cover
Contact Name
Fariz Nizar
Contact Email
arsip_jurnal@unpand.ac.id
Phone
+6285156340961
Journal Mail Official
arsip_jurnal@unpand.ac.id
Editorial Address
Jl. Banjarsari Barat No.1, Pedalangan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50268
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Arsitektur Universitas Pandanaran Jurnal (ArsiP)
Published by Universitas Pandanaran
ISSN : 28080912     EISSN : 28080637     DOI : https://doi.org/10.54325/arsip.v1i1
Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 Arsitektur Universitas Pandanaran. Sebagai media publikasi, komunikasi dan pengembangan hasil karya ilmiah lulusan S1 Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Pandanaran Semarang
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND" : 9 Documents clear
SPATIAL LAYOUT IMPACT ON PASSENGER COMFORT IN TERMINAL 3 OF SOEKARNO-HATTA AIRPORT PENGARUH TATA LETAK RUANG DALAM TERMINAL 3 BANDARA SOEKARNO-HATTA TERHADAP KENYAMANAN PENUMPANG Khoiriyyah, Jamilah Fauziana; Subiyantoro, Heru
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jarak antara area check-in menuju boarding gate di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta terhadap kenyamanan penumpang. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana dampak yang disebabkan dari tata letak ruang dalam Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang menyebabkan jauhnya jarak antara area check-in dengan boarding gate terhadap pengalaman dan kepuasan penumpang, serta preferensi mereka terhadap solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Data dari penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan observasi dan studi kasus. Observasi dilakukan terhadap fasilitas-fasilitas yang ada di dalam Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk dapat memberikan data visual dan informasi yang diperlukan. Data studi kasus dikumpulkan dengan melakukan peninjauan literatur yang relevan untuk mendapatkan pemahaman isu serta faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan terkait. Hasil yang didapatkan adalah tata letak Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta berdampak signifikan pada kenyamanan penumpang. Permasalahan utama adalah jarak antara area check-in dan boarding gate. Solusi yang diinginkan penumpang meliputi transportasi internal yang efisien, fasilitas istirahat dan relaksasi yang lebih baik, signage dan informasi yang jelas, serta perluasan dan diversifikasi fasilitas penunjang. Hasil ini menuntut pihak pengelola Terminal 3 untuk mengimplementasikan solusi-solusi tersebut guna meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan, dan kepuasan penumpang. Penelitian ini juga dapat menjadi acuan dalam pengembangan dan perbaikan infrastruktur serta tata letak ruang di masa depan.
TYPOLOGY OF JOGLO BUCU HOUSES IN PONOROGO TIPOLOGI RUMAH JOGLO BUCU DI PONOROGO Efandaru, James; roosandriantini, josephine; Sultan Agni Setyawan, Valerio
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.116

Abstract

Ponorogo merupakan salah satu kota Jawa Timur yang memiliki arsitektur khasnya yakni rumah adat joglo. Penelitian tersebut bertujuan untuk dapat mengetahui tipologi rumah joglo bucu tradisional Jawa Timur terutama yang berada pada Ponorogo. Metode yang digunakan disini yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi lapangan, dan studi literatur berkaitan dengan rumah adat joglo bucu Jawa Timur khususnya Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tipologi bentuk rumah tinggal joglo bucu di kabupaten Ponorogo. Beberapa macam-macam perbedaan yang ada seperti bentukan atap, struktur pada bangunan rumah adat joglo bucu di Ponorogo maupun fungsi yang terkandung pada rumah adat terutama dalam mengidentifikasi tipologi rumah joglo bucu . Yang memiliki setiap ciri khas yang memiliki kearifan lokal serta memiliki ciri khas budaya masyarakat Jawa Timur Ponorogo. Penelitian memiliki tujuan untuk dapat memberikan pemahaman terhadap budaya arsitektur Jawa Timur untuk dapat melestarikan rumah adat di Indonesia.
HOSPITAL NEEDS ANALYSIS IN SOUTHERN BANYUWANGI : RESPONDING TO HEALTH SERVICES EQUITY ANALISIS KEBUTUHAN RUMAH SAKIT DI BANYUWANGI BAGIAN SELATAN: MENANGGAPI PEMERATAAN LAYANAN KESEHATAN Saputri, Icha Rahmanianda; Rolalisasi , Andarita; Santoso, Joko
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.137

