cover
Contact Name
Wahyu Sasongko Putro
Contact Email
wahyuputro@unesa.ac.id
Phone
+62318280009
Journal Mail Official
jurnalteknikelektro@unesa.ac.id
Editorial Address
FAKULTAS TEKNIK, Kampus Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro (JTE)
ISSN : 22525017     EISSN : 29870089     DOI : https://doi.org/10.26740/jte.v14n1
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
Articles 437 Documents
RANCANG BANGUN ELEKTROMIOGRAF (EMG) BERBASIS MIKROKONTROLER UNTUK MENDETEKSI CEDERA OTOT PADA PERGELANGAN KAKI (ANKLE) IMA NOVIANA SULISTYAWATI; NUR KHOLIS
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Abstrak Sejauh ini belum ada penelitian yang meneliti secara detail perihal implementasi alat EMG pada penderita cedera pergelangan kaki. Di dunia kedokteran, diagnosa cedera hanya menggunakan alat citra visual seperti MRI dan Rontgen tanpa adanya keterangan mengenai kinerja maksimal otot yang mengalami cedera. Diagnosa secara tepat dan akurat dapat membantu memulihkan performa olahragawan tersebut untuk kembali melakukan aktivitas olahraga. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk membantu mempermudah tenaga medis dalam menangani penderita dengan kondisi cedera pergelangan kaki (ankle) secara tepat dan akurat. Dan untuk membantu penderita mengetahui kondisi otot lebih dini. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah kinerja EMG berjalan berdasarkan pada pengambilan data 10 pasien dengan riwayat kondisi belum pernah mengalami cedera dan 10 pasien dengan riwayat kondisi pernah mengalami cedera. Terdapat perbedaan antara pasien dengan kondisi riwayat belum pernah cedera tidak memberikan respon melebihi tegangan yang ditentukan sebesar 1.5 Volt dan pasien dengan kondisi riwayat pernah cedera memberikan respon tegangan maksimum sampai pada tegangan sebesar 2 Volt. Kata Kunci: Cedera Pergelangan Kaki (Ankle), Elektromiograf (EMG), AD8232 Abstract So far, there are no studies that have examined in detail the implementation of EMG devices in patients with ankle injuries. In medicine, the diagnosis of injury only uses visual imagery tools such as MRI and X-rays but there are without any information about the maximum performance of the injured muscle. The diagnosis can help restore the athletes performance to return to sports activities exactly. The purpose of this study is to help making medical staff easier in dealing the patients with conditions of ankle (ankle) injury accurately, and also to help them to find out about their muscle conditions earlier. The results of the research that have done is the EMG performance did fluently based on data collection of 10 patients with a history of conditions that they have never been injured and they have a history of injury. There are a difference between the patients who never respond to the specified voltage at 1.5 Volt and the patients who have a maximum voltage response of up to 2 Volts. Keywords: Ankle Injury, Electromyography (EMG), AD8232
RANCANG BANGUN SISTEM PENGENCANG TALI SEPATU OTOMATIS BERBASIS ATMEGA32U4 DAN SENSOR FSR406 ACH IBTIHAL MADARIK AL-FIKRY; NUR KHOLIS
