cover
Contact Name
KHOLIL IMAM
Contact Email
stisdafabondowoso@gmail.com
Phone
+6285236510445
Journal Mail Official
kasbana@stisdafabondowoso.ac.id
Editorial Address
Jl. K. Massyur, RT. 016, RW. 000, Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso Kode Pos : 68286
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
KASBANA : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
ISSN : 27743187     EISSN : 27743179     DOI : https://doi.org/10.53948/kasbana
Jurnal Kasbana merupakan media pengembangan ilmu pengetahuan keislaman yang fokus pada studi hukum ekonomi islam dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat yang diterbitkan oleh program studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso Jawa Timur. Jurnal Kasbana adalah bagian dari komitmen STIS Darul Falah dalam dalam rangka melestarikan tradisi intelektual ahli sunnah wal jamaah melalui bidang kajian teoritik, gagasan, dan penelitian studi konten dan lapangan. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. [ e-ISSN : 2774-3179 ] [ p-ISSN : 2774-3187 ] Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi email. kasbana@stisdafabondowoso.ac.id
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
EFEKTIVITAS BRAND IMAGE, BRAND TRUST, HARGA, KUALITAS LAYANAN DAN KEPUASAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN AIR MINERAL KEMASAN “SANTRI” PADA SANTRI PUTRA DAN PUTRI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH RAMBAN KULON BONDOWOSO Usman Usman
Kasbana Vol 1 No 2 (2021): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v1i2.29

Abstract

One of the company’s decisions that are important in competing product strategy is marketing activities. This study aims to empirically test the variables of the research, includes the question of whether there are any influences of the Brand Image (X1), Brand Trust (X2), Price (X3), Service Quality (X4) and Satisfaction (X5) of the Purchase Decision (Y). The samples in this study are taken by using aAccidental Sampling. They are 93 people from the population of 950; they are student in the Darul Falah Ramban Kulon Bondowoso Islamic Boarding School. The analyzes are performed by using the multiple linear regression analysis. Furthemore, the testing of the hypothesis is done with the software of Statistical Package for the Sciences (SPSS) in 18 version. The results of the analysis show that the Brand Image has no effect on Purchasing Decisions with the results of tcount 0.142 <ttable 1.6614 significance value 0.887> 0.05. Brand Image has no significant effect on Purchasing Decisions with a tcount of 1.842> ttable 1.6614 significance of 0.069> 0.05. Price variable shows the results of a significant effect on Purchasing Decisions with a value of tcount 2.074> ttable 1.6614 significance 0.041 <0.05. The next result shows that service quality has a significant effect on purchasing decisions with a value of tcount 3.852> ttable 1.6614 and significance 0.000 and satisfaction variable has a significant effect on purchasing decisions with a tcount of 5.722> ttable 1.6614 significance 0.000. Simultaneously brand image, brand trust, price, service quality and satisfaction have a significant effect on purchasing decisions
MEKANISME PASAR DAN PENGAWASAN PASAR TERHADAP BINIS ONLINE ATAU PADA E-COMMERCE OLEH KPPU (KOMISI PENGAWASAN PERSAINGAN USAHA) Thoyyibi Pratama, Mohammad
KASBANA Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i1.32

Abstract

Pada dasarnya binis online merupakan suatu kegiatan jual beli antara penjual dan pembeli dengan menggunakan media sosial atau e-commerce. Di indonesia perkembangan internet semakin berkembang hingga terciptanya konsep bisnis online. Meskipun dengan menggunakan media sosial maka tidak lepas dengan adanya resiko bisnis pada umumnya. Sehingga pada binis online perlu adanya konsep atau stategi untuk mencapai keuntungan pada bisnis, misalnya: adanya manajemen, produk yang berkualitas dan lainnya. Pada e-commerce tentu saja harus memberikan sistem yang bagus pula, seperti: keamanan, profile, pembayaran secara online, memberikan segal informasi khususnya pada produk. Sehingga konsumen tidak takut untuk menggukan e-commerce sebagai tempat jual beli pada masa sekarang. Selain itu, e-commerce juga bisa melakukan kerja sama antar penjual. Hal tersebut dilakukan supaya produk yang kita jual bisa lebih luas pada pemasarannya dan memberikan keuntungan bagi kedua pihak atau lebih. Dengan adanya e-commerce pada saat ini bisa diharapkan untuk menyelesaikan masalah suatu bisnis dan bisa menjadikan e-commerce sebagai tempat yang simple dan terjamin keamanannya. Selain itu e-commerce telah di awasi oleh KPPU atau komisi pengawasan persaingan usaha. Seperti yang dijelaskan pada pasal 1 angaka 18 Undang-undang No 5 tahun 1999 yang menjelaskan bahwa KPPU adalah suatu komisi yang bertujuan untuk mengawasi pelaku usaha untuk menjalankan segala kegiatan usahanya supaya tidak terjadi praktek monopoli dan persaingan tidak sehat. KPPU juga bertugas untuk mengawasi hubungan kemitraan dalam usaha seperti yang dijelaskan pada UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, kecil dan Menengah. Dengan adanya KPPU atau komisi pengawasan persaingan usaha maka bisa dapat meminilisir atau bahkan menghilangkan monopoli atau persaingan bisnis yang tidak sehat.
SISTEM DAN KEBIJAKAN EKONOMI ISLAM PADA MASA ABU BAKAR Nur Aini, Kharisma Kumala
KASBANA Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i1.33

