cover
Contact Name
Yuanita FD Sidabutar
Contact Email
jurnalpotensi@univbatam.ac.id
Phone
+628163175262
Journal Mail Official
jurnalpotensi@univbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Abulyatama No 5 Batam Center, Kel.Belian, Batam 29464
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Potensi
Published by Universitas Batam
ISSN : 27989062     EISSN : 27989119     DOI : 10.37776
Jurnal Potensi adalah Jurnal peer-review yang dikelola oleh Program Studi Magister Perencanaan Wilayah Universitas Batam. Jurnal Potensi bertujuan untuk menyebarluaskan informasi ilmiah yang berasal dari riset para mahasiswa, dosen, peneliti dan pemerhati masalah-masalah yang terkait dengan bidang Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi) yang diantaranya adalah Perencanaan, Pengembangan Kota dan Wilayah dalam segala aspek kehidupan dan sistem yang berjalan dalam kota/wilayah, seperti dari segi aspek kependudukan, fisik kota/wilayah, pertanian, spasial, transportasi, ekonomi, sosial budaya, hukum, infrastruktur, kebencanaan, dan teknologi. Topik dan ruang lingkup jurnal potensi meliputi Cyber Notary; Perencanaan Kota; Pengembangan Wilayah Pedesaan; Pembangunan Wilayah (lingkungan fisik, spasial, teknologi, ekonomi dan pertanian); Preservasi dan konservasi kawasan; Kebijakan Publik dan Pengelolaan; Integrasi Kebijakan dan Perencanaan; Ekonomi Spasial dan regional; Kelembagaan dan pembiayaan Pembangunan; Perencanaan dan Evaluasi Proyek; Warisan Budaya dan Pariwisata; Kualitas Lingkungan dan Pembinaan; Infrastruktur dan Transportasi Wilayah; Sumber Daya dan Analisis Dampak
Articles 69 Documents
PENERAPAN ASPEK YIN-YANG UNTUK PEDAGANG KAKI LIMA DALAM PERENCANAAN KOTA (STUDI KASUS DI KELURAHAN BELIAN KOTA BATAM) Dian Hari Susanto; Yuanita FD Sidabutar; OK Henry
Jurnal Potensi Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v15i2.1960

Abstract

Sebagai bagian dari budaya timur, filosofi Yin dan Yang sangat kental di masyarakat. Artikel ini dimaksudkan untuk mempelajari dan menemukan keseimbangan antara unsur positif dan negatif pedagang kaki lima (PKL) dalam perencanaan kota melalui harmonisasi kebijakan. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan memperhatikan teori-teori yang ada secara sederhana dan menggunakan analisis TOWS dalam menarik kesimpulan. Hasil kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa perlu dilakukan pendalaman setiap aspek positif dan negatif secara seimbang dan komprehensif agar mendapatkan dampak harmonisasi yang saling menguntungkan bagi kebijakan pemerintah, masyarakat dan PKL
MODEL OPTIMALISASI PEMANFAATAN DRAINASE UNTUK PENANGGULANGAN BANJIR DENGAN METODE GIS DI KECAMATAN BATU AJI KOTA BATAM Roby Cahayadi; Yuanita FD Sidabutar; Nurhaida Pohan; Herlina Suciati
Jurnal Potensi Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v15i2.1979

