cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024)" : 15 Documents clear
INOVASI DALAM PENGELOLAAN IKLIM DAN BUDAYA SEKOLAH MELALUI GERAKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 1 LAHEI ROMIADI, ROMIADI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2716

Abstract

Human life will always develop. Man always to always learn, because by learning man can get extensive knowledge that is useful for himself. Besides learning, humans also have noble values that guide life and behavior as well as being their characteristics. Humans always maintain the culture that has been passed down for generations to be preserved. In this case, in addition to learning, humans also try to maintain their culture and are guided by culture in life and behavior. The existence of new breakthroughs in the world of education through culture-based education strategies can make humans as humans who not only learn but also practice their cultural values, so as to produce young people who are not only smart in academics but become cultured humans. Therefore, culture-based education must be developed through various efforts that can be done by teachers, parents and the community. ABSTRAKKehidupan manusia akan selalu berkembang. Manusia senantiasa untuk selalu belajar, karena dengan belajar manusia dapat mendapat pengetahuan yang luas yang berguna bagi dirinya. Disamping belajar manusia juga memiliki nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman hidup dan bertingkah laku sekaligus menjadi ciri khas dirinya. Manusia selalu menjaga budaya yang telah turun temurun diberikan untuk di lestarikan. Dalam hal ini bahwa disamping belajar manusia juga berupaya menjaga budayanya dan berpedoman pada budaya dalam hidup serta bertingkah laku. Adanya terobosan baru dalam dunia pendidikan melalui strategi pendidikan berbasis budaya dapat membuat manusia sebagai manusia yang tidak hanya belajar tetapi juga mengamalkan nilai-nilai budayanya, sehingga dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam akademik melainkan menjadi manusia yang berbudaya. Oleh sebab itu, pendidikan berbasis budaya ini harus di kembangkan melalui berbagai upaya yang dapat dilakukan oleh guru, otang tua serta masyarakat.
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING DAN GAYA BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MUCHSINAN, KUN; PRASTITI, TRI DYAH; WAHYUNINGRUM, ENDANG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2717

Abstract

This research was conducted using a quantitative approach with the aim of analyzing the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) model compared to the expository model. Additionally, the study also evaluated the significance of the interaction between the learning models and learning styles on students' critical thinking abilities and learning outcomes. The research method applied was a quasi-experiment using a 2 x 3 factorial design technique. The population involved all tenth-grade students in the academic year 2022/2023. Through random sampling, two classes were selected as the research sample. One class served as the experimental group implementing Project Based Learning, while the other class served as the control group with conventional (expository) learning. The data collection process was carried out using non-test instruments that included the variable "learning style" and test instruments consisting of pre-tests and post-tests. The measurement of test results was conducted utilizing a rubric to evaluate critical thinking skills and student learning outcomes. To address hypothesis 1, the Mann Whitney test was employed, obtaining a sig. (p-value) of 0.00 < 0.05, proving that PjBL is more effective than the Expository model. Similarly, for hypothesis 2, using the same test, Mann Whitney, yielded a sig. value of 0.02 < 0.05, demonstrating that PjBL is more effective in improving learning outcomes compared to the expository model. As for proving hypothesis 3, the Anova test (2 ways) was utilized, obtaining a sig. value of 0.390 > 0.05, indicating that the interaction between the learning model and learning style on critical thinking skills is not significant. Likewise, in responding to hypothesis 4, using the Anova test (2 ways) resulted in a sig. value of 0.137 > 0.05, meaning that the interaction between the learning model and learning style on learning outcomes is not significant. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Project Based Learning (PjBL) dibandingkan dengan model ekspositori. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi signifikansi interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan berpikir kritis serta hasil belajar siswa. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan teknik factorial design 2 x 3. Populasi yang menjadi objek penelitian melibatkan seluruh siswa kelas X pada tahun pelajaran 2022/2023. Dengan menggunakan metode random sampling, terpilih dua kelas sebagai sampel penelitian. Satu kelas dijadikan kelompok eksperimen yang menerapkan Project Based Learning, sedangkan kelas lainnya menjadi kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional (ekspositori). Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen non-tes yang mencakup variabel "gaya belajar" dan instrumen tes yang terdiri dari soal pre-test dan post-test. Pengukuran hasil tes dilakukan dengan memanfaatkan rubrik untuk mengevaluasi kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Untuk menjawab hipotesis 1, digunakan uji Mann Whitney yang memperoleh nilai sig. (p-value) sebesar 0,00 < 0,05 sehingga terbukti bahwa PjBL lebih efektif daripada model Ekspositori. Begitu pula pada hipotesis 2, masih menggunakan uji yang sama, yaitu Mann Whitney, yang memperoleh hasil nilai sig. = 0,02 < 0,05 sehingga membuktikan bahwa PjBL lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar dibandingkan dengan model ekspositori. Sedangkan untuk membuktikan hipotesis 3, maka digunakan uji Anova (2 jalur) yang memperoleh nilai sig. = 0,390 > 0,05, menandakan bahwa interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap daya kritis tidak signifikan. Begitupula dalam merespon hipotesis 4, dengan menggunakan uji Anova (2 jalur) menghasilkan nilai sig. = 0,137 > 0,05, yang berarti bahwa interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar tidak signifikan.
PENANAMAN NILAI RELIGIUS MELALUI PROGRAM INFAQ SUSANTI, AGUS; RAHMATIKA, ZAHRA; ISTIANA, AIS; ARAFAH, ABDUL LATIEF ARUNG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2743