Abstract

Abu Bakar orang yang ditunjuk sebagai Khalifah pertama setelah kematian Nabi Muhammad SAW. Dalam masa pemerintahan Abu Bakar itu berjalan selama dua tahun. Sistem perekonomian adalah suatu gambaran yang dipakai oleh beberapa negara untuk memecahkan permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh suatu negara, supaya bisa terselesaikan, ekonomi islam adalah suatu tanggapan dari para pemikir muslim mengenai permasalahan mengenai ekonomi yang ada disaat masa mereka. Objek dalam ekonomi islam bukan mengenai ajaran ekonomi, melainkan pemikiran dari ilmuan islam mengenai ekonomi didalam sejarah ataupun bagaimana cara mereka memahami mengenai ekonomi islam yang ada pada al-Qur’an dan Sunnah. Didalam al-Qur’an ekonomi islam diidentikan dengan iqtishad. Kebijakan fiscal sudah ada pada zaman Rasulullah SAW sampai zaman pertengahan. Dalam kebijakan fiscal yang diterapkan oleh Abu Bakar bisa membuat keadaan yang tadinya kritis pada masa itu menjadi berkurang dalam waktu yang singkat. Didalam metode penelitian yang digunakan dalam melaksanakan penelitian yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif hal ini dikarenakan metode penelitian ini memanfaatkan data kualitatif yang kemudian dijelaskan melalui deskriptif.
Analisis Sistem Kebijakan Fiskal Modern Dan Islam Serta Fungsinya Dalam Perekonomian: Kebijakan Fiskal Zainun Nasiqoh, Siti
KASBANA Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i1.35

Abstract

Fiscal policy should indeed be applied in the world economy. In the pre-Islamic period, fiscal policy had also been implemented based on the system prevailing at that time. In this study, the researcher wants to explain the problems related to the modern (pre-Islamic) fiscal policy system and the fiscal policy system during the Islamic period. In modern fiscal policy theory, ethics in theory or system reviews are not included in its application. If the preference for good ethical values is applied, it can be used as an effort to prevent various moral crises that attack various government economies which afterward can reduce various kinds of modern economic fiscal results significantly in engineering an economy. The method used in this research is the method of literature review and the data contained in various supporting literature for research and then included in this study. The results of the study explain that modern fiscal policy in general during the Roman, Ancient Egypt, and Yunan empires was under the control of the rulers at that time. The fiscal policy that existed during the Islamic period became a necessity for the state in order to uphold what were the rights of the people, so that it not only served as a need for economic improvement or an increase in the welfare of its people, but fiscal policy was also applied for the implementation of a fair economic distribution mechanism. For Islamic countries, permanent sources of income are ghanimah, fa'i, jizyah, kharaj, and khumus. Zakat is also an independent social assistance tool which is a moral obligation for the rich to help the poor and especially those whose economic conditions tend to be neglected.
Kebijakan Moneter dan Fiskal dalam Perekonomian: Pengertian, jenis, intrumen, contoh dari kebijakan moneter dan fiskal Masrufah, Luluk
KASBANA Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i1.37

Abstract

Dalam kegiatan perekonomian pasti kenal akan dari kebijakan ekonomi dan kebijakan makro untuk lebih memahami akan hal itu, kita paparkan maksud dari keduanya. Kebijakan ekonomi ialah bentuk kebijakan atau keputusan yang dilakukan oleh pemerintah yang berkaitan dengan kegiatan perekonomian dalam mengatasi akan permasalahan perekonomian contoh diantaranya pada penetapan sistem perpajakan, suku bunga, anggaran perintah dan lain- lain. Sedangkan kebijakan makro ialah suatu bentuk kebijakan pemerintah dalam semua aspek perekonomian di tingkat nasional. Ada dua macam kebijakan ekonomi diantaranya kebijakan moneter dan kebijakan fiskal dan keduanya memiliki ciri, jenis, dan tujuan tersendiri tetapi saling keterkaitan satu sama lain dalam menguatkan perekonomian indonesia.
Analisa Implementasi Tata Kelola Zakat Di LAZ Sidogiri Cabang Bondowoso Armawi, Armawi
KASBANA Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i1.40

