Jurnal Otoranpur
Jurnal Otoranpur merupakan Jurnal ilmu dan aplikasi Teknik Mesin, Mencakup keilmuan otomotif khususnya dibidang kendaraan tempur / armor vehicle, sistem UAV, robot tempur (tactical robotic vehicle), sistem kontrol EMS ( Engine Manajement System). Meliputi perancangan, analisis, operasi, pemeliharaan, otomasi dan kontrol, sistem termal dan fluida, sistem konversi energi dan material.
Articles
75 Documents
Teknologi RANCANG BANGUN MEKANISME TRANSMISI PADA AUTOMATIC BORE CLEANER RANPUR LEOPARD TNI AD: Otoranpur
Jurnal Otoranpur Vol. 3 No. Oktober (2022): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v3iOktober.326
Kavaleri adalah suatu kecabangan Angkatan Darat yang menyelenggarakan fungsi teknis Kavaleri dan sebagai kekuatan yang menjalankan fungsi penggempur dan pengaman dengan menggunakan kendaraan tempur lapis baja dan kuda Kavaleri. Pada pelaksanaan latihan penembakan canon tank Leopard personil dihadapkan permasalahan pada pelaksanaan pembersihan pada canon ini dirasa masih kurang oleh prajurit dilapangan hal ini disebabkan oleh terbatasnya personil, alat pembersih, dan membutuhkan waktu yang lama untuk pembersihan satu laras tank Leopard. Di jajaran Satuan Kavaleri TNI AD masih sangat kekurangan alat untuk membersihkan laras canon tersebut dihadapkan dengan banyaknya alutsista Tank Leopard yang dimiliki. Perang modern abad ini sangat bergantung pada teknologi, peralatan tempur (tank) sangat penting selama masa perang di saat ini, terlepas dari daya ledak senjata canon tank pemeliharaan setelah penembakan masih sangat manual, dilakukan perhitungan dan perencanaan roda gigi dan transmisi didalam perencanaan sistem penggerak yang digunakan dalam memutarkan alat. Metode perhitungan dan perencanaan didasarkan pada tahap perhitungan diameter luar dan dalam antar roda gigi. Berdasarkan data perhitungan yang telah didapatkan memperoleh hasil rasio roda gigi 2,916, dengan demikian ketika putaran di puncak 3600 rpm didapatkan ? out 129,28 rad/s, dan dengan kecepatan roda sebesar 133,95 km/jam.
Teknologi RANCANG BANGUN ROTARY TABLE PADA CNC MILLING 5 AXIS MICROCONTROLLER : Otomotif Kendaraan Tempur
Jurnal Otoranpur Vol. 3 No. Oktober (2022): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v3iOktober.332
Teknologi dalam dunia militer sudah semakin berkembang dengan adanya inovasi teknologi yang dinamakan mesin CNC 5 Milling Axis. Mesin ini memiliki 5 sumbu yakni X,Y,Z dan A,B. mesin ini dikendalikan oleh komputer yang dimana program dari komputer itu memiliki kode angka, huruf maupun symbol. Dalam penelitian ini dibahas tentang rotary table yang dimana pada kekuatan setiap rotarynya akan memiliki tumpuan yang berbeda. Pada mesin ini akan memilih batang ulir sebagai alat penggerak sumbu yang dimana akan digerakkan oleh motor stepper dan motor driver. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penerapan metode eksperimen yang dimana digunakan untuk mendapatkan data kuantitatif untuk membuktikan data kuantitatif. Hasil dari penelitian ini dapat merancang rotary table yang dimana nantinya akan dimanfaat untuk pembelajaran dan penyempurna dari mesin sebelumnya. Pada penelitian dapat dirancang suatu momen bending maksimum pada batang ulir sebesar dan torsi pada penggerak spindle sebesar 2 Nm serta kecepatan motor spindle 1500 rpm, dengan daya motor stepper 21,6 W. Alat ini banyak digunakan oleh perusahaan manufaktur dalam pengembangan dunia otomotif berbagai macam pengerjaan dan dalam bentuk yang di inginkan.