Abstract

Kecamatan Batu Aji merupakan salah satu Kecamatan yang berada Kota Batam yang terbentuk berdasarkan Perda Kota Batam Nomor 2 Tahun 2005. Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Batam, Kecamatan Batu Aji merupakan Sub Pusat Pelayanan Kota (SPPK) sebagai pusat pelayanan industri, permukiman, pariwisata, kepelabuhanan, pertahanan dan keamanan dan perdagangan jasa sehingga potensi pemanfaatan lahan dari kawasan lindung menjadi kawasan terbangun cukup tinggi. Dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir, wilayah Kecamatan Batu Aji sering terjadi banjir terutama saat terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang bersamaan dengan kondisi pasang air laut tinggi yang memberikan dampak terganggunya kegiatan masyarakat. Banjir dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah sistem drainase perkotaan yang tidak berfungsi dengan baik. Untuk dapat meminimalisir banjir diperlukan penyediaan infrastruktur yang memadai dalam hal ini penyediaan infrastruktur saluran drainase yang dapat berfungsi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan saluran drainase serta untuk memperoleh model optimasi pemanfaatan saluran drainase dalam menanggulangi banjir di Kecamatan Batu Aji Kota Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, pendekatan dilakukan secara deskriptif dan eksploratif dengan teknik analisis data primer dan sekunder menggunakan Geographical Information System (GIS). GIS merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis yang dapat membantu dalam penyusunan arah kebijakan pengembangan wilayah. Hasil dari penelitian terhadap 29 saluran drainase primer maupun sekunder yang diamati, diperoleh rekomendasi tindakan berupa pemeliharaan rutin sebanyak 26 saluran drainase, tindakan berkala pada 2 saluran drainase dan 1 saluran drainase memerlukan tindakan rehabilitasi. Berdasarkan hasil perhitungan kapasitas saluran terhadap curah hujan rencana 10 tahunan dan 50 tahunan, dari 29 saluran yang diamati terdapat 15 saluran yang saluran yang tidak mampu menampung debit air karena kapasitasnya telah terlampaui.
ANALISA PENGARUH PARKIR PADA RUAS BADAN JALAN TERHADAP KENYAMANAN PENGGUNA JALAN DI KECAMATAN LUBUK BAJA Fhaisal Isfandhi; Yuanita FD Sidabutar; OK Henry; M Ismael P Sinaga
Jurnal Potensi Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v15i2.1981

Abstract

Parkir merupakan salah satu bagian dari system transportasi dan juga merupakan suatu kebutuhan.Oleh karena itu perlu suatu penataan dan pemenuhan fasilitas parkir yang baik, agar area parkir dapat digunakan secara efisien dan tidak menimbulkan masalah bagi kegiatan lain. Di Kecamatan Lubuk Baja merupakan termasuk wilayah atau pusat pengunjung terbanyak di Kota Batam sehingga permasalahan lalu lintas seperti kemacetan menjadi masalah utama. Parkir pada ruas badan jalan sering menjadi penyebab utama dari kemacetan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan yang padat akan pertokoan. Kendaraankendaraan yang parkir di ruas badan jalan akan menjadi penghalang untuk kendaraan-kendaraan yang akan melewati ruas jalan tersebut akibatnya akan terjadi sebuah kemacetan lalu lintas. Pedoman dan perencanaan pengoperasian lahan parkir menjadi sumber acuan dalam pengendalian dan pengelolaan fasilitas wilayah di Kecamatan Lubuk Baja untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Analisa ini diharapkan dapat menganalisa dampak permasalahan ketertiban lahan parkir dalam meningkatkan kenyamanan pengguna jalan di Kecamatan Lubuk Baja dan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan Sarana dan Prasarana,seperti instansi dinas perhubungan lebih efektif dan efesien dalam melakukan penertiban pengaturan lahan parkir.
EVALUATE THE IMPACT OF AVAILABILITY PROBLEMS DEEP RESERVOIR WATER SUPPORTS CLEAN WATER QUALITY IN EAST TANJUNGPINANG DISTRICT Risnawati; Yuanita FD Sidabutar; Raflis Tanjung; Alpano Priyandes
Jurnal Potensi Vol. 5 No. 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v15i2.1982

Abstract

Clean water is a basic need for the survival of humans and other living creatures. In East Tanjungpinang District, Tanjungpinang City, reservoirs are the main source of clean water for the community. As the population increases, the need for clean water also increases and the problem of clean water is significant regarding the availability of reservoir water to support clean water quality in East Tanjungpinang sub-district, Tanjungpinang city. To meet the need for clean water, the main source of which is reservoir water, serious attention is needed from the government, related sectors and the community. Reservoirs are the main source to support clean water quality. Therefore, an in-depth evaluation of the impact of the problem of reservoir water availability in supporting clean water quality in East Tanjungpinang District, Tanjungpinang City is needed, such as a decrease in reservoir water discharge which causes a reduction in clean water reserves, increased pollution due to waste. around the reservoir and sedimentation occurs at the bottom of the reservoir, causing shallowing of the reservoir and reducing the volume and quality of the water. It is hoped that this evaluation can evaluate the impact of reservoir water availability problems in supporting clean water quality in East Tanjungpinang subdistrict and become valuable input for the government, related institutions and the community in formulating policies and strategies for sustainable clean water management in East Tanjungpinang subdistrict, Tanjungpinang city.In this way, the availability of quality and sustainable clean water can be guaranteed, the quality of regional facilities can be improved, and community welfare can be realized
PENGARUH ASPEK LINGKUNGAN DAN TEKNIS TERHADAP PERENCANAAN KAWASAN INDUSTRI TEMBESI DI KECAMATAN SAGULUNG - KOTA BATAM Budiprasetiyo Kusumonugroho; Yuanita FD Sidabutar; Nurhaida Pohan
Jurnal Potensi Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v6i1.2169

