cover
Contact Name
Prasena Arisyanto
Contact Email
prasenaarisyanto@upgris.ac.id
Phone
+6285227258778
Journal Mail Official
wawasanpendidikanupgris@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lt.2, Jalan Sidodadi Timur no. 24 - Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN : 28075714     EISSN : 28074025     DOI : https://doi.org/10.26877/wp.v1i1.9208
Core Subject : Education,
Jurnal Wawasan Pendidikan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan. Terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus dengan fokus jurnal pada pembelajaran dan pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, dan pendidikan inklusi. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian yang ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun Inggris.
Articles 339 Documents
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Siswa Sekolah Dasar Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Rahajeng Oktavia Anggarita; Ikha Listyarini
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.10409

Abstract

AbstrakRumusan masalah dari penelitian ini adalah adanya virus yang bernama Covid-19 dan menyerang hewan maupun manusia sehingga menyebabkan pandemi yang terjadi di Indonesia. Pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi dilaksanakan secara daring dan mengharuskan guru untuk menggunakan media atau teknologi yang mampu mendukung terlaksananya proses pembelajaran dalam bentuk daring. Tujuan dari terlaksananya penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan kegiatan pembelajaran daring dan apa saja kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring sekolah dasar di Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Penentuan tempat penelitian ini ditentukan dengan metode sampling sedangkan data dari penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara kepala sekolah dan guru kelas IV, angket siswa kelas IV, serta dokumentasi. Pelaksanaan sistem pembelajaran secara daring siswa kelas IV di Kecamatan Margoyoso terlaksana menggunakan beberapa aplikasi karena dirasa lebih praktis dan mudah dijangkau oleh siswa juga memudahkan guru untuk mengirimkan materi dan menjelaskan materi. Namun terdapat pula kekurangannya yaitu materi yang dikirimkan terlalu banyak sehingga menghabiskan memori dan juga kuota di handphone siswa maupun guru. Saran yang dapat disampaikan adalah guru diharapkan lebih memperhatikan tingkah laku siswa dan siswa diharapkan mendapatkan pengalaman pembelajaran secara daring.Kata Kunci: Covid-19, kelebihan, kekurangan, pembelajaran daring.
ANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK DI SD NEGERI BUGANGAN 03 SEMARANG Siti Fatimah Yulianti; Sukamto Sukamto; Ervina Eka Subekti
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh yang signifikan antara penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial anak. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan metode deskriptif, yang ditunjang dengan penelitian lapangan dan referensi berkaitan dengan tema yang dibahas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji hipotesis menggunakan uji T (T-test). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan hasil uji independen t-test diatas menunjukan bahwa siswa pengguna media sosial sebanyak 29 responden dengan nilai rata-rata interaksi sosial 76,4138 lebih tinggi dibandingkan siswa yang bukan pengguna media sosial yakni sebesar 72,7619. Hal tersebut mengindikasikan interaksi sosial siswa pengguna media sosial lebih tinggi dibandingan dengan siswa yang tidak menggunakan media sosial. Dari hasil signifikansi independen t-test menunjukan nilai signifikan sebesar 0,297 > 0,05 (taraf signifikansi 5%) artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan interaksi sosial antara siswa pengguna media sosial dengan siswa non pengguna media sosial.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN DI KELAS V SD NEGERI KAUMAN BLORA Pramudya Dwi Ratna Sari; Ervina Eka Subekti
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11357

Abstract

AbstrakMatematika merupakan mata pelajaran yang ditakuti dan dianggap sulit oleh anak. Salah satu kesulitan yang dialami siswa yaitu kesulitan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika. Soal pemecahan masalah matematika merupakan soal matematika yang berbentuk cerita dan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis kesalahan, kemampuan, dan faktor penyebab siswa kelas V SDN Kauman Blora mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Jenis penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian yaitu guru kelas V, siswa kelas V, dan orangtua siswa kelas V SD Negeri Kauman Blora. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian 1) jenis kesalahan yang dialami oleh siswa yaitu belum mampu memahami soal cerita matematika, kurang teliti dalam menghitung, salah cara penyelesaian, tidak mengubah pecahan desimal ke dalam pecahan biasa dan tidak menyamakan penyebut. 2) kemampuan siswa dalam meyelesaikan soal pemecahan masalah matematika sudah cukup baik, dan siswa belum paham tahapan-tahapan dalam menyelesaikan soal cerita matematika. 3) faktor yang menyebabkan siswa kelas V SDN Kauman Blora mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika yaitu disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor dasar umum dan faktor dasar khusus.Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Pemecahan Masalah Matematika, Materi Operasi Hitung Pecahan
ANALISIS PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 17 SEMARANG POKOK BAHASAN BANGUN RUANG SISI DATAR KUBUS DAN BALOK DITINJAU DARI KONEKSI MATEMATIS Rida Kurniawati; Henry Januar Saputra; Kiswoyo Kiswoyo
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.12109

