cover
Contact Name
Dwi Putri Hartiningsari
Contact Email
poetry.nink15@gmail.com
Phone
+6285235098218
Journal Mail Official
dewantara@stkippgritrenggalek.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriyadi 22 Trenggalek Jawa Timur – Indonesia Kode Pos 66319
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan
Published by STKIP PGRI TRENGGALEK
ISSN : 24429503     EISSN : 27743705     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmaih Pendidikan particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Education; 2 Learning Innovation.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
PENCIPTAAN KARYA TARI PENDIDIKAN “SEMBONYO GANDENG” UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR MARIA ULFA YUDHA JULISTIYANA
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v8i2.429

Abstract

Karya Tari Pendidikan “Sembonyo Gandeng” merupakan tipe tari dramatari yang mengisahkan kearifan local  tradisi Larung Sembonyo daerah Pesisir Prigi Kabupaten Trenggalek. Adat tradisi Larung Sembonyo diperingati setiap tahun pada Bulan Selo pada penanggalan Jawa. Adat tradisi ini dilaksanakan untuk mengenang jasa leluhur dengan melakukan “Bhancakan” sebelum dilarung ke pesisir Prigi. Bentuk dan gaya Tari Pendidikan “Sembonyo Gandeng” yaitu Tari Kreasi Traditional. Penciptaan melalui metode kontruksi yang meliputi: (1) Tahap Ekplorasi (2) Tahap Improvisasi (3) Tahap Evaluasi (4) Tahap Pembentukan  Karya tari Pendidikan “Sembonyo Gandeng” merupakan temuan baru yang dapat diusulkan sebagai materi ajar ataupun bahan kajian di lingkup Sekolah Dasar. Selain itu dapat dijadikan produk bahan ajar yang memiliki hak cipta / HKI sehingga dapat dipergunakan sebagai produk andalan prodi PGSD dan kampus  STKIP PGRI Trenggalek.
PROBLEMATIKA YANG DI HADAPI PESERTA DIDIK DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA NEGERI 1 TULUNGAGUNG Nina Desynda Sari; Hari Subiyantoro
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v8i2.443

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan Problematika yang dihadapi peserta didik SMA Negeri 1 Tulungagung dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19: Kendala jaringan yang tidak memadai, 2) Untuk mendeskripsikan Problematika yang dihadapi peserta didik SMA Negeri 1 Tulungagung dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 : kesulitan memahami materi, 3) Untuk mendeskripsikan Problematika yang dihadapi peserta didik SMA Negeri 1 Tulungagung dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19: aplikasi yang dipakai sering menjadi kendala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Problematika yang dihadapi dalam proses pembelajaran daring ( online) di SMA Negeri 1 Tulungagung adalah kendala jaringan yang tidak memadai, 2) Problematika yang dihadapi dalam proses pembelajaran daring ( online) di SMA Negeri 1 Tulungagung adalah kesulitan memahami materi, Problematika yang dihadapi dalam proses pembelajaran daring ( online) di SMA Negeri 1 Tulungagung adalah aplikasi yang dipakai sering menjadi kendala..
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR FISIKA MATERI SUHU DAN KALOR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SUPER Mamik Yuliani
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v9i1.481

Abstract

Kesulitan siswa dalam mempelajari Fisika disebabkan oleh materi  yang padat, menghitung serta pembelajaran dikelas yang tidak kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pembelajaran dengan metode SUPER pada siswa kelas X IPA 3 SMAN 1 DURENAN dalam  menyelesaikaan soal menghitung penerapan rumus fisika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, Penelitian Tindakan Kelas(PTK)  direncanakan dalam 2 siklus, siklus 1 dan siklus 2. Setting siklus terdiri dari 4 komponen yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Durenan dengan subyek penelitian siswa kelas X IPA 3 berjumlah 33 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ada peningkatan prestasi belajar Fisika dengan metode belajar SUPER yang merupakan pengembangan model pembelajaran JIGSAW (Tim Ahli)  Kompetensi berprestasi mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2 yang ditunjukkan kenaikan nilai hasil tes dari 72,7% menjadi 84,8% . Guru menanggapi dengan baik model pembelajaran SUPER dan ingin menerapkannya pada materi lain yang sesuai  
PENINGKATAN KARAKTER NASIONALISME ANAK BANGSA MELALUI LAGU NASIONAL DI SEKOLAH PERBATASAN Sely Ayu Lestari
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v9i1.489

