cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran
ISSN : 27985725     EISSN : 27985466     DOI : https://doi.org/10.51878/strategi.v1i2.580
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Learning Strategies and Models.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MATERI INTRODUCTORY CHAPTER AND FAMILY LIFE PADA KELAS VIII SMP Astati, Era
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i1.4204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris Materi Introductory Chapter and Family Life di kelas VIII. Model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write merupakan salah satu model yang digunakan oleh guru untuk memberi rangsangan siswa agar meningkatkan aktivitas dan hasil dalam belajar karena model Think Talk Write ini diterapkan berdasarkan tiga tahapan penting yaitu tahap think (berpikir), talk (berdiskusi), dan write (menulis). Penelitian ini dilaksanakan di SMP Baiturrosyid Boarding School Padang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 33 siswa. Data penelitian untuk hasil belajar bahasa Inggris diperoleh melalui tes evaluasi dari pembelajaran pada siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris pada siswa kelas VIII. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai siswa dari kondisi awal, siklus I dan siklus II. Pada saat kondisi awal terdapat 10 siswa yang tuntas dalam KKM atau sebesar 43,5% dan yang belum tuntas terdapat 13 siswa atau sebesar 56,5%. Pada siklus I terdapat 15 siswa yang tuntas dalam KKM atau sebesar 65,2%, dan yang belum tuntas terdapat 8 siswa atau sebesar 34,8%, sedangkan pada siklus II terdapat 21 siswa yang tuntas dalam KKM atau sebesar 9 1,3%, dan yang belum tuntas dalam belajar terdapat 2 siswa atau sebesar 8,7 %. Dari analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VIII SMP Baiturrosyid Boarding School Padang.
INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DAN FLIPPED CLASSROOM: STRATEGI EFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21 Ayuningsih, Resti Fatma; Andrianto, Dedi; Kurniawan, Wakib
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i1.4942

Abstract

ABSTRACT The development of information technology has driven significant transformation in learning practices in the 21st century. The integration of Blended Learning and Flipped Classroom models is one of the effective strategies to answer the demands of more flexible, interactive and 21st century skills-based learning. This article aims to analyse the effectiveness of combining the two models in encouraging learners' active engagement and improving learning outcomes. The approach used in this research is a systematic literature study that reviews various scientific articles from the last five years. The results show that the integrative application of Blended Learning - which combines face-to-face and online learning - with Flipped Classroom - which flips the role of the classroom into a space for exploration after self-learning - can create a more flexible, interactive and learner-centred learning environment. In addition, this model has been shown to increase independence, responsibility for learning, and in-depth understanding of concepts. This article recommends that educators and education policy makers consider integrating these two approaches in curriculum planning and instructional design, to facilitate contextualised and adaptive learning to future challenges. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan dalam praktik pembelajaran di abad ke-21. Integrasi model Blended Learning dan Flipped Classroom menjadi salah satu strategi efektif untuk menjawab tuntutan pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan berbasis keterampilan abad 21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggabungan kedua model tersebut dalam mendorong keterlibatan aktif peserta didik serta meningkatkan hasil belajar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur sistematik yang mengkaji berbagai artikel ilmiah dari lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan integratif antara Blended Learning—yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring—dengan Flipped Classroom—yang membalik peran kelas menjadi ruang eksplorasi setelah belajar mandiri—mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Selain itu, model ini terbukti meningkatkan kemandirian, tanggung jawab belajar, serta pemahaman konsep secara mendalam. Artikel ini merekomendasikan agar pendidik dan pengambil kebijakan pendidikan mempertimbangkan integrasi kedua pendekatan ini dalam perencanaan kurikulum dan desain instruksional, guna memfasilitasi pembelajaran yang kontekstual dan adaptif terhadap tantangan masa depan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MOTION GRAPHIC MATERI VOLUME KUBUS DAN BALOK PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Sahroni, Sahroni; Hidayati, Arini Ulfah
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i1.4943