Abstract

Kabupaten Banyuwangi saat ini memiliki 13 Rumah Sakit yang terdiri dari fasilitas pemerintah dan swasta. Menurut standar World Health Organization (WHO), Per-Satu Rumah Sakit seharusnya melayani setiap 100.000 penduduk. Dengan jumlah penduduk pada data RPJMD Tahun 2021-2026 mencapai 1.754.718 jiwa, terdapat kekurangan 4 Rumah Sakit yang seharusnya dibangun untuk menunjang pemerataan Kesehatan di wilayah selatan kabupaten Banyuwangi, Adapun 13 rumah sakit berada di wilayah Tengah, sedangkan bagian Selatan yang terdiri dari 5 kecamatan yaitu Pesanggaran, Siliragung,Bangorejo, Purwoharjo, Tegaldlimo, dengan kapasitas penduduk mencapai 249,100 jiwa dapat memberikan dampak lamanya perjalanan yang ditempuh, bahkan mencapai 2 jam menggunakan mobil, Hal ini mencerminkan bahwa kapasitas layanan kesehatan di kabupaten Banyuwangi belum mencukupi kebutuhan masyarakat secara optimal. Untuk mencapai tujuan penelitian maka digunakan metode deskriptif kualitatif melalui perhitungan rasio dari jumlah penduduk. Beberapa data yang diperlukan adalah Geografi wilayah, sebaran rumah sakit, Pertumbuhan Demografi penduduk, Sumber Daya Manusia, Terdapat Rasio ideal per 1 Tempat Tidur (TT) : 1.000 Penduduk, maka untuk mencapai rasio ideal setiap 1000 jiwa perlu direncanakan pembangunan rumah sakit baru terutama di bagian selatan sehingga kualitas pelayanan dapat ditingkatkan dan merata ke seluruh wilayah kabupaten Banyuwangi.
INTEGRATED FLOOD CONTROL THROUGH URBAN DRAINAGE PLANNING: CASE STUDY OF GRAND KAMALA LAGOON APARTMENT BEKASI PENGENDALIAN BANJIR TERINTEGRASI MELALUI PERENCANAAN DRAINASE KAWASAN PERKOTAAN: STUDI KASUS APARTEMEN GRAND KAMALA LAGOON BEKASI Aritonang, Daniel Petra; Eni, Sri Pare
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.140

Abstract

Permatasari (PPS), Perumahan Taman Cikas, dan Apartemen Grand Kamala Lagoon (GKL) yang terletak di Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kotamadya Bekasi. Metode yang digunakan adalah kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan dan pengamatan langsung terhadap kondisi jaringan drainase dan genangan air di lokasi penelitian. Topografi wilayah yang memiliki kemiringan rendah (0-2%) dan intensitas hujan tinggi menjadi fokus dalam kajian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas waduk eksisting di PPS dan Taman Cikas hanya mampu menampung sekitar 16,23% dari total volume genangan air akibat hujan ekstrem. Perencanaan sistem pengendalian banjir terintegrasi dilakukan dengan mengoptimalkan kapasitas waduk, membangun polder air tambahan, sumur resapan, dan jaringan gorong-gorong. Analisis menunjukkan bahwa dengan penambahan polder air seluas 20.250 m³, volume air yang dapat ditampung meningkat menjadi 63.914,2 m³, atau 45,48% dari total genangan air. Strategi ini memenuhi persyaratan daya tampung kawasan, yaitu 30-75%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya pengelolaan drainase terpadu untuk mengurangi risiko banjir, serta pemanfaatan ruang terbuka sebagai zona resapan air.
EVALUATION OF BUILDING C FEB DIPONEGORO UNIVERSITY BASED ON GREEN ARCHITECTURE CRITERIA BASED ON EDGE BUILDING APP EVALUASI GEDUNG C FEB UNIVERSITAS DIPONEGORO BERDASARKAN KRITERIA GREEN ARCHITECTURE BERBASIS EDGE BUILDING APP lestari, Arifah; Salsabilla J. P., Zahra; Harani, Arnis Rochma; Aminnudin, Asrul Mahjuddin
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.145

