cover
Contact Name
Mirnanda Cambodia
Contact Email
teknikasainssaburai@gmail.com
Phone
+6285345212300
Journal Mail Official
teknikasainssaburai@gmail.com
Editorial Address
LPPM Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Jl. Imam Bonjol No. 468 Langkapura, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Teknika Sains : Jurnal Ilmu Teknik
ISSN : 25486403     EISSN : 25486411     DOI : https://doi.org/10.24967/teksis
Core Subject : Engineering,
Journal of Teknika Sains aims to provide a forum for national and international academicians, researchers and practitioners on civil and mechanical engineering and related field to publish the original articles. All accepted articles will be published and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of the Journal of Teknika Sains is specific topics issues in civil and mechanical engineering and related fields such as (but not limited to): 1. Energy conversion, 2. Manufacture, 3. Power, 4. Structural Engineering, 5. Construction Engineering & Management, 6. Geotechnical Engineering, 7. Water Resources Engineering, 8. Transportation Engineering.
Articles 158 Documents
Analisa Kuat Lentur Balok Beton Bertulang dengan Menggunakan Profil Baja Ringan sebagai Tulangan Sari Utama Dewi; Ahmat Suandi
TEKNIKA SAINS Vol 6, No 1 (2021): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v6i1.1233

Abstract

Pengembangan rekayasa teknologi pada saat ini terasa begitu cepat. Dengan perkembangan teknologi saat ini kita dapat membuat bangunan yang memiliki keunggulan dan keuntungan, salah satunya adalah beton bertulang  yang menggunakan tulangan baja ringan. Penggunaan baja ringan ini sebagai pengganti tulangan pada beton masih belum populer di Indonesia. Pada penelitian ini akan menggunakan tulangan baja ringan kanal C sebagai tulangan struktur balok beton. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis perbedaan kuat lentur balok beton menggunakan tulangan baja ringan dengan balok beton menggunakan tulangan baja tulangan serta menghitung perbedaan nilai kekakuannya. Penelitian ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu : pengadaan bahan dan peralatan, pemeriksaan bahan dan peralatan, perencanaan campuran beton, pembuatan beton, perawatan beton (curing), pengujian beton dan analisis hasil penelitian. Dari keempat sampel dengan 2 perbandingan tulangan yang telah diuji didapat nilai kuat lentur rata-rata pada sampel baja ringan desain B yaitu 11,816 Mpa dan baja tulangan didapat nilai kuat lentur 9,993 Mpa,  sehingga dengan hasil yang telah didapat ini maka baja ringan kanal C dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pada tulangan baja tulangan kususnya pada balok dengan dimensi 15x15 cm.
ANALISIS STRUKTUR DINDING GESER (SHEAR WALL) TERHADAP STABILITAS KONSTRUKSI GEDUNG PERKULIAHAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG Farida Juwita
TEKNIKA SAINS Vol 3, No 2 (2018): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v3i2.627

Abstract

Dinding geser (Shear wall) adalah dinding yang berfungsi sebagai pengaku yang menerus sampai kepondasi dan merupakan dinding inti untuk memperkaku bangunan yang dirancang untuk menahan gaya geser,gaya lateral akibat gempa bumi. Dengan adanya dinding geser (shear wall) yang kaku pada bangunan, sebagian besar beban gempa pada bangunan bertingkat akan terserap oleh dinding tersebut. Bangunan Gedung Perkuliahan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung merupakan  bangunan  bertingkat yang di desain dengan menggunakan tambahan kontruksi dinding geser (shear wall). Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh konstruksi dinding geser (shear wall) Terhadap gaya geser dasar statik ekuivalen pada konstruksi gedung perkuliahan fakultas Kedokteran Universitas Lampung,mengetahui apakah kostruksi gedung perkuliahan fakultas kedokteran Universitas Lampung memenuhi syarat terhadap waktu getar alami yang di ijinkan. Bahan beton bertulang, mutu  f’c =25 Mpa dan mutu baja digunakan yaitu Untuk baja tulangan dengan Ø lebih dari 12 mm digunakan baja tulangan ulir BJTD 40 dengan tegangan leleh baja, fy = 400 Mpa dan   baja   tulangan   dengan Ø   kurang dari sama dengan 12   mm digunakan  tulangan  polos BJTP 24 dengan tegangan leleh,fy = 240 Mpa. dapat disimpulkan bahwa Pengaruh struktur dinding geser (shearwall) pada konstruksi Gedung perkuliahan Fakultas kedokteran Universitas lampung lebih besar daripada struktur konstruksi tanpa tambahan komponen struktur dinding geser dimana gaya geser statik ekuivalen yang di dapat adalah V = 4901.22 kN dan pada struktur tanpa dinding geser diperoleh V = 4707.46 kN.Pada Konstruksi gedung perkuliahan fakultas kedokteran Universitas lampung dinyatakan aman terhadap waktu getar alami dimana T1 = 0,06.H3/4   = 0.7303 detik  kurang dari T ijin = 0.17 x 6 = 1,020 detik syarat terpenuhi.
Analisis Pengaruh Kekuatan Tanah Terhadap Tebal Perkerasan Kaku Menggunakan AASHTO 1993, Manual Desain Perkerasan 2017 dan Pd T-14-2003 Wisman, Mira
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 2 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i2.1046