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana upaya peningkatan karakter nasionalisme melalui lagu nasional di daerah perbatasan. Objek penelitian ini adalah siswa SDN Tondomulo 3. Penelitian dengan desain pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Di harapkan dengan menggunakan pendekatan ini problematika yang terjadi dilapangan dapat dideskripsikan dengan mudah jelas. Hasil dari penelitian upaya meningkatkan karakter nasionalisme ini (1) Internalisasi etika dan nilai, melalui pengajaran dari makna lagu wajib nasional, (2) memberikan tauladan dan contoh dari pengalaman lagu nasional dari sikap dan perilaku guru (3) Pembiasaan penggunaan lagu wajib nasional, jika sesuatu hal diulang secara terus menerus maka hal itu akan menjadi suatu kebiasaan (4) Sekolah harus memiliki visi dan misi yang sesuai dengan semangat nasionalisme. Pelaksanaan peningkatan karakter nasionalisme pada anak anak di sekolah perbatasan memiliki berbagai kendala, salah satu kendala yang paling menonjol adalah siswa disekolah perbatasan cenderung menutup diri dan tidak bisa berbaur dengan dunia luar, hal ini mengakibatkan susahnya peningkatan nasionalisme, solusinya adalah memberikan motivasi serta semangat dan mengajak siswa untuk berinteraksi dengan dunia luar. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil penelitian ini adalah karakter nasionalisme bisa dibentuk dan ditingkatkan kepada anak anak perbatasan melalui lagu nasional yang di praktikan dengan sikap cinta tanah air oleh lingkungan sekolah.
MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI AL-QUR’AN-HADITS Nanang Ashari
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v9i1.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar Al-qur’an Hadits dengan menerapkan model pembelajaran blended learning. Kesempatan belajar siswa dapat ditingkatkan dengan cara melibatkan siswa secara aktif dalam belajar. Hal ini berarti kesempatan belajar makin banyak dan optimal serta guru menunjukkan keseriusan saat mengajar. Makin banyak siswa yang terlibat aktif dalam belajar, makin tinggi kemungkinan prestasi belajar yang dicapainya. Sedangkan dalam meningkatkan kualitas dalam mengajar hendaknya guru mampu merencanakan program pengajaran dan sekaligus mampu pula melakukan dalam bentuk interaksi belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2  semester 1. Model blended learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (61,16%), siklus II (72,97%), siklus III (89,18%). Data yang diperoleh berupa hasil tes ulangan harian, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
NEWMAN ERROR ANALYSIS (NEA) DALAM PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN TEORI POLYA SOAL CERITA BERTIPE HOTS MATERI VOLUME BALOK SISWA KELAS V SDN 2 TANGGULWELAHAN Kiky Putrieny; Rahyu Setiani
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v9i2.512

Abstract

Siswa kelas V SDN 2 Tanggulwelahan mengalami permasalahan dalam pembelajaran matematika yaitu pada saat dihadapkan dengan soal cerita yang memerlukan penerapan konsep pemecahan masalah terutama dalam soal cerita bertipe HOTS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Newman’s Error Analysis (NEA) dalam pemecahan masalah berdasarkan teori Polya soal cerita bertipe HOTS materi volume balok siswa kelas VSDN 2 Tanggulwelahan Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data melalui tes yang dikerjakan siswa sejumlah empat soal, observasi pada saat siswa mengerjakan soal, wawancara pada siswa yang telah menyelesaikan soal dan dokumentasi disaat siswa mengerjakan soal. Instrumen yang digunakan berupa tes soal cerita bertipe HOTS materi volume balok, pedoman observasi dan pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Instrument penelitian tersebut digunakan untuk mengetahui Newman’s Error Analysis (NEA) dalam pemecahan masalah berdasarkan teori Polya soal cerita bertipe HOTS yang dikerjakan siswa. Hasil penelitian subjek penelitian dengan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan teori Polya dengan kualifikasi tingkat kemampuan sangat baik, baik, cukup, kurang dan sangat kurang yaitu kesalahan membaca (reading error) sebanyak 0%, kesalahan memahami masalah (comprehension error) sebanyak 45%, kesalahan transformasi masalah (transformation error) 65%, kesalahan keterampilan proses (process skill error) sebanyak 65%, kesalahan penulisan jawaban (encoding error) sebanyak 70%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, kesalahan paling dominan yang dilakukan oleh subjek penelitian adalah kesalahan penulisan jawaban (encoding error) yaitu mencapai 70%.
PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF MATERI TEKS DISKUSI UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DYAN SISCA ANINDYAH; ROHMAT FEBRIANTO
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v9i2.522

