cover
Contact Name
Nurul Izzah Lubis
Contact Email
redaksijurnalupu@gmail.com
Phone
+6281260999253
Journal Mail Official
redaksijurnalupu@gmail.com
Editorial Address
Kantor Redaksi Infosys Journal. Gedung LPPM Lt2, Kampus Universitas Potensi Utama. Jl. K.L. Yos Sudarso Km 6,5 No.3-A Telp. (061) 6640525 Ext. 214 Tanjung Mulia Medan 20241
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL
ISSN : 20873085     EISSN : 27989917     DOI : 10.22303
Core Subject : Science,
INFOSYS Journal adalah jurnal Ilmiah di bidang Ilmu Komputer yang mencakup bidang ilmu Sistem informasi, Sistem Informasi Geografis, Sistem Pakar dan Sistem Penunjang Keputusan yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Potensi Utama bekerjasama dengan Assosiasi profesi bidang ilmu komputer, IndoCEISS (Indonesian Computer Electronics and Instrumentation Support Society) dan CORIS (Cooperation Research Inter University). INFOSYS Journal setiap tahun terbit 1 Volume, dimana terbitan pertama terbit periode bulan Januari-Juli, terbitan Agustus-Desember.
Articles 88 Documents
Penerapan Algoritma Naïve Bayes Untuk Klasifikasi Data Pengisian ATM Dahri Yani Hakim Tanjung; Khairul Ummi
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): InfoSys Agustus 2022
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.1.2022.12-24

Abstract

Uang merupakan alat pembayaran yang sah untuk memenuhi kebutuhan ekonomi manusia, seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi muncul transaksi non tunai dalam sistem pembayaran. Hal tersebut mendorong pihak perbankan menyediakan jasa penyedia uang dalam bentuk electronic delivery channels berupa ATM. Fungsi ATM sendiri memberi kemudahan kepada konsumen dalam bertransaksi baik tunai maupun non tunai. Data pengisian ATM dari berbagai Bank yang transaksi perhari cukup banyak dapat diolah dengan menggunakan data mining. Data mining mampu mengolah data dengan jumlah yang sangat banyak salah satunya menggunakan fungsi klasifikasi sehingga menghasilkan pengetahuan baru. Data mining dengan fungsi klasifikasi diharapkan mampu dalam pengolahan data  sehingga dapat memonitoring terhadap data pengisian ATM. Penerapan metode Naïve bayes digunakan untuk klasifikasi status pengisian ATM yaitu Isi atau Tidak Isi, dimana proses pengujiannya menggunakan bantuan tools Rapid Miner yang bertujuan untuk mengukur tingkat akurasi dari metode Naïve Bayes yang digunakan. Dataset pengisian Mesin ATM yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 55 record dengan 6 attribut berupa persentase CIB, Lokasi, Status ATM, Restock, CashOut dan EndCash. Dari penelitian ini, Algoritma Naïve Bayes mampu dalam menganalisa terhadap data pengisian ATM dengan berhasil mengklasifikan 50 data dari 55 data yang diuji dengan nilai probabilitas sebesar 0,004 untuk klasifikasi Isi dan persentase keakuratan sebesar 90,91%, untuk class precision Isi yaitu 94,74%  untuk precision tidak isi 88,89%, sedangkan untuk class recall Isi yaitu 81,82% dan class recall tidak isi 96,97%. . Hasil tersebut, membuktikan bahwa metode Naïve Bayes dapat digunakan untuk membantu dalam prediksi pengisian ATM,  karena menghasilkan tingkat keakuratan yang cukup tinggi.
Penerapan Metode AHP Dan Topsis Pada Sistem Pendukung Keputusan Dalam Seleksi Penerimaan Karyawan Baru Pada Ma’had Abu Ubaidah Bin Al-Jarrah Medan Novita Pratiwi; Fujiati Fujiati
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): InfoSys Agustus 2022
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.1.2022.81-91