Abstract

The acceleration of globalization has led to the emergence of traits of wanting to reveal one's identity, such as wealth and arrogance. This also happens in educational institutions, especially in schools, so it is necessary to instill religious values by the school, one of which is through infaq. This research aims to analyze the instillation of religious values and determine the supporting and inhibiting factors in instilling religious values through student donations at MA Bandar Lampung. This research uses descriptive qualitative methods, and uses source triangulation and technical triangulation in data collection. The results of the research show that in MA Bandar Lampung implements infaq using two methods: through the smart Islamic boarding school application for infaq and cash payments. The fees collected every week are 150-300 thousand rupiah and are used for social activities such as natural disasters and bereavement at school. In its implementation, the cultivation of religious values through infaq at MA Bandar Lampung is supported by students' explanations regarding infaq from the moment they enter school and continuous habituation is carried out by the school. Infaq planting is also supported by several factors, namely: reminders from the infaq committee, support from parents with financial adequacy and high awareness. The factor that hinders the process of instilling religious values through infaq is the lack of pocket money for some students so that the amount of infaq results is small. ABSTRAKPercepatan globalisasi menyebabkan munculnya sifat ingin memunculkan jati diri seperti harta dan kesombongan. Inipun terjadi di lembaga pendidikan khususnya di sekolah sehingga diperlukan penanaman nilai religius oleh pihak sekolah salah satunya melalui infaq. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penanaman nilai religius serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penanaman nilai religius melalui infaq siswa di MA Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik dalam pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di MA Bandar Lampung menerapkan infaq menggunakan dua cara : melalui aplikasi smart pesantren untuk berinfaq dan pembayaran cash. Biaya yang terkumpul setiap minggunya yakni 150-300 ribu rupiah dan digunakan untuk kegiatan sosial seperti bencana alam, dan duka di sekolah. Dalam pelaksanaannya penanaman nilai religius melalui infaq di MA Bandar Lampung didukung oleh penjelasan siswa mengenai infaq sejak awal masuk ke sekolah dan dilakukan pembiasaan terus menerus oleh pihak sekolah. Penanaman infaq juga didukung oleh beberapa faktor yaitu : adanya reminder dari panitia infaq, adanya dukungan dari orang tua dengan kecukupan finansial serta kesadaran tinggi. Adapun faktor yang menghambat proses penanaman nilai religius melalui infaq yaitu kurangnya uang jajan pada sebagian siswa sehingga jumlah hasil infaq kecil.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERHITUNG PERKALIAN DENGAN MENERAPKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA JARIMATIKA SISWA KELAS 3 SDIT NURUL FIKRI ANISA, RIRIN NURCHOLIDAH; NUROHMAH, PADILA; JUHANA, NENA; JULIANGGRAENI, DIAN; RENIANTI, DIAN; IKMAWATI, IIN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2744