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Sebuah sistem pengencangan tali otomatis dengan menggunakan sensor FSR406 dengan sistem microcontroller yaitu pro micro Atmega32u4 telah dibuat. Tujuan Pengujian pada penelitian ini yaitu menghasilkan sistem rancang bangun sepatu dengan pengencang tali otomatis dan mengetahui analisis responden dalam penggunaan. Penelitian ini menggunakan battery sebagai sumber tegangan, pro micro Atmega32u4 sebagai mikrokontroller, micro servo sebagai motor penggulung senar ketika pengencangan dan pelonggaran, sensor FSR406 memiliki fungsi sebagai sistem pemicu. Hasil dari penelitian ini menunjukakan bahwa dalam penggunaan sepatu kepada 8 orang responden pengencangan dapat berjalan dengan mengetahui nilai ADC berdasarkan berat badan dari masing-masing responden. Berat badan 45kg memiliki yang ditampilkan oleh sensor terhadap berat badan dari responden dan melihat kerapatan pada pengencangan tali sepatu otomatis. Kata Kunci : Sistem Pengencangan Tali Sepatu, Atmega 32u4, FSR406.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL REFLEKTOR PADA SOLAR HOME SYSTEM 273 WATT HOUR TERHADAP ENERGI YANG DIBANGKITKAN AHMAD FEBRY RISMAWAN; ACHMAD IMAM AGUNG
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis mempunyai potensi energi matahari yang tinggi dengan radiasi harian rata-rata sebesar 4,8 kWh/m2/hari. Dengan potensi energi matahari sebesar itu mampu menghasilkan energi listrik 22,45 MW. Potensi ini dapat dimanfaatkan untuk Solar Home System. Diperlukan upaya untuk mengoptimalkan output dari panel surya agar efisiensinya meningkat, salah satunya yaitu dengan solar reflector. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui langkah-langkah merencanakan Solar Home System dengan menambahkan reflektor cermin cekung dan hasil analisis output panel surya berupa tegangan, arus, daya, energi dan irradiance pada Solar Home System setelah ditambahkan reflektor cermin cekung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan cara melakukan dua tahap pengujian untuk memperoleh model reflektor terbaik dan mengimplementasikan pada Solar Home System. Hasil penelitian menunjukkan output panel surya mengalami peningkatan irradiance mencapai 65% pada jam 16.00WIB, tegangan rata-rata pengisian 14,73 V, Arus pengisian mencapai 5,1 A, daya puncak mencapai 78 W, jumlah daya yang dihasilkan sebesar 392,4 Wh, jumlah arus yang dihasilkan sebesar 28,695 Ah serta terbukti mampu meningkatkan efisiensi = 23,78 %. Kata Kunci: Panel Surya, Reflektor , Solar Home System.
STUDI KOORDINASI SISTEM PROTEKSI PADA TRANSFORMATOR 20KV DI JARINGAN DISTRIBUSI 20KV PENYULANG BANDILAN GEDDY RIZKY IRIANDO; ACHMAD IMAM AGUNG
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Energi listrik menjadi kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia dalam berbagai rutinitas dan kegiatan. Kebutuhan pokok pada kehidupan manusia akan energi listrik membutuhkan sebuah keandalan sistem yang baik. Untuk mendapatkan keandalan sistem yang baik, diperlukan menjaga kriteria dalam sistem tenaga listrik. Keandalan suatu sistem tenaga listrik yang baik berkaitan dengan kualitas dan kontinyuitas. Sistem pengaman atau proteksi bertujuan untuk mengamankan sistem tenaga listrik dari gangguan listrik dengan cara memisahkan bagian sistem tenaga listrik yang terganggu dengan sistem tenaga listrik yang tidak terganggu agar sistem tenaga listrik yang tidak terganggu dapat terus bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja dari sistem koordinasi proteksi pada penyulang Bandilan, lalu juga menganalisis penyebaran dan dampak gangguan dari perbandingan perhitungan secara manual dan simulasi menggunakan software ETAP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur berdasarkan himpunan data dari berbagai macam sumber yaitu jurnal, buku, internet dan pustaka menggunakan pendekatan kuantitatif. Software yang digunakan dalam penelitian menggunakan ETAP 12.6. Hasil penelitian menunjukkan transformator 50 kVA memiliki waktu setting rele sebesar 7,027 detik, time reset sebesar 7, 2 detik, arus yang melewati rele sebesar 1,1047 Ampere dan hasil simulasi dari software ETAP sebesar 1,363 Ampere. Kata Kunci: Energi listrik, Sistem Proteksi, Distribusi Listrik, ETAP, Gangguan.