cover
Contact Name
Pipih Muhopilah
Contact Email
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Phone
+62882217011077
Journal Mail Official
jurnalkampusstikesypib@gmail.com
Editorial Address
http://e-journal.stikesypib.ac.id/index.php/JK/editorial-team
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
ISSN : 23385138     EISSN : 26853256     DOI : 10.51997
Core Subject : Health,
The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal is a peer-reviewed, double-blind and open access academic journal for health issues, particularly in the fields of midwifery and science. This journal is published every 6 months by LPPM, YPIB Faculty of Health Sciences. The STIKes YPIB Majalengka Campus Journal provides a means of continuous discussion on relevant issues including the focus and scope of the journal that can be studied empirically. This journal publishes research articles covering all health issues, especially obstetrics and science branches
Articles 211 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Pertama (K1) Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukamulya Kabupaten Majalengka Tahun 2020 Nugraha, Yophi
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan kehamilan (K1) harus segera dilaksanakan begitu terjadi kehamilan yaitu ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan dan dilaksanakan terussecara berkala selama kehamilan. UPTD Puskesmas Sukamulya merupakan Puskesmas diKabupaten Majalengka pada tahun 2020 dengan kunjungan K1 ibu hamil paling rendah yaitu sebanyak 55 ibu hamil target 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan pertama (K1) ibu hamildi Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukamulya Kabupaten Majalengka tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional, populasi penelitiannya yaitu seluruh ibu hamildi Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukamulya Kabupaten Majalengka tahun 2020 sebanyak 55 orang (Total Sampling). Analisis data terdiri dari analisis univariat menggunakan distribusi frekuensidan analisis bivariat menggunakan ujichi squaredengan α = 0,05. Hasil penelitian menyatakan bahwa lebih dari setengahnya (64,6%) ibu hamil melakukan kunjungan pertama (K1) tidak tepat waktu, lebih dari setengahnya (52,4%) ibu hamil motivasinya rendah, lebih dari setengahnya (51,2%) ibu hamil jarak rumah ketempat pelayanannya jauh dan kurang dari setengahnya (32,9%) ibu hamil yangdukungan suaminya kurang. Terdapat hubungan antara motivasi (p value= 0,029), jarak rumah ke tempat pelayanan (p value= 0,044) dengan kunjungan pertama (K1) ibu hamil, namun tidak ada hubungan antara dukungan suami (p value= 0,134) dengan kunjungan pertama (K1) ibu hamil. Perlunya dilakukan penyuluhan dan pemberian informasi mengenai kunjungan pertama pada ibu-ibu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukamulya oleh petugas kesehatan diantaranya melalui kegiatan posyandu yang dilakukan secara rutin.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA TOODLER DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KASOKANDEL KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Handriana, Idris
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur sebagai hasil dari proses pematangan. Di UPTD Pueksmas Kasokandel balita yang mengalami penyimpangan dalam perkembangan sebanyak 59 orang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan balita usiatoodler di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kasokandel Kabupaten Majalengka tahun 2016.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita usia toodlerdi wilayah kerja UPTD Puskesmas Kasokandel Kabupaten Majalengka bulan April tahun 2016yaitu sebanyak 172 orang, sampel sebanyak 64 balita. Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan α = (0,05).Hasil penelitian menunjukkan sebagian kecil balita (21,9%) dengan perkembangan anak meragukan, sebagian kecil balita (18.8%) dengan gizi tidak normal di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kasokandel Kabupaten Majalengka tahun 2016. Ada hubungan antara status gizi dengan tumbuh kembang balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kasokandel Kabupaten Majalengka tahun 2016, p value (0,002).Saran diajukan bagi petugas kesehatan agar meningkatkan pemantauan tumbuh kembang balita untuk mencegah dan menangani secara dini balita yang mengalami gangguan dalam tumbuh kembangnya, melalui kegiatan posyandu  dan perbaikian gizi balita sesuai program pemerintah. Ibu balita agar secara rutin mengikuti kegiatan posyandu untuk memantau tumbuh kembang balitanya, dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN JARAK TEMPUH DENGAN PEMANFAATAN POLINDES OLEH IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS LIGUNG KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Nuryawati, Lina Siti
