cover
Contact Name
Firman Aulia Ramadhan
Contact Email
firmandhan99@gmail.com
Phone
+6285739937864
Journal Mail Official
akselerasi.iainjember@gmail.com
Editorial Address
HMPS PGMI FTIK IAIN Jember Jl. Mataram No.1, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
ISSN : 27230643     EISSN : 27230740     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI (ISSN Online:2723-0740, ISSN Cetak: 2723-0643) adalah jurnal dengan peninjauan sebaya dan diterbitkan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FakultasTarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember. Jurnal ini memuat manuskrip ilmiah pada kajian PGMI/PGSD baik kajian literatur maupun kajian lapang yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dengan dua abstrak: Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jurnal ini terbit dua kali setahun, Juni dan Desember. Kami mengundang para peneliti, dosen, mahasiswa, guru, profesional, dan siapa saja untuk berbagi pengetahuan dalam bentuk naskah penelitian teorisitis dan empiris tentang PGMI/PGSD.
Articles 31 Documents
Analisis Media Pembelajaran Berbasis E-Learning di Masa Pandemi Covid-19 pada Guru SD/MI di Jember Nuril Azrina; Siti Latifah
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 1 No. 2 (2020): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v1i2.76

Abstract

This study aims to analyze e-learning-based learning media during the COVID-19 pandemic used by SD / MI teachers in Jember and the factors that support and hinder the e-learning based learning media. The method used in this research is descriptive qualitative method. Respondents in this study were SD / MI teachers in Jember. The data was collected by distributing questionnaires and online interviews. The results showed that during the COVID-19 pandemic, SD / MI teachers in Jember conducted e-learning based learning. The e-learning-based learning media that is most widely used is Whatsapp as the main media for e-learning based learning. Then as supporting media, SD / MI teachers also use Google Classroom, Edmoodo, Zoom, Quizizz, and other e-learning based learning media. In using e-learning based learning media, the biggest obstacle is the internet quota, then there are other inhibiting factors such as internet network access, facilities / infrastructure, time, skills in using learning media. While the factors that support SD / MI teachers in using e-learning-based learning media are e-learning features, facilities / infrastructure, internet quotas, skills in using learning media. Keywords: e-learning, learning media, COVID-19, teachers.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis media pembelajaran berbasis e-learning di masa pandemi COVID-19 yang digunakan oleh guru SD/MI di Jember dan faktor yang mendukung seta menghambat media pembelajaran berbasis e-learning tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah guru SD/MI di Jember.Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat pandemi COVID-19 membuat guru SD/MI di Jember melakukan pembelajaran berbasis e-learning. Media pembelajaran berbasis e-learning yang paling banyak digunakan adalah Whatsapp sebagai media utama pembelajaran berbasis e-learning. Kemudian sebagai media pendukungnya guru SD/MI juga menggunakan Google Classroom, Edmoodo, Zoom, Quizizz, dan media pembelajaran berbasis e-learning lainnya. Dalam menggunakan media pembelajaran berbasis e-learning yang menjadi hambatan paling besar adalah kuota internet, kemudian juga terdapat faktor penghambat yang lain seperti akses jaringan internet, fasilitas/sarana prasarana, waktu, skill menggunakan media pembelajaran. Sedangkan faktor yang mendukung guru SD/MI dalam menggunakan media pembelajaran berbasis e-learning yaitu fitur-fitur e-learning, fasilitas/sarana prasarana, kuota internet, skill menggunakan media pembelajaran. Kata Kunci: e-learning, media pembelajaran, COVID-19, guru.
Persepsi Mahasiswa FTIK IAIN Jember dalam Memahami Kompetensi Guru yang Berkualitas Fatimatus Zahro; Widya Mellinda
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 1 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i1.77