Abstract

The study aims to enhance the results of arithmetic skills through the implementation of Classroom Action Research using the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by the abacus. Cycle I was conducted, resulting in an average score of 74.1, while in Cycle II, there was a significant improvement to 84.4. These results reflect the success of the classroom action research implementation in improving students' arithmetic skills. Improvement is also evident in the classical mastery percentage, with a 50% achievement in Cycle I, increasing to 81.3% in Cycle II. This data indicates that more students have reached or exceeded the set arithmetic skill standards after the implementation of improvements in Cycle I. The study provides insights into the effectiveness of classroom action research in the context of arithmetic skills learning, with positive results in both cycles. The conclusions drawn from this research can contribute positively to the development of teaching strategies that can be applied to enhance the arithmetic skills of elementary school students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil keterampilan berhitung melalui implementasi Penelitian Tindakan Kelas dengan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Jarimatika. Siklus I dilaksanakan dengan hasil perolehan nilai rata-rata sebesar 74,1, sedangkan pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan menjadi 84,4. Hasil tersebut mencerminkan keberhasilan implementasi tindakan kelas dalam meningkatkan keterampilan berhitung siswa. Peningkatan juga terlihat dalam persentase ketuntasan klasikal, dengan hasil 50% pada Siklus I dan meningkat menjadi 81,3% pada Siklus II. Data ini menunjukkan bahwa lebih banyak peserta didik mencapai atau melebihi standar keterampilan berhitung yang ditetapkan setelah penerapan perbaikan pada Siklus I. Penelitian ini memberikan gambaran tentang efektivitas penelitian tindakan kelas dalam konteks pembelajaran keterampilan berhitung, dengan hasil yang positif pada kedua siklus. Kesimpulan dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan hasil keterampilan berhitung siswa di tingkat pendidikan sekolah dasar.
KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM RAHMATIKA, ZAHRA; SUSANTI, AGUS; SUSILAWATI, BETI; ARAFAH, ABDUL LATIEF ARUNG; HARTIWI, JUNI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2745

Abstract

This research departs from the phenomenon of the independent learning policy which has just been promoted by the Ministry of Education. Educational policy is a decision made by the government in the field of education as a response to educational problems that occur in society. Problems that often occur in learning are generally related to conventional learning patterns used by teachers. This pattern is enough to make students feel bored easily. Improving the quality of education will not have a significant effect without quality teachers. Therefore, it is important to implement learning in Islamic Religious Education (PAI) subjects by Islamic religious education teachers based on good concepts, in this case as developing innovation so that the expected learning objectives can be achieved. This research was conducted to determine the implementation of the Independent Learning Curriculum in Islamic Religious Education learning. This research uses a qualitative research approach. The population and sample in this study were PAI teachers. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation. To test the validity of the data, researchers used triangulation techniques, namely, source triangulation, technique triangulation and time triangulation. The results of this research show that the implementation of the independent learning curriculum in Islamic Religious Education learning has been carried out well. In the implementation process, it is known that there are efforts to plan, implement and evaluate schools in responding to and implementing the implementation of the Merdeka Belajar curriculum. In implementing the independent learning curriculum, there is an obstacle factor, namely the lack of understanding by teachers and students regarding what the independent learning curriculum is. ABSTRAKPenelitian ini berangkat dari fenomena kebijakan merdeka belajar yang baru digaungkan oleh Kementerian Pendidikan. Kebijakan pendidikan merupakan sebuah keputusan yang dibuat oleh pemerintah dalam bidang pendidikan sebagai respon dari masalah-masalah pendidikan yang terjadi di masyarakat. Masalah yang sering terjadi dalam pembelajaran umumnya berkaitan dengan pola pembelajaran konvensional yang digunakan oleh guru. Pola tersebut cukup membuat siswa mudah merasa bosan. Meningkatkan mutu pendidikan tidak akan berpengaruh secara signifikan tanpa guru yang berkualitas. Oleh karena itu pentingnya implementasi pembelajaran pada mata pelajaran PAI (Pendidikan Agama Islam) oleh guru pendidikan agama islam didasari dengan konsep yang baik, dalam hal ini sebagai pengembangan inovasi sehingga bisa tercapainya tujuan pembelajaran yang diharapkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah guru PAI. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi yaitu, triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini didapat implementasi kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam sudah dijalankan dengan baik. Dalam proses implementasinya diketahui bahwa, terdapat upaya perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sekolah dalam menyikapi dan melaksanakan implementasi kurikulum Merdeka Belajar. Dalam implementasi kurikulum merdeka belajar terdapat faktor kendala yaitu kurangnya pemahaman guru dan siswa terkait apa itu kurikulum merdeka belajar.
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF BLENDED LEARNING MODEL AT ITBA DIAN CIPTA CENDIKIA (DCC) HARTIWI, JUNI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2746