Abstract

Perencanaan kawasan industri memerlukan pendekatan terpadu yang memperhatikan aspek lingkungan dan teknis sebagai prasyarat utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kawasan Industri Tembesi di Kecamatan Sagulung, Kota Batam berkembang sebagai salah satu zona industri strategis karena kedekatannya dengan akses transportasi, permukiman tenaga kerja, serta keterhubungan dengan pusat aktivitas industri di Kota Batam. Namun, perkembangan kawasan ini turut menimbulkan berbagai tantangan, seperti meningkatnya tekanan terhadap sistem drainase, berkurangnya ruang terbuka hijau, potensi pencemaran lingkungan, serta meningkatnya beban infrastruktur jalan akibat lalu lintas logistik yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting Kawasan Industri Tembesi, mengidentifikasi permasalahan lingkungan dan teknis yang terjadi, serta merumuskan strategi pengembangan kawasan melalui analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang diperkuat dengan analisis kuantitatif sederhana melalui skoring SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek lingkungan, khususnya drainase, pengelolaan limbah, dan ketersediaan ruang terbuka hijau, serta aspek teknis berupa kondisi jalan, utilitas kawasan, dan kapasitas sistem drainase berpengaruh signifikan terhadap kualitas perencanaan kawasan industri. Strategi pengembangan diarahkan pada peningkatan kapasitas infrastruktur teknis, pengendalian tata guna lahan, penguatan pengelolaan lingkungan, serta penerapan konsep kawasan industri berkelanjutan.
PENGARUH KEMACETAN DAN KONEKTIVITAS TERHADAP POLA MOBILITAS DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN WILAYAH DI KELURAHAN MELAYU KOTA PIRING Adhiatmaji Paramayudha Ahmad; Yuanita FD Sidabutar; Raflis Tanjung
Jurnal Potensi Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v6i1.2170

Abstract

Kelurahan Melayu Kota Piring di Kecamatan Tanjungpinang Timur merupakan kawasan strategis yang mengalami transformasi mobilitas signifikan hingga tahun 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kemacetan dan kualitas konektivitas jalan terhadap pola mobilitas masyarakat dalam kerangka pengembangan wilayah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun konektivitas antar-wilayah meningkat melalui revitalisasi jalan arteri, titik kemacetan baru di persimpangan utama menghambat efisiensi pergerakan logistik dan komuter. Konektivitas yang tinggi terbukti mendorong pertumbuhan sektor jasa lokal, namun kemacetan menjadi faktor penghambat optimalisasi potensi wilayah sebagai penyangga pusat kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemacetan dan konektivitas terhadap pola mobilitas dalam mendukung pengembangan wilayah di Kelurahan Melayu Kota Piring, serta merumuskan strategi pengembangan kawasan melalui analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang diperkuat dengan analisis kuantitatif sederhana melalui skoring SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konektivitas berpengaruh positif terhadap perkembangan ekonomi di Kelurahan Melayu Kota Piring, namun kemacetan yang menyertainya menjadi tantangan utama bagi pola mobilitas yang efisien. Pengembangan wilayah kedepan harus memprioritaskan manajemen lalu lintas dan optimalisasi transportasi massal untuk memastikan pertumbuhan wilayah yang inklusif dan berkelanjutan.
STRATEGI PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH DI TELAGA TUJUH KECAMATAN KARIMUN KELURAHAN SUNGAI LAKAM BARAT KABUPATEN KARIMUN Asa Bintang Kapiarsa; Tri Mardalena; Risma Carolin; Febriyandi; Waode Nurmada Aisyah; Sarmi Amanda
Jurnal Potensi Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v6i1.2171