Abstract

The purpose of this study is to determine the perceptions of IAIN Jember students in understanding the competence of quality teachers.  This research is a descriptive study which is carried out online or online by distributing questionnaires. The population of this study were students of the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at IAIN Jember with a sample of 100 students.  The indicator used in this research is the Likert scale. Filled the questionnaire with an  average score of 48%, the indicator of knowledge about the competence of the perception teacher with an average panicle of 58,3%, of indicators of understanding of the competence of the teacher’s perceptions of student with an average of 39,6%, understand the competence of teachers with an average score of 70,8%. To create students as qualified prospective teachers, students are required to become professional teachers. And prpfessinal educators must have competent abilities that havebeen standardized and be able to demonstrate their quality as professional teachers. Keywords: Perception, Student, Teacher Competence   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa IAIN Jember dalam memahami kompetensi guru yang berkualitas. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dimana dilaksanakan secara daring atau online dengan menyebarkan kuisioner. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember dengan sampel sebanyak 100 mahasiswa. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya respon dari mahasiswa untuk mengisi kuisioner dengan nilai rata-rata 48%, indikator pengetahuan tentang kompetensi guru persepsi dengan nilai rata-rata 58,3 %, indikator pemahaman tentang kompetensi guru persepsi mahasiswa dengan nilai rata-rata 39,6%, dan indikator persepsi Mahasiswa sebagai calon guru tentang perlunya memahami kompetensi guru dengan nilai rata-rata 70,8%. Untuk menciptakan mahasiswa sebagai calon guru yang berkualitas diperlukan kesiapan mahasiswa untuk menjadi guru profesional. Dan pendidik profesional harus memiliki kemampuan kompetensi yang telah distandarkan dan mampu menunjukkan kualitasnya sebagai guru yang profesional. KataKunci: Persepsi, Mahasiswa, Kompetensi Guru
Dampak Pembelajaran Online pada Masa Pandemi Covid-19 Widiati Ningsih
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 1 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i1.79

Abstract

Secara resmi pada tanggal 31 desember 2019 Cina melaporkan kasus pertama infeksi virus covid-19 kepada WHO. Serangan virus covid 19 membawa perubahan besar bagi dunia termasuk Indonesia. Hal ini membawa dampak besar bagi seluruh sektor dalam kehidupan terutama pada sektor pendidikan. Mewabahnya virus Covid 19 membuat pemerintah memberikan kebijakan - kebijakan untuk membatasi penyebaran virus covid 19 terkhusus pada bidang pendidikan dengan mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran online. Guru dan siswa dipaksa untuk siap dalam pelaksanaannya, meskipun selama ini beberapa sekolah belum pernah melakukan pembelajaran dengan sistem online. Melalui penelitian ini, peneliti ingin mengetahui dampak pembelajaran online pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah sumber bacaan, buku, hasil penelitian orang lain, dan media internet yang ada dan yang paling penting adalah menggunakan sumber-sumber yang relevan Kata Kunci:Pembelajaran Online, Covid-19   
Dampak Covid 19 terhadap Proses Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar NU Grenden Puger Jember Imam Musfi; Abdul karim
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 1 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i1.100

