cover
Contact Name
Ervi Suminar
Contact Email
ijpn@umg.ac.id
Phone
+6285730793038
Journal Mail Official
ijpn@umg.ac.id
Editorial Address
Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik Jl Proklamasi No 54 Gresik » Tel / fax : (031)3951414 / (031)3952585
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Journal of Professional Nursing (IJPN)
ISSN : 27465799     EISSN : 2747156X     DOI : 10.30587
Core Subject : Health,
IJPN is Indonesian Journal of Professional Nursing The purpose of this journal is to facilitate Nurse, Scientist, and Researcher to publish research articles or articles reviews. This journal basically contains of topics on Nursing, and Health. This journal is managing by health faculty Nursing study program University of Muhammadiyah Gresik.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2024)" : 10 Documents clear
Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Tingkat Kemandirian Activity Of Daily Living (ADL) Pada Lansia Zahroh, Chainunatuz; Suminar, Ervi; Widiharti, Widiharti; Fitrianur, Widyalita
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.8453

Abstract

Lanjut usia adalah orang dengan usia berada di tahap akhir kehidupan. Proses penuaan pada orang lanjut usia menyebabkan banyak perubahan pada organ tubuh lansia, seperti penurunan fungsi kognitif. Penurunan fungsi kognitif pada lansia penyebab utama ketidakmampuan lansia melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian Activity Of Daily Living (ADL) di Panti Jompo Lestari Menganti. Pendekatan pada penelitian adalah “cross sectional”. Populasi sebanyak 40 lansia dan sampel sebanyak 40 lansia dengan teknik total sampling. Variabel independen fungsi kognitif dan variabel dependen tingkat kemandirian Activity Of Daily Living (ADL). Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) dan Indeks Barthel. Uji statistik menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian didapatkan hampir setengah lansia memiliki fungsi kognitif dengan kategori global buruk sebanyak 19 orang (47,5%) dan hampir seluruhnya memiliki tingkat kemandirian Activity Of Daily Living (ADL) kategori ketergantungan ringan sebanyak 35 orang (87,5%). Nilai p-value 0,683> 0,05. Tidak terdapat hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian Activity Of Daily Living (ADL) pada lansia di Panti Jompo Lestari Menganti Gresik diharapkan bagi panti untuk selalu meningkatkan kesehatan lansia teruatama pada fungsi kognitif.
Efektivitas Teknik Distraksi Audiovisual Terhadap Derajat Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak Prasekolah Lestari, Daniar Hani; Suminar, Ervi
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.6461

Abstract

Hospitalisasi dapat menimbulkan perubahan pada anak seperti anak takut dengan lingkungan baru, hilang kontrol terhadap dirinya sendiri, anak lebih sering menangis, manja dan agresif, mengalami depresi dan regresi atau kemunduran perkembangan. Bagi anak, sakit, rawat inap, dan pengobatan merupakan pengalaman tidak menyenangkan, menakutkan, mengganggu, dan menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan teknik distraksi audiovisual pada anak prasekolah di ruang anak RS Muhammadiyah Gresik. Desain penelitian ini menggunakan penelitian pra eksperimental design one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah rata-rata pasien anak prasekolah per bulan yang di rawat di ruang anak RS Muhammadiyah Gresik sejumlah 50 anak, sampelnya berjumlah 45 anak dengan teknik accidental sampling. Varibel bebas yaitu teknik distraksi audiovisual serta varible terikat yaitu kecemasan hospitalisasi. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner SCAS pre school for parent. Teknik analisis data menggunakan uji statistic Wilcoxon test. Hasil penelitian ini didapatkan dari 45 responden, sebelum pemberian teknik distraksi audiovisual sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan berat sejumlah 25 (56%) anak dan cemas sedang sejumlah 15 (33%) anak, sesudah pemberian teknik distraksi audivisual sebagian besar mengalami tingkat kecemasan ringan sejumlah 30 (67%) anak dan cemas sedang sejumlah 5 (11%) anak. Uji statistic Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai p=0,00 jauh lebih rendah dari standart signifikan 0,05 (p<α). Kesimpulannya adalah ada perbedaan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi sebelum dan sesudah diberikan teknik distraksi audiovisual pada anak prasekolah di ruang anak RS Muhamamdiyah Gresik.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenorea Primer Pada Mahasiswa Kebidanan Kamidah, Siti; Ismarwati, Ismarwati
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.8454