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui prosedur pengembangan E-Modul Interaktif dan untuk menguji kelayakan E-Modul Interaktif sebagai media pembelajaran, Penelitian ini dilakukan dengan metode R&D (Reserch and Development) dengan subjek penelitian ahli media, ahli materi, guru mata pelajaran bahasa Indonesia, dan seluruh siswa kelas X TO-TKRO 3 SMK N 1 Trenggalek, tahapan pengembangan produk dilakukan dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yakni Analysis (analisis), Design (desain), Develop (pengembangan), Implementation (implemenatasi), dan Evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilakukan di SMK N 1 Trenggalek pada kelas X TO-TKRO 3, dengan teknik pengumpulan data yakni observasi, kuisoner dan wawancara. Uji coba lapangan dilakukan pada guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan seluruh siswa kelas X TO-TKRO 3 SMK N 1 Trenggalek, uji coba terhadap siswa yang dilakukan peneliti terhadap siswa kelas X TO-TKRO 3 SMK N 1 Trenggalek dilakukan dengan tiga uji coba. Uji coba perorangan yang dilakukan pada 6 siswa, uji coba kelompok kecil 15 siswa, dan uji coba kelompok besar 36 siswa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan E-Modul Interaktif Bahasa Indonesia Materi Teks Diskusi mendapatkan nilai rata-rata kesuluran dari uji yang dilakukan diperoleh nilai 89% maka dapat disimpulkan bahwa E-Modul Interaktif Bahasa Indonesia Materi Teks Diskusi sangat layak dijadikan media pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMTING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS IV SEKOLAH DASAR Angga Setiawan; Intan Susetyo Kusumo Wardhani; Wahyu Nugroho
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pendi
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v9i2.630

Abstract

Peran guru dalam pendidikan sangatlah penting untuk mencetak generasi atau lulusan yang unggul dan berkarakter yang mampu mengimplementasikan ilmu yang dipelajarinya selama di sekolah untuk kehidupan kesehariannya. Perkembangan ilmu pengetahuan mempengaruhi adanya cara belajar yang sistematis, kritis sehingga perlu berpikir secara terarah dan jelas dengan keterlibatan aktif siswa dalam belajar. Permasalahan yang dihadapi oleh siswa kelas IV di SDN 1 Senden dan 1 Bogoran yaitu guru belum menerapkan model yang menarik khususnya dalam usaha peningkatan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran, materi yang disampaikan kebanyakan hanya sekedar dengan model konvensional sehingga peserta didik terlihat banyak yang kurang aktif dalam pembelajaran karena kurangnya interaksi yang dilakukan antara guru dan peserta didik. Hasil keterampilan berpikir kritis yang didapatkan dari rata-rata nilai penilaian harian masih tergolong cukup karena sebagian siswa ada yang dibawah kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis non equivalent pretest and posttest control group design. Sampel siswa kelas IV SDN 1 Senden berjumlah 16 siswa dan SDN 1 Bogoran dengan jumlah 15 siswa. Data diperoleh dari siswa dengan mengerjakan soal pretest dan posttest berupa soal uraian berjumlah 10 soal. Setelah data terkumpul, peneliti menganalisis data dengan menggunakan uji normalitas dengan hasil 0,370 yang dinyatakan data berdistribusi normal, selanjutnya uji homogenitas dengan hasil 0,975 yang dinyatakan data berdistribusi sama, dan terakhir peneliti melakukan uji hipotesis bermaksud melihat perbedaan dari perlakuan yang dilakukan. Data analisis uji hipotesis diperoleh 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Peneliti menyimpulkan adanya pengaruh model pembelajaran probing-promting terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas IV sekolah dasar.