cover
Contact Name
Minanton
Contact Email
Minanton@ikbis.ac.id
Phone
+6285256365693
Journal Mail Official
e-journal@ikbis.ac.id
Editorial Address
Jl. Medokan Semampir Indah No. 27, Kel. Medokan Semampir Kec. Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur 60119
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK)
ISSN : -     EISSN : 27758958     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer (JPKK) is the official journal of the Nursing Study Program of the Institute of Health and business Surabaya (IKBIS Surabaya). This journal is an open-access journal, peer-reviewed, and published every 6 months (January and July) with a minimum of 5 articles per issue. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer aims to promote the research papers of clinical nurses, lecturers, and nursing students and contribute to the development of nursing science from the Indonesian perspective. Jurnal penelitian keperawatan kontemporer (JPKK) focuses on nursing fields (Medical Surgery, Emergency, Child, Maternity, Mental, Gerontic, Management, Family and Community) and specifically related to the learning process and curriculum development, complementary therapy, innovation, the current trends, and issues in nursing. Jurnal penelitian keperawatan kontemporer (JPKK) accepts research articles (quantitative, qualitative, and mix-method) as well as literature reviews. JPKK does not accept articles that have been or are being published in other journals.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025" : 7 Documents clear
TINGKAT STRES KELUARGA DALAM MERAWAT LANSIA DENGAN STROKE DI DESA PEGANTENAN PAMEKASAN Nur Khalilah; Faisal Amir; Mery Eka Yaya Fujianti
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i2.934

Abstract

Latar Belakang: Stroke pada lansia merupakan permasalahan yang komplek, dimana lansia dengan stroke akan mengalami perubahan dalam menjalani kehidupannya. Dampak yang dialami oleh lansia yaitu lansia memiliki ketergantungan pada keluarga dalam melakukan aktivitas, begitu juga dengan keluarga dimana keluarga juga tentu mengalami dampak dalam merawat lansia. Ketergantungan lansia dengan stroke akan memicu tekanan bagi keluarga, terlebih jika ketergantungan yang terjadi berlangsung lama tanpa ada batasan waktu yang jelas. Tujuan: Untuk mengidentifikasi tingkat stress keluarga dalam merawat lansia dengan stroke di Desa Pegantenan Pamekasan. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cross sectional deskriptif yang bertujuan untuk memaparkan tingkat stres keluarga dalam merawat lansia dengan stroke di Desa Pegantenan Pamekasan. Hasil penelitian diuji menggunakan SPSS versi 22. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari responden mempunyai tingkat stres sedang (56%), stres ringan (36%) dan tidak stres (8%). Data penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ditemukan responden yang mengalami stress berat saat merawat lansia yang mengalami stroke di Desa Pagentenan Kabupaten Pamekasan. Kesimpulan: Hasil penelitian tingkat stres keluarga dalam merawat lansia dengan stroke sebagian besar dengan tingkat stres sedang. Hal ini dipengaruhi oleh jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan , dan keluarga. Selain itu juga dipengaruhi oleh kasih sayang, kesadaran, ketulusan dan tanggung jawab dan kebiasaan merawat lansia dengan stroke.
HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL DI RS ISLAM AYANI SURABAYA Masruroh, Nur; Wisma Rina, Dini
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i2.941

Abstract

Latar Belakang: Pada proses persalinan normal terdapat resiko perdarahan, penyebab terjadinya perdarahan salah satunya dikarenakan adanya ruptur perineum. Ruptur perineum yang tidak tertangani dengan baik akan meningkatkan resiko infeksi, sehingga dapat meningkatkan angka mobiditas dan mortalitas ibu . Faktor penyebab ruptur perineum antara lain posisi persalinan, cara meneran, pimpinan persalinan, dan berat badan bayi baru lahir. Tujuan: untuk mengetahui Hubungan berat badan bayi dengan kejadian ruptur perineum pada persalinan normal di Rumah Sakit Islam Ayani Surabaya Metode: kuantitatif dengan metode case control. Populasi adalah seluruh ibu dengan persalinan normal yang mengalami ruptur perineum di RS. Islam A.Yani Surabaya pada bulan Desember 2023 s.d Mei 2024 dengan jumlah 124 populasi. Sampel diambil dengan Teknik total sampling yang berjumlah 124 ibu bersalin yang mengalami ruptur perineum. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji statistik nilai p 0,00 < 0,05 yang artinya ada hubungan signifikan antara berat badan bayi baru lahir dengan kejadian ruptur perineum. Kesimpulan: Semakin besar berat badan bayi yang dilahirkan akan meningkatkan resiko terjadinya ruptur perineum.
The Comparison of Oral and Intravaginal Administration of Lactobacillus plantarum Probiotics on Body Weight of Rattus norvegicus with Vulvovaginalis Candidiasis Matin, Nur Sophia; Fristiyanti, Regina Ayu
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i2.942