Abstract

Proses seleksi karyawan baru selalu di hadapkan pada pilihan sulit untuk menentukan karyawan yang berkualitas, sehingga lembaga akan menggunakan berbagai kriteria untuk memperoleh karyawan yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Proses perekrutan karyawan ini merupakan masalah yang melibatkan banyak kriteria, mengingat banyaknya pelamar yang akan diseleksi sehingga membuat bagian penyeleksi mengalami kesulitan dalam mengadakan penyeleksian calon karyawan baru pada Ma’had Abu Ubaidah. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) di gunakan untuk menentukan bobot kriteria, dan Technique for Order Preference by Similarity to Order Solution (TOPSIS) berperan dalam menentukan perangkingan prioritas yang paling ideal, dalam hal ini dilakukan penyeleksian karyawan baru dengan cara memberikan bobot nilai sesuai dengan kebutuhan. Untuk mendapatkan karyawan yang baik, diperlukan proses seleksi yang baik. Penggabungan metode AHP dan TOPSIS dapat menghasilkan hasil perangkingan yang lebih objektif. Dengan melakukan penggabungan metode AHP serta TOPSIS dapat menghasilkan rekomendasi yang baik. Output hasil dari penelitian ini berupa laporan hasil seleksi yang bertujuan untuk menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai pendukung keputusan oleh Mahad
Perbandingan Metode Radial Basis Function dan Multilayer Perceptron Terhadap Resiko Kredit Sepeda Motor Cindy Paramitha Lubis
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): InfoSys Agustus 2022
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.1.2022.25-33

Abstract

Pada setiap pemilik showroom pasti banyak yang membuat promosi dengan cara mengkreditkan sepeda motor. Akan tetapi banyak terjadi permasalahan dengan nasabah yang membayar kredit sepeda motor terlalu lama sehingga membuat kendala pada showroom tersebut. Penyebab utama dari kesalahan tersebut adalah penilaian terhadap keputusan calon debitur. Sehingga peneliti mengganggap pentingnya untuk membahas permasalahan tersebut. Pada penelitian ini akan membandingkan metode Radial Basis Function dan Multilayer Perceptron untuk menganalisa resiko kredit sepeda motor sehingga dapat di lihat manakah yang lebih baik dan akurat dari kedua metode tersebut.  Pengujian dilakukan dengan model Confusion Matrix dan Kurva ROC. Sehingga dapat ditarik kesimpulan Metode Multilayer Perceptron yang lebih baik.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Terbaik Menggunakan Metode Saw Dan Ahp Berbasis Web (Studi Kasus SMP Swasta IT Al Hijrah Deli Serdang) Zeni Amalia; Muhammad Barkah Akbar
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): InfoSys Agustus 2022
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.1.2022.92-104

Abstract

SMP Swasta IT Al Hijrah Deli Serdang memiliki kendala, yang mana pihak guru masih kesulitan dalam menentukan calon siswa terbaik dengan beberapa kriteria yang ada diantaranya tahfidz, kedisiplinan, akademik dan lain-lain. Hal ini dapat menimbulkan kecurangan juga kekeliruan pihak guru yang kurang objektif dalam memilih siswa yang terbaik dan belum adanya sistem yang terkomputerisasi akan berdampak pada data-data siswa yang rentan hilang. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah metode dalam pengambil keputusan adalah metode SAW (Simple Additive Weighting) dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Untuk mewujudkan keinginan itu, setiap sekolah perlu mengevaluasi, meningkatkan lebih lanjut lagi pelayanannya baik mengenai teknik pengajaran, penilaian, penjaminan mutu agar menjadikan sekolah yang berkompetitif, bermutu dan terbaik adalah impian setiap siswa. Siswa terbaik yang didapat tentu didasarkan dengan suatu kemampuan terhadap pengetahuan yang dimiliki oleh masing-masing siswa, sehingga penilaian siswa terbaik sangat membantu memperoleh kehidupan yang baik di masa mendatang.
Analisis Kualitas Website Universitas Kahuripan Kediri Menggunakan Metode Webqual 4.0 Morita Puspita Sari; Arief Setyanto; Asro Nasiri
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): InfoSys Agustus 2022
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.1.2022.34-46