Abstract

Kawasan Telaga Tujuh RW 01 dan RW 03 di Tanjung Balai Karimun menghadapi permasalahan kekumuhan yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab kekumuhan serta merumuskan strategi penanganan. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buruknya drainase, pengelolaan sampah yang tidak optimal, serta rendahnya partisipasi dan kesadaran lingkungan masyarakat menjadi penyebab utama kekumuhan. Rekomendasi meliputi peningkatan infrastruktur dasar, penguatan peran kelembagaan lokal, serta edukasi perilaku hidup bersih untuk mendukung penataan kawasan secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN POTENSI WISATA PULAU PUCUNG DESA MALANG RAPAT DALAM MEMBERDAYAKAN KEARIFAN LOKAL MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KECAMATAN GUNUNG KIJANG KABUPATEN BINTAN PROVINSI KEPULAUAN Risnawati; Yuanita FD Sidabutar
Jurnal Potensi Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v6i1.2172

Abstract

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki puluhan ribu pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Banyak dari pulau-pulau tersebut yang memiliki potensi alam yang belum dimanfaatkan secara maksimal salah satunya adalah Kepuluan Riau. Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu provinsi di Pulau Sumatra. Provinsi Kepulauan Riau terdiri atas lima kabupaten dan dua kota. Berikut adalah daftar Kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau diantaranya Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang. Pulau Pucung Desa Malang Rapat terletak di Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Pulau pucung memiliki dermaga atau pelantar nelayan tempat untuk bersandar dan bongkar muat perahu nelayan. Pulau ini juga memilki Kelong apung untuk menangkap ikan berupa bangunan dari kayu yang dipasang jaring dibagian tengahnya ditupangi beberapa drum plastik agar mengapung diatas permukaan laut. Pulau ini juga memiliki garis pantai yang Indah yang sebagian daerahnya terletak ditepi perairan yang dipengaruhi air pasang tertinggi dan surut terendah. Kondisi Desa Pulau pucung saat ini untuk dikembangkan menjadi daerah wisata perlu adanya kebijakan pemerintah dengan membangun sarana dan prasarana yang mendukung pariwisata seperti : fasilitas umum, aksesbilitas, transportasi agar destinasi pariwisata dapat berkembang secara optimal sehingga dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
OPTIMALISASI PENGEMBANGAN KUALITAS LINGKUNGAN KAWASAN PUSAT PEMERINTAHAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU DI PULAU DOMPAK, KECAMATAN BUKIT BESTARI KOTA TANJUNGPINANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU Roby Cahayadi; Yuanita FD Sidabutar; Alpano Priyandes
Jurnal Potensi Vol. 6 No. 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v6i1.2173

Abstract

Kota Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi berdasarkan penetapan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2002. Penentuan lokasi pusat pemerintahan di Kota Tanjungpinang merupakan hasil kesepahaman bersama serta penerbitan surat kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2007 yang menetapkan lokasi perkantoran pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berada di Pulau Dompak. Secara administrasi Pulau Dompak masuk wilayah Kelurahan Dompak Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang. Kualitas lingkungan dapat diartikan sebagai keadaan lingkungan yang dapat memberikan daya dukung yang optimal bagi kelangsungan hidup manusia di suatu wilayah. Ketersediaan prasarana yang berkualitas dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan analisis SWOT dalam penyediaan sarana dan prasarana wilayah untuk mengoptimalkan kualitas lingkungan di Pulau Dompak sebagai Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau serta bagaimana strategi pengembangannya. Metode penelitian adalah metode kualitatif dengan melakukan pendekatan secara deskriptif dan teknik analisis yang digunakan adalah SWOT. Hasil penelitian memperoleh rumusan strategi penyediaan sarana dan prasarana untuk peningkatan kualitas lingkungan di Pulau Dompak yaitu pengembangan jaringan SPAM, peningkatan kapasitas drainase, penyediaan prasarana penerangan jalan, penyediaan RTH, pemeliharaan infrastruktur fisik yang telah terbangun, pemanfaatan lahan yang masih kosong untuk pembangunan lahan parkir, kerjasama dengan pihak lain dan penguatan kelembagaan pengelola kawasan.