Teknologi ANALISIS SIFAT MATERIAL PADA KONTRUKSI MOTOTUGS HELICOPTER BELL 412 EFI : Teknik Otoranpur
Yusman, Nurjannah;
Noercahyo, Tony Gian;
Nurdiansyah, Dedi
Jurnal Otoranpur Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v4iMei.327
Helikopter Bell 412 EP merupakan helikopter kelas menengah dengan sistem rotor 4 bilah, digunakan oleh Unit Penerbangan Angkatan Darat, salah satu instansi pelaksana pusat di tingkat Angkatan Darat yang berada langsung dibawah Kepala Staf Angkatan Darat. Misinya adalah mendukung tugas pokok TNI dengan melaksanakan operasipenerbangan TNI AD. Dengan system rotor canggih ini memungkinkan terbang cepat dengan kebisingan minimal padaperalatan pendukung tersebut tidak terlepas dari peralatan yang dapat memindahkan Helicopter Bell 412 EP dari posisi selter ke tempat parkir atau garasi helicopter serta dalam kegiatan perawatan dan perbaikan yang dilaksanakan secararutin (repair). Peneliti berencana merancang sebuah alat pemindah parkir Helicopter Bell 412 EP yang dilengkapi dengan system elektrik. Diharapkan dapat mengatasi kekurangan dari alat yang telah ada sebelumnya baik secara proses kerja, kecepatan kerja dan keamanan kerja sertadapat meningkatkan kinerja yang diharapkan agar dapat beroprasional lebih efektif dan efisien. Hal tersebut bertujuanmeningkatkan kemampuan satuan penerbang Angkatan darat, perawatan pada Helicopter Bell 412 EP untukmemastikan kesiapan dan kesanggupan satuan penerbang Angkatan darat untuk selalu siap bergerak pada situasi dan kondisi apapun, guna mendukung tercapainya tugas pokok Angkatan darat menjaga kedaulatan dan keutuhan Negararepublik Indonesia. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode eksperimen, maka peneliti menentukan bahan material ST37 sebagai bahan material Mototugs Bell 412EFI untuk menopang beban Helicopter dengan kualifikasi sedang dengan berat Total 5,534 Kg dan hasil perhitungan yang di dapat bahwa momen yang dihasilkan yaitu sebesar 416,93 nm, Untuk gaya yang terjadi sebesar 1359,84 N serta Luas Penampang untuk menahan beban geser yaitu 1600mm²
Teknologi DESAIN INSTALASI PADA MOTO TUG HELIKOPTER BELT 412 EPI BERBASIS ELEKTRIK : Teknik Otoranpur
Budianto, Eko;
Fehr, Tommy Wilmar;
Imron, Akhmad Ali
Jurnal Otoranpur Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v4iMei.328
Satuan penerbad merupakan satuan pelaksanaan tingkat pusat di TNI Angkatan darat yang berkedudukan langsungg dibawah kepala staf Angkatan darat, dimana dalam tugasnya yakni melakukan tugas operasi dalam penerbangan Angkatan darat untuk rangka menjaga keamanan dirgantara untuk mendukung tugas pokok Angkatan darat guna mencapapai tujuan TNI, satuan penerbad memiliki beberapa armada perang yang di dominasi oleh Helikopeter contohnya berjenis Belt 412 EPI,aApache AH 64E yang mempunyai senjata yang canggih. Helikopter ini mempunyai senjata yaitu senajata meriamm rantaii M230 berkaliber 30 mm. Helikopter dapat dibekali persenjataan lain seperti gabungann senjata lawan tank AGM-114 Hellfire,senjata rokett panduan 70 mm (2.75 in) Hydra 70 dan rudal udara AIM-92 Stinger dan Helikopter MI-35P Kemajuan teknologi ini tidak hanya memberikan dampak yang positif melainkan menimbulkan masalah-masalah yang akan timbul menghambat kinerja. Beban helikoper Berjenis Belt 412 Mempunyai jumlah maksimal saat lepas landas adalah 5.397 kilogram, dengan Panjang adalah 12.7 meter dan tinggi 4.6 meter. Dihadapkan dengan diameter dan bobot dari Belt 412 akan menghabat dalam pelaksanaan perawatan sehari-hari yang harus membutuhkan banyak personil dalam melakasanakan tugas nya, banyak nya personil yang dibtuhkan ini menimbulkan dampak yang kurang baik karena dinilai merugikan personil dalam segi tenaga dan waktu. Dengan memiliki kekurangan dan keterbatasan yang ada menimbulkan ide dan gagasan yang muncul untuk memudahkan dalam mealaksanakan perawatan dan pemeliharaan yaitu alat pemindah helicopter Belt 412 dengan system elektronik yang dapat memudahakan personil untuk melaksanakan tugas guna mencapai tugas pokok TNI Angkatan darat, alat ini dapat memudahkan personil dalam melaksanakan pemeliharaan dan perawatan guna mendapatkan hasil yang di inginkan.