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polindes didirikan oleh masyarakat sebagai kelengkapan dari pembangunanmasyarakat desa yang dikelola oleh bidan dibawah pengawasan dokter. Jumlah Polindesdi wilayah kerja UPTD Puskesmas Ligung Kabupaten Majalengka pada tahun 2015sebanyak 11 buah dan sebesar 12,8% ibu hamil yang memanfaatkan polindes. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pendidikan dan jarak tempuhdengan pemanfaatan Polindes oleh ibu hamil dJenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi penelitiannya yaitu seluruh ibu hamil trimester III di wilayah kerjaUPTD Puskesmas Ligung Kabupaten Majalengka pada bulan Maret 2016 sebanyak 178orang dan sampelnya sebanyak 64 ibu hamil dengan teknik proportional to size danramdom sampling Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisisbivariatnya dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengahnya ibu hamil tidakmemanfaatkan Polindes (31,3%), kurang dari setengahnya ibu hamil berpengetahuan kurang baik(40,6%), lebih dari setengahnya ibu hamil berpendidikan rendah (46,6%)dan lebih darisetengahnya ibu hamil jarak rumahnya jauh (51,6%). Ada hubungan antara pengetahuan (p value =0,007), pendidikan (p value = 0,009) dan jarak rumah (p value = 0,011) dengan pemanfaatanPolindes oleh ibu hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Ligung Kabupaten Majalengka Tahun2016.Perlunya ada kerja sama dengan aparat desa atau tokoh masyarakat untuk melakukansosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pemanfatan Polindes dan petugas kesehatanperlu melakukan kunjungan rumah untuk memberikan motivasi kepada ibu dan keluarga. Bagi ibuhamil, Polindes dapat dijadikan sebagai tempat ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilansehingga ibu dapat melakukan pemeriksaan kehamilan dengan teratur, disamping itu apabila ibumengalami keluhan atau sakit, ibu agar berkunjung ke Polindes.
HUBUNGAN USIA MENARCHE DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMERPADA REMAJA PUTRI KELAS VIII DI SMP NEGERI 9 BANJARMASIN Ariani, Malisa
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim dan terjadi selamamenstrusi. Angka kejadian dismenore rata-rata lebihdari 50% perempuan di setiap negara mengalami dismenore. Dismenore diklasifikasikan menjadi dua yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Dismenore primer merupakan salah satu penyebab utama terganggunya aktifitas remaja putrid usia sekolah dan menjadi masalah yang sering dialami oleh wanita usia reproduktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia menarche dengan kejadian dismenore primer pada remaja putrikelas VIII di SMP Negeri 9 Banjarmasin. Desain penelitian yang digunakan adalahcross sectional, sampel dalam penelitian ini adalah siswi kelas VIII di SMP Negeri 9 Banjarmasin berjumlah 68 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi.Data dikumpulkanmelaluikuesioner, dianalisis menggunakan uji statistic spearman rank dengan batasan kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara usia menarche dengan kejadian dismenore primer  (P value = 0,027 atau P = < 0,05). Hasil penelitian ini disarankan terutama bagi guru-guru bias bekerjasama dengan puskesmas yang membawahi sekolah untuk dapat melakukan penyuluhan atau konseling agar bisa memberikan informasi tentang kesehatan reproduksi.
HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI BABY SPA DENGAN POLA TIDUR BAYI USIA 3-6 BULAN DI BPM BIDAN ONENG KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2019 Suyanti, Suyanti; Irawan, Ade Tedi
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baby spa adalah rangkaian kegiatan yang diberikan kepada bayi dengan tujuan untuk memberikan relaksasi pada bayi dalam suatu sistem pengobatan atau perawatan dengan media air atau hydrotherapy melalui rangkaian luluran, pemijatan, dan segala kegiatan yang dapat membuat tubuh menjadi lebih relaks. Jenis penelitiannya yaitu pra eksperimen dengan desain static group comparison Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 bayi, terdiri dari kelompok kontrol sebanyak 15 orang yang mendapatkan perlakuan Baby Spa dan kelompok eksperimen sebanyak 15 orang yang tidak mendapatkan perlakuan Baby Spa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-April 2019. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi tendensi sentral dan analisis bivariate dengan uji Mann Whitney. Hasil analisis didapatkan rata-rata pola tidur bayi adalah 0,60 dengan standar deviasi 0,498, pola tidur terkecil 0 dan pola tidur terbesar adalah 1. Dari hasil estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95% diyakini rata-rata pola tidur pada bayi adalah 0,41sampai dengan 0,79. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil didapatkan bahwa rata - rata bayi yang di lakukan tindakan baby spa adalah 19,00. sedangkan rata – rata bayi yang tidak dilakukan baby spa adalah 12,00. hasil uji statistik didapatkan nilai r value 0,012 <  0,05, maka Ho ditolak artinya ada hubungan baby spa terhadap pola tidur bayi usia 3-6 bulan di BPM Bidan Oneng  kabupaten Majalengka  tahun 2019. Baby Spa dapat dijadikan salah satu intervensi pada klien, klien dapat mengunjungi klinik Baby Spa Untuk itu maka petugas kesehatan khususnya bidan perlu mendapatkan pendidikan dan pelatihan teknik Baby Spa sehingga mampu mengaplikasikan pada kliennya dengan tepat.
