XI TITL 2 terjadi peningkatan minat belajar sebesar 6,49%. Sedangkan penggunaan media pembelajaran zoom meeting pada pelajaran penjas secara daring dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas XI TITL 1 terjadi peningkatan minat belajar sebesar 1,02%, sedangkan pada siswa kelas XI TITL 2 terjadi peningkatan minat belajar sebesar 1,27%. Kesimpulannya adalah bahwa peningkatan hasil minat belajar saat menggunakan media pembelajaran google classroom lebih tinggi daripada zoom Meeting. Semoga mampu meningkatkan minat belajar siswa dan bermanfaat untuk motivasi belajar siswa dalam pembelajaran penjas daring selama pandemi Covid-19.   Kata Kunci: Google Classroom, Zoom Meeting, Minat Siswa.  
Pengaruh Metode Latihan Drill Terhadap Ketepatan Pukulan Backhand Clear Pada Siswa Ekstrakurikuler Bulutangkis SMK Negeri 3 Jepara Riza Indra Dwijaya; Galih Dwi Pradipta; Setiyawan Setiyawan
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 1 No. 1 (2020): December 2020
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v1i1.21

Abstract

This research is based on the lack of ability to roll the backhand of badminton extracurricular students at SMK Negeri 3 Jepara because the backhand style is still difficult and they are not used to the variation of punch training and have never been given special training by the coach. The purpose of this study was to determine all the effects of training exercises on the accuracy of the back strokes of badminton extracurricular students at SMK Negeri 3 Jepara. This research was conducted with a quantitative approach. The design of this study is a Quasi Experiment with the method of The Untreated Control Group Design with Pretest and Posttest with data retrieval using tests. The population in this study was 30 students and the sample was taken by purposive sampling or with certain provisions as many as 16 students and divided into 2 groups, namely group 1 as treatment recipient and group 2 without treatment. The data technique uses the treatment of the drill training method. The data analysis technique used in this study was the prerequisite test, including the normality test, homogeneous test, and hypothesis testing. The results of the study indicate that the training method affects the accuracy of rolling backhand badminton extracurricular students of SMK Negeri 3 Jepara from group 1 with an average of 22.5 and a value of 10.828> t table 2.145 and a significance value of 0.000 <0.05, with a percentage increase of 13, 47%, while for group 2 without treatment with an average of 19,625 which is only 8.47% with an average difference of 3,875 posttest. The anatomical results of the training method also have an effect on increasing the students' body movements, because the body stimulates the body with fast movements so that the student's body becomes accustomed to doing backhand clear strokes. It can be rejected that the hypothesis h1 is accepted there is an effect of the drill training method on the accuracy of rolling backhand clear at SMK Negeri 3 Jepara is accepted.   Keywords: Keywords: backhand clear, drill practice, accuracy Abstrak Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya kemampuan pukulan backhand clear siswa ekstrakurikuler bulutangkis SMK Negeri 3 Jepara dikarenakan pukulan backhand dianggap masih sulit dan belum terbiasa juga kurangnya variasi latihan pukulan dan belum pernah diberikan latihan secara khusus oleh pelatih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan drill untuk ketepatan pukulan backhand clear siswa ekstrakuriler bulutangkis SMK Negeri 3 Jepara. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian ini adalah Quasi Experimen dengan metode The Untreated Control Group Design with Pretest and Posttest dengan pengambilan data menggunakan tes. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 siswa dan diambil sampel dengan purposive sampling atau dengan ketentuan tertentu sebanyak 16 siswa dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok 1 sebagai penerima treatment dan kelompok 2 tanpa treatment. Teknik pengumpulan data menggunakan treatment metode latihan drill. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan uji prasyarat antara lain uji normalitas, uji homogeny, dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa metode latihan drill berpengaruh terhadap ketepatan pukulan backhand clear siswa ekstrakurikuler bulutangkis SMK Negeri 3 Jepara dari kelompok 1 dengan rata-rata 22,5 dan nilai thitung 10,828 > ttabel 2,145 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dengan peningkatan presentase 13,47%, sedangkan untuk kelompok 2 tanpa perlakuan dengan rata-rata 19,625 yang hanya sebesar 8,47% dengan selisih rata-rata posttest 3,875. Hasil secara anatomi metode latihan drill juga berpengaruh dalam peningkatan pergerakan tubuh siswa, karena rangsangan tubuh dengan gerakan cepat sehingga gerak tubuh siswa menjadi terbiasa dalam melakukan pukulan backhand clear.Dapat disimpulkan bahwa hipotesis h1 diterima yaitu ada pengaruh metode latihan drill terhadap ketepatan pukulan backhand clear SMK Negeri 3 Jepara diterima... Kata kunci: backhand clear, latihan drill, ketepatan
Analisis Sport Tourism Pantai Tirta Samudera di Kabupaten Jepara Muhamad Asnan Maulana; Tubagus Herlambang; Yulia Ratimiasih
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 1 No. 1 (2020): December 2020
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v1i1.23