Abstract

Perubahan iklim menjadi isu global terbesar di dunia saat ini. Konstruksi merupakan penyumbang utama emisi karbon serta memberi dampak yangsignifikan terhadap iklim, meningkatkan suhu global dan polusi udara. Green building dirancang untuk mengurangi dampak negatif lingkungan. Software EDGE membantu menganalisis kelayakan bangunan ramah lingkungan dengan standar sertifikasi yang dikembangkan oleh IFC. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain Gedung C Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro berdasarkan kriteria green architecturemenggunakanuji EDGE Building App. Aspek-aspek yang dievaluasi meliputi efisiensi energi, air, dan material. Pada pebelitian ini data primer dan sekunder diperoleh menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dimodelkan dengan menggunakan EDGE Building App untuk menentukan rekomendasi desain. Hasil dari evaluasi desain ditemukan bahwa Gedung C Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro belum memenuhi standar green building. Maka, diperlukan upaya untuk meningkatkan penghematan energi agar memenuhi kriteria greenbuildingpada EDGE Building App. Rekomendasi desain dapat meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi biaya utilitas dengan investasi yang dapat kembali dalam 3,4 tahun.
ISLAMIC CENTER DESIGN IN SEMARANG CITY WITH NEO VERNACULAR ARCHITECTURE APPROACH PERENCANAAN ISLAMIC CENTER DI KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Pujiono, Muhamad; Sasmito, Adi; Susanti, Anityas Dian
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.148

Abstract

Kota Semarang adalah salah satu kota besar di provinsi Jawa Tengah, jumlah penduduk kota Semarang sekitar 1.544.358 Jiwa dengan pemeluk agama Islam 1.288.502 Jiwa (83,43%) maka agama Islam menjadi agama mayoritas di kota Semarang. Dengan penduduk muslim sebagai mayoritas, maka dibutuhkan satu kawasan yang dapat mengakomodir kegiatan dibidang agama, salah satunya adalah islamic center. Kota Semarang sebenarnya sudah mempunyai kawasan Islamic Center sendiri yaitu di kecamatan Mijen yang saat ini sudah digunakan sebagai tempat transit untuk jemaah haji kota Semarang, sementara di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) lebih ke fungsi peribadatan dan wisata religi. Perencanaan islamic center ini akan lebih menekankan dan berfokus pada fungsi peribadatan, pendidikan dan wisata religi kota semarang, maka dari itu dibutuhkan Islamic Center yang mempunyai fasilitas masjid, aula/ruang pertemuan, asrama haji, tempat manasik haji, klinik, area pendidikan dan area UMKM yang berada di satu lokasi yang saling terintegrasi sehingga memudahkan bagi pengguna. Perencanaan Islamic Center akan menggunakan pendekatan arsitektur neovernakular, konsep arsitektur neovernakular dijadikan pilihan karna didalam perencanaan kawasan ini ingin menampilkan nilai-nilai lokal yang diserap kedalam desain bangunan, penerapan konsep ini diharapkan mampu merepresentasikan kawasan yang terintegrasi dengan nilai-nilai budaya lokal, sehingga kawasan memiliki nilai budaya, tidak terlihat kontras dengan lingkungan sekitar dan bisa dibangun menggunakan material di zaman sekarang.
DESIGN OF MARINA BEACH TOURISM AREA WITH A MODERN APPROACH PERANCANGAN KAWASAN WISATA PANTAI MARINA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Adi Wicaksana, Satria; Anityas Dian Susanti; Adi Sasmito
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.149

Abstract

Pantai Marina di Semarang merupakan destinasi wisata pantai yang memiliki daya tarik utama berupa pemandangan Laut Jawa dan berfungsi sebagai ruang rekreasi publik. Sebagai bagian dari kota besar di Indonesia, kebutuhan akan kawasan wisata pantai yang nyaman dan modern menjadi penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan meningkatkan daya tarik wisata. Penelitian ini berfokus pada perancangan kawasan wisata Pantai Marina dengan pendekatan Arsitektur Modern, yang mengutamakan kesederhanaan bentuk, efisiensi ruang, dan fungsionalitas. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta analisis kondisi eksisting untuk mengidentifikasi potensi pengembangan kawasan. Hasil dari perancangan ini mencakup pengoptimalan ruang publik, pengembangan fasilitas wisata, serta perancangan villa sebagai akomodasi bagi pengunjung. Dengan pendekatan Arsitektur Modern, desain kawasan wisata ini menonjolkan keseimbangan antara estetika, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan. Pengembangan Pantai Marina tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengalaman wisata tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata. Dengan mengintegrasikan elemen modern dalam desain arsitektur, kawasan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman wisata yang lebih baik serta mempertahankan nilai historis dan ekologis pantai. Perancangan kawasan wisata Pantai Marina berbasis Arsitektur Modern bertujuan untuk menciptakan lingkungan wisata yang lebih fungsional, estetis, dan nyaman, sekaligus tetap menjaga keseimbangan dengan kondisi alam dan budaya setempat.
DESIGN OF ISLAMIC CENTER AREA DEMAK BINTORO WITH A JAVANESE ARCHITECTURAL APPROACH PERANCANGAN KAWASAN ISLAMIC CENTER D E M A K BINTORO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR JAWA Ahmad, Musiron; Mandaka, Mutiawati; Wardianto, Gatoet
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.150