Pengaruh Pijat Kaki dan Rendam Air Hangat terhadap Penyakit Insomnia pada Lansia di UPTD Puskesmas Kadipaten Kabupaten Majalengka Tahun 2020 Irawan, Ade Tedi; Mahmudin, Mahmudin
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia merupakan salah satu gangguan utama dalam memulai dan mempertahankan tidur di kalangan lansia. Jumlah insomnia pada lansia di UPTD Puskesmas Kadipaten pada tahun 2019 diketahui sebanyak 115 kasus (1,8%) dari jumlah lansia sebanyak 6354 orang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat kaki dan rendam air hangat terhadap penyakit insomnia pada lansia di UPTD Puskesmas Kadipaten Kabupaten Majalengka tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia penderita insomnia di UPTD Puskesmas Kadipaten sebanyak 12 orang pada bulan Juni - Juli tahun 2020 yaitu Desa Babakan Anyar, Desa Cipaku, Desa Heuleut, dan Desa Kadipaten. Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral dan bivariatnya menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor insomnia sebelum pijat kaki dan rendam air hangat adalah 23,67. Rata-rata skor insomnia sesudah pijat kaki dan rendam air hangat adalah 15,17. Ada pengaruh pijat kaki dan rendam air hangat terhadap penyakit insomnia pada lansia di UPTD Puskesmas Kadipaten Kabupaten Majalengka tahun 2020. Petugas kesehatan perlu memberikan penyuluhan kepada lansia mengenai pola tidur yang teratur agar terhindar dari penyakit insomnia, dan juga memotivasi dan membimbing lansia untuk melakukan pijat kaki dan rendam air hangat secara mandiri dengan teratur.
HUBUNGAN JENIS PERSALINAN DAN BERAT LAHIR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD CIDERES KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2017 Suyanti, Suyanti
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asfiksia Neonatorum adalah keadaan di mana bayi yang baru dilahirkan tidaksegera bernafas secara spontan dan teratur setelah dilahirkan. Asfiksia merupakan salahsatu penyabab kematian pada bayi. Angka kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUDCideres tahun 2017 jumlah bayi yang mengalami kejadian asfiksia sebanyak 852 kasusatau sebesar (44,98%) dari 1.894 bayi yang dirawat. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan jenis persalinan dan berat lahir dengan kejadian asfiksia pada bayibaru lahir di RSUD Cideres Kabupaten Majalengka tahun 2017.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh persalinan yang tercatat di rekammedik RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2017 yaitu sebanyak 1894 orang,dengan jumlah sampel sebanyak 331 orang, Sampel diambil secara sistematik randomsampling yaitu sampel yang diambil secara acak sistematik dari populasi. Instrumentpenelitian yang digunakan adalah format data. Analisis data meliputi analisis univariatmenggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi squaredengan α = (0,05)Hasil penelitian menunjukkan ibu bersalin, sebagian kecil (15,1%) mengalamipersalinan tindakan bayi baru lahir, sebagian kecil (17,2%) mengalami asfiksia, bayi barulahir sebagian kecil (10,9%) mengalami BBLR,. Ada hubungan antara jenis persalinandengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Cideres Kabupaten Majalengkatahun 2017. Ada hubungan BBLR dengan kejadian asfiksia pada Bayi Baru Lahir.Saran diajukan bagi petugas kesehatan agar petugas kesehatan agarmeningkatkan kualitas penanganan persalinan dan dalam penanganan persalinan agarberkolaborasi dengan dokter kandungan terutama dalam menangani ibu bersalin dengankondisi patologis untuk penanganan lebih lanjut.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MANAJEMEN HIPERTENSI TERHADAP KEJADIAN BERULANG PENINGKATAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2019 Setyowati, Rahayu; Wahyuni, Sri
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dapat menjadi sebab munculnya komplikasi-komplikasi penyakit mematikan dari penyakit pembuluh darah vaskuler, penyakit gagal jantung sampai kematian mendadak akibat henti jantung. Manajemen perawatan hipertensi dapat dilakukan secara farmakologis dan non farmakologis. Penatalaksannan non farmakologis adalah dengan modifikasi gaya hidup, diet, olahraga dan manajeman stress. Sedangkan penatalaksanaan farmakologis adalah dengan terapi obat. Informasi mengenai manajemen hipertensi tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan yang dilakukan secara berterusan dengan pendekatan keluarga dan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kejadian berulang peningkatan darah pada penderita hipertensi Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen pre and post test without controle group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2019 dengan 20 responden penderita hipertensi di 5 puskesmas di wilayah kerja dinas kesehatan majalengka dengan angka kejadian hipertensi tertinggi. Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Majalengka menunjukan bahwa Puskesmas dengan jumlah penderita hipertensi 5 (lima) tertinggi adalah Puskesmas Salagedang, Puskesmas Cigasong, Puskesmas Luwimunding, Puskesmas Kadipaten dan Puskesmas Munjul. Pendidikan kesehatan yang diakukan adalah pendidikan kesehatan dengan melalui pendekatan keluarga dan individu. Berdasarkan hasil uji normalitas dimana tidak normal maka uji statistic yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil analisis univariat menunjukan bahwa selisih ratarata tekanan darah sistolik pretest dan posttest adalah 7,5 dan perbedaan tekanan darah diastolic pretest dan postes adalah 4. Dengan menggunakan uji Wilcoxon hasil analisis bivariat menunjukan adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tekanan darah sistolik dan juga tekanan darah diastolic dengan nilai p value < 0,05.