Abstract

This research is motivated by the development of the sports sector which is growing rapidly, one of the things that needs to be developed is the type of natural tourism such as on the beach, namely sports tourism activities, including diving, surfing, rolling donuts, namely sitting on a buoy. which looks like a donut, Banana Boat using a banana-shaped rubber boat, and Jet ski. This study uses a qualitative research method in the form of spoken or written words that are observed by researchers, and objects that are observed in detail so that the implied meaning in the document or object can be captured. With the determination of the sample data sources are selected purposively and are snowball sampling, namely the source of information data from the Tourism Office, the Head of the Management of Sport Tourism rides and tourists visiting the Sport Tourism rides. The research location is at Tirta Samudera Beach, the focus of this research is to find out how to analyze the Sport Tourism of Tirta Samudera Beach in Jepara Regency. The data collection techniques and instruments used in this study are using observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the first from the Tourism Office revealed a strategy or effort from the Tourism Office in introducing or promoting the Tirta Samudera Beach Sport Tourism vehicle in Jepara Regency, namely through a website or brochure. The second head of the manager of the Sport Tourism vehicle revealed that in 2020 the rides that have been developing so far are Banana Boat and adding types of Rolling Donuts, Jet Ski, and Kano rides while in the planning stage, namely Flaying Fish and Pareseling which have the same thing being pulled into the air using a Jet Ski. The third is that respondents from tourists enjoying various rides such as Jet Ski, Banana Boat, and Canoe feel their own satisfaction because of their need to exercise. The conclusion is that the Tirta Samudera Beach Sport Tourism rides in Jepara Regency include Banana Boat, Rolling Donuts, Canoe and Jet Ski and from the tourists who enjoy the Sport Tourism rides can feel satisfaction because their need to exercise there are suggestions, namely from the Tourism Office and the Management the Tirta Samudera Beach Sport Tourism vehicle needs to further improve the promotion system or the introduction of Sport Tourism rides through social media or print media so that it can be known by the public who wants to visit. Keywords: Sport Tourism, Tirta Samudera Beach, Sport Abstrak Penelitian ini di latar belakangi oleh perkembangan sektor olahraga yang berkembang pesat, salah satu hal yang perlu dikembangkan yaitu adalah jenis wisata alam seperti di pantai yaitu kegiatan Sport Tourism antara lain menyelam (diving), berselancar (surfing), Rolling Donuts yaitu duduk di sebuah pelampung yang bentuknya seperti kue donat, Banana Boat dengan menggunakan perahu karet berbentuk pisang, dan Jet ski. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang berupa kata-kata lisan atau tertulis yang dicermati oleh peneliti, dan benda-benda yang diamati sampai detailnya agar dapat ditangkap makna yang tersirat dalam dokuman atau bendanya. Dengan penetapan sampel sumber data dipilih secara purposive dan bersifat snowball sampling yaitu sumber data informasi dari Dinas   Pariwisata, Kepala   Pengelola   wahana   Sport   Tourism   dan   para   wisatawan yang mengunjungi wahana Sport Tourism. Lokasi penelitian di Pantai Tirta Samudera, fokus penelitian ini adalah  untuk  mengetahui  bagaimana  analisis  Sport  Tourism  Pantai  Tirta  Samudera  di Kabupaten  Jepara  Adapun  teknik  dan  instrumen  pengumpulan  data  yang  digunakan  dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa yang pertama dari Dinas Pariwisata mengungkapkan adanya strategi atau upaya dari pihak Dinas Pariwisata dalam mengenalkan atau mempromosikan wahana Sport Tourism Pantai Tirta Samudera di Kabupaten Jepara yaitu melalui website atau brosur. Yang kedua dari kepala Pengelola wahana Sport Tourism mengungkapkan pada tahun 2020 wahana yang sampai saat ini berkembang yaitu Banana Boat dan menambahi jenis  wahana  Rolling  Donuts,  Jet  Ski,  dan  Kano  sedangkan  dalam  tahap  perencanaan  yaitu Flaying Fish dan Pareseling yang memiliki persamaan ditarik ke udara menggunakan Jet Ski. Yang ketiga yaitu responden dari wisatawan menikmati berbagai wahana seperti Jet Ski, Banana Boat, dan Kano merasakan kepuasan tersendiri karena kebutuhan mereka untuk berolahraga. Simpulan yaitu wahana Sport Tourism Pantai Tirta Samudera di Kabupaten Jepara antara lain Banana Boat, Rolling Donuts, Kano dan Jet Ski dan dari para wisatawan yang menikmati wahana Sport Tourism dapat merasakan kepuasan karena kebutuhan mereka untuk berolahraga terdapat saran yaitu dari pihak Dinas Pariwisata maupun pihak Pengelola wahana Sport Tourism Pantai Tirta Samudera perlu meningkatkan lagi sistem promosi atau pengenalan wahana Sport Tourism melalui media sosial atau media cetak agar dapat diketahui oleh masyarakat yang ingin berkunjung. Kata Kunci: Sport Tourism, Pantai Tirta Samudera, Sport
Analisis Kepuasan Siswa Kelas IX Sekolah Menengah Pertama Terhadap Pembelajaran Daring Mata Pelajaran PJOK Pada Masa Pandemi Covid-19 Kecamatan Purwanegara 2020 Nanang Nurrohim
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 1 No. 1 (2020): December 2020
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v1i1.26