Abstract

Covid-19 merupakan hal baru yang muncul ditengah-tengah kita, yakni sebuah virus yang tidak terlihat namun sangat meresahkan masyarakat, virus ini memberi dampak buruk dalam semua hal mulai dari pendidikan, ibadah, ekonomi. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui dampak covid dan penyelsaiannya dalam pembelajaran siswa SDNU Grenden Puger selama pandemi ini, yang mana proses pembelajaran dilakukan secara online dirumah masing-masing akan tetapi dalam seminggu sekali siswa mengumpulkan tugas ke sekolah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskrptif dan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data primer dihasilkan dari hasil terjun lapang langsung yakni proses observasi, wawancara dan juga dokumentasi dicantumkan pada point pembahasan. Sedangkan metode analisis data model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan atau verifikasi. Sedangkan keabsahan data yaitu: trianggulasi sumber, trianggulasi metode dan trianggulasi teori. Hasil penelitiannya ini menunjukkan bahwa: Persmaslahan yang dihadapi murid dalam pembelajaran masa pandemi: (1) tidak adanya sarana prasarana atau fasilitas seperti handphone, computer dll (bagi beberapa peserta didik). (2) Kurangnya pemahaman tentang teknologi. (3) Perlu adanya adaptasi baru dengan belajar online. (4) Rasa malas, bosan dan jenuh sudah dialami. Kendala yang dihapi orang tua murid masa pembelajaran daring yaitu: (1) Kurang paham dalam teknologi ketika anaknya bertanya terkait aplikasi belajar online. (2) Pemebelian kuota bertambah dari biasanya. (3) Sulit mengajak anak untuk sekolah online. Sednagkan kendala yang di hadpi guru pada masa Pndemi Covid-19 yaitu: (1) Tidak leluasa dalam mengajar, (2) sarana belajar yang kurang memedai, (3) Sulit nya memantau perkembangan peserta didik. kata kunci: covid-19, pembelajaran daring, sekolah dasar   Covid-19 is a new thing that has emerged in our midst, which is a virus that is invisible but very unsettling for the community, this virus has a negative impact on everything from education, worship, to the economy. The purpose of writing this article is to determine the impact of covid and its resolution in the learning of SDNU Grenden Puger students during this pandemic, in which the learning process is carried out online at their respective homes but once a week students collect assignments to school. This research method uses descriptive qualitative approach and type of case study research. Primary data collection methods resulted from direct field work, namely the process of observation, interviews and documentation included in the discussion points. Meanwhile, the data analysis methods of Miles and Huberman's model are data reduction, data display, and conclusion or verification. While the validity of the data were: source triangulation, method triangulation and theory triangulation. The results of this research indicate that: The problems faced by students in learning during the pandemic: (1) the absence of infrastructure or facilities such as cellphones, computers, etc. (for some students). (2) Lack of understanding of technology. (3) There needs to be a new adaptation with online learning. (4) Feelings of laziness, boredom and boredom have been experienced. The obstacles faced by parents of students during online learning are: (1) They do not understand technology when their children ask questions regarding online learning applications. (2) Purchasing quotas increases than usual. (3) Difficult to get children to go to school online. Meanwhile, the obstacles faced by teachers during the Covid-19 epidemic were: (1) Not flexible in teaching, (2) inadequate learning facilities, (3) It was difficult to monitor the development of students. keywords: covid-19, online learning, elementary school
Penerapan Pendekatan Open-Ended Learning pada Pembelajaran Tematik di Masa Pandemi Covid’19 Noer Maulidatul Leily; Mukni’ah
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 1 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i1.106

