cover
Contact Name
Mirnanda Cambodia
Contact Email
teknikasainssaburai@gmail.com
Phone
+6285345212300
Journal Mail Official
teknikasainssaburai@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Jl. Imam Bonjol No. 468 Langkapura, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik
ISSN : 25486403     EISSN : 25486411     DOI : https://doi.org/10.24967/teksis
Core Subject : Engineering,
Journal of Teknika Sains aims to provide a forum for national and international academicians, researchers and practitioners on civil and mechanical engineering and related field to publish the original articles. All accepted articles will be published and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of the Journal of Teknika Sains is specific topics issues in civil and mechanical engineering and related fields such as (but not limited to): 1. Energy conversion, 2. Manufacture, 3. Power, 4. Structural Engineering, 5. Construction Engineering & Management, 6. Geotechnical Engineering, 7. Water Resources Engineering, 8. Transportation Engineering.
Articles 158 Documents
KETAHANAN SULFAT SEMEN OPC + FLY ASH DENGAN PORLAND COMPOSITE CEMENT (PCC) PADA MUTU BETON K-300 RAJIMAN RAJIMAN; DEWA GEDE PUTRA DEWA GEDE PUTRA DEWA GEDE PUTRA
TEKNIKA SAINS Vol 2, No 2 (2017): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v2i2.308

Abstract

Industri konstruksi berkaitan erat dengan bangunan beton. Material penyusun beton yang paling utama adalah semen dan semen yang paling banyak digunakan adalah semen murni (clinker). Perkembangan di berbagai bidang industri selain memberi manfaat bagi masyarakat namun juga memberikan masalah yaitu limbah buangan dari industri tersebut. Tujuan Mengetahui pengaruh dari penambahan fly ash yang ditambahkan ke dalam semen murni (klinker) dengan Portland Composite Cement (PCC) terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan. Mengetahui pengaruh kuat tekan beton yang mengalami perendaman dengan larutan sulfat. Alur penelitian yang dilakukan dibagi menjadi empat tahap, yaitu: pemeriksaan material, pembuatan rencana campuran (mix design) dan pembuatan benda uji, pelaksanaan pengujian, dan analisis hasil penelitian.Penambahan fly ash ke dalam semen murni (clinker) mengindikasikan terjadinya peningkatan kuat tekan pada beton. Dengan kadar fly ash 10% pada umur beton 56 hari menghasilkan kuat tekan paling tinggi yaitu mencapai 462,22 kg/cm2 atau meningkat 18,6% tanpa perendaman sulfat, sedangkan dengan perendaman suflat menghasilkan kuat tekan 276,30 kg/cm2 atau meningkat 11,34%. Berdasarkan hasil uji kuat tekan beton, perendaman dalam larutan sulfat mengakibatkan penurunan kuat tekan beton mencapai 59,77% dan mengalami kerusakan beton secara fisik.Keywords : Construction, PCC, Sulfate, concrete, compressive strength
KAJIAN DESAIN STRUKTUR BENDUNG DAN KOLAM OLAKAN DARI BAHAYA REMBESAN (SEEPAGE) Anwar Anwar
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.119

