cover
Contact Name
Prasena Arisyanto
Contact Email
prasenaarisyanto@upgris.ac.id
Phone
+6285227258778
Journal Mail Official
wawasanpendidikanupgris@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lt.2, Jalan Sidodadi Timur no. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN : 28075714     EISSN : 28074025     DOI : https://doi.org/10.26877/wp.v1i1.9208
Core Subject : Education,
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles 339 Documents
PRODUK KREATIF PADA PEMBELAJARAN SBDP SEBAGAI MEDIA PENGUATAN KARAKTER SISWA KELAS IV SD N 05 TEGALSARI PEMALANG Fike Fitri Febriyanti; Diana Endah Handayani
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11805

Abstract

Latar Belakang penelitian adalah kendala siswa SD N 05 Tegalsari Pemalang menciptakan produk kreatif dalam media pengembangan karakter masih mengalami kesulitan siswa cenderung meniru hasil karya teman sehingga hasil kreativitas siswa menciptakan produk menjadi kurang beraneka ragam Permasalahan yang diungkap pada penelitian ini adalah bagaimanakah produk kreatif pada pembelajaran SBdP sebagai media penguatan karakter siswa kelas IV SD N 05 Tegalsari Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produk kreatif pada pembelajaran SBdP sebagai media penguatan karakter siswa kelas IV SD N 05 Tegalsari Pemalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilakukan dengan menguraikan fakta-fakta dan data-data yang diperoleh dari sumber data Pengambilan data melalui observasi, wawancaradan dokumentasi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Proses pembelajaran pada karya kolase ini lebih menekankan pada kreativitas siswa untuk menggunakan hal baru dan mendapatkan ilmu pengetahuan baru, Berbagai cara dilakukan oleh Kepala sekolah sebagai bentuk meningkatkan upaya untuk keberhasilan program tersebut seperti mensosialisasikan kepada guru.
Pengenalan Karakter Tangung Jawab Melalui Lingkungan Sosial Dimasa BDR Fitri Elma Viana; Muniroh Munawar; Purwadi Purwadi
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.10543

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil pengenalan STEAM dalam pengembangan kemampuan bertanggung jawab anak di TK IT Harapan Bunda Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan yang berisi teori yang relevan dengan masalah penelitian. Bagian ini dilakukan pengkajian mengenai konsep dan teori yang digunakan berdasarkan literatur yang tersedia dari artikel-artikel yang dipublikasikan maupun yang terdapat di dalam jurnal ilmiah. Kajian pustaka berfungsi untuk membangun konsep menjadi dasar studi dalam penelitian. Sehingga dengan adanya hasil penelitian yang relevan, akan menjadi tolak ukur tentang kemampuan anak dalam berinteraksi terhadap lingkungannya. Demikian pula dengan pengenalan STEAM yang dapat membantu pengembangan kemampuan anak dalam menumbuhkan sikap bertanggung jawab di dalam pembelajaran
IMPLEMENTASI METODE MIND MAPPING PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V SD NEGERI KALIKONDANG 4 KECAMATAN DEMAK Ayun Maula Mardikani; Ervina Eka Subekti; Sukamto Sukamto
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11631

Abstract

Mind mapping merupakan salah satu metode dalam pembelajaran yang berfokus pada mencatat yang membantu kita mengingat materi serta dapat meningkatkan pemahaman terhadap materi, membantu mengorganisasi materi dan memberikan wawasan baru. Mind mapping ini kembangkan oleh Tony Buzan. Dengan adanya metode ini siswa menjadi lebih aktif, meningkatnya kreatifitas dan dapat menerima pelajaran dengan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengetahui implementasi metode mind mapping pada pembelajaran tematik kelas V SD Negeri Kalikondang 4 Kecamatan Demak. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi pada saat sekarang. Sumber data yang digunakan adalah guru dan siswa Kelas V. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: implementasi metode mind mapping pada pembelajaran kelas V SD Negeri Kalikondang 4 Kecamatan Demak telah diwujudkan dengan 3 tahap, yaitu tahap perencanaan dengan pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), silabus, media pendidikan serta materi yang akan disampaikan. Tahap yang kedua, yaitu tahap pelaksanaan merupakan kegiatan inti dalam membuat mind mapping ada yang individu maupun berkelompok. Jika berkelompok guru membagi siswa dalam beberapa kelompok kemudian siswa mencermati/ membaca materi, berdiskusi dan siswa mempresentasikan hasil diskusinya, dan dilanjut mengerjakan soal. Jika individu siswa mengerjakan mind mapping sendiri di papan tulis ataupun buku tulis dengan mandiri. Tahap yang ketiga, yaitu evaluasi pembelajaran yang dilakukan guru masih mengutamakan penilaian hasil pada kognitif (pengetahuan) siswa melalui mengerjakan latihan soal di LKS atau PR sebagai tugas.
Conversational Implicature in The Croods movie Rahma Niah; Senowarsito Senowarsito; Arso Setyaji
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.10250

