cover
Contact Name
Yuanita FD Sidabutar
Contact Email
jurnalpotensi@univbatam.ac.id
Phone
+628163175262
Journal Mail Official
jurnalpotensi@univbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Abulyatama No 5 Batam Center, Kel.Belian, Batam 29464
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Potensi
Published by Universitas Batam
ISSN : 27989062     EISSN : 27989119     DOI : 10.37776
Jurnal Potensi adalah Jurnal peer-review yang dikelola oleh Program Studi Magister Perencanaan Wilayah Universitas Batam. Jurnal Potensi bertujuan untuk menyebarluaskan informasi ilmiah yang berasal dari riset para mahasiswa, dosen, peneliti dan pemerhati masalah-masalah yang terkait dengan bidang Ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi) yang diantaranya adalah Perencanaan, Pengembangan Kota dan Wilayah dalam segala aspek kehidupan dan sistem yang berjalan dalam kota/wilayah, seperti dari segi aspek kependudukan, fisik kota/wilayah, pertanian, spasial, transportasi, ekonomi, sosial budaya, hukum, infrastruktur, kebencanaan, dan teknologi. Topik dan ruang lingkup jurnal potensi meliputi Cyber Notary; Perencanaan Kota; Pengembangan Wilayah Pedesaan; Pembangunan Wilayah (lingkungan fisik, spasial, teknologi, ekonomi dan pertanian); Preservasi dan konservasi kawasan; Kebijakan Publik dan Pengelolaan; Integrasi Kebijakan dan Perencanaan; Ekonomi Spasial dan regional; Kelembagaan dan pembiayaan Pembangunan; Perencanaan dan Evaluasi Proyek; Warisan Budaya dan Pariwisata; Kualitas Lingkungan dan Pembinaan; Infrastruktur dan Transportasi Wilayah; Sumber Daya dan Analisis Dampak
Articles 64 Documents
KAJIAN EFEKTIFITAS MITIGASI BENCANA KEBAKARAN DI KAMPUNG NELAYAN TEGALSARI Syahyudesrina; Dadi Rusdiana
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i1.1131

Abstract

Pada bulan November 2021 dan Januari 2022 di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari Kelurahan Tegalsari terjadi kebakaran. Membutuhkan waktu sekitar 72 jam pada tiap kejadian kebakaran untuk memadamkan api. Sekitar 700 meter dari lokasi terjadinya kebakaran, terdapat pemukiman padat yaitu Kampung Nelayan Tegalsari. Apabila dilihat dari karakteristik kegiatan yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, maka kejadian kebakaran yang pernah terjadi sebelumnya memiliki kemungkinan dapat terjadi juga di Kampung Nelayan Tegalsari. Dengan adanya ancaman kebakaran yang mungkin terjadi, maka perlu upaya mitigasi guna mengurangi risiko kebakaran. Selain melihat upaya mitigasi yang sudah ada, diperlukan juga analisis terhadap tingkat efektivitasnya. Sehingga dapat dilihat tingkat efektivitas mitigasi sebelum terjadinya kebakaran di Kampung Nelayan Tegalsari. Komponen mitigasi pada penelitian ini yaitu pasokan air, hidran, pos pemadam, aksesibilitas, penginformasian bencana, dan peringatan dini. Dilakukan penilaian berupa evektfitas tinggi, sedang, dan rendah dari tiap komponen berdasarkan parameter yang ada baik secara kuantitas maupun kualitas. Metode analisis yang digunakan adalah skoring dari tiap komponen mitigasi yang kemudian dilihat secara keseluruhan nilai dari tingkat efektivitas mitigasi di Kampung Nelayan Tegalsari. Didapatkan hasil bahwa efektivitas mitigasi bencana kebkaran di Kampung Nelayan Tegalsari pada tiap komponennya memiliki nilai yang berbeda – beda. Pada komponen mitigasi Pasokan Air memiliki tingkat evektifitas sedang. Komponen mitigasi Hidran memiliki tingkat evektifitas rendah, komponen mitigasi Pos Pemadam memiliki tingkat evektifitas tinggi dan rendah, komponen mitigasi Aksesibilitas memiliki tingkat evektifitas sedang, komponen mitigasi Penginformasian Bencana memiliki tingkat evektifitas rendah, dan komponen mitigasi Peringatan Dini memiliki tingkat evektifitas sedang. Secara keseluruhan, tingkat evektifitas mitigasi bencana kebakaran di Kampung Nelayan Tegalsari terbilang rendah atau tidak efektiv
POTENSI PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN WILAYAH KELURAHAN TANJUNG PINGGIR KECAMATAN SEKUPANG Farid Ahmad Marzuki; Rahmad Hidayat; Yuanita FD Sidabutar
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 1 (2023): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i1.1132