Abstract

Bendung selain digunakan sebagai peninggi elevasi muka air, juga dapat digunakan sebagai alat ukur debit air. Bendung dan bendungan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Bendung dibuat sebagai peninggi elevasi muka air sehingga dengan kondisi permukaan air yang telah dibendung air akan dialirkan ke tempat yang diinginkan. Sedangkan bendungan digunakan untuk menampung aliran, bila terjadi over flow diharapkan tidak terjadi banjir besar yang diakibatkan terlalu tingginya elevasi permukaan air yang mengalir pada saluran tersebut, atau dengan kata lain fungsi daripada bendungan tersebut sebagai pengendali banjir. Salah satu masalah yang sering terjadi pada bendung adalah adanya rembesan pada tubuh bendungan tersebut. Rembesan terjadi apabila bangunan harus mengatasi beda tinggi muka air dan jika aliran yang disebabkannya meresap masuk ke dalam tanah di sekitar bangunan. Kerusakan bendungan di lokasi penelitian diakibatkan banjir dan seepage. Hasil perhitungan curah hujan maksimum rancangan kala ulang 50 tahunan untuk stasiun Basohan adalah 294,097 mm. Hasil perhitungan debit maksimum banjir rancangan dengan berbagai metode adalah sebesar 341,243 m3/dtk dengan metode HSS Snyder. Berdasarkan data debit rancangan yang ada diperoleh ketinggian mercu yang dibutuhkan yaitu tipe bulat dengan elevasi 91,3076 m di hulu dan 90,2958 di hilir bendung. Hasil perhitungan panjang coveran untuk mengurangi energi rembesan yaitu sepanjang 3 m. Hasil perhitungan rembesan di dasar tubuh bendung diperoleh sepanjang 29,47 m. Dengan demikian panjang konstruksi dasar bendungan minimal harus sepanjang 29,47 m. Untuk meredam aliran pada saat keluar, maka didesain kolam olakan sepanjang 6 m dengan tebal lantai olak sebesar 0,8 m.Kata kunci : bending, over flow, banjir, konstruksi, aliran.
EVALUASI KELAYAKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) MODA TRANSPORTASI TRAVEL LEGAL DAN ILEGAL DI BANDAR LAMPUNG Farida Juwita
TEKNIKA SAINS Vol 4, No 2 (2019): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v4i2.642

Abstract

Pencapaian dalam suatu keinginan transportasi yang aman, nyaman, ekonomis dan lancar, maka perlu diperhatikan kondisi dari jasa angkutan umum travel yang ada dan beroperasi. Terutama pelayanannya yang dianggap sangat menggangu terhadap pemakai jasa angkutan umum travel seperti halnya di Indonesia ini, dan khusunya jasa travel legal maupun travel ilegal trayek Bandar Lampung – Bakauheni. Untuk itu sangatlah tepat jika kita mengkaji kelayakan biaya oprasional kendaraan (BOK) pada penyedia jasa travel legal dan ilegal yang ada di Bandar Lampung , sehingga perlu sekali kita mengevaluasi kembali tarif angkutan jasa travel yang   yang telah ditetapkan oleh penyedia jasa travel itu sendiri, bila dibandingkan dengan biaya operasi kendaraan yang harus dikeluarkan oleh pengelola penyedia jasa travel dengan mengambil langkah perhitungan kembali. Disini rumus/cara dalam menghitung besarnya tarif angkutan per keberangkatan. Cara inilah yang dipergunakan untuk menghitung besarnya tarif/biaya jasa travel legal maupun ilegal dan biaya operasional kendaraan  yang harus dikeluarkan  oleh penyedia jasa. Hasil yang didapat dari perhitungan analisa Biaya Operasional Kendaraan (BOK)   berbeda dengan tarif/biaya yang ditetapkan oleh jasa trevel saat ini . Tarif yang berlaku pada saat ini sebesar Rp. 50.000,00,- /pnp/keberangkatan untuk Jasa Travel Legal Maupun Ilegal Di Bandar Lampung Dengan Trayek Bandar Lampung – Bakauhheni  dan hasil yang diperoleh berdasarkan perhitungan Biaya Operasional
ANALISIS KETERLAMBATAN DAN KUALITAS HASIL PEKERJAAN PADA PROYEK KONSTRUKSI Anwar Anwar
TEKNIKA SAINS Vol 3, No 2 (2018): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v3i2.631