Abstract

This research is aimed to identify the types of conversational implicature in the dialogue of characters in The Croods movie and interpret the meaning of each conversational implicatures that found in the dialogue of characters in The Croods movie.  In conducting this research, the writer uses descriptive qualitative research as a method to analyze the data. The writer uses the theory proposed by Grice to analyze and interpret the types of conversational implicature occur in The Croods movie. The data in this research are collected by watching the movie and reading the script of the movie, which then selects the dialogues that identified as a conversational implicature. In analyzing the data, the writer uses several steps; First identifying the types of conversational implicature, Second classifying the types of conversational implicature, third describing the meaning of each utterance that is identified as a conversational implicature based on the context of the movie, and last making a conclusion. After analyzing the data, it was found that there were 20 utterances that were identified as conversational implicatures, i.g. generalized conversational implicature and particularized conversational implicature. There were 15 utterances identified as particularized conversational implicatures and 5 utterances identified as generalized conversational implicatures. Which can be percentages, particularized conversational implicature 75% occurred and generalized conversational implicature 15%. It can be concluded that particularized conversational implicature is the most prominent appearing in the movie. 
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING(PBL) DI KELAS IV MATERI BUNYI SEMESTER GASAL TAHUN PELAJARAN 2022/2023 DI SD NEGERI 012 PASIR EMAS Nur Aini Zulfa
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.13459

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat keaktifan peserta didik selaama proses pembelajaran, khususnya pada aspek berbicara dalam hal ini menanya dan menanggapi/ menjawab, dan keberanian peserta didik untuk maju presetasi dihadapan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan proses belajar peserta didik di kelas IV SD Negeri 012 Pasir Emasdengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 012 Pasir Emas yang berjumlah 22 peserta didik. Sumber data berasal dari guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan proses belajar peserta didik dari prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus IV. Keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran pada prasiklus bersifat dengan prosentase 23% atau hanya 5 peserta didik. Peningkatan terjadi pada siklus I. Keaktifan belajar peserta didik meningkat walaupun belum optimal yaitu 54% atau 12 peserta didik. Pelaksanaan siklus IV menyebabkan keaktifan belajar meningkat menjadi 81% atau sebanyak 18 peserta didik aktif dari jumlah keseluruhan 22 peserta didik. sehingga bisa mendukung suatu pembelajaran yang berkualitas. Simpulan penelitian ini adalah penerapkan model pembelajaran Problem Based Learning meningkatkan keaktifan proses belajar dengan materi Bunyi di SD Negeri 012 Pasir Emas.
ANALISIS PENGGUNAAN BIG BOOK UNTUK PENCAPAIAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA BIRRUL WALIDAIN Maryam Maryam; Muniroh Munawar; Nila Kusumaningtyas
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.12125

Abstract

Kemampuan berbicara pada anak usia dini yang  harus dicapai sebagai salah satu upaya untuk pencapaian kemampuan berbicara anak. Pencapaian kemampuan berbicara yang dimiliki anak usia 5-6 tahun masih terdapat beberapa kelemahan, diantaranya penggunaan kata sambung dan kalimat tanya, respon saat menanggapi pertanyaan dan pernyataan dari orang lain. Adanya penelitian ini, bertujuan menganalisa penggunaan bog book pencapaian kemampuan berbicara anak uisa 5-6 tahun dalam penggunaan big book di RA Birrul Walidain Semarang. Serta apa saja faktor pendukung dan penghambat yang dialami. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pencapaian kemampuan berbicara anak dalam penggunaan big book di RA Birrul Walidain Semarang. Jenis penelitian kualitatif analisis deskriptif dengan cara pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kegitan pembacaan big book anak-anak menunjukan aspek memahami bahasa dan mengungkapkan bahasa. Dimana aspek tersebut merupakan indikator dalam kemampuan berbicara. Sehingga ketika aspek pencapaian itu berkembang maka menunjukan pencapaian kemampuan berbicara yang dimiliki oleh anak.
An Analysis of Moral Values in Justice League Movie Eni Wijayanti; Dyah Nugrahani; Sri Wahyuni
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.10743

Abstract

This final project studied the analysis of the moral values in “Justice Leagu” Movie. This research focused mainly on the moral values found in the movie. The objectives of the study were (1) to find out the moral values found in Justice League Movie, (2) to explore the moral values reflected in main character of Justice League Movie.The design of the research was descriptive qualitative research. The object of the research were script Justice League Movie. The instruments of the study were the data from the script movie. This discussions from prior chapters are to be summarized to achieve the purpose of the study. First, the moral values of being there were peace and ability, self confident and potencially, courage sake and kindness, and the last one is honestly. The second, the moral values of giving were justice and mercy, love and affection, kindness and friendsliness, and the last one is respect.The dominant types of moral values of being use in Justice League movie were peace and ability and selfconfident and potencially that have same percentage that was 35,71%. Second the moral values of giving the dominant was love and affection 75%.
GRAMMATICAL ERRORS FOUND IN DESCRIPTIVE TEXT WRITTEN BY THE STUDENTS OF X MIPA 2 AT SMA N 1 CEPIRING IN ACADEMIC YEAR 2021/2022 Nita Agustina; Wiyaka Wiyaka; Siti Musarokah
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11697