Abstract

The background in this study is that students are lazy to take part in online learning because of difficult signals and do not have data packages for learning needs during the COVID-19 pandemic, therefore there is a need for a description of student satisfaction during the online network learning process. The purpose of this study was to determine the satisfaction of junior high school students with online learning in PJOK subjects during the COVID-19 pandemic in Purwanegara district. The research method used is descriptive quantitative research, using a survey method which is conducted online via google form. The sample in this study was class IX students of SMP Negeri Purwanegara District using the simple random sampling technique. Based on the results of the study, it was shown that the satisfaction level of grade IX junior high school students with online learning in PJOK subjects during the COVID-19 pandemic in Purwakarta was in the satisfied category by obtaining overall results with a percentage of 64%. From these results indicate that students are satisfied with the learning that is being carried out online. The conclusion of this study shows that student satisfaction has been achieved. The results of the descriptive analysis show that the level of student satisfaction has an average value of 64% and is included in the satisfied category in the online learning process. Student satisfaction is shown from the factors of adequate facilities and infrastructure, teaching materials used accordingly, learning media used accordingly, mastery of teacher material, accuracy in using methods and techniques, participant trust and discipline of schedules, student satisfaction has been achieved in interaction and communication skills. , as well as guiding students. This study was measured using 5 dimensions of satisfaction, namely: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. So any learning model as long as the five dimensions are met and the role of the teacher during learning takes place greatly affects the level of student satisfaction in learning online or online. Suggestions from this research are expected to continue to improve the quality of schools, both in terms of human resources, facilities and infrastructure to support various interests and potentials. Hopefully the cooperation and coordination between schools and students can be improved and maintained well in the future.   Keywords: student satisfaction analysis, online learning, sports        Abstrak Latar belakang pada penelitian ini adalah siswa yang malas mengikuti pembelajaran secara daring di karenakan sinyal yang susah dan tidak memiliki paket data untuk kebutuhan belajar selama pandemi COVID-19, oleh karena itu perlu adanya gambaran kepuasan siswa selama proses pembelajaran jaringan daring. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepuasan siswa sekolah menengah pertama terhadap pembelajaran daring mata pelajaran PJOK pada masa pandemi COVID-19 sekecamatan Purwanegara.Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif deskriptif,  dengan menggunakan metode survey yang di lakukan secara online melalui google form. Sampel dalam penelitian ini siswa kelas IX SMP Negeri Kecamatan Purwanegara dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan siswa kelas IX sekolah menengah pertama terhadap pembelajaran daring mata pelajaran PJOK pada masa pandemi COVID-19 sekecamatan purwanegara masuk pada kategori puas dengan memperoleh hasil keseluruhan dengan persentase 64%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa merasa puas dengan pembelajaran yang di laukan secara daring. Simpulan penelitian ini menunjukan kepuasan siswa sudah tercapai. Hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa tingkat kepuasan siswa memiliki nilai rata-rata sebesar 64% dan masuk pada kategori puas dalam proses pembelajaran daring.  Kepuasan siswa di tunjukan dari faktor sarana dan prasarana yang memadai, bahan ajar yang digunakan sesuai, media pembelajaran yang digunakan sesuai, penguasaan materi guru, ketepatan penggunaan metode dan teknik, kepercayaan peserta dan kedisplinan akan jadwal, kepuasan siswa sudah tercapai dalam kemampuan interaksi dan komunikasi, serta membimbing siswa. Penelitian ini di ukur menggunakan 5 dimensi kepuasan yaitu: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Maka model pembelajaran apapun selama kelima dimensi terpenuhi dan adanya peran guru selama pembelajaran berlangsung sangat mempengaruhi tingkat kepuasan siswa dalam belajar daring atau online. Saran dari penelitian ini diharapkan untuk terus meningkatkan kualitas sekolah, baik dari segi sumber daya manusia, sarana dan prasarana untuk penunjang berbagai minat dan potensi. Semoga kerjasama dan koordinasi antara sekolah dan siswa bisa di tingkatkan dan dijaga dengan baik untuk kedepannya.   Kata kunci: analisa kepuasan siswa, pembelajaran daring, olahraga
Keefektifan Pemanfaatan dan Arah Pengembangan Laboratorium Prestasi dan Kondisi Fisik FIK UNY Riky Dwihandaka; Sumarjo Sumarjo
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 1 No. 1 (2020): December 2020
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v1i1.27