Abstract

Demak Bintoro menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak. Kawasan ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan wisata religi yang terintegrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan arsitektur Jawa klasik yang dikombinasikan dengan arsitektur Islam dalam perancangan Islamic Center Demak Bintoro. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, survei lapangan, serta analisis historis dan kontekstual untuk memastikan bahwa desain yang dihasilkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus mempertahankan nilai budaya lokal. Perencanaan Islamic Center Demak Bintoro merupakan langkah strategis dalam menjaga warisan budaya Islam di Demak sekaligus menyediakan fasilitas keislaman yang memadai. Dengan pendekatan arsitektur yang menggabungkan elemen tradisional dan modern, kawasan ini dapat menjadi ikon baru dalam perkembangan Islam di Indonesia. Konsep perencanaan kawasan Islamic Center ini mencakup berbagai fasilitas, seperti masjid, madrasah, pusat dakwah, perpustakaan Islam, dan area wisata religi. Penggunaan arsitektur Jawa klasik bertujuan untuk menghadirkan nuansa historis yang mengingatkan pada kejayaan era Kesultanan Demak, sementara elemen arsitektur Islam diterapkan untuk menciptakan kesan modern yang tetap selaras dengan nilai-nilai keislaman. Dengan adanya perencanaan ini, diharapkan Islamic Center Demak Bintoro dapat menjadi wadah bagi umat Islam untuk beribadah, belajar, serta meningkatkan pemahaman keagamaan mereka. Selain itu, keberadaan kawasan ini juga dapat mendukung sektor pariwisata religi di Demak, yang berpotensi menarik wisatawan domestik maupun mancanegara
DESIGN OF A MIXED-USE BUILDING IN SEMARANG WITH A MODERN TROPICAL ARCHITECTURAL APPROACH PERANCANGAN BANGUNAN MIXED-USE DI SEMARANG DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN TROPIS Pamungkas, Andika Slamet; Wardianto, Gatoet; Susanti, Anityas Dian
JURNAL ARSIP UNPAND Vol 5 No 1 (2025): JURNAL ARSIP UNPAND
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54325/arsip.v5i1.151

Abstract

Semarang merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia, yang mengalami peningkatan jumlah penduduk serta intensitas aktivitas masyarakat yang tinggi, mulai dari aktivitas pekerjaan, rekreasi, hingga kebutuhan hunian. Namun, perkembangan kota ini juga dihadapkan pada keterbatasan lahan serta tingginya nilai jual tanah. Kondisi tersebut menuntut adanya solusi efisien, salah satunya melalui pembangunan kawasan terpadu atau yang dikenal dengan bangunan Mixed-Use, yaitu bangunan multifungsi yang menggabungkan elemen-elemen seperti pusat perbelanjaan, hotel, dan hunian vertikal (apartemen). Keseluruhan fungsi tersebut dirancang saling terhubung melalui jaringan pedestrian yang nyaman.Selain keterbatasan lahan, tantangan iklim tropis khas Semarang juga menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu, pendekatan perancangan yang mampu merespons kondisi iklim setempat, namun tetap tampil modern dan sesuai dengan perkembangan zaman, menjadi sangat relevan. Pendekatan Arsitektur Modern Tropis dipilih sebagai solusi yang dapat menyelaraskan antara kebutuhan fungsi dan respons terhadap lingkungan tropis.Tujuan utama dari perancangan bangunan Mixed-Use ini adalah menciptakan kawasan yang mampu mengakomodasi beragam aktivitas masyarakat dalam satu lokasi, guna meningkatkan efisiensi waktu serta mendukung kehidupan urban yang berkelanjutan. Proses perancangannya melibatkan analisis terhadap kondisi tapak, iklim lokal, serta faktor-faktor penting lainnya yang terkait dengan desain bangunan Mixed-Use. Diharapkan hasil akhir dari perancangan ini dapat menghadirkan sebuah desain yang harmonis, menggabungkan fungsionalitas modern dengan estetika tropis yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 9