Abstract

Saat terjadi menstruasi sebagian remaja putri mengalami ketidaknyamanan karena mengalami dismenorea. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea primer pada mahasiswa kebidanan di universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 sebanyak 103 mahasiswa yang ditentukan menggunakan purposive sampling, dalam pengambilan sampling selanjutnya menggunakan random sampling dan didapati 22 sampel. . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest design yang menggunakan data primer dengan alat ukur NRS untuk mengukur derajat nyeri serta analisis data menggunakan uji paired t-test dengan aplikasi SPSS. Hasil uji didapati nilai p-value 0,000 (<0,05) dan nilai “Mean Paired Differences” adalah sebesar 2,864. Nilai ini menunjukan selisih antara hasil nyeri dismenorea pada saat sebelum diberikan aromaterapi Lavender dengan sesudah diberikan aromaterapi, dengan jumlah selisih antara 2,404 sampai dengan 3,323. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea primer pada mahasiswa kebidanan di universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Saran bagi responden diharapkan dapat menggunakan aromaterapi lavender dalam penanganan saat terjadi dismenorea.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perawat Dalam Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Di Instalasi Rawat Inap Lamohamad, Moh . Fahmi S; Siauta, Viere Allanled; Rahmayanti, Elifa Ihda
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.6389

Abstract

Keselamatan pasien merupakan parameter utama dalam sistem pelayanan kesehatan, yang diharapkan menjadi dasar untuk menghasilkan pelayanan yang maksimal dan menurunkan insiden bagi pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perawat dalam penerapan sasaran keselamatan pasien di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 41 perawat, instrumen berupa pemberian kuesioner yang berisi pertanyaan terkait penerapan sasaran keselamatan pasien. Data yang diperoleh kemudian dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan lama kerja terhadap penerapan sasaran keselamatan pasien dengan p-value 0,003, ada hubungan pengetahuan perawat terhadap penerapan sasaran keselamatan pasien dengan p-value 0,004, ada hubungan motivasi perawat terhadap penerapan sasaran keselamatan pasien dengan p-value 0,033. Saran dari penelitian ini adalah Bagi Rumah Sakit Umum Daerah Undata palu Sulawesi Tengah Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan tentang sasaran keselamatan pasien.
Perbedaan Kualitas Tidur Pasien Pneumonia Antara Pre Dengan Post Terapi BOP Noviantiningtyas, Dwi; Arsa, Putu Sintya Arlinda; Rahmawati, Nadhifah; Agustina, Wiwik
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.8198

Abstract

Gangguan tidur menjadi salah satu masalah keperawatan yang terjadi pada pasien pneumonia. Gangguan tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur dimana gangguan tidur menjadi salah satu komponen untuk mengukur kualitas tidur. Hasil penelitian sebelumnya menyebutkan dari 106 pasien pneumonia sebanyak 48 orang mengalami gangguan tidur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur pasien pneumonia antara pre dengan post terapi BOP (terapi Benson dan terapi relaksasi otot progresif). Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experiment dengan desain pretest-posttest one group design. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling dan didapatkan sampel 20 orang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil analisis berdasarkan uji Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh signifikansi = 0,000. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kualitas tidur pada sampel penelitian yaitu kualitas tidur baik sebanyak 12 orang (60%) dan kualitas tidur buruk sebanyak 8 orang (40%). Terapi BOP dapat memberikan relaksasi yang membuat kurangnya ketegangan pada otot, ketenangan pada otak dan dapat berpikir dengan baik sehingga membuat tubuh menjadi tenang dan mudah untuk tertidur. Berdasarkan hasil penelitian terapi BOP direkomendasikan dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur.
Dukungan Suami Dalam Pemilihan Kontrasepsi IUD Reyaan, Marieta; Yuliati, Luluk; Wijayanti, Irfana Tri
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.7727