Abstract

This study aims to reveal the effectiveness of utilization and to find out the direction of laboratory development of achievement and physical conditions in the Faculty of Sports Science, which consists of the level of use and completeness of laboratory infrastructure, laboratory management skills, managerial abilities, individual abilities, and student attitudes towards the direction of laboratory development. This research is a qualitative research. The qualitative data collection method used is the data triangulation method which consists of: 1) Focus group discussion (FGD) for students (6 people/group), and 2) Non-participant observation in laboratory settings. The population of this study were all odd semester students who used the achievement laboratory and the physical condition of FIK UNY. The number of samples is based on the saturation of themes in focus group discussions and in-depth interviews. The sample selection of students was carried out based on convenience sampling technique, while in-depth interviews with laboratory managers used criterion sampling techniques. Data analysis used three stages consisting of: 1) data reduction, 2) reconstructive data and 3) thematic analysis. Based on the research that has been done, the results show that FIK UNY students feel that the existence of an achievement laboratory and physical condition is very useful both in its use in lectures, training and research. In increasing the use of laboratory facilities, performance and physical conditions are emphasized on their use, management, maintenance and maintenance. Laboratory achievements need to be promoted and for laboratories in physical condition, staff or laboratory personnel need to be added. The development of performance laboratories and physical conditions is directed towards maintenance and maintenance as well as the construction of a wider and more integrated building.   Key words: utilization, development, laboratory Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan keefektifan pemanfaatan dan mengetahui arah pengembangan laboratorium prestasi dan kondisi fisik di Fakultas Ilmu Keolahragaan, yang terdiri dari tingkat penggunaan dan kelengkapan sarana prasarana laboratorium, kemampuan pengelolaan laboratorium, kemampuan manajerial, kemampuan individual, dan sikap mahasiswa terhadap arah pengembangan laboratorium. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.  Metode pengumpulan data kualitatif yang dipergunakan adalah metode triangulasi data yang terdiri dari :1) Focus group discusion (FGD) pada mahasiswa (6 orang/kelompok), dan 2) Observasi non-participant pada setting laboratorium. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester gasal yang menggunakan laboratorium prestasi dan kondisi fisik FIK UNY. Jumlah sampel didasarkan pada saturasi tema pada focus group discussion maupun in-depth interview. Pemilihan sampel pada mahasiswa dilakukan berdasarkan teknik convenience sampling sedangkan pada in-depth interview dengan pengelola laboratorium dengan mempergunakan teknik criterion sampling. Analisis data menggunakan tiga tahap terdiri dari: 1) data reduction, 2) data reconstrucsi dan 3) analisis thematic. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa mahasiswa FIK UNY merasa keberadaan laboratorium prestasi dan kondisi fisik sangat bermanfaat baik dalam penggunaannya dalam kuliah, latihan maupun penelitian. Dalam meningkatkan penggunaan sarana laboratorium prestasi dan kondisi fisik ditekankan pada pemakaian, pengelolaan, perawatan dan pemeliharaannya. Laboratorium prestasi perlu ditingkatkan promosinya dan untuk laboratorium kondisi fisik perlu ditambahkan staf atau petugas tenaga laboratorium. Pengembangan laboratorium prestasi dan kondisi fisik diarahkan dalam pemeliharaan dan perawatan serta pembuatan gedung yang lebih luas dan terpadu.   Kata kunci: pemanfaatan, pengembangan, laboratorium
Tingkat Aktifitas Fisik Siswa Boarding School dan Siswa Non Boarding School Di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo Muhammad Rizki Hidayat; Fajar Ari Widiyatmoko; Pandu Kresnapati
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.32