Teknik RANCANG BANGUN INSTALASI ENERGI SURYA PADA ALAT DESALINASI AIR: Teknik Otomotif Kendaraan Tempur
Mafruddin;
Komara, Acep Nana;
Wibowo, Farid Hendro
Jurnal Otoranpur Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v4iMei.346
Banyaknya potensi sumber air di wilayah indonesia namun kebutuhan akan sumber air bersih dan air layak minum bagi masyarakat masih banyak sebagian wilayahnya mengalami kekurangan. Selain potensi air yang melimpah potensi sumber energi sinar matahari juga sangat melimpah namun kurangnya pemanfaatan energi tersebut, oleh sebab itu peneliti akan merancang suatu alat instalasi dengan memanfaatkan energi sinar matahari pada proses desalinasi air untuk mengatasi permasalah kebutuhan air bersih dan air layak minum. Penelitian ini menggunakan mix – method yang mana menggabungkan dua metode yaitu metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil perhitungan dan hasil pengujian yang telah dilakukan didapat hasil bahwa solar cell dengan kapasitas 100 Wp mampu menghasilkan energi dalam sehari yaitu sebesar 495,7 Wh, daya yang dihasilkan 78,37 Watt, potensi energi yang bisa di serap oleh baterai sebesar 463,9 Wh dengan daya sebesar 76,53 Watt serta efisiensi solar cell sebesar 15,2%. Sehingga dapat disimpulkan solar cell 100 Wp mampu mensuplai daya pada alat desalinasi dan mampu mensuplai arus untuk pengisian baterai serta termasuk dalam kategori solar cell dengan efisiensi yang standard atau baik
TEKNIK RANCANG BANGUN BODY ROKET ANTI TANK LATIH MENGGUNAKAN BAHAN PVC (POLYVINYL CHLORIDE): TEKNIK OTOMOTIF KENDARAAN TEMPUR
Irawan, Dwi;
Rangga Sukma Hariadi, Dedid;
Hidayat, Muhammad Iman
Jurnal Otoranpur Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v4iMei.347
Senjata Lawan Tank (SLT) merupakan senjata untuk menetralisir serangan tank. TNI AD memiliki 5 jenis SLT peleton dan 5 jenis SLT Kompi di seluruh satuan, tetapi disatuan TNI AD khususnya infanteri tidak memiliki munisi latihnya karena Roket SLT tersebut sangat mahal dan dapat digunakan sekali pakai saja. Politeknik Kodiklat TNI AD telah membuat roket berbahan Polyethylene. Dari roket tersebut hasilnya mengalami kegagalan dalam hal kekuatan pada roket latih tersebut berupa keretakan, dan mengalami deformasi. Pada Penelitian ini peneliti merancang sebuah body roket dengan konsep menggunakan bahan pvc (polyvinyl chloride). Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui kemampuan Bahan Body Roket SLT Latih dengan menggunakan bahan PVC (Polyvinyl Chloride).dari hasil uji tarik, uji impak bahwa PVC layak sebagai body roket anti tank latih. Kelebihan bahan PVC lebih kuat, lebih kaku sehingga pada saat diisi tekanan bahan tidak mengembang, tetapi mampu menerima beban yang kuat, serta mempunyai ketebalan dan keringanan yang sangat baik, kemudian dari hasil pengujian balistik dengan tekanan 15 bar sampai dengan 25 bar dengan jarak capai terjauh 164 meter menunjukkan bahwa roket tersebut secara keseluruhan permukaan ujung roket dan body roket tidak mengalami deformasi serta bentuk roket tidak mengalami perubahan dimensi seperti semula setelah menumbuk tanah yang permukaannya lembek maupun tanah yang permukaannya keras. Hal ini menunjukkan bahwa bahan PVC mempunyai kemampuan untuk body roket SLT Latih.