Abstract

One of the development indicators for the development of a region is the increase in population growth and the community's economy. Tanjung Pinggir Village is one of the areas in the Sekupang District where the development of the area is less vibrant when compared to other areas in the Sekupang District. Regional development activities can be carried out by studying the potential aspects of the population and economic aspects of the region. This study aims to discuss the population and economic growth sector in the development of the Tanjung Pinggir Village area, then map its potential and opportunities and provide recommendations for regional development based on a descriptive and SWOT approach. The data used are secondary data and primary data. The results of the SWOT analysis were obtained through secondary and primary data processing with an orientation toward optimizing the utilization of the functions of residential/residential areas and the functions of trade and service areas in supporting the development of the Tanjung Pinggir Village area, Sekupang District.
KAJIAN KERENTANAN WILAYAH KECAMATAN JATIASIH BERDASARKAN ANALISIS MANAJEMEN BENCANA Putu Oktavia; Afifah Nur Anggraeni Oktavia
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1213

Abstract

Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menjadi titik pertemuan dua sungai, yaitu Sungai Cileungsi-Cikeas. Ketika debit air kedua sungai tersebut tinggi dan bertemu di titik pertemuan yang berada di Kecamatan Jatiasih, maka akan terjadi banjir limpasan. Fenomena ini dapat diperparah dengan adanya perubahan iklim, terutama dengan berubahnya intensitas dan durasi hujan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan wilayah terhadap bencana banjir serta melakukan penilaian terhadap upaya penanggulangan bencana di kawasan rawan banjir di Kecamatan Jatiasih. Parameter yang dianalisis mencakup kerentanan fisik, kerentanan sosial, kerentanan ekonomi, dan kerentanan lingkungan dan diolah dengan menggunakan SIG. Penilaian terhadap upaya penanggulangan bencana banjir di Kecamatan Jatiasih didasarkan pada wawancara dengan stakeholder terkait kriteria yang terdapat dalam peraturan perundangan yang berlaku. Hasil perhitungan tingkat kerentanan bencana menunjukkan bahwa Kecamatan Jatiasih secara umum berada pada kerentanan banjir tingkat tinggi. Sementara dari sisi manajemen bencana telah dilakukan beberapa kegiatan pada tahap pra bencana dan pasca bencana yang sesuai dengan peraturan yang berlaku walaupun belum seluruhnya dilaksanakan secara optimal.
PENGEMBANGAN POTENSI KEARIFAN LOKAL YANG MENDUKUNG PARIWISATA DI KAMPUNG TUA PATAM LESTARI KELURAHAN PATAM LESTARI KECAMATAN SEKUPANG KOTA BATAM Fairuzzabadi; Herman Suranta Ginting; Yuanita FD Sidabutar; Malahayati Rusli Bintang
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1214

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan di bidang ekonomi. Sektor pariwisata di Indonesia saat ini diandalkan sebagai sektor alternatif yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Negara. Pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu program unggulan dalam usaha pembangunan daerah yang juga diharapkan dapat memberikan konstribusi terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menciptakan lapangan kerja di daerah. Pengembangan pariwisata di daerah juga dapat dilakukan dengan mengembangkan potensi-potensi kearifan lokal yang terdapat di daerah tersebut. Potensi kearifan lokal yang mendukung pengembangan pariwisata di daerah menjadi bagian dari produk kreativitas manusia yang juga memiliki nilai ekonomi. Tujuan penelitian adalah menganalisis potensi-potensi kearifan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal di Kota Batam, khususnya di wilayah Kampung Tua Patam Lestari yang dapat dikemas dalam bentuk wisata kuliner, wisata bahari dan wisata budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis diskriftif yang mendeskripsikan temuan-temuan penelitian berdasarkan data-data yang dianalisis dan kemudian dilakukan penelitian secara mendetail. Sedangkan metode analisa yang digunakan adalah analisa Sternght, Weakness, Opportunity and Threats (SWOT). Analisa SWOT digunakan untuk menganalisa potensi dan permasalahan yang mendukung pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal di Kampung Tua Patam Lestari. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan sebuah model alternatif yang dapat digunakan dalam pengembangan pariwisata di wilayah Kota Batam. Potensi kearifan lokal di Kampung Tua Patam Lestari dapat dikembangkan dan dijadikan peluang untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya, juga bermanfaat untuk melestarikan budaya dan ciri khas melayu di Kota Batam.
PEMANFAATAN HUTAN BAKAU MENJADI DESTINASI EKOWISATA MANGROVE DI KAMPUNG TUA BAKAU SERIP KELURAHAN SAMBAU, KECAMATAN NONGSA, KOTA BATAM Gatot Morwanto; Depri; Yuanita FD Sidabutar; Ismael P Sinaga
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1215