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALIAN KELEMBAPAN PADA SISTEM TANAM AEROPONIK MENGGUNAKAN KONTROLLER PID FAISHOL AZIZ; BAMBANG SUPRIANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Aeroponik adalah cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Kelembapan ideal untuk metode penanaman aeroponik adalah sekitar 80% - 90% RH. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan dan mengetahui hasil pengujian sistem kontrol kelembapan pada miniatur aeroponik menggunakan kontroler PID sehingga dapat memperbaiki hasil respon kelembapan plant miniatur aeroponik agar tetap stabil sesuai nilai kelembapan setpoint yang dikehendaki. Metode pengontrolan PID dirancang dengan mengidentifikasi plant menggunakan karaktristik respon sistem dengan aturan Ziegler-Nicols metode pertama untuk mendapatkan model matematis serta nilai konstanta PID yang sesuai karakteristik respon sistem. Perancangan hardware untuk miniatur aeroponik ini menggunakan Arduino sebagai pusat kontroler dengan memasukkan source PID dan PWM untuk menjaga kestabilan kelembapan plant yang terintegrasi dengan aktuator kipas dan mist maker serta sensor DHT22 sebagai pembaca kondisi kelembapan plant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kontrol kelembapan pada miniatur aeroponik berhasil dibuat. Implementasi kontroler pada sistem kontrol kelembaban pada miniatur aeroponik dengan nilai respon dinamik pada saat parameter PID dengan nilai Kp = 121.4, Ki=20 dan, Kd =5 dapat memperbaiki respon sistem dengan Ess = 0,046%. Kata Kunci : Aeroponik, Kelembapan, PID, Ziegler-Nicols, Arduino.
DESAIN SISTEM PENGATURAN POSISI SUDUT AERO PENDULUM MENGGUNAKAN PENGENDALI PID BERBASIS LABVIEW DWI ROMADHON, ARIS; , ENDRYANSYAH
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Aero Pendulum adalah sejenis pendulum yang dirakit dengan motor baling-baling di ujung pendulum. Dengan demikian, hardware berputar disekitar titik tetap dengan menggunakan gaya dorong. Permasalahan yang timbul yaitu dalam menstabilkan posisi sudut pendulum saat keadaan tidak seimbang dan saat diberi beban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aero Pendulum dengan pengendali PID berhasil dibuat dan bekerja dengan baik. Aero Pendulum dapat melakukan self stabilizing sesuai dengan setpoint yang ditentukan. Selain itu, respon yang dihasilkan dapat dipantau secara real-time melalui GUI LabVIEW 2014. Implementasi kontroler PID pada sistem pengendali self stabilizing pada Aero Pendulum dengan nilai respon dinamis terbaik adalah disaat parameter PID dengan nilai yang didapat dari simulasi tuning Ziegler-Nichols yaitu Kp=0.06, Ki=5 dan Kd=0.05. Respon terbaik dihasilkan pada data dengan setpoint 45˚, yang mana mempunyai waktu tunda (td) sebesar 1,71 detik, waktu naik (tr) sebesar 5,421 detik, waktu tunak (ts) sebesar 7,403 detik, dan error steady state (Ess) sebesar 0.017%. Pada pengujian beban respon memiliki error steady state (Ess) sebesar 0.069%.