Abstract

Pengendalian kelahiran dan pencapaian keluarga kecil yang sehat dan sejahtera merupakan tujuan utama dari program keluarga berencana. Dalam implementasi program ini penggunaan kontrasepsi IUD sangat dianjurkan karena berbagai manfaatnya, namun dalam pelaksanaannya program ini kurang mendapatkan dukungan dari pihak suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan pemilihan kontrasepsi IUD. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini terdiri dari 41 akseptor KB, dan keseluruhannya diambil sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan 63,5% suami tidak mendukung penggunaan kontrasepsi IUD, dan 65,0% ibu tidak menggunakan kontrasepsi IUD. Analisis Chi Square menunjukkan adanya hubugna signifikan antara dukungan suami dengan penggunaan IUD dengan nilai p=<0,001. Dukungan suami merupakan salah satu faktor penting dalam pemilihan kontrasepsi IUD. Bentuk keperdulian ini penting untuk memperkuat program Keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
Pengaruh Tekhnik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Insersi Intravena Utari, Agustin Anina; Sari, Diah Jerita Eka; Widiharti, Widiharti; Fitrianur, Widyalita
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.8034

Abstract

Pemasangan infus merupakan salah satu prosedur medis yang paling sering dilakukan sebagai tindakan terapeutik pada pasien rawat inap. Pemasangan infus akan menimbulkan nyeri dengan respon yang berbeda-beda pada pasien. Nyeri tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien sehingga perawat perlu melakukan tindakan untuk mengurangi nyeri yang dirasakan pasien. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh teknik relaksasi genggaman jari terhadap penurunan tingkat nyeri pemasangan infus di unit gawat darurat RS Muhammadiyah Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperimental dengan pendekatan post test only control group. Besar sampel sebanyak 60 responden dengan menggunakan simple random sampling. Kelompok intervensi diberikan teknik relaksasi genggaman jari dan kelompok kontrol diberikan intervensi sesuai standar rumah sakit. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyeri pemasangan infus tanpa teknik relaksasi genggaman jari pada kelompok kontrol paling banyak mengalami nyeri sedang (56,7%) sedangkan tingkat nyeri pemasangan intravena pada kelompok intervensi paling banyak mengalami nyeri ringan (85%) dengan uji statistik. nilai p=0,000. Teknik relaksasi genggaman jari berpengaruh terhadap penurunan tingkat nyeri pemasangan infus.
Hubungan Kategori Triase dengan Tingkat Kecemasan Keluarga di Instalasi Gawat Darurat Di RSUD Kabelota Donggala Januarista, Afrina; Indriyani, Sri; Siauta, Viere Allanled
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.6384

Abstract

Kategori triase sering kali menimbulkan rasa takut dan cemas baik kepada pasien ataupun keluarga yang berada di Instalasi Gawat Darurat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan Kategori Triase dengan Tingkat Kecemasan Keluarga di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabelota Donggala. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional studi. Populasi adalah semua keluarga yang berkunjung ke IGD RSUD Kabelota Donggala pada saat penelitian berlangsung dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang yang didapatkan dengan menggunakan rumus perhitungan Lemeshow estimasi proporsi tidak diketahui. Teknik sampling dalam penelitian ini dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan State Anxiety Inventory dan lembar observasi triase. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil Penelitian menunjukkan dari 96 pasien sebagian besar memiliki kecemasan sedang 37 orang (37,5). Sebagian kategori triase yaitu triase kuning 42 orang (43,7%), triase hijau 30 orang (31,3%), triase merah 24 orang (25,0%). Hasil uji bivariat didapatkan p-value 0,004 (p-value<0,05). Simpulan dari penelitian ini ada hubungan kategori triase dengan tingkat kecemasan keluarga di IGD RSUD Kabelota Donggala. Upaya yang harus dilakukan perawat dan petugas lainnya yaitu dengan memaksimalkan proses triase dan meminimalkan kecemasan kelurga dengan meningkatkan komunikasi terapeutik sehingga dapat mengurangi waktu tunggu.
Korelasi Antara Kepatuhan Minum Obat Dan Kualitas Hidup Pada Pasien Skizofrenia Rawat Jalan Farisa, Alya; Dineva R, Farah; Novitayani, Sri
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.7531