Abstract

Background: The prevalence of fungal infections in humans has been recorded to have increased significantly. Several species of fungi in the genus Candida are reported to cause mucosal and systemic infections with high levels of morbidity and mortality. Infections caused by Candida are called candidiasis, one type of which is Vulvovaginal Candidiasis (Vulvovaginal Candidiasis). In the last few decades, Lactobacillus probiotics have become an alternative strategy for treating various types of infections, including L. plantarum. The comparison of effectiveness between oral and intravaginal administration of L. plantarum still needs to be studied, considering that this really determines the success rate of probiotics as supportive therapy in cases of vulvovaginal candidiasis. Objective: To compare body weight gain after oral and intravaginal administration of L. plantarum in vivo. Method: The research was conducted using a pretest posttest randomized experimental group design approach. The L. plantarum given consisted of three concentrations, namely 2,25x1010, 4,5x1010 and 9x1010 CFU/ml. The statistical analysis used was a paired T-test (CI 95%) to measure body weight before and after administration of L. plantarum. Results: There was a significant increase in the body weight of the study sample with oral and intravaginal administration. Conclusion: Probiotic L. plantarum given orally and intravaginally has the potential to be a supportive therapy for vulvovaginal candidiasis infections.
TERAPI BIRTHBALL TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN KALA 1 PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS SURADITA: TERAPI BIRTHBALL TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN KALA 1 PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS SURADITA Nofita, Reni; Alamsyah, Chairunnisa Minarni; Nurhikmah, Intan
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i2.943

Abstract

Latar Belakang: Partus lama merupakan salah satu penyumbang kematian ibu di dunia, berdasarkan World Health Organization (WHO) tahun 2018 terjadi kasus persalinan lama pada wanita di dunia yaitu 289 per 100.000 kelahiran hidup. Sementara di Indonesia kejadian partus lama menduduki urutan tertinggi di ASEAN yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup ibu meninggal akibat partus lama (WHO, 2018). Partus lama menjadi komplikasi persalinan yang paling banyak dilaporkan yaitu sebesar 41%. Insidensi partus lama bervariasi dari 1 hingga 7%. Partus lama rata-rata menyebabkan kematian ibu pada primigravida diakibatkan prolong sebesar 8% di dunia dan sebesar 9% di Indonesia. Terdapat beberapa upaya fisiologis yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya partus lama, yaitu dengan terapi latihan fisik salah satunya menggunakan bola gym pada kala I yang disebut latihan Birthing ball. Birthball adalah bola terapi fisik yang membantu ibu inpartu kala I dalam kemajuan persalinan yang dapat digunakan dalam berbagai posisi. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan terapi birthball dengan kemajuan persalinan kala I Metode: Penelitian ini yaitu analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional / potong lintang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 orang. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian diuji dengan uji statistik cross sectional dengan signifikansi α = <0,05 dengan program SPSS 23. Instrumen penelitian dengan menggunakan data sekunder diambil dari lembar catatan dokumentasi untuk terapi birth ball dan partograf yang ada di Puskesmas Suradita. Hasil: Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,001, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama terapi birth ball dengan kemajuan persalinan kala I di mana nilai α < 0,05. Kesimpulan: Birth Ball merupakan metode efektif yang bisa digunakan oleh ibu bersalin fase aktif untuk menambah kemajuan persalinan. Sehingga resiko persalinan lama dapat dihindari apabila metode ini diterapkan.
KECEMASAN DAN PENYULIT MENYUSUI MEMPENGARUHI KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF Hartiningtiyaswati, Setiya; Ningrum, Allania; Puspitasari, Yenni; Wahyuningsih, Wahyuningsih
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i2.944