Abstract

This research method uses qualitative descriptive research and the method used is a survey method with data collection techniques using a questionnaire. The population is all students of SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo, totaling 12 classes. The sample of this research was taken by means of purposive sampling, which consisted of 27 Boarding School students and 79 non-Boarding School students. Based on the results of this study, the activity level of students of SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo was in the medium category, the activity level of the boarding school students at SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo was in the medium category, the activity level of the non-boarding school students at SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo was in the medium category, there were differences in the level of activity. boarding school students and non-boarding school students at SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo, with a mann-whitney test score <0.05.   Keywords: Physical activity, boarding school, non boarding school, junior high school   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat aktifitas fisik siswa boarding school dan siswa non boarding school di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo. Metode Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasinya adalah semua pelajar SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo yang berjumlah 12 kelas. Sampel penelitian ini diambil dengan cara pengambilan sampel purposive sampling, yang terdiri atas 27 siswa Boarding School dan 79 siswa non Boarding School. Berdasarkan hasil penelitian ini, tingkat aktifitas siswa SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo pada kategori sedang, tingkat aktifitas siswa boarding school di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo pada kategori sedang, tingkat aktifitas siswa non-boarding school di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo pada kategori sedang, terdapat perbedaan tingkat aktifitas siswa boarding school dan siswa non-boarding school di SMP Muhammadiyah 04 Sukorejo, dengan nilai uji mann-whitney< 0,05.   Kata kunci :Aktifitas fisik, Boarding school, non Boarding school, SMP
Perbandingan Latihan Shadow dengan Latihan Multiball Terhadap Frekuensi Pukulan Forehand dan Backhand Tenis Meja Pada Ekstrakurikuler di SD Supriyadi Semarang Nova Adhi Tyan
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.33