Abstract

Di era digital saat ini, penggunaan website sebagai upaya pemanfaatan teknologi informasi sudah marak di dunia pendidikan. Perguruan tinggi membutuhkan website sebagai cara yang efisien dan hemat biaya untuk mengakses informasi resmi, alat komunikasi, dan layanan bagi mahasiswa atau calon mahasiswa  yang membutuhkan informasi lebih lanjut tentang pendidikan tinggi. Webqual adalah  metode yang dikembagnkan oleh Stuart Barnes  dalam pengukuran kualitas situs/portal web. Penelitian ini menggunakan metodologi WebQual 4.0. Hal ini didasarkan pada kualitas antarmuka pengguna, yang merupakan domain tambahan, selain tiga domain utama kualitas informasi, kualitas dialog, dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu gambaran valid terhadap gap antara tingkat kepentingan (ekspektasi) dan pencapaian (penilaian) pada masing-masing variabel kualitas website, berdasarkan pendekatan Web Qual Website Universitas Kahuripan terhadap kualitas layanan. Hasil survei ini adalah kualitas pengalaman pengguna, dan kualitas interaksi layanan tidak mempengaruhi kepuasan pada pengguna akhir. Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dari uji F untuk variabel bebas yaitu (X.1, X.2, X.3, X.4) secara simultan mempengaruhi variabel terikat yaitu (Y): 59.5%, sedangkan sisanya 40.5% dipengaruhi oleh faktor - faktor lain diluar penelitian ini. Berdasarkan perhitungan tingkat kinerja dan harapan  variabel X.2 (kualitas informasi) dan variabel X.3 (kualitas interaksi layanan), kesenjangan lebih besar dari 0.29, menunjukkan ketidakpuasan pengguna jika harapan pengguna tidak memenuhi atribut yang ada. Oleh karena itu, berdasarkan hasil survei ini, perlu dilakukan langkah-langkah untuk meningkatkan  kepuasan pengguna pada website Universitas Kahuripan Kediri.
Penentuan Status Gizi Dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) Menggunakan Logika Fuzzy Mutiara Sovina; Faisal Amir Harahap
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): InfoSys Agustus 2022
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.1.2022.105-116

Abstract

Dalam penentuan status gizi menggunakan logika fuzzy, digunakan tiga variabel fuzzy yaitu variabel berat dan tinggi badan sebagai variabel input, serta variabel nilai gizi sebagai variabel output. Dengan metode Mamdani digunakan empat langkah untuk mendapatkan output, yaitu langkah pertama yaitu menentukan himpunan fuzzy dari masing – masing variabel input dan output. Langkah yang kedua yaitu aplikasi fungsi implikasi dengan fungsi MIN. Langkah yang ketiga yaitu komposisi aturan dengan fungsi MAX. Langkah yang keempat yaitu mengubah output dari bilangan fuzzy ke bilangan tegas atau defuzzyfikasi, metode defuzzyfikasi yang digunakan adalah metode centroid. Nilai gizi yang diperoleh kemudian disesuaikan dengan interval keanggotaan himpunan fuzzy pada variabel nilai gizi sehingga didapatkan status gizi. Ada perbedaan nilai gizi dan status gizi antara penggunaan logika fuzzy dengan logika tegas berdasarkan IMT. Penggunaan logika fuzzy memungkinkan nilai gizi termasuk ke dalam dua kategori. Sehingga untuk menentukan stastus gizinya, yaitu dengan mengambil derajat keanggotaan tertinggi dari nilai gizi tersebut. Penentuan status gizi dengan logika tegas mempunyai nilai – nilai kritis, dimana ada perubahan kecil pada nilai akan mengakibatkan perbedaan kategori. Perbedaan nilai gizi dan status gizi antara penggunaan logika fuzzy dengan logika tegas berdasarkan IMT terjadi karena input yang digunakan dalam logika tegas adalah bilangan tegas.
Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Beasiswa Bidikmisi Pada Universitas XYZ Dengan Menggunakan Metode AHP Rida Utami; Yahya Tanjung; Muhammad Reza Fahlevi
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): InfoSys Agustus 2022
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.1.2022.47-57