Abstract

Konteks penelitian ini tentang pemahaman koneksi matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar kubus dan balok berdasarkan indikator pada aspek koneksi matematis menurut NCTM (National Council of Teachers of Mathematics) atau Dewan Nasional Guru Matematika. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui pemahaman koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar kubus dan balok. Jenis penelitian ini adalah kualitaatif deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah peserta didik kelas V Bilal di SD Muhammadiyah 17 Semarang. Sampel dari penelitian ini adalah 4 peserta didik kelas V Bilal di SD Muhammadiyah 17 Semarang tahun pelajaran 2021/2022. Data yang diambil melalui tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal materi kubus dan balok masih kurang dilihat dari indikator aspek koneksi matematis menurut NCTM yaitu aspek koneksi antar topik matematika, aspek koneksi dengan ilmu lain, aspek koneksi dengan dunia nyata atau kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman koneksi matematis siswa di SD Muhammadiyah 17 Semarang masih sangat rendah. Hal tersebut berdasarkan studi yang dilaksanakan pada siswa kelas V Bilal, ditinjau dari rendahnya nilai rata-rata pemahaman koneksi matematis siswa sebesar 32,84 sementara nilai KKM yang harus dicapai oleh siswa sebesar 70.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI ADOBE PREMIERE MATERI SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD N BANJAR HARJO 01 Ravena Hemalia Amarta; Khusnul Fajriyah; Ervina Eka Subekti
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.10690

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah guru dan siswa hanya menggunakan buku sebagai bahan ajar satu-satunya, Hal ini mengakibatkan banyak siswa yang nilainya 70% belum mencapai KKM yang telah ditentukan oleh sekolah.  Penunjang media pembelajaran untuk siswa sendiri belum ada. Selain itu media pelajaran yang digunakan belum mencakup keseluruhan materi dan belum dapat meningkatkan kemampuan pemahaman siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kelayakan media video pembelajaran berbasis aplikasi adobe premiere untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media video pembelajaran IPA yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman siswa di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian ini adalah 2 guru di SD Negeri Banjar Harjo 01. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa produk media video pembelajaran berbasis aplikasi adobe premiere yang dikembangkan telah layak dan dapat digunakan sebagai penunjang media video pembelajaran pada pembelajaran IPA materi sistem pernapasan pada manusia kelas V di SD Negeri Banjar Harjo 01. Hal tersebut berdasarkan hasil kelayakan berdasarkan analisis data oleh pakar ahli materi serta ahli media, dan penilaian hasil uji coba lapangan. Hasil validasi ahli materi 88,5%, validasi ahli media sebesar 92%, penilaian hasil uji coba oleh beberapa guru untuk materi 71% dan media 96%, dan hasil uji coba kepada siswa 99,4%. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah guru tidak hanya menggunakan satu media pembelajaran saja. Setidaknya, guru menggunakan media pembelajaran lainnya untuk menunjang pembelajaran. Selain itu guru hendaknya memperhatikan tingkat kemampuan pemahaman siswa guna menunjang pemahaman siswa dalam pelajaran IPA sehingga tidak hanya pembelajaran saja yang baik akan tetapi menghasilkan output yang baik pula.
THE CHARACTERS DEVELOPMENT IN THE FILM ALICE IN WONDERLAND BY LEWIS CARROL AND ITS CONTRIBUTION TO TEACHING DRAMA Candra Nila Pangestuningtyas; Nur Hidayat; Ririn Ambarini
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11677

Abstract

In literature, a drama is the portrayal of fictional or non-fictional events through the performance of written dialog (either prose or poetry). Dramas can be performed on stage, on film, or the radio. Dramas are typically called plays. One of the literary to teach drama from is movie. Movie is one form of popular literary work which is presented visually that contains element of narrative or story. The movie is a medium to educate people and improve understanding of particular subject even though it is only in visual form. By using movie, it also can know a lot of information such as learning character development to teaching drama. A movie is a tool to convey a message depending on the audience because movie show the audience to through the visualization. This research design uses qualitative descriptive. The data sources for this research are taken from a movie is titled Alice in Wonderland. After the researcher has collected all the data, the researcher reduces and selects the movie for analysis, after that; the researcher summarize the research result and draw conclusion for the research result. This study analyzes the characters development in the movie Alice in Wonderland and the contribution to teaching drama. The total characters development found in film Alice in Wonderland are 16. They are obedient, imagine, force, surprised, firm, grumpy, like persuade, liar, impressionable, easy to believe, emotional, like affect, cunning, seducer, kind-heart, and seducer.
PHRASAL VERBS IN WRITTEN NARRATIVE TEXTS OF ELEVENTH GRADE OF SMAN 1 PATI Siti Sakdidah; Ngasbun Egar; Jafar Sodiq
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.10325