RANCANG BANGUN MESIN PCB MILLING DENGAN KONFIGURASI KARTESIAN ROBOT 3 AKSIS , ZULKARNAIN; SUPRIANTO, BAMBANG
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Abstrak PCB atau Printed Circuit Board adalah komponen dasar dari rangkaian elektronika. Salah satu proses pembuatannya adalah dengan menggunakan teknik milling. Perancangan alat ini memiliki 3 sumbu gerak yakni x, y, dan z, yang mana akan mengikis sebagian lapisan tembaga pada PCB guna menyisakan jalur rangkaian sebagai hasil akhirnya. Penelitian ini ditujukan untuk membuat alat yang dapat menghasilkan PCB yang presisi dengan proses pembuatan yang lebih singkat serta otomatis. Dari hasil pengujian rancang bangun mesin PCB milling ini dapat bekerja dengan baik, proses milling berlangsung secara otomatis dengan mentransmisikan file .Gcode yang sebelumnya telah dibuat melalui software flatCAM. Alat ini dapat melakukan proses milling dengan kecepatan milling rata-rata sebesar 4,395167 mm/sec. Dari 100 titik pengukuran yang didapat dari 10 kali pengujian didapatkan error sebesar 3%, dengan kesalahan milling sebesar 0,5mm. Kemampuan milling pada mesin PCB milling ini dapat digunakan untuk meghasilkan garis layout PCB dengan ketebalan garis minimal hingga 0,5mm. Kata Kunci: Mesin PCB milling, Eagle, FlatCam, Processing, Arduino Nano, Gcode. Abstract PCB or Printed Circuit Board are the basic components of an electronic circuit. One of the manufacturing processes is to use milling techniques. The design of this tool has 3 axes of motion namely x, y, and z, which will erode a portion of the copper layer on the PCB to leave the circuit path as the final result. This research aims to make a tools that can produce precision PCBs with a shorter and automatic manufacturing process. From the design test results, the PCB milling machine works accordingly, the milling process takes place automatically by transmitting the Gcode file that was previously created through flatCAM software. This machine can do the milling process with an average milling speed of 4.395167 mm/ sec. From the 100 measurement points obtained from 10 times test, it has an error of 3%, with a milling error of 0.5mm. This milling capability in PCB milling machines can be used to produce PCB layout lines with a minimum line thickness of up to 0.5mm. Keyword: PCB milling machine, Eagle, FlatCam, Processing, Arduino Nano, Gcode.
RANCANG BANGUN PROTOTYPE SOLAR CELL BUCK BOOST CONVERTER MENGGUNAKAN KONTROL FUZZY DI IMPLEMENTASIKAN PADA AERATOR TAMBAK UDANG IMAM SETYAWAN; BAMBANG SUPRIANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Udang merupakan hewan yang membutuhkan O2 guna keberlangsungan hidup. Sedangkan pengusaha di daerah terpencil masih belum terjangkau listrik yang diharapkan untuk memulai usaha tambak udang sebagaimana aerator yang diupayakan untuk aerasi tambak udang terkendala listrik. Maka solusi yang tepathal tersebut ialah sumber energi matahari dengan melalui panel surya. Namun dikarenakan output yang tidak stabil maka buck boost converter diupayakan dapat membantu stabilitas mengecas pada accu. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengatur tegangan output dengan menggunakan kontrol fuzzy yang bisa digunakan untuk prototype tambak udang dan juga mengetahui kinerja hasil perancangan guna stabilitas charge accu. Penelitan ini dilakukan dengan metode Research and Deveploment dimana perancanganPrototype solar cell menggunakan buck boost converter diupayakan dapat mengisi Accu dengan kapasitas sebesar 12 volt 45 Ah dengan keluaran 14 volt 4 ampere. Namun hasil keluaran tegangan 14 volt pada keluaran dengan drop tegangan pada 13 volt saat charger accu dan arus yang didapatkan 1 amper pada tegangan yang didapatkan dengan rata- rata 19 volt. Pada percobaan system pengendali fuzzy buck boost converter dengan memberikan duty cycle berbasis mikrokontroller Arduino uno behasil menaikkan tegangan dan menurunkan tegangan dari 10,5 volt - 20,8 dimana pengujian menggunakan kontrol tegangan keluaran masih bisa terjaga 14 volt berbeda dengan tanpa kontrol fuzzy hasil keluaran tidak terjaga pada keluaran yang diharapkan yaitu 14 volt. Dan penggunaan beban dalam sehari 36,48 Ah untuk 2 beban aerator dengan masing-masing aerator dalam sehari membutuhkan 18 Ah.Kata kunci : Panel Surya, PWM, Fuzzy, Arduino, Aerator