Abstract

Salah satu hak azasi manusia yang setidaknya mendasar ialah memperoleh pendidikan yang layak seperti tercantum dalam UUD 1945. Ketika seseorang memperoleh pendidikan yang baik, akan terbuka baginya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Menyadari bahwa pendidikan sangat penting, negara sangat mendukung setiap warga negaranya untuk meraih pendidikan setinggi- tingginya. Beberapa di antaranya melakukan program pendidikan gratis dan program beasiswa bidikmisi. Beasiswa bidikmisi adalah beasiswa diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang berprestasi dan berasal dari kalangan kurang mampu dan berprestasi di Sekolah Menengah Atas( SMA). Program bantuan biaya pendidikan yang diberikan pemerintah melalui Direktorat Jendral pendidikan Tinggi( Ditjen Dikti). Demikian halnya dengan universitas xyz yang telah memiliki program pemberian beasiswa bidikmisi terhadap mahasiswa yang kurang mampu. Oleh karena itu beasiswa harus diberikan kepada penerima yang layak dan pantas untuk mendapatkannya. Akan tetapi, dalam melakukan seleksi beasiswa tersebut tentu akan mengalami kesulitan karena banyaknya jumlah mahasiswa baru dan banyaknya kriteria yang digunakan untuk menentukan keputusan penerima beasiswa bidikmisi yang sesuai dengan yang diharapkan universitas xyz. Untuk itu diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan( SPK) yang dapat memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengambilan keputusan guna membantu, mempercepat dan mempermudah proses pengambilan keputusan dalam menentukan mahasiswa yang berhak mendapatkan beasiswa bidikmisi.
Perancangan Analisis Sistem Image Quality Improvement (IQI) Berbasis Fourier Muhammad Sadikin; Wiwi Verina; Rofiqoh Dewi
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 1 (2022): InfoSys Agustus 2022
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.1.2022.58-67

Abstract

Pengolahan  citra  merupakan  suatu  teknik  manipulasi  pada  objek  tertentu  yang  akan  digunakan  untuk  mengimplementasikan  peningkatan  kualitas  maupun  penurunan  kualitas  pada  citra,  merender  dan  mengubah  bentuk  dari  beberapa  titik  citra  tertentu  pada  gambar  dengan  tujuan  untuk    menciptakan  suatu  objek  yang  baru  dari  titik-titik  perubahan  pada  citra  tersebut  seperti  ketika  suatu  citra  didapati  dengan  kontras  rendah  karena  terjadinya  penangkapan  citra  dengan  pencahayaan  atau  proses  pencahayaan    yang  kurang  baik  dan  atau  karena  terjadinya  inkonsistensi  selama  proses  akuisisi  gambar.  Sebuah  gambar  digital  merupakan    array  dua  dimensi  yang  memiliki  bagian  gambar  dengan  tingkat  warna  keabuan.  Fourier  adalah  salah  satu  dari  beberapa  metode  transformasi  yang  sangat  banyak  digunakan  oleh  para  user  dalam  merancang  suatu  aplikasi  untuk  memperbaiki  kualitas  citra  digital  tersebut.  Metode  Fourier  akan  mengolah  terlebih  dahulu  informasi  yang  akan  ditransformasikan  sebelum  melakukan  manipulasi  terhadap  hasil  citra  yang  akan  di  transformasi  fourier  tersebut.  Transformasi  tersebut  akan  diproses  melalui  pengubah  f(x)  ke  bentuk  eksponen.  Untuk  itu  jika  suatu  citra  terlihat  tidak  sesuai  dengan  keinginan  dan  harapan  pengguna  maka  dilakukan  transformasi  citra  dengan  metode  fourier  dan  tujuan  dari  perbaikan  kualitas  citra  digitial  pada  penelitian  ini  yaitu  agar  memperoleh  hasil  dari  citra  yang  diinginkan  dan  harapan  pengguna.
Penerapan Metode MAUT sebagai Model Penentuan Bahan Alami Penghilang Noda Kopi Pada Pakaian Yan Yang Thanri; Lili Tanti; Safrizal Safrizal; Bob Subhan Riza; Juli Iriani; Andra Alfira
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 2 (2023): InfoSys Februari 2023
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.2.2023.117-128