Abstract

Transportasi darat adalah sarana yang sangat mendukung perekonomian secara langsung maupun tak langsung. Kekuatan tanah dasar (subgrade) menjadi salah satu faktor yang sangat berperan dalam menentukan ketebalan lapis perkerasan. Penelitian ini akan melihat pengaruh kekuatan tanah terhadap tebal desain perkerasan dengan metode   AASHTO 1993, Manual Desain Perkerasan 2017 dan Pd T-14-2003. Dengan tujuan agar dapat mengetahui perbedaan tebal desain perkerasan yang di dapat pada ruas jalan tersebut apabila menggunakan metode yang berbeda. Parameter yang digunakan pada Metode AASHTO 1993, Metode Manual Desain Perkerasan dan Pd T-14-2003 digunakan untuk mendapatkan ketebalan yang sesuai dengan factor beban lalu lintas yang dihitung dan  juga  faktor  lain  yang  berpengaruh  terhadap  konstruksi  beton  itu  sendiri. Meskipun ada beberapa parameter yang berbeda, hal ini dikarenakan parameter tersebut disesuaikan pada kondisi keadaan pada tahun tersebut di masing-masing lokasi. Tetapi ketiga metode ini didasarkan pada kemampuan beton dalam menerima beban lentur. Berdasarkan analisa, untuk metode MDP 2017, nilai kekuatan tanah dasar tidak terlalu berpengaruh terhadap tebal perkerasan kaku. Nilai kekuatan tanah sangat berpengaruh terhadap tebal perkerasan bila menggunakan Metode Pd  T 14-2003 dan Metode AASHTO 1993.
ANALISA KEKUATAN POTONG DAN PEMILIHAN BAHAN UNTUK TYPE CUTTER MACHINE AX-105U-N-282A, KAPASITAS TANGKI 50 L DAN TEKANAN 16 Mpa RUSLAN DALIMUNTHE
TEKNIKA SAINS Vol 2, No 2 (2017): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v2i2.309

Abstract

Analisa kekuatan potong dan pemilihan bahan untuk Type Cutter Machine perlu diperhatikan untuk mengikuti era teknologi industri yang berkembang sangat pesat ini. Disebabkan oleh banyaknya industri yang menggunakan mesin dengan sistem kontrol numerik yang memiliki keunggulan dalam membawa massa suatu produk dengan daya saing penuh di dunia industri. Spesifikasi mesin yang dianalisa sebagai berikut: Hidrolik set (power pack): Yuken, Tipe AX-105U-N-282A, Pump 10L/min, Kapasitas tangki 50 l, Tekanan 16 Mpa, Cylinder: Yuken, Tipe CJT 35-FA 160 B-400, dan Tekanan 140 Kg/cm2. Hasil penelitian sebagai berikut: a. Besarnya tekanan yang terjadi pada silinder adalah sama dengan kondisi aktual mesin yaitu sebesar 14 kg/cm2 = 13,95 bar. b. Besarnya volume yang dibutuhkan pada saat terjadinya proses pemotongan sebesar 10,32 l. Sedangkan kapasita tangki pada hydraulic power pack sebesar 50 l. c. Pemotong ban menggunakan mesin hidrolik dengan spesifikasi set hidrolik atau power pack Yuken kapasitas tangki 50L, tekanan 16 Mpa. Sedangkan silinder dengan spesifikasi silinder tipe yuken CJT 35-FA-160 B-400.Keywords : cutting force, material selection, Type Cutter Machine, Hydraulic set(power pack): Yuken
RANCANGAN PERBAIKAN EFEKTIVITAS AUDIT MUTU INTERNAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN HOUSE of RISK (HOR) (STUDI KASUS DI PT. X) Kemas M.A Fatah
TEKNIKA SAINS Vol 1, No 1 (2016): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v1i1.120