Abstract

ABSTRACT The aim of this research is to develop a motion graphic-based learning media for teaching the volume of cubes and rectangular prisms. This media is designed as an innovative solution to overcome the limitations of conventional methods, which are less engaging and interactive, in Madrasah Ibtidaiyah. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model.The research results show that: (1) The development process of the motion graphic media involves analyzing students' needs, characteristics, and curriculum, designing a storyboard, structuring the material, and creating the product design using the following software: 1) Adobe After Effects CC 2021, which is used to create motion graphic animations by combining various components such as illustrations, characters, and special transition effects; 2) Adobe Illustrator CC 2021, which is used to create illustrations and characters; and 3) WavePad Masters Edition by NCH Software, which is used to enhance audio quality, remove noise, and sharpen sound. (2) The feasibility test results indicate that the media was rated with a total percentage of 87,49%, by media experts and 87,5%. by subject matter experts. The learning media was declared effective based on the effectiveness test, with small group trials yielding a total percentage of 89,44% and large group trials achieving 88,75% and the teacher response test scored 88.22%. Additionally, its implementation successfully increased the class average score to 89.56. Therefore, this motion graphic-based mathematics learning media is classified as feasible and effective. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis motion graphic materi volume kubus dan balok. Media ini dirancang sebagai solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan metode konvensional yang kurang menarik dan interaktif di Madrasah Ibtidaiyah Bustanul ‘Ulum Lampung Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development, R&D) menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan (1) Proses pengembangan media motion graphic dilakukan dengan menganalisis kebutuhan siswa, karakteristik dan kurikulum, membuat perancangan storyboard, rancangan materi dan rancangan desain produk menggunakan Software:  1) Adobe After Effect CC 2021 yang berfungsi untuk membuat animasi motion graphic  dengan menggabungkan berbagai komponen seperti ilustrasi, karakter, penambahan transisi efek khusus, 2) Adobe Illustrator CC 2021 yang berfungsi untuk membuat ilustrasi dan karakter, 3) WavePad Masters Edition by NCH Software yang berfungsi untuk memperindah audio, menghilangkan noise dan mempertajam audio. (2) Hasil uji kelayakan menurut ahli media dengan persentase total sebesar 87,49%, ahli materi dengan persentase sebesar 87,5%. Media pembelajaran ini dinyatakan efektif berdasarkan uji efektivitas dengan hasil uji kelompok kecil dengan persentase total sebesar 89,44% dan uji coba kelompok besar dengan persentase total sebesar 88,75%, uji respon guru sebesar 88,22%, sedangkan dalam penerapannya mampu meningkatkan nilai rata-rata kelas menjadi 89,56 sehingga media pembelajaran matematika berbasis Motion Graphic termasuk ke dalam kategori layak dan efektif.
MODEL PEMBELAJARAN ADAPTIF BERBASIS KECERDASAN BUATAN: PELUANG DAN TANTANGAN DALAM MEWUJUDKAN PENDIDIKAN PERSONALISASI Supriyatmoko, Supriyatmoko; Anam, Khoirul; Kurniawan, Wakib
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i1.4944