Abstract

Waktu  dan  kualitas  merupakan  dua  hal  penting  yang  saling  berkaitan  dalam proyek konstruksi. Ketepatan waktu dalam penyelesaian dan kualitas hasil pekerjaan yang baik merupakan penentu keberhasilan proyek. Namun proyek konstruksi tidak dapat luput dari adanya resiko yang dapat menyebabkan kualitas rendah dan keterlambatan penyelesaian, untuk itu peneliti di sini melakukan identifikasi faktor- faktor yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Faktor-faktor penyebab yang didapatkan dari literatur disebar kepada kontraktor  melalui  kuesioner  untuk  melihat  presepsi  dari  kontraktor.  Data  hasil kuesioner dianalisis dengan menggunakan uji statistik, AHP, dan analisis level dampak untuk mendapatkan faktor-faktor utama. Hasil analisis menyatakan perubahan desain saat peleaksanaan sebagai faktor utama penyebab keterlambatan dan rendahnya kualitas hasil pekerjaan.
Analisis Gerusan Lokal pada Pilar Jembatan Kereta Api BH. 337 akibat Aliran Sungai Cikao Mirnanda Cambodia
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 2 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i2.1085

Abstract

STUDI KARAKTERISTIK PEMILIHAN MODA ANGKUTAN UMUM UNTUK PERJALANAN KAMPUS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN BANDAR LAMPUNG Farida Juwita
TEKNIKA SAINS Vol 3, No 1 (2018): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v3i1.608

Abstract

Transportasi merupakan urat nadi kehidupan sehari-hari dan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Hampir setiap orang memerlukan transportasi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seperti kebutuhan untuk bekerja, sekolah, rekreasi, maupun berinteraksi sosial. Lokasi penelitian yaitu terletak di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Lokasi ini merupakan salah satu pusat pendidikan di kota Bandar Lampung. Analisis data dilakukan setelah semua data hasil survei terkumpul. Dalam pengolahan data untuk mengetahui nilai usia, waktu perjalanan, jarak tempuh perjalanan, pekerjaan orang tua terhadap pemilihan moda angkutan umum untuk perjalanan kampus ke Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (UIN) dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda dan pengolahan data untuk mengetahui pengaruh usia, waktu perjalanan, jarak tempuh perjalanan, pekerjaan orang tua terhadap pemilihan moda angkutan umum. Dari hasil survei perhitungan karakteristik responden tertinggi diketahui bahwa saat ini karakteristik responden tertinggi jenis kelamin Laki-laki (63.3%) dan terendah perempuan (36.7%), alat transportasi angkot (53.1%) dan terendah bus (46.9%), pendidikan terakhir responden  tertinggi SMA/MAN/SMK (55.1%) dan terendah Diploma (1%), pekerjaan responden tertinggi karyawan swasta (39.8%) dan terendah Wiraswasta/Petani/Pedagang (13.3%). Biaya Perjalanan tertinggi murah (57.1%) dan terendah Mahal (15.3%) serta Moda Transportasi tertinggi angkot (62.2%) dan terendah bus (37.8%). Maka didapat persamaan regresi Y=-0.098 + 0.451X1 + 0.052X8 + 0.211X10. Dengan nilai  koefisien determinasi (R2) sebesar 0.200. 
ANALISIS TAMPUNGAN AIR KOLAM RETENSI SEBAGAI PENGENDALI BANJIR KOTA METRO Anwar, Anwar
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i1.708