Abstract

Learning is an interaction process between learners and educators. At the covid '19 pandemic study activity is experiencing a lot of problems, students are struggling to understand the materials the teachers explain through an online system. Addressing the problem, the madrass sabielil muttaqien an open-ended learning approach to a learning activity that is carried out once a week with the system offline by keeping the health protocols recommended by the government. The research is intended to describe the steps of open-ended learning and action action at the madrasah ibtidaiyah sabileil muttaqien lesson year 2020-2021.The study a descriptive qualitative approach and the type of research is case study. Research subjects select using adhesive techniques. As for the data-gathering techniques in this essay using non-participant observations, semi-structured interviews, and documentation. Whereas data analysis the interactive data analysis model presented by miles and Huberman and the validity of the data using source and technical triangulation. The study concludes: 1) Preparation of an open-ended approach learning at Madrasah Ibtidaiyah Sabilil Muttaqin is a teacher constructing a learning device that is Silabus and described in the form of an invasive learning plan (RPP) by listing the open-ended question in the application of the learning plan (RPP). 2) The performance of open-ended learning approach works effectively and passionate learners follow the learning process. Learning activities consist of introductory activities, core activities, final or concluding activities and evaluation activities. For the core activity of the delivery of materials with the six stages of activity carried out by the teacher. ABSTRAK Pembelajaran merupakan proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik. Dimasa pandemi Covid’19 kegiatan pembelajaran banyak mengalami permasalahan, peserta didik susah memahami materi yang dijelaskan oleh guru dengan system online. Menanggulangi permasalahan tersebut Madrasah Ibtidaiyah Sabielil Muttaqien menggunakan Pendekatan Open-Ended Learning pada kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan satu minggu sekali dengan system offline (tatap muka) dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended Learning berjalan dengan efektif dan peserta didik semangat mengikuti proses pembelajaran. Untuk kegiatan inti berisi tentang penyampaian materi dengan enam tahap pendekatan Open-Ended Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian adalah studi kasus. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive. Adapun tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi Non-Partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model analisis data interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman dan keabsahan datanya menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Penelitian ini memperoleh kesimpulan: 1) Persiapan Pendekatan Open-Ended Learning Pada Pembelajaran Tematik di Madrasah Ibtidaiyah Sabilil Muttaqin adalah guru menyusun sebuah perangkat pembelajaran yang berupa Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dan membuat pertanyaan Open-Ended dalam isian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 2) Pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan Open-Ended Learning berjalan dengan efektif dan peserta didik semangat mengikuti proses pembelajaran. Kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan akhir atau penutup dan kegiatan evaluasi. Untuk kegiatan inti berisi tentang penyampaian materi dengan enam tahap kegiatan yang dilakukan oleh guru. Kata Kunci: pembelajaran, pandemi covid-19, pendekatan open-ended learning
Implementasi Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences di SD Hidayatul Murid Full Day Ampel Wuluhan Jember Nilta Nur Af'idah; Mohammad Kholil
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 2 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i2.65

Abstract

The low index of human development in Indonesia and the low ranking of Indonesia in ranking a country’s competitiviness based on the ability or talents of human resources by Global Talent Competitiviness Index in 2019 indicate the low ability to develop every intelligence or talent of students. Then, multiple intelligences based learning needs to be applied to develop every intelligence or talent of students. The focus of this research is how is the planning, implementation, and evaluation of multiple intelligences based learning in SD Hidayatul Murid Full Day Ampel Wuluhan Jember. The purpose of this research is to describe the planning, implementation, and evaluation of multiple intelligences based learning in SD Hidayatul Murid Full Day Ampel Wuluhan Jember. This research uses a qualitative approach to the type of case studies. Research subjects were determined using purposive sumpling techniques and data in this research were collected through observation, interviews, an documentation.  Keywords: Learning, Multiple Intelligences  ABSTRAK Rendahnya Indeks Pembangunan Manusia negara Indonesia dan rendahnya peringkat negara Indonesia dalam pemeringkatan daya saing suatu negara berdasarkan kemampuan atau talenta sumber daya manusia oleh Global Talent Competitiviness Index pada tahun 2019 menunjukkan rendahnya kemampuan untuk mengembangkan setiap kecerdasan atau bakat di negara Indonesia. Maka, pembelajaran berbasis multiple intelligences perlu diterapkan untuk mengembangkan setiap kecerdasan atau bakat peserta didik. Fokus penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis multiple intelligences di SD Hidayatul Murid Full Day Ampel Wuluhan Jember?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran berbasis multiple intelligences di SD Hidayatul Murid Full Day Ampel Wuluhan Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sumpling dan data pada penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kata Kunci: Pembelajaran, Kecerdasan Majemuk
Penggunaan Teknologi Internet dalam Proses Pembelajaran Matematika Sekolah Dasa di Masa Pandemi Covid-19 Wahyu Aditya Rahmawati
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 2 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i2.90