Abstract

This research was done to have an analysis to the implementation of Blended Learning Model in teaching learning process after the era of post-Covid-19 pandemic. The teachers of the college became the focus as the main data source. A qualitative approach with a case study design and used simple analysis was employed to only reveal the phenomena that occurred in teaching learning process in ITBA DCC during the era of post-covid-19 pandemic. The results indicated that the teachers already put on a trial in utilizing the technology to handle the teaching process by employing Blended Learning model. Some existed from both the teachers and the learners, as in process of teaching the material, in understanding the instructions of the teachers, the narrow width of interaction between teachers and learners, between learners and learners, and the troubles in delivering the tasks for example videos due to its large size of file. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis implementasi Model Pembelajaran Campuran dalam proses belajar mengajar pasca-pandemi Covid-19. Dosen perguruan tinggi menjadi fokus sebagai sumber data utama. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan analisis sederhana digunakan untuk mengungkap fenomena yang terjadi dalam proses belajar mengajar di ITBA DCC selama era pasca-pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru telah mencoba memanfaatkan teknologi untuk menangani proses pengajaran dengan menggunakan model Pembelajaran Campuran. Beberapa kendala muncul baik dari guru maupun peserta didik, seperti dalam proses penyampaian materi, pemahaman instruksi guru, interaksi yang kurang antara guru dan peserta didik, serta kesulitan dalam penyampaian tugas, misalnya video karena ukuran file yang besar.  
PENERAPAN PENDEKATAN HUKUM DALAM INOVASI PEMBELAJARAN TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM HUKUM DI PERGURUAN TINGGI LAKSMI, DYAH AYU VIJAYA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2749

Abstract

The development of legal education in higher education requires innovation in learning that can integrate legal theory and practice effectively. This study aims to explore challenges, barriers, and solutions related to the implementation of legal approaches in learning innovation for legal curricula in higher education. Through a qualitative approach, data is collected through literature results with appropriate literature sources through academic databases, scientific journals, textbooks, and other publications. The results showed that key challenges included a lack of understanding and awareness of the importance of legal approaches, limited institutional support and resources, and difficulties in integrating legal approaches with existing curricula. However, solutions such as training and professional development, strong institutional support, cross-sector collaboration, and ongoing evaluation can help overcome these barriers. This research also highlights the need for more advanced research to explore the implementation of legal approaches in higher education learning, as well as strengthening cooperation with educational institutions and the legal industry to develop a legal curriculum that is responsive to the latest developments in the field of law. Thus, this research provides valuable insights for the development of legal learning practices that are more effective, innovative, and relevant to the demands of the times. ABSTRAKPengembangan pendidikan hukum di perguruan tinggi memerlukan inovasi dalam pembelajaran yang dapat mengintegrasikan teori dan praktik hukum secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan, hambatan, dan solusi terkait dengan implementasi pendekatan hukum dalam inovasi pembelajaran untuk kurikulum hukum di perguruan tinggi. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui hasil literatur dengan sumber-sumber literatur yang sesuai melalui basis data akademik, jurnal ilmiah, buku teks, dan publikasi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama termasuk kurangnya pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pendekatan hukum, keterbatasan dukungan institusional dan sumber daya, serta kesulitan dalam mengintegrasikan pendekatan hukum dengan kurikulum yang ada. Namun, solusi-solusi seperti pelatihan dan pengembangan profesional, dukungan institusional yang kuat, kolaborasi lintas sektor, dan evaluasi yang berkelanjutan dapat membantu mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini juga menyoroti perlunya lebih banyak penelitian lanjutan untuk mendalami implementasi pendekatan hukum dalam pembelajaran di perguruan tinggi, serta memperkuat kerjasama dengan lembaga pendidikan dan industri hukum untuk mengembangkan kurikulum hukum yang responsif terhadap perkembangan terbaru dalam bidang hukum. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan praktik pembelajaran hukum yang lebih efektif, inovatif, dan relevan dengan tuntutan zaman.
PENERAPAN CORPORATE UNIVERSITY DI BPSDM PROVINSI JAWA TIMUR DALAM MENDORONG PENINGKATAN KINERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH JAWA TIMUR AKA, BIASWORO ADISUYANTO; DARTO, MARIMAN; TRIONO, ANANG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2750