Abstract

PT. X adalah sebuah industri pembuat aksesoris listrik, sejak 2012 telah mengimplementasikan SMM ISO 9001: 2008 dan program Audit Mutu Internal (AMI) dijalankan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sebagai bagian dari persyaratan SMM. Sejauh ini, temuan audit dari suatu ketidaksesuaian, ketika akan ditetapkan tindakan pencegahan dan perbaikan, tidak begitu dipahami dan kondisi ini berdampak buruk pada efektifitas SMM, pendekatan House of Risk (faktor risiko temuan dipertimbangkan) diimplementasikan untuk memperbaiki proses penetapan tindakan pencegahan dan perbaikan temuan audit. Hasilnya, dari 79 temuan audit, 65.10% atau 34 temuan diantaranya masuk dalam ketegori area merah, 13.68% nya temuan berasal dari departemen Warehouse.Kata kunci :House of Quality, Ketidaksesuaian, Area Merah, Risiko
POTENSI SISTEM JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR MINUM DI KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN PRINGSEWU Anwar Anwar
TEKNIKA SAINS Vol 4, No 2 (2019): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v4i2.643

Abstract

Kebutuhan air minum bagi masyarakat yang harus dipenuhi secara memadai dan berkesinambungan memerlukan pembangunan prasarana dan sarana air minum. PDAM Way Sekampung ini diharapkan dapat melayani 5 Pekon/desa dari 11 Pekon/desa yang ada di Kecamatan Banyumas. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang terjadi, lalu diberikan rekomendasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pengembangan jaringan distribusi air minum dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air minum penduduk yang semakin bertambah setiap tahunnya, sehingga perlu adanya rekomendasi untuk pengembangan jaringan distribusi air minum sampai mencapai kapasitas maksimum 200 liter/detik. Evaluasi dan pengembangan jaringan distribusi ini dilakukan menggunakan program EPANET 2.0. Kecepatan aliran dalam pipa yang kurang dari kriteria desain merupakan permasalahan yang terjadi, maka  diperlukan  penggatian  pipa  dengan  diameter  yang lebih  kecil. Pengembangan  dilakukan  sampai  kapasitas  200  liter/detik  yang  dicapai  pada tahun 2029, dan perlu adanya penggantian diameter pipa yang lebih besar dan perlu adanya reservoir baru dengan kapasitas 1000 m³ .
PERENCANAAN PEMUTAR DONGKRAK ULIR BERKAPASITAS 1 TON Farizal, Farizal; Wahyudi, Retno
TEKNIKA SAINS Vol 4, No 1 (2019): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v4i1.632

Abstract

Dalam kehidupan sehari – hari kegunaan dongkrak sangat penting, terutama saat berkendara, khususnya pada mobil. Dongkrak adalah sebagai alat bantu untuk mengangkat beban kendaraan saat mengalami masalah baik di jalan maupun di bengkel atau rumah. Tetapi dalam menggunakannya, dongkrak masi sedikit sulit, terutama  bagi  wanita,  karna  membutuhkan  tenaga  yang  besar  untuk  memutar pemutar dongkrak, khususnya pada dongkrak ulir . oleh sebab itu dalam tugas akhir ini akan dilakukan modifikasi terhadap meputar dongkrak ulir tersebut. Salah satu cara modifikasinya adalah dengan memberikan roda gigi atau gear box pada pemutar dongkrak, sehingga dapat memudahkan pengguna dalam menggunakan dongkrak dan memutar dongkrak tidak memerlukan tenaga yang tidak terlalu besar, sehingga bisa juga di gunakan oleh pengguna selain laki – laki. Setelah dilakukan modifikasi, maka dilakukan pengujian dari hasil modifikasi tersebut, apakah sesuai dengan yang di inginkan oleh penulis. Dengan memberikan roda gigi pada pemutar dongkrak ulir, maka tenaga untuk memutar tidak terlalu besar,tetapi memang membutuhkan waktu yang lebih sedikit lama di bandingkan dengan sebelum dimodifikasi, yaitu pemutar dongkrak tanpa adanya roda gigi.
Analisis Ketersediaan Air Embung sebagai Sumber untuk Memenuhi Kebutuhan Air Irigasi Pekon Podosari Kabupaten Pringsewu Anwar Anwar
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 2 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i2.1086