Abstract

Kota Metro merupakan salah satu Kota di Provinsi Lampung yang mengalami dampak banjir pada saat musim hujan. Banjir merupakan salah satu fenomena alam yang dapat menimbulkan kerugian yang besar bagi manusia.  Banjir dapat terjadi karena luapan air sungai, waduk, danau, laut, atau badan air lainnya yang menggenangi dataran rendah dan cekungan yang awalnya tidak tergenang. Debit Banjir Rencana (DBR) atau Beban Drainase dihitung dengan menggunakan Metode Rasional Modifikasi berdasarkan koefisien pengaliran, koefisien penampungan, intensitas hujan dan luas daerah tangkapan tiap-tiap sub-catchment area. Curah hujan rancangan kala ulang 5 tahun di lokasi penelitian adalah sebesar 105,4 mm. Debit banjir rencana kala ulang 5 tahun di lokasi penelitian adalah sebesar 0,315 m3/dtk dengan luas daerah yang ditinjau sebesar 196 hektar. Luas daerah genangan yang direncanakan untuk kolam retensi yaitu sebesar 369, 209 m2 dengan kedalaman air sebesar 1,5 m dan tinggi jagaan sebesar 1,5 m. Laju infiltrasi di lokasi penelitian sebesar 4,32 cm/jam pada menit ke – 45, 1,3499 cm/jam pada menit ke – 90, 1,0369 cm/jam pada menit ke – 135, dan 1,0004 cm/jam pada menit ke – 180, Nilai kapasitas infiltrasi berkurang terhadap waktu hingga akhirnya mencapai nilai konstan. Total tampungan air pada rencana kolam retensi yaitu sebesar 754,864 m3 dimana waktu yang dibutuhkan dari saat kolam kosong sampai dengan penuh adalah 754,864/0,315 = 5591 menit = 93,193 jam = 3,88 hari.
PENAMBAHAN ADITIF PRESTONE, REDEX DAN BAHAN BAKAR SOLAR TERHADAP PRESTASI MESIN DIESEL, TORSI, DAYA, DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR SPESIFIK Muhammad Yunus; Indriyani Indriyani
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.124

Abstract

Melihat begitu banyak pengguna kendaraan bermotor yang sebagian besar bahan bakarnya minyak bumi, maka dari itu dapat dikhawatirkan minyak bumi akan habis dalam jangka waktu tertentu. Salah satu perlakuan khusus yang diberikan pada bahan bakar untuk meningkatkan unjuk kerja mesin diesel adalah dengan menambahkan aditif pada bahan bakar.Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Lampung. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini Tec Quipment TD 114 sebagai pengukur torsi, stopwatch dan tachometer sebagai pengukur putaran mesin. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah aditif A (Prestone), B (Redex) dan bahan bakar solar.Dari seluruh penelitian telah dilakukan, maka dapat dilihat pengaruh penambahan aditif bahan bakar terhadap prestasi mesin diesel. Jumlah aditif 0,8% A (Prestone) yang ditambahkan pada bahan bakar, sangat mempengaruhi tingkat prestasi mesin diesel dibandingkan dengan bahan bakar solar murni meliputi torsi, daya dan konsumsi bahan bakar.Dari dua macam aditif yang ditambahkan, persentase kenaikan setelah dilakukan uji laboratorium pada putaran tertinggi adalah : Pada penambahan 0,4% A (Prestone), torsi 2,9%, daya 2,6%, konsumsi bahan bakar 1,6%. Pada penambahan 0,8% A (Prestone), torsi 5,7%, daya 5,5%, konsumsi bahan bakar 4,3%. Pada penambahan 0,1% B (Redex), torsi 1,5%, daya 1,1%, konsumsi bahan bakar 0,9%. Pada penambahan 0,5% B (Redex), torsi 4,1%, daya 4,0%, konsumsi bahan bakar 3,8%.keywords : aditif, mesin diesel, torsi, daya, bahan bakar spesifik.
PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAWASAN PERUMAHAN GREEN KEMILING KECAMATAN KEMILING Anwar Anwar
TEKNIKA SAINS Vol 2, No 1 (2017): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v2i1.58

