cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal PAEDAGOGY (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi) Editor in Chief Dr. Arman, M.Pd (Universitas Lampung) Journal Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd (Universitas Mataram) Dr. Didi Muliadi, M.Pd (STIBA Pertiwi) Section Editor Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Syarfuni, M.Pd (Universitas Bina Bangsa Getsempena) Dr. Syafaat Ariful Huda, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Endah Resnandari, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Abdullah Muzakar, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Marzoan, M.Pd (STKIP Hamzar) Copy Editor Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/paedagogy/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Core Subject : Education, Social,
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and Psychology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2023)" : 5 Documents clear
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN POLITIK TERHADAP KEPUTUSAN MEMILIH GENERASI MILENIAL GAUTAMA, SIDARTHA ADI; KUSUMA, CANDRA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v3i4.2719

Abstract

General Election is a process to achieve formal legal authority that is carried out by the participation of candidates and controlled by supervisory institutions, in order to gain legitimacy from the community authorized by applicable law. To be able to reach the success of a campaign, political marketing is needed. The concept of marketing is not only limited to business. This fact attracts more attention from many parties to apply marketing science outside the context of business organizations. Marketing can be applied to organizational forms, which are not only oriented towards economic profit alone and focus more on long-term relationships with consumers and stakeholders. The results of the 2020 Population Census show that Indonesia's population is dominated by millennials and generation Z. Political marketing communication with voting decisions has a relationship. The research findings illustrate that political marketing communication is very influential on millennials, especially in recognizing the profiles of candidates. ABSTRAKPemilihan Umum (Pemilu) adalah sebuah proses untuk mencapai otoritas secara legal formal yang dilaksanakan atas partisipasi kandidat dan dikontrol oleh lembaga pengawas, agar mendapatkan legitimasi dari masyarakat yang disahkan oleh hukum yang berlaku. Untuk dapat menjangkau keberhasilan suatu kampanye dibutuhkan marketing politik. Konsep marketing tidak hanya terbatas pada bisins saja. Kenyatan ini lebih menarik perhatian banyak pihak untuk menerapkan ilmu marketing diluar konteks organisaasi bisnis. Marketing dapat diaplikasikan ke dalam bentuk organisasi, yang tidak hanya berorientasi kepada keuntungan ekonomi semata dan lebih menitik beratkan aktifitasnya kepada hubungan jangka panjang dengan konsumen dan stakeholder. Hasil Sensus Penduduk 2020 menunjukkan penduduk Indonesia didominasi Generasi milenial dan generasi Z. Komunikasi pemasaran politik dengan keputusan memilih memiliki hubungan. Temuan penelitian mengambarkan komunikasi pemasaran politik ternyata sangat berpengaruh terhadap kaum milenial khusunya dalam mengenali profil para kandidat.
PENGARUH MINDFULNESS DALAM KOMUNIKASI ANTARUMAT BERAGAMA DALAM MENCIPTAKAN KERUKUNAN: PENDEKATAN KUANTITATIF WIDIYANTO, WIDIYANTO; JULIANTI, MEGA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v3i4.2720

Abstract

The study aims to investigate the influence of Mindfulness practices in interreligious communication on the creation of congregations. Religious interraciality is an important aspect of the diversity of societies that requires an inclusive and sustainable approach. Mindfulness , as the ability to be fully present in the present moment without judgment, has been widely recognized for enhancing understanding, empathy, and interpersonal connectivity. In the context of inter-religious communication, Mindfulness practices can play a key role in reducing conflict, enhancing mutual understanding, and promoting tolerance. The study uses a qualitative approach by conducting in-depth interviews and content analysis of the narratives of participants involved in an interreligious communication training program that incorporates the element of Mindfulness . The results show that Mindfulness practice allows participants to develop a deeper awareness of stereotypes, prejudices, and negative perceptions of other groups. By enhancing the ability to manage emotional reactions and increasing the conscious presence in interreligious interactions, participants an increase in respect, the courage to listen to different views, and the willingness to find commonalities as well as understand differences. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh praktik Mindfulness dalam komunikasi antarumat beragama terhadap penciptaan kerukunan. Kerukunan antarumat beragama adalah aspek penting dalam keberagaman masyarakat yang membutuhkan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Mindfulness , sebagai kemampuan untuk hadir secara penuh dalam momen saat ini tanpa penilaian, telah diakui secara luas untuk meningkatkan pemahaman, empati, dan keterhubungan antarindividu. Dalam konteks komunikasi antarumat beragama, praktik Mindfulness dapat memainkan peran kunci dalam mengurangi konflik, meningkatkan saling pengertian, dan mempromosikan toleransi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan analisis konten terhadap naratif partisipan yang terlibat dalam program pelatihan komunikasi antarumat beragama yang memasukkan elemen Mindfulness . Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Mindfulness memungkinkan para peserta untuk mengembangkan kesadaran diri yang lebih dalam terhadap stereotip, prasangka, dan persepsi negatif terhadap kelompok lain. Dengan meningkatkan kemampuan untuk mengelola reaksi emosional dan meningkatkan kehadiran sadar dalam interaksi antaragama, peserta melaporkan peningkatan dalam rasa hormat, keberanian untuk mendengarkan pandangan yang berbeda, dan kemauan untuk mencari kesamaan serta memahami perbedaan.
PENGARUH EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP HUBUNGAN ANTARINDIVIDU SISWA DI SEKOLAH DASAR SENERU, WISTINA; ASTIKA, RIA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v3i4.2721