Teknik MODIFIKASI LARAS MORTIR LATIH 81 MM DENGAN SISTEM PRE-CHARGED PNEUMATIC SEBAGAI SARANA LATIH DIJAJARAN TNI AD/SATUAN INFANTERI DENGAN TAMBAHAN TABUNG QUICK VALVE: Otomotif Kendaraan Tempur
Ismail, Abdi;
Priyono, Masrury;
Septriandi, Dery
Jurnal Otoranpur Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v4iMei.348
Senjata mortir terdiri dari beberapa bagian besar yaitu laras, kuda-kuda, landasan dan alat bidik. Bagian-bagian tersebut mempunyai fungsinya masing-masing misalnya laras merupakan bagian terpenting dari senjata yang berbentuk tabung lurus biasanya terbuat dari logam berkekuatan tinggi yang kaku, dimana ekspansi cepat gas bertekanan tinggi digunakan untuk mendorong proyektil keluar dari ujung depan dengan kecepatan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah alat yang dapat digunakan dalam pelaksanaan latihan penambkan mortir latih dengan biaya yang murah, dapat dioprasikan secara berulang-ulang, tidak memerlukan tempat yang luas untuk pengaplikasiannya, serta keamanan yang lebih terjamin. Hasi dari pengolahan data dan perhitungan pada kontruksi tabung kompresi dengan volume 1500 cm3 memiliki tinggi 299 mm. Pada analisa kekuatan bahan tabung kompresi menggunakan bahan STKM 13C menunjukan maximum shears stress sebesar 3,125 N/mm2, sedangkan nilai tegangan geser bahan STKM 13C 380 N/mm2 maka tabung quick valve aman digunakan. Untuk membuka katup pengunci, memerlukan gaya minimal 497 N. Untuk mencapai gaya minimal membuka katup dengan berat granat mortir latih 2 kg, maka kemampuan alat mampu ditembakan pada sudut elevasi minimal 45?. Dari hasil uji coba jarak capai dengan analisis regresi, pada sudut elevasi yang sama diperoleh hubungan semakin besar tekanan maka jarak capai akan semakin jauh, dimana pada sudut elevasi 45? dan tekanan 25 bar jarak maksimal yang dihasilkan sejauh 241 m.
Teknik GAMBAR FUNGSIONAL SISTEM PNEUMATIK
Handono, Sulis Dri;
Putra, Denny Pratama;
Ali, Muhammad
Jurnal Otoranpur Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v4iMei.350
Unit infanteri adalah unit tempur di mana unit infanteri berada di bawah brigade atau resimen. Unit infanteri adalah unit militer elit. Senjata anti-tank unit infanteri digunakan untuk mengusir atau menghentikan pasukan musuh dengan kendaraan tempur lapis baja yang berada di depan medan pertempuran. . Untuk mencegahnya memasuki wilayah infantri maka prajurit TNI AD harus mahir dalam penggunaan senjata anti tank agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik di medan pertempuran di depan musuh/Lemdik untuk latihan menembak sasaran, jadi latihan menembak di lapangan Membatasi pembelian SLT dari luar negeri, biayanya sangat tinggi dan tergantung produk luar negeri. Solusi yang tepat diperlukan untuk memecahkan masalah dalam unit penerapan teknologi sistem pneumatik dalam pendidikan SLT dengan harga lebih tinggi dengan biaya rendah dan penguasaan penuh teknologi. Kesimpulan nya untuk menembakkan peluru yang beratnya1,025 kg. dengan daya maximal sebesar 25 bar maka gaya yang tercipta sebesar 16.956 kgf. Serta hasil perhitungan tegangan geser pada las sebesar dengan momen bending sebesar. Dari data tersebut menghasilkan sebuah kecepatan awal yang besarnya 8,834 m/s maka alat aman untuk digunakan.