Abstract

Students struggle to learn to use phrasal verbs in written English. Books, writings, and social media quotes can all be used as sources. Phrasal verbs are the most common verbs in the English language. However, students must also understand the form of the phrasal verb in order to avoid making errors when writing. This study aimed to analyze the phrasal verbs in the students' written narrative texts in eleventh grade SMAN 1 Pati was used to search for the types of phrasal verbs, the errors in phrasal verbs, and solutions and suggestions from the teachers of English for students. The methods involved ranged from qualitative descriptive to document analysis. The data comes from classes XI MIPA 6, XI MIP SA7, XI IPS 1, and XI IPS 2 collecting narrative texts in pdf using a phrasal verb. The findings of this research revealed that the students' written narrative texts found types of phrasal verbs such as transitive separable, transitive non-separable, and intransitive. Then, errors in phrasal verbs include omission, addition, misformation, and misordering. The solutions and advice from the English teacher are that students should do more reading, writing, listening, and paying attention to the video lessons, memorizing the meaning and applying it in a sentence.
ANALISIS DAYA TANGKAP SISWA TERHADAP NILAI KARAKTER PADA FILM DOKUMENTER SI BOLANG Virlinia Rofida; Singgih Adhi Prasetyo; Ferina Agustini
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11539

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah kurang sukanya anak-anak terhadap film dari dalam negeri dibandingkan film dari luar negeri terutama film kartun. Untuk itu film dokumenter Si Bolang produksi Trans 7 dapat menjadi alternatif dalam mendorong anak untuk mulai menyukai film dari dalam negeri dan juga membantu guru untuk menanamkan nilai karakter pada anak terutama di usia sekolah dasar.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Film Dokumenter Si Bolang. Sampel diambil menggunakan purposive sampling yaitu dari durasi film 18 menit 10 detik, diambil sembilan scene film. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik menyimak dan mencatat dalam menyimpan data. Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, dokumentasi dan pengamatan simak catat. Berdasarkan hasil analisis dan penelitian melalui pendeskripsian, dapat disimpukan bahwa siswa menemukan ada sembilan yaitu religius, jujur, toleransi, kerja keras, kreatif, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial dan bersahabat. Yang paling sering muncul yaitu nilai karakter toleransi dan kerja keras, sedangkan nilai karakter yang jarang muncul yaitu kreatif.Kata Kunci: daya tangkap, nilai karakter, film
AN CORRELATION STUDY BETWEEN ENGLISH LANGUAGE TEACHERS’ CLASSROOM MANAGEMENT AND STUDENTS’ MOTIVATION IN JOINING THE CLASS Chomar Nur Machmut; Dias Andris Susanto; T Sri Suwarti
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.10759

Abstract

This final project studies “the correlational study between english language teachers’ classroom management and students’ motivation in joining the class”. The aims of this study are: (1) To measure the correlation between teachers’ classroom management and students’ motivation in joining the class (2) To find out whether there is significant correlation between teacher classroom management and student motivation. Quantitative approach was used in this study. The design of the research was quantitative design by using questionnaire as the research instrument. The population of this research was the students of SMAN 2 Grabag. The writer took 33 students from class XI MIPA 1 and 28 students from class XII IPS 3 as the sample. The result of this study shows that; a) the score result of the correlation coefficient was -,096, it means that the correlation between those two variables were very low ; b) The gap of the correlation between two variable is not rally related. It can be seen in the result of correlation coefficient was -,096 and minimum correlation score 0,000 -0,200 it means that correlation coefficient was lower than minimum correlation. Teachers can improve students’ motivation in joining the class by using another method or maybe by involving the newest development.
Pengembangan Bahan Ajar Live Worksheets Untuk Meningkatkan Higher Order of Thingking Skill Siswa Sekolah Dasar Sabrina Asni Widyastuti; Filia Prima Artharina; Fajar Cahyadi
Wawasan Pendidikan Vol 3, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/wp.v3i1.11781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pengembangan bahan ajar Live Worksheets untuk meningkatkan Higher Order of Thingking Skill (HOTS) siswa Sekolah Dasar, menghasilkan bahan ajar yang valid terhadap pembelajaran siswa Sekolah Dasar, dan untuk mengetahui adanya peningkatan HOTS siswa Sekolah Dasar melalui bahan ajar. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian dan pengembangan (R&D) yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kelayakan produk yang dikembangkan. Data dalam penelitian ini di peroleh melalui wawancara dan angket. Hasil dari penelitian diantaranya sebagai berikut : (a) Pengembangan bahan ajar Live Worksheets yang dikembangkan merupakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dapat digunakan secara online dan offline, (b) Bahan ajar Live Worksheets  yang dikembangkan sesuai dengan KD dan Indikator pembelajaran, (c) Tampilan bahan ajar Live Worksheets menggunakan warna yang terang sehingga siswa menjadi senang untuk mengerjakan soal latihan, penggunaan hurug yang jelas sehingga memudahkan siswa untuk membaca, dan penggunaan gambar yang jelas,sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar, penggunaan video pembelajaran sehingga siswa tidak merasa bosan untuk mengikuti kegiatan pembelajaran, penggunaan soal-soal berbasis HOTS, dan adanya animasi penunjang guna memudahkan siswa untuk mengerjakan soal-soal, (d) Serta adanya peningkatan HOTS siswa.