Abstract

ABSTRACT The rapid development of information and communication technology has opened up great opportunities for educational transformation, one of which is through the implementation of an adaptive learning model based on artificial intelligence (AI). This model aims to realise personalised education by adjusting materials, learning pace, and teaching strategies according to the needs and characteristics of each student. This research uses a qualitative approach with a systematic literature study that reviews more than 50 scientific publications and reports related to the implementation of AI in adaptive education. The research stages included identification of global trends, analysis of commonly used adaptive models, and evaluation of challenges and opportunities in various educational contexts. The results show that AI-based adaptive learning can significantly improve students' motivation, active participation, and learning outcomes, especially when the system is able to adjust interventions in real-time. However, the main challenges faced include limited digital infrastructure, potential algorithm bias, and the need for teacher training in the utilisation of the technology. The conclusion of this study emphasises that the successful implementation of AI-based adaptive learning models is highly dependent on the synergy between technology, education policy and school ecosystem readiness. A cross-sector collaborative strategy is needed to make AI a tool that supports equitable education equity and quality. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah membuka peluang besar bagi transformasi pendidikan, khususnya melalui penerapan model pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan (AI). Model ini bertujuan untuk mewujudkan pendidikan yang terpersonalisasi dengan menyesuaikan materi, kecepatan belajar, dan strategi pengajaran sesuai kebutuhan serta karakteristik masing-masing siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis, yang menganalisis lebih dari 50 publikasi ilmiah dan laporan kebijakan pendidikan global. Tahapan penelitian meliputi identifikasi tren dan perkembangan AI dalam pendidikan, klasifikasi model pembelajaran adaptif yang banyak diterapkan, serta evaluasi tantangan dan peluang implementasinya di berbagai konteks pendidikan, baik di negara maju maupun berkembang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran adaptif berbasis AI secara signifikan dapat meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan capaian akademik siswa, terutama saat sistem mampu memberikan intervensi pembelajaran secara real-time dan berbasis data. Namun, beberapa tantangan yang muncul antara lain adalah keterbatasan infrastruktur digital, potensi bias dalam algoritma AI, serta kurangnya literasi teknologi pada tenaga pendidik. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi AI dalam pendidikan adaptif sangat bergantung pada kesiapan teknologi, dukungan kebijakan yang inklusif, serta kolaborasi antara sektor pendidikan, teknologi, dan pemerintah. Pendekatan holistik dan kolaboratif diperlukan agar AI dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan pendidikan yang merata, responsif, dan berkeadilan.
STRATEGI DAN INOVASI PENDIDIKAN MADRASAH Anwar, Chairul; Anwar, Syaiful; Wasehudin, Wasehudin; Andriansah, Zjulpi; Ananda, Rizki; Kasturi, Rima
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i1.4975

Abstract

ABSTRACT Madrasahs, as formal Islamic educational institutions, play a strategic role in shaping religiously grounded generations capable of competing in the global era. However, in practice, madrasahs still face serious challenges such as managerial limitations, lack of pedagogical innovation, and disparities in access to educational technology. This study aims to explore educational strategies and innovations in madrasahs that are relevant and adaptive to contemporary needs. The research employed a library research method using a descriptive qualitative approach, analyzing books, scientific journal articles, and policy documents published between 2015 and 2024. Data analysis was conducted through content analysis, focusing on three main aspects: managerial strategy, pedagogical innovation, and the integration of digital technology. The findings reveal that the success of madrasah transformation depends on visionary leadership, the strengthening of an innovation-oriented culture, and active community support. Innovative learning approaches that integrate Islamic values with modern pedagogy have been proven to improve both the quality of learning processes and outcomes. The digitalization of madrasah education presents strategic opportunities that must be supported by adequate infrastructure and competent human resources. This study concludes that a paradigm shift is essential—from conventional administrative management toward transformative and innovative educational leadership. The study offers a conceptual reference for future policy development and practical applications in the advancement of madrasah education. ABSTRAK Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam formal memiliki peran strategis dalam membentuk generasi religius yang sekaligus mampu bersaing di era global. Namun, dalam praktiknya, madrasah masih menghadapi tantangan serius seperti keterbatasan manajerial, rendahnya inovasi pembelajaran, serta ketimpangan dalam akses teknologi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dan inovasi pendidikan madrasah yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui analisis terhadap buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan yang diterbitkan dalam kurun waktu 2015–2024. Analisis dilakukan melalui pendekatan content analysis dengan fokus pada tiga aspek utama: strategi manajerial, inovasi pedagogis, dan integrasi teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan madrasah bergantung pada kepemimpinan yang visioner, penguatan budaya inovasi, dan dukungan komunitas yang aktif. Inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pendekatan pedagogis modern terbukti meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Digitalisasi pendidikan madrasah menjadi peluang strategis yang harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dan kompetensi sumber daya manusia. Simpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pergeseran paradigma dalam pengelolaan madrasah dari yang bersifat administratif-konvensional menjadi transformatif-inovatif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan madrasah di masa depan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5