Abstract

Elementary school students have entered certain operational stages, so they need a media that can master various existing concepts. Mathematics appears to be an abstract subject. Learning mathematics requires specific objects and explanations from the teacher. The existence of this corona virus outbreak allows people to learn online, including learning mathematics. The purpose of this study is to describe the process of learning mathematics using internet technology during the corona virus pandemic and to describe the impact of online or online learning during the corona virus pandemic. This research method is a qualitative method using interviews and literature research. The result of this research is that the mathematics learning process is carried out online or called online in various schools, and some still require parents to bring their child's assignments to school. although it has maximized the use of the internet in the learning process. In this pandemic, both teachers, students and parents feel various influences during online learning, some of which are positive or negative. Keywords : covid-19 pandemic, internet technology, math learning    Peserta didik sekolah dasar sudah memasuki tahapan operasi tertentu, sehingga membutuhkan suatu media yang dapat menguasai berbagai konsep yang ada. Matematika tampaknya menjadi salah satu mata pelajaran yang abstrak. Pembelajaran matematika membutuhkan objek dan penjelasan khusus dari guru. Adanya wabah virus corona ini memungkinkan masyarakat belajar secara online, tak terkecuali belajar mata pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran matematika dengan pemanfaatan teknologi internet pada masa pandemi virus corona dan mendeskripsikan dampak adanya pembelajaran online atau daring pada saat pandemi virus corona ini. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan wawancara dan penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah proses pembelajaran matematika dilakukan secara online atau disebut daring di berbagai sekolah, dan beberapa masih mewajibkan orang tua untuk membawa tugas anaknya ke sekolah. meskipun telah memaksimalkan penggunaan internet dalam proses pembelajaran. Dalam pandemi ini, baik itu guru, siswa, dan orang tua tentu merasakan berbagai pengaruh selama pembelajaran online, beberapa di antaranya positif atau negatif. Kata Kunci : pandemi covid-19, teknologi internet, pembelajaran matematika    
Pembentukan Sikap Taʻẓīm Peserta Didik kepada Guru Pasca Pembelajaran Taʻlīm Al-Mutaʻallim di Tingkat Madrasah Ibtidaiyah Fitri Awan Arif Firmansyah
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 2 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i2.98