Abstract

Zakat dapat berfungsi sebagai salah satu sumber dana sosial-ekonomi bagi umat Islam. Artinya pendayagunaan zakat yang dikelola oleh Badan Amil Zakat tidak hanya terbatas pada kegiatan- kegiatan tertentu saja yang berdasarkan pada orientasi konvensional, tetapi dapat pula dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan ekonomi umat, seperti dalam program pengentasan kemiskinan dan pengangguran dengan memberikan zakat produktif kepada mereka yang memerlukan sebagai modal usaha. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana Perencanaan Tata Kelola Zakat di LAZ Sidogiri Cabang Bondowoso?. 2. Bagaimana Pengorganisasian Tata Kelola Zakat di LAZ Sidogiri Cabang Bondowoso?. 3. Bagaimana Pelaksanaan Tata Kelola Zakat di LAZ Sidogiri Cabang Bondowoso?. 4. Bagaimana Pelaporan Tata Kelola Zakat di LAZ Sidogiri Cabang Bondowoso? Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan pada LAZ Sidogiri meliputi Perencanaan, Pengorganisasian, Penyaluran, dan Pelaporan Zakat. 1) Perencanaan pengelolaan zakat di LAZ Sidogiri cabang Bondowoso berdasarkan rencana yang telah dibuat secara Nasional oleh LAZ Sidogiri pusat dalam rapat kerja tahunan, salah satunya sentralisasi pengelolaan dana zakat dengan sistemik dari cabang Bondowoso ke pusat. LAZ Sidogiri sebagai pusat pengendali seluruh sistem yang ada, LAZ Sidogiri cabang Bondowoso dan cabang yang lain sebagai pelaksana. 2) Pengorganisasian, LAZ Sidogiri untuk memudahkan tugas dan menjalankan roda organisasi LAZ Bondowoso, dikendalaikan oleh lima orang pelakasana. Adapaun kelima orang tersebut meliputi: kepala cabang satu orang, admin cabang satu orang, dan funding offecer berjumlah tiga orang. Model perekrurtan yang dilakukan oleh LAZ Bondowoso meliputi: terlebih dahulu LAZ Sidogiri mengajukan calon anggota baru kepada LAZ Sidogiri pusat, setelah itu LAZ Sidogiri pusat akan menyetujui atau tidak. 3) Pelaksanaan, penyaluran dana zakat, di lapangan menunjukkan bahwa LAZ Sidogiri cabang Bondowoso tidak bisa langsung mencairkan dana dan memberikannya kepada para mustahik, melainkan terlebih dahulu harus konfirmasi dan pengajuan pencairan. Hal itu dikarenakan LAZ Sidogiri Cabang Bondowoso mengumpulkan dana zakat, dan dana zakat tersebut disetorkan ke LAZ Sidogiri pusat secara utuh, sebagai bentuk sentralisasi dana. 4) Pelaporan pengumpulan zakat di LAZ Sidogiri cabang Bondowoso mutlak menggunakan konsep Vertical Accountability yaitu hanya mempertanggung jawabkan semua pelaporan kepada LAZ Sidogiri pusat. Hal itu dikarenakan LAZ Sidogiri Bondowoso Secara legalitas berinduk kepada LAZ Sidogiri Pusat di Pasuruan
Tata Cara Perawatan Jenazah (Tajhizul Jenazah) Menurut Pandangan Ulama Madzhab Imam Syafii Ulum A., S. I. Bahrul
KASBANA Vol 2 No 1 (2022): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i1.41