Abstract

The potential of the Mangrove Forest ecosystem to become an ecotourism attraction for the community's awareness and love for Mangrove Forests is also small. Mangrove ecotourism is located in the Old Mangrove Village of Serip, Nongsa District, Sambau Village. This coastal area has great tourism potential, especially ecotourism potential in the form of beaches or mangrove ecosystems. The use of mangrove forests to become ecotourism is in line with the shift in tourist interest from old tourism to new tourism. Determining the development strategy for Mangrove Forest ecotourism. The type of research used is Data Analysis research, namely SWOT analysis. Strengths are the strength factors possessed by an organization which include skills, products, and so on to achieve organizational goals. Weaknesses that exist within an organization such as limitations in terms of resources, skills, and abilities are serious obstacles to the appearance of satisfactory organizational performance. Opportunities are some favorable environmental situations for a company. Meanwhile, threats are unfavorable environmental factors. Internal and external factors greatly influence the development of mangrove forest sustainability and the development of mangrove ecotourism. Based on the analysis that has been carried out to identify strengths, weaknesses, opportunities, and threats, it can be seen that there are more strengths and opportunities. The development of mangrove forest ecotourism has the opportunity to take advantage of the power to develop ecotourism in the Kampung Tua Bakau Serip area, namely to be able to create new jobs, especially in the field of tourism, especially for local communities. other tourism communities that take advantage of the available potential. Utilizing available attractions and adding supporting attractions, empowering local communities, and utilizing locations to become tourism businesses.
KAJIAN KONSEPSI PENGEMBANGAN ZONA EKONOMI MARITIM DI WILAYAH KEPULAUAN RIAU Ronaldy Lovina
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1216

Abstract

Islands located and scattered in the Riau Archipelago Province must be built evenly and proportionally so as not to cause inequality in growth. Therefore, it is necessary to have a conception of coastal area development based on archipelego. The results of the Location Quotion analysis in each region, there is a dominance of 9 (nine) superior/base sectors in the Batam Bintan and Karimun areas as well as in Tanjungpinang City (BBK) and 10 (ten) leading/base sectors in the Natuna Anambas and Lingga areas ( NAL) which is the main source of regional income based on Gross Regional Domestic Revenue (GRDP) for business fields. By looking at the direction of development and development orientation, it is necessary to build an economic system that can focus development on the maritime sector, agriculture sector, agropolitan and agro-industry as well as the marine and fisheries sector. With the treatment of an island-based development system, the two KSN and NAL areas will be able to synergize with each other. Based on that, the pattern of regional development in terms of policy and the results of the Location Quontient statistical analysis, the concept of development can be applied to the concept of Maritime Economic Development
PENGEMBANGAN KEARIFAN LOKAL DAN INFRASTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS WISATA KAMPUNG TUA BATU BESAR KOTA BATAM Suci Istiqa; Rahmat Putra; Yuanita FD Sidabutar; Raymond
Jurnal Potensi Vol. 3 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v3i2.1217

Abstract

Potensi budaya dan kearifan lokal dalam pengembangan pariwisata menjadi bagian dari produk kreativitas manusia yang memiliki nilai ekonomi. Kota batam memiliki potensi yang luar biasa dan berkelanjutan dengan meningkatkan tampilan wisata agar menarik kunjungan wisata yang datang. wilayah pesisir, wilayah pesisir yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi suatu objek wisata khususnya pariwisata adalah wilayah Batu Besar Nongsa. Untuk meningkatkan pariwisata pada suatu Kawasan maka harus ada infrastruktur yang mendukung. Infrastruktur pada sebuah destinasi wisata merupakan sumber daya alam dan sumber daya buatan manusia yang mutlak dibutuhkan oleh wisatawan ketika melakukan perjalanan wisata di sebuah destinasi wisata sehingga diperlukan kajian secara detail tentang kesiapan infrastruktur sosial, ekonomi dan lingkungan yang ada pada destinasi wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kearifan local sumber daya masyarakat tempatan dan sarana prasarana infrastruktur untuk menunjang perekonomian di kampung tua Batu Besar kota Batam. Proses pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung kelapangan melihat permasalahan pada kondisi eksisting, dengan menggunakan metode analisis Deskriptif kualitatif dan analisis SWOT.
PEMIKU: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN INFRASTRUKTUR KAWASAN KUMUH KOLONG TENGAH, KARIMUN: Indonesia Kapiarsa, Asa Bintang; Pratama, Ananda; Nabila, Ditasari; Dewi, Delsya Fitri; Priyatna, Hendra; Silitonga, Tiuridah; Tofani, Ivan
Jurnal Potensi Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v4i2.1331