Abstract

This research aims to explore the implementation of Corporate University in the Human Resources Development Agency (BPSDM) of East Java Province and its impact on improving the performance of regional apparatus organizations in the East Java region. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews with key stakeholders, participatory observation, and analysis of documents related to the implementation of Corporate University. The research results show that the implementation of Corporate University in BPSDM East Java Province has made a positive contribution to improving the performance of regional apparatus organizations. These findings were obtained through identifying the success of training programs, increasing employee competency, and the effectiveness of the learning methods applied. The implications of these findings for increasing the capability and efficiency of regional apparatus organizations in East Java Province are also discussed in depth. This research confirms that the Corporate University can be an effective instrument in encouraging increased performance of public sector organizations. Discussion of the interaction between the Corporate University and regional organizations is the main focus in analyzing the positive impacts produced. Suggestions are given to further optimize certain aspects in the implementation of Corporate University to ensure sustainability and continuous improvement in the context of human resource development in similar organizations. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendalami penerapan Corporate University di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur dan dampaknya terhadap peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah di wilayah Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terkait implementasi Corporate University. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Corporate University di BPSDM Provinsi Jawa Timur telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah. Temuan ini diperoleh melalui identifikasi keberhasilan program pelatihan, peningkatan kompetensi pegawai, dan efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Implikasi temuan ini terhadap peningkatan kapabilitas dan efisiensi organisasi perangkat daerah di Provinsi Jawa Timur juga dibahas secara mendalam. Penelitian ini menegaskan bahwa Corporate University dapat menjadi instrumen efektif dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi sektor publik. Pembahasan mengenai interaksi antara Corporate University dengan organisasi perangkat daerah menjadi fokus utama dalam menganalisis dampak positif yang dihasilkan. Saran diberikan untuk lebih mengoptimalkan aspek-aspek tertentu dalam implementasi Corporate University guna memastikan keberlanjutan dan perbaikan berkelanjutan dalam konteks pengembangan sumber daya manusia di organisasi sejenis.
ANALISIS PENTINGNYA MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM KETERCAPAIAN TUJUAN PENDIDIKAN KHOLIPAH, NUR; HADIATI, ETI; JUNAIDAH, JUNAIDAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2753

Abstract

The aim of this research is to analyze and find out the general picture of the implementation of student management implemented in schools. The research method used in this research is a literature review, where this method is research that uses secondary data sources. Based data was obtained using the help of the Publish or Perish reference search tool with the keyword "Student Management" on Google Scholar with a maximum number of results of 100 and 18 articles with high cites will be taken and only 6 articles can be used as data sources and can be analyzed . The research results show that the implementation of student management has been carried out well with the aim of achieving educational goals. The roles of teachers, parents, parties involved, and programmed activities are important to achieve the goals that have been set. However, there are things that hinder this achievement, both from students' personal internal factors and other external factors. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui gambaran umum dari implementasi manajemen peserta didik yang diterapkan di sekolah. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review dimana metode ini merupakan penelitian yang menggunakan sumber data sekunder. Data based diperoleh dengan menggunakan bantuan alat pencarian referensi Publish or Perish dengan kata kunci “Manajemen Peserta Didik” pada Google Scholar dengan maximum nubmer of result 100 dan akan diambil 18 artikel dengan high cites dan hanya 6 artikel yang dapat dijadikan sebagai sumber data dan dapat dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen peserta didik telah dilakukan dengan baik dengan maksud untuk mencapai tujuan pendidikan. Peran guru, orang tua, pihak yang terlibat, dan kegiatan yang terprogram adalah hal penting untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Namun terdapat hal yang menghambat ketercapaian tersebut baik dari faktor internal pribadi peserta didik maupun faktor eksternal lainnya.
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH BOLA VOLI PRASETYO, ENDANG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2762

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of volleyball underpassing through the peer tutoring method for students at SMP Negeri 2 Mlati. This research is Classroom Action Research (PTK) which was carried out in two cycles. The research subjects were 32 class VIIE students at SMP Negeri 2 Mlati. Research instruments, namely: observation guidelines, learning activity observation sheets, observation sheets for assessing volleyball processes and results. Indicator of success, learning outcomes of at least 85% of the total students completed (KKTP 75). The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative and quantitative. The research results show that the peer tutoring method can effectively improve volleyball learning outcomes. This is shown by the data which increased after going through the second cycle, the psychomotor aspect was 87.50% or 32 students completed. Based on the research results, it shows that classical completeness has been fulfilled. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui metode tutor sebaya untuk Peserta Didik SMP Negeri 2 Mlati. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIIE SMP Negeri 2 Mlati berjumlah 32 siswa. Instrumen penelitian, yaitu: pedoman observasi, lembar observasi aktivitas belajar, lembar observasi penilaian proses dan hasil bola voli. Indikator keberhasilan, hasil belajar minimal sebanyak 85% dari total peserta didik tuntas (KKTP 75). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode tutor sebaya secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar bola voli. Hal ini ditunjukan data yang meningkat setelah melalui siklus kedua, Aspek psikomotor 87,50% atau 32 peserta didik tuntas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ketuntasan klasikal telah terpenuhi.

Page 1 of 2 | Total Record : 15