Abstract

Manusia adalah makhluk yang mulia. Sebagian dari tanda kemuliyaannya adalah sejak dalam kandungan, lahir sampai wafatnya diperlakukan dengan baik. Bahkan agama islam islam telah mengatur dengan jelas dan rinci. Fokus dari pembahasan ini ada pada tata cara perawatan meninggalnya seseorang sampai menguburkan menurut pandangan ulama yang berafiliasi kepada madzhab Syafii yang banyak dipraktikkan disebagian besar masyarakat Indonesia. Kajian ini merupakan kajian pustaka (library research) terhadap berbagai kitab-kitab klasik muktabarah. Syariat islam mengajarkan bahwa setiap manusia pasti akan mengalami kematian yang tidak pernah diketahui kapan itu waktunya (Suhendra, 2015) sebagai mahluk sebaik- baik ciptaan allah swt dan ditempatkan pada derajat yang tinggi , maka islam sangat menghormati orang islam sangat menghormati orang muslim yang telah meninggal dunia .oleh sebab itu, meninggal dunia. Oleh sebab itu, menjelang menghadapi keharibaan allah swt orang yang setelah meninggal dunia mendapatkan perhatian khusus dari muslim lainnya yang masih hidup.
EKSISTENSI QANUN NOMOR 10 TAHUN 2018 TERHADAP PENGELOLAAN ZAKAT DI ACEH musanna, khadijatul
KASBANA Vol 2 No 2 (2022): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i2.46

Abstract

Zakat merupakan pendapatan terbesar negara yang bersumber dari umat Muslim, khususnya provinsi Aceh. Qanun Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal merupakan peraturan daerah Aceh yang mengatur tentang pengelolaan Zakat. penelitian ini ditulis dengan tujuan untuk dapat mengetahui dan membenahi eksistansi Qanun Zakat Aceh (Nomor 10 Tahun 2018), serta dikaji dengan memakai metode pendekatan Islam dan pendekatan yuridis normative berlandaskan studi literasi kepustakaan. Adapun hasil penelitian yang dapat penulis sampaikan adalah mengenai Muzakki pada pasal 102 terdapat redaksi bahasa yang masih rancu yaitu istilah usaha, seharusnya dalam Qanun ini dapat disebut secara spesifik usaha-usaha yang dimaksud dalam hal menjadi Muzakki atau orang yang berhak untuk berinfak. Disisi lain dalam pasal 122 mengenai penyaluran zakat kepada 8 asnaf salah satunya adalah budak, di era sekarang budak tidak lagi menjadi hal yang eksis dan dapat disampaikan budak tidak ada lagi, sebagaimana pada yang ada pada zaman yang sudah berlalu. oleh karena itu alangkah lebih baik tidak perlu dibahas kembali mengenai budak dalam Qanun ini . Adapun pada pasal 160 tentang Uqubat (sanksi kepada muzakki dan amil zakat yang melanggar) dapat dikatakan menjadi wadah pelengkap aturan tentang zakat sebagai tambahan terhadap Undang-Undang No. 38 Tahun 1999. Dimana pada Undang-Undang ini lebih banyak membahas aturan tentang pelanggaran yang dilakukan oleh amil zakat dan tidak mengatur tentang sanksi terhadap muzakki.
PENDAPAT FUQAHA TENTANG KHIYAR DALAM JUAL BELI: PENDAPAT FUQAHA TENTANG KHIYAR DALAM JUAL BELI Rifai, Ahmad
KASBANA Vol 2 No 2 (2022): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i2.49

Abstract

In a sale transaction, the buyer, as the person who enters into a sales contract with the seller, has the option of continuing or terminating the sales contract for the goods purchased. According to fiqh scholars, Islam regulates or allows the use of khiyar for the benefit of all parties in a transaction when there is an urgent need. The aim of this study was to find out how the fuqaha perceived khiyar in terms of buying and selling. The author's research method is a literature study that collects data through data collection, and the four priests of the institution classify khiyar similarly. The four madhhab priests accept khiyar terms and shame khiyar in buying and selling. The priests of the madhhab disagree on the legitimacy of the khiyar. Some agree it's okay, while others don't
Indonesia Konsep Biaya pada Ekonomi Islam serta Implementasinya dalam Aspek Penawaran: Indonesia Febriyanti, Annisa
KASBANA Vol 2 No 2 (2022): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53948/kasbana.v2i2.51

Abstract

Penawaran merupakan segala barang dan jasa yang ada, sehingga bisa ditawarkan oleh penjual kepada pembeli pada suatu tingkatan harga dan di waktu tertentu. Penawaran islam juga terdapat perbedaan dengan penawaran hedonis yang menyatakan bahwa barang atau jasa yang dipromosikan harus jelas. Sehingga dalam proses penawaran itu tidak merugikan orang lain yang melakukan permintaan. Tujuan dari ditulisnya makalah ini adalah menjelaskan mengenai bagaimana konsep biaya pada ekonomi islam serta implementasinya dalam aspek penawaran. Metode penelitian dalam makalah ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kepustakaan. Hasil dari makalah ini dapat disimpulkan bahwa konsep biaya pada ekonomi islam tersebut ada marginal cost dan procedur surplus. Kata Kunci: Penawaran, Ekonomi Mikro Islam, Konsep Biaya