Abstract

Nova Adhi Tyan Perbandingan Latihan Shadow dengan latihan Multiball Terhadap Frekuensi Pukulan Forehand dan Backhand Tenis Meja Pada Ekstrakurikuler di SD Supriyadi Semarang, Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuanketepatan pukulan forehand dan backhand peserta ekstrakurikuler tenis meja di SD Supriyadi Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan Shadow Dengan Latihan Multiball Terhadap Frekuensi PukulanForehandDan Backhand pada peserta didik ekstrakutikuler tenis meja SD Supriyadi Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dari penelitianini adalah siswa peserta ekstrakurikuler tenis meja yang berjumlah 8 orang.Pengambilan data menggunakan tes dengan instrumen kemampuan ketepatanpukulan forehand drive dan backhand drive. Teknik analisis data menggunakanuji-t, melalui uji prasyarat normalitas dan homogenitas.Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t pukulan forehand mendapatkan hitungan sebesar 4,710 dan ttable2,365 dan pukulan backhand mendapatkan thitung3,550 dan ttable2,365sehingga menunjukan perbedaan yang signifika=n terhadap kemampuan pukulan forehand dan pukulan backhand setelah diberikan perlakuan dengan latihan multiball. Dari hasil tersebut dapatdisimpulkan bahwa frekuensi pukulan forehand dan backhand dengan latihan multiballlebih besar dibandingkan dengan latihan Shadowpada ekstrakurikuler tenis meja di SD Supriyadi Semarang. Penelitian yang berkaitan dengan masalah perbandingan LatihanShadow dengan forehanddan backhandtelah banyak dilakukan oleh para peneliti sebelumnya, namun memiliki perbedaan pada tempat penelitian, metode dan masih memiliki sebuah kekurangan. Erwin Setyawan (2013) dalam jurnal penelitiannya yang berjudulPerbandingan Latihan Shadow Dengan Latihan MultiballTerhadap Frekuensi Pukulan ForehandDrive Tenis Meja (Penelitian Multiball terhadap UKM Tenis Meja UPI Kampus Sumedang). Aris Widiantoro (2017) dalam jurnal penelitianya yang berjudulPengaruh Latihan Multiball Terhadap KemampuanKetepatan Pukulan Forehand Dan Backhand PadaPeserta Ekstrakurikuler Tenis Meja Tahun2016/2017 Di Sma Negeri 1 Gamping. Bab ini berisi tentang penjelasan desain penelitian, populasi dan sampel, definisi operasional, Teknik dan instrument pada pengumpulan data, validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, dan Teknik analisis data “permainan tenis meja adalah permainan dengan menggunakan fasilitas meja beserta peralatannya serta bet dan bola sebagai alatnya”. Permainan ini diawali dengan pukulan pembuka (service), yaitu bola dipantulkan ke meja sendiri lalu melewati atas net dan memantul di meja lawan sampai lawan tidak dapat mengembalikan dengan baik. Pemain berusaha untuk mematikan pukulan lawan agar memperoleh angka dari pukulannya. Permainan tenis meja dapat dimainkan baik orang tua, remaja maupun anak-anak. Salim (2008:9), “menjelaskan tenis meja merupakan sebuah permainan yang sederhana”. Gerakan-gerakan yang dilakukan dalam olahraga ini adalah konsisten memukul, mengarahkan, dan menempatkan bola ke meja lawan dan diharapkan pihak lawan tidak dapat mengembalikan bola. Sedangkan Hodges (1996: 1) “menjelaskan bahwa tenis meja adalah olahraga paling terkenal di dunia dan jumlah partisipasinya menempati urutan kedua”. Tenis meja disebut juga pingpong. Pingpong adalah permainan dimana sebuah bola kecil yang putih dipukul bolak- balik  hingga  seseorang  melakukan  kesalahan.  Berdasarkan  beberapa  pendapat para  ahli  di  atas,  dapat  diambil  kesimpulan  bahwa  permainan  tenis  meja merupakan suatu permainan yang menggunakan meja sebagai tempat untuk memantulkan  bola  dengan  diawali  service  sebagai  pukulan  pembuka  dengan tujuan mematikan pukulan lawan agar memperoleh angka dari pukulannya. Teknik dalam permainan tenis meja  sangat  banyak  macamnya.  Untuk dapat mengembangkan teknik bermain tenis meja dengan baik, kita harus menguasai teknik dasar dalam bermain tenis meja. Menurut Tomoliyus (2012: 2), “dalam  menyajikan  dan  mengembalikan  bola  dapat  dilakukan  dengan  cara pukulan forehand dan backhand”. Secara umum pukulan forehand dan backhand yang penting dalam permainan tenis meja ada tujuh macam, yaitu pukulan drive, pukulan push, pukulan block, pukulan chop, pukulan service, pukulan  smash, pukulan flick. Teknik Pengumpulan Data Menurut Ahmad Tanzeh (2009) Data adalah unit informasi yang direkam media yang dapat dibedakan dengan data lain, dapat dianalisis dan relevan dengan program tertentu. Pengumpulan data adalah prosedur yang sistematik dan standar untuk memperoleh data yang diperlukan. Untuk mengumpulkan data penelitian penulis menggunakan metode-metode antara lain sebagai berikut : Metode Observasi (Pengamatan) Metode observasi yaitu pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Observasi merupakan metode pengumpulan data yang menggunakan pengamatan terhadap obyek penelitian yang dapat dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung. Maka dalam penelitian ini penulis menggunakan pengamatan langsung terhadap lokasi penelitian khususnya pada SD Negeri Supriyadi Semarang. Teknik pengumpulan data observasi digunakan untuk memperoleh data proses jalannya pengisian data. Langkah-langkah atau proses pengambilan data dalam penelitan ini adalah sebagai berikut: Teori Latihan Program Latihan dilakukan selama 12 kali pertemuan dengan objek penelitian kepada8 siswa SD Negeri Supriyadi. Latihan multiball atau drill. multiball adalah latihan menggunakan 10 bola dengan 4 set, 10 repetisi dengan istirahat 1 menit yang dilakukan frekuensi latihan per minggu 2x selama 2 minggu. Kemampuan ketepatan forehanddan backhandyaitu kemampuan atlet untuk mengembalikan bola yang bergerak bebas dengan pukulan forehanddan backhandselama 30 detik, mengarahkan, serta menempatkan secara tepat kearah sasaran, yaitu daerah sudut meja yang sudah diberi tanda dengan nilai 1, 3 dan 5. Berikut tahapan program Latihannya: Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh bahwa nilai signifikan kelompok Multiball> 0,05, sedangkan nilai signifikan kelompok multiball< 0,05. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengaruh lebih besar ada pada latihan multiball terhadap kemampuan ketetepatan pukulan forehand dan backhand tenis meja pada ekstrakurikuler di SD Supriyadi Semarang.  
Analisis Efektivitas Implementasi Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi Covid-19 Pada Siswa SMA Kelas X Se-Kecamatan Mranggen Mata Pelajaran PJOK Ely Indriani
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.34