PEMBAGIAN BEBAN SECARA EKONOMIS PADA PEMBANGKIT THERMAL MENGGUNAKAN CUCKOO OPTIMIZATION ALGORITHM INDRA ISKANDAR; UNIT THREE KARTINI
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Economic dispatch (ED) adalah pembagian pembebanan daya pada unit-unit generator dalam sistem tenaga listrik secara optimal dengan biaya pembangkitan yang minimal (ekonomis) (Akbar, dkk. 2016). Pada pengoperasian dan pembangkitan energi listrik, biaya yang dikeluarkan untuk biaya bahan bakar merupakan salah satu biaya yang terbesar yaitu sekitar 60% dari total biaya operasi yang dikeluarkan (Marsudi, 2006). Maka dari itu diperlukan metode yang sangat ekonomis untuk dapat menghemat biaya pembangkitan. Salah satu metode yang diusulkan yakni Cuckoo Optimization Algorithm. Cuckoo Search merupakan salah satu metode metaheuristik. Cuckoo Search terinspirasi dari perilaku unik burung Cuckoo. Yang dan Deb (2009) pertama kali mengembangkan metode ini dengan menggunakan asumsi, Setiap burung Cuckoo hanya meletakkan satu telur pada satu waktu dan meletakkannya pada sarang burung lain yang dipilih secara acak. Lalu Sarang terbaik dengan telur berkualitas tinggi (solusi), akan lolos menuju generasi selanjutnya. Banyaknya sarang yang tersedia tetap, dan peluang telur burung Cuckoo ditemukan oleh burung yang menjadi sasaran parasitnya adalah ???????? ∈ 0,1 . Jika telur burung Cuckoo ditemukan, maka burung pemilik sarang akan meninggalkan sarangnya dan membuat sarang baru (Muzdalifah. 2016). Metode Cuckoo Optimization Algorithm akan di bandingkan dengan metode Iterasi Lambda sebagai pembanding untuk mengetahui apakah metode Cuckoo Optimization Algorithm lebih ekonomis. Untuk data beban yang digunakan adalah data yang bersumber dari PT. PLN APB Jawa Timur pada tanggal 28 September 2018. Sedangkan untuk data fungsi biaya di dapat dari PT. PLN P2B Jawa Bali. Hasil penelitian menunjukan dengan menggunakan metode Cuckoo Optimization Algorithm lebih murah 0,66% dari metode iterasi lambda. Kata Kunci: Economic Dispatch, Cuckoo Optimization Algorithm, Iterasi Lambda.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL PENGISIAN AIR MINUM DALAM KEMASAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO DENGAN SENSOR LOAD CELL HASBI ADE SETIAWAN; TRI RIJANTO
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 8 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v8n3.p%p

Abstract

Bisnis air minum dalam kemasan (AMDK) menarik perhatian para pengusaha kecil yang turut memenuhi permintaan pasar dengan beragam merek dan model. Pengembangan atau perbedaan antara merk satu dengan yang lainnya tidak hanya dalam kualitas air yang dihasilkan tetapi juga dari sistem kerja yang dimiliki atau yang dijalankan. Proses pengisian AMDK pada depot air minum masih menggunakan tenaga manusia, sehingga operator harus memperhatikan volume air pada botol atau galon pada saat pengisian pada botol atau galon yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakurasian pada rancang bangun sistem kontrol pengisian AMDK botol 330 mL dan 600 mL menggunakan arduino uno dengan sensor load cell. Dari hasil pengujian pada pengisian AMDK botol secara otomatis didapatkan hasil pengujian ketepatan atau keakurasian volume air saat proses pengisian AMDK botol 330 mL dan 600 mL. Nilai akurasi yang di dapatkan pada pengujian pengisian menggunakan botol 330 mL adalah 99.03 % dan nilai akurasi pada pengujian pengisian menggunakan botol 600 mL adalah 99.58 %. Maka keakurasian alat pengisian AMDK ini adalah sebesar 99.3 %. Dari nilai akurasi alat dapat diketahui nilai error pada alat pengisian AMDK sebesar 0.7 %, hal ini dikarenakan debit keluaran air dari pompa elektrik tidak tetap sehingga jumlah air yang dikeluarkan oleh pompa air hasilnya akan berbeda – beda. Kata Kunci: Arduino Uno, load cell, rangkaian kontrol

Page 8 of 44 | Total Record : 437