Abstract

Idealnya kota dibangun dan bertumbuh sesuai dengan apa yang direncanakan namun dalam realita tidak berbanding lurus, karena dalam praktiknya sering perencanaan hanya sebagai buku dan kembali ke politik dan kekuasaan. Sehingga muncul banyak permukiman kumuh menjamur di berbagai sudut kota, terlebih kota yang sedang tumbuh berkembang termasuk Kota Tanjung Balai Karimun. Salah satu kawasan yang cukup terkenal kumuh di kota ini yaitu Kawasan Permukiman Kolong Tengah yang termasuk ke dalam wilayah administrasi Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun. Karakter dari perkampungan ini yang berada di tepian dan di atas badan danau menjadikannya kumuh dan rawan kriminalitas. Oleh karenanya diperlukannya kajian akan tingkat kekumuhan dan penyusunan strategi penataan yang komprehensif dan humanis sehingga menjadikan hal ini sebagai tujuan penelitian ini. Dalam mengidentifikasi tingkat kekumuhan digunakan 7 parameter kawasan kumuh berdasarkan Permen PU No 14 Tahun 2018 tentang Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh. Jenis penelitian ini menggunakan metode campuran dengan melakukan observasi langsung di lapangan. Dari hasil analisis diketahui bahwa permukiman Kolong Tengah berkategori permukiman kumuh berat dengan total skor 26,20 poin. Adapun strategi komprehensif dan humanis sebagai solusi permasalahan kumuh dilahirkanlah Strategi Pemberdayaan Masyarakat dan Infrastruktur Kawasan Kumuh atau juga yang bernama PEMIKU.
PERANCANGAN FASILITAS REKREASI DAN TAMAN HIJAU BSD DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE Situmorang Lumay Bintang; Sri Pare Eni; Ulinata
Jurnal Potensi Vol. 4 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v4i1.1333

Abstract

Rekreasi merupakan hal yang sangat diminati oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja sampai orang dewasa, karena untuk mencari hiburan dari padatnya kegiatan sehari-hari seperti bersekolah dan bekerja. Rekreasi juga dapat menjadi pilihan tempat untuk bersantai, meningkatkan kreativitas dan berkumpul dengan keluarga. Disamping itu keberadaan taman terbuka hijau juga merupakan unsur penting dalam sebuah kota. Taman terbuka hijau yang memiliki berbagai fungsi mulai dari sosial, ekonomi, budaya, ekologi sampai ke estetika. Dengan memperhatikan rencana kota BSD kehadiran fasilitas rekreasi dan taman hijau dengan Pendekatan sustainable architecture di Jl. Damai Foresta, BSD City, Tangerang Selatan mampu mendukung konsep smart City yang diharapkan yang terfokus pada kehadiran bangunan yang tidak merusak alam namun memberikan dampak positif bagi lingkungan.
ANALISIS POTENSI WILAYAH KOTA BUKITTINGGI, SUMATRA BARAT REGIONAL POTENTIAL ANALYSIS OF BUKITTINGGI CITY, WEST SUMATRA Asnimar Duha; Iqbal Ilvaldo; Sera Junianti Sianturi
Jurnal Potensi Vol. 4 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/jpot.v4i1.1334

Abstract

Kota Bukittinggi adalah salah satu kota yang terletak di Propinsi Sumatera Barat. Walaupun tidak mempunyai potensi sumberdaya alam yang dapat dieksploitasi, kota Bukittinggi mempunyai potensi lain, yakni kondisi alam yang indah, udara yang sejuk, mempunyai tempat-tempat peninggalan bersejarah, serta terletak pada posisi yang strategis menjadikan kota ini berpotensi daerah kunjungan wisatawan yang dampaknya juga diharapkan dapat menjadi penggerak utama perekonomian kota. Penelitian ini berjudul Analisis Potensi Wilayah Kota Bukittinggi. Dengan tujuan akan mengamati sektor unggul yang memiliki potensi pada Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan analisis metode kajian pustaka (library research) yang berfungsi untuk membangun konsep atau teori yang menjadi dasar studi dalam penelitian. Keberadaan objek wisata di sekitar pusat kota telah mempengaruhi kegiatan dan potensi kota, dimana kegiatan dan usaha yang terkait dengan pariwisata tertarik untuk berlokasi mendekati objek wisata, dan membuka kawasan pasar seperti Pasar Atas di pelataran Jam Gadang sehingga dapat menarik wisatawan untuk berbelanja dan meningkatkan perekonomian kota. Selain itu Kota Bukittinggi sebagai Kota Pendidikan telah memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang memadai karena saat ini telah tersedia 34 Taman Kanak-kanak, 59 Sekolah Dasar, 10 SLTP, 15 SMU, 13 SMK dan 18 Perguruan Tinggi. Jangkauan pelayanan pendidikan tidak hanya untuk putra daerah Kota Bukittinggi saja, akan tetapi meliputi Wilayah Sumatera Barat bagian Utara, sebagian Riau, Sumatera Utara dan Jambi.