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of interpersonal communication effectiveness on relationships among individuals in the Bodhisattva School community, using quantitative methods. The research method involves conducting surveys with questionnaires as data collection tools. Students of various grade levels were randomly selected as respondents. Using statistical analysis, this study found a positive correlation between increased interpersonal communication effectiveness and individual relationship quality in the school environment. The findings indicate that the effectiveness of interpersonal communication is increasing, as is the quality of interpersonal relationships at Bodhisattva Dasar School. The findings indicate that there is a significant relationship between interpersonal communication variables and siswa SD Bodhisattva relationships. The hypothesis yields t hitung> t tabel, or 24,673>0,449, implying that Ho was eliminated and Ha was retained, resulting in improved interpersonal communication based on the relationship between individual SD Bodhisattva. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menegtahui pengaruh efektivitas komunikasi interpersonal terhadap relasi antarindividu di kalangan siswa di Sekolah Dasar Bodhisattva, menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian melibatkan penyelenggaraan survei dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Siswa dari berbagai tingkat kelas dipilih secara acak sebagai responden. Melalui penerapan analisis statistik, temuan penelitian ini mencerminkan adanya korelasi positif antara tingkat efektivitas komunikasi interpersonal dan kualitas relasi antarindividu di lingkungan sekolah. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efektivitas komunikasi interpersonal, semakin kuat pula kualitas relasi interpersonal di Sekolah Dasar Bodhisattva. Penelitian ini memberikan sumbangan untuk pemahaman lebih lanjut mengenai peran komunikasi interpersonal dalam membentuk relasi sosial di kalangan siswa sekolah dasar. Implikasi dari temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan program pelatihan komunikasi interpersonal di lingkungan pendidikan, dengan tujuan memperkuat jejaring sosial dan relasi positif antarindividu di Sekolah Dasar Bodhisattva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel komunikasi interpersonal terhadap hubungan antarindividu siswa SD Bodhisattva. Hasil hipotesis menunjukan t hitung> t tabel atau 24,673>0,449, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat pengaruh komunikasi interpersonal terhadap hubungan antarindividu siswa SD Bodhisattva.
PENGARUH KOMUNIKASI INTRAPERSONAL TERHADAP KONSEP DIRI PEMUDA KARANG TARUNA RAPIADI, RAPIADI; KASRAH, RINI
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v3i4.2723