Abstract

Noda adalah suatu gangguan warna yang dapat dibedakan dengan mudah dari permukaan, bahan, atau media tempat noda ditemukan. Noda diakibatkan oleh pertemuan dua bahan yang berbeda secara kimiawi atau fisikawi. Ada noda yang dibuat dengan sengaja sebagai contoh untuk kebutuhan seni, tetapi ada juga noda yang tidak disengaja seperti noda ketumpahan kopi pada pakaian, pada noda kopi ini sangat sulit untuk di hilangkan pada pakaian kesayangan anda, tetapi noda kopi ini dapat dihilangkan dengan beberapa bahan alami dimana dalam penelitian ini terdapat 6 bahan alami untuk menghilangkan noda kopi yaitu Air dingin, Cuka, Baking Soda, Kuning Telur, Soda dan Bir dimana ke 6 bahan alami ini mampu menghilangkan noda kopi pada pakaian. Pada ke enam bahan alami ini sulit menentukan mana yang menjadi bahan alami yang paling efisien dalam menghilangkan noda kopi pada pakaian. Dengan melihat permasalahan tersebut maka diperlukan sebuah model dengan penerapan metode MAUT (Multi Attribute Utility Theory), dengan model tersebut dapat mengetahui bahwa bahan alami yang paling efektif dalam menghilangkan noda kopi pada pakaian. Berdasrakan hasil validasi model maka dalam menghilangkan noda pada pakaian adalah soda, dimana soda mendapatkan Nilai tertinggi yaitu 68% yang menjadikannya bahan alami yang paling efektif dalam menghilangkan noda kopi pada pakaian dan memiliki tingkat akurasi sebesar 84,34% dalam penerapannya.
Optimasi Metode K-Means dan K-Medoids Berdasarkan Jumlah Cluster dan Nilai DBI Dalam Pengelompokkan Produksi Kelapa Sawit Di Provinsi Riau Fina Nasari; Dahriani Hakim Tanjung; Fitri Handayani
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 2 (2023): InfoSys Februari 2023
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.2.2023.129-141

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang terkenal didunia. Perkebunan kelapa sawit terbesar didunia berada di Indonesia. Provinsi  riau menjadi salah satu provinsi dengan produksi kelapa sawit tertinggi di Indonesia dengan luas kebun 2.8 juta Ha produksi 8.8 juta ton per tahun. Penyebaran kelapa sawit di provinsi riau hampir diseluruh kabupaten, sehingga perlu adanya pengelompokkan daerah produksi kelapa sawit. Clustering menjadi salah satu metode yang dapat  mengelompokkan data pada data yang sejenis. Proses clustering dapat menggunakan metode K-means atau K-medoids. Perlu adanya pengujian untuk melihat metode yang lebih optimal dalam proses cluster berdasarkan jumlah cluster dan nilai DBI untuk mendappatkan hasil pengelompokkan daerah produksi kelapa sawit terbaik. Pengujian menggunakan Tools Rapit Miner. Jumlah Cluster yang digunakan dalam pengujian ini adalah 2, 3 dan 5. Hasil penelitian ini menunjukkan Jumlah Cluster 2 menjadi cluster terbaik dengan nilai DBI untuk metode K-medoid -159796492242,667 dan metode K-Means -82338884292,014. Metode K-Medoid menjadi metode cluster terbaik dengan cluster yang dihasilkan berupa 7 kabupaten pada kelompok jumlah produksi Tinggi dan 5 kabupaten masuk pada kelompok jumlah produksi Rendah.