Abstract

Melihat besarnya peran dan fungsi air bersih serta untuk mengantisipasi semakin tingginya kebutuhan air khususnya air bersih di Kawasan Perkotaan, maka perencanaan sistem air bersih harus mendapat perhatian yang serius. Pada saat ini dipastikan kinerja pelayanan air bersih di Kawasan Perkotaan masih sangat kurang terutama di kota metropolitan, kota besar, kota sedang dan kota kecil. Secara kuantitas air bersih yang diterima oleh warga, debit yang sampai ke pelanggan sangat kecil. Hal ini dimungkinkan adanya kebocoran air. Kualitas dari air bersih perlu dipertanyakan, karena dalam faktanya air bersih tersebut tidak layak konsumsi. Ditambah lagi dengan tidak mengalirnya air bersih selama 24 jam, air hanya mengalir sebentar dan itupun hanya dalam kuantitas yang kecil. Perumahan Green Kemiling merupakan kawasan perumahan baru yang berada di wilayah Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung mempunyai luas wilayah sebesar 50,8 Ha. Selama ini untuk pemenuhan air bersih warga di sekitar perumahaan menggunakan air bersih sumur bor mengingat PDAM tidak dapat melayani air di daerah ini mengingat lokasi berada pada ketinggian yang tidak mampu dijangkau oleh sumber air yang ada. Akan tetapi berhubung potensi air di kawasan cukup besar, maka pihak perumahan merencanakan untuk mengembangkan sendiri. Kebutuhan air bersih dengan pelayanan 80% di zona pelayanan Perumahan Green Kemiling sampai dengan 2028 mencapai 72,926 liter/dtk. Pengembangan sistem penyediaan air bersih terdari dari pompa transmisi pompa dilakukan dengan pipa 200 mm dengan elevasi +28 menghasilkan kehilangan sebesar 5,646 m atau lebih rendah dari selisih elevasi pipa sumur dalam sebesar 7 m. Jaringan transmisi air bersih dan pompa dari bak penampungan menuju reservoir distribusi menggunakan pipa HDPE 100mm dengan elevasi dasar bak penampung +25,75 m dengan kehilangan hf = 0,035 m. Pembagian sistem air bersih dibagi menjadi 2 blok zona dengan kehilangan sebesar 0,280 m untuk blok I dan 3,665 m untuk blok II.Kata kunci: air bersih, PDAM, pelayanan, sumur, penyediaan.
PERENCANAAN TURBIN UAP PENGGERAK GENERATOR DENGAN DAYA 100 MW PADA 3000 RPM Wisnaningsih Wisnaningsih
TEKNIKA SAINS Vol 4, No 1 (2019): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v4i1.637

Abstract

Turbin uap adalah suatu penggerak mula yang mengubah energi termis uap menjadi energi kinetik dan energi kinetik ini selanjutnya diubah menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran poros turbin. Secara umum, turbin uap terdiri dari bagian yang diam yang disebut stator atau rumah turbin dan bagian yang berputar yang disebut rotor. Pada stator terdapat nosel, dimana uap diekspansikan didalamnya sehingga kecepatannya naik. Sedangkan pada rotor terdapat sudu gerak (moving blade) dan cakram (disc) merupakan dudukan sudu gerak. Berdasarkan data perencanaan yang diperoleh dari PLTU Tarahan dimana, daya generator pada terminal 100 MW, Putaran poros yang direncanakan (n) sebesar 3000 rpm, tekanan awal (P0) sebesar 128,0 ata, temperatur awal (T0) sebesar 5380C yang dihasilkan dari ketel uap. Serta tekanan keluar turbin (P1) sebesar 0,082 ata. Dari data ini, maka dapat dikategorikan turbin yang direncanakan adalah turbin kondensing. Pada perencanaan ini dibuat perhitungan besaran-besaran pada turbin uap mencakup daya efektif turbin, efisiensi internal turbin, perhitungan nosel dan sudu gerak sampai pada perhitungan rumah turbin. Jenis turbin yang akan direncanakan untuk menghasilkan daya seperti tersebut adalah jenis turbin “multistage impuls condensing turbine” atau turbin impuls bertingkat kondensasi. Jenis turbin yang akan direncanakan ini dengan alasan: Efisiensi dan Daya yang diperlukan dapat dipenuhi, jumlah tingkat tidak terlalu banyak, kontruksi sederhana, pemeliharaan dan perawatan cukup murah. 

Page 3 of 16 | Total Record : 158