Abstract

The background of the problem in this study is that various obstacles arise in the application of online learning, ranging from limitations to internet access, operational capabilities and online features. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the implementation of online learning during the COVID-19 pandemic in class X high school students in Mranggen District in PJOK subjects. This research is a quantitative descriptive study using a survey method conducted online by distributing questionnaires using google form. The sampling technique in this study used cluster sampling. Then after the data has been collected, it will be analyzed and in a percentage for later description. The results of the study showed that the PJOK lessons using online learning were 41,% said they were less understood and 52.2% were not fun. In the operation of online learning media Wa and Zoom, 63.6% of students said they understood how to use them, while Gadgets (Hp) were the media that was often used with 72.2%. Limited quotas, slow networks and difficult to understand material are obstacles that students often experience during online learning at home. Giving assignments and examinations online 60.5% of students felt they did not understand and lacked enthusiasm for 62.7%, while during online learning Google classroom was the application most often used with 64.2%. Then 52.8% of the assignments became a model often used by teachers during online learning and online presentations, 21.3%. While the assignment given by the teacher when online was 47.5% for theory assignments and 22.2% of motion tasks. The conclusion in this study is based on the data and results that online learning for PJOK during COVID-19 class X SMA in Mrangggen sub-district is less effective from the various problems and obstacles that exist. Suggestions, to improve the online learning system so that it is easier to understand, learning during the COVID-19 pandemic can be done face-to-face or online and for further research to follow up on the factors of the online learning process during the COVID-19 pandemic. Abstrak Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah berbagai kendala muncul dalam penerapan pembelajaran daring, mulai dari keterbatasan pada akses internet, kemampuan operasional dan pada fitur-fitur online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas implementasi pembelajaran daring dimasa pandemi COVID-19 pada siswa SMA kelas X se-Kecamatan Mranggen mata pelajaran PJOK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey yang dilakukan secara online dengan penyebaran angket menggunakan google form. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan cluster sampling. Kemudian setelah data telah  terkumpul, maka akan dianalisis dan di persentase untuk kemudian di deskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan pelajaran PJOK dengan menggunakan pembelajaran daring 41,% mengatakan kurang di mengerti dan 52,2% tidak menyenangkan. Dalam pengoperasian media pembelajaran daring Wa, dan Zoom 63,6% siswa mengatakan mengerti dalam menggunakan nya, sementara Gadget (Hp) menjadi media yang sering digunakan dengan 72,2%. Kuota yang terbatas, jaringan yang lambat dan materi yang sulit dipahami menjadi kendala yang sering dialami siswa selama pembelajaran daring dirumah. Pemberian tugas dan ujian secara daring 60,5% siswa merasa kurang paham dan kurang semangat 62,7%, sedangkan selama pembelajaran daring google classroom menjadi aplikasi yang paling sering digunakan dengan 64,2%. Kemudian 52,8% penugasan menjadi model yang sering digunakan guru selama pembelajaran daring dan presentasi online 21,3%. Sementara penugasan yang diberikan guru ketika daring 47,5% tugas teori dan tugas gerak 22,2%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah berdasarkan data dan hasil bahwa pembelajaran daring PJOK selama COVID-19 kelas X SMA se-kecamatan Mrangggen kurang efektif dari berbagai permasalahan dan kendala yang ada. Saran, untuk meningkatkan sistem pembelajaran daring agar lebih mudah dipahami, pembelajaran selama pandemi COVID-19 dapat dilakukan dengan tatap muka atau secara daring dan untuk penelitian selanjutnya agar ditindaklanjuti faktor-faktor proses pembelajaran daring selama masa pandemi COVID-19.
Analisis Pengelolaan Olahraga Rekreasi I'Ampelgading Homeland di Desa Kenteng Kabupaten Semarang Dyah Eka Setya Wardani; Danang Aji Setyawan; Buyung Kusumawardhana
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.35