Abstract

This final project studied the grammatical errors made by the students of 10th MIPA 2 SMA N 1 Cepiring. The objectives of the study were (1) To describe 4 types of grammatical errors in writing descriptive text made by the students of X MIPA 2 SMA N 1 Cepiring based on Dulay, Burt, and Krashen (1982) theory, (2) To find out what grammatical errors are dominantly made by the students, (3) To describe how teachers minimize the students’ grammatical errors. The design of the research was descriptive qualitative research. The subject of the research were 10th MIPA 2 SMA N 1 Cepiring. The instrument of the study were test and interview. To identify the data of errors, the writer used the theory of Dulay, Burt, and Krashen (1982), for the interview the writer used Miles and Huberman (1994) theory which consists of 3 steps: Data Reduction, Data Display, and Conclusion Drawing. The result of this research showed that: (1) the number of each errors are: errors of omission found 8 errors with 20,5% grammatical errors percentage, errors of addition found 9 errors with 23,1% grammatical errors percentage, errors of misformation found 15 errors with 38,5% grammatical errors percentage, and the last one errors of misordering found 7 errors with 17,9% grammatical errors percentage; (2) the dominant types of errors was the errors of misformation with 38,5% percentage; (3) The results of the interviews show that to minimize students' errors is by giving more practice in making sentences which focus on grammar or tense and emphasizing to the students that is normal for having some mistakes so that the students become confident of their works.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK USIA SINI DALAM PENGENALAN LINGKUNGAN SOSIAL BERBASIS STEAM Ikmalun Nikmah Susan; Muniroh Munawar; Purwadi Purwadi
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.10361

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan dasar yang berperan penting sebagai pondasi dasar anak untuk mengembangkan pengetahuan. Kemampuan dan fungsi dalam kehidupan merupakan aspek berpikir kritis, penanaman sifat dilakukan saat usia dini baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat, hal tersebut dapat memaksimalkan proses berpikir kritis secara aktif. Perkembangan tahapan kemampuan berpikir kritis dimulai dari dorongan aktif belajar. Anak menggunakan akal sehat untuk merangsang kemampuan berpikir kritis, yaitu ketelitian, daya ingat, aktif, dan menemukan solusi. Kemampuan tersebut yang harus dimiliki oleh anak dalam merencanakan suatu penyelesaian masalah dari berbagai aspek dan anak dapat membuat gagasan ide yang mampu memberikan solusi dengan pengalaman yang telah dimiliki anak. Anak miliki keahlian yang perlu dirangsang dengan optimal, anak memiliki ciri khas yang berbeda-beda dan akan tumbuh dengan utuh. Lingkungan merupakan interaksi sosial pertama anak dan orang tua sangat berperan untuk merangsang perkembangan komunikasi anak. Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) merupakan inovasi pembelajaran bagi anak agar dapat menemukan solusi pada masalah yang dihadapi. Pembelajaran tersebut menuju pada keterampilan, pengalaman alam, dan seni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis anak usia dini dalam pengenalan lingkungan sosial berbasis STEAM. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan berpikir kritis anak usai dini dalam pengenalan lingkungan sosial berbasis STEAM.
Pengembangan Media Pembelajaran PARAWA (Pandai Aksara Jawa) Berbasis Audio Visual Pembelajaran Bahasa Jawa Materi Sandhangan Swara Kelas IV SD Negeri Sawah Besar 01 Semarang Ika Septiani Wulandari; Ferina Agustini; Rofian Rofian
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan media pembelajaran pada pembelajaran bahasa Jawa di SD Negeri Sawah Besar 01 Semarang dan untuk mengetahui pengembangan media PARAWA yang layak untuk sebagai media pembelajaran bahasa Jawa materi sandhangan swara. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Prof.M.Rusdi (ADDIE) dengan menggunakan teknik Non-Probelity Sampling berbentuk Cluster Sampling. Hasil penelitian yaitu, menghasilkan produk media pembelajaran PARAWA berbasis audio visual pembelajaran bahasa Jawa materi sandhangan swara kelas IV SD Negeri Sawah Besar 01 Semarang. Untuk menguji media PARAWA berbasis audio visual memvalidasi produk yang dibuat kepada ahli media dan ahli materi, memperoleh nilai rata-rata persentase 96,65% oleh ahli media, 96% oleh ahli materi. Kemudian untuk menguji kepraktisan media PARAWA berbasis audio visual dengan melihat hasil angket tanggapan siswa dan tanggapan guru, memperoleh nilai rata-rata persentase 98,14% dari tanggapan siswa, 84% dari tanggapan guru dalam materi pembelajaran, 88% dari tanggapan guru dalam media pembelajaran.  Kesimpulan produk media PARAWA berbasis audio visual yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran bahasa Jawa materi sandhangan swara.Kata Kunci: Media Pembelajaran; Pembelajaran Bahasa Jawa; Sekolah Dasar