TEKNIK RANCANG BANGUN SILENCER DENGAN TIPE OMEGA BUFFLE GUNA MENURUNKAN INTENSITAS SUARA: TEKNIK OTOMOTIF KENDARAAN TEMPUR
MARYONO, MARYONO;
Ali, Muhammad;
Asriyani, Asriyani
Jurnal Otoranpur Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v1i1.359
Silencer adalah sebuah alat yang dipasang pada ujung laras, berfungsi untuk meredam suara tembakan hasil pembakaran isian dorong. Alat ini bertujuan agar pada saat melaksanakan tugas atau pada saat membidik sasaran tidak dapat diketahui keberadaannya oleh musuh. Sistem kerja alat tersebut yaitu dengan cara memutar/melambatkan gas hasil pembakaran isian dorong didalam buffle-buffle yang sudah di rancang, sehingga tekanan gas yang keluar dari mulut silencer bisa berkurang dan secara otomatis intesitas suara juga berkurang. Pada silencer dengan tipe omega buffle mampu meredam suara tembakan sampai 105 dB dimana penembakan sebelum menggunakan silencer sebesar 113 dB, penurunan intensitas tersebut sekitar 6,7%. Pemilihan bahan silencer dengan menggunakan stainless steel 304L berpengaruh dari kerja alat tersebut, agar pada saat penembakan alat tahan terhadap tekanan gas. Dari hasil pengujian komposisi material di dapat unsur kimia Vanadium = 0,090, Molibdenum = 0,316, Cobalt = 0,137 dimana unsur tersebut berpengaruh pada kekerasan material. Setelah di uji kekerasan di dapat nilai kekerasan sebesar 98 HRB. Kekerasan bahan tersebut juga di perkuat dengan hasil pengamatan struktur mikro, dimana dari hasil pengamatan material yang sudah dipakai untuk menembak tidak mengalami perubahan fasa.
Teknologi RANCANG BANGUN SISTEM HIDROLIK PADA ALAT PELEPAS DAN PEMASANG RANTAI TANK AMX-13: Sistem Hidrolik Alat Pelepas dan Pemasang Rantai Tank AMX-13
Budiyanto, Eko;
Bayu Aji Kuncoro;
Ardiyanto Darmanto
Jurnal Otoranpur Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Otoranpur
Publisher : Pustaka Poltekad
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54317/oto.v4iOktober.364
Kendaraan tempur Tank AMX-13 adalah merupakan kendaraan tempur berlapis baja dan beroda rantai yang dimiliki TNI AD. Diproduksi oleh negara Prancis pada tahun 1960, Tank AMX-13 ini memiliki beberapa jenis diantaranya jenis Canon, Recovery, APC. Kendaraan Tempur Tank AMX-13 merupakan kendaraan tempur aset lama yang dimiliki oleh TNI AD yang masih digunakan sampai saat ini baik di medan tempur maupun di medan latihan. Tuntutan kesiapan operasional dan tugas pokok dari satuan Kavaleri TNI AD, pelepasan dan pemasangan rantai pada Tank AMX-13 membutuhkan perhatian. Terdapat kendala yang dihadapi oleh anggota pada saat pelepasan dan pemasangan rantai yaitu membutuhkan banyak personil, waktu yang kurang efisien serta tingkat keselamatan personel yang kurang. Ada beberapa kendaraan yang mengalami putus ataupun lepas rantai pada saat di medan operasi akibat kendaraan tidak bisa dioperasionalkan lagi. Pada penelitian ini menggunakan metode literatur dengan pengumpulan buku-buku referensi dan jurnal yang terkait dengan sistem hidrolik. Berdasarkan permasalahan tersebut disarankan pelepasan dan pemasangan rantai tank AMX-13 sistem hidrolik lebih efisien dibandingkan dengan yang manual karena dalam hal pengoperasian, Dari hasil perhitungan debit dan daya pompa hidrolik serta daya motor listrik tersebut, dapat disimpulkan bahwa untuk melepaskan dan pemasangan rantai Tank AMX-13 yang memiliki beban 1720 N dibutuhkan debit pada pompa yaitu 2,52 Liter/menit dan daya pompa hidrolik 63,17 Watt serta Daya motor listrik yaitu 38 Watt.