Abstract

Intrapersonal communication, or communication with oneself, is the foundation for effective communication with others.The concept of intrapersonal communication is based on the understanding that communication occurs not only between individuals, but also within oneself. This concept relates to the understanding that individuals have complex internal processes in communicating with themselves, which influence the way they communicate with others. Intrapersonal communication is a communication process that occurs within an individual. It involves using language and thought to understand oneself, manage emotions, and make decisions. Understanding yourself aims to direct yourself to be able to interact with other people in communicating to improve the quality of your self-concept, because communication will have good understanding if it starts from within yourself. This research uses a quantitative approach with a survey method conducted in Kubu Liku Jaya village, West Lampung Regency, Lampung Province, and aims to find out whether there is and how big the influence of intrapersonal communication is Regarding the Self-Concept of Karang Taruna Youth in Kubu Liku Jaya Village, West Lampung Regency. The research results show thatSelf-Concept is related to increasing intrapersonal communication, this can be seen from the coefficient of determination value of 0.681 so that the diversity in Self-Concept contributes 68.1%. Meanwhile, 31.9% is influenced by other factors outside intrapersonal communicationnot examined in this study. ABSTRAKKomunikasi intrapersonal, atau komunikasi dengan diri sendiri, merupakan fondasi bagi komunikasi yang efektif dengan orang lain. Konsep komunikasi intrapersonal didasarkan pada pemahaman bahwa komunikasi tidak hanya terjadi antara individu-individu, tetapi juga dalam diri sendiri. Konsep ini berkaitan dengan pemahaman bahwa individu memiliki proses internal yang kompleks dalam berkomunikasi dengan diri sendiri, yang mempengaruhi cara mereka berkomunikasi dengan orang lain. Komunikasi intrapersonal adalah proses komunikasi yang terjadi dalam diri individu. Ini melibatkan penggunaan bahasa dan pikiran untuk memahami diri sendiri, mengelola emosi, dan membuat keputusan. Memahami diri sendiri bertujuan untuk mengarahkan diri agar mampu berinteraksi dengan orang lain dalam berkomunikasi meningkatkan kualitas konsep diri, sebab komunikasi akan memiliki pengertian yang baik jika diawali dari dalam diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilakukan di desa Kubu Liku Jaya Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung, dan bertujuan untuk mengetahui apakah ada dan seberapa besar pengaruh komunikasi intrapersonal Terhadap Konsep Diri Pemuda Karang Taruna di Desa Kubu Liku Jaya Kabupaten Lampung Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsep Diri memiliki kaitan dengan peningkatan komunikasi intrapersonal, hal tersebut dapat dilihat dari nilai koefesien determinasi sebesar 0,681 sehingga keragaman yang ada pada Konsep Diri dengan kontribusi sebesar 68,1%. Sedangkan 31,9% dipengaruhi oleh faktor lain diluar Komunikasi Intrapersonal yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP PERILAKU PENCARIAN INFORMASI DI KALANGAN MAHASISWA SAPUTRI, VIKE APRILIANIN MARWINTARIA; MANGGALANI, RINA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v3i4.2724

Abstract

The study aims to explore the influence of digital literacy on information-seeking behavior among students of STIAB Jinarakkhita. Digital literacy is considered a key factor that affects students' ability to access, evaluate, and utilize information found online. The study uses quantitative methods involving students. Through surveys and statistical analysis, the study assessed students' level of digital literacy and identified patterns of their information-seeking behavior. Variables such as technical skills, critical evaluation of information sources, and frequency of use of digital platforms were analyzed to understand to what extent digital literature contributed to the effectiveness in the search for information. The research results are expected to provide a deeper insight into how digital literacy affects student information-seeking behavior. The implications of this research involve a better understanding of students' digital literacy needs, which can help develop more focused learning strategies and programmes in a higher education environment. Thus, this research can contribute to a practical and theoretical understanding of the importance of digital literacy in improving the quality of student information searches in the digital age. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh literasi digital terhadap perilaku pencarian informasi di kalangan mahasiswa STIAB Jinarakkhita. Literasi digital dianggap sebagai faktor kunci yang mempengaruhi kemampuan mahasiswa dalam mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi yang ditemukan secara daring. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan mahasiswa. Melalui survei dan analisis statistik, penelitian ini menilai tingkat literasi digital mahasiswa dan mengidentifikasi pola perilaku pencarian informasi mereka. Variabel-variabel seperti keterampilan teknis, evaluasi kritis terhadap sumber informasi, dan frekuensi penggunaan platform digital dianalisis untuk memahami sejauh mana literasi digital berkontribusi terhadap efektivitas dalam pencarian informasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana literasi digital memengaruhi perilaku pencarian informasi mahasiswa. Implikasi penelitian ini melibatkan pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan literasi digital mahasiswa, yang dapat membantu pengembangan strategi pembelajaran dan program literasi digital yang lebih terfokus di lingkungan pendidikan tinggi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman praktis dan teoretis terkait pentingnya literasi digital dalam meningkatkan kualitas pencarian informasi mahasiswa di era digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 5