Abstract

ABSTRAK Pasien skizofrenia rawat jalan sangat penting untuk patuh dalam mengkonsumsi obat secara teratur sesuai instruksi agar dapat mengontrol gejala skizofrenia yang dialaminya. Ketika gejala skizofrenia terkontrol, pasien mampu menjalani aktivitas kehidupannya sehari-hari dengan baik. Hal ini akan mengakibatkan kualitas hidup pasien lebih baik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Sampel pada penelitian adalah pasien skizofrenia rawat jalan yang berjumlah 110 pasien dengan kriteria antara lain pasien dengan diagnosa medis skizofrenia berdasarkan rekam medis pasien, berusia di atas 18 tahun, pasien berobat jalan 1 tahun terakhir, memiliki Brief Psychiantric Ranting Scale ≤ 40, dan dapat berkomunikasi dengan baik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah data demografi, Behavior of Medication Adherence Questionnaire (BMAQ), Kuesioner World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF), dan The Brief Psychiantric Ranting Scale (BPRS). Hasil menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien skizofrenia (p>0,0). Kepatuhan minum obat mempengaruhi tingkat kualitas hidup pada pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Aceh. Pasien patuh dalam meminum obat karena terdapat pengetahuan yang cukup sehingga tau pentingnya patuh dalam minum obat untuk mengurangi kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup. Kata kunci: Kualitas hidup, Kepatuhan minum obat, Skizofrenia ABSTRACT It is very important for schizophrenic outpatient to adhere taking medication as prescribe in order to control the symptoms of schizophrenia that they experience. While the symptoms are controlled, the schizophrenic outpatient is able to carry out activity daily living well. The aim of this study is to determine the relationship between medication adherence and quality of life in schizophrenic outpatients at the Polyclinic of Aceh Mental Hospital. This study is quantitative with a cross-sectional study design. The sample in the study was 110 schizophrenic outpatients with the criteria consist of being patients with a medical diagnosis of schizophrenia based on the patient's medical records, aged over 18 years, the patient had received outpatient treatment for the last 1 year, had a BPRS ≤ 40, and could communicate well. The instruments used in this study were demographic data questionnaire, the Behavior of Medication Adherence Questionnaire (BMAQ), the World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF) Questionnaire, and The Brief Psychiatric Rating Scale (BPRS). The results showed that there was a correlation between adherence to taking medication and quality of life in schizophrenic outpatients (p > 0.0). Adherence in taking medication affects the level of quality of life in schizophrenia patients at the Polyclinic of Aceh Mental Hospital. Schizophrenic outpatients are obedient in taking medication because they have sufficient knowledge so they know the importance of adherence in taking medication to reduce relapse and improve quality of life. Keywords : Quality of life, Medication adherence, Schizophrenia
Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Cairan Pembersih Wanita Dengan Kejadian Fluor Albus Sari, Levi Tina; Agustina, Ika; Noviasari, Ita
Indonesian Journal of Professional Nursing Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijpn.v5i1.7728

Abstract

Pada remaja putri usia 13-16 tahun mempunyai kecenderungan mengalami keputian (fluor albus) sehingga mereka memakai sabun pembersih wanita secara berlebihan dan mengakibatkan keputihan patologis. fenomena yang terjadi di remaja seringkali terpengaruh oleh teman sebayanya untuk mencoba menggunakan cairan pembersih vagina tanpa mengetahui dampak dari penggunaan cairan pembersih vagina, selain itu remaja juga sering terkena iklan pembersih vagina dengan berbagai merk. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan rancangan cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri putri usia 13-16 tahun. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tottaly sampling. jumlah sampel sebesar 45 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikasi atau sig.2(tailed) sebesar 0,002 < 0,05 maka artinya ada hubungan yang signifikan (berarti) antara pengetahuan responden tentang vulva higiene dengan menggunakan sabun pembersih wanita dengan kejadian fluor albus. Pengetahuan tentang perawatan vulva higiene menggunakan sabun pembersih kewanitaan yang buruk dapat memengaruhi terbentuknya perilaku buruk dalam kesehatan. Perilaku kesehatan yang buruk akan meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami suatu peenyakit salah satunya terjadi keputihan (fluor albus)

Page 1 of 1 | Total Record : 10