Abstract

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODA TRANSPORTASI BERBASIS ONLINE Amril Makruf
TEKNIKA SAINS Vol 3, No 1 (2018): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v3i1.610

Abstract

Online transportation is generally a private vehicle either a four-wheeled or two- wheeled vehicle which is operationalized as a mode of transportation that orders are made with an online application and aims to facilitate user access. Online transportation   has   many   advantages   such   as   easier   booking   through   the application, relatively lower fares, short travel time and going directly to the destination location. The emergence of online transportation also has a variety of negative impacts, one of which is the unrest between online transportation so that people have the choice of which mode is most appropriate to support their activities. The results of calculations with the SPSS application obtained sig value kurang dari 0.05 and calculated F value of 168.972 greater than 1.97 F table. Based on the results of these calculations it can be concluded that the component factor selection mode significantly influences the mode of online transportation used so that the model can be used simultaneously. Based on the results of the regression test, the calculated T value lebih dari T table is 8.823 lebih dari 0.519 and the value of sig (0.00) kurang dari 0.05, which means that the independent variable (X) affects the dependent variable (Y). This proves that the component mode selection factor influences the mode of transportation chosen by the user. The  choice  of  modes  of  online  transportation  both  Go-jek  and  Grab  is  a benchmark for users of modes to determine the chosen mode to the airport. 
ANALISIS ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) KERETA BANDARA RADIN INTEN II STASIUN TANJUNGKARANG Nur’Afni, Diana; Purba, Aleksander; DWSBU, Chatarina Niken
TEKNIKA SAINS Vol 5, No 1 (2020): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v5i1.707

Abstract

Untuk pendukung target pemerintah menjadikan Bandara Radin II sebagai bandara bertaraf internasional, penataan moda transportasi menuju bandara dan sebaliknya harus serius diperhatikan.  Rencana pembangunan kereta bandara dengan rute stasiun Tanjung Karang – Bandara Radin Inten II dan sebaliknya akan menjadi penting,  mengingat kepadatan lalul intas dan waktu perjalanan menuju bandara sering kali tidak dapat dipastikan.  Pembanguna kereta bandara ini harus menjadi moda pilihan masyarakat dan menjadi keuntungan bagi pemerintah.  Mengingat biaya pembangunan yang besar bila tidak menjadi pilihan maka akan menjadi kerugian. Penelitian yang dilakukan dalam studi ini berupa penyebaran kuisiner untuk mengetahui dan menganalisis mengenai kemampuan membayar atau Ability To Pay (ATP) dan keinginan membayar atau Willingness To Pay (WTP) responden  terhadap kereta bandara Radin Inten II Lampung , serta Untuk mengetahui skenario penetapan tarif kereta bandara Radin Inten II Lampung berdasarkan nilai ATP  dan WTP . Berdasarkan hasil perhitungan, dan analisis data, nilai rata-rata kemampuan membayar atau Ability To Pay (ATP) responden adalah sebesar Rp. 87.000,-.  Harga tiket rata-rata kereta bandara Radin Inten II – Bandar Lampung yang diharapkan oleh responden atau Willingness to Pay (WTP) responden sebesar Rp. 44.000,-.  Skenario penetapan tarif kereta bandara Radin Inten II – Bandar Lampung akan maksimal pada tarif berkisar Rp.30.000-Rp.60.000 dengan hasil analisis ATP 90% dan WTP 60%.

Page 4 of 16 | Total Record : 158