Abstract

“Dyah Eka Setya Wardani”, “Analisis Pengelolaan Olahraga Rekreasi I’ampelgading Homeland Di Desa Kenteng, Kabupaten Semarang”, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan Universitas PGRI Semarang, 2020.Penelitian ini dilatarbelakangi pengelolaan obyek rekreasi olahraga di Kabupaten Semarang yaitu I’ampelgading homeland. Selain menawarkan pemandangan alam seperti sunset dan sunrise, di I’ampelgading homeland juga terdapat camping ground,paket jeep wisata, outbound, dan hiking. Pengelolaannya di I’ampelgading Homeland masih bersifat swasembada dari masyarakat. Penelitian ini, merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, Berlokasi di obyek rekreasi olahraga I’ampelgading Homeland. Adapun teknik pengumpulan data di dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini dalam aspek Strength atau kekuatan sudah cukup optimal yaitu dengan visi dan misi, keuntungan/manfaat yang didapatkan serta potensi alam yang menjadikan destinasi ini cukup kuat. Weakness dari I’ampelgading lebih cenderung ke permasalahan fasilitas yang belum memadai, infrasturktur dan sarana prasana juga masih kurang lengkap.  Dalam hal opportunity, peluang yang ada sudah cukup banyak seperti promosi iklan yang mudah dikarenakan potensi alam yang mendukung. Namun, dalam sektor investasi pihak pengelola belum mau untuk meningkatkan peluang untuk kerjasama dengan investor dikarenakan visi dan misi “dari masyarakat dan hasil untuk kesejahteraan masyarakat.”  Dalam hal Threats atau ancaman, lebih cenderung ke permasalahan munculnya destinasi wisata yang serupa I’ampelgading serta permasalahan dari dalam I’ampelgading yang berupa kelemahan-kelemahan. Sehingga diperlukan pembenahan serta inovasi-inovasi baru agar ancaman ini dapat teratasi. Berdasarkan kesimpulan di atas, maka saran yang peneliti ajukan berupa rekomendasi yaitu, Melakukan pembenahan terhadap fasilitas, infrastuktur, dan sarana prasarana I’ampelgading Homeland,dan Membuat iklan dan informasi publik mengenai destinasi olahraga rekreasi I’ampelgading Homeland dengan cara bekerjasama dengan Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah Kata Kunci          : Pengelolaan, Olahraga Rekreasi, I’ampelgading Homeland    
Survei Efektivitas Pembelajaran Daring PJOK Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Siswa Di MTs NU 06 Sunan Abinawa Pegandon Kendal Andry Setiawan
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v2i1.36

Abstract

Corona Virus disease or commonly known as COVID-19 has made the learning system in Indonesia change drastically from conventional face-to-face learning to bold home learning. The purpose of this study was to determine the effectiveness of online learning for PJOK during the COVID-19 pandemic for students at MTs NU 06 Sunan Abinawa Kendal. This research is a quantitative descriptive study with an online survey method using google form and this study used a total population sampling consisting of 105 male and 99 female students with a total of 204 student respondents at MTs NU 06 Sunan Abinawa Kendal. After the data is collected, it will be analyzed and the percentage and the results will be described. The results showed that online learning was carried out at home, where the subject matter of PJOK using online learning 40.6% of students felt they did not understand. In the operation of online learning media 49.0% of students said they did not understand how to operate the media during online learning, then the assignment became a model often used by teachers during online learning with 69.3% in addition to online presentations of 28.6%. On the other hand 45.3% of students felt they did not understand when assignments and exams were carried out online, and 50.0% of students felt less enthusiastic when learning PJOK was carried out online so that it greatly affected student interest. Based on the results of research and discussion, it is concluded that there is a lack of effectiveness of online learning for PJOK during the COVID-19 pandemic. This is based on the results of the data that online learning as a whole was less effective in PJOK subjects during the COVID-19 pandemic at MTs NU 6 Abinawa Kendal. Keywords: Effectiveness, Student, Online Learning Abstrak Penyakit Virus Corona atau yang biasa dikenal dengan COVID-19 telah membuat sistem pembelajaran di Indonesia berubah drastis dari pembelajaran tatap muka konvensional menjadi pembelajaran rumah yang berani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran online PJOK selama pandemi COVID-19 pada siswa MTs NU 06 Sunan Abinawa Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey secara online menggunakan google form dan penelitian ini menggunakan total sampling populasi yang terdiri dari 105 putra, 99 putri dengan total 204 responden siswa di MTs NU 06 Sunan Abinawa Kendal. Setelah data terkumpul akan dianalisis dan di persentase serta di deskripsikan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran daring dilakukan dirumah, dimana materi pelajaran PJOK dengan menggunakan pembelajaran daring 40,6% siswa merasa kurang mengerti. Dalam pengoperasian media pembelajaran daring  49,0% siswa mengatakan kurang mengerti dalam mengoperasikan media selama pembelajaran daring, kemudian penugasan menjadi model yang sering digunakan guru selama pembelajaran Daring dengan 69,3% selain presentasi online 28,6%. Di sisi lain 45,3% siswa merasa kurang paham ketika tugas dan ujian dilakukan secara daring, serta 50,0% siswa merasa kurang semangat ketika pembelajaran PJOK dilakukan secara daring sehingga sangat mempengaruhi minat siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka disimpulkan bahwa kurangnya efektivitas pembelajaran daring PJOK selama masa pandemi COVID-19. Hal ini berdasarkan hasil data bahwa pembelajaran daring secara keseluruhan kurang efektif dilakukan pada mata pelajaran PJOK selama masa pandemi COVID-19 di MTs NU 6 Abinawa Kendal. Kata kunci: Efektivitas, Pembelajaran, Daring Siswa

Page 2 of 15 | Total Record : 146