Abstract

Latar Belakang: Target cakupan ASI eksklusif nasional adalah 80%, namun capaian di Kabupaten Barito Utara capaiannya sebesar 40%. Salah satu penyebab rendahnya angka cakupan tersebut adalah adanya kecemasan dan penyulit menyusui yang dialami oleh ibu menyusui. Tujuan: untuk menganalisis hubungan kecemasan dan penyulit dengan keberhasilan ASI eksklusif di posyandu Delima, Desa Karamuan KM 32, Benao, Barito Utara Metode: Penelitian ini menggunakan desain peneletian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sample penelitian ini sebanyak 38 orang ibu yang memiliki anak usia 6-12 bulan di Posyandu Delima. Didapatkan dengan teknik sampling total sampling. Data didapatkan dari mengumpulkan hasil kuesioner. Analisis bivariat menggunakan spearman rank. Hasil: hasil uji korelasi didapatkan hasil ada hubungan antara kecemasan dan penyulit menyusi dengan keberhasilan ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Kesimpulan: semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami ibu maka semakin rendah keberhasilan ASI eksklusif. Semakin banyak penyulit menyusui yang dirasakan ibu maka semakin rendah keberhasilan ASI eksklusif.
Perception and family social support correlation of pap smear or IVA test participation irianti, Bayu irianti; Sudrajat, evi chirsty; Lestari, Meti Widiya
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i2.945

Abstract

Cervical cancer is a leading cause of mortality among women in developing countries. The low participation of women of reproductive age (WRA) in pap smear or VIA examinations is influenced by negative perceptions of the procedures and a lack of understanding of their processes, despite the frequent availability of social support from families. Objective: To determine the relationship between perception and family social support and the participation of WRA in pap smear or VIA examinations. Methods: This study employed a cross-sectional design with a sample of 208 WRA aged 15–49 years. The independent variables were WRA participation, while the dependent variables included perception and family social support. Data were collected using a validated and reliable questionnaire instrument. Univariate data analysis employed descriptive analysis, while bivariate analysis used biserial correlation tests. Results: The study found that 55% of respondents had negative perceptions, 45% had positive perceptions, 52% reported low family social support, and 48% had full family social support. Regarding participation in cervical cancer screening, 85.6% had never undergone screening, while 14.4% had participated. A significant relationship was observed between perception and participation in screening (p-value = 0.000). Conversely, no significant relationship was found between family social support and participation in screening (p-value = 0.443). Conclusion: A significant relationship between perception and WRA participation in pap smear or VIA examinations. However, no significant relationship was found between family social support and WRA participation in these examinations.
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN TERHADAP BERAT BADAN BALITA BERESIKO STUNTING Nur Imanah, Norif Didik; Sukmawati, Ellyzabeth
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i2.946

Abstract

Pemerintah Kabupaten Cilacap bekerjasama dengan berbagai Lembaga pemerintah seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Desa dan Dinas Ketahanan Pangan dalam rangka menurunkan angka stunting di Kabupaten Cilacap. Kecamatan Maos memiliki kasus stunting sebanyak 94 kasus ditahun 2023 sehingga seluruh Desa di Kecamatan Maos berhak mendapatkan program pemberian makanan tambahan dalam 90 hari. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektifitas pemberian makanan tambahan pada balita berisiko stunting terhadap kenaikan berat badan. Metode: Desain penelitian ini menggunakan Quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest postest design dengan sampel pada seluruh balita beresiko stunting di Kecamatan Maos yang berjumlah 89 orang. Penelitian ini menggunakan sampel dengan Teknik total sampling. rata- rata berat badan balita beresiko stunting sebelum diberikan makanan tambahan diperoleh nilai 9.63 kg dan pasca diberikan makanan tambahan memperoleh nilai 10.17 kg. Makanan tambahan efektif terhadap kenaikan berat badan pada balita beresiko stunting dengan nilai Sig. = 0,000 yang kurang dari 0,05. Diharapkan Masyarakat khususnya ibu dapat meningkatkan pengetahuan tentang gizi balita sehingga dapat membantu menurunkan angka stuting.

Page 1 of 1 | Total Record : 7