Abstract

The number of cases of violence perpetrated by students against teachers and the lack of respect for students for teachers, make educators and teachers have a way so that each student not only focuses on grades, but must also have respect for teachers with good character. One of the methods used in increasing respect for teachers is by providing learning materials Ta'lim al'muta'allim at the level of Madrasah Ibtidaiyah. In the Ta'limul Muta'allim book, several forms of description are presented that contain soft speech, stories or tales of old poetry, where this kind of presentation is expected for anyone who studies it will find it easy to understand it. In educational interactions (the learning process) the learning method has a central role, the teacher as an educator, teacher, trainer, mentor and transfer of knowledge which is the subject to determine how the interaction can live and match what is expected. The teaching method is a method used by the teacher to convey messages (material) to students (students) or it can be said that the teaching method is the method used by the teacher in order to establish relationships with students during the course of teaching. This type of research is a qualitative field research. Data collection was carried out using the method of observation, interviews, and documentation. Researchers used triangulation to check the validity of the data. The collected research data were then analyzed using data analysis techniques, namely, data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results showed: The teaching of the book ta 'lim muta' allim at Madrasah Ibtidaiyah  used a simple method, namely the teacher reads and explains the meaning of the book ta' lim muta 'allim, while the students listen and take notes and understand them. At Madrasah ibtidaiyah in shaping the attitude of ta'dzim students to teachers by instilling and accustoming students to ta'dzim attitudes to teachers. While the attitude of ta 'dzim is as follows: answering teacher greetings, orderly in class, being polite, listening to explanations from the teacher, shaking hands when going to school and returning home, answering when asked by the teacher, always saying greetings when meeting teachers, keeping names good madrasa alma mater. Keywords: attitude Ta'zim, learning ta'lim mutaallim,   Banyaknya kasus kekerasan yang dilakukan siswa kepada guru dan kurangnya rasa hormat siswa kepada guru, membuat para pendidik dan pengajar harus mempunyai cara agar setiap siswa tidak hanya fokus kepada nilai, tapi juga harus mempunyai rasa hormat kepada guru dengan mempunyai akhlak yang baik. Salah satu metode yang digunakan dalam meningkatkan rasa hormat kepada guru yaitu dengan memberikan materi pembelajaran Ta’lim al’muta’allim ditingkat Madrasah Ibtidaiyah. Dalam kitab Ta‟limul Muta‟allim tersajikan beberapa bentuk uraian yang mengandung tutur kata yang lembut, kisah-kisah atau dongeng syair-syair pada waktu dulu, dimana penyajian yang semacam ini diharapkan bagi siapapun yang mempelajarinya akan mendapatkan kemudahan dalama memahaminya. Dalam interaksi edukasi (proses pembelajaran) metode pembelajaran mempunyai peranan sentral, guru sebagai pendidik, pengajar, pelatih, pembimbing dan penstransfer ilmu yang merupakan subyek untuk menentukan bagaimana agar interaksi tersebut dapat hidup dan sesuai dengan apa yang diharapkan. Metode pengajaran adalah cara yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan pesan (materi) kepada anak didik (siswa) atau dapat dikatakan bahwa metode mengajar adalah cara yang digunakan oleh guru dalam rangka mengadakan hubungan dengan anak didik pada saat berlangsungnya pengajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatatif lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi untuk mengecek keabsahan data. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data yaitu, teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: Pengajaran kitab ta‟lim muta‟allim di MI Mahadul’mutallimin menggunakan metode yang sederhana  yaitu guru membacakan dan menjelaskan makna kitab ta‟lim muta‟allim, sedangkan murid mendengarkan dan mncatat dan memahaminya. dalam membentuk sikap ta‟dzim siswa kepada guru dengan cara menanamkan dan membiasakan sikap ta‟dzimsiswa kepada guru. Sedangkan sikap ta‟dzimnya sebagai berikut : menjawab salam guru, tertib dalam kelas, bersikap sopan santun, mendengarkan penjelasan dari guru, berjabat tangan saat akan masuk ke sekolah dan saat pulang, menjawab saat ditanya guru,selalu mengucapka salam ketika bertemu guru, menjaga nama baik almamater madrasah. Kata Kunci: pembelajaran ta’lim mutaallim, sikap ta’zim,
Pengelolaan Pendidikan Karakter di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama pada Masa Pandemi Covid-19 Rofiqoh Firdausi; Nanik Ulfa
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 2 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i2.107

Abstract

Character education in madrasah is important to be developed continuously. Madrasah as formal educational institutions are the ideal generation of the nation. The teacher has a very strategic position in building the character of students. In order for the management of character education in madrasah to be optimal, effective and efficient, effective and efficient management activities are needed as well. Character education is very important for students. Therefore, even though currently during the Covid-19 pandemic, character education must still be conveyed to students. The purpose of this study is to analyze the character education management model in madrasas during the pandemic. This research uses a descriptive analysis method with a qualitative approach and library data sources. The results of this study are that the character education management model in madrasas during the pandemic can be implemented by: First, collaboration between madrasas and parents of students must be continuously woven, strengthened, and increased in intensity and quality. Second, the use of information and communication technology (ICT) is an instrument for learning value based on character, and can be used as best as possible to develop the attitudes of students. The third Problem Based Learning (PBL) builds a sense of responsibility and makes students not easily bored in online learning because it builds motivation in obtaining solutions to the problems at hand. Pendidikan karakter di madrasah penting untuk dikembangkan secara terus-menerus. Madrasah sebagai lembaga pendidikan formal merupakan pencetak generasi bangsa yang ideal. Guru memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun karakter peserta didik. Agar pengelolaan pendidikan karakter di madrasah dapat optimal, efektif, dan efisien, maka diperlukan kegiatan manajemen yang efektif dan efisien pula. Pendidikan karakter sangat penting bagi peserta didik. Oleh karena itu meskipun sekarang ini dalam masa pandemi Covid-19 pendidikan karakter tetap harus tersampaikan ke peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis model pengelolaan pendidikan karakter di madrasah pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan sumber data kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah bahwa model pengelolaan pendidikan karakter di madrasah pada masa pandemi dapat dilaksanakan dengan cara: Pertama kolaborasi antara madrasah dengan orang tua siswa harus terus-menerus dijalin, dipererat, dan ditingkatkan intensitas dan kualitasnya. Kedua pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ѕеbаgаі ѕаrаnа untuk pembelajaran nіlі-nіlаі dаѕаr реndіdіkаn karakter, dаn dараt dіmаnfааtkаn sebaik-baiknya untuk mengembangkan krеаtіvіtаѕ peserta didik. Ketiga Problem Based Learning (PBL) membangun rasa tanggung jawabdan menjadikan siswa tidak mudah jenuh dalam belajar online karena terbangun motivasi dalam memperoleh pemecahan masalah yang dihadapi.
Strategi Guru dalam Mengimplementasikan Pendidikan Multikultural pada Sekolah Dasar Pada Masa Pandemi Covid-19 Firman Aulia Ramadhan; Lailatul Usriyah
AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 2 No. 2 (2021): AKSELERASI: Jurnal Pendidikan Guru MI
Publisher : HMPS PGMI FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/akselerasi.v2i2.114