Pengaruh Teknik Relaksasi Abdomal Breathing terhadap Penurunan Nyeri pada Ibu Post Sectio Caesarea Amalia, Merlly; Agustina, Mia
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri merupakan perasaan tubuh seseorang yang menimbulkan respon tidak menyenangkan. Nyeri akibat operasi sectio caesarea biasanya terjadi setelah 18 jam melahirkan dengan skala nyeri berat dengan sebab dan lokasi yang telah diketahui, yaitu didaerah operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi abdomal breathing terhadap penurunan nyeri pada ibu post sectio caesarea di RSUD Majalengka. Penelitian ini menggunakan desain/rancangan penelitian pra eksperimen dalam bentuk one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhpasien post operasi sectiocaesarea di Ruang Nifas RSUD Majalengka sebanyak 55 pasien. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala pendeskripsi Visual Analogue Scale (VAS). Analisis data meliputi analisis univariat menggunakan distribusi tendensi sentral dan analisis bivariat menggunakan uji t berpasangan (paired t-test). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat nyeri pada pasien sectio caesarea setelah intervensi teknik relaksasi abdomal breathing adalah 7,7500 yaitu pada tingkatan nyeri berat. Rata-rata tingkat nyeri pada ibu postsectio caesarea setelah dilakukan intervensi teknik relaksasi abdomal breathing adalah 5,0833 yaitu pada tingkatan nyeri sedang. Ada pengaruh teknik relaksasi abdomal breathing terhadap penurunan nyeri pada ibu post sectio caesarea di RSUD Majalengka.Saran diajukan bagi petugas kesehatan agar dapat mencoba untuk menerapkan teknik pengobatan abdomal breathing sebagai alternatif pengobatan medis. Mendukung program pengobatan baik secara farmakologis ataupun non farmakologis seperti teknik relaksasi abdomal breathing.
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI MENSTRUASI (DYSMENORRHEA) PADA SISWI KELAS X DI SMK YPIB MAJALENGKA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2018 Natalia, Lia
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Kampus STIKes YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cara mengurangi nyeri menstruasi (dysmenorrhea) dapat dilakukan dengan dua cara yaitu farmakologi dan non farmakologi. Kompres hangat merupakan salah satu metode non farmakologi yang dianggap sangat efektif dalam menurunkan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri menstruasi pada siswi kelas X SMK YPIB Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun 2018. Jenis penelitiannya menggunakan quasi experimental, dengan sampel sebanyak 17 orang yang diberi perlakuan kompres hangat. Pengumpulan data intensitas nyeri menggunakan lembar observasi sebelum (pretest) dan sesudah (postest) dengan menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Analisis datanya meliputi analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariatnya menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan sebelum kompres hangat kurang dari setengah (29,4%) siswi mengalami intensitas nyerinya berat, sementara sesudah kompres hangat lebih dari setengah (52,9%) siswi mengalami intensitas nyerinya sedang. Terdapat pengaruh kompres hangat terhadap intensitas nyeri menstruasi pada siswi kelas X SMK YPIB Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun 2018 ( value = 0,0001) dan besarnya penurunan intensitas nyeri sebelum dan sesudah kompres hangat sebesar 22,95. Bagi pihak sekolah bekerja sama dengan petugas kesehatan mengadakan penyuluhan, diskusi remaja, serta memanfaatkan mading untuk penyebaran informasi tentang kompres hangat. Bagi remaja yang mengalami nyeri menstruasi segera lakukan kompres hangat dan aktif mengakses informasi dari media tentang kompres hangat.

Page 7 of 22 | Total Record : 211