Abstract

ABSTRACT This study aims to explain an overview of teacher strategies in implementing multicultural education in elementary schools during the Covid-19 pandemic. Along with the Covid-19 pandemic and the implementation of social distancing and physical distancing policies in an effort to reduce the spread of the virus. In this study, the researcher used a qualitative research method with a research design in the form of library research. The research instrument used is in the form of documentation and observation. Based on research results that the implementation of multicultural education values ​​in elementary schools during the covid-19 pandemic can be applied by instilling or inserting multicultural values ​​themselves into core learning competencies in the form of online (online) using platforms such as Google Meet. ,Zoom,Whatsapp Group and Google Classroom. And Outside the Network (Offline) by Using Student Handbooks, Modules, LKS (Student Worksheets) and others. The forms of activities are a) student-oriented programs. b) Material-oriented programs c) socially oriented programs. ABSTRAK Penelitian ini Bertujuan untuk menjelaskan Gambaran Umum Strategi Guru dalam mengimplementasikan pendidikan Multikultural pada Sekolah dasar di Masa Pandemi Covid-19. Seiring dengan Terjadinya pandemi covid-19 serta dengan diterapkannya kebijakan social Distancing dan Physical Distancing dalam upaya untuk menurunkan Penyebaran Virus. Pada Penelitian Kali ini peneliti menggunakan metode Peneilitian Kualitatif dengan desain penelitian berupa Studi Kepustakaan(Library Research). Untuk Instrumen Penelitian yang digunakan yaitu berupa Dokumentasi dan juga Observasi. Berdasarkan Hasil Penelitian bahwa Implementasi nilai-nilai pendidikan Multikultural pada sekolah dasar di masa pandemi covid-19 bisa diterapkan dengan cara menanamkan ataupun menyisipkan Nilai-nilai Multuikultural itu sendiri ke dalam kompetensi inti pembelajaran baik  berupa Dalam Jaringan (daring) dengan menggunakan Platfrom seperti Google Meet,Zoom,Whatsapp Group dan Google Classroom. Serta Luar Jaringan (Luring) dengan Menggunaan Buku Pegangan Peserta didik,Modul,LKS(Lembar Kerja Siswa) dan lainya.  Adapun bentuk kegiatannya seperti a) Program yang berorientasi pada peserta didik.b) Program yang berorientasi pada Materi c) program yang berorientasi sosial. Kata Kunci:Pandemi Covid-19, Pendidikan Multikulturalisme, Strategi Guru.